Outlook CDIA - Downtrend channel atau Bullish Flag? *NFABerdasarkan chart PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) per tanggal 22 Januari 2026, berikut adalah interpretasi dan analisis teknikal mendalamnya:
1. Tren Harga dan Pola Grafik
Harga saat ini sedang berada dalam fase Downtrend atau tren menurun yang cukup konsisten sejak puncaknya di bulan Oktober 2025 (sekitar level 2.400).
• Descending Channel: Pergerakan harga membentuk pola descending channel (saluran menurun) atau falling wedge. Pola ini ditandai dengan titik higher high dan lower low yang terus menurun, yang dibatasi oleh dua garis tren sejajar.
• Posisi Saat Ini: Harga berada di area batas bawah (lower line) dari channel tersebut, yang biasanya merupakan titik jenuh jual (oversold).
2. Analisis Zona Supply & Demand
Chart ini dengan jelas memetakan area krusial bagi para trader:
• Demand Zone (1.382 – 1.425): Ini adalah area "tumpuan" atau support kuat. Terlihat ada indikasi harga sedang menuju atau sudah menyentuh area ini. Area ini dianggap sebagai zona beli potensial karena secara historis pembeli cenderung masuk di sini.
• Supply Zone (~1.700 – 1.800): Area ini menjadi hambatan atau resistance kuat di mana tekanan jual diperkirakan akan meningkat jika harga mencoba naik.
• Rasional Target (1.485): Angka ini merupakan harga penutupan saat ini yang dianggap sebagai level target rasional untuk akumulasi awal, mengingat kedekatannya dengan zona demand.
3. Indikator Teknikal
• MACD (Moving Average Convergence Divergence): Indikator MACD berada di area negatif (di bawah garis nol), yang mengonfirmasi bahwa momentum bearish masih mendominasi. Namun, garis MACD mulai terlihat mendatar, mengindikasikan pelemahan momentum turun.
• Supertrend: Garis Supertrend saat ini berada di atas harga (berwarna merah), menandakan bahwa secara sistem tren, CDIA masih dalam status Sell atau Downtrend jangka pendek hingga menengah.
Kesimpulan dan Strategi
Chart ini menunjukkan skenario "Buy on Weakness" (beli saat harga melemah) di dekat zona demand.
• Skenario Rebound: Jika harga mampu bertahan di atas level 1.382, terdapat potensi pantulan (rebound) menuju garis tengah channel atau bahkan menguji Supply Zone di kisaran 1.700-an.
• Risiko: Jika harga menembus ke bawah 1.382 (breakdown), maka tren penurunan akan berlanjut lebih dalam dan skenario rebound menjadi tidak valid.
Catatan: Volume transaksi (bar di bagian bawah harga) terlihat mulai menipis saat penurunan mendekati zona demand, yang sering kali merupakan sinyal awal bahwa tekanan jual mulai habis.
Analisis Tren
Outlook BUMI - Koreksi setelah Bullish Panjang? *NFA1. Tren Harga dan Kondisi Saat Ini
Saat ini, BUMI sedang mengalami koreksi tajam setelah reli panjang (bullish) yang dimulai dari area Rp100 hingga mencapai puncaknya di kisaran Rp480.
• Harga Terakhir: 352 IDR (Turun -8,81% pada hari tersebut).
• Sentimen: Jangka pendek cenderung Bearish karena harga sedang turun cukup dalam untuk mencari level support baru.
2. Analisis Supply & Demand (Zona Penting)
Chart Anda telah menandai beberapa area krusial yang menjadi kunci pergerakan harga selanjutnya:
• Supply Zone (400 – 464): Ini adalah area "tekanan jual" yang sangat kuat. Harga gagal bertahan di area ini dan mengalami penolakan (rejection), yang memicu aksi ambil untung massal.
• Demand Zone Daily (~344): Harga saat ini berada tepat di ambang batas Demand Zone harian. Ini adalah titik kritis. Jika harga bisa bertahan di atas 344, ada potensi technical rebound (pantulan sementara).
• "Best View to Buy" (188 – 226): Ini adalah zona permintaan utama (Major Demand). Jika level 344 ditembus ke bawah, analis melihat harga berpotensi meluncur ke area 246 atau bahkan kembali ke kisaran 188–226 untuk melakukan akumulasi ulang.
