Silver Uji Level $58.80 Usai Tensi Iran Mereda3 Agustus 2026
Perak (XAG/USD) bergerak naik ke kisaran $58,17 per ons pada perdagangan hari Senin, memulihkan sebagian pelemahan dari sesi sebelumnya. Momentum ini muncul setelah Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa negosiasi damai dengan Iran akan dimulai hari ini, setelah sejumlah sekutu utama AS di kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, mendesak agar rencana serangan ditangguhkan demi memberi ruang bagi jalur diplomasi. Trump juga kembali menegaskan tuntutannya agar Selat Hormuz segera dibuka penuh untuk jalur perdagangan energi global. Meredanya eskalasi geopolitik ini turut menahan laju kenaikan harga minyak, yang pada gilirannya mengurangi tekanan inflasi dan ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga ke depan, faktor yang secara historis turut memengaruhi daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Secara teknikal pada timeframe 4H, struktur harga menunjukkan potensi pengujian area resistance terdekat di $58,80 apabila momentum penguatan berlanjut.
Analisis Teknikal:
Harga saat ini bergerak di kisaran $58,17, menguji zona resistance terdekat
Resistance: R1 di $58,80, R2 di $59,95, R3 di $60,91
Support: S1 di $57,75, S2 di $56,85, S3 di $55,15
Selama harga bertahan di atas level S1 ($57,75), bias jangka pendek cenderung menguat menuju R1
Kesimpulan:
Potensi penguatan lanjutan menuju $58,80 (R1) selama tidak ada pembalikan sentimen dari perkembangan negosiasi Iran-AS
Jika R1 berhasil ditembus, target berikutnya berada di $59,95 (R2)
Penembusan ke bawah S1 ($57,75) dapat membuka ruang koreksi menuju $56,85 (S2)
Pergerakan harga masih sangat bergantung pada perkembangan hasil negosiasi geopolitik yang berlangsung hari ini
Disclaimer: Analisis ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli/menjual instrumen tertentu. Keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Selalu terapkan manajemen risiko yang sesuai.
Saatnya naik ke #LevelnyaTraderSejati bersama EsaFX
Geopolitics
WTI Tertekan Ketegangan AS-Iran, Waspada 81.6531 Juli 2026
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas dan mengancam stabilitas pasokan energi di kawasan Timur Tengah. Militer AS meluncurkan serangan baru terhadap sejumlah target di Iran sebagai respons atas serangan Teheran terhadap aset-aset AS di wilayah tersebut, membuat harapan akan terobosan diplomatik dalam waktu dekat semakin meredup. Di sisi lain, lalu lintas tanker minyak melalui Selat Hormuz justru meningkat setelah sempat melambat, sehingga jutaan barel minyak mentah tetap bisa mengalir melintasi jalur strategis tersebut. Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan mendekati $82.07 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi di area $84.29 pada sesi Asia hari Jumat.
Analisis Teknikal:
Secara struktur mingguan, harga bergerak dalam pola trendline dengan Resistance Utama di level 85.52 dan Support Utama di level 78.69.
Level teknikal harian (R/S) untuk perdagangan hari ini:
R1: 84.30 | R2: 85.88 | R3: 86.65
S1: 81.65 | S2: 80.15 | S3: 79.50
Selama harga masih tertahan di bawah resistance mingguan 85.52, tekanan koreksi jangka pendek berpotensi berlanjut menuju area support harian S1 di 81.65.
Kesimpulan:
Bias jangka pendek cenderung tertekan (bearish) selama harga bertahan di bawah 84.30 (R1 harian).
Break di atas 85.52 (Resistance Mingguan) berpotensi membuka ruang penguatan lanjutan.
Break di bawah 78.69 (Support Mingguan) dapat mengonfirmasi pelemahan struktural lebih dalam.
Trader disarankan memantau perkembangan geopolitik AS-Iran dan lalu lintas Selat Hormuz sebagai katalis pergerakan harga selanjutnya.
Disclaimer: Analisis ini bersifat edukasi dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk melakukan transaksi. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Stochastic Jenuh Beli, Emas Rawan Koreksi22 Juli 2026
Setelah menembus garis tren turun yang terbentuk sejak awal Juli dan menguat dari kisaran 4.040 ke level 4.126,72, Stochastic Oscillator pada emas (XAU/USD) kini sudah masuk ke area jenuh beli (overbought) dengan %K di 90,64 dan %D di 93,52, keduanya jauh di atas ambang batas 80. Ini sinyal klasik bahwa momentum kenaikan sudah mulai jenuh, dan ruang koreksi atau konsolidasi jangka pendek terbuka sebelum harga melanjutkan usaha menguji resistance yang lebih tinggi.
