WatchList (7/10) : Peluang Entry Buy AUDNZD (untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA20, 50, dan 200
2. Candle berada dekat dengan resistance daily (garis putih di harga 1.095)
3. Adanya trigger candlestick, yakni bullish candlestick yang muncul 2 berturut2 dan breakhigh candle sebelumnya
4. Candle break trendline kuning (triangle pattern)
5. Risk:Reward = 1:5, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 1.10438, apabila harga sudah mencapai TP1, lakukan trailing stoploss dengan target TP2 di harga 1.1290
NZD
WatchList (1/10) : Peluang Entry Buy AUDNZD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada diatas MA200, namun dibawah MA20 dan 50, namun masih ada peluang untuk candle bertahan diatas MA20 dan 50
2. Candle bertahan di dalam triangle pattern (garis kuning), dan sempat terjadi false breakout
3. Trigger dari candlestick pattern masih belum muncul (blm adanya dominasi candle bullish), sehingga masih wait and see untuk kondisi buy ini
4. Secara daily, masih adanya uptrend (garis patttern berwarna kuning)
5. Secara weekly, masih sideways (berdasarkan garis pattern berwarna ungu)
6. Potensi Risk:Reward = 1:3.5, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
7. TP1 berada di harga 1.1035, apabila harga sudah mencapai TP1 lakukan trailing stoploss, dengan target TP2 di harga 1.1290
WatchList (1/10): Peluang Entry Sell NZDUSD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA50 dan 200, namun diatas MA20
2. Candle breakout diarea berwarna ungu, dimana candle tidak dapat break ke atas area konsolidasi tersebut
3. Candle cukup respect dengan MA50, dan arah dari MA tersebut masih menunjukkan ke bawah
4. Adanya 2 candle bearish yang cukup besar, sehingga menjadi pertanda adanya seller yang masuk
5. Potensi Risk:Reward = 1:2, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist
6. TP1 berada di harga 0.64500, apabila harga sudah mencapai TP1 lakukan trailing stoploss, dengan target TP2 di harga 0.6360
*PERHATIAN
1. adanya trendline (garis berwarna kuning), yang sebelumnya merupakan Channel downtrend sebelumnya
> apabila candle dapat masuk ke dalam Channel tersebut, diperkirakan pergerakan downtrend akan lebih cepat
> namun garis atas trendline dapat menjadi area support, sehingga masih terdapat kemungkinan apabila candle memantul diarea tersebut
WatchList (23/9) : Peluang Entry Buy AUDNZD (untuk SwingTrade)1. Candle berada di atas MA200, dan dibawah MA20 - 50
2. Candle masih berada di atas trendline kuning (pola uptrend)
3. Kondisi candle sekarang membentuk Head n Shoulder pattern, apabila pola ini terjadi breakout ke bawah, maka dapat terjadi pola downtrend
4. Namun masih terdapat kemungkinan untuk candle memantul dan melanjutkan pola uptrend
5. Sehingga untuk pair ini terdapat 2 kemungkinan dengan,
>> Buy, potensi Risk:Reward = 1:5, dengan TP1 berada di kisaran area garis ungu, dengan TP2 di harga 1.1280
>> Sell, potensi Risk:Reward = 1:2, dengan TP1 di harga 1.0770, dengan TP2 di harga 1.0660
Pullback pada NZDJPY Berpotensi BearishNZDJPY telah menembus trendline bullish menandakan trend bearish terjadi. Akan tetapi pola cup terlihat atau pullback yang terbentuk. Rekomendasi yang disarankan adalah Sell di range harga 73.675 - 74.194 dengan stoploss di harga 74.734 dengan target profit di harga 72.739. Gunaan selalu money management yang baik dan risk managemen untuk mendapatkan profit yang optimum.
