TRICK : AUTO Dalam Uptrend Channel DAN Bullish ReversalTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251202
IDX:AUTO berada dalam Uptrend Channel dari sejak April 2025. Di level tersebut, AUTO pun membentuk Flat Low (instead of Lower Low, melanjutkan Downtrend dari sejak Agustus 2023 dari Rp3,620) yang berarti ada indikasi Bullish Reversal (Double Bottom?).
Pola tersebut pun mendekati tahap akhir dimana AUTO sedang Break Out Resistance di Rp2,700an untuk mengonfirmasi pola dan mengawali Uptrend menuju target di Rp3,600 (lagi).
Penurunan dari sejak Rp2,700 di awal November 2025 pun terindikasi sebagai Technical Correction (dengan batas maksimum di Rp2,400an atau Support dari Uptrend Channel tersebut).
Pola Bullish Reversal terancam batal apabila terjadi Breakdown di bawah Rp2,400an.
Berikut kata A.R.I.S :
AUTO menunjukkan ketahanan kinerja yang solid ("Defying Gravity") di tengah pelemahan pasar mobil domestik. Perusahaan berhasil menyeimbangkan portofolionya dengan mengandalkan pasar ekspor yang kuat dan segmen roda dua (2W) yang resilien. Selain itu, inisiatif diversifikasi ke sektor non-otomotif (kesehatan) dan komponen kendaraan listrik (EV) menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang yang menarik.
1. Kinerja Keuangan Terkini (9M25)
Berdasarkan pembaruan terbaru (November 2025):
Laba Bersih: Mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 15% YoY menjadi Rp1,3 triliun pada 9M25 (Sembilan bulan pertama 2025).
Pendorong Utama: Peningkatan kontribusi dari seluruh segmen bisnis, baik manufaktur maupun perdagangan, serta pendapatan dari entitas asosiasi yang solid.
2. Outlook & Strategi Bisnis
Berdasarkan analisis mendalam dari laporan "Company Focus" (Oktober 2025):
Bantalan dari Ekspor & Pasar 2W:
Meskipun penjualan mobil (4W) domestik melambat, AUTO terlindungi oleh kenaikan ekspor 4W (naik +12,2% YTD hingga Agustus) dan volume penjualan motor (2W) yang stabil.
Ekspor kini menjadi pendorong pertumbuhan utama, menyumbang porsi signifikan dari produksi mobil nasional.
Ekspansi Bisnis Baru (Diversifikasi):
Alat Kesehatan (Healthcare): AUTO sedang agresif memperluas divisi peralatan medisnya (saat ini memiliki 100+ SKU). Targetnya adalah pertumbuhan organik 10–15% per tahun, dengan visi kontribusi pendapatan mencapai ~5% dari total grup dalam lima tahun ke depan.
Komponen EV: Perusahaan terus meningkatkan portofolio komponen kendaraan listrik (EV), didukung oleh regulasi konten lokal (TKDN) yang ditargetkan naik dari ~40% di 2026 menjadi ~80% di 2030.
Strategi Hilir (Trading): Fokus pada pengembangan saluran penjualan milik sendiri (owned channels) seperti Shop&Drive dan Astra Otoservice, dengan target pembukaan 30–40 gerai baru per tahun.
X-indicator
CBDK Tembus Resistance, Momentum Bullish Mulai Menguat!CBDK Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 8.525
■ Resist kuat: Rp 9.350
■ Target (bila break resist): Rp 10.825
■ Support: Rp 8.350 – Rp 7.925
CBDK (PT Bangun Kosambi Sukses Tbk) mencatatkan kenaikan signifikan dengan volume besar yang menonjolkan masuknya minat beli baru. Kenaikan tajam ini juga mengonfirmasi pola higher low sejak April, memperlihatkan bahwa trend jangka menengah mulai mengarah ke bullish.
Saat ini CBDK sedang menguji area resist Rp 9.350. Jika level ini berhasil ditembus, maka peluang menuju target berikutnya di Rp 10.825 terbuka lebar. Namun bila terjadi pullback, area Rp 8.350 – Rp 7.925 menjadi support penting yang patut diperhatikan.
Apakah CBDK siap melanjutkan akselerasi bullish-nya, atau akan melakukan re-test sebelum lanjut naik? Biarkan market yang berbicara…
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
CDIA Masih Ada Potensi Lanjut ke 2640CDIA saat ini sedang berkonsolidasi sehat menguji level resisten fractalnya di 1995. Jika level ini berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, ada potensi bagi CDIA untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 2640 dengan minor target menuju 2450. Support yang terus naik lebih tinggi menunjukan saham ini memiliki buyer yang cukup dominan. Serta trend optimizer yang mulai bewarna biru solid menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 1850 - 1995.
- Stoploss if break below S 1795.
