Potensi Tren Naik Setelah Konsolidasi di Zona KunciAnalisis Teknikal Bitcoin (BTC): Potensi Tren Naik Setelah Konsolidasi di Zona Kunci
Tinjauan Umum
Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah melakukan breakout dari zona ATH (All-Time High) sebelumnya. Saat ini, BTC sedang berada di tengah pergerakan harga yang cenderung mendatar dengan beberapa level kunci yang perlu diperhatikan. Ketegangan global dan keputusan kebijakan ekonomi, khususnya kebijakan suku bunga dari Fed dan ketidakpastian pasar kripto, semakin mempengaruhi arah pergerakan BTC.
Bitcoin saat ini sedang mengalami fase retracement setelah mencapai harga tertinggi di sekitar 88,753 USD. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan koreksi lebih lanjut atau bahkan breakout ke harga yang lebih tinggi jika level support yang ada mampu bertahan.
Analisis Teknikal (BTC H4)
Kondisi Chart H4:
Grafik menunjukkan adanya pola triangle squeeze yang menunjukkan bahwa harga sedang berkonsolidasi di zona antara 78,725 USD dan 86,594 USD. Secara teknikal, pola ini mengindikasikan kemungkinan besar terjadinya pergerakan tajam setelah breakout. Namun, perlu dicatat bahwa volatilitas yang tinggi masih dapat menyebabkan pergerakan yang tidak terduga, baik naik maupun turun.
Level Resistance Utama:
86,594 USD: Level ini menjadi titik perlawanan yang sangat penting. Jika harga BTC berhasil menembus dan mempertahankan harga di atas level ini, maka Bitcoin akan menuju level resistance berikutnya di 88,753 USD, yang dapat membuka jalan untuk pergerakan lebih lanjut ke 90,000 USD.
88,753 USD: Merupakan titik resistance yang perlu diperhatikan karena berada di dekat ATH dan kemungkinan besar akan menjadi area penjual aktif.
Level Support Utama:
78,725 USD: Level support pertama yang sangat penting untuk BTC. Jika harga turun ke level ini, kita bisa melihat adanya rebound yang kuat menuju resistance sebelumnya.
75,102 USD: Support kritis berikutnya. Jika harga menembus level ini, maka kemungkinan besar akan terjadi koreksi lebih lanjut ke level support yang lebih dalam.
Faktor Makro dan Analisis Fundamental
Ketidakpastian Geopolitik: Ketegangan antara Amerika Serikat dan China terus memberi dampak besar pada pasar keuangan global, termasuk Bitcoin. Para investor sering kali mencari aset aman seperti Bitcoin ketika ketegangan politik meningkat, menjadikan BTC semakin menarik sebagai tempat berlindung.
Keputusan Kebijakan FED: Proyeksi mengenai suku bunga dan kebijakan moneter FED akan sangat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Jika kebijakan pelonggaran moneter terus berlanjut, ini bisa menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Sebaliknya, jika ada tekanan untuk menaikkan suku bunga, pasar mungkin akan mengalami penurunan yang signifikan.
Volume Perdagangan: Volume perdagangan Bitcoin saat ini menunjukkan adanya kecenderungan penurunan volatilitas. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar mungkin sedang menunggu keputusan kebijakan ekonomi global atau pergerakan besar berikutnya yang dapat memicu tren baru.
Strategi Perdagangan BTC untuk Minggu Ini
Fokus pada Potensi Breakout: Mengingat pola triangle squeeze yang terlihat pada grafik, kami memperkirakan bahwa BTC akan bergerak tajam setelah menembus salah satu level kunci. Jika harga menembus 86,594 USD, ini bisa menandakan awal dari pergerakan bullish yang lebih besar menuju 88,753 USD dan kemungkinan lebih tinggi.
Zona Beli (BUY Zone):
Level: 78,725 USD - 75,102 USD
SL: 73,000 USD
TP: 81,397 USD - 86,594 USD
Zona Jual (SELL Zone):
Level: 88,753 USD
SL: 89,500 USD
TP: 86,000 USD - 81,397 USD
Peringatan Risiko (Risk Warning)
Pergerakan harga Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi oleh keputusan-keputusan makroekonomi dan geopolitis. Oleh karena itu, selalu pastikan untuk menggunakan manajemen risiko yang baik dengan stop loss yang tepat dan jangan tergoda untuk mengambil posisi besar tanpa mempertimbangkan potensi risiko.