Tradevelling
Trading Jalan, Kita Jalan Jalan
Pola Triangle H1 NZDCADPola Segitiga menunjukan tekanan beli dan jual relative sama. Akan tetapi moving avaerage 24 dan 30 masih menunjukan bearish. Posisi yang disarankan adalah sell d range harga 0.86456 - 0.86490 dengan stoploss di harga 0.87349. Gunakan Money managemen dan risk management untuk trading yang optimum
Tradevelling
Trading Jalan, Kita Jalan Jalan
WatchList (26/8) : Peluang Entry sell NZDCAD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200
2. Candle close dekat dengan area resistance, dan bisa ditunggu untuk beberapa saat untuk konfirmasi arah downtrend berlanjut
3. Untuk keterangan dan notes lebih detail dapat dibaca pada link dibawah ini
WatchList (12/8) : Peluang Entry Sell NZDCAD (Untuk SwingTrade)1. Candle berada dibawah MA20, 50, dan 200, sehingga masih downtrend
2. Candle berada dibawah resistance 0.87200
3. Diharapkan dalam waktu 3-4 hari ini adanya fase sideways pada area resistance, sehingga dapat melanjutkan kondisi downtrend yang telah terjadi
4. Peluang Risk : Reward = 1:2.5, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist
5. Apabila sudah mencapai TP 1 (0.85400), lakukan Trailing StopLoss hingga mencapai TP 2 (0.83500)
WatchList Mingguan (5/8): Peluang Entry Buy AUDNZD (SwingTrader)1. Candle close diatas MA 20, 50, dan 200 (setelah beberapa saat tertahan pada garis trendline berwarna kuning)
2. Candle close masih tetap di harga yang hampir sama dengan high sebelumnya
3. Peluang Risk:Reward = 1:2.3, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist Anda
*Apabila entry, target pertama berada pada garis biru (1.11200), setelah tercapai, jangan lupa untuk melakukan trailing StopLoss
Menunggu Bullish Pullback AUD NZDPrakiraan Fundamental untuk AUD : Bearish Kontinu.
• Dolar Australia mulai ada kenaikan di hari Jumat (04/Mei) setelah Bank Sentral Australia (RBA) merilis Statement on Monetary Policy (SoMP). Di luar dugaan, RBA menunjukkan kesan hawkish menyatakan kenaikan suku bunga akan sesuai untuk diterapkan di Australia dalam keadaan khusus.
• Kenaikan suku bunga AUD tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, RBA masih memusingkan apresiasi Dolar Australia yang dikhawatirkan akan menjadi penghalang pencapaian target inflasi serta pertumbuhan ekonomi. Namun masih diragukan apakah inflasi Australia akan dapat memenuhi rentang mid-point yang ditetapkan RBA hingga tahun 2020.
• Dolar Australia berkinerja buruk selama sesi perdagangan Asia Kamis pagi, dan AUD/USD bisa menuju kelanjutan dari tren turun yang dominan sejak Januari. Mata uang yang terkait sentimen tertekan oleh kinerja buruk saham-saham Asia yang jatuh setelah kesenjangan bertambah karena kekhawatiran politik Italia yang mereda. Ini mungkin karena meningkatnya kekhawatiran perang dagang karena laporan-laporan terbaru bahwa AS akan memberlakukan tarif logam pada UE.
• Data Cina dan dalam negeri Australia sendiri menambah bahan bakar untuk depresiasi Aussie. Dimulai dengan data PMI Manufaktur Cina yang mengalahkan perkiraan di 51,9 pada bulan Mei vs 51,4 yang diharapkan. Biasanya ini akan menjadi positif Aussie karena China adalah mitra dagang dan kinerja ekonomi Australia yang terbesar di negara tersebut cenderung memiliki ketukan pada efek yang terakhir. Namun, PMI Industri Baja China turun menjadi 50,6 dari 51,7. Perlu diingat bahwa rilis data di atas angka 50 menunjukkan ekspansi di sektor ini dan begitu sebaliknya.
• Pengaruh tarif logam AS dirasa telah membebani industri baja China, dan ini bisa menjadi pertanda buruk bagi Australia. Karena ekspor teratas Australia adalah bahan mentah seperti bijih besi. Jika output logam China melambat dan akibatnya permintaan untuk bahan baku dari Australia surut, maka ini bisa menghambat pertumbuhan di kedua negara.