Disclaimer ON
#Sahamjagoan #DisimpanMakinCuan
DEWA: Konsolidasi Untuk Kenaikan yang Lebih TinggiDEWA saat ini sedang berkonsolidasi dan kenaikannya berhasil menembus level resisten fractalnya di 440. Cermati level support 412, selama saham ini mampu bertahan dan berkonsolidasi di atasnya, ada potensi bagi DEWA untuk bergerak nak lebih tinggi menuju 570. Support yang terus bergerak naik membentuk higher low menunjukan adanya dominasi buyer di saham ini.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 440.
- Stoploss if break below support 412.
Disclaimer ON
#Sahamjagoan #DisimpanMakinCuan
BTC Terkoreksi, Korban Pengetatan Likuiditas JPY?Setelah mencetak All time High di akhir September lalu, kini BTC terus terkoreksi dan bahkan sempat menguji level 80 ribuan. Pada ulasan sebelumnya, saya memproyeksikan BTC bisa ke level 135 ribu selama menembus dan bertahan di atas area 120.8 ribu. Ternyata setelah area 120.8 ribu diuji beberapa kali, BTC pun akhirnya kehilangan momentum naiknya.
Cek ulasannya di sini:
Jika kita perhatikan di timeframe weekly , terlihat pergerakan yang terjadi saat ini cenderung berpotensi mengikuti apa yang terjadi di tahun 2021-22. Di tahun tersebut terlihat bahwa BTC juga mencetak ATH di 69000 (panah biru). Namun ATH tersebut malah diiringi dengan indikator momentum yang mengalami divergensi. Terlihat ketika membentuk ATH, indikator momentum malah membentuk puncak yang lebih rendah (panah hitam). Setelah itu BTC terus terkoreksi hinga menembus EMA 50 & 200 weekly . BTC baru berkonsolidasi lagi di area fibo 123.6 (lingkaran merah).
Untuk saat ini BTC terkoreksi setelah mencetak level ATH. Sama seperti di tahun 2021, ATH yang terjadi diiringi dengan indikator momentum yang mengalami divergensi (panah abu-abu dan hitam). Ketika BTC ATH, puncak momentum malah lebih rendah dari puncak sebelumnya. Saat ini BTC sudah berhasil menembus ke bawah MA 500 weekly . Jika kita mengansumsikan bahwa history repeats itself , target konsolidasi BTC ada di area 62200-69000 (kotak merah).
Lalu apa penyebab koreksi yang terjadi?
Hipotesis saya ada 2 penyebabnya:
Overleverage
Unwind carry trade - JPY
Untuk yang overleveraged berarti posisi "kertas" atau paper asset (baca: kontrak futures) cenderung terlalu banyak. Para trader cenderung membuka posisi dengan leverage besar tanpa melihat margin yang mereka miliki. Cacing-cacing, naga-naga istilahnya. Namun kondisi ini akan berangsur pulih jika posisi overleveraged tersebut kembali normal atau menghilang.
Nah untuk yang poin 2 ini yang "mengkawatirkan". Kita tahu sendiri bahwa JPY menjadi funding currency selama beberapa dekade terakhir. Ini dikarenakan suku bunga yang minus membuat para pelaku pasar memanfaatkan hal tersebut untuk me- leverage posisi mereka di berbagai investasi kelas aset. Suku bunga minus merupakan salah satu opsi yang diambil Jepang karena mengalami deflasi yang berkepanjang akibat " bubble " yang meletus tahun 80-90an.
Namun semuanya perlahan mulai berubah. Inflasi yang mulai bertahan di range 2-3%, lalu kenaikan upah pekerja yang naik melebihi rata-ratanya, dan stimulus 21T yen yang akan diberikan mendorong rate atau yield lebih tinggi lagi. Kenaikan tersebut merupakan kombinasi dari outlook inflasi yang mulai stabil di atas target BOJ di level 2% dan kekawatiran mengenai keberlanjutan kondisi fiskal pemerintah Jepang.
Yield obligasi 20 tahun Jepang melonjak ke level tertinggi sejak 1998. Open interest pada kontrak berjangka obligasi pemerintah 10Y mencapai 188.000 kontrak, menjadi yang tertinggi sejak Sep 2024. Outstanding futures naik +65.000 sejak Juni, yield yang meningkat diiringi dengan open interest yang meningkat pula menandakan akumulasi posisi short pada JGB. Harga futures 10Y turun -2.6% ke 135, mendekati level terendah sejak 2008. Sedangkan yield obligasi 10Y naik +34bps ke 1.81%, tertinggi sejak Juni 2008. Tekanan ini menunjukkan bond market Jepang dalam kondisi rapuh.