Kondisi ini bertepatan dengan eskalasi konflik AS-Iran yang kembali memanas: militer AS melancarkan serangan tambahan ke Iran, sementara Houthi sekutu Iran di Yaman mendeklarasikan embargo maritim terhadap Arab Saudi, mengancam jalur pelayaran di Laut Merah yang selama ini menjadi katup pelepas krusial ekspor minyak Saudi di tengah gangguan pasokan di Selat Hormuz. Presiden Trump juga menegaskan Iran akan membayar mahal atas kematian tentara AS, sinyal bahwa eskalasi militer belum akan mereda dalam waktu dekat.
Ketegangan ini mendorong harga minyak naik tajam, memicu kekhawatiran inflasi yang pada gilirannya menopang penguatan Dolar AS dan yield obligasi AS. Kondisi ini berpotensi membatasi ruang penguatan emas lebih lanjut, apalagi The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada 29 Juli 2026, di mana konsensus pasar saat ini masih condong pada skenario suku bunga ditahan, meski risiko pergeseran ekspektasi tetap terbuka seiring tekanan inflasi dari sisi energi. Jadi sinyal jenuh beli pada Stochastic saat ini bukan cuma soal teknikal semata, tapi juga sejalan dengan tekanan fundamental yang membatasi ruang gerak emas ke atas.
Analisis Teknikal
Stochastic Oscillator (%K 90,64 / %D 93,52): sudah berada di area jenuh beli (overbought) pada harga saat ini sinyal utama yang perlu diwaspadai, membuka peluang koreksi/konsolidasi sebelum lanjut menguji resistance lebih tinggi
Harga saat ini: 4.126,72 (timeframe 4H)
Garis tren turun (descending trendline) dari awal Juli telah berhasil ditembus ke atas, mengindikasikan potensi perubahan momentum jangka pendek
Resistance terdekat R1: ± 4.042,7 perlu konfirmasi digit terakhir, tertutup label pada chart
Resistance R2: 4.103,95
Resistance R3: 4.166,03
Support Utama: 3.964,48
Kesimpulan
Sinyal jenuh beli pada Stochastic jadi perhatian utama, momentum kenaikan mulai jenuh, waspadai potensi koreksi/konsolidasi jangka pendek
Breakout trendline turun + sentimen risk-off dari konflik Timur Tengah tetap jadi pendorong rally emas, namun ruang kenaikan makin terbatas
Penguatan Dolar AS akibat kekhawatiran inflasi energi turut membatasi kenaikan lebih lanjut
Level 3964.48 tetap menjadi support utama yang perlu diwaspadai jika koreksi berlanjut
Disclaimer: Analisis ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi atau ajakan untuk melakukan transaksi tertentu. Pergerakan harga di pasar keuangan mengandung risiko, dan performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu lakukan riset dan manajemen risiko sendiri sebelum mengambil keputusan trading.
Saatnya naik ke #LevelnyaTraderSejati bersama EsaFX
Emas Turun Karena Risiko Perang — Perlindungan Gagal?Emas jatuh tajam pada timeframe H1, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus meningkat.
Ini menciptakan kontradiksi yang tidak bisa diabaikan oleh para trader: risiko perang meningkat, tetapi emas dijual secara agresif.
Jadi pertanyaan yang sebenarnya adalah — apakah emas kehilangan perannya sebagai tempat berlindung yang aman, ataukah ini hanya gerakan yang dipicu oleh likuiditas?
Narasi Makro
• Hasil obligasi pemerintah AS melonjak lebih tinggi seiring dengan penyebaran ketakutan inflasi.
• Kenaikan hasil meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas.
• Ketegangan di Timur Tengah mendorong harga energi lebih tinggi, memperburuk kekhawatiran inflasi.
• Pasar beralih menuju USD dan aliran yang dipicu oleh hasil, menekan emas.
Konteks Berita
Meskipun ada risiko geopolitik, emas berada di bawah tekanan akibat dominasi makro dari hasil dan ekspektasi inflasi.
Harga energi yang lebih tinggi memperkuat ketakutan inflasi, yang pada gilirannya mendukung hasil — menciptakan lingkungan bearish bagi emas.
