Pasar Mencari Arah dari Kepala Fed dan Negosiasi PerdaganganPernyataan dan Perdagangan
Selama minggu perdagangan berikutnya para trader dan investor menantikan pernyataan dari Kepala Federal Reserve Jerome Powell dan negosiasi perdagangan Amerika Serikat demi mencari arah. Kepala Fed Jerome Powell akan hadir di hadapan Kongres USA pada hari Selasa dan Rabu untuk mendiskusikan perekonomian dan kebijakan moneter Amerika Serikat, pasar akan menjadi fokus utama dalam pemikiran terkini beliau mengenai nilai suku bunga Amerika Serikat. Kita juga akan melihat tenggat waktu untuk negosiasi perdagangan Sino-USA yang akan kedaluwarsa pada hari Jumat, dengan para negosiator dari Beijing dan Washington yang bergegas sebelum tenggat waktunya tiba.
Minggu ini kita juga akan menyaksikan terbitnya Data Manufaktur penting dari perekonomian Amerika Serikat dan China. Kita juga akan melihat terbitnya Data Inflasi Kunci CPI dari perekonomian Kanada dan perekonomian Zona Eropa serta terbitnya Data ISM Manufaktur Amerika Serikat dan Data Kunci PCE Amerika Serikat, yang merupakan tolok ukur inflasi yang menjadi pilihan Federal Reserve.
Senin, 25 Februari, EUR PDB Italia
Produk Domestik Bruto Italia mengukur perubahan dalam nilai keseluruhan produk dan jasa yang disesuaikan dengan inflasi dan diproduksikan oleh perekonomian negara tersebut. Produk Domestik Bruto dilihat sebagai indikator utama kesehatan perekonomian dan diamati oleh investor serta para pelaku pasar. Perekonomian Italia menyusut sebanyak 0,2 persen selama kuartal terakhir tahun 2018, menandai kontraksi dua kuartal berturut-turut, menempatkan perekonomian Italia ke dalam resesi teknis.
Pasangan EURUSD hanya bearish ketika diperdagangkan di bawah level 1.1300, kunci dukungan berada pada level 1.1230 dan 1.1180.
Jika pasangan EURUSD bergerak di atas level 1.1370, para pembeli kemungkinan akan menjajal tingkat ketahanan 1.1410 dan 1.1450.
Selasa, 26 Februari, USD Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat
Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat diterbitkan oleh Dewan Konferesi Amerika Serikat mengukur tingkat kepercayaan konsumen dalam kegiatan ekonomi. Indeks Dewan Konferensi Amerika Serikat memiliki kelompok sampel terbesar untuk tolak ukur kepercayaan konsumen USA, menjadikan Indeks Kepercayaan Konsumen sebagai barometer kesehatan perekonomian USA secara keseluruhan dari sudut pandang konsumen.
Pasangan GPBUSD bearish ketika diperdagangkan di bawah level 1.3000, kunci dukungan ditemukan pada level 1.2940 dan 1.2810.
Jika pasangan GBPUSD bergerak di atas level 1.3095, para pembeli kemungkinan akan menjajal level ketahanan 1.3160 dan 1.3200.
Rabu, 27 Februari, CAD CPI Kanada
Indeks Harga Konsumen Kanada diterbitkan oleh Lembaga Statistik Kanada dan mengukur perubahan dalam harga produk dan jasa dari sudut pandang konsumen. Ini merupakan indikator penting inflasi Kanada dan dipantau oleh Bank of Canada. Sebuah peningkatan kuat atau berkelanjutan dalam CPI Inflasi perekonomian Kanada dapat menstimulasi bank sentral untuk meningkatkan suku bunga acuan demi mengatur inflasi dan pertumbuhan perekonomian yang lambat.
Pasangan USDCAD hanya bullish ketika diperdagangkan di atas level 1.3240, peningkatan lebih lanjut ke level 1.3300 dna 1.3380 kemungkinan akan terjadi.
Jika pasangan USDCAD diperdagangkan di bawah level 1.3240, para penjual kemungkinan akan menjajal tingkat dukungan 1.3100 dan 1.2990.
