Pasar crypto
FETUSDTHarga berada di atas EMA 9/50/100/200 โ struktur bullish jangka pendek.
Ada konsolidasi/sideways kecil setelah breakout area ~0.80.
Support kuat: 0.793 dan area demand 0.724โ0.716.
MACD terlihat mulai melandai โ potensi pullback ringan dalam jangka pendek.
Kesimpulan 4H: Validasi breakout, bisa koreksi dulu ke 0.79 sebelum lanjut naik.
FORECAST DOGE/USD TIME FRAME H4DOGE/USD Pada timefrime H4 membentuk pola yang Double Top. maka dari itu DOGE/USD berpotensi untuk melanjutkan pelemahannya ke area support terdekat.
*Sanggahan*
Berikut adalah hasil daripada analisa untuk saya pribadi dan bukan ajakan untuk berinvestasi dan atau membeli dan atau menjual dan atau bertransaksi. segala keuntungan dan atau kerugian merupakan tanggung jawab setiap individu.
Arief Sindutomo๐ฎ๐ฉ
BTC/USDBitcoin (BTC) saat ini mengalami koreksi penurunan yang signifikan, dengan harga turun sekitar 30% dari level tertinggi baru-baru ini. Analis memperkirakan bahwa setelah mencapai puncak, BTC mungkin akan mengalami penurunan lebih lanjut sebelum kembali pulih, dengan level support yang perlu diperhatikan di sekitar $70.000 hingga $78.258.
Bitcoin Menguji Order Block di Tengah Kekhawatiran GlobalFundamental dan Sentimen Makro
Data dari Coingecko menunjukkan bahwa harga Bitcoin saat ini berada di $103,657, naik 0.7% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar mencapai $2,05 triliun, dengan volume transaksi 24 jam sekitar $19,6 miliar โ ini menandakan adanya aliran modal yang cukup besar ke Bitcoin dalam waktu singkat.
๐ Faktor Fundamental Utama:
Supply Tetap: Bitcoin memiliki total suplai terbatas yaitu 21 juta BTC, dan saat ini sudah beredar lebih dari 19,8 juta BTC.
Halving Countdown: Halving Bitcoin berikutnya semakin dekat, yang historisnya menjadi pendorong naiknya harga dalam jangka menengah.
Valuasi Stabil: Fully Diluted Valuation (FDV) senilai lebih dari $2 triliun menandakan kepercayaan investor jangka panjang tetap tinggi.
๐ Kondisi Global: Pemicu Flight to Safety
Beberapa faktor global mempengaruhi psikologi investor untuk masuk ke aset lindung nilai seperti Bitcoin:
1. Ketidakpastian Ekonomi Global
Data terbaru menunjukkan melambatnya pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan Eropa, serta kemungkinan resesi teknikal di beberapa negara maju.
Pasar saham volatil karena ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama oleh The Fed.
2. Geopolitik & Konflik
Ketegangan di Timur Tengah dan konflik Rusia-Ukraina yang belum mereda membuat investor menghindari aset berisiko tinggi.
Bitcoin kerap dianggap sebagai alternatif emas digital, terutama ketika kepercayaan terhadap pemerintah dan sistem keuangan tradisional menurun.
3. Penurunan Nilai Mata Uang Fiat
Inflasi yang masih tinggi di banyak negara membuat investor mengalihkan aset ke instrumen yang dianggap "store of value".
Bitcoin, yang tidak bisa dicetak secara arbitrer, jadi salah satu aset pilihan.
Analisa Teknikal BTC/USD (Timeframe 1 Jam)
Pada grafik 1 jam (BTCUSD), kita melihat beberapa elemen teknikal penting yang membentuk dasar setup trading:
1. Bullish Minor Structure
BTC menciptakan struktur higher low dan ascending trendline, mengindikasikan kekuatan buyer dalam jangka pendek.
Tren naik terbentuk dari zona akumulasi di bawah $103.000.