Skenario Berita IF–THEN
Jika hasil terus meningkat:
Emas dapat melanjutkan penurunannya menuju zona likuiditas yang lebih dalam di dekat 4100.
Jika risiko geopolitik meningkat lebih lanjut:
Emas bisa stabil dan memicu rebound jangka pendek.
Tinjauan Teknikal
Pada grafik H1, emas berada dalam struktur bearish yang kuat, mencetak tinggi dan rendah yang berturut-turut lebih rendah.
Harga baru-baru ini mengalami penurunan impulsif, yang menunjukkan bahwa likuiditas di bawah sedang menjadi target.
Sebuah bounce jangka pendek dapat terjadi menuju zona resistensi 4350, di mana penjual dapat masuk kembali.
Jika zona ini bertahan, target downside berikutnya sejajar dengan level likuiditas 4100, yang berada di bawah aksi harga saat ini.
Dari perspektif profesional, jenis gerakan ini mencerminkan kelanjutan tren dengan peluang penarikan, daripada pembalikan yang terkonfirmasi.
Level Kunci
Resistensi: 4350
Harga Saat Ini: ~4247
Target Likuiditas: 4100
Perdebatan Pasar
Apakah emas turun karena hasil mendominasi narasi ataukah ini adalah sapuan likuiditas sebelum pembalikan di bawah risiko geopolitik?
Perang Timur Tengah Meningkat — Mengapa Emas Belum Naik?Ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin meningkat lagi.
Konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran telah memasuki minggu ketiga, dengan serangan baru dilaporkan di seluruh Teluk Persia yang menargetkan infrastruktur energi. Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan minyak, khususnya di sekitar Selat Hormuz, salah satu titik kritis energi di dunia.
Meskipun risiko yang meningkat ini, harga emas hampir tidak bergerak.
Sebaliknya, harga sedang mengonsolidasi sedikit di atas level $5020, meninggalkan para trader mempertanyakan apakah pasar sedang mempersiapkan pergerakan yang lebih besar.
Narasi Makro
Beberapa kekuatan makro saat ini mempengaruhi emas:
• Dolar AS sedikit melemah, membantu emas stabil setelah penurunan kecil di sesi sebelumnya.
• Pasar sedang mengevaluasi pelepasan cadangan minyak darurat untuk mengimbangi potensi gangguan pasokan.
• Presiden Donald Trump telah meminta dukungan internasional untuk mengamankan Selat Hormuz, menandakan keseriusan situasi ini.
• Risiko geopolitik yang meningkat biasanya mendukung permintaan aset aman, tetapi pasar masih menyeimbangkan risiko inflasi dan guncangan energi.
Kombinasi ini menjaga emas terikat dalam range untuk saat ini.
Tinjauan Teknis (H2)
Dari perspektif struktural pada grafik H2:
• Emas tetap berada di dalam garis tren menurun, menunjukkan tekanan penurunan yang lebih luas.
• Harga saat ini bertahan di atas zona support kunci dekat 4979.
• Lilin-lilin terbaru menunjukkan konsolidasi dan akumulasi likuiditas tepat di atas support.
• Jika pembeli melindungi level ini, pasar bisa bergerak lebih tinggi menuju resistance.
Jenis kompresi ini sering mendahului pergerakan ekspansi volatilitas.
Level Kunci
🟢 Support / Permintaan: 4979
📊 Pivot Struktur: 5044
🔴 Resistensi: 5095
🎯 Target Likuiditas: 5192
Skenario 1 — Bullish
Jika pembeli melindungi zona support:
4979 bertahan
→ 5044 merebut kembali
→ 5095 breakout
→ 5192 likuiditas
Ini akan selaras dengan potensi permintaan aset aman yang kembali ke pasar.
Skenario 2 — Bearish
Jika support gagal:
4979 tembus
→ ekspansi penurunan
→ sapuan likuiditas yang lebih dalam
Pasar sering menguji likuiditas di bawah support sebelum berbalik arah.
Perdebatan Pasar
Ketegangan geopolitik semakin meningkat.
Risiko pasokan minyak semakin bertambah.
Namun emas masih belum rally dengan agresif.
Jadi pertanyaan kunci sekarang adalah:
Apakah emas sedang mempersiapkan rally aset aman yang terlambat…
atau akankah pasar menyapu support terlebih dahulu?