3. Indikator Teknikal
• MACD (Moving Average Convergence Divergence): Terlihat adanya Dead Cross (garis biru memotong garis oranye ke bawah) dan histogram merah mulai menebal di bawah garis nol. Ini mengonfirmasi bahwa momentum penurunan sedang kuat.
• Supertrend: Garis Supertrend masih berada di bawah harga, namun jaraknya semakin menyempit. Jika harga ditutup di bawah garis tersebut, indikator ini akan berubah warna menjadi merah, menandakan perubahan tren dari uptrend ke downtrend.
Kesimpulan dan Skenario
Ada dua skenario yang digambarkan oleh panah putih di chart Anda:
1. Skenario Rebound (Panah Atas): BUMI bertahan di Demand Zone 344 dan memantul kembali menuju area 400 untuk menguji kekuatan supply. Ini bisa menjadi peluang fast trade.
2. Skenario Koreksi Lanjutan (Panah Bawah): Jika harga menembus level 344 dengan volume tinggi, maka penurunan akan berlanjut menuju target di 246 atau lebih rendah (area Best View to Buy).
Saran Strategi:
Bagi investor atau trader, level 344 adalah angka "keramat" untuk saat ini. Jika Anda ingin masuk, sebaiknya tunggu konfirmasi pantulan (candlestick hijau yang kuat) di area tersebut. Namun, melihat MACD yang sedang menukik tajam, risiko penurunan lanjutan masih cukup besar.
Nada Dovish Trump Mendinginkan Emas Setelah Rekor TertinggiKonteks Pasar (Berita → Aliran)
Nada Trump yang lebih lembut dan diplomatis mengenai Greenland mengurangi ketegangan geopolitik langsung.
Sebagai hasilnya:
Permintaan safe-haven mendingin
Emas mundur dari rekor tertingginya
USD sedikit stabil saat sentimen risiko membaik
Gerakan ini lebih terlihat seperti kalibrasi ulang risiko, bukan perubahan tren struktural.
Struktur Teknis (H1 – SMC)
Struktur keseluruhan tetap bullish
BOS sebelumnya mengonfirmasi kelanjutan tren
Penarikan saat ini bersifat korektif, bukan impulsif
Harga bereaksi di bawah tertinggi terbaru, membentuk potensi penyerapan likuiditas
➡️ Dalam tren naik yang kuat, penarikan adalah peluang, bukan pembalikan.
Zona Keputusan Kunci
Reaksi atas / pasokan: 4,880
Area reaksi FVG: 4,800 – 4,820
Zona beli FVG: 4,695
Ini adalah zona reaksi, bukan level breakout.
Skenario (Jika – Maka)
Skenario 1 – Beli Saat Turun (Utama)
Jika harga turun ke 4,695
Likuiditas diserap dan struktur bullish bertahan
Kelanjutan ke atas tetap diunggulkan
Skenario 2 – Reaksi Dangkal
Jika harga bertahan di atas 4,800
Pasar mungkin melanjutkan kenaikan tanpa retracement lebih dalam
Hanya penutupan H1 yang jelas di bawah 4,695 yang akan melemahkan bias bullish.
Ringkasan
Berita dovish memicu pengambilan keuntungan, bukan pembalikan tren.
Selama struktur bertahan, kelanjutan bullish tetap menjadi jalur dengan probabilitas lebih tinggi.
Perdagangkan saat turun.
Hormati struktur.
Biarkan harga mengonfirmasi.
POTENSI GOLD 22/01/2026Selamat Siang Warga Trading View
Semoga kabar anda sehat selalu, berikut ada peluang menarik di GOLD
Semoga dapat dipelajari & dimanfaat kan ya
Disclaimer On & Do Your Own Research
1. Harga saat ini masih dalam Struktur Bullish Trend
2. Harga membentuk Bullish Penannt yang baru saja dibreakout
3. Ada Muncul Bullish Divergence sebagai konfrimasi momentum
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA RESISTEN PADA AUD/USD(AUD/USD) Dari pergerakan harga pada grafik H1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya potensi pemantulan pada area suport terdekat, pergerakan indikator momentum bergerak ke bawah di area jenuh beli, karenanya harga berpotensi terjadinya penurunan terbatas sebelum terjadinya kenaikan menuju area target di 0,6817. Titik suport di 0,6754 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga Kembali ke area 0,6778. Area ini merupakan area kunci di mana potensi kenaikan dapat terjadi.
