SRIUS : Brent Oil Bersiap Downtrend menuju USD36 (Or Is it?)SRIUS : Brent Oil Bersiap Downtrend menuju USD36 (Or Is it?)
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260105
Brent Oil ( TVC:UKOIL ) sedang menguji Support di USD58an. Namun ada Down Trendline sejak Juni 2025 dan merupakan Acceleration Down Trendline dari sejak September 2023. Dengan demikian, peluang terjadinya Breakdown Support cukup besar dan ancaman Brent turun menuju USD36 pun cukup besar. Level USD36 adalah Higher Low dari Uptrend sejak 1Q20.
Brent membatalkan ancaman Downtrend apabila terjadi Breakout di level USD65. Resistance berikutnya ada di USD70 dan USD80.
Saat ini Brent berada di bawah SMA60 sehingga kecenderungan Downtrend yang cukup besar. Namun kami melihat Stochastic Oscillator secara Weekly Chart sedang memberikan sinyal Buy sehingga ada potensi naik untuk beberapa minggu ke depan. Parabolic SAR di level USD63 pun kemungkinan besar segera di Breakout yang memberikan sinyal Brent dapat naik menuju SMA60 di sekitar USD68. Selama belum Breakout SMA60, Downtrend pada Brent masih intact.
Peristiwa agresi militer AS ke Venezuela dapat meningkatkan ketegangan geopolitik yang berpengaruh terhadap industri energi khususnya migas. Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar (yang belum diproses secara baik sehingga bukan merupakan top oil producer). Penguasaan AS terhadap Venezuela menyebabkan AS “kebal” terhadap ancaman minyak sebagai senjata - yang biasa digunakan oleh negara Timur Tengah, termasuk Iran. Adanya perubahan peta risiko geopolitik ini menjadi penting dan dapat memicu berbagai macam ketidakpastian di pasar keuangan.
Komoditas Energi
SRIUS : Brent Menuju USD40SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251217
Crude Oil tipe Brent sedang menguji Support di USD59. Area ini sebenarnya adalah Fibonacci Retracement di level 60% (ditarik dari 2020 sampai awal 2022).
Penurunan di bawah level ini mengindikasikan potensi atau ancaman Brent untuk Uptrend akan mengecil.
Setelah Breakdown Support di USD59an, Brent berpotensi turun menuju Support berikutnya di USD40.
Level USD40 pun merupakan level 100% dari Fibonacci Projection yang ditarik dari Peak di 2022 sampai 2023.
Kenaikan Brent di atas USD70 akan membuka ancaman minyak bumi untuk naik kembali (ke USD100 sampai USD130)
Minyak: Zona Fibonacci Kunci yang Harus DiperhatikanHalo, ini Celeste!
Harga terus bergerak turun dan para penjual sepenuhnya mengendalikan pasar. Kita melihat serangkaian puncak dan lembah yang lebih rendah. Namun, yang menarik adalah setelah penurunan yang tajam, pergerakan mulai melambat dan muncul lilin dengan sumbu panjang dan tubuh kecil. Ini bisa berarti bahwa tekanan dari penjual mulai melemah.
Jika harga terus naik, level 61,50 dolar akan menjadi level kunci. Penolakan yang kuat dari level ini akan mengonfirmasi bahwa para penjual sedang mempersiapkan serangan baru untuk menekan harga turun.
Ini hanya koreksi Fibonacci dalam tren turun yang lebih besar, jadi berhati-hatilah.
RAJA Comeback Is Real?Trading langsung melalui TradingView x STAR !
RAJA: Teknikal (Daily) :
■ Harga Penutupan: Rp 5.225
■ BUY : Rp 5.000 – 5.300
■ Target : Rp 6.400 – 9.200
■ Stop : Rp <4.850
RAJA berhasil breakout dari upper channel dengan volume tinggi dan momentum kuat. Setelah retest di area support 4.460–5.200, harga berpotensi melanjutkan tren naik untuk menguji resistance utama di 6.400 hingga 9.200.
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
IDXENERGY masih kuat NAIKIDX:IDXENERGY masih terlihat kekuatan naik masih belum ada perlawanan berarti, berpotensi muncul tanda koreksi 1-2 minggu kedepan
RUPIAH FX_IDC:USDIDR
NICKEL MCX:NICKEL1!
invst.ly
CRUDE OIL NYMEX:CL1!
COAL (Newcastle Coal) ICEEUR:NCF1!
