TRICK : PGEO Di Akhir Bullish ContinuationTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251203
IDX:PGEO saat ini di level Support dari Fibonacci Retracement 61.8% yang ditarik dari sejak Maret 2025 sampai Peak di Agustus 2025.
Dari pergerakan sejak Peak tersebut, PGEO pun terlihat membentuk Bullish Continuation (Falling Wedge?). Secara volume, penurunan yang terjadi sejak Oktober 2025 mengindikasikan pola tersebut mendekati Peak.
PGEO harus naik dan Breakout Rp1,300an untuk mengonfirmasi pola tersebut dan melanjutkan Uptrend menuju Rp2,300 (setelah Breakout Rp1,855).
Pola tersebut sangat mungkin batal apabila PGEO turun di Bawah Rp1,100 dalam Waktu dekat.
Secara Weekly Chart, PGEO berada di Support dari SMA60 di Rp1,200an. Weekly Stochastic Oscillator berada di Oversold sehingga ada indikasi akhir dari penurunan.
RSI di area yang cenderung Oversold namun sudah mulai mengarah ke atas sehingga cukup menjanjikan Upside Potential yang menarik (sampai RSI memasuki area Overbought nantinya).
Berikut menurut A.R.I.S :
Secara umum, PGEO menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid didorong oleh ekspansi kapasitas, namun laba bersih tertekan oleh biaya one-off dan faktor non-operasional.
1. Kinerja Keuangan Terkini (9M25 / 3Q25)
Pendapatan (Revenue):
Tercatat sebesar USD 318,9 juta pada 9M25 (+4,2% YoY).Hasil ini in-line (sesuai) dengan estimasi konsensus dan sekuritas (mencapai ~75% dari estimasi setahun penuh).
Pendorong Utama:
Kontribusi terbesar pertumbuhan kuartalan berasal dari beroperasinya Lumut Balai Unit 2 (55 MW) sejak 29 Juni 2025.
Laba Bersih (Net Profit):
Tercatat sebesar USD 104,3 juta pada 9M25 (-22,2% YoY). Hasil ini di bawah ekspektasi (miss), hanya mencapai ~67-72% dari estimasi.
Penyebab Penurunan:
Lonjakan biaya gaji dan tunjangan (naik signifikan di 3Q25) akibat program MESOP (Management Employee Stock Option Program).
Biaya depresiasi tambahan dari aset baru (Lumut Balai Unit 2).
Rugi selisih kurs (FX loss), meskipun pada 3Q25 sempat mencatat keuntungan FX.
Pendapatan bunga yang lebih rendah.
2. Update Operasional & Ekspansi
Kapasitas Baru:
Lumut Balai Unit 2 (55 MW) sudah beroperasi komersial, menjadi katalis utama pendapatan saat ini.
Pipeline Proyek:
Target kapasitas terpasang mencapai 1 GW dalam 3 tahun (2028).
Proyeksi jangka panjang: Menambah 1,1 GW dalam dekade mendatang (mencapai ~1,8 GW di 2034).
Proyek "Quick Win" (500 MW) dan ekspansi step-wise menjadi fokus untuk menekan risiko eksplorasi dan biaya per MW.
Inisiatif Hijau:
Pilot project Green Hydrogen di Ulubelu (100 kg/hari) ditargetkan commissioning pada 3Q26.
Analisis Tren
JPFA Bisa Long BullJPFA ini sudah dekat ATH di 3100 (garis ungu). dengan pembentukan pola bullish Cup & Handle, jika bisa breakout resisten 2830 - 2850, maka besar peluang break all time high dan bullish kembali. Target awal 3210 dengan minor target 2900, kemudian di 3800. Menarik untuk dicermati karena JPFA ini mendapat sentimen positif dan benefit dari MBG.
AMRT Balik ke MA200 DuluMemang upsidenya kecil, 11% saja, Namun menarik jika tercapai, maka AMRT kembali ke atas MA200-nya. Target kenaikan di 2050 dan 2210 saat ini tertahan minor target 1985 (which is normal). Yang lebih menarik adalah jika AMRT bisa stay di atas MA200, maka bisa jadi ada pengulanan pergerakan seperti di bulan maret 2022.
Analisis harga emas pada tanggal 29 Desember🔍 Analisis Harga Emas – Perspektif Teknis
Emas membuka sesi Asia dengan tekanan jual yang signifikan; namun, pembelian dengan cepat kembali, membantu harga pulih secara signifikan dan mendapatkan kembali keseimbangan pasar. Ini menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan tren secara keseluruhan, terutama karena banyak investor terus membeli pada level harga saat ini, mengharapkan harga untuk naik ke level tertinggi baru.