DISCLAIMER:
Selalu perhatikan manajemen keuangan anda, trading idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, namun keputusan trading, risiko, keuntungan serta kerugian semua menjadi tanggung jawab masing-masing sebagai trader.
Analisis Elliott Wave XAUUSD – 22/01/2026
Momentum
– Momentum D1 saat ini sedang bersiap untuk berbalik arah, hal ini memperingatkan bahwa pasar berpotensi memasuki fase koreksi atau bergerak sideways setidaknya selama beberapa hari. Konfirmasi tetap diperlukan dengan menunggu penutupan candle harian hari ini.
– Momentum H4 sedang bersiap berbalik naik, yang mengindikasikan kemungkinan munculnya pergerakan bullish pada timeframe H4 hari ini. Pergerakan ini sangat penting dan perlu dipantau secara ketat.
– Momentum H1 saat ini masih bergerak naik dan mendekati area overbought, menunjukkan bahwa kekuatan bullish jangka pendek mulai melemah. Ketika momentum H1 memasuki area overbought dan berbalik arah, koreksi turun jangka pendek sangat mungkin terjadi.
Struktur Gelombang
– Pada timeframe D1, harga saat ini berada di tahap akhir dari gelombang 5 berwarna biru. Di saat yang sama, momentum D1 juga sedang bersiap untuk berbalik. Jika pembalikan turun terkonfirmasi, hal ini akan memperingatkan adanya fase koreksi yang relatif panjang searah tren D1. Dalam skenario tersebut, harga berpotensi kembali masuk ke dalam channel naik, menguji batas bawah channel, atau bahkan turun lebih dalam menuju area dasar gelombang 4 sebelumnya di sekitar 4276. Oleh karena itu, skenario koreksi yang lebih dalam harus dipertimbangkan sejak awal.
– Pada H4, penurunan yang terjadi kemarin menunjukkan bahwa struktur saat ini kemungkinan sedang membentuk gelombang 4 berwarna oranye. Dengan menggunakan Fibonacci 0.382 dari gelombang 3 oranye, target potensial gelombang 4 berada di sekitar 4667. Saat ini momentum H4 sedang bersiap berbalik naik. Namun, jika momentum menguat tetapi harga gagal mencetak high baru, hal ini akan menjadi peringatan akan koreksi yang lebih dalam pada timeframe yang lebih besar.
– Pada H1, harga telah mencapai target gelombang 4 berwarna ungu. Namun karena adanya konfluensi beberapa struktur gelombang 4 dari timeframe yang lebih besar, kehati-hatian sangat diperlukan. Dengan momentum H1 yang mendekati overbought, potensi penurunan jangka pendek terbuka, dengan ekspektasi sweep likuiditas menuju area 4737 yang juga sejalan dengan zona Buy.
Ekspektasi dan Target
– Setelah koreksi, impuls naik berikutnya akan sangat penting karena tumpang tindih struktur gelombang pada timeframe besar, sehingga volatilitas diperkirakan tinggi. Target ideal adalah penyelesaian gelombang 5 ungu di area 4959. Namun, jika harga gagal menembus puncak sebelumnya saat momentum naik, pengambilan profit sebaiknya diprioritaskan karena potensi koreksi H4 yang lebih dalam masih terbuka.
Trading Plan
– Buy setup: 4738 – 4736
– SL: 4728
– TP1: 4758
– TP2: 4816
– TP3: 4870
Jam pulang kantor: retest GBPNZD lalu sell?Bapak/Ibu rekan karyawan,
Tampak jelas pair GBPNZD konsisten membentuk pola downtrend yang ditandai dengan adanya LL, area breakout trendline dapat dijadikan titik/acuan entry sell.
Perlu diketahui bahwa seluruh analisa dipublikasikan setelah dilakukan transaksi pada real account dan posisi dapat ditutup atau dirubah sewaktu-waktu, oleh sebab itu sangat disarankan menggunakan risiko yang terukur. Trader Karyawan berupaya membantu para karyawan kantoran bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari trading tanpa harus mengabaikan pekerjaan utama.
Trader karyawan,
Mitra hari tua anda.
