Kupon

Apa itu Kupon?

Dalam obligasi, kupon mengacu pada pembayaran bunga berkala yang dilakukan kepada pemegang obligasi oleh penerbit obligasi. Ini mewakili tingkat bunga tetap atau variabel yang dijanjikan penerbit untuk dibayarkan kepada pemegang obligasi selama masa obligasi.

Ketika sebuah obligasi diterbitkan, biasanya memiliki tingkat suku bunga kupon yang dinyatakan, yang dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal obligasi.

Pembayaran kupon biasanya dilakukan setengah tahunan atau tahunan, meskipun frekuensi pembayaran lainnya dimungkinkan, tergantung pada ketentuan obligasi. Pemegang obligasi menerima pembayaran bunga periodik ini sampai tanggal jatuh tempo obligasi ketika jumlah pokok (nilai nominal) dilunasi.

Mengapa Kupon itu penting?

Suku bunga kupon merupakan faktor penting dalam menentukan hasil atau pengembalian yang dapat diharapkan oleh pemegang obligasi dari memegang obligasi. Ini biasanya ditetapkan berdasarkan beberapa faktor, termasuk suku bunga pasar yang berlaku, kelayakan kredit penerbit, dan ketentuan khusus obligasi.

Ketika suku bunga pasar naik atau turun, suku bunga kupon pada obligasi yang baru diterbitkan dapat disesuaikan agar sesuai dengan suku bunga yang berlaku. Obligasi dengan suku bunga kupon tetap, bagaimanapun, terus membayar dengan suku bunga tetap yang sama sepanjang umurnya, terlepas dari perubahan suku bunga pasar. Akibatnya, imbal hasil obligasi dengan suku bunga tetap mungkin berbeda dari imbal hasil pasar yang berlaku, yang berdampak pada daya tariknya bagi investor.

Perlu dicatat bahwa istilah kupon berasal dari praktik historis kupon yang dapat dilepas yang secara fisik akan dipotong dan diberikan oleh pemegang obligasi untuk pembayaran. Namun, dalam trading obligasi modern, pembayaran kupon biasanya dilakukan secara elektronik, dan istilah kupon mengacu pada pembayaran bunga itu sendiri.

Pembayaran kupon merupakan komponen yang signifikan dari pengembalian investasi bagi pemegang obligasi dan berfungsi sebagai sarana bagi penerbit untuk mengkompensasi pemegang obligasi untuk meminjamkan uang.