Emas ATH Bukan Kebetulan – Ini Perang untuk Mempertahankan USDBom dan peluru hanyalah layar asap.
Perang yang sebenarnya adalah: siapa yang masih mengendalikan uang dunia.
Dan itulah mengapa Trump muncul di waktu yang tepat.
Ini bukan perang senjata.
Ini adalah perang untuk mempertahankan dolar AS (USD).
Jika dilihat satu per satu, tindakan AS tampak sangat… berantakan:
Tekanan terhadap Iran
Sanksi dan kontrol atas Venezuela
Sikap keras terhadap Rusia, tapi tetap membuka dialog
Bagi trader baru → terlihat kacau.
Namun jika semuanya diletakkan di satu papan catur, hanya ada satu tujuan utama:
👉 Memastikan dunia tetap membutuhkan USD.
Bukan minyak.
Bukan Iran.
Bukan Venezuela.
👉 Mata uang penyelesaian (settlement currency).
Mengapa USD begitu penting?
Amerika Serikat saat ini:
Tidak bersaing dengan tenaga kerja murah
Tidak memproduksi barang murah secara massal
Tidak hidup dari ekspor
👉 AS hidup dari uang dan sistem keuangan.
Jika USD kehilangan peran sentralnya:
Mencetak uang tidak lagi mudah
Utang nasional menjadi beban nyata
Kekuatan militer kehilangan “dukungan berbasis kepercayaan”
👉 Kehilangan USD = kehilangan status negara adidaya.
Di mana masalah sebenarnya dimulai?
Beberapa negara menjual minyak ke Tiongkok tanpa menggunakan USD, melainkan:
Yuan Tiongkok
Skema swap bilateral
Sistem di luar kendali AS
👉 Bagi AS, ini adalah serangan langsung ke fondasi kekuasaan,
tanpa perlu menembakkan satu peluru pun.
Lalu apa yang dilakukan Trump?
Bukan berperang untuk merebut minyak.
Bukan berperang untuk mengambil wilayah.
👉 Trump membuat perdagangan minyak di luar USD menjadi berisiko.
Langkah-langkah yang sangat pragmatis:
Menciptakan ketidakstabilan yang terkendali
Mengganggu aliran minyak “di luar sistem”
Memaksa negara-negara kembali ke USD karena… lebih aman
Contoh sederhana untuk trader
Bayangkan sebuah pasar yang hanya menerima satu mata uang.
Ingin membeli apa pun?
Harus pakai mata uang itu.
Suatu hari, beberapa kios berkata:
“Kami terima mata uang lain, lebih murah.”
Pemilik pasar tidak menutup kios-kios itu.
Dia hanya:
Membuat penjualan lebih sulit
Meningkatkan risiko pengiriman
Memperketat pemeriksaan
👉 Akhirnya, kios-kios itu kembali ke mata uang lama
agar tidak pusing sendiri.
Begitulah cara USD dan minyak bekerja.
Disatukan kembali – sudut pandang trader
Iran – Venezuela – Timur Tengah
Ini bukan peristiwa acak.
👉 Ini adalah perang untuk mempertahankan tatanan moneter.
Trump:
Tidak berperang demi minyak
Tidak berperang demi moral
👉 Dia berperang demi mata uang penyelesaian.
Siapa pun yang membuat dunia kurang bergantung pada USD,
akan otomatis menjadi target.
KESIMPULAN – gaya trader, sedikit sarkastik 😄
Emas mencetak ATH bukan karena pasar “gila”.
👉 Ini adalah hasil dari perang mempertahankan mata uang pungutan global.
Jika kamu memahami ini:
Chart terasa tidak terlalu “bodoh”
Keinginan untuk short setiap candle tinggi berkurang
Akun trading lebih jarang kena serangan jantung 😄
Tapi tunggu dulu 😄
Pertanyaan yang lebih penting adalah:
Jika para pemain besar sedang bermain catur moneter,
di mana seharusnya trader ritel berdiri agar tidak tersapu pasar?
Di bagian berikutnya, saya akan bahas:
Mengapa SELL emas di ATH sangat sulit untuk bertahan hidup
Kapan mengejar BUY itu bodoh, dan kapan justru benar
Bagaimana trader bisa melindungi “nasi di piring”
saat chart berlari seperti sedang dikejar sesuatu
👉 Kalau ini terasa kena, drop 🚀
Cukup banyak 🚀, saya lanjutkan – tanpa rahasia 😏
XAU/USD – FED, Tarif & NFP Malam Ini | Captain Vincent🔎 Captain’s Log – Latar Belakang & Berita
Probabilitas FED memangkas suku bunga bulan September telah naik menjadi 99.4% (dari 96.6%) → hampir pasti.