Kesimpulan
Bitcoin menunjukkan potensi pergerakan positif dengan adanya konsolidasi harga yang terlihat pada level-level kunci. Para trader harus tetap waspada terhadap perkembangan kebijakan ekonomi dan ketegangan politik yang dapat menyebabkan volatilitas pasar. Tetap perhatikan level support dan resistance yang telah diidentifikasi untuk memanfaatkan pergerakan harga dengan bijaksana.
USD
Peluang BUY Menunggu Koreksi PengenalanEmas Terus Menguat di Tengah Ketegangan AS dan China, Peluang BUY Menunggu Koreksi
Pengenalan
Pada tanggal 15 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penyelidikan tentang kemungkinan penerapan tarif terhadap semua jenis mineral penting yang diimpor ke AS, yang menandakan eskalasi ketegangan lebih lanjut dalam perselisihan perdagangan dengan mitra dagang global, khususnya China.
Ketegangan baru ini antara dua ekonomi terbesar dunia telah melemahkan sentimen pasar secara keseluruhan, mendorong para investor untuk mencari tempat aman di emas. Selain itu, dolar AS mengalami pelemahan, turun ke level terendah dalam tiga tahun terakhir, yang semakin membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lain.
Ketua Federal Reserve (Fed), Jerome Powell, menegaskan bahwa Fed tidak akan turun tangan untuk "menyelamatkan" pasar dari volatilitas yang tajam, dan menyebut bahwa pasar sedang bereaksi terhadap banyak ketidakpastian, terutama akibat perubahan kebijakan tarif yang sering terjadi di bawah kepemimpinan Trump. Powell menyatakan bahwa terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang penyebab volatilitas, dan ketidakpastian ini mungkin akan berlanjut dalam jangka pendek, sebagian besar disebabkan oleh pengurangan leverage dari dana hedge.
Analisis Teknikal Emas (XAU/USD)
Dengan kondisi yang ada saat ini, sangat jelas bahwa emas akan terus mengalami lonjakan harga dan melanjutkan perjalanan menuju ATH (All-Time High) baru. Pasar keuangan global hampir tidak memiliki prospek untuk mendapatkan stimulus tambahan dalam beberapa bulan ke depan, setidaknya tidak ada rencana dari Fed untuk menyuntikkan dana ke pasar, seperti yang telah diumumkan oleh mereka.
Saat ini, saya hanya melihat peluang BUY karena pasar terus mendorong harga naik, terutama ketika kita berada di kisaran ATH. Meskipun terjadi penurunan cepat, itu adalah hal yang wajar dalam kondisi pasar seperti sekarang, dan tidak perlu khawatir meskipun tidak ada berita besar yang mempengaruhi harga.
Strategi Perdagangan dan Zona Entry
Zona Beli (BUY Zone):
Level: 3300 - 3298
Stop Loss (SL): 3264
Take Profit (TP): 3304 - 3308 - 3312 - 3316 - 3320 - 3324 - 3330 - ???
Zona Jual (SELL Zone):
Level: 3396 - 3398
Stop Loss (SL): 3402
Take Profit (TP): 3392 - 3388 - 3384 - 3380 - 3376 - 3370
Panduan Perdagangan untuk Hari Ini
Hari ini, dengan emas yang mengalami lonjakan setelah harga didorong kuat di sesi Asia, saya memperkirakan harga bisa kembali menuju sekitar 331x - 3300. Ini bisa menjadi kesempatan untuk mencari entry BUY yang baik setelah koreksi harga.
Saya tetap lebih mengutamakan BUY daripada SELL, meskipun kita bisa melihat beberapa penurunan cepat yang mungkin terjadi, itu tidak termasuk dalam rencana saya. Oleh karena itu, jika Anda ingin SELL, sebaiknya menunggu hingga harga mencapai area resistance lebih jauh dan lihat reaksi pasar.
Penting untuk selalu mengikuti TP/SL agar akun Anda tetap aman. Jangan terburu-buru dalam membuat keputusan trading, pastikan untuk menunggu peluang terbaik.
Peringatan Risiko (Risk Warning)
Meskipun harga emas saat ini dalam tren bullish yang kuat, pasar tetap sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan ekonomi dan politik, yang dapat menyebabkan pergerakan harga yang cepat. Selalu pastikan untuk menggunakan manajemen risiko yang baik dengan menempatkan stop loss (SL) dan take profit (TP) sesuai dengan rencana.