2. Order Block dan Resistance
Area resistance kunci terletak pada kisaran $104.800โ$105.000, yang juga bertindak sebagai order block dari penolakan harga sebelumnya.
Jika harga mampu menembus level ini, maka kemungkinan lanjutan menuju $106.000 semakin terbuka.
3. Fair Value Gap (FVG) dan Zona Entry
Terbentuk FVG (area imbalance likuiditas) di sekitar $103.600โ$103.900, yang berfungsi sebagai zona potential entry.
Candle-candle sebelumnya menunjukkan bahwa pembeli mulai mengisi gap ini.
4. Rasio Risiko vs Reward
Entry: $103.665
Stop Loss: $103.348 (garis support bawah)
Target Profit: $104.869
RRR (Risk Reward Ratio): ~1:2, dengan potensi keuntungan +0,98% vs risiko -0,47%.
5. Konfirmasi Tambahan
Indikator Supertrend pada grafik menunjukkan sinyal bullish (harga di atas garis hijau).
Volume perdagangan mendukung pergerakan naik dengan peningkatan pada candle bullish dominan.
Kesimpulan
Perpaduan teknikal bullish, dukungan fundamental, dan kondisi global yang penuh risiko menciptakan peluang strategis untuk masuk ke BTC/USD. Entry di area FVG, selama harga tidak breakdown dari garis tren naik, berpotensi memberi reward menarik. Namun, tetap diperlukan disiplin manajemen risiko karena volatilitas tinggi di pasar kripto.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual aset kripto. Semua keputusan investasi berada di tangan pembaca. Pasar kripto bersifat sangat volatil dan penuh risiko. Lakukan riset mandiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan investasi.
Untuk Trading Disarankan Menggunakan Uang DinginTulisan ke-15 kali ini mungkin lebih ringan dibandingkan tulisan-tulisan sebelumnya, meskipun demikian, jika Anda belum membaca 14 tulisan sebelumnya, disarankan untuk membacaranya terlebih dahulu.
Trading merupakan kegiatan pertukaran atau jual beli sesuatu antara penjual dan pembeli. Secara prinsip keduanya mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut. Seiring perkembangan zaman, banyak sekali perubahan situasi dan kondisi trading sampai dengan zaman digital saat ini, namun sebagai seorang trader, prinsip dasar dari kemanfaatan trading haruslah didapatkan, yaitu Profit, bukan sebaliknya.
Dalam Trading, profit merupakan hal yang diharapkan oleh seorang trader, namun sebagian besar kesulitan dalam mencapai hal tersebut, bahkan orang yang sukses dalam trading forex misalnya, hanya kurang dari 10%, artinya banyak dari trader yang masih mengalami Loss dibandingkan Profit. Oleh karena itu perlu strategi dari Mindset, Money Management, Setup, Entri dan Exit yang baik dalam trading.
Dalam Money Management, salah satu hal pokok menurut kami adalah penggunaan Equity atau modal untuk trading dengan uang yang "Dingin", uang dingin artinya uang yang jika habis atau hilang tidak mempengaruhi kebutuhan pokok atau dasar semisal tempat tinggal, makan, sekolah atau pendidikan serta bisa diganti dengan cepat atau mudah terekoveri/tertutup. Jangan sampai modal yang digunakan untuk trading adalah uang pokok atau uang untuk kebutuhan pokok, uang hutang atau uang yang sulit untuk terkover ketika uang itu hilang, sering kita sebut sebagai uang "Panas". Mengapa demikian?