Cook dari FED sedang diselidiki karena dugaan penipuan, ditambah dengan data ekonomi yang lemah sebelumnya → semakin memperkuat dorongan untuk Emas.
Kesepakatan AS – Jepang: AS menurunkan tarif impor chip menjadi 15%, sebagai gantinya Jepang berinvestasi 550 miliar USD + membeli 8 miliar USD produk pertanian. Meski positif, hal ini tidak mengubah situasi utama karena pasar tetap fokus pada suku bunga & inflasi.
Trump: Mengancam akan mengenakan tarif pada semua perusahaan chip/semis yang tidak masuk ke AS → meningkatkan kekhawatiran geopolitik.
NFP & Tingkat Pengangguran (UR) malam ini pukul 19:30 → peristiwa penting, berpotensi menciptakan volatilitas sangat kuat.
⏩ Captain’s Summary:
Aliran dana masih condong ke BUY Gold berkat ekspektasi pemangkasan suku bunga FED, namun sebelum/sesudah rilis data mungkin muncul guncangan jangka pendek.
📈 Captain’s Chart – Analisis Teknikal
M30 BOS: Gold baru saja mencetak Break of Structure, tren utama tetap bullish.
Captain’s Shield (Support): 3484 – 3486 (Zona Buy utama).
Storm Breaker (Resistance): 3575 – 3593 (bertepatan dengan Fibo 0.5 – 0.618).
Jika menembus 3591 – 3593 → membuka jalan menuju ATH baru 3608 – 3610 atau lebih tinggi.
Jika gagal di Storm Breaker → harga bisa kembali menguji Golden Harbor (3484) sebelum melanjutkan kenaikan.
🎯 Captain’s Map – Skenario Trading
✅ Golden Harbor (BUY – Prioritas)
Entry: 3484 – 3486
SL: 3478
TP: 3490 → 3493 → 3497 → 3505 → 35xx
⚡ Quick Boarding (SELL Scalp – Jangka Pendek)
Entry: 3575 – 3577
SL: 3585
TP: 3570 → 3565 → 3560 → 3555 → 35xx
🌊 Storm Breaker (SELL Zone – Resistance)
Entry: 3591 – 3593
SL: 3600
TP: 3588 → 3585 → 3580 → 3575 → 35xx
Catatan Kapten ⚓
“Perahu emas masih berlayar mulus ketika FED hampir pasti menurunkan suku bunga di bulan September. Golden Harbor 🏝️ (3484) adalah pelabuhan aman untuk terus mengikuti tren naik. Storm Breaker 🌊 (3575–3593) bisa menciptakan gelombang besar bagi perjalanan Quick Boarding 🚤 jangka pendek, namun arus utama tetap membawa kita menuju Utara.”
XAUUSD SUKU BUNGA & KRISIS BANK AMERIKA II- SUKU BUNGA & KRISIS BANK AMERIKA II
xauusd tetap bertahan setelah the fed mempertahakan suku bunganya tetap di 5.5%, disisi lain dampaknya pada krisis perbankan seperti bulan maret tahun 2023 dialami oleh SILICON VALLEY BANK dan SIGNATURE BANK. saya memprediksi akan ada hal yang sama dialami perbankan 2024 sudah terlihat pada New York Community Bank yang jatuh 40%.
Ketegasan Penurunan suku bunga the fed pada bulan maret.
Emas bertahan dari pertumbuhan yang kuat di pasar tenaga kerja AS dan kebijakan Fed yang hawkish, krisis perbankan dapat memicu gambaran reli berikutnya
Pasar melemah sejalan dengan komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan pada hari Rabu bahwa meskipun bank sentral sedang mempersiapkan pelonggaran yang akan dimulai tahun ini, waktunya masih belum pasti.
Seminggu terakhir ini, bank regional AS New York Community Bancorp mengalami aksi jual dramatis setelah melaporkan kerugian sebesar $252 juta pada kuartal keempat tahun 2023. Faktor signifikan di balik kerugian tersebut adalah karena kelemahan ekstensif dalam real estat komersial.