Kesimpulan
Dengan ketegangan yang meningkat antara AS dan China, harga emas cenderung terus menguat, terutama karena pasar mencari aset yang lebih aman. Kita akan terus memantau pergerakan harga dan menunggu koreksi yang baik untuk BUY lebih lanjut.
Jaga keseimbangan dalam trading dan tetap waspada terhadap risiko. Selalu gunakan TP/SL dengan bijak untuk melindungi akun Anda.
BTCUSDT – Sinyal False Breakout, Tren Penurunan Bisa BerlanjutBTCUSDT saat ini bergerak dalam pola konsolidasi mendatar. Baru-baru ini, harga menembus area resistance di sekitar 87.194 USDT namun segera tertolak kembali ke bawah, membentuk sinyal false breakout – sebuah indikasi klasik bahwa potensi penurunan bisa terjadi dalam waktu dekat.
Harga kemungkinan akan kembali menguji zona resistance yang telah ditembus sebelumnya, sebelum melanjutkan penurunan menuju level support di 85.838 dan lebih dalam lagi di 82.705 USDT apabila tekanan jual meningkat.
Indikator EMA34 dan EMA89 masih datar dan dekat dengan harga, menunjukkan bahwa pasar belum memiliki arah tren yang jelas, tetapi tekanan jual mulai mendominasi.
Faktor fundamental: Adanya kabar mengenai aksi jual BTC oleh institusi besar serta ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed turut memberikan tekanan pada keseluruhan pasar kripto.
Emas Sideways Area ATH, Menunggu Koreksi atau Kenaikan Ke 3300$Analisis Valtine untuk Minggu Ini: Emas Sideways di Area ATH, Menunggu Koreksi atau Kenaikan Ke 3300$
Pengenalan
Harga emas saat ini sedang bergerak dalam kisaran sideways yang cukup lebar antara 3246 - 3216, dengan harga saat ini berada di wilayah ATH (All-Time High). Pasar saat ini masih ragu untuk menentukan arah selanjutnya, apakah akan melanjutkan kenaikan atau melakukan koreksi untuk mengambil likuiditas.
Berdasarkan analisis teknikal, harga emas saat ini sudah berada dalam zona overbought dan ada kemungkinan terjadi fluktuasi harga yang cukup besar untuk mengambil likuiditas sebelum melanjutkan tren kenaikan lebih lanjut. Kekuatan beli saat ini juga telah berkurang dibandingkan minggu lalu, dan FOMO telah mulai menurun. Oleh karena itu, kami akan lebih berhati-hati dan memperhatikan pergerakan harga pada sesi Eropa dan AS untuk mencari peluang yang lebih jelas.
Analisis Teknikal XAU/USD (Emas)
Kisaran Sideways: Harga emas saat ini berada di dalam kisaran harga sideways antara 3246 - 3216, dengan level resistance utama di 3246.
Potensi Breakout atau Koreksi: Jika harga menembus batas atas kisaran sideways (3246), harga bisa melanjutkan ke level 3255 - 3268 - 3285. Namun, jika harga gagal menembus ke atas dan kembali turun, kita dapat mengantisipasi koreksi yang menuju level 3216 - 3195.
Indikator MA: Berdasarkan penggunaan MA (13, 34, dan 200), harga emas saat ini berada di atas level MA jangka pendek dan menengah, menunjukkan bahwa tren masih positif. Namun, dengan kondisi overbought, potensi koreksi harus tetap diwaspadai.
Zona Perdagangan (BUY/SELL Zone)
Zona Beli (BUY Zone):
Level: 3172 - 3170
Stop Loss (SL): 3166
Take Profit (TP): 3176 - 3180 - 3184 - 3188 - 3192 - 3196 - 3200
Di zona ini, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan jika harga bertahan di atas level support yang telah teridentifikasi.
Zona Jual (SELL Zone):
Level: 3268 - 3270
Stop Loss (SL): 3274
Take Profit (TP): 3264 - 3260 - 3256 - 3252 - 3248 - 3244 - 3240
Jika harga menyentuh level resistance 3268 - 3270, dan gagal menembus ke atas, maka kemungkinan besar akan terjadi koreksi yang dapat diperdagangkan dengan posisi sell.