Prinsip dasar dalam bertrading bagi kami adalah Investasi, dimana keuntungan yang didapatkan belum tentu dalam waktu singkat atau praktis, ada kalanya perlu waktu atau jangka waktu tertentu, bahkan jika tidak sabar atau greedy (ingin cepat kaya) menyebabkan Loss yang banyak bahkan hilang semua modalnya. Selain itu, ketenangan berfikir, kecermatan dalam menganalisa sangat diperlukan dalam bertrading. Uang "Panas" sering menyebabkan pikiran menjadi terburu-buru, takut kehilangan moment (FOMO) bahkan stress berlebihan sebelum memasuki market, sebaliknya jika menggunakan Uang "Dingin" kejadian tersebut cenderung lebih rendah, oleh karena itu dari kami di Belajar Trading menyarankan selalu berinvestasi atau bertrading menggunakan uang "Dingin", dengan harapan mendapatkan keuntungan secara psikologis maupun fisik yang lebih baik dibandingkan dengan uang "Panas". Bertrading dengan mempertaruhkan semua modal yang ada misalnya atau "Berjudi" sangat tidak disarankan di kami Belajar Trading. Tradinglah dengan bijak dan gunakan Money Management yang baik.
Semoga bermanfaat. Salam Profit.
Potensi bullish pada chart WALUSDTPola Chart:
1. Terdapat pola symmetrical triangle (segitiga simetris) yang sedang terbentuk. Pola ini biasanya merupakan pola konsolidasi yang menunjukkan ketidakpastian pasar sebelum breakout.
2. Harga saat ini berada di dekat garis resistance atas segitiga, menunjukkan potensi breakout ke atas atau penolakan untuk turun kembali.
Indikator:
EMA (Exponential Moving Average): EMA 50 (garis kuning) berada di bawah harga, menunjukkan tren jangka pendek yang cenderung bullish.
Support dan Resistance:
Support terdekat berada di sekitar 0.5800 (garis kuning bawah).
Resistance terdekat berada di sekitar 0.6200 (garis kuning atas).
Volume: Volume tampak meningkat (702.84K), yang bisa menjadi sinyal adanya tekanan beli atau jual yang kuat.
Konteks Pasar:
Harga baru saja naik dari level support di 0.5800 dan sedang menguji resistance segitiga.
Pola symmetrical triangle sering kali diikuti oleh breakout dengan arah yang sama dengan tren sebelumnya. Tren sebelumnya di sini tampak bullish (naik dari 0.5000 ke 0.6700 sebelum konsolidasi).
Prediksi Pergerakan Harga
Berdasarkan analisis di atas, saya memprediksi harga akan naik (breakout ke atas) dengan alasan berikut:
Tren Sebelumnya Bullish: Harga telah menunjukkan tren naik sebelum masuk ke pola segitiga, yang meningkatkan probabilitas breakout ke atas.
Posisi EMA: EMA 50 berada di bawah harga, mendukung sentimen bullish.
Volume Meningkat: Peningkatan volume menunjukkan adanya minat beli yang kuat, yang sering mendahului breakout.
Posisi Harga: Harga sudah mendekati garis resistance segitiga, dan tekanan beli bisa mendorong breakout.
Potensi bullish pennant pattern pada chart WalusdtPola Chart:
1. Terdapat pola symmetrical triangle (segitiga simetris) yang sedang terbentuk. Pola ini biasanya merupakan pola konsolidasi yang menunjukkan ketidakpastian pasar sebelum breakout.
2. Harga saat ini berada di dekat garis resistance atas segitiga, menunjukkan potensi breakout ke atas atau penolakan untuk turun kembali.
Indikator:
EMA (Exponential Moving Average): EMA 50 (garis kuning) berada di bawah harga, menunjukkan tren jangka pendek yang cenderung bullish.
Support dan Resistance:
Support terdekat berada di sekitar 0.5800 (garis kuning bawah).
Resistance terdekat berada di sekitar 0.6200 (garis kuning atas).
Volume: Volume tampak meningkat (702.84K), yang bisa menjadi sinyal adanya tekanan beli atau jual yang kuat.
Konteks Pasar:
Harga baru saja naik dari level support di 0.5800 dan sedang menguji resistance segitiga.
Pola symmetrical triangle sering kali diikuti oleh breakout dengan arah yang sama dengan tren sebelumnya. Tren sebelumnya di sini tampak bullish (naik dari 0.5000 ke 0.6700 sebelum konsolidasi).