SMDR: Konfirmasi Breakout & Potensi Retest – Target 750Grafik mingguan IDX:SMDR memperlihatkan sebuah pergerakan harga yang sangat terstruktur sejak pertengahan 2023. Fokus utama dalam analisis ini adalah keberhasilan harga menembus Diagonal Resistance Line (garis tebal abu-abu) yang telah menekan harga sebanyak empat kali (panah merah). Penembusan ini menandakan berakhirnya fase sideways yang melelahkan dan dimulainya fase akumulasi menuju tren naik yang baru.
Pengamatan ini didasarkan pada konsep Resistance Become Support (RBS). Setelah terjadi breakout yang impulsif pada awal 2026, harga saat ini diproyeksikan akan melakukan retest atau pengujian ulang ke level 360 (tanda panah hijau). Konfirmasi tambahan terlihat pada price action yang mulai membentuk struktur higher low setelah sekian lama tertahan di bawah level resistensi.
Target keuntungan utama (TP) dipatok pada level 750, yang merupakan Supply Zone historis sangat kuat dari puncak tahun 2022. Level ini menjadi target logis karena merupakan titik di mana tekanan jual besar pernah terjadi sebelumnya. Posisi ini tetap valid selama harga tidak ditutup kembali di bawah garis tren atau level support dinamisnya.
Teknikal BBRI: Pantulan di Garis Tren 15 Tahun – Target ke 6000Grafik bulanan BBRI menampilkan struktur uptrend yang sangat terjaga sejak tahun 2010. Fokus utama dari analisis ini adalah interaksi harga dengan Multi-Year Ascending Trendline (garis tebal abu-abu) yang telah menjadi landasan kenaikan harga selama lebih dari 15 tahun. Keandalan garis ini terlihat dari empat titik pantulan historis (tanda panah hijau ke atas) yang selalu berhasil memicu reli baru setiap kali harga menyentuhnya.
Saat ini, BBRI kembali berada di area support tren tersebut setelah mengalami koreksi dari puncaknya di tahun 2024. Ini menandakan bahwa tekanan jual mulai jenuh dan pembeli kembali masuk di harga yang dianggap "murah" secara teknis. Logika pengambilan posisi ini adalah memanfaatkan kekuatan tren utama (trend following) dengan ekspektasi harga akan kembali menuju level Target 6.000.
Sinyal masuk dikonfirmasi oleh price action yang memantul tepat di atas garis tren jangka panjang. Untuk menjaga manajemen risiko, level Stop Loss ditempatkan secara konservatif di bawah 3.000, yang berada di bawah struktur tren utama. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, potensi recovery menuju target 6.000 sangat terbuka lebar.
TLKM Breakout Trendline – Target 4.500Secara teknikal, IDX:TLKM baru saja menyelesaikan fase akumulasi yang signifikan. Fokus utama dalam grafik ini adalah keberhasilan harga melakukan Breakout terhadap major downtrend line yang telah menekan harga sejak puncaknya di tahun 2022. Garis tren ini telah diuji sebanyak lima kali (seperti yang ditunjukkan oleh panah merah) sebelum akhirnya ditembus secara impulsif.
Poin dalam pengamatan ini adalah konfirmasi yang terjadi di area lingkaran hijau. Setelah menembus garis tren, menunjukkan bahwa resistance lama kini telah berubah peran menjadi support baru. Hal ini memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi posisi Long karena secara teknis struktur pasar telah beralih menjadi bullish.
Target kenaikan diproyeksikan menuju level 4.500, yang merupakan level psikolohis sekaligus area supply sebelumnya. Selama harga tetap terjaga di atas trendline, maka skenario kenaikan ini tetap valid.
BTC DUMP BECAUSE TRUMP EFFECTPasar kripto kembali tertekan setelah BTC dump because Trump effect mulai dirasakan oleh pelaku pasar global. Kembalinya narasi ketidakpastian politik yang dikaitkan dengan Donald Trump memicu kekhawatiran terhadap kebijakan ekonomi agresif, potensi perang dagang, serta penguatan dolar AS. Kondisi ini membuat investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi seperti Bitcoin dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman. Tekanan jual semakin besar karena whale dan institusi memilih mengamankan profit di tengah ketidakjelasan arah kebijakan ke depan. Akibatnya, BTC gagal mempertahankan level support penting dan mengalami dump signifikan, memperkuat sentimen bearish dalam jangka pendek.