Rencana Perdagangan untuk Minggu Ini
Volume dan Perhatian pada Sesi Eropa & AS: Minggu ini tidak ada data ekonomi penting yang dirilis, tetapi pasar emas masih sangat volatile. Kami akan lebih fokus pada volume perdagangan dan melihat apakah pasar menunjukkan kekuatan lebih lanjut untuk menembus level resistance atau apakah harga akan mengalami koreksi.
Observasi untuk Breakout atau Koreksi: Jika harga menembus level 3246, kita bisa melanjutkan posisi BUY ke level lebih tinggi. Namun, jika harga gagal dan kembali bergerak turun, kita akan mencari peluang untuk sell dengan memanfaatkan pergerakan korektif yang terjadi.
Peringatan Risiko (Risk Warning)
Meskipun tidak ada data ekonomi penting minggu ini, pasar masih sangat volatil dan bisa bergerak cepat. Selalu pastikan untuk mengikuti rencana Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) untuk menjaga agar risiko tetap terkendali dan melindungi saldo akun Anda. Jangan terburu-buru memasuki posisi FOMO BUY di puncak harga.
Kesimpulan
Emas saat ini berada dalam fase sideways di wilayah ATH, dengan potensi koreksi yang bisa terjadi jika harga gagal menembus resistance kuat di 3246. Kami menyarankan untuk lebih berhati-hati dan menunggu konfirmasi lebih lanjut pada sesi perdagangan Eropa dan AS sebelum membuka posisi. Tetap waspada terhadap pergerakan harga dan selalu mengikuti aturan risk management yang telah ditentukan.
AUDUSD: Sell di Tengah Ketegangan Perdagangan & Outlook RBASecara Fundamental, Tarif baru AS, termasuk tarif 25% pada impor mobil, mulai berlaku 2 April. Ini memperburuk ketegangan perdagangan global, yang biasanya menekan mata uang komoditas seperti AUD.
RBA kemungkinan menahan suku bunga di 4.1% tanpa sinyal pemotongan hingga Juli. Meskipun terkesan hawkish, inflasi Australia mulai mereda (CPI turun ke 2.4%), membuat AUD kurang menarik bagi investor.
Meski USD melemah minggu lalu (DXY -0.4%), inflasi inti AS masih kuat. Namun, perlambatan personal spending dan consumer sentiment menambah risiko pelemahan ekonomi AS. Tetap saja, AUD tertekan karena outlook RBA lebih dovish dibandingkan The Fed.
Pemilu Mei yang diumumkan PM Anthony Albanese bisa membuat pasar wait-and-see, terutama terkait kebijakan pajak dan stimulus ekonomi.
Secara Teknikal, saya melihat -FVG sudah "respected" atau "resisted", yang artinya harga tidak berhasil menguat setelah beberapa waktu di dalam -FVG yang menandakan fase bearish akan dimulai.
Saya menggunakan Fibonacci Retracement bukan untuk melihat retracement seperti kebanyakan orang, melainkan untuk mencari expected price, atau harga yang mungkin akan jadi target selanjutnya. (Anda juga boleh menggunakan Fibonacci dari 17 Maret High hingga Low yang baru-baru ini terjadi pada timeframe Daily).
Saya menggunakan Sell on Weakness sebagai strategi saat ini order:
Entry Sell : 0.62809 (atau harga terendah di hari Jum'at)
Stop Loss : 0.63307 (atau harga tertinggi di hari Rabu, minggu lalu)
Take Profit 1 : 0.62217
Take Profit 2 : 0.61854 (Target lanjutan jika bearish berlanjut)
Catatan Penting !!!
Waspadai volatilitas menjelang pengumuman RBA. Jika hawkish, AUD bisa rebound.
Semoga bermanfaat! Jika ada pertanyaan, silakan komentar!
Rupiah Terkoreksi dalam Uptrend Channel dan Potensi ReboundBerdasarkan grafik USD/IDR pada time frame 5D, terlihat bahwa harga masih bergerak dalam uptrend channel yang telah terbentuk sejak 2019. Struktur harga menunjukkan pola higher high dan higher low, yang menandakan tren bullish jangka panjang masih dominan. Resistance channel ditandai dengan garis atas, dimana harga beberapa kali mengalami rejection (ditandai dengan panah biru). Sementara itu, support channel berada di garis bawah, yang secara historis menjadi area pembalikan harga (ditandai dengan panah hitam).