• Data Capex Australia juga lebih buruk dari perkiraan, belanja modal swasta naik hanya 0,4% pada kuartal pertama versus 1,0% yang diperkirakan dan 0,2% dari kuartal keempat tahun lalu. Saat ini data Cina dapat dilihat sebagai anti-inflasi bagi RBA. Jika melihat data imbal hasil obligasi pemerintah daerahnya, sebenarnya kedua Negara relatif tetap terkendali.
• Dengan pandangan diatas, fokus untuk Dollar Australia dan sentimen terkait bisa dibilang akan terus menjadi tren berisiko. Jika saham Eropa menyeret penurunan di Asia juga masalah tarif logam Uni Eropa, maka Aussie mungkin memiliki lebih banyak ruang untuk terdepresiasi. Selain itu, jika momen berikutnya barometer inflasi Fed (data PCE Core) mengalahkan ekspektasi, maka Dolar AS dapat meningkat dengan mengorbankan mitra-mitranya termasuk AUD. Sehingga para analis pro akan mendapatkan gambaran petunjuk bahwa penurunan Aussie bisa saja berada di depan mata.
Prakiraan Fundamental untuk NZD : Bearish Netral.
• NZD/USD turun bukan hanya karena data inflasi saja, namun sejak 17 April Dolar New Zealand memang telah menunjukkan gejala penurunan. Ini imbas perekonomian AS yang terus berekspansi hingga membuat Dolar AS menguat dan banyak lawannya melemah.
• RBNZ menyatakan bahwa "tarif dapat naik atau turun", yang berbeda dengan RBA yang telah menyatakan bahwa langkah berikutnya kemungkinan akan menjadi kenaikan. Meskipun kedua bank sentral diperkirakan akan tetap ditahan sepanjang 2018, ini pada gilirannya menandakan awal dari perbedaan dalam kebijakan moneter antara RBA dan RBNZ, yang pada dasarnya mendukung kenaikan AUD/NZD. Namun kenaikan ini diprediksi masih akan terkoreksi secara terbatas karena faktor teknikal (pullback).
• Penurunan agresif di Wall Street bisa menyeret saham-saham Asia. Skenario seperti itu bisa menjadi pertanda baik untuk Yen Jepang sementara tidak begitu signifikan untuk Dolar Australia dan Selandia Baru.
Peluang Entry Buy AUDNZD (Untuk Swing Trader)1. Posisi Candle berada diatas MA 200 dan MA50
2. Candle membentu sebuah base dibawah resistance (bisa berarti untuk naik atau turun kembali)
3. Menunggu candle close diatas candle sebelumnya sebagai konfirmasi
4. Risk:Reward = 1:2.9, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam watchlist
5. Ambil TP 1 dahulu, kemudian naikkan SL agar posisi tetap positif (SL + 5 pips)
Dolar Komoditas: NZD Lebih Lemah Daripada AUDFundamental AUD NZD
Prakiraan Fundamental untuk AUD : Bearish Netral.
Dolar Australia mulai ada kenaikan di hari Jumat (04/05) setelah Bank Sentral Australia (RBA) merilis Statement on Monetary Policy (SoMP). Di luar dugaan, RBA menunjukkan kesan hawkish, dengan menyatakan kenaikan suku bunga akan sesuai untuk diterapkan di Australia dalam keadaan khusus.
RBA menilai pertumbuhan ekonomi Australia bergerak lebih cepat tahun ini dan tahun depan. Proyeksi inflasi 2018 dinaikkan dari 1.75 persen menjadi 2 persen, sementara proyeksi pertumbuhan GDP dipasang pada level 3.25 persen hingga Desember 2018 dan 2019. Pertumbuhan GDP Australia diprediksi akan berada pada level 3 persen hingga tahun 2020. Namun di sisi lain, Tingkat Pengangguran diperkirakan naik, yakni dari 5.25 persen menjadi 5.5 persen.