“Saya ingin membeli emas jika kita melihatnya semakin banyak bukti kerugian perbankan yang meluas,” kata Button. “Ini adalah ancaman yang sah terhadap pasar keuangan. Seseorang memegang hutang buruk ini dan hanya masalah waktu sebelum mereka harus menuliskannya. Kami tidak tahu berapa lama bank dapat menahan kerugian ini.”
- Pertemuan Powell
Beberapa ekonom juga mencatat bahwa pasar mungkin sensitif terhadap komentar Powell saat ia melakukan wawancara di acara 60 Minutes Sunday di CBS News.
- Gold Menurut Analis
Analis Senior Kitco Jim Wyckoff memperkirakan harga emas akan mengalami tren sideways minggu depan. “Tidak berubah dan berombak karena aspek bullish dari peningkatan geopolitik/penghindaran risiko mengimbangi elemen bearish dari laporan pekerjaan yang kuat/Fed yang lebih hawkish,” katanya.
- Geopolitik
(Reuters) - Amerika Serikat melancarkan serangan udara di Irak dan Suriah terhadap lebih dari 85 sasaran yang terkait dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan milisi yang didukungnya, yang dilaporkan menewaskan hampir 40 orang, sebagai pembalasan atas serangan mematikan terhadap Iran.
Kyiv, 3 Februari (Reuters) - Dua pesawat tak berawak Ukraina menyerang fasilitas pemrosesan minyak utama di kilang minyak terbesar di Rusia selatan pada hari Sabtu, kata seorang sumber di Kyiv kepada Reuters, merinci yang terbaru dari serangkaian serangan jarak jauh terhadap minyak Rusia fasilitas.
Data ekonomi untuk minggu depan:
-Senin: PMI jasa ISM
-Kamis: Klaim pengangguran mingguan
XAUUSD WAITING CPI DATAxauusd jumat rilis data ketenaga kerjaan yang kuat membuat dolar menguat, dan xauusd melemah sekitar level 2025$, setelahnya 30 ment xau pullback naik ke level 2063$ dan ditutup pada level 2045$ masih dibawah tahanan solid 2050.
- INTEREST RATE
kami (TD Securities) memperkirakan inflasi akan terus melemah dalam beberapa laporan berikutnya, yang akan menjaga peluang tetap terbuka untuk penurunan suku bunga di kuartal kedua.”
analis di BCA Research tidak memperkirakan kenaikan suku bunga yang berkepanjangan akan mendorong perekonomian ke dalam resesi, bahkan ketika aktivitas melambat. Perusahaan riset yang berbasis di Montreal mengatakan penurunan tekanan inflasi dan upah yang sehat akan mendorong konsumsi riil, sehingga mendukung aktivitas perekonomian.
- LABOR MARKET
Philip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures, mengatakan ekspektasi penurunan suku bunga tetap tinggi karena beberapa analis yakin laporan pekerjaan terbaru menunjukkan keretakan di pasar tenaga kerja mulai terlihat.
- CPI
Perkiraannya adalah inflasi umum akan tetap berada di kisaran 3%; namun, inflasi inti diperkirakan akan tetap berada di kisaran 4%, dua kali lipat dari target bank sentral.
- GEOPOLITIK
Status logam mulia sebagai aset safe-haven mungkin akan meningkat dalam beberapa hari dan minggu mendatang seiring dengan meningkatnya risiko geopolitik global. Perang Rusia/Ukraina yang sedang berlangsung tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan terus meningkat, aksi militer Israel di Jalur Gaza terus berlanjut, sementara titik-titik pengiriman utama di Laut Merah mengganggu rantai pasokan global setiap hari. Meningkatnya konflik-konflik ini akan mendukung emas.
- 2024 GOLD FORECAST
Quartal 1 2150, Quartal 2 2225, Quartal 3 2300. (fundamental utama adalah geopolitik dan suku bunga AS)
Data ekonomi untuk minggu depan:
-Kamis: CPI AS, klaim pengangguran mingguan
-Jumat: PPI AS
PERHATIKAN TAHANAN HARIAN BERIKUT :
Tahanan atas = 2050 solid-2060-2070-2075-2080
Tahanan bawah = 2040-2035-2030-2025solid
xau masih tertahan dibawah resistance solid 2050. jika tertembus keatas tes 2088-2100. jika tidak tertembus tes 2025-2010. saya memperkirakan data inflasi as minggu depan akan tetap melemah.