Kamis, 28 Februari, USD PDB Tahunan
PDB Tahunan Amerika Serikat diterbitkan oleh Kantor Analisis Ekonomi Amerika Serikat dan berdasarkan data perekonomian kuartalan. Produk Domestik Bruto Amerika Serikat merupakan nilai pasar dari seluruh barang jadi dan jasa dari suatu negara, biasanya dikalkulasikan dalam basis tahunan. Karena mayoritas komponen laporan diketahui lebih awal, PDB Amerika Serikat melaporkan signifikansi dan kemampuan untuk menggerakkan pasar telah menurun.
Pasangan USDCHF bullish ketika diperdagangkan di atas level 1.0050, peningkatan lebih jauh ke level ketahanan 1.0100 dan 1.0190 kemungkinan akan terjadi.
Jika pasangan USDCHF diperdagangkan di bawah level 1.0100, para penjual kemungkinan akan menjajal tingkat dukungan 0.9950 dan 0.9910.
Jumat, 1 Maret, CNY PMI Manufaktur China
Indeks PMI Manufaktur China diterbitkan oleh Federasi Logistik dan Pembelian China. PMI Manufaktur China merupakan indikator ekonomi yang mengukur tingkat kegiatan manajer pembelian dalam sektor manufaktur setiap bulannya. PMI Manufaktur China untuk bulan Februari diharapkan akan jauh lebih kuat daripada angka yang ada pada bulan Januari, tetapi di bawah prakiraan 50,0 diperlukan untuk ekspansi ekonomi.
Pasangan AUDUSD hanya bearish ketika diperdagangkan di bawah level 0.7210, penurunan lebih jauh ke level 0.7150 dan 0.7080 kemungkinan akan terjadi.
Jika pasangan AUDUSD diperdagangkan di atas level 0.7210, para pembeli kemungkinan akan menjajal tingkat ketahanan 0.7340 dan 0.7410.
USD
Pantauan (17.2): Peluang Entry Sell AUDUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20 dan 200, namun diatas MA50
>> indikasi downtrend
2. Candle berada dibawah S/R daily
>> indikasi downtrend
3. Candle sempat bermain di area entry trigger, namun belum sempat breaklow dari area entry trigger
>> indikasi reversal / uptrend
4. Apabila belum entry, masih bisa mendapatkan harga yang lebih baik. Apabila sudah entry, posisi masih valid untuk downtrend
5. Untuk harga-harga yang menjadi titik perhatian dapat dilihat pada link dibawah ini
Analisis Mingguan (17.2) Index USD (untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle breakhigh dari pola triangle pattern (garis kuning)
>> indikasi uptrend
3. Candle bergerak sudah cukup jauh dari MA20, sehingga memungkinkan untuk adanya retrace
>> indikasi retrace / reversal / downtrend
4. Candle diharapkan untuk retrace di area lingkaran kuning dimana harga dekat dengan triangle pattern sebagai support dan garis MA20-50
>> bullish trigger
5. So.. untuk indeks USD minggu ini diperkirakan bullish, namun kemungkinan masih ada sideways / pelemahan
Greenback dan Dolar Selandia Baru Unggul dalam Pasar Valuta AsinEuro Menembus Dukungan
Mata uang Euro berada di bawah tekanan penjualan berat minggu ini, dengan mata uang tunggal ini yang jatuh ke posisi trading rendah terbaru tahun 2019 terhadap Dolar USA begitu greenback menguat secara luas dan data perekonomian Uni Eropa yang terus memburuk. Data Produksi Industri bulanan Zona Eropa yang lebih rendah daripada harapan dan angka Produk Domestik Bruto kuartalan milik Jerman yang lebih lunak telah mendorong pasangan EURUSD lebih dekat ke level 1.1200. Euro juga berada di bawah tekanan yang semakin kuat dari greenback karena Dolar USA unggul di atas semua mata uang besar minggu ini. Euro juga terluka akibat ketakutan para investor terkait kepergian mereka yang akan datang dari Uni Eropa dan dampak yang dibuatnya pada perekonomian Zona Eropa yang telah melemah.