Meskipun demikian, RBA masih ragu apakah inflasi Australia akan dapat memenuhi rentang mid-point yang ditetapkan hingga tahun 2020. Philip Lowe menyoroti kurangnya pertumbuhan gaji yang menjadi beban terberat bagi kenaikan inflasi. Akan tetapi, jika perekonomian melaju sesuai perkiraan dan pasar tenaga kerja makin solid, maka bukan tak mungkin kebijakan moneter akan diperketat.
Kendati sedang lemah saat ini, para analis masih melihat potensi kenaikan Dolar Australia. Dengan surplusnya anggaran negara, perbandingan utang dengan GDP saat ini yang berada di 41.9%, bisa menyusut hingga sekitar 19%. Dibandingkan dengan negara-negara G20 lainnya yang masih punya porsi utang rata-rata di atas 80 persen dari GDP, angka tersebut tentu lebih baik.
Prakiraan Fundamental untuk NZD : Bearish Kontinu.
Inflasi New Zealand di kuartal pertama dilaporkan sesuai dengan ekspektasi 19 April 2018. C P I New Zealand naik 0.5 persen dalam perhitungan tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret. Sedangkan inflasi tahunannya tercatat 1.1 persen.
Sementara itu, proyeksi inflasi dari Bank Sentral New Zealand (RBNZ) masing-masing adalah 0.6 persen dan 1.1 persen. Rentang inflasi New Zealand yang dijaga oleh RBNZ berada pada kisaran satu sampai tiga persen dalam jangka menengah. Itu artinya, inflasi New Zealand saat ini masih terbilang lemah.
NZD USD turun bukan hanya karena inflasi saja. Sejak tanggal 17 April, Dolar New Zealand memang telah menunjukkan gejala penurunan. Sebelumnya, NZD turun terhadap Dolar AS akibat Beige Book Bank Sentral AS (The Fed) yang mengindikasikan bahwa perekonomian AS tersebut terus berekspansi hingga bulan April. Ini membuat Dolar AS menguat dan banyak lawannya melemah.
Sebenarnya, laporan inflasi telah menjawab ekspektasi para trader sehingga NZD diperdagangkan dalam tren risiko. Menguatnya Dolar AS yang juga dikarenakan oleh kenaikan Yield S & P 500, juga menjadi faktor pendorong NZD USD untuk terus melanjutkan penurunannya. Ini merupakan penurunan terpanjang sejak pertengahan bulan November.
Dalam kondisi yang sangat mendukung penguatan Dolar AS, Bank Sentral New Zealand (RBNZ) justru diekspektasikan tidak akan menaikkan suku bunganya hingga tahun depan.
Kenaikan terakhir Yield (US Treasury) menuju level 3 persen, tampaknya disebabkan oleh kenaikan terbaru harga-harga komoditas, sehingga ekspektasi inflasi pun memuncak. Namun, ma ta uang komoditas (termasuk NZD) justru menjadi ma ta uang dengan performa buruk.
Prakiraan Fundamental untuk AUD NZD : Bullish Kontinu.
AUD NZD sudah menyelesaikan tren gelombang turun D1 (garis abu-abu). Harga saat ini sudah masuk gelombang tandingan, dan diprediksi harga akan memantul ke atas dari level Fibo 23.6% jangka menengah. Sesuai Elliott Wave Theory, akan muncul 3 gelombang kecil tandingan lain dengan ukuran serupa untuk melawan Downtrend. Jumlah gelombang yang muncul saat ini adalah gelombang baru naik dalam rentang waktu yang lebih kecil. Ini bisa dilihat dalam chart H4 AUD NZD.
Peluang Entry sell AUDNZF (Untuk SwingTrader)1. posisi candle berada dibawah MA50 (menempel) dan MA200
2. close candle terakhir meninggalkan sumbu >50% body, bisa menjadi pertanda untuk sell
3. close candle dibawah support daily (garis hitam) terdekat
4. Risk:Reward = 1:3, sehingga cocok dimasukkan ke dalam watchlist
5. Lepas 1 posisi setelah TP1, dan amankan dengan meletakkan SL diatas titik entry, posisi lain dibiarkan untuk mencapai TP2
Sinyal Reversal Masih Menghantui Kiwi Dan Mendukung DolarFundamental NZD USD
Prakiraan Fundamental untuk NZD : Bullish Korektif.