Prediksi Pergerakan Harga
Berdasarkan analisis di atas, saya memprediksi harga akan naik (breakout ke atas) dengan alasan berikut:
Tren Sebelumnya Bullish: Harga telah menunjukkan tren naik sebelum masuk ke pola segitiga, yang meningkatkan probabilitas breakout ke atas.
Posisi EMA: EMA 50 berada di bawah harga, mendukung sentimen bullish.
Volume Meningkat: Peningkatan volume menunjukkan adanya minat beli yang kuat, yang sering mendahului breakout.
Posisi Harga: Harga sudah mendekati garis resistance segitiga, dan tekanan beli bisa mendorong breakout.
BTCUSD - Scalper H4 : Saat ini Opsi Sell yang Dipilih?BTCUSD saat ini berada pada posisi 102952 (Saat tulisan dibuat).
Dari H4 sudah menunjukkan Breakout, sehingga saya mengambil Posisi Sell :
- Area : 101300 - 115000
- Target awal : 87400
- Target jauh : 71200.
PENTING!!
MM (Money Management) yang saya gunakan pada setiap Setup adalah sebagai berikut :
- Dengan Modal 500 USD - 1500 USD : Pair GBPUSD (GU) dan EURUSD (EU) dengan maksimal 2 Entri untuk tiap pair, masing-masing 0,01 Lot
- Modal 1501 - 5000 USD : Pair GU, EU, XAUUSD (XU), ETHUSD (ETH) dengan maksimal 3 Entri untuk tiap pair, GU-EU masing-masing 0,03 Lot, XU 0,01 Lot, ETH 0,1 Lot
- Modal >5000 USD : Pair GU, EU, XU, ETH dan BTC dengan maksimal 5 Entri untuk tiap pair, GU-EU masing-masing 0,05 Lot, XU 0,02 Lot, ETH 0,2 Lot dan BTC 0,01 Lot.
Ini bukan saran entri, hanya analisa pribadi berdasarkan pola tehnikal, pastikan entri anda berdasarkan pada analisa sesuai gaya trading anda.
Semoga bermanfaat. Salam Profit.
SOL UPDATE (Base On Shark Pattern) TF Weekly ,, Saatnya Nyicil ?Tanggal 10 maret lalu lalu sempat saya share analisa sol base on shark, dan area buy. ini adalah updatenya.
SILAHKAN BACA ANALISANYA,KARENA INI PLAN PRIBADI JADI BUKAN AJAKAN BUAT BELI ATAU SELL YA GAES. NIAT SAYA CUMA INGIN SHARING ANALISA YANG MUDAH2AN BISA MEMBANTU.
๐ Identifikasi Pola: Shark Bullish Pattern
Pola Shark adalah pola harmonic yang sering kali mengindikasikan potensi reversal (pembalikan arah) ketika harga mencapai titik C.
Dalam chart ini:
Titik-titik X, A, B, C sudah terbentuk.
Pola ini terbentuk dari titik O - X - A - B - C dengan konfirmasi rasio Fibonacci yang sesuai:
XA retrace ke AB sekitar 1.13
AB ke BC sekitar 2.24
Titik C berada di sekitar ekstensi 1.13 dari OX, yang merupakan zona kritis dari pola Shark.
๐ Kondisi Harga Saat Ini
Harga berada di sekitar titik C, yang merupakan potential reversal zone (PRZ) dari pola Shark.
Di area ini adalah area yang dapat dipertimbangkan untuk mulai akumulasi buy secara bertahap.
๐ Indikator Tambahan
Moving Averages (MA):
SMA 200 di bawah harga saat ini, yang memberikan support dinamis (di sekitar level $95).
Harga mendekati support dari MA 200 dan jauh di bawah MA 30 dan MA 50, menandakan oversold atau tren bearish jangka pendek namun potensi reversal jangka menengah.
RSI (Relative Strength Index):
RSI berada di level 36.77, mendekati area oversold (<30), yang mendukung peluang rebound atau pembalikan arah.