Pasangan EURUSD bearish kuat ketika diperdagangkan di bawah level 1.1260, kunci dukungan berada pada level 1.1200 dan 1.1180.
Jika pasangan EURUSD diperdagangkan di atas level 1.1260, peningkatan lebih jauh ke level 1.1360 dan 1.1410 akan tetap mungkin terjadi.
RBNZ Kurang Lunak
Dolar Selandia Baru bergerak lebih tinggi minggu ini setelah Gubernur RBNX Adrian Orr menyuarakan nada lebih lunak dibandingkan apa yang kebanyakan diharapkan oleh para pelaku pasar. Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga 1,75 persen seperti yang diharapkan, tetapi terdengar lebih bullis terhadap perekonomian Selandia Baru dibandingkan harapan sebelumnya. Reserve Bank mengatakan bahwa mereka tidak berencana untuk memotong suku bunga dalam waktu dekat dan mengharapkan peningkatan nilai selama tahun 2020. Pasangan NZDUSD berpacu ke posisi lebih tinggi dalam pernyataan yang lebih lunak, dengan Dolar Selandia Baru melambung ke level 0.6800.
Pasangan NZDUSD bullish ketika diperdagangkan di atas level 0.6740, kunci ketahanan berada pada level 0.6900 dan 0.7040.
Jika pasangan NZDUSD diperdagangkan di bawah level 0.6740, para penjual kemungkinan akan menjajal tingkat ketahanan 0.6680 dan 0.6580.
Data Inggris Mengecewakan
Pound Sterling Inggris tetap tertekan terhadap greenback pada minggu ini setelah Inggris melaporkan Data Inflasi CPI dan PDB yang lebih rendah daripada harapan. PDB bulanan Inggris dikontrak -0.4 persen dari bulan ke bulan, sementara PDB Inggris kuartal keempat meluas hanya sebesar 0,2 persen, meleset 0,6 persen dari prakiraan mayoritas ahli ekonomi. CPI Inggris juga jatuh -0,8 persen selama bulan pertama tahun 2019 begitu ketidakpastian akan Brexit terus mencederai harga konsumen selama kejatuhan harga minyak baru-baru ini. Pasangan GBPUSD jatuh ke bawah level 1.2800 dan diperlemah lebih jauh oleh nada bid dalam Dolar USA.
Pasangan GBPUSD hanya bullish ketika diperdagangkan di atas level 1.2930, kunci ketahanan berada pada level 1.3095 dan 1.3205.
Jika pasangan GBPUSD diperdagangkan di bawah level 1.2930, para penjual kemungkinan akan menjajal level 1.2740 dan 1.2660.
Minyak Melambung
Harga minyak mentah memperoleh dorongan kuat pada minggu ini akibat Arab Saudi yang memangkas tingkat produksi minyak mereka lebih daripada apa yang diperkirakan sebelumnya oleh para analis, sementara optimisme yang bertumbuh di sekitar negosiasi perdagangan Sino-USD juga membantu dalam mendorong harga minyak. Kerajaan Arab Saudi memotong produksi mereka lebih dari 500.000 barel, lebih dari yang diharapkan, mengirimkan harga minyak mentah jenis Brent Crude dan WTI meningkat tajam dalam seminggu. Arab Saudi merupakan produsen minyak terbesar. Dengan memangkas produksi minyak, diharapkan tindakan ini akan membantu mendorong harga minyak lebih tinggi terkait cengkeraman kuat yang diperoleh negara ini dalam pasar minyak mentah internasional. Diharapkan pula negosiasi perdagangan Sino-USA akan diperpanjang hingga 1 Maret melampaui tenggat waktu gencatan senjata yang kemungkinan akan membantu dalam menyokong harga komoditas minggu ini.
Minyak WTI hanya bullish ketika diperdagangkan di atas level $55.00, kunci ketahanan ditemukan pada level $57.50 dan $60.00.
Jika minyak WTI menurun ke bawah level $53.50, para penjual kemungkinan akan menjajal tingkat dukungan $52.00 dan $50.00.