CRUDE PALM OIL CME:CPO1!
BITCOIN OANDA:BTCUSD
USOIL Breakout: Geopolitik Timur Tengah Angkat Harga MinyakHarga minyak mentah WTI (USOIL) menunjukkan struktur teknikal yang menarik dengan terbentuknya pola triangle sejak awal tahun 2022. Setelah mengalami konsolidasi selama lebih dari dua tahun, harga akhirnya menunjukkan potensi breakout ke sisi atas, ditandai dengan lingkaran warna oranye dimana harga menembus resistance diagonal dan bergerak menuju area psikologis $80.
Breakout ini menjadi sinyal awal bahwa tekanan beli mulai mendominasi pasar. Penembusan terjadi setelah harga membentuk pola higher low yang kuat di sekitar area $66–$68, menambah validitas struktur bullish. Jika harga mampu bertahan di atas garis tren yang telah ditembus dan tidak kembali masuk ke dalam area segitiga, maka skenario kenaikan berlanjut menjadi sangat memungkinkan. Target kenaikan berikutnya berada di sekitar level psikologis $90, yang juga merupakan proyeksi dari tinggi pola triangle yang berhasil ditembus. Di sisi lain, area $80 berfungsi sebagai resistance minor dan perlu ditembus dengan konfirmasi kuat agar momentum tetap terjaga.
Secara fundamental, penguatan harga minyak ini turut dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel yang menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan, terutama jika konflik meluas dan mengancam stabilitas Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak global. Ketidakpastian tambahan datang dari potensi keterlibatan langsung Amerika Serikat, yang menambah kekhawatiran investor akan krisis pasokan energi. Disaat bersamaan, penurunan signifikan pada cadangan minyak mentah AS dan prospek pelonggaran suku bunga oleh The Fed juga menjadi katalis tambahan yang mendukung sentimen kenaikan harga.
Ringkasan Trading Plan:
Entry Potensial: Retest ke area breakout $70–$74
Target 1: $80 (resistance psikologis dan validasi breakout)
Target 2: $90 (ekstensi pola triangle dan resistance psikologis utama)
Stop-loss: Di bawah $65 (area support terakhir sebelum breakout)
Konfirmasi Diperlukan: Penutupan candle mingguan di atas area resistance dengan body kuat, disertai tidak adanya rejection signifikan dari level $80. Validasi tambahan berupa volume yang meningkat atau support baru terbentuk di atas $72.
Disclaimer: Analisis ini merupakan bagian dari rencana trading pribadi dan bukan merupakan saran investasi. Selalu gunakan manajemen risiko yang ketat dan pertimbangkan potensi false breakout dalam setiap keputusan perdagangan.
USOIL : Breakout dari Trend Turun: Awal Rebound Menuju $79?📊 Analisis Teknis Minyak Mentah (WTI) – 12 Juni 2025
Harga minyak mentah (WTI) menunjukkan sinyal kuat pembalikan arah setelah berhasil breakout dari garis trendline turun jangka menengah. Saat ini harga diperdagangkan di sekitar $68.27, dengan struktur pasar yang mendukung potensi kenaikan lanjutan.
📈 Skenario Bullish:
Harga telah menembus trendline turun dan saat ini sedang menguji kembali zona demand di sekitar $65.44–$68.27. Jika zona ini bertahan, potensi kenaikan menuju resistance kuat di $72.28 hingga target akhir $79.82 sangat terbuka.
📉 Skenario Bearish:
Jika harga gagal bertahan di atas $65.44 dan breakdown hingga di bawah $64.12, maka struktur naik bisa gagal dan harga berpotensi melanjutkan koreksi lebih dalam, kembali ke dalam pola turun sebelumnya.
📌 Kesimpulan:
Breakout trendline disertai volume dan retest yang valid bisa menjadi sinyal awal tren bullish baru pada WTI. Zona abu-abu menunjukkan area penting untuk keputusan entry berdasarkan konfirmasi harga.
#MinyakMentah #USOIL #AnalisaTeknikal #BreakoutStrategi #TradingKomoditas #TraderIndonesia #PasarEnergi #InvestasiMinyak #WTI #ManajemenRisiko
AADI: Peluang Kenaikan terkait Rencana BuybackTrading langsung melalui TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
AADI Teknikal:
■ Harga Penutupan: Rp 6.925
■ Support : Rp 6.725-6.325
■ Resistance: Rp 7.625-8.075
■ Rekomendasi: BUY
Saham AADI naik dengan gap up dalam perdangan dua hari terakhir ini, dan mengkonfirmasi pola bullish falling wedge (pola Jan-Apr2025) dengan target ke sekitar Rp9.000.
