WayanEko

TINS: Mitos Wyckoff Spring

IDX:TINS   TIMAH TBK
Wyckoff spring adalah salah satu bagian dari Wyckoff price cycle. Dimana Spring ini bisa menjadi indikasi dari akan dimulainya suatu rally.

Namun apa sebenarnya yang dimaksud dengan WS atau Wyckoff Spring?

WS sendiri jika dideskripsikan secara price action adalah:

Harga membentuk sideways yang mana ini menjadi sinyal terjadinya akumulasi.

Lalu harga kemudian menembus support kuat namun dalam waktu relatif singkat (kurang dari seminggu) mampu naik ke atas menembus resistance (support yang tertembus tadi.)

Deskripsi diatas adalah penjelasan WS secara teknis. Namun WS bisa dijelaskan dengan cerita lain. Yaitu melalui mitos big fund yang melakukan akumulasi. Kita mulai saja mitosnya:

Untuk memahami mitos dari WS mari kita beranalogi. Big fund akan kita analogikan sebagai pedagang besar yang ingin melakukan pembelian secara besar besaran.

Tentu sebagai pedagang, mereka ingin membeli dengan harga serendah mungkin untuk mengoptimalkan potensi keuntungan.

Pembelian ini dilakukan secara perlahan agar tidak mengejutkan pasar. Karena jika pembelian besar dilakukan, maka pelaku pasar lain akan mulai memperhatikan. Permintaan mulai meningkat yang berpotensi menaikkan harga dimana ini membuat pedagang besar tersebut susah mendapatkan barang dengan harga murah.

Akumulasi perlahan ini dilakukan, namun saat satu titik akumulasi sudah selesai,pedagang besar ingin memastikan bahwa tidak ada penjual besar lain yang masih memegang barang dipasar serta ingin mendapatkan stock terakhir yang lebih murah.

Apa yang dilakukan? Harga dimanipulasi sedemikian rupa: menjebol support dimana ini membuat beberapa pelaku pasar lain melakukan cutloss.

Namun setelah menjebol support, harga justru tidak butuh waktu lama untuk kembali naik. Logikanya tentu karena pedagang besar ini yang melakukan pembelian.

Kita analogikan saja ini seperti mengguncang pohon untuk mendapatkan buah. Pohon diguncang sedemikian rupa sehingga beberapa buah jatuh. Namun tentunya ada beberapa buah yang tidak jatuh: buah ini kita ibaratkan pelaku pasar lain yang tidak melakukan cutloss.
Setelah pedagang besar tadi mendapatkan cukup barang, dimulai lah rally yang pada chart secara tidak langsung ditunjukan oleh:
Harga menembus resistance (support yang tertembus sebelumnya)
Breakout dari resistance sideways.

Namun seperti dijelaskan diatas, ini tidak lebih dari sebuah mitos sehingga tidak bisa dibuktikan.

Lalu bagaimana strategi membeli pada kasus Wyckoff spring?

Perhatikan chart TINS:

Harga membentuk sideways dengan support area 1410-1385.

Namun 3 hari yang lalu, support ini tertembus hingga ke 1240. Tapi di candle terakhir terjadi kenaikan signifikan hingga 9%.

Dua candle terakhir menunjukan sinyal bullish reversal yaitu engulfing bullish yang bisa menjadi sinyal beli .

Namun jika pembelian dilakukan disini atau di A, maka titik ideal garis 1 dan 2
Jika cutlos dilakukan di titik 1, maka potensi kerugian adalah 4.55%
Jika cutloss dilakukan di titik 2, maka potensi kerugian adalah 9%

Selain itu jika pembelian dilakukan di titik A dan tidak mampu menembus resistance 1410. maka potensi keuntungan hanya 2.41%.

Namun alasan utama dari tidak dilakukannya pembelian saat ini adalah TINS belum terkonfirmasi mengalami Wyckoff Spring karena setelah harga menembus Support 1410-1385, harga belum mampu menembus resistance ini.

Idealnya saya akan menunggu hingga, harga close di atas 1410 atau melakukan pembelian di titik B. di sekitaran 1410-1420.

Jika pembelian saya lakukan di titik ini anggap saja 1410, maka ideal cutloss akan saya lakukan setelah harga menembus candle meeting line A dengan potensi kerugian hanya 3%. Potensi kerugian ini dibawah potensi kerugian titik 1 dan 2, 4.55% dan 9%.

Selain itu saat harga menembus 1405, Wyckof spring bisa dikatakan sudah terkonfirmasi

Jadi alasan membeli di titik B adalah
Potensi kerugian yang lebih kecil dibanding titik A
Wyckoff spring sudah terkonfirmasi.

Analisa adalah opini bukan rekomendasi. Mohon hanya dijadikan bahan bacaan bukan alasan membeli. Analisa ini masih dianggap salah kecuali pembelian sudah dilakukan dan keuntungan sudah terealisasi

Catatan:
Wyckoff spring disebut juga dengan strategi false break. Penjabaran lain dari strategi ini ada pada analisa INKP dan ISAT dibawah. Sedangkan deskripsi lain dari Wykcoff price cycle ada pada analisa BKSL
Komentar: sudah diatas 1420
Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi tidak dimaksudkan untuk menjadi, dan bukan merupakan saran keuangan, investasi, perdagangan, atau rekomendasi lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Persyaratan Penggunaan.