Ketika semuanya sudah di atas target, tentu BOJ akan kembali melakukan normalisasi kebijakannya. Saat ini BOJ menjadi bank sentral yang masih dalam fase pengetatan (menaikkan suku bunga). Ketika BOJ mengetatkan kebijakannya, yield akan naik dan JPY cenderung menguat. Hal ini membuat biaya hedging menjadi mahal dan memicu unwinding yen carry trade global sehingga investor melepas posisi leverage berbasis yen. Saat ini foreign asset portfolio Jepang ada di level JPY1,650 triliun atau USD10.7 triliun. Efek yang sangat besar akan terjadi jika ada repatriasi JPY.
Dampaknya: likuiditas USD pun ikut menyusut.
Carry trade awal (normal)
Investor global meminjam dalam JPY (biaya murah karena suku bunga rendah/negatif).
Dana hasil pinjaman ditukar ke USD → lalu diinvestasikan ke aset berdenominasi USD (Treasuries, saham, Bitcoin, dll).
Hasil: arus masuk USD → menambah likuiditas USD di pasar global.
Ketika BOJ mengetatkan kebijakan
Yield JGB naik → biaya pinjam JPY meningkat.
JPY menguat → biaya hedging terhadap USD makin mahal.
Carry trade jadi tidak menarik → investor mulai menutup posisi.
Unwinding carry trade
Investor menjual aset berdenominasi USD (Treasuries, saham, kripto).
Hasil penjualan dikonversi kembali ke JPY untuk melunasi pinjaman.
Proses ini menciptakan arus keluar USD dari pasar global.
Efek ke likuiditas USD
Karena banyak investor serentak melakukan repatriasi ke JPY, permintaan USD menurun.
Pasokan USD di pasar global menyusut → likuiditas USD berkurang.
Aset yang paling sensitif terhadap likuiditas global (contoh: Bitcoin) ikut tertekan.
Dengan begitu, unwinding yen carry trade membuat investor menjual aset berdenominasi USD dan mengkonversinya kembali ke JPY. Proses repatriasi ini mengurangi arus masuk USD ke pasar global, sehingga likuiditas USD menyusut. Dampaknya, aset yang sangat bergantung pada likuiditas seperti Bitcoin ikut tertekan.
Bagaimana menurutmu? Akankah BTC mencapai level 65 ribu?
Emas bangkit kembali di tengah sinyal Fed dan gejolak politikOANDA:XAUUSD membuka minggu perdagangan Asia dengan momentum kenaikan yang kuat, mencerminkan keyakinan yang semakin meningkat bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sedini bulan Desember. Emas spot mencapai $4.256,31/oz, naik $37 hanya dalam beberapa jam pertama — level tertinggi dalam lima minggu.
Ekspektasi pemotongan suku bunga tetap menjadi pendorong utama. Serangkaian komentar dovish dari para pejabat The Fed, ditambah dengan melemahnya data ekonomi setelah penutupan sementara pemerintah AS, membuat pasar memperkirakan 87% kemungkinan adanya pemotongan suku bunga menurut FedWatch. Seiring menurunnya biaya peluang untuk memegang emas, arus modal bergerak cepat ke aset safe haven yang tidak memberikan imbal hasil.
Dukungan jangka panjang tetap kuat: percepatan pembelian oleh bank-bank sentral serta aliran dana besar ke ETF emas telah mendorong harga mencapai puncak historis $4.380/oz pada bulan Oktober. Dengan reli yang hampir tanpa henti sejak awal tahun, emas menuju kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979.
Namun, prospek kebijakan moneter dibayangi oleh ketidakpastian politik. Presiden Trump mengumumkan bahwa ia telah memilih kandidat pengganti Ketua Jerome Powell dan meminta kandidat tersebut berkomitmen untuk mendorong siklus pemotongan suku bunga yang lebih agresif.
Kevin Hassett, penasihat ekonomi senior Gedung Putih, kini diperkirakan pasar memiliki peluang 64% untuk ditunjuk — kenaikan besar dibandingkan minggu sebelumnya. Sebuah The Fed yang lebih dipengaruhi secara politik dapat meningkatkan volatilitas di seluruh pasar aset.
Dari sisi geopolitik, tanda-tanda awal rekonsiliasi antara AS dan Ukraina sementara waktu mengurangi permintaan safe haven, namun belum mampu menahan momentum kenaikan emas. Keputusan Washington mengirim utusan Steve Witkov ke Moskow minggu ini menandai fase diplomatik baru, meskipun tingkat risiko masih tinggi.
Fokus utama hari ini adalah ISM Manufacturing PMI. Angka yang lebih baik dari perkiraan dapat mendukung USD dalam jangka pendek sehingga memperlambat kenaikan emas. Sebaliknya, data yang lebih lemah akan memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga dan mendukung tren naik logam mulia ini.
Dengan ekspektasi kebijakan yang berubah cepat, momentum teknikal yang kuat, dan risiko geopolitik yang tetap tinggi, pasar emas memasuki bulan Desember dengan struktur bullish yang jelas — tetapi juga lebih sensitif ketika The Fed dan Gedung Putih secara bersamaan membentuk ulang arah kebijakan.