โ
Kesimpulan dan Strategi Potensial
Pola Shark Bullish menunjukkan kemungkinan reversal naik dari titik C.
Area saat ini merupakan zona beli potensial, apalagi jika dikonfirmasi dengan candle reversal atau konfirmasi volume.
Strategi:
Entry bertahap di sekitar titik C (zona hijau).
Stop loss sedikit di bawah titik C.
Target take profit bisa diarahkan ke area titik B atau A dari pola sebagai resistance.
Chart//@version=5
strategy("Scalping XRP/IDR MA + RSI", overlay=true, default_qty_type=strategy.percent_of_equity, default_qty_value=10)
/// INPUT
maLength = input.int(9, title="MA Period")
rsiLength = input.int(14, title="RSI Period")
rsiOverbought = input.int(75, title="RSI Overbought Level")
rsiEntryMin = input.int(50, title="Min RSI for Entry")
tp = input.int(500, title="Take Profit (IDR)")
sl = input.int(200, title="Stop Loss (IDR)")
/// INDICATORS
ma = ta.sma(close, maLength)
rsi = ta.rsi(close, rsiLength)
/// ENTRY LOGIC
longCondition = close > ma and rsi > rsiEntryMin and rsi < rsiOverbought
if (longCondition)
strategy.entry("Buy", strategy.long)
/// EXIT LOGIC
strategy.exit("Take Profit / Stop Loss", from_entry="Buy", limit=close + tp, stop=close - sl)
/// PLOT
plot(ma, color=color.blue, title="MA")
hline(rsiOverbought, "Overbought", color=color.red)
hline(rsiEntryMin, "Min Entry RSI", color=color.green)
Skenario BioUsdt ๐ง Deskripsi Singkat:
๐ Trend Line Putih (Resistance Dinamis)
Garis miring ke bawah yang jadi batas atas pergerakan harga. Harus di-breakout untuk konfirmasi tren naik yang kuat.
๐ Area Buy
Zona pertama yang diprediksi sebagai tempat pantulan harga. Cocok untuk entry awal (๐ฐ).
๐ Area Buy Back
Zona cadangan jika harga turun lebih dalam. Risk lebih tinggi, tapi potensi rebound juga lebih kuat (๐).
๐ฏ TP 0.0739
Target realistis pertama yang bisa tercapai kalau harga naik setelah pantulan di area buy.
๐ TP 0.1166
Target optimis yang hanya mungkin tercapai kalau trend line berhasil ditembus secara valid.
๐ Skenario Potensial:
โ
Skenario 1 โ Bullish Breakout (Optimis)
๐ฝ Harga turun ke Area Buy / Buy Back
๐ผ Naik dan berhasil breakout trend line putih
๐ Target: TP 0.1166
๐ข Peluang tinggi jika ada volume besar + candle breakout valid
โญ Skenario 2 โ Rejection (Paling Kuat!)
๐ฝ Harga turun ke Area Buy
๐ผ Rebound naik, tapi โ gagal breakout trend line
๐ฏ Target: TP 0.0739, lalu kemungkinan sideways atau retrace
โ
Cocok untuk scalping atau swing pendek
โ ๏ธ Skenario 3 โ Breakdown (Gagal)
๐ป Harga tidak bertahan di Area Buy Back
๐ Harga lanjut turun, tren bearish berlanjut
๐งฏ Stop loss harus disiplin dipasang!
๐ด Risiko tinggi โ hanya untuk trader agresif atau spekulatif
saya pribadi lebih cenderung ke skenario 2 untuk bulan ini
GUDLAK
NEIRO-Dual Plan Strategy: Rejection Sell & Deep Buy Opportunity๐ Deskripsi Analisa Teknikal dengan Dua Skenario:
๐
ฟ๏ธ PLAN 1 โ Rejection Singkat dan Koreksi Lanjut
๐ Area Sell (Merah di atas harga sekarang):
Terlihat ada area kecil yang menjadi zona penolakan atau resistensi, yang kemungkinan menjadi tempat harga naik sebentar sebelum kembali turun.