Pantauan (10.2): Peluang Entry Sell AUDUSD (Untuk Swingtrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> indikasi dowtrend
2. Candle breaklow dari triangle pattern (garis kuning)
>> indikasi dowtrend
3. Candle breaklow dibawah S/R daily (garis putih)
>> indikasi dowtrend
4. Candle bearish sudah terjadi berturut turut lebih dari 5 hari, sehingga terdapat kemungkinan untuk retrace dahulu (diperkirakan ke daerah S/R daily)
>> indikasi reversal / uptrend/ sideways
5. Diharapkan candle dapat bermain-main (sideways) di area berwarna hijau, sebelum melanjutkan downtrend
>> entry trigger
6. Potensi Risk:Reward = 1:3.5, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
7. TP 1 berada di harga 0.68695, apabila harga mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 0.65564
Pantauan (10.2): Peluang Entry Sell EURUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> indikasi downtrend
2. Candle breaklow dari uptrend Channel (garis kuning)
>> indikasi downtrend
3. Candle berada dibawah S/R daily (garis abu2)
>> indikasi downtrend
4. Candle bearish muncul beruntun lebih dari 5x, sehingga berpotensi mengalami pullback / sideways, sebelum melanjutakan pola downtrend
>> indikasi reversal / uptrend / sideways
5. Menunggu adanya area sideways sebelum melanjutkan pola downtrend
>> entry trigger
6. Potensi Risk:Reward = 1:4, sehingga dapat dimasukkan kedalam watchlist
7. TP1 berada di harga 1.11813, apabila harga sudah mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target harga TP2 di 1.0900
**REVISI dari skenario pada 27 Januari 2019
Analisis Mingguan (10.2) Index USD (Untuk SwingTrader)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle breakhigh dari sideways Channel (garis kuning)
>> indikasi uptrend
3. Candle bullish muncul selama lebih dari 5 hari berturut-turut, memungkinkan adanya pelemahan sebelum melanjutkan uptrend
>> indikasi reversal / downtrend / sideways
4. So.. untuk indeks USD diperkirakan untuk minggu depan akan bergerak sideways - bullish
Pantauan (3.2): Wait n See AUDUSD (untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20 dan 50, namun berada dibawah MA200
>> indikasi sideways
2. Candle breakhigh dari triangle pattern (garis kuning), dan memantul di MA200
>> indikasi retrace
3. Pergerakan candle selama seminggu kemarin didominasi candle bullish yang cukup kuat
>> indikasi uptrend
4. Diharapkan candle dapat retrace ke area hijau, sehingga mendapatkan risk yang lebih kecil
>> entry trigger
5. Potensi Risk:Reward = 1:3, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 0.7363, apabila TP1 tersentuh, lakukan trailingstoploss dengan target TP2 di harga 0.7700
Pantauan (3.2) : Peluang Entry buy GBPUSD (untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle retrace dari breakhigh sebelumnya, sekarang turun mendekati trendline / garis kuning
>> indikasi retrace
3. Pergerakan candle selama minggu lalu masih didominasi candle bearish namun tidak terlalu kuat (karena tidak dapat breaklow dari 1 candle bullish)
>> indikasi retrace / reversal
4. Diharapkan candle dapat bertahan pada kisaaran harga sekarang selama 1-3 hari lagi, dan muncul adanya trigger entry dari candlestick pattern
>> entry trigger
5. Potensi Risk:Reward = 1:4, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 1.34100, apabila candle menyentuh TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 1.4000
Analisis Mingguan (3.2) Index USD (untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50 namun diatas MA200
>> indikasi sideways
2. Candle bergerak dalam triangle pattern (garis kuning) dan belum bisa keluar dari area tersebut
>> indikasi sideways / reversal karena berada di support
3. Pergerakan candle minggu yang lalu didominasi oleh candle bearish
>> indikasi downtrend
4. So, untuk pergerakan indeks USD minggu depan diperkirakan tetap dalam range triangle pattern (garis kuning), hingga adanya break high / low yang terjadi