Analisis Teknikal & Prospek OANDA:XAUUSD
• Struktur tren: Harga tetap berada dalam kanal naik jangka menengah, terus membentuk higher lows dan higher highs, menegaskan bahwa tren utama masih bullish.
• Level kunci berhasil direbut kembali: Harga ditutup di atas zona resistance 4.128–4.216 USD (Fib 0.236 + resistance horizontal), sekaligus bertahan di atas MA21 jangka pendek. Ini memenuhi syarat perlu (bertahan di atas support/trendline) dan cukup (menembus & mengonfirmasi resistance utama) untuk memulai siklus bullish baru.
• Indikator momentum: RSI telah pulih di atas zona tengah dan belum berada dalam kondisi overbought, menunjukkan bahwa ruang kenaikan masih tersedia.
• Kesimpulan teknikal: Penutupan dan pergerakan stabil di atas 4.216 USD mengonfirmasi struktur bullish. Target teknikal berikutnya adalah menguji kembali all-time high di sekitar 4.380 USD/oz, dengan potensi ekstensi menuju 4.500 USD jika aliran modal kuat.
Strategi Trading – XAUUSD
SELL XAUUSD pada 4331 – 4329 ⚡️
Stop Loss: 4335
Take Profit 1: 4323
Take Profit 2: 4317
BUY XAUUSD pada 4191 – 4193 ⚡️
Stop Loss: 4187
Take Profit 1: 4199
Take Profit 2: 4205
TRICK : CNMA Membentuk Bullish ReversalTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251202
Sejak awal IPO, Downtrend CNMA mulai gagal membentuk Lower Low karena Low pada November 2025 cenderung sama dengan Low di bulan Maret 2025 (sekitar Rp105 - Rp111). Hal ini adalah indikasi adanya pola Bullish Reversal (Double Bottom?).
Untuk mengonfirmasi pola tersebut, CNMA harus naik dan Breakout Resistance di Rp164. Once Breakout, CNMA berpotensi Uptrend sampai Rp220.
Perlu dipantau proses Breaking Out CNMA terhadap Down Trendline dari sejak IPO di Agustus 2023 yaitu di Rp120an.
CNMA sudah berada di atas SMA60 dan mendapat sinyal Buy dari PSAR. Secara Daily Chart, Stochastic dan RSI cenderung Overbought namun pada Weekly Chart, kedua indikator tersebut masih cenderung netral.
Berikut kata A.R.I.S :
Secara garis besar, CNMA sedang melakukan penyesuaian strategi dengan fokus pada disiplin modal (capital discipline). Meskipun target operasional jangka pendek (2025F) dipangkas karena kinerja film yang di bawah ekspektasi, manajemen mengalihkan fokus untuk memaksimalkan return kepada pemegang saham melalui dividen yang tinggi dan pembelian kembali saham (buyback).
1. Informasi Penting & Kinerja Terkini
Revisi Target 2025: Manajemen menurunkan target jumlah penonton (admissions) tahun 2025F menjadi 80 juta (sebelumnya 90 juta).
Penyebab: Minimnya film blockbuster lokal yang sukses besar. Hingga 9M25, hanya 13 film yang menembus 1 juta penonton (dibandingkan 21 film pada periode yang sama tahun lalu). Beberapa sekuel film lokal dan film internasional seperti The Conjuring: Last Rites dan Superman mencatatkan kinerja di bawah ekspektasi.
Ekspansi yang Lebih Selektif: CNMA memangkas target penambahan layar baru.
Realisasi 2025F diperkirakan hanya 43 layar (di bawah target awal 50 layar).
Target 2026F ditetapkan lebih konservatif, yaitu penambahan 30–40 layar saja, dengan preferensi pada format bioskop yang lebih kecil (smaller format) untuk menjaga profitabilitas.
Dividen & Buyback: Didukung oleh arus kas yang kuat (Free Cash Flow), CNMA berkomitmen untuk meningkatkan rasio pembayaran dividen (Payout Ratio) menjadi setidaknya 100%. Perusahaan juga telah mengumumkan dividen interim sebesar Rp5 per saham dan melanjutkan program buyback saham (dengan alokasi Rp300 miliar hingga April 2026).
2. Outlook & Prospek 2026
Optimisme Pemulihan: Manajemen tetap optimis untuk tahun 2026F, didorong oleh jajaran film (movie slate) yang kuat, baik dari Hollywood maupun lokal.
Pipeline Film Utama:
Internasional: Avengers: Doomsday, Spider-Man: Brand New Day, Supergirl, Toy Story 5, Moana (live action), dan Minions 3.