📈 Tren & Target
Dengan tren naik yang masih dipertahankan, level ekstensi Fibonacci terus berfungsi sebagai target potensial. Saat ini, level 4590 – yang sesuai dengan level Fibonacci 3,618 – dianggap sebagai titik resistensi kunci, di mana tekanan pengambilan keuntungan cukup tinggi.
📊 Struktur Harga & Skenario
Strategi BELI tetap lebih disukai selama harga terus bergerak dalam saluran tren naik saat ini. Namun, penting untuk dicatat: saluran harga sebelumnya telah mencatat tiga kali penurunan likuiditas, dan jika candle H4 yang jelas ditutup di bawah garis tren, ini akan menjadi sinyal peringatan untuk koreksi yang lebih dalam. Pada titik tersebut, harga emas dapat menguji ulang level Fibonacci kunci seperti 1,618 – 1,0 – 0,618 untuk menemukan momentum beli baru.
🎯 Strategi Perdagangan
Pemicu BELI: Prioritaskan saat harga kembali ke level support Fibonacci dan sinyal penolakan yang jelas muncul.
Pemicu JUAL: Diaktifkan saat harga menembus saluran naik, kemudian kembali ke area sekitar 4500 dan membentuk struktur gelombang korektif ke bawah.
⚠️ Trader harus sabar menunggu reaksi harga pada level teknikal kunci untuk mengoptimalkan titik masuk, menghindari FOMO (Fear of Missing Out) selama periode volatilitas tinggi.
Upside terakhir bagi BRMSDari berbagai point of view, BRMS ini sudah mencapai harga optimal teknikalnya (harga optimal pasar bisa berbeda). Harga tersebut ada di kisaran 1130 - 1140, dan 1280. No wonder saham ini mulai alot. Terlepas dari harga ARA di bulan Desember, namun technically harga sudah optimal. Ada 1 point of view yang masih membuka ruang bullish, yakni break all time high pasca IPO 715. Dari ini terdapat target kenaikan menuju 1800, namun tampaknya harga sekarang harus bisa bertahan di level 1300 ke atas.
XAUUSD Road Maps - Bearish CorrectionSecara teknikal, emas masih berada dalam struktur bullish menengah, namun saat ini sedang mengalami fase koreksi sehat setelah gagal bertahan di area high.
Dengan penurunan signifikan kemarin memberikan potensi ada rebound kuat ditopang juga oleh ascending trendline, Rebound berpotensi ke area retracement 38.2 ( 4390 - 4405 ) Kami prefer SELL on high diarea ini
Jika Trendline pecah lagi, maka Support selanjutnya ada di RBS - 4260an.
Skenario BUY on dips bisa dilakukan jika ada pattern DB di area saat ini.
Disclaimer on
Perubahan Struktur XAUUSD Setelah Penolakan ResistanceXAUUSD sebelumnya menunjukkan struktur bullish yang jelas, didukung oleh garis tren naik dan harga tertinggi berturut-turut. Harga bergerak lancar hingga mencapai zona resistance 4550, area yang secara historis menarik minat penjual kuat. Penolakan berulang di level ini menunjukkan kelelahan momentum beli dan meningkatnya aktivitas penjual.
Suasana pasar berubah saat harga gagal bertahan di atas garis tren. Break tegas di bawah support dinamis mengonfirmasi perubahan struktur jangka pendek, diikuti oleh pergerakan bearish impulsif. Kekuatan dan kecepatan penurunan ini menunjukkan distribusi aktif, bukan pullback dangkal, menandakan penjual mengambil kendali sementara.
Setelah penurunan tajam, harga mencapai zona support kunci, di mana momentum bearish melambat dan candle mulai mengompresi. Perilaku ini mencerminkan keseimbangan sementara saat pasar menyerap volatilitas sebelumnya. Pause seperti ini sering muncul setelah pergerakan agresif dan menjadi zona keputusan untuk fase berikutnya.
Dari perspektif yang lebih luas, area ini kini menentukan niat pasar. Bertahan di atas support dapat memungkinkan stabilisasi dan pemulihan korektif. Secara keseluruhan, XAUUSD telah beralih dari kelanjutan tren menjadi fase rebalancing, menjadikan kesabaran dan konfirmasi penting sebelum pergerakan arah berikutnya.
XAUUSD 4H: Struktur Harga di Area PentingEmas terus bergerak dalam struktur bullish yang rapi pada timeframe 4H. Pergerakan harga membentuk higher high dan higher low, didukung oleh minat beli yang stabil sepanjang tren.
Area di sekitar 4533 saat ini menjadi zona keputusan jangka pendek. Koreksi teknikal menuju area support 4510–4490 masih memungkinkan, di mana sebelumnya terdapat permintaan yang kuat. Zona ini berpotensi kembali menarik pembeli.
Selama harga bertahan di atas support utama, peluang lanjutan menuju area 4600 tetap terbuka secara teknikal. Koreksi sementara adalah bagian normal dari pergerakan pasar.