Pantauan (27.1): Wait n See GBPUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle breakhigh dari S/R daily (garis abu2)
>> indikasi uptrend
3. Candle breakhigh dari trendline (garis kuning)
>> indikasi uptrend
4. Diharapkan, candle naik sedkit lagi, kemudian retrace (seperti garis tanda panah putus2), sehingga tingkat risiko dan reward bisa lebih baik
>> wait and see pair GBPUSD
5. Potensi Risk:Reward = 1:4, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
Pantauan (27.1): Peluang Entry Buy EURUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA50, namun dibawah MA20 dan 200
>> indikasi sideways
2. Candle kembali masuk ke uptrend Channel (diantara garis kuning), setelah adanya bullish engulfing
>> indikasi reversal / uptrend
3. Adanya 2 candle terakhir "dianggap" false breakout dari S/R daily dan uptrend Channel, danm menjadi trigger untuk entry
>> indikasi reversal / uptrend
4. Dalam 1 minggu terakhir, didominasi oleh bearish candle, namun mulai menunjukkan pelemahan karena candle bearish semakin kecil
>> indikasi sideways
5. Potensi Risk:Reward = 1:3, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 1.15612, apabila harga menyentuh TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 1.1900
Pantauan (27.1): Peluang Entry Buy USDCHF (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle retrace menuju area pantauan (kotak biru), sehingga menunggu entry trigger
>> menunggu entry trigger
3. Diharapkan muncul bullish engulfing, atau hammer pada area konsolidasi (kotak biru)
>> entry trigger
4. Untuk harga dan batas-batas tujuan, dapat dilihat pada link dibawah ini
**note
1. pair ini sedikit kurang lebih berkaitan dengan analisa indeks USD yang memperkirakan masih sideways
2. untuk pair ini mengharapkan penguatan pada indeks USD
Pantauan (21.1): Peluang Buy XAUUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi bullish
2. Candle masuk kembali dalam Channel uptrend (setelah sebelumnya bergerak bullish keluar dari upper Channel)
>> indikasi bullish
3. Candle retrace dan mendekat ke MA20 dan posisi dengakt dengan S/R daily
>> trigger uptrend, menunggu konfirmasi candlestick pattern
4. Potensi Risk:Reward = 1:5, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
5. TP1 berada di harga 1296.26, apabila harga sudah mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP 2 di harga 1355.00
6. PERHATIAN!!
>> Indeks USD diperkirakan bergerak melemah selama beberapa hari namun dalam posisi uptrend, sehingga akan sedkit berlawanan dengan pair ini
Pantauan (21.1): Peluang Buy USDCHF (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
>> indikasi uptrend
2. Candle breakhigh dari triangle pattern (garis kuning)
>> indikasi uptrend
3. Dalam 1 minggu terakhir pergerakan candle bullish cukup dominan, sehingga memunculkan kecenderungan akan adanya retrace sebelum melanjutkan pola uptrend
>> indikasi retrace
4. Menunggu candle mendekati / retrace ke area berwarna biru muda, sehingga untuk SL akan lebih kecil dengan reward maksimal
5. Potensi Risk:Reward = 1:3, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 1.006, apabila TP1 tercapai maka lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 1.0250
Analisis Mingguan (21.1) Index USD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20 dan 200, namun berada dibawah MA50
>> indikasi sideways
2. Candle berada di dalam area garis berwarna kuning, dan beberapa kali memantul di dalam kedua garis tersebut
>> indikasi sideways dan penentuan trend
3. Pergerakan candle pada 1 minggu terakhir, didominasi oleh candle bullish, namun sekarang sudah mendekati garis kuning sebagai resistance
>> indikasi adanya candle retrace
4. Apabila candle break high pada garis kuning resistance, maka mengindikasi buyer mengambil posisi kembali pada indeks USD, sehingga diperkirakan USD Indeks akan melanjutkan rally uptrend
Pantauan (13.1): Peluang Entry Sell USDCHF (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> indikasi downtrend
2. Candle retrace (mendekat) ke triangle pattern setelah breaklow dari minggu kemarin