Kena Gocek? Bitcoin Sempat Turun Gara-Gara TrumpBitcoin terlihat mengalami "gocekan" akibat berita dan update kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tadi malam. Namun, secara teknikal, Bitcoin masih ada potensi bullish. Begitu juga dengan Ethereum.
Sementara itu, Emas mulai membentuk potensi koreksi.
Lihat detailnya di video ini ya
Apakah akan ada penyesuaian hari ini?1️⃣ Trendline
Tren utama: BULLISH (NAIK).
Harga masih bertahan di atas trendline naik jangka panjang → struktur Higher High – Higher Low tetap terjaga.
Pergerakan saat ini merupakan koreksi / konsolidasi setelah kenaikan kuat, belum ada konfirmasi pembalikan tren.
2️⃣ Resistance (Tahanan)
4.855 – 4.888: Zona resistance kuat (puncak sebelumnya + area distribusi).
→ Berpotensi terjadi profit taking / false breakout.
→ Kelanjutan tren naik hanya valid jika harga break dan close dengan jelas di atas 4.888.
3️⃣ Support (Dukungan)
Trendline naik: Support dinamis utama, perhatikan reaksi harga di area ini.
4.755: Support kuat (struktur low + demand zone).
→ Jika level ini ditembus, maka struktur bullish jangka pendek rusak dan risiko koreksi lebih dalam meningkat.
4️⃣ Skenario Utama
Skenario prioritas: Harga koreksi ke trendline → bertahan → memantul naik dan retest area resistance.
Skenario risiko: Break trendline dan turun di bawah 4.755 → pasar beralih ke sideway atau bearish jangka pendek.
👉 Strategi: Cari peluang buy searah tren di area support, hindari FOMO entry di area resistance.
📈 Rencana Trading
BUY GOLD: 4.755 – 4.757
Stop Loss: 4.747
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL GOLD: 4.854 – 4.856
Stop Loss: 4.866
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
USD/JPY - 4Hrs - Apakah Reversal akan datang..??Tabe Trader
Sharing Knowledge, Growing Together
➕ Technical / observasi
➕ Pair : USDJPY
➕ Time Frame : 4Hrs
➕ Analysis Way : Elliottwave
------------------------------------------------------
Ringkasan Analisis: Sinyal Distribusi & Potensi Penurunan Lanjutan
USD/JPY saat ini masih bergerak di dalam ascending channel besar, namun struktur internal menunjukkan pelemahan momentum setelah harga gagal melanjutkan impuls ke atas. Reaksi harga di area atas channel dan kegagalan mempertahankan level Fibonacci penting mengindikasikan bahwa pasar sedang memasuki fase koreksi yang lebih dalam.
Struktur ini membuka peluang kuat bahwa USD/JPY akan melanjutkan penurunan menuju area 155.200, sebelum menentukan arah berikutnya.
Asumsi Utama
Berdasarkan pola Elliott Wave korektif (A–B–C), kegagalan harga mempertahankan impuls naik, serta tekanan dari resistance channel, USD/JPY berpotensi melanjutkan gelombang C turun dengan target Fibonacci extension di area 155,200.
🐻 Skenario Bearish (Skenario Utama)
USD/JPY diperkirakan melanjutkan penurunan sebagai bagian dari gelombang.
Setiap kenaikan terbatas (pullback) menuju area 158.500 – 158.800 berpotensi menjadi area sell on rally selama tidak terjadi breakout valid di atas resistance.
Penurunan menuju 155.200 merupakan target yang teknikal dan proporsional berdasarkan:
1.Proyeksi Elliott Wave
2.Fibonacci extension
3.Struktur channel
🐂 Skenario Alternatif (Invalidasi Bearish)
Skenario bearish akan batal jika:
Harga berhasil break & close kuat di atas 158.900
Momentum bullish kembali terbentuk dan channel atas ditembus hingga 160.00
Selama hal tersebut tidak terjadi, penurunan tetap menjadi skenario dominan.
------------------------------------------------------
Kesimpulan
Walaupun USD/JPY masih berada dalam channel naik besar, struktur internal pasar telah berubah.
Kegagalan impuls, distribusi di area atas, dan konfirmasi Elliott Wave menunjukkan bahwa risiko penurunan lebih besar dibanding kelanjutan naik.