Lokal: Momentum diharapkan pulih pada musim Lebaran dan akhir tahun dengan judul-judul besar seperti Agak Laen 2 dan Avatar: Fire and Ash (rilis akhir 2025 yang efeknya bisa berlanjut).
Strategi Bisnis: Fokus bergeser dari ekspansi agresif ke optimalisasi profitabilitas dan pengembalian modal kepada pemegang saham (shareholder return). Inisiatif F&B juga terus didorong melalui lokalisasi menu dan ekspansi saluran penjualan di luar bioskop untuk meningkatkan margin.
Bagaimana pergerakan emas pada minggu pertama bulan Desember?🔎 ANALISIS TEKNIKAL RINGKAS & KOMPREHENSIF
1. Trendline
Trendline naik (garis hitam bawah)
Merupakan support dinamis utama dari struktur tren naik saat ini.
Harga beberapa kali memantul dari trendline ini → tren jangka pendek tetap bullish selama garis ini belum ditembus.
Trendline turun besar (garis hitam atas)
Merupakan resistensi dinamis kuat dari time frame besar, dan harga baru saja menyentuh area ini.
Ini adalah zona di mana tekanan jual sering muncul.
2. Support – Resistance
Resistance
4.243–4.245 (zona merah):
Merupakan area confluence antara puncak sebelumnya + trendline turun → tekanan jual muncul tepat pada wilayah ini.
4.315–4.320 (resistensi besar berikutnya):
Jika area ini ditembus, harga berpeluang menuju 4.375–4.380.
Support
4.147–4.150 (zona hijau confluence):
Confluence MA, swing low terdekat, dan level Fibo → support penting yang menjaga struktur bullish.
4.105–4.120 (trendline bawah):
Jika harga menembus area ini → tren jangka pendek berpotensi berubah menjadi bearish.
3. Fibonacci
Fibo 0.618 = 4.194
→ Area dengan probabilitas tinggi untuk terjadi pantulan jika harga melakukan koreksi.
Fibo 0.5 = 4.135
→ Confluence dengan support kuat + trendline → zona buy potensial bila terjadi pullback lebih dalam.
4. Skenario Harga
Skenario 1 – Lanjut naik (prioritas)
Jika harga bertahan di atas 4.200–4.215, maka berpotensi menguji kembali:
➡️ 4.230 → 4.315 → 4.375
Skenario 2 – Koreksi turun
Jika harga menembus 4.190 dan breakdown ke zona hijau 4.144–4.150, maka:
➡️ Risiko turun menuju trendline 4.105–4.120
📌 Rencana Trading
BUY GOLD : 4148 – 4250
Stoploss: 4138
Take Profit: 100–300–500 pips
SELL GOLD : 4313 – 4315
Stoploss: 4325
Take Profit: 100–300–500 pips
Buyer EUR/USD Berkuasa, Top BB H4 Jadi Target By M NuzulAnalisa Time Frame 1-Hari: EUR/USD Masih Coba Bentuk Setup Lengkap
Jika diamati dari time frame 1-hari, harga pasangan mata uang EUR/USD sedang dalam tren turun. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 sejak Oktober lalu. Posisi harga berada di antara kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek dalam konsolidasi atau Sideways. Breakout maupun Rejection pada salah satu sisi BB dapat mengonfirmasi terbentuknya tren baru atau penerusan tren lama.
Dari sisi Setup, Candlestick Arah Sell Kukuh telah terbentuk pasca harga ditutup pada bagian bawah Mid BB dan MA-5/10 Low. Hanya saja, CSAK ini belum mampu membawa harga meneruskan Momentum di Low BB. Ketidakmampuan tersebut juga diikuti oleh Extrem Buy yang terbentuk di Low BB. Harga belum mampu membentuk CSAK Buy dan masih tertahan di EMA-50. Analisa kali ini akan fokus pada peluang berlanjutnya kenaikan dalam formasi Setup Lengkap BBMA OA yang sedang dalam proses pembentukan. Karena ketidakjelasan struktur Setup dan perilaku harga, maka peluang akan dicari di time frame 4-jam dan 1-jam.
Dari sisi analisa Supply And Demand, harga masih berada dalam masa konsolidasi. Harga tampak baru saja mengalami Rejection pada zona Supply harian dan bereaksi turun. Namun, penurunan ini belum mampu membentuk Lower Low. Dari posisinya saat ini, penurunan lanjutan ke arah zona Demand harian baru dapat dikonfirmasi jika harga ditutup di bawah level 1.14900. Di sisi lain, kenaikan lanjutan baru dapat dikonfirmasi dengan penutupan harga di atas 1.16500.
Analisa Time Frame 4-Jam: Buyer Berkuasa, Top BB Jadi Tujuan
Dilihat dari time frame 4-jam, EUR/USD sedang dalam tren naik. Hal ini digambarkan oleh Golden Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk Kamis lalu. Posisi harga berada pada bagian atas kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Buyer.