Menunggu konfirmasi harga dan menerapkan manajemen risiko tetap sangat penting.
Harga emas menghadapi tekanan teknis ke bawah yang meningkat, daHarga emas menghadapi tekanan teknis ke bawah yang meningkat, dan mungkin memasuki periode konsolidasi dalam jangka pendek.
I. Tinjauan Pasar dan Sentimen Intraday
Pagi ini, harga emas naik hingga sekitar $4550 sebelum menghadapi resistensi yang signifikan. Dua penurunan cepat berikutnya menembus garis tengah Bollinger Band 4 jam, mengakibatkan penurunan harian lebih dari $100. Penurunan ini terutama mencerminkan peningkatan aksi ambil untung setelah kenaikan yang berkelanjutan, yang menyebabkan pelepasan tekanan teknis ke bawah yang terkonsentrasi.
II. Analisis Pola Teknis
Penembusan garis tengah 4 jam saat ini menunjukkan melemahnya momentum kenaikan jangka pendek. Pasar mungkin bergeser dari tren naik satu arah ke fase konsolidasi:
Level resistensi kunci: Area 4495-4520 (tumpang tindih dengan resistensi rebound pagi dan garis tengah Bollinger Band)
Level support: 4450 (support volume intraday kunci), 4430, 4400
Sinyal pembalikan kunci: Penembusan kuat di atas 4508 dapat mengindikasikan berakhirnya fase penurunan.
III. Dinamika Fundamental Terkini
Berdasarkan informasi pasar terbaru, pasar emas saat ini menghadapi campuran faktor bullish dan bearish:
Ekspektasi Kebijakan Federal Reserve: Data ekonomi terkini memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi yang berkelanjutan, dan penguatan dolar AS memberikan tekanan pada harga emas.
Perubahan Sentimen Safe-Haven: Ketegangan geopolitik telah sedikit mereda, menyebabkan beberapa dana safe-haven mengalir keluar dari pasar emas.
Pemantauan Arus Dana: Data kepemilikan ETF menunjukkan tanda-tanda pengurangan posisi long spekulatif jangka pendek.
Analisis Teknis Dampak kenaikan harga yang cepat terhadap aksi ambil untung dan faktor teknis seperti kadaluarsa opsi sangat signifikan.
IV. Rekomendasi Strategi Perdagangan
Strategi Keseluruhan: Terutama melakukan short selling saat terjadi kenaikan harga, dengan posisi ringan dan pengendalian risiko yang ketat.
Peluang Short: Fokus pada area 4490-4495. Jika rebound lemah, pertimbangkan untuk memasuki posisi short dengan stop-loss di 4503 dan target 4475.
Peluang Long: Jika harga kembali ke area support 4455-4460 dan stabil, pertimbangkan posisi long ringan dengan stop-loss di 4447 dan target 4480.
V. Peringatan Risiko
Pasar mungkin mengalami fluktuasi berulang setelah penurunan yang cepat. Disarankan untuk mengurangi pengejaran posisi short.
Perhatikan potensi volatilitas yang disebabkan oleh data ekonomi AS dan pidato para pejabat Fed malam ini.
Jika harga menembus level resistensi 4508, segera sesuaikan strategi Anda, dan segera terapkan stop-loss pada posisi short.
Kontradiksi Inti Saat Ini: Interaksi antara kebutuhan koreksi teknis dan logika bullish jangka menengah hingga panjang. Investor disarankan untuk mengurangi ukuran posisi dan menunggu rentang konsolidasi yang jelas sebelum mencari peluang berdasarkan tren. Selama periode volatilitas pasar yang meningkat, kepatuhan ketat terhadap disiplin stop-loss sangat penting.
HUMI – 4H | Potensi Lanjutan UptrendSecara teknikal, HUMI sedang membentuk Bullish Pennant di timeframe 4 jam setelah kenaikan kuat (flagpole). Pola ini menandakan fase konsolidasi sehat sebelum potensi lanjutan naik.
🔍 Struktur & Price Action
Higher low masih terjaga
Range makin menyempit → tekanan beli mulai dominan
Harga bergerak dekat area breakout
📊 Level Penting
Support kuat: 188 – 200
Area valid breakout: > 235 – 240
Target bertahap:
Minor: 250
Lanjutan: 290
Ekstensi: 350
📌 Skenario Trading
Buy on breakout dengan konfirmasi volume
Buy on weakness selama bertahan di atas support
Invalid jika breakdown di bawah support pola
⚠️ Perhatikan volume saat breakout — volume kecil berisiko false breakout.
📈 Selama tidak breakdown, bias masih bullish continuation.
Bukan Chart yang SehatSeorang teman menanyakan chart ini, sekalian aja dipublikasi.