Saat ini, rupiah mengalami koreksi terhadap dolar AS setelah menyentuh area resistance di sekitar 16.480. Jika pola pergerakan sebelumnya berulang, maka kemungkinan harga USD/IDR akan turun menuju support channel di sekitar 15.350 - 15.250, yang ditandai dengan zona biru pada grafik. Area ini menjadi titik penting karena telah berulang kali menjadi titik akumulasi sebelum harga kembali naik.
Strategi yang dapat diterapkan adalah menunggu harga terkoreksi ke area support sebelum mempertimbangkan entry buy. Konfirmasi dapat dilakukan dengan melihat price action di sekitar level support, seperti terbentuknya pola candlestick bullish (misalnya pin bar, bullish engulfing, atau doji) yang mengindikasikan potensi pembalikan arah. Jika harga bertahan di atas support channel, maka target kenaikan berikutnya berada di sekitar resistance 16.543, yang merupakan titik tertinggi terakhir.
Analisis Teknikal USD/IDR: Siap Melanjutkan Tren Bullish USD?Saat ini, harga pasangan mata uang USD/IDR berada pada level harga 15.449, dalam grafik terlihat jelas adanya pembentukan tren bullish. Grafik menunjukkan bahwa harga berfluktuasi dalam kisaran antara level support dan resistance membentuk higher high dan higher low.
Saat ini, harga mendekati area support yang merupakan batasan harga terendah sebelumnya. Area support ini telah terbukti beberapa kali menjadi area harga cenderung memantul kembali ke atas setelah mencapai level ini. Hal ini menunjukkan bahwa area support tersebut merupakan zona kunci yang sering digunakan sebagai titik pembalikan atau rebound.
Berdasarkan pola pergerakan harga yang ada, terdapat peluang untuk potensi pergerakan bullish lebih lanjut. Peluang ini diindikasikan dengan arah panah biru pada grafik, yang menunjukkan potensi kenaikan harga menuju area persegi panjang berwarna biru sebagai target berikutnya.
GBP/USD Daily: Peluang Buy di Support TrendlinePada grafik GBP/USD timeframe Daily, harga secara konsisten memantul di area support trendline. Pola pergerakan ini membentuk struktur higher low yang kuat, menunjukkan dominasi tren bullish.
Saat ini, harga kembali mendekati trendline, memberikan peluang yang bagus untuk entry posisi buy. Target harga bullish adalah 1.2845, dengan stop-loss ditempatkan di bawah trendline jika terjadi breakout (sekitar 1.2520).
Plan bullish ini didasarkan pada momen pengujian trendline sebagai support utama. Peluang ini memberikan potensi risk-reward yang menarik untuk entry posisi buy.
Skenario bearish dapat dipertimbangkan jika harga breakout ke bawah trendline.
GOLD/USD INTRADAYGold akan melanjutkan penurunan ke Harga 2500, untuk entry kalian bisa entry di area 50% fib atau golden moment fibonacci area di harga 2677. berikut area sell limitnya dengan risk and return 1:1 500 pips / 5000 point :
#Skenario 1
Sell Limit
RR 1:1
Price : 2677.04
TP 500 Pips / 2627.04
SL 500 Pips / 2727.04
Analisis Teknikal EUR/USD: Peluang Bearish Dekat ResistancePasangan EUR/USD dengan harga saat ini di 1.104 terus menunjukkan tren bearish jangka panjang yang telah berlangsung sejak 2008. Grafik historis mengungkapkan pola fluktuasi harga yang jelas dalam rentang yang ditentukan, berosilasi antara level support dan resistance.
Saat ini, harga mendekati zona resistance yang signifikan. Level resistance ini merupakan level tertinggi historis, harga sebelumnya sulit untuk menembus resistance, mengindikasikan potensi untuk terulangnya pullback pada lower high.
Mengingat kedekatannya dengan level resistance ini, terdapat peluang signifikan untuk pergerakan bearish. Ini digambarkan dengan panah biru pada grafik, yang menunjukkan bahwa harga berpotensi turun menuju area target yang ditandai dengan kotak biru.
EURUSD Membentuk PennantApabila Breakout dibawah garis support maka berpotensi menuju 1.04447 dan target terjauh ada di 1.03946 .