Dari sisi Setup, EUR/USD tampak baru membentuk Candlestick Arah Kukuh Buy pasca ditutup pada bagian atas Mid BB dan MA-5/10 High. CSAK ini diawali dengan Rejection pada EMA-50. Peluang terbaik untuk saat ini adalah Reentry pasca CSAK yang berpotensi terbentuk di MA-5/10. Harga juga bisa kembali melemah hingga Low BB guna membentuk Extrem Buy di sana. Analisa kali ini akan fokus pada proses Reentry pasca CSAK dengan struktur Setup harga di time frame 1-jam dan 15-menit sebagai validasi.
Dari sisi analisa Supply And Demand, Rejection pada EMA-50 pada analisa BBMA OA terjadi berbarengan dengan Rejection pada zona Demand Fresh. Zona terbentuk pasca harga ditutup pada bagian atas Top BB yang menghasilkan Momentum Buy. Diperkiraka, harga akan mencoba melanjutkan kenaikan setidaknya ke Top BB hingga zona Supply Fresh.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Buy
Entry: 1.15850
Stop Loss: 1.15700
Take Profit: 1.16300
Perkiraan Waktu Trading: 1 Hari.
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
XAUUSD - kelanjutan bearishResistensi utama: 4,200-4,215 (zona kuning + garis tren turun) – ditolak 3 kali
Support selanjutnya: 4.120 → 4.080 (bawah lama)
Target minggu depan: 4.080 → 4.050 (diukur dari puncak + level psikologis)
Makroekonomi mendukung skenario penyesuaian:
PMI Manufaktur ISM pada hari Senin diperkirakan sebesar 48,7 (di bawah 50) namun jika angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan → USD memantul dengan kuat, emas berada di bawah tekanan
Ketua Fed mungkin akan bersikap lebih hawkish pada minggu depan (pidato Powell pada hari Rabu) → mengurangi peluang penurunan suku bunga pada bulan Desember
Minggu depan: Tidak melebihi 4,215 → 4,080-4,050 adalah skenario yang masuk akal.
Trader mana yang melakukan shorting emas atau menunggu untuk membeli saat turun? Komentari ekspektasi Anda minggu ini - menurut saya 4.050 cukup layak, bagaimana dengan Anda?
ANALISIS DAN KOMENTAR PASAR EMAS - [1 Des - 5 Des]Minggu ini, harga emas internasiona OANDA:XAUUSD naik dari 4.040 USD/oz menjadi 4.226 USD/oz dan ditutup pada 4.219 USD/oz.
Harga emas terus meningkat minggu ini karena pasar “bertaruh” bahwa FED akan memangkas suku bunga pada bulan Desember mendatang. Selain itu, permintaan emas melonjak di Tiongkok ketika persediaan di Shanghai Gold Exchange (SGE) turun ke level terendah dalam satu dekade.
Pada kenyataannya, perlambatan pertumbuhan pekerjaan di sektor swasta dan data terbatas dari pemerintah AS menunjukkan aktivitas ekonomi yang lesu dan inflasi yang lemah. Hal ini akan terus mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh FED.
Minggu depan, pasar akan menerima beberapa rilis data penting. Pada hari Senin, perhatian akan tertuju pada ISM Manufacturing PMI untuk November, diikuti oleh ISM Services PMI pada hari Rabu, bersama dengan data pekerjaan sektor swasta ADP untuk Oktober, yang akan dipantau lebih ketat dari biasanya karena tidak adanya data NFP. Pada hari Kamis, AS akan merilis klaim pengangguran mingguan, core PCE, dan survei awal Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk Desember.
📌 Secara teknikal, pada grafik H4, harga emas telah menembus garis tren turun dan bergerak menuju zona resistance berikutnya di sekitar 4245. Jika mampu menembus level ini, harga emas dapat menuju area 4370–4380. Jika gagal menembus batas 4245, harga emas kemungkinan akan bergerak sideways dalam kisaran 4045–4245.
SELL XAUUSD HARGA 4276 – 4274 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4280
BUY XAUUSD HARGA 4178 – 4180 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4174
Akankah harga emas naik lagi di minggu baru?1️⃣ Garis Tren
Garis tren menurun jangka panjang (garis hitam atas)
Harga telah menembus kuat di atas garis tren menurun yang telah lama ada.
→ Ini menandakan transisi dari fase bearish ke tren bullish jangka menengah.
Garis tren naik jangka pendek (saluran kecil)
Harga bergerak di dalam saluran naik jangka pendek, secara konsisten membentuk titik terendah yang lebih tinggi.
Penembusan baru-baru ini datang dengan momentum yang kuat → kekuatan bullish saat ini dominan.