Area 155.200 menjadi target teknikal yang realistis dan penting untuk diamati sebagai potensi akhir gelombang koreksi.
📌 Disclaimer:
Analisis ini bersifat edukatif dan tidak menjadi acuan mutlak untuk keputusan trading. Pasar dapat berubah, dan observasi lanjutan saat pasar buka diperlukan. Setiap keputusan trading merupakan tanggung jawab masing-masing individu. Pastikan untuk menerapkan manajemen risiko yang baik.
Tren kenaikan harga emas tetap kuat
Strategi Perdagangan Emas | Ikuti Tren, Fokus pada Pembelian Saat Harga Turun
I. Tinjauan Kinerja dan Validasi Strategi
Pada hari Selasa, kami secara ketat mengikuti strategi yang tersedia untuk umum di TradingView, mengeksekusi posisi beli di kisaran 4650-4660. Setelah mengurangi posisi di 4700 dan terus mempertahankannya, kami sepenuhnya keluar pada target 4720, mengamankan keuntungan lebih dari 600 pip.
Operasi ini sekali lagi memvalidasi efektivitas "mengikuti tren + entri level kunci." Dalam lingkungan yang kuat saat ini, membeli saat harga turun tetap menjadi strategi perdagangan yang aman dan berkelanjutan.
II. Penggerak Fundamental Utama
1. Meningkatnya Risiko Geopolitik
Pemerintahan Trump telah mengintensifkan tindakannya terkait Greenland, dengan ancaman pemberlakuan tarif pada delapan negara Eropa yang beralih dari retorika menjadi jadwal konkret (berlaku mulai 1 Februari).
Pola historis menunjukkan: Perang dagang → Pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat + Tekanan inflasi yang meningkat → Peningkatan risiko stagflasi, dan emas berkinerja sangat baik dalam lingkungan stagflasi.
2. Penjelasan Logika Pasar
Permintaan Aset Aman: Konflik geopolitik dan ketidakpastian perdagangan mendorong modal ke emas.
Lindung Nilai Terhadap Stagflasi: Kombinasi "ekonomi yang melambat + inflasi tinggi" yang berpotensi dipicu oleh tarif memperkuat peran emas sebagai aset pelindung.
Tekanan pada Dolar AS: Ketegangan perdagangan menekan kinerja dolar AS, secara tidak langsung mendukung harga emas.
III. Sinyal Teknis Utama
1. Struktur Tren
Harga terus mencetak rekor tertinggi baru, dengan grafik harian dan jam menunjukkan keselarasan bullish dan tidak ada tanda-tanda pembentukan puncak.
Momentum Kuat: Penurunan minimal selama reli menunjukkan minat beli yang kuat.
2. Level Harga Kunci
Zona Dukungan:
Dukungan Kuat: 4700-4710 (penembusan baru-baru ini yang berubah menjadi dukungan)
Pertahanan Kritis: 4680 (garis penyelamat bullish)
Target Resistensi:
Target Jangka Pendek: 4760-4780
Target Jangka Panjang: 4790-4800
IV. Strategi Perdagangan Spesifik
Pendekatan Keseluruhan: Fokus pada pembelian saat harga turun; hindari penjualan melawan tren.
Opsi 1: Strategi Konservatif (Beli saat Harga Turun)
Zona Masuk: 4700-4710, setelah stabilisasi, masuk posisi beli secara bertahap.
Penempatan Stop-Loss: 4688 (jika ditembus, struktur bullish jangka pendek terganggu).
Rentang Target: 4760-4780
Opsi 2: Strategi Agresif (Permainan Breakout)
Kondisi Masuk: Beli posisi long ketika harga turun kembali ke sekitar 4740.
Penempatan Stop-Loss: 4725 (untuk menghindari risiko breakout palsu).
Rentang Target: 4770-4790
Persyaratan Eksekusi: Hanya cocok untuk trader yang dapat mentolerir volatilitas yang lebih tinggi dan memiliki disiplin eksekusi yang kuat.
V. Peringatan Risiko dan Persyaratan Disiplin
1. Prinsip Pengendalian Risiko Utama
Hindari secara ketat posisi short melawan tren jika tidak ada sinyal pembalikan yang jelas.
Semua posisi long harus menyertakan order stop-loss untuk mencegah penurunan signifikan jika terjadi pembalikan pasar secara tiba-tiba.