Sesuai subject, chart nya tidak sehat. Jika di saham ada "short", maka open posisi short saya hingga saat ini masih "hidup". Belum ada area resistance yang dihajar. Belum terkena likuidasi jga. Belum terlihat juga area support yang "hidup" sebagai penanda buyers ngumpul.
Tapi jika ditanya penutupan apa yang diharapkan? Di atas 418, itupun dengan catatan tidak wick panjang.
Dan malas berpanjang panjang untuk chart dengan struktur seperti ini.
Hanya untuk sarana edukasi dan bukan financial advice.
Trade with your own decision
Disclaimer On
Cukup LiarWalau sudah dilihat secara HTF 1M, chart BBRI masih nampak terlihat liar.
Tapi secara struktur makro masih ada dinamik support yang ngejaga jika harga masih dalam trend naik. Hanya dari semenjak beberapa bulan lalu harga terus turun. Candles di mana buyers berkumpul maish terlihat, tapi supply masih terlihat menang.
Saya pribadi tidak terlalu cukup punya kepastian akan seperti apa harga bergerak di tahun depan. Sesuai subjek, harga bergerak secara liar. Struktur beberapa kali pecah.
Bermain di angka SL yang kecil, bisa terlindas cutloss.. Tapi jika bermain di SL yang besar, ada resiko nyangkut terlalu lama.
Yang saya harapkan penutupan nanti harga bisa di atas 3960. Kurang dari itu, fokus akan menunggu di area support.
Hanya edukasi, bukan financial advice. Trade with your own decision
disclaimer On
Tunggu Penutupan Monthly - Melihat secara makro di HTF 1M di penghujung tahun 2025, BBCA masih nampak bullish.
Dari tarikan garis, ada 3 dinamik support yang terlihat menjaga dan pertanda harga masih dalam trend naik.
Melihat yang terdekat saja dulu saat ini, dinamik support trendline biru masih terjaga. BBCA nampaknya masih jadi primadona untuk investasi jangka panjang. Terlihat masih ada history candles yang masih terjaga dan jadi tempatnya para buyers ngumpul.
Jika dilihat makro, banyak traders yang melakukan averaging ke bawah.
Bagaimana penutupan yang ditunggu untuk akhir bulan ini? Di atas 8175, peluang naik bisa jadi lebih besar. Jika di area 8000-8175, spekulasi cukup bermain. Di bawah area tersebut? Selama struktur terjaga di mana garis trend biru belum rusak , maka buyers banyak modal kemungkinan akan melakukan aksi averaging lagi.
Tidak ada pandangan fundamental dalam analisis ini, murni berbasis TA dan struktur chart.
Selamat tahun baru .. Selamat berlibur
Hanya sebagai sarana edukasi, bukan financial advice.
Disclaimer On
Trade with your own decision
ENRG Masih Ada Peluang Naik Lebih TinggiSesuai dengan ulasan ENRG sebelumnya: ' ENRG Melampaui Target Major, Masih Lanjut Naik? ' saham ini berhasil mencapai target kami di 1560 dan sedang berkonsolidasi sehat di area ini. Cermati level support 1380. Selama mampu bertahan di atas level supportnya, ENRG masih ada potensi untuk melanjutkan tren kenaikan yang lebih tinggi menuju 2050 dengan minor target di 1725. Support yang masih naik terus menunjukan buyer di saham ini masih mendominasi. Serta trend optimizer yang bergerak bewarna biru solid menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Hold selama di atas support merah solid.
- Buy atau average up di area 1425 - 1550.
- Stoploss if break below support 1380.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
ADRO Mencapai Target Swing High, Potensi Koreksi Dulu?1. ADRO berhasil rebound dari area swing low-nya dan berhasil mencapai target kenaikannya di 1980.
2. Hari ini adalah cum date dividennya sebesar Rp142.5.
3. Besok merupakan ex date, ada peluang ADRO terkoreksi hingga -8%, yang mana target penurunannya berdekatan lagi dengan area swing low 1725.
Trading plan:Swing trading.
1. Bisa lakukan Sell on strength saat ini juga.
2. Pantau area swing low 1775 untuk melakukan Buy on weakness atau buyback selama tekanan jual mereda.
WT: ADRODRCM6A (3.0x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
Resistance Signifikan Yang Berhasil di-BreakoutSetelah beberapa kali berhasil menahan kenaikan harga (sejak Jan'25), Resistance TRIM di harga Rp390 akhirnya "patah" pada akhir September 2025.
Saat ini TRIM sudah naik sebesar 25% dari sejak Breakout.
Ini adalah bukti bahwa Breakout dari Resistance Signifikan akan membuat harga tersebut terbang.
TRIM juga telah melewati All Time High terakhir di Rp482. Kami gunakan Fibonacci Projection dan diperolehlah target di Rp560.
Waspada Technical Correction dan pembalikan Trend ya.