๐ป Prediksi Arah:
Setelah menyentuh Area Sell, harga diprediksi akan mengalami rejection dan kembali turun. Ini adalah strategi jangka pendek (scalping atau intraday).
๐ฏ Tujuan:
Ekspektasi penurunan akan mencari dukungan di area lebih rendah (kemungkinan Area Buy PLAN 2).
๐ Cocok untuk:
Entry sell cepat.
Take profit saat mulai menyentuh area beli selanjutnya.
๐
ฟ๏ธ PLAN 2 โ Skenario Koreksi Lebih Dalam dan Buy Strategis
๐ Area Buy PLAN 2 (Tengah bawah):
Zona ini menjadi area pembelian potensial jika harga mengalami koreksi lebih dalam setelah rejection dari atas.
๐ Area Buy Back PLAN 2 (Lebih bawah lagi):
Ini adalah zona akumulasi cadangan jika harga breakdown lebih jauh dari ekspektasi pertama. Bisa jadi area penting untuk buyback atau DCA (Dollar Cost Averaging).
๐ Area Sell PLAN 2 (Tertulis di kanan atas):
Target potensial untuk take profit dari skenario beli PLAN 2, bila harga berhasil rebound dari bawah.
๐ Cocok untuk:
Trader yang menunggu diskon lebih dalam.
Swing trader dengan mindset sabar dan strategis.
โ
Kesimpulan Singkat:
PLAN 1: Sell on short-term bounce โ ambil profit cepat.
PLAN 2: Buy di support kuat โ target profit ke area atas.
Kedua rencana fleksibel, tergantung perilaku harga saat mendekati area-area tersebut.
BTC / UsdtBitcoin Update
Setelah FOMC kemarin Bitcoin mampu bertahan di Area Demand 4h , dan berpotensi melanjutkan penguatan.
Struktur di lower time frime masih terjaga bullish dengan potensi target di 104-106 k
Setup ini memiliki Risk / Reward ratio yg sehat dan mengikuti bias bullish jangka menengah .
disclaimer :
analisa ini berdasarkan Price action dan struktur market .
bukan ajakan Jual / Beli .
Ini adalah catatan pribadi untuk keperluan junal dan dokumentasi analisa pribadi
ZONA BEARISH KERANGKA WAKTU 1 JAM BTCUSDZONA BEARISH KERANGKA WAKTU 1 JAM BTCUSD
Berikut ini adalah rincian elemen-elemen kunci:
1. Zona Resistensi (Kotak Kuning di Atas):
Harga sebelumnya telah berbalik dari area ini, yang menunjukkan tekanan jual yang kuat.
Ini ditandai sebagai zona penawaran atau resistensi.
2. Aksi Harga Saat Ini:
Harga baru-baru ini melonjak ke area resistensi dan sekarang membentuk titik tertinggi yang lebih rendah dan titik terendah yang lebih rendah (ditunjukkan oleh garis zigzag hitam), yang menunjukkan momentum bearish.
3. Indikator Awan (Awan Ichimoku):
Harga saat ini berada di atas awan, tetapi ada proyeksi bahwa harga akan turun ke awan dan kemudian turun ke bawah, yang sejalan dengan pengaturan short.
4. Target Pertama (Garis Merah di ~95.139):
Ini adalah level support atau zona permintaan minor tempat harga dapat bereaksi.
5. Target Kedua (Kotak Kuning di Bawah ~93.200):
Level support yang lebih signifikan, yang menunjukkan area pengambilan untung akhir untuk pengaturan short ini.