2. Rencana Kontingensi untuk Perkembangan Pasar
Jika harga turun di bawah 4680, ini menunjukkan melemahnya momentum bullish jangka pendek. Semua posisi long harus ditutup, dan pendekatan tunggu dan amati disarankan.
Jika harga menembus kuat di atas 4780, target dapat disesuaikan ke 4800-4820. Namun, hindari mengejar reli dan tunggu peluang penurunan baru.
3. Manajemen Pola Pikir
Dalam tren yang jelas, "kehilangan peluang" lebih dapat diterima daripada "membuat kesalahan."
Pertahankan kesabaran dan patuhi aturan masuk hanya di zona support kunci, hindari pembelian emosional selama reli.
VI. Ringkasan dan Rekomendasi Tindakan
Logika Inti: Risiko geopolitik + ekspektasi stagflasi + kekuatan teknis = kelanjutan tren bullish.
Peluang Terbaik: Perhatikan sinyal stabilisasi ketika harga kembali ke zona 4700-4710.
Disiplin Eksekusi: Kendalikan ukuran posisi secara ketat, patuhi aturan stop-loss, dan hindari mempertahankan posisi yang merugi.
Terima kasih kepada komunitas TradingView. Sebagai analis investasi senior, ini memungkinkan lebih banyak trader dan investor untuk melihat analisis strategi trading saya. Saat ini fokus pada trading emas. Jika Anda menyukai analisis saya, silakan beri saya jempol dan bagikan kepada lebih banyak trader yang mungkin membutuhkannya. Kami berupaya untuk melakukan trading yang tepat, meneliti grafik secara mendalam, pendorong ekonomi makro, dan sentimen pasar untuk membangun strategi trading dengan probabilitas tinggi. Di sini, Anda akan menemukan rencana trading terstruktur, kerangka kerja manajemen risiko, dan analisis real-time.
Harga emas terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH).1️⃣ Trendline
Tren utama: NAIK (BULLISH)
Harga tetap berada di atas trendline naik → struktur Higher High – Higher Low masih berlaku.
Pergerakan saat ini adalah konsolidasi / koreksi teknikal, belum ada tanda-tanda breakdown struktur.
2️⃣ Resistance (Tahanan)
4,900 – 4,905: Resistance kuat (puncak target + konfluensi dengan trendline atas) → potensi muncul aksi ambil untung.
Syarat kelanjutan kenaikan: Break dan close yang jelas di atas 4,900.
3️⃣ Support (Support)
4,816 – 4,814: Support terdekat (zona konsolidasi / pullback).
4,766 – 4,768: Support kuat (Higher Low + demand zone). Selama area ini bertahan, tren naik tetap aman.
4️⃣ Skenario Utama
Prioritas: BUY mengikuti tren selama harga bertahan di atas 4,768, target 4,900.
Peringatan: Jika harga turun dan menembus 4,766, risiko koreksi lebih dalam meningkat dan perlu memperhatikan reaksi harga.
Rencana Trading
BUY GOLD: 4,816 – 4,814
Stop Loss: 4,804
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL GOLD: 4,900 – 4,902
Stop Loss: 4,912
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
NCKL NCKL secara chart masih uptrend di dukung dengan moving average yang berurutan dari MA20, MA50, MA100, dan MA200 dan stochastik yang berada di area netral.
Trading plan
Buy area 1395 - 1420
TP1 : 1515
TP2 : 1670
TP3 : 1840
Support : 1295
Support : 1230
Disclaimer :
Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
The Great Divergence: Apakah Kita Sedang Di Ujung Tanduk?Sejarah sering kali tidak terulang persis, tapi ia sering kali berirama. Mari kita bedah anomali besar yang sedang terjadi di pasar global dan domestik per Januari 2026.
Sinyal "Un-Inverting" yang Menakutkan 🌀Perhatikan garis biru (US10Y-US02Y). Secara historis, krisis (2001 & 2008) justru meledak saat kurva ini kembali ke area positif setelah lama terbalik. Saat ini, spread sudah berada di +0,705%. Apakah ini "fase tenang" sebelum badai likuiditas menghantam?
