Analisis harga emas 11 Juni✏️ Analisis XAUUSD — 06/11
Rentang perdagangan emas hari ini berada dalam kisaran 100 harga, dibatasi oleh zona resistensi 4031 dan zona dukungan 3931.
Tren utama masih naik, sehingga strategi memprioritaskan BELI mengikuti momentum pasar akan lebih tepat pada periode ini.
Zona level kunci 4031 terus memainkan peran penting — jika daya beli cukup kuat untuk menembus zona ini, target selanjutnya adalah 4150.
Di sisi lain, perlu mengamati reaksi harga di sekitar garis tren dan zona dukungan sesi Asia kemarin untuk menentukan apakah daya beli masih bertahan atau tidak.
📈 Rencana Trading
BELI di sekitar 3984
BELI saat ada sinyal penolakan harga di support 3931
BELI DCA saat harga menembus 4031
🎯 Target: 4150
⚠️ Risiko: saat harga menembus garis tren dan menutup candle di bawah 3930
X-indicator
SRIUS : Saham Yang Masuk MSCI Global Standard Indexes ListSRIUS : Saham Yang Masuk MSCI Global Standard Indexes List
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251106
Berikut pengumuman MSCI :
MSCI NOVEMBER 2025 INDEX REVIEW
Announcement date November 05, 2025, All changes will take place as of the close of November 24, 2025, Effective date November 25, 2025
MSCI Global Standard Indexes List
Additions : IDX:BREN , IDX:BRMS
MSCI Small Cap Indexes List
Additions : IDX:DSNG , IDX:ENRG , IDX:KLBF , MSIN, IDX:RAJA , IDX:WIFI , IDX:TINS
Dari Chart kami, saham yang menarik adalah BREN dan TINS karena sudah dalam posisi di atas PSAR dan di atas SMA60.
Namun saham seperti BRMS, DSNG, ENRG, KLBF, RAJA dan WIFI pun sudah berada di atas SMA60 sehingga memiliki potensi untuk menarik perhatian kami setelah Breakout PSAR-nya.
Lebih mengerucut lagi, kami suka saham BRMS, DSNG, KLBF dan WIFI karena juga berada di atas SMA20.
Cek Chart KLBF di sini :
Cek Chart WIFI di sini :
Mau belajar Analisis Teknikal secara Komprehensif? Kami ada kursus onlinenya lengkap dengan tutorial TradingView.
Cek di website T.R.A.I.L Investment ya.
Berikut menurut A.R.I.S :
TINS (Timah Tbk)
Kinerja 3Q/9M25: Hasil 3Q/9M25 dinilai inline.
Pendapatan: Pendapatan 3Q25 tercatat IDR 2,4 triliun (+13% QoQ, -22% YoY), sehingga pendapatan 9M25 menjadi IDR 6,6 triliun (-20% YoY). Ini mencapai 60% dari target FY25. Penurunan YoY disebabkan oleh volume penjualan logam timah yang turun -29% YoY.
Produksi: Produksi bijih timah naik kembali ke 5,2kt di 3Q25 (+37% QoQ, +5% YoY).
EBITDA: EBITDA 3Q25 adalah IDR 605 miliar (+45% QoQ, -35% YoY), membawa 9M25 ke IDR 1,35 triliun (-34% YoY). Margin EBITDA meningkat 500bps QoQ didukung oleh volume penjualan dan ASP yang lebih tinggi.
Laba Bersih: Laba bersih (NPATMI) 3Q25 mencapai IDR 303 miliar (+65% QoQ, -36% YoY), sehingga laba 9M25 menjadi IDR 602 miliar (-34% YoY). Laba 3Q25 saja menyamai laba 1H25, menunjukkan pemulihan.
Prospek: Adanya penumpukan inventaris bijih timah sebesar 1,2kt (produksi 5,2kt vs output logam 3,98kt) diperkirakan akan mendukung kinerja 4Q yang lebih kuat.
KLBF (Kalbe Farma)
Kinerja 9M25: Laba bersih 9M25 (sembilan bulan 2025) dinilai inline , mencapai ~IDR 2,6 triliun (+10.6% YoY) , atau sekitar 74%-76% dari estimasi konsensus setahun penuh.
Penjualan 3Q25: Penjualan pada 3Q25 (kuartal ketiga) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa , mencapai IDR 8,9 triliun (+12.6% YoY, +8.2% QoQ). Pertumbuhan ini didorong oleh semua segmen , terutama Farmasi (+14.0% YoY) , Kesehatan Konsumen (+19.4% YoY) , dan Distribusi (+18.7% YoY).