Ada kemungkinan terjadi bullish throwback koreksi mendekati trendline yang baru di breaks, di sekitar Rp 6.725-6.325, sebelum melanjutkan kenaikan.
Pola down channel sejak Dec24, memberikan resistance di sekitar Rp7.625-8.075.
Indikasi trend kenaikan ini terlihat juga dari munculnya bullish divergence di indikator MACD dan Stochastic.
Adaro Andalan (AADI) Siapkan Dana Rp4 Triliun untuk Buyback Saham
Emiten batu bara PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) bersiap untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan anggaran maksimal sebesar Rp4 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh AADI itu tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan perseroan. Buyback juga dinilai tidak menyebabkan kekayaan bersih AADI menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.
Sebelum menggelar buyback, AADI akan meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2025. Buyback kemudian digelar secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak 23 Mei 2025.
Manajemen AADI menjelaskan pertimbangan dalam melakukan buyback di antaranya, harapan agar mampu meningkatkan likuiditas perdagangan saham, sehingga harga saham perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamentalnya.
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Analisa WTI/USD 4H (5 Apr 2025): Harga reject dari area supportAnalisa WTI/USD 4H (5 Apr 2025):
Harga reject dari area support 60.776, muncul long tail (buyer defense), Stochastic jenuh jual.
📈 Sinyal: Buy (counter-trend spekulatif)
Entry: 61.9 (harga sekarang)
SL: 59.8 (di bawah support)
TP: 66.0 (resistance terdekat)
Open posisi terbaik: Sell di area retest (zona supply) Analisa singkat dari dua time frame (TF) ini:
1. **TF 4H**
- Harga berada di area resistance dan terlihat pola rising wedge yang mengindikasikan potensi reversal ke bawah.
- Target penurunan menuju area demand sekitar 65.500-66.000.
- Open posisi terbaik: Sell setelah konfirmasi breakdown rising wedge.
2. **TF 15M**
- Struktur uptrend mulai melemah dengan breakout dari trendline support.
- Ada zona supply kecil yang bisa menjadi titik retest sebelum lanjut turun.
- Open posisi terbaik: Sell di area retest (zona supply) dengan target 65.800-66.000.
**Akurasi:**
- Jika terjadi rejection kuat di area supply (67.100-67.200), maka peluang sell lebih valid.
- Konfirmasi lebih lanjut diperlukan dengan candlestick pattern atau volume di sekitar area entry.
Analisis Singkat CFD Minyak Mentah (WTI) - Timeframe 1 JamAnalisis Singkat CFD Minyak Mentah (WTI) - Timeframe 1 Jam:
Harga Sedang Konsolidasi: Setelah kenaikan tajam, harga mulai bergerak sideways di area resistance minor.
Zona Support Kuat: Teridentifikasi di area $67.200 - $67.400 yang ditandai dengan zona abu-abu.
Indikator Stochastic: Sedang di area oversold (21.94), menunjukkan potensi reversal naik jika harga menyentuh zona support.
BBP (Better Balance Point): Masih positif di 0.168, menandakan momentum bullish masih bertahan.
Trendline Bullish Terbentuk: Garis tren naik di bawah memberikan dukungan tambahan untuk melanjutkan uptrend.
Analisis singkat pada market CFD Minyak Mentah Analisis singkat pada market CFD TVC:USOIL Minyak Mentah (WTI) di timeframe 1 jam:
Trendline Support: Harga bergerak naik mengikuti trendline support yang terbentuk sejak penurunan sebelumnya.
Resistance Rejection: Harga telah menyentuh area resistance di sekitar 68.000 dan mengalami penolakan.
Area Supply Zone: Terdapat area supply (kotak abu-abu) yang menandakan potensi tekanan jual.
Potensi Koreksi: Harga berpotensi turun menuju area demand di sekitar 67.400 yang berdekatan dengan trendline support.
Kesimpulan: Potensi koreksi turun masih terbuka selama harga belum mampu break resistance di atas 68.000.