Apabila breakout diatas garis resistance maka berpotensi menuju 1.05818 dan target terjauh ada di 1.07313
Disclaimer: Bukan ajakan untuk melakukan transaksi. Analisa dibuat hanya untuk memperlihatkan outlook secara teknikal semata
XAUUSD Selasa 08 agustus 2023 #1Zona support psikologis 1924 – 1930 masih efektif bertahan sejauh ini meskipun di pagi hari sesi Asia saat ini harga kembali tertekan dan berada cukup dekat dengan zona support psikologis.
Jika zona ini tetap efektif sebagai support, maka double bottom memiliki kesempatan yang cukup bagus, dengan catatan tidak tembus support 1924 dan harus mampu naik di atas neckline resistance 1945. Target utama dari pola double bottom (jika neckline ditembus) adalah 1957/1960.
Di sisi penurunan, jika support 1924/1930 ditembus, maka peluang penurunan selanjutnya melirik 1910/1912 yang terdekat, dan terjauh ke 1892 – 1900 yang juga terlihat berpeluang sebagai zona support psikologis berikutnya dan berpotensi menjadi area demand yang lebih kuat. Artinya, skenario terburuk dari tekanan turun di bawah 1924 adalah penurunan maksimum mendekati area 1892 – 1900, dan di zona ini diharapkan harga kembali terdorong naik.
Daily :
R - 1941.05
4H :
R-1935.08
S-1929.63
15m :
Buy @ 1933.569 - 1930.020
tp 1959.826
sl 1923.967
GBPUSD Short-Medium TermGBPUSD masih bergerak didalam downtrend channel dan rijek di area resistance 1.24 sehingga berpotensi bergerak turun menguju support 1.23 ditambah secara fundamental US Dollar masih mendapatkan traksi penguatan akibat sentimen risk off terhadap perkembangan inflasi & suramnya ekonomi global khususnya China dan UK
Powell Bikin Bimbang, Yen dan Yuan Gerak BerlawananSebagian besar mata uang asia utama melemah pada Rabu (22/3/2023). Investor hari ini masih menunggu hasil dari rapat kebijakan (FOMC) bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), soal suku bunga.
Menurut data Refinitiv, pukul 15.30 WIB, mata uang won Korea melemah 0,43% terhadap dollar AS (US$) hari ini, peso Filipina melemah 0,42%, dan dolar Taiwan juga kalah di hadapan greenback AS (-0,31%).
Beberapa mata uang lainnya terbilang flat, seperti yen Jepang yang menguat 0,01% dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,01%. Dong Vietnam yang mampu menguat lumayan terhadap dollar hari ini (0,25%).
Mata Uang Asia terhadap Dolar AS (22/3)
Pasar keuangan Indonesia sendiri tutup untuk merayakan Hari Raya Nyepi.
Para trader saat ini berfokus pada apakah bank sentral AS akan tetap bersikap hawkish untuk memerangi inflasi yang meninggi atau menghentikan sejenak kenaikan suku bunga seiring adanya krisis perbankan menengah di AS, termasuk problem bank Swiss, Credit Suisse
Seperti diketahui, The Fed akan menggelar rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Selasa dan Rabu pekan ini waktu AS (21-22/3/2023).
Berdasarkan FedWatch milik CME Group, pelaku pasar melihat ada probabilitas sebesar 85% The Fed akan menaikkan suku bunga 25 (basis poin) bps pada pertengahan pekan ini. Sebulan sebelumnya, pasar memperkirakan probabilitas 24% Jerome Powell cs akan mengerek suku bunga 50 bps.
Menurut Head Economics & Strategy Mizuho Bank, Vishnu Varathan, The Fed kemungkinan akan melanjutkan pengetatan 'yang disesuaikan' demi mengendalikan risiko inflasi karena adanya perbedaan antara tekanan yang spesifik terhadap bank tertentu dan risiko penularan sistemik.
"Pasar seharusnya tidak mengandalkan krisis perbankan untuk menggagalkan kenaikan 25 bps yang telah disinyalkan dengan baik, divalidasi oleh 'hot spot' inflasi," imbuh Varathan.
Supply Uang Dollar menurun Untuk memerangi inflasi langkah BIJAKPasokan uang di Amerika Serikat, M2, sedang mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam sejarah tercatat. Sejak tahun 1959, ketika data pertama kali dikumpulkan tentang pasokan uang, M2 selalu meningkat. Penurunan saat ini disebabkan oleh perubahan yang dilakukan oleh Federal Reserve (the Fed).