>> indikasi downtrend, entry trigger
3. Candle ke 2 sebelum closing minggu kemarin merupakan bullish engulfing
>> indikasi reversal / uptrend
4. Menunggu trigger untuk entry sell setelah adanya candle bullish yang cukup besar
5. Untuk batas-batas TP dan SL dapat dilihat pada link dibawah ini
Analisis Mingguan (13.1) Index USD (untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20 dan 50, namun diatas MA200
>> indikasi downtrend / reversal
2. Candle sudah menyentuh MA200, dan kembali memantul naik (adanya 2 candle bullish yang cukup besar)
>> indikasi sideways
3. Candle bertahan dibawah triangle pattern (setelah breaklow pada minggu lalu)
>> indikasi downtrend
4. candle bearish terakhir masih belum bisa di breakhigh oleh candle bullish terakhir
>> indikasi downtrend
5. So... untuk pergerakan indeks USD dalam minggu depan, diperkirakan melemah terbatas, dengan support di MA200 dan resistance di area triangle pattern
Pantauan (6.1): Wait n See Sell USDJPY (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> indikasi downtrend
2. Adanya candle sangat besar pada 3 hari terakhir, menyebabkan ketidakjelasan arah
>> indikasi sideways
3. Candle terakhir pada minggu kemarin berada lebih dari 50% dari candle bearish yang sangat besar sebelumnya, namun tidak dapat melebihi high sebelumnya
>> indikasi sideways
4. Diharapkan 4-5 candle bermain pada area berwarna biru muda no.2 (area konsolidasi), sebelum melanjutkan downtrend kembali
>> menunggu trigger
5. Berdasarkan susunan candle pada 1 minggu terkhir, USDJPY diperkirakan masih dapat melemah
Pantauan (6.1): Peluang Entry Buy EURUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20 dan 50, namun berada dibawah MA200
>> indikasi sideways / reversal
2. Candle sempat breakhigh dari triangle pattern (garis kuning), dan sekarang kembali mendekati area S/R dan triangle pattern tersebut
>> indikasi sideways
3. Pada pergerakan 2 minggu terkahir, lebih didominasi oleh bullish candle
>> indikasi uptrend
4. Potensi Risk:Reward = 1:4, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
5. TP1 berada di harga 1.15948, apabila harga sudah mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 1.1900
Pantauan (6.1): Peluan Entry Sell USDCHF (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> indikasi downtrend
2. Candle kembali masuk ke zona triangle pattern (garis kuning), namun pada penutupan minggu kemarin, candle kembali breaklow dari pattern tersebut
>> indikasi downtrend
3. Candle Close berbentuk doji, setelah adanya bullish candle yang cukup besar dan dibalas dengan hampir 50% bearish candle
>> indikasi sideways
4. Apabila pada hari senin candle ditutup lebih rendah dibandingkan sebelumnnya, merupakan entry trigger untuk pair ini
5. Mengenai batas2 harga, dapat dilihat pada link dibawah ini
Analisis Mingguan (6.1) Index USD (untuk SwingTrader)1. Candle berada dibawah MA20 dan 50, namun diatas MA200
>> indikasi sideways / pembalikan arah
2. Candle berada di dalam area sideways (diapit 2 garis berwarna biru muda), dan masih blm break dari salah satu sisi
>> indikasi sideways
3. Apabila dilihat dari pergerakan candle selama minggu kemarin, lebih didominasi oleh candle bearish dan sumbu yang memanjang keatas
>> indikasi downtrend (pembalikan arah)
4. So, untuk pergerakan indeks USD minggu depan, diperkirakan akan melemah terbatas, dengan tahanan bawah berada di garis MA200
Pantauan (2.1): Peluang Entry Sell NZDUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
>> Indikasi downtrend
2. Candle breaklow dari sideways selama beberapa hari (di dalam Channel biru muda)
>> indikasi downtrend
3. Beberapa kali muncul candle bearish yang cukup besar dalam waktu 2 minggu terakhir
>> indikasi downtrend
4. Potensi Risk:Reward = 1:3, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist
5. TP1 berada di harga 0.6551, apabila harga mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 0.6350






