Bulan lalu, Dolar Selandia Baru memperlihatkan konsolidasi harga di bawah High Januari, tepatnya di area 0.7436, dengan rata-rata pergerakan yang menutup downside beberapa bulan terakhir. Kisaran harga ini selama beberapa minggu mendatang bisa mendukung pembatalan bullish jika terjadi breakdown di area 0.7100.
Harga terendah 0.7150 sebelum pembalikan sejatinya mengincar resisten di area 0.7390 (High-Close tahunan) dan 0.7437 (High tahunan).
Mulai Jumat (13 April) lalu, Dolar Selandia Baru mulai berbalik tajam dari penutupan tinggi harian di 0.7390. Pullback itu sekarang menguji area support awal di area 0.7300, yang jika rusak bisa membuka jalan untuk koreksi harga lebih dalam. Untuk saat ini, inilah level yang perlu dipertimbangkan.
Prakiraan Fundamental untuk USD : Bearish Rebound.
Efek kekhawatiran perang dagang antara AS dan China saat ini terus mendominasi psikologi pasar keuangan global. Investor tetap tenang dan terlihat beberapa melepas pembelian aset berisiko mereka.
Namun, belum ada tanda-tanda kepanikan di pasar, dan oleh karena itu tidak ada permintaan yang sangat kuat untuk aset safe haven seperti Yen Jepang dan Emas. Pergerakan yang tercermin dari harga kedua instrumen tersebut hanya sebuah permulaan tren pembelian.
Prakiraan Fundamental untuk NZD USD : Bearish Netral.
Kiwi telah membalikkan perlawanan upslope. Ini dibuktikan oleh penembusan di bawah support paralel. Dari sudut pandang perdagangan, banyak trader memperkirakan memudarnya kekuatan harga, apalagi saat di bawah pembukaan mingguan di area 0.72700.
Sebaliknya untuk kemungkinan naik, jika terjadi penutupan di atas level tertinggi mingguan di area 0.73700, harga bisa menuju target atas yakni resistenmingguan sebelumnya di area 0.73900. Kenaikan lebih lanjut bahkan bisa ke area 0.74350.
Semua proyeksi di atas tergambar pada grafik Daily NZD USD di bawah ini. Koreksi terbatas perjalanan pullback dikuatkan oleh sebuah po la harmonik Bearish Shark (garis biru) menuju bawah level Fibo 23.6%. Situasi harga tersebut berada sedikit di atas Equilibrium Demand Area.
Saran OP NZD USD : Sell di area 0.73300
Gunakan Trailing Stop auto atau manual.
SL1 : 0.73650 – 30 pips – 300 points.
SL2 : 0.73850 – 50 pips – 500 points.
TP1 : 0.72750 – 60 pips – 600 points.
TP2 : 0.72350 – 100 pips – 1000 points.
*Posisi invalid jika harga ganti dan closing candle melewati area 0.74000.
**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H4 apalagi D1.
Rentang waktu trading : 2-3 hari.
*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.
Peluang Turun EURNZDSemua alasan ada pada gambar chart H4.
Saran OP EUR NZD : Sell di bawah area 1.69250
Gunakan Thrilling Stop auto atau manual
SL1 : 1.70000 – 75 pips – 750 points
TP1 : 1.67750 – 150 pips – 1500 points
*Invalid posisi ganti arah jika harga melewati area 1.70500 & terjadi closing candle.
**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H4 apalagi D1.
Rentang waktu trading : 2-5 hari.
*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.
Breakdown Uptren Channel Mingguan Euro Berpeluang TurunFundamental EUR NZD
Prakiraan Fundamental untuk EUR : Bullish Korektif.
Minggu ini, kalender ekonomi Eurozone tidak ada yang berdampak terlalu signifikan. Artinya, penentu arah harganya akan lebih banyak dari perilaku harga teknikal.