Retaknya Fondasi Tenaga Kerja (UNRATE$) 👷♂️Tingkat pengangguran AS (UNRATE$) diam-diam merangkak naik ke 4,4%. Dalam kacamata ekonomi makro, setiap kali garis oranye ini menanjak tajam bersamaan dengan un-inverting yield, resesi sektor riil biasanya tidak jauh lagi.
Euforia "Final Blow-off Top" 🚀Meskipun indikator makro berkedip merah, pasar saham (SPX & IHSG) justru terus mencetak rekor baru (IHSG menembus 9.000).
Ini adalah fenomena klasik di mana psikologi pasar (FOMO) benar-benar terputus dari realitas fundamen ekonomi.Pertanyaan untuk Diskusi:
Apakah kenaikan IHSG ke level 9.000 ini didorong oleh pertumbuhan riil, atau sekadar likuiditas terakhir yang mencari pintu keluar?
Seberapa besar "delay" yang kita miliki sebelum kenaikan pengangguran memicu margin call masif secara global?
Bagaimana rencana proteksi portofolio kalian? Apakah sudah mulai menumpuk cash atau masih berani "haka"?
SELL LIMITPostingan ini merupakan bagian dari dokumentasi rutin dan jurnal portofolio pribadi saya dalam memetakan pergerakan pasar secara objektif. Analisis ini disusun menggunakan pendekatan multi-timeframe untuk menyelaraskan bias tren besar dengan peluang eksekusi di timeframe yang lebih rendah. Fokus utama saya terletak pada identifikasi struktur pasar, seperti Break of Structure (BoS), serta pemetaan zona Supply & Demand krusial yang didukung oleh konfluensi level Fibonacci dan indikator Moving Average sebagai dinamis support/resistance. Strategi ini mengutamakan kedisiplinan pada area value untuk mendapatkan rasio Risk-to-Reward yang optimal.
Perlu ditekankan bahwa seluruh publikasi ini bersifat edukasi dan dokumentasi internal, bukan merupakan saran finansial atau ajakan untuk melakukan transaksi. Trading melibatkan risiko yang signifikan, sehingga keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing individu. Saya membagikan pandangan ini sebagai sarana evaluasi mandiri dalam menjaga konsistensi strategi trading saya di berbagai instrumen pasar. Selalu lakukan riset mendalam dan terapkan manajemen risiko yang ketat dalam setiap posisi.
BRPT swing ke 5100BRPT masih uptrend, saat ini sedang di area retracement 3000 - 3260 dan harga mulai memantul, sinyal reversal mulai terbentuk. Stochastic baru mulai golden cross dan cross up dari area oversold artinya momentul bullish baru mulai muncul. Serta terjadi kenaikan volume ketika candle mantul dari area retracement, hal ini menunjukan adanya akumulasi.
Trading plan
Buy di area 3260 - 3400
TP1 : 5100
TP2 : 5575
SL : <3000
Disclaimer :
Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
ARCI retracement ARCI menjadi salah satu saham yang mendapatkan sentimen positif dari kenaikan harga emas dunia. Trend besar ARCI masih uptrend, tapi saat ini sedang dalan retracement alami. RSI dan Stochastic sudah menandakan jenuh beli dan kemungkinan akan koreksi dikit sebelum melanjutkan kenaikan. Melihat RSI, stochastic dan candlestick oenutupan jumat, stategi yang cocok untuk ARCI ini buy on dip.
Trading plan
Buy : 1290 - 1210
TP 1 : 1735
TP2 : 1860
SL : 1100
Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.
Disclaimer :
PSAB BreakoutPSAB breakout dari resisten 590 dan diikuti dengan kenaikan volume. PSAB saat ini diawal akumulasi. Indikator stochastic berada di >60 ini menandakan momentum naik mulai menguat dan di ikutin dengan kenaikan volume. Minggu depan PSAB berpotensi melanjutkan kenaikan jika bisa breakout dari resisten 640.
Trading plan
Buy area 575 - 600
TP 1 : 640
TP 2 : 705
TP 3 : 755
TP 4 : 820
Support : 520
Disclaimer : Seluruh informasi dan analisa yang disajikan bersifat refrensi bukan ajakan beli atau jual. Analis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbulkan dari tindakan yang diambil berdasarkan informasi ini. Pastikan untuk selalu melakukan riset independen sebelum membuah keputusan investasi.






