$USOIL saat ini membentuk pola bullish dengan potensi retracemenTVC:USOIL saat ini membentuk pola bullish dengan potensi retracement ke support $66,78 sebelum melanjutkan kenaikan ke target $67,93 hingga $68,52. Entry buy di area support untuk menangkap momentum bullish.WTI Oil saat ini membentuk pola bullish dengan potensi retracement ke support $66,78 sebelum melanjutkan kenaikan ke target $67,93 hingga $68,52. Entry buy di area support untuk menangkap momentum bullish.
USOIL Sudah Breakout: Siap Terbang atau Malah Jebakan?Harga minyak mentah WTI akhirnya keluar dari bearish channel yang terbentuk sejak pertengahan Januari. Pada grafik 4 jam, breakout ini terjadi setelah harga menembus upper trendline yang selama ini menjadi resistance dinamis. Jika breakout ini valid dan mendapat konfirmasi dari candle berikutnya, ada peluang harga melanjutkan kenaikan menuju $75.00 sebagai resistance pertama, sebelum berlanjut ke $78.50 jika momentum bullish tetap kuat.
Untuk entry, saya akan menunggu konfirmasi candle di atas breakout area sebelum masuk posisi buy. Jika harga bertahan di atas $72.50 dan menunjukkan momentum bullish, saya akan masuk dengan target pertama di $75.00. Jika harga terus naik dan mampu menembus $75.00 dengan volume yang meningkat, saya akan menambah posisi dengan target akhir di $78.50.
Sebaliknya, jika harga kembali ke dalam channel dan turun di bawah $71.50, saya akan mempertimbangkan untuk cut loss agar tidak terjebak dalam false breakout. Stop loss akan saya tempatkan sedikit di bawah $71.00 untuk meminimalkan risiko jika ternyata tren turun masih berlanjut.
Jadi, apakah ini awal dari rally bullish baru atau sekadar jebakan Batman? Kita lihat nanti!
Lonjakan Harga Minyak Global dan Perspektif TeknikalHarga minyak melonjak ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir, dipicu oleh faktor geopolitik dan musiman yang signifikan. Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk memberlakukan sanksi yang lebih ketat terhadap industri minyak Rusia, yang diperkirakan akan memperketat pasokan global. Importir utama minyak mentah Rusia seperti China dan India kini mencari sumber alternatif dari Timur Tengah dan Afrika, yang semakin meningkatkan persaingan di pasar. Selain itu, lonjakan permintaan minyak pemanas akibat cuaca dingin di AS dan Eropa kemungkinan akan mempertahankan tekanan naik pada harga minyak dalam waktu dekat.
USOIL adalah simbol yang digunakan dalam perdagangan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), salah satu patokan utama harga minyak global. WTI biasanya diperdagangkan sebagai kontrak berjangka atau instrumen derivatif lainnya di pasar komoditas.
Pada kerangka waktu harian, USOIL telah berhasil menembus garis tren menurun, mengindikasikan potensi pergeseran menuju momentum bullish. Berbeda dengan pola sebelumnya yang melibatkan pola wedge, setup kali ini menunjukkan breakout dari garis tren menurun, yang mengisyaratkan tren beli yang lebih kuat. Breakout ini mengarah pada target kunci di level 95, sejalan dengan optimisme pasar yang didorong oleh faktor fundamental.
Namun potensi retest pada level breakout dapat terjadi, seperti yang terlihat pada kasus sebelumnya dengan breakout pola wedge, dimana harga sempat mengalami penurunan sebelum melanjutkan kenaikan yang ditandai dengan area kotak berwarna hijau. Stop-loss tepat di bawah garis tren untuk melindungi dari false breakout
Disclaimer:
Analisis ini merupakan bagian dari trading plan dan bukan merupakan saran trading. Analisis teknikal bersifat probabilistik dan tidak menjamin profitabilitas. Selalu lakukan manajemen risiko yang baik dalam setiap keputusan trading.
Ayo berbagi pendapat atau boleh banget request analisis lainnya, silakan tinggalkan komentar!
29/11/2024 Jurnal Trading - USOIL (Buy)Trade ini saya ambil karena, USOIL sedang dalam posisi sideways namun agak cenderung naik, posisi harga sekarang menurut saya ada di support yang cukup kuat, sehingga saya mengambil posisi Buy dengan Risk:Reward ratio 1:3.
Ini bukan merupakan ajakan investasi atau open posisi, namun merupakan jurnal trading yang saya share agar bisa menjadi pelajaran bersama






