Euro melemah terhadap sebagian besar mata uang utama, terutama JPY sejak 2 bulan lalu (EUR JPY). Terhadap GBP, Euro turun sejak 1 bulan lalu. Tumbuhnya ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat dapat memprovokasi volatilitas di pasar ekuitas global, tetapi belum secara signifikan berdampak pada Euro.
Indeks ukuran perdagangan Euro naik +9% dalam basis tahunan, menunjukkan bahwa Euro-lah yang mungkin menjadi alasan terbesar dari performa data-data yang mulai mengecewakan ekspektasi pasar.
Namun di balik berita utama perang perdagangan, Euro menghadapi kenyataan yang sulit: terlalu besar kenaikannya. Bukti lain bahwa apresiasi Euro selama setahun terakhir akan jadi beban ke depan, adalah ekspektasi inflasi. Inflasi Swap Forwards 5 tahunan ditutup waktu lalu di 1.683%, jauh dari 1.774% yang terlihat pada akhir Januari. Inflasi baru-baru ini juga terbaca lemah, dengan Headline di +1.4% y/y.
Inilah alasan bahwa Euro masih rentan terhadap peluang downside. Dengan posisi spekulatif net-long di pasar berjangka masih sangat tinggi pada kontrak 134.4k, ada ruang untuk pelepasan Euro akibat profit-taking.
Prakiraan Fundamental untuk NZD : Bullish Netral.
Banyak petunjuk di pasar keuangan saat ini sudah memunculkan animo para pedagang untuk membeli aset berisiko, termasuk NZD.
Dolar Selandia Baru diminati dalam aksi teknikal, tercermin daria perilaku harga terkini yang kuat. Namun, NZD USD juga sedang menghadapi level resisten kritis.
Hari Selasa kemarin, ada terobosan besar dari isu perang dagang. Baik presiden China maupun AS sama-sama mengeluarkan getaran positif melalui komentar-komentar mereka. Akibatnya, saham-saham naik dan jajaran mata uang yang terdaftar sebagai aset berisiko mengikutinya.
RBNZ telah menunjukkan kepada kita bahwa mereka tidak terburu-buru menaikkan suku bunga. Artinya, tidak akan lama sampai Dolar AS memiliki keuntungan atas NZD dalam hal imbal hasil. Ini bisa membuat Greenback lebih menarik, dan NZD mungkin turun sebagai imbasnya.
Namun, pasar telah menunjukkan kepada kita bahwa mereka lebih tertarik untuk kembali ke luar dari mata uang dengan ekonomi terbesar di dunia itu.
Prakiraan Fundamental untuk EUR NZD : Bearish Kontinu.
Para pedagang menyoroti pola Fibonacci Ekspansi dengan titik 0% adalah area sekitar 1.69150 bagi pergerakan downtrend, yang juga berfungsi sebagai level invalidasi skenario bearish EURNZD. Jika harga tembus keatas level ini, gambaran rebound jangka pendek akan muncul dan EURNZD memiliki pola probabilitas tinggi untuk naik mendekati area 1.71000.
Sebaliknya skenario ke bawah, selama EURNZD bertahan di bawah 1.69000, maka kita dapat melihat terbentuknya gelombang ke-3 (time frame H4) menuju area lebih rendah.
Saran OP EUR NZD : Sell di area 1.68250
Gunakan Thrilling Stop auto atau manual
SL1 : 1.68750 – 50 pips – 500 points
SL2 : 1.69000 – 75 pips – 750 points
TP1 : 1.67250 – 100 pips – 1000 points
TP2 : 1.66750 – 150 pips – 1500 points
*Invalid posisi ganti arah jika harga melewati area 1.69500 & terjadi closing candle.
**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H4 apalagi D1.
Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.
Rentang waktu trading : 2-3 hari
*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.