2️⃣ Support – Resistance
Level Support Utama
4.111 – 4.108:
Zona pertemuan antara dasar saluran naik, EMA, dan level Fibonacci 0.618 → support kuat jika harga berbalik arah.
4.145 – 4.150:
Ini adalah zona penembusan dan akan bertindak sebagai support uji ulang jika harga kembali menyentuhnya.
Level Resistensi Utama
4.238 – 4.245 (Fibo 1.618 + struktur tertinggi sebelumnya)
→ Zona resistensi utama pertama. Harga mungkin berkonsolidasi atau berfluktuasi sebelum menembusnya.
4.375 – 4.380 (Fibo 2.618 + zona atas utama, area ATH)
→ Target kenaikan besar jika harga menembus dan bertahan di atas 4.245.
3️⃣ Fibonacci
Ayunan naik saat ini menargetkan ekstensi Fibonacci 1.618 di 4.238 – 4.245.
Jika zona ini ditembus dan harga ditutup di atas:
→ Target ekstensi berikutnya adalah Fibonacci 2.618 di dekat 4.375 – 4.380.
4️⃣ Prospek Tren
Tren: Bullish jangka pendek → bergeser ke bullish jangka menengah setelah menembus garis tren menurun utama.
Level kunci yang perlu dipertahankan:
Di atas 4.145–4.150 = kelanjutan bullish.
Target kenaikan:
4.238 – 4.245
4.372 – 4.380 (jika momentum bullish berlanjut)
Rencana Trading
BELI EMAS: 4.111 – 4.108
Stop Loss: 4.098
Take Profit: 200 – 400 – 700 pip
JUAL EMAS: 4.278 – 4.281
Stop Loss: 4.291
Take Profit: 200 – 400 – 700 pip
Tinjauan dan Prospek Mingguan Emas: Emas Menembus Resistensi KunTinjauan dan Prospek Mingguan Emas: Emas Menembus Resistensi Kunci, Fokus pada Demam Data Minggu Depan
Tinjauan Pasar Minggu Ini: Pada hari Jumat, emas spot ditutup menguat 1,48% di level $4.219,29 per ons, mencapai level tertinggi $4.226,83 per ons selama sesi tersebut, hampir mencapai level tertinggi dalam dua minggu. Emas naik 3,80% ($154,39) minggu ini, dan 5,42% ($216,81) untuk bulan November, menandai kenaikan bulan keempat berturut-turut. Harga perak spot bahkan berkinerja lebih baik, melonjak 5,56% hingga ditutup pada $56,35 per ons, mencapai rekor tertinggi baru di $56,519 per ons selama sesi tersebut, dengan kenaikan mingguan sebesar 12,72%, kinerja mingguan terbaiknya sejak 2020.
Analisis Faktor Pendorong:
Pengetatan Rantai Pasokan dan Penurunan Persediaan: Pengetatan pasokan perak fisik dan penurunan persediaan yang berkelanjutan mendorong harga naik pesat.
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed Meningkat: Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga di bulan Desember telah melonjak, dan kondisi suku bunga rendah secara alami menguntungkan emas, aset non-bunga.
Permintaan Safe Haven dan Permintaan Struktural: Kekhawatiran tentang ekspansi utang, pembelian emas bank sentral yang berkelanjutan, dan arus masuk ke sektor kripto, semuanya mendukung harga logam mulia.
Analisis Teknikal dan Prospek Minggu Depan
Struktur Teknikal Emas
Grafik Harian: Harga menembus rentang konsolidasi sebelumnya. Sistem rata-rata bergerak (MA5-MA20) berada dalam tren bullish, Bollinger Bands melebar ke atas, dan struktur golden cross MACD utuh, menunjukkan tren kenaikan jangka menengah yang solid. Support utama terletak di persimpangan MA20 dan garis tengah Bollinger Band (area 4155-4165).
Grafik Per Jam: Harga bergerak di sepanjang kanal naik, berulang kali menguji batas bawah kanal sebelum rebound dengan cepat, menunjukkan pola pembalikan dari atas ke bawah yang jelas. Koreksi teknis jangka pendek mungkin terjadi, tetapi momentum keseluruhan bullish.
Level Kunci yang Direkomendasikan:
Kisaran Resistensi: $4245-$4250
Kisaran Support: $4155-$4165
Strategi Trading:
Beli saat Harga Turun: Masuk posisi long secara bertahap di kisaran $4170-$4175, dengan stop-loss di $4160 dan target $4200-$4220. Penembusan di atas level ini dapat mengarah ke $4245.
Jual saat Harga Turun: Pertimbangkan untuk melakukan short selling dengan posisi kecil di kisaran $4240-$4245, dengan stop-loss di $4253 dan target $4215-$4195.
Peringatan Risiko: Minggu ini dipenuhi dengan rilis data dan dapat memicu volatilitas tinggi. Kontrol posisi yang ketat dan perintah stop-loss sangat penting untuk menghindari posisi yang merugi.