Margin dan Biaya: Margin laba kotor (GPM) 3Q25 sedikit tergerus ke 39.6%. Hal ini disebabkan oleh peningkatan biaya operasional (opex), khususnya biaya A&P (iklan & promosi) yang strategis. Biaya opex terhadap penjualan (opex-to-sales) di 9M25 adalah 27.9%. Strategi "peremajaan merek" (brand rejuvenation) ini dinilai sudah mulai menunjukkan hasil positif pada penjualan.
ENRG (Energi Mega Persada)
Ringkasan (Initiate Coverage): Laporan dari 16 Oktober 2025 menyebut ENRG sebagai salah satu dari sedikit perusahaan hulu Migas (O&G) murni di Indonesia. Per 1H25, perusahaan memiliki 434 MMBOE sumber daya, termasuk 232 MMBOE cadangan 2P (terbukti dan terukur), yang menyiratkan umur cadangan sekitar 26 tahun.
Katalis Pertumbuhan: Pertumbuhan didukung oleh "Gebang Block". Produksi gas pertama ditargetkan pada 1H27 sebesar 7 MMBOED (40 MMCFD), dan direncanakan meningkat menjadi 17 MMBOED (100 MMCFD) pada tahun 2030.
Belanja Modal & Proyeksi: Perusahaan memiliki rencana belanja modal (capex) multi-tahun (2025-30) sebesar US$1.4 miliar, menargetkan pertumbuhan produksi rata-rata 10% YoY. Laba diproyeksikan meningkat dari US$73 juta (2024) menjadi US$183 juta (2030), dengan CAGR 14.1%20.
Pasar Emas Sebelum Rilis Berita Penting Malam Ini (5 November)📉 1. Struktur & Trendline:
Harga sedang bergerak dalam pola segitiga simetris kecil di dalam struktur kenaikan yang lebih besar.
Trendline bawah: Dukungan dinamis yang terus naik (sudah diuji sekali dan memantul kuat).
Trendline atas: Resistansi jangka pendek di area 3.980 – 3.985.
📊 2. Area Teknis Utama:
Dukungan terdekat: 3.962 – 3.948 → area konfluensi EMA + trendline bawah.
Resistansi 1: 3.975 – 3.985 → area Fibo 0.382–0.5, resistansi menengah.
Resistansi kuat: 4.033 – 4.041 → puncak sebelumnya + ekstensi Fibo 1.618.
🧭 3. Skenario Utama:
✅ Skenario Bullish:
Jika harga tetap bertahan di atas trendline 3.960 → potensi menembus ke 3.985.
Jika candle ditutup di atas 3.985 → konfirmasi breakout segitiga, target menuju 4.033 – 4.041.
⚠️ Skenario Bearish:
Jika harga ditolak di area 3.975–3.985 dan menembus ke bawah 3.948 → kemungkinan kembali menguji 3.920–3.910.
🎯 4. Rekomendasi Entry:
🟢 Buy: Saat harga retest di area 3.960 – 3.950 (konfirmasi pantulan) →
🎯 TP: 3.985 / 4.033 | 🛑 SL: di bawah 3.940.
🚀 Buy Breakout: Jika candle H1 close di atas 3.985 →
🎯 TP: 4.040 | 🛑 SL: 3.960.
SRIUS : Saham Pilihan Dari Heatmap EOD 251105SRIUS : Saham Pilihan Dari Heatmap EOD 251105
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251106
8 Saham Pilihan Dari Heatmap berdasarkan EOD tanggal 251006 : IDX:BRMS , IDX:COIN , IDX:GOTO , IDX:TINS , IDX:TLKM , IDX:PTRO , IDX:BREN , IDX:DEWA
Saham COIN, TINS dan DEWA mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR dan di atas SMA60. Ini adalah favorit setup kami. Stochastic Oscillator dari DEWA sudah Overbought jadi mungkin rawan turun dibandingkan COIN dan TINS. Namun penurunan tersebut dapat menjadi kesempatan Buy on Weakness.
BRMS dan BREN mungkin juga akan turun karena Stoch. ada di Overbought tapi BREN yang sudah mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR, rasanya lebih berpotensi naik lagi dibandingkan BRMS. Namun BRMS sedikit lagi mendapat sinyal Buy dari Parabolic SAR nih jadi layak dipantau juga.