The Fed baru-baru ini mulai mengurangi ukuran neracanya, yang mempengaruhi pasokan uang. Neraca mencerminkan aset dan kewajiban yang dipegang oleh the Fed; ini pada dasarnya adalah laporan keuangan dari semua aktivitas yang dilakukan oleh bank sentral. Selama pandemi, the Fed melakukan QE (pemantauan kualitas) dengan menambahkan $130 miliar per bulan ke dalam ekonomi. Terlalu banyak uang yang mengejar barang dan jasa yang sedikit adalah penyebab utama lonjakan inflasi besar-besaran tahun lalu. The Fed membalik kebijakan stimulus tersebut mulai Juli tahun lalu dengan kebijakan QT (pengencangan kuantitatif) dengan menjual obligasi yang mereka pegang sebesar total $95 miliar per bulan. Itu telah mengeringkan likuiditas (pasokan uang) dari ekonomi dengan kecepatan tercepat sepanjang sejarah. M2 menyusut, saat the Fed membongkar neracanya yang besar. Jadi, jumlah uang yang beredar di ekonomi yang mencari barang dan jasa sedang menyusut dengan kecepatan tercepat sepanjang sejarah.
Penurunan pasokan uang berarti bahwa konsumen akan memiliki kekuatan beli yang lebih sedikit - kurang dari uang mereka sendiri untuk digunakan pada barang dan jasa. Ini berpotensi menyebabkan pengurangan belanja konsumen, karena bisnis kesulitan mengakses modal untuk proyek ekspansi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi mungkin lebih lambat dalam jangka pendek karena perusahaan terpaksa membatasi produksi karena kurangnya likuiditas. Bisnis mungkin merasa tertekan untuk mengurangi biaya dengan mengevaluasi pengeluaran karyawan dan produktivitas karyawan agar bisa bertahan dalam situasi yang mungkin sulit selama ini.
Penurunan pasokan uang bisa berdampak signifikan pada industri properti. Penurunan pasokan uang bisa berarti pengaruh rendah pada harga properti di kota-kota, karena orang kurang cenderung untuk membeli atau berinvestasi dalam properti ketika mereka tidak memiliki akses ke modal yang diperlukan. Pengembang juga mungkin enggan meluncurkan proyek baru karena kurangnya likuiditas. Selain itu, lebih banyak pemilik mungkin memilih untuk menyewakan properti mereka daripada menjualnya jika mereka tidak bisa mendapatkan harga yang diinginkan. Industri properti sangat terkait dengan ekonomi yang lebih besar, jadi setiap perubahan pada pasokan uang bisa berdampak signifikan padanya.
Proyeksi XAUUSD Pasca FOMC MinutesFundamental Analisis
- Hasil FOMC Minutes bahwa Fed cenderung Hawkish dengan menyatakan bahwa mayoritas dewan the fed bersedia melakukan voting kenaikkan 50Bps Kembali pada meeting maret nanti. Hal ini didasari angka inflasi yang masih tinggi dan ketatnya pasar ketenagakerjaan US. Konsekuensinya memberikan bullish pressure terhadap US Dollar akibat sentiment risk-off
Teknikal Analisis
- Harga menembus support 1830 dan secara teknikal bergerak didalam sebuah downtrand channel sehingga berpotensi revisit level psikologis 1800 dalam short - medium term
cari peluang sell cadusdketika disitu ada sr yang dibreak disitu ada peluang harga rectrace kearea tersebut / memantulkan diarea tersebut.
dalam kasus ini support di break menjadi supply dan ada kemungkinan akan memantulkan harga kebawah , pastikan selalu entry dengan menjaga lot dan reward yang sesuai
XAU USDPEMBERITAHUAN ADANYA RESIKO
Bertransaksi forex dan komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang. Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektivitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.
Setiap investasi memiliki resiko yang dapat berlaku sama untuk semua jenis pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda dapat kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal Anda akibat kerugian dari transaksi yang Anda lakukan.
Trader harus waspada atas resiko-resiko yang berkaitan dengan perdagangan forex dan komoditi dan mencari petunjuk ataupun rekomendasi dari penasehat keuangan yang memiliki kompetensi apabila trader memiliki keraguan.






