Emas "menciptakan sejarah" - Seperti apa tahun 2026?Tahun 2025 berakhir dengan satu fakta yang tidak thể̈lakkan: OANDA:XAUUSD telah masuk ke dalam kelompok aset langka yang sedang membentuk ulang tatanan investasi global.
Naik lebih dari 60% hanya dalam satu tahun, mencetak lebih dari 50 rekor harga tertinggi, emas tidak hanya mengungguli saham dan obligasi, tetapi juga menjadi simbol paling jelas dari ketidakstabilan berkepanjangan dalam sistem ekonomi dan politik global.
Perlu dicatat bahwa momentum kenaikan ini tidak berasal dari satu kejutan tunggal, melainkan akumulasi dari rangkaian peristiwa sepanjang tahun: konflik geopolitik, perang dagang, melemahnya dolar AS, ekspektasi pembalikan kebijakan moneter, dan terutama arus masuk dana yang berkelanjutan dari bank-bank sentral.
Dari sudut pandang tersebut, pertanyaan menjelang 2026 bukan lagi “apakah emas akan terkoreksi?”, melainkan: apakah pasar benar-benar berada dalam posisi untuk membalikkan tren jangka panjangnya?
2025: Ketika Ketidakstabilan Menjadi “Normal Baru”
Tren kenaikan emas dimulai sejak awal 2025, setelah dua bulan koreksi di akhir 2024. Ketegangan geopolitik kembali menjadi pusat perhatian global, khususnya terkait kebijakan perdagangan keras dari pemerintahan baru AS, yang memicu permintaan aset safe haven.
Pada Februari, AS secara resmi memberlakukan tarif besar terhadap Meksiko, Kanada, dan Tiongkok, menandai dimulainya siklus baru perang dagang. Tiongkok merespons dengan langkah balasan, sambil terus meningkatkan cadangan emasnya—sebuah sinyal yang bersifat strategis, bukan sekadar finansial.
Pada kuartal kedua, kekhawatiran bahwa tarif akan menekan pertumbuhan global menyebabkan dolar AS melemah tajam. Emas berhasil bertahan di atas USD 3.000 per ons untuk pertama kalinya, meskipun kondisi teknikal menunjukkan area jenuh beli.
Musim panas ditandai oleh fase konsolidasi yang relatif jarang, setelah AS dan Tiongkok mencapai gencatan tarif sementara. Namun, ketegangan di Timur Tengah—terutama terkait aksi militer yang melibatkan Iran—menjaga permintaan perlindungan tetap tinggi.
Titik balik terjadi pada musim gugur. Pasar tenaga kerja AS melemah lebih cepat dari perkiraan, dan revisi tajam data ketenagakerjaan resmi memperkuat ekspektasi bahwa siklus pelonggaran moneter bukan lagi sesuatu yang jauh. Penutupan pemerintah AS akibat kebuntuan anggaran semakin meningkatkan premi risiko makroekonomi. Akibatnya, emas melonjak dan mencetak rekor demi rekor baru sejak akhir Oktober.
Motivasi inti di balik pergeseran emas melampaui sekadar “safe haven”
Menurut World Gold Council, tahun 2025 menandai perubahan struktural dalam cara emas digunakan:
• Bank sentral memandang emas sebagai alat untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan sistem keuangan Barat.
• Investor institusional menggunakan emas sebagai aset strategis jangka panjang, bukan hanya perlindungan jangka pendek.
• Pelemahan dolar AS bersifat struktural, mencerminkan defisit anggaran, utang publik, dan ketidakpastian kebijakan di AS.
Yang lebih penting, kenaikan emas terjadi saat pasar sudah “menyadari risiko”, menunjukkan bahwa permintaan tidak bersifat spekulatif semata.
2026: Tiga Skenario, Namun Probabilitas Tidak Seimbang
1. Skenario dasar: Fluktuasi naik, bukan lagi kenaikan satu arah
Dalam skenario netral—yang oleh banyak institusi dinilai paling mungkin—harga emas diperkirakan akan bergerak dalam rentang lebar namun tetap mempertahankan tren naik ringan.
Federal Reserve diperkirakan akan melanjutkan pelonggaran kebijakan untuk mendukung pertumbuhan dan pasar tenaga kerja, tetapi kecil kemungkinan melakukan pemangkasan suku bunga agresif jika inflasi bertahan di sekitar 3%. Dalam kondisi ini, dolar AS kecil kemungkinan menguat signifikan, sehingga tetap mendukung emas.
Namun, sebagian arus modal dapat beralih ke euro atau pound sterling jika perbedaan kebijakan moneter menyempit, membuat laju kenaikan emas lebih lambat dan terfragmentasi dibandingkan 2025.