Peluang entry buy NZDUSD (untuk Swingtrader)1. posisi candle berada di atas MA50 dan MA200
2. posisi candle sedang berada di atas garis support daily (warna hitam), apabila dapat bertahan diatas support, maka dapat menjadi pertanda untuk entry
3. Risk:Reward = 1:2.5, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam wathclist
4. TP1 merupakan area Take Profit pertama, setelah TP1 tercapai, maka dilakukan trailing StopLoss
Peluang Entry Jual EURNZD (untuk SwingTrader)1. posisi candle berada di bawah MA20 dan MA50
2. posisi candle berada di bawah area resistance yang tidak dapat ditembus high sebelumnya
3. Risk:Reward = 1:2, sehingga dapat dimasukkan ke dalam watchlist
Note:
1. TP 1 merupakan area Take Profit pertama (untuk amankan posisi)
2. Setelah mencapai TP 1, sebaiknya dilakukan trailing stop dalam posisi untung (mis titik entry + 10 pips)
3. TP 2 merupakan R:R yang diharapkan
Terhimpit Bullish Dolar, NZDUSD Peluang Sell Di SiniDolar AS berhasil rebound ditunjang oleh hasil positif kepercayaan konsumen dan keyakinan pasar terhadap RUU pemotongan pajak. Selain itu, testimoni Jerome Powell yang tidak meleset dari ekspektasi semakin mendukung kenaikan Greenback. Optimisme ini pun berimbas pada mata uang pesaing USD, termasuk Dolar New Zealand yang saat ini mulai menunjukkan sinyal bearish reversal.
Fundamental NZD/USD
Kiwi tak banyak merespon event fundamental pagi ini (29/11), yang berfokus pada pidato Spencer RBNZ. Bobot sentimen terhadap NZD/USD tampak lebih dipengaruhi oleh tingginya permintaan terhadap Dolar AS, setelah data kepercayaan konsumen semalam (28/11) sukses mengungguli ekspektasi dan naik mendekati level tinggi 17 tahun.
Lebih dari itu, pasar mulai menumbuhkan keyakinan terhadap lolosnya RRU pemotongan pajak yang akan ditentukan melalui pemungutan suara pada Kamis esok (30/11). Greenback juga masih menyimpan asa terhadap rilis data GDP dan Pending Home Sales malam nanti, karena keduanya sama-sama diprediksi meningkat dari perolehan sebelumnya. Di tengah kesibukan pasar menghadapi serangkaian rilis data berdampak tinggi, testimoni Yellen turut menjadi salah satu fokus yang bisa mempengaruhi pergerakan Dolar malam ini.
Teknikal NZD/USD
Dolar New Zealand menanjak dengan langkah pasti sejak pekan lalu, sebagaimana terlihat pada chart H4 berikut yang memperlihatkan Swing Bullish NZD/USD dengan up trendline (garis panah biru):
pic
Namun demikian, gelombang tersebut sebenarnya merupakan bagian terakhir dalam proyeksi Bearish Cypher yang ditarik dari titik High di tanggal 9 November. Karena pola harmonik tersebut telah sempurna, maka harga kemungkinan memenuhi proyeksinya dengan bergerak ke arah downside. Akan tetapi, kemungkinan tersebut masih menunggu konfirmasi breakout dari up trendline yang sudah beberapa kali teruji.
Proyeksi Pergerakan NZD/USD
Penembusan harga dari up trendline memang bisa menjadi konfirmator untuk proyeksi bearish NZD/USD saat ini. Namun untuk mengantisipasi peluang Pullback, sebaiknya tunggu konfirmasi entry dari bounce harga di level Fibo 23.6%. Batas tersebut merupakan resistance kuat yang sulit dilalui harga jika Pullback memang terjadi.
Setup chart di atas memilih area psikologis di bawah Fibo 23.6%, tepatnya di 0.69050 sebagai target entry sell. Stop Loss direkomendasikan berjarak 30 pips dari Open Posisi, sementara Take Profit disesuaikan dengan Rasio Risk/Reward 1:2 di kisaran 0.68450.
Gunakan trailing stop auto atau manual dan manajemen modal untuk trading yang bagus. Anda bisa memanfaatkan kalkulator MM agar tidak over lot, silahkan klik di sini.