Fokus Minggu Depan: Banjir Data Global dan Sinyal Kebijakan
Minggu depan (2-6 Desember) akan merilis beberapa data ekonomi utama, dengan yang paling diantisipasi adalah Indeks Harga PCE AS bulan September (akan dirilis Jumat depan). Sebagai indikator inflasi pilihan Federal Reserve, kinerjanya akan secara langsung memengaruhi ekspektasi untuk pertemuan suku bunga bulan Desember. Pasar memperkirakan PCE inti akan tetap datar di 2,9% year-on-year. Data yang lebih baik dari perkiraan dapat memperkuat sikap suku bunga "lebih tinggi dan lebih lama"; Data yang lebih rendah dari perkiraan dapat memicu ekspektasi penurunan suku bunga.
Data penting lainnya meliputi:
Senin: PMI Manufaktur AS/Kanada, PMI Manufaktur ISM AS
Rabu: Ketenagakerjaan ADP AS, Produksi Industri, PMI Non-Manufaktur ISM
Jumat: Pengeluaran Rumah Tangga Jepang, Pesanan Industri Jerman, PDB Zona Euro, Laporan Ketenagakerjaan Kanada, Pesanan Pabrik AS, dan Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan
Dampak Makroekonomi: Rilis data yang padat dapat memperburuk volatilitas di pasar valuta asing dan logam mulia. Arah dolar AS akan menjadi indikator utama momentum jangka pendek untuk emas.
Strategi Pemulihan Posisi
Menangani Posisi yang Sangat Rugi:
Jika posisi Anda sangat rugi (misalnya, posisi short yang berlawanan dengan tren), Anda perlu menilai apakah tren tersebut mungkin berbalik. Dalam pasar yang sedang tren, disarankan untuk mengurangi posisi secara drastis atau keluar dari pasar untuk menghindari okupasi modal jangka panjang dan akumulasi risiko. Setelah dana Anda terkumpul, Anda dapat melakukan reposisi berdasarkan tren dan secara bertahap memulihkan kerugian melalui perdagangan mengikuti tren.
Menangani Kerugian Kecil:
Jika kerugian Anda relatif kecil (misalnya, tepat di bawah titik stop-loss), Anda dapat menggunakan analisis teknikal untuk mencari rebound atau pullback guna mempersempit posisi Anda. Di pasar yang volatil, perdagangan rentang dapat menurunkan biaya rata-rata Anda dan bahkan mengubah kerugian menjadi keuntungan.
Mengoreksi Masalah Sistemik:
Jika Anda berulang kali terjebak dalam kerugian, hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem perdagangan Anda. Kami menyarankan untuk memperbaiki hal-hal berikut:
Tetapkan stop-loss order secara ketat dan hindari mempertahankan posisi yang merugi;
Perkuat kemampuan Anda dalam menganalisis faktor fundamental dan teknikal;
Kendalikan ukuran posisi Anda dan hindari leverage yang berlebihan.
Jika Anda tidak dapat menangani situasi ini sendiri, silakan kunjungi halaman utama kami untuk diskusi lebih lanjut.
Ringkasan: Emas menembus level resistance kunci di $4200, dan perak mencapai level tertinggi baru sepanjang masa, yang mengindikasikan bahwa pasar logam mulia mungkin telah mengakhiri konsolidasinya dan melanjutkan tren kenaikannya. Minggu depan akan dipenuhi data, terutama data inflasi PCE, yang akan menjadi variabel krusial dalam menentukan ekspektasi kebijakan The Fed dan arah dolar AS. Perdagangan sebaiknya berfokus pada posisi long yang mengikuti tren, dengan pengendalian risiko yang ketat, dan memanfaatkan peluang struktural.
BTCUSDT - Saluran naik yang bullish — targetkan 94KSupport utama: 90,000-90,500 (area saluran rendah + EMA20) – bertahan stabil setelah kemunduran
Resistensi berikutnya: 91,500 (saluran atas) – penembusan dengan peningkatan volume
Target minggu depan: 92.500 → 94.000 (level kunci dari Bitget)
Konsolidasi makro:
Fed memotong 25bps pada bulan Desember (peluang CME 68%) + PMI ISM 48,7 lemah pada hari Senin → USD lemah, risk-on untuk BTC
Arus masuk ETF positif $240 juta di awal bulan (Farside), BlackRock memimpin – arus keluar berakhir
Bitget memperkirakan $92,713 pada 29 November, CoinCodex berkisar $92rb-92,5rb minggu ini
Minggu depan: Pertahankan 90,5k → 92,5k - 94k
Bagaimana Anda membaca grafik BTC akhir pekan ini? Target Anda minggu depan adalah 94k atau lebih tinggi - bagikan untuk ditukar.






