2. Skenario bullish: USD 4.900–5.000/ons bukan lagi hipotesis yang terlalu jauh
Jika ekonomi AS melemah lebih dalam, memaksa The Fed memangkas suku bunga secara agresif, imbal hasil obligasi turun tajam, dan dolar AS melemah signifikan, emas akan memasuki fase valuasi baru.
Dalam konteks ini, eskalasi geopolitik apa pun—baik di Timur Tengah, hubungan AS–Tiongkok, maupun konflik Rusia–Ukraina—dapat memperkuat tren kenaikan.
Goldman Sachs dan Bank of America sama-sama menetapkan target USD 4.900–5.000/ons, dengan asumsi akumulasi emas terus dilakukan di tingkat negara, bukan hanya oleh pasar keuangan.
3. Skenario bearish: Mungkin terjadi, namun berprobabilitas rendah
Skenario terburuk hanya akan terjadi jika ekonomi AS pulih jauh lebih baik dari perkiraan, pasar tenaga kerja membaik secara cepat, ketegangan geopolitik mereda signifikan, dan The Fed menunda pelonggaran kebijakan.
Bahkan dalam kondisi tersebut, kemungkinan koreksi dalam bentuk “kejatuhan tajam” tetap kecil, karena struktur permintaan emas saat ini berbeda dari siklus sebelumnya.
Singkatnya, 2026 bukan lagi kisah euforia, melainkan kisah struktur.
Setelah satu tahun terobosan historis, emas memasuki 2026 dengan peran baru: bukan hanya sebagai aset safe haven, tetapi juga sebagai barometer kepercayaan terhadap tatanan ekonomi global.
Yang perlu diperhatikan pasar bukanlah koreksi jangka pendek, melainkan apakah faktor-faktor fundamental—kebijakan moneter, geopolitik, dan perilaku bank sentral—mengalami perubahan arah.
Selama faktor-faktor tersebut belum berbalik secara jelas, skenario kejatuhan harga emas tetap menjadi pengecualian, bukan tren utama.
Analisis teknikal dan rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik emas menunjukkan bahwa tren naik jangka menengah hingga panjang masih tetap utuh. Yang lebih penting, struktur pasar telah menyatu dan menciptakan kondisi untuk siklus bullish baru setelah fase konsolidasi yang panjang.
Setelah terkoreksi dari puncaknya di USD 4.380/ons, harga emas tidak merusak struktur tren naik, melainkan membentuk koreksi teknikal yang sehat. Area USD 4.200–4.250 berfungsi sebagai support konfluensi penting, tempat rata-rata bergerak dan level Fibonacci utama bertemu. Pembeli berhasil mempertahankan area ini, menandakan bahwa modal jangka panjang belum keluar dari pasar.
Harga saat ini bergerak dalam channel naik baru, dengan setiap titik rendah berikutnya lebih tinggi dari sebelumnya. Penembusan kembali di atas level tertinggi historis USD 4.380/ons tidak hanya signifikan secara teknikal, tetapi juga mengonfirmasi penerimaan psikologis pasar terhadap level harga yang lebih tinggi.
RSI tetap berada di atas level netral dan bergerak naik, mencerminkan momentum bullish yang kembali aktif, namun belum memasuki kondisi jenuh beli ekstrem. Ini membuka ruang bagi kelanjutan kenaikan tanpa volatilitas berlebihan.
Dalam skenario dasar, selama harga bertahan di atas USD 4.380, target teknikal berikutnya adalah:
• USD 4.700–4.720 (ekstensi Fibonacci 0,786),
• Selanjutnya USD 4.900–5.000, sesuai batas atas channel tren naik jangka menengah.
Dari sisi risiko, skenario koreksi baru menjadi mengkhawatirkan jika harga penutupan turun jelas di bawah USD 4.200, yang akan mematahkan tren naik jangka pendek dan membuka peluang pengujian kembali area USD 4.000–3.880. Untuk saat ini, skenario tersebut masih berprobabilitas rendah, kecuali terjadi guncangan besar pada kebijakan moneter atau geopolitik.
Kesimpulannya, emas tidak lagi berada dalam fase “kenaikan sementara akibat ketakutan”, melainkan memasuki tren naik yang terstruktur, didukung oleh faktor teknikal dan makroekonomi. Dalam lingkungan yang sarat ketidakpastian kebijakan moneter, geopolitik, dan kepercayaan terhadap mata uang fiat, emas terus melanjutkan pergerakan naiknya secara konsisten.
SELL XAUUSD PRICE 4519 – 4517 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4523
→ Take Profit 1: 4511
↨
→ Take Profit 2: 4505
BUY XAUUSD PRICE 4430 – 4432 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4426
→ Take Profit 1: 4438
↨
→ Take Profit 2: 4444
ANALISIS EMAS 29/12/20251. Analisis Fundamental
a) Faktor Ekonomi:
• USD: Setelah periode pelemahan akibat ekspektasi penurunan suku bunga FED, USD menunjukkan rebound teknikal jangka pendek → memberikan tekanan koreksi ringan pada emas dalam kisaran sempit.