6. Panah Biru:
Indikasi visual dari pergerakan bearish yang diantisipasi
Interpretasi:
Grafik menunjukkan memasuki posisi short di dekat level saat ini (~96.480) dengan:
Take-profit pertama di sekitar 95.139
Take-profit kedua di sekitar 93.200
Stop-loss kemungkinan akan ditempatkan di atas zona resistance (~98.000)
BTC di Persimpangan Jalan, Akan ke 108k Atau Malah 88k?Sebelumnya kami membuat proyeksi bearish terhadap BTC, dimana pada saat itu harganya telah bergerak di bawah EMA 50 dan 200, serta membentuk beberapa pola bearish . Namun tesis tersebut harus dipatahkan ketika BTC mampu bergerak ke atas EMA-nya dan bahkan mengkonfirmasi pola double bottom yang memiliki neckline di level 88,765. Hal ini terjadi salah satunya diakibatkan oleh adanya inflow kumulatif harian pada ETF BTC sekitar 915 juta USD di tanggal 22 April, menjadikannya inflow terbesar sejak 21 Januari.
Lalu bagaimana pergerakan selanjutnya?
Secara "fundamental", terdapat korelasi antara harga Bitcoin (BTC) dan Global M2 Liquidity (dengan leading 3 bulan, cek gambar). BTC secara historis sangat berkorelasi dengan perubahan likuiditas global (M2). Ketika likuiditas meningkat (garis hijau naik), harga BTC cenderung ikut naik 1โ3 bulan setelahnya. Terlihat sejak 2023, harga BTC yang naik didahului dengan kenaikan tajam M2 beberapa bulan sebelumnya. Ini mendukung tesis bahwa likuiditas global adalah pendorong utama harga BTC.
Jika tren kenaikan likuiditas berlanjut, BTC berpotensi naik lebih lanjut, karena permintaan terhadap aset dengan suplai tetap (seperti BTC) biasanya meningkat saat likuiditas membanjir. Ini juga mencerminkan ekspektasi pelonggaran moneter atau ekspansi fiskal global yang mendorong investor ke aset alternatif. Data tersebut berguna sebagai alat makro untuk mengantisipasi arah BTC beberapa bulan ke depan, berdasarkan data moneter global.
Secara teknikal, saat ini BTC sedang menguji fibo 161 dari pola double bottom -nya. Jika BTC mampu berkonsolidasi sehat di atas level tersebut, bukan tidak mungkin level 108k akan dicapai dalam waktu dekat (panah biru). Namun jika gagal bergerak di atas level fibo 161, BTC berpotensi hanya bergerak sideways ke depannya dengan rentang area di 88,765 - 96,279 (panah hitam). Untuk skenario worst case sendiri terjadi ketika BTC gagal bertahan di atas box merah dan kembali bergerak di bawah EMA 50 dan 200-nya (panah merah).
Trading: Long
OP: >fibo 161
SL:
BTCUSD POTENSIAL BUY?Pada timeframe M30, analisa menggunakan kombinasi sinyal Entry, Close Entry, serta konfirmasi area Order Block dan Breaker Block. Strategi ini mengandalkan aturan berikut:
Entry Buy dilakukan saat sinyal Entry muncul dan posisi ditutup (Take Profit / Stoploss) saat sinyal Close Entry muncul.
Entry Sell dilakukan saat sinyal Close Entry muncul dan posisi ditutup (Take Profit / Stoploss) saat sinyal Entry muncul.
Struktur Analisa:
Terbentuk Breaker Block dan Order Block sebagai area reaksi harga.
Target profit diarahkan ke level Liquidity bertingkat (1st, 2nd, dan 3rd Liquidity).
Rasio Risk-Reward diatur dengan mempertimbangkan area blok dan likuiditas di atas.
Contoh Setup:
Entry Buy terbaru di area Breaker Block sekitar harga 93.950.
Target Take Profit bertahap di 1st, 2nd, dan 3rd Liquidity.
Stoploss ditempatkan sedikit di bawah Breaker Block untuk proteksi.
Catatan Tambahan:
Kenaikan harga sebelumnya tercatat menghasilkan return sekitar 3.23% pada pergerakan naik dari area Entry.
Strategi ini cocok untuk scalping dengan menjaga risk management ketat dan mengikuti sinyal Entry/Close secara disiplin.






