• Saham AS: Aliran dana masih condong ke aset berisiko, namun momentumnya mulai melambat saat pasar mendekati area valuasi tinggi.
• FED: Ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan tetap menjadi pilar utama penopang emas dalam jangka menengah–panjang. FED belum terburu-buru melakukan pelonggaran agresif → emas cenderung bergerak sideways atau mengalami koreksi teknikal.
• TRUMP: Pernyataan dan kemungkinan kembalinya ke panggung politik meningkatkan ketidakpastian kebijakan, yang menguntungkan emas dalam jangka panjang.
• ETF Emas (SPDR): Aliran dana ETF tetap dalam fase akumulasi, tanpa arus keluar besar → mengonfirmasi tren naik utama belum rusak. Namun, kepemilikan saat ini berada pada level sangat tinggi; potensi aksi ambil untung sebagian pekan ini cukup besar → waspadai penurunan tajam secara tiba-tiba.
b) Faktor Politik:
• Risiko geopolitik global masih tinggi (Timur Tengah, Rusia–Ukraina) → emas mempertahankan perannya sebagai aset safe haven.
c) Sentimen Pasar:
• Kondisi risk-on ringan namun tetap berhati-hati. Investor belum siap menjual emas secara agresif; sebaliknya menunggu koreksi untuk melanjutkan pembelian.
• Akhir tahun membuat pasar relatif sepi dengan likuiditas tipis.
2. Analisis Teknikal
• Tren utama: NAIK (Higher High – Higher Low) pada H1/H4.
• Harga sedang berkonsolidasi di bawah zona resistance kuat sekitar 4,550 setelah mencetak ATH baru.
• Trendline naik masih terjaga → struktur pasar belum rusak.
• RSI:
• Turun ke area netral lalu memantul kembali → mengindikasikan koreksi jangka pendek, bukan pembalikan arah; berpotensi terjadi kenaikan ringan di awal sesi Asia.
• Skenario utama: Sideways – koreksi dangkal – lalu melanjutkan tren naik. Cari peluang buy di area support saat ada konfirmasi.
• Level Teknikal Penting:
• Resistance: 4,550 – 4,577 – 4,604
• Support: 4,525 – 4,500 – 4,481
3. Sesi Sebelumnya (26/12/25):
• Emas naik kuat seiring penembusan ke level tertinggi baru, lalu bergerak sideways tanpa tekanan jual besar.
• Tekanan beli tetap dominan; tekanan jual hanya berupa aksi ambil untung teknikal.
• Tidak ada sinyal distribusi besar → pasar tetap sehat.
4. Strategi Hari Ini (29/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4510 – 4508
• SL: 4514
• TP1: 4502
• TP2: 4496
🪙 BUY XAUUSD | 4402 – 4404
• SL: 4398
• TP1: 4410
• TP2: 4416
Emas Konsolidasi di Sekitar 4510, Menunggu Arah Selanjutnya📊 Pergerakan Pasar:
Harga emas (XAU/USD) saat ini bergerak di sekitar 4510 USD/oz. Likuiditas pasar relatif tipis dan belum ada katalis berita besar. Penguatan ringan USD serta aksi ambil untung jangka pendek membatasi kenaikan lebih lanjut.
📉 Analisis Teknikal:
• Resistance Penting:
• 4525 – 4532
• 4545 – 4550
• Support Terdekat:
• 4498 – 4502
• 4478 – 4485
• EMA:
Harga masih di atas EMA 09, menjaga struktur bullish jangka pendek, namun kemiringan EMA mulai mendatar yang menandakan momentum melemah.
• Candlestick / Volume / Momentum:
Candlestick H1–H4 menunjukkan body kecil dengan ekor panjang, menandakan kondisi sideway. Volume menurun dibandingkan fase kenaikan sebelumnya.
📌 Prospek:
Emas berpotensi bergerak sideways atau koreksi ringan dalam jangka pendek, kecuali jika harga breakout kuat di atas 4532 disertai volume. Penurunan di bawah 4500 dapat memicu koreksi lebih dalam.
________________________________________
💡 Strategi Trading:
SELL XAU/USD: 4525 – 4532
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4535
BUY XAU/USD: 4498 – 4502
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4495
Analisis Elliott Wave XAUUSD Minggu ke-1 Januari 2026
1. Momentum
Timeframe Mingguan (W1):
Mengamati momentum pada timeframe mingguan, terlihat bahwa momentum sedang mulai melemah dan tertutup di area overbought. Hal ini mengindikasikan probabilitas tinggi bahwa momentum W1 akan berbalik arah pada minggu depan, atau setidaknya akan muncul pergerakan koreksi yang cukup signifikan.
Timeframe Harian (D1):
Momentum D1 saat ini juga menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan kompresi, yang mengindikasikan bahwa risiko pembalikan arah jangka pendek hingga menengah sedang meningkat. Probabilitas terjadinya koreksi dalam minggu depan tergolong cukup tinggi.
Timeframe H4:
Momentum H4 sedang menurun, namun telah muncul tanda-tanda kompresi. Kita perlu menunggu sesi awal minggu (hari Senin) untuk mengonfirmasi apakah ini hanya koreksi jangka pendek atau awal dari pergerakan turun yang lebih jelas.
2. Struktur Elliott Wave – Mingguan (W1)
Pada chart mingguan, harga baru saja mencetak level tertinggi baru setelah candle bullish yang kuat pada minggu lalu. Sebelumnya, pasar membentuk serangkaian candle dengan body kecil, kemudian diikuti oleh satu candle dengan body jauh lebih besar, sementara volume tidak meningkat secara signifikan.
Kondisi ini merupakan sinyal peringatan bull trap, yang menunjukkan bahwa tekanan beli mulai melemah.
Selain itu, struktur koreksi berbentuk flat masih belum terkonfirmasi batal. Dikombinasikan dengan momentum W1 yang sedang bersiap berbalik arah, probabilitas bahwa harga sedang membentuk puncak dan menyelesaikan Wave X pada minggu depan sangat tinggi.
Karena Wave X telah melampaui titik awal Wave W, maka target awal Wave Y diperkirakan berada di area 4072, setara dengan panjang Wave W.
3. Struktur Elliott Wave – Harian (D1)
Di dalam Wave X berwarna ungu, harga sedang membentuk struktur koreksi ABC berwarna merah.
Yang perlu diperhatikan, pada Wave C (merah) terdapat struktur impuls 5 gelombang berwarna biru. Jika struktur 5 gelombang ini terkonfirmasi sepenuhnya, maka skenario berikutnya sangat mungkin berupa penurunan yang tajam dan curam, yang terjadi segera setelah Wave 5 yang bersifat ekstensi selesai.
4. Struktur Elliott Wave – H4
Pada timeframe H4, di dalam Wave 5 berwarna biru, terlihat struktur 5 gelombang berwarna merah.
Jika ditelusuri lebih dalam, di dalam Wave 5 merah, saat ini sedang terbentuk struktur 5 gelombang berwarna hitam, dan harga sedang berada di Wave 5 hitam.
Karakteristik utama dari Wave 5 hitam:
Harga telah mencapai target proyeksi
Struktur gelombang mulai saling tumpang tindih (overlap)
Oleh karena itu, skenario yang diprioritaskan saat ini adalah bahwa Wave 5 hitam kemungkinan besar membentuk Ending Diagonal.
Kondisi konfirmasi / invalidasi:
Harga tidak boleh menembus ke atas area 4594.
→ Jika level ini ditembus, maka skenario Ending Diagonal menjadi tidak valid.
Harga perlu turun kuat dan menutup di bawah level 4471, yang merupakan zona likuiditas dan support penting.
→ Jika level ini ditembus, maka zona likuiditas besar berikutnya berada di sekitar 4348.
5. Catatan Kondisi Pasar
Saat ini hanya tersisa beberapa hari menjelang akhir tahun, sehingga likuiditas pasar berada pada level rendah. Dalam kondisi seperti ini:
Pergerakan harga cenderung tidak rapi dan tidak konsisten
False breakout dan stop hunt di kedua arah lebih sering terjadi
Oleh karena itu, saya merekomendasikan untuk beristirahat dan membatasi aktivitas trading, terutama untuk posisi jangka menengah. Perlindungan modal harus menjadi prioritas utama dalam kondisi likuiditas rendah dan risiko tinggi seperti saat ini.
EURUSD Berpotensi Melanjutkan KenaikanHalo teman-teman, bagaimana pandangan Anda terhadap arah pergerakan EURUSD saat ini?
EURUSD saat ini bergerak di kisaran 1.176–1.177 dan berhasil mempertahankan area support penting 1.14–1.15, yang sebelumnya dikenal sebagai zona demand kuat. Setelah fase koreksi yang cukup panjang, struktur harga mulai membentuk pola rounded bottom, menandakan tekanan jual melemah dan minat beli perlahan kembali masuk ke pasar.
Selama harga tetap bertahan di atas area ini, peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju 1.185–1.190 masih terbuka. Jika momentum terus menguat, level psikologis 1.200 berpotensi menjadi target berikutnya.
Di sisi fundamental, pelemahan dolar AS seiring masih kuatnya ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed memberikan dukungan tambahan bagi EURUSD. Pendekatan yang lebih bijak saat ini adalah menunggu pullback ke area support untuk mencari peluang BUY, bukan mengejar harga di area atas.






