GOTO terindikasi sudah Breakout SMA60 jadi ada cerita untuk Bullish Reversal alias mengawali Uptrend setelah sebelumnya Downtrend.
TLKM dan PTRO sedang menguji Resistance tapi kami lebih percaya PTRO untuk Breakout dan melanjutkan Uptrend.
Our favourite : GOTO, PTRO, TINS, DEWA
Kalau kamu apa?
Berikut kata A.R.I.S :
TINS: Kinerja Kuartal 3 (3Q) dinilai 'Inline'. Laba bersih (NPATMI) tercatat sebesar IDR 303 miliar, dengan margin EBITDA mengalami kenaikan 500 basis poin (bps) dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ). Produksi bijih timah (ore output) mencapai 5,2kt, dan target untuk setahun penuh (FY) dinilai masih dapat dicapai.
TLKM: Laporan 'Oct’25 Telco Tracker' mencatat bahwa TLKM mengurangi jumlah paket data (dari 244 menjadi 230) dan sedikit menaikkan harga. Langkah ini dinilai mendukung ARPU (rata-rata pendapatan per pengguna). TLKM juga tercatat sebagai salah satu dari 3 saham teratas yang dibeli bersih oleh investor asing.
Analisis Gelombang Elliott – XAUUSD (05 November 2025)
🔹 Momentum
Timeframe D1:
Momentum harian telah berbalik menurun, menandakan bahwa dalam 4–5 hari ke depan, tren utama kemungkinan tetap bearish.
Timeframe H4:
Momentum H4 saat ini mulai berbalik naik, menunjukkan potensi rebound jangka pendek selama 4–5 candle H4.
Namun, karena harga masih berada dalam fase koreksi, sinyal momentum jangka pendek bisa terpengaruh oleh noise. Meski begitu, kenaikan kecil ini tetap penting untuk diamati.
Timeframe H1:
Momentum H1 kini berada di zona overbought dan bersiap untuk berbalik turun.
Saya biasanya masuk posisi ketika momentum H1 dan H4 searah, tetapi saat ini keduanya berlawanan arah, jadi lebih baik menunggu dan mengamati.
Level 3891 menjadi zona penting yang perlu diperhatikan dalam jangka pendek.
________________________________________
🔹 Struktur Gelombang
Timeframe D1:
Gelombang korektif X (ungu) di dalam gelombang (4) (kuning) tampaknya sedang atau hampir selesai terbentuk.
Pembalikan momentum pada D1 mengindikasikan bahwa gelombang X mungkin sudah selesai, dan harga bisa mulai membentuk gelombang Y ke bawah.
Jika harga menembus di bawah 3892, hal ini akan mengonfirmasi selesainya gelombang X.
Namun, perlu dicatat bahwa retracement gelombang X cukup dangkal (sekitar 0.283 dari gelombang W sebelumnya), sehingga keandalan sinyal momentum berkurang — maka kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.
________________________________________
Timeframe H4:
Pada H4, struktur gelombang X (ungu) menunjukkan pola segitiga kontraktif di sekitar zona resistance 4028 dengan titik bawah yang semakin tinggi.
Dalam skenario ini, diharapkan pola a–b–c, di mana gelombang b membentuk segitiga, dan gelombang c dapat naik ke area 4050–4149 untuk menyelesaikan gelombang X.
Namun, penurunan tajam kemarin mulai melemahkan skenario ini, meskipun belum batal sepenuhnya.
→ Skenario bullish ini batal jika harga menembus di bawah 3892.
Karena itu, ada dua skenario yang perlu dipantau:
1. Skenario 1:
Gelombang X masih berlanjut – momentum H4 yang sedang naik mendukung hal ini.
Jika harga menembus di atas 4028 saat momentum H4 berada di zona overbought, skenario ini semakin kuat.
2. Skenario 2:
Gelombang X sudah selesai, terbentuk sebagai segitiga (abcde) seperti terlihat di H1.
Dalam hal ini, kenaikan H4 saat ini hanyalah rebound korektif, dan jika harga gagal menutup di atas 4028, maka penurunan baru akan berlanjut.
________________________________________
Timeframe H1:
Struktur korektif gelombang X (ungu) kemungkinan sudah selesai dalam bentuk segitiga (abcde, hitam).
Artinya, harga kini memasuki gelombang Y (ungu) pada D1, di mana tren utama adalah bearish, dan kenaikan saat ini hanyalah koreksi.
Oleh karena itu, zona likuiditas 3981 di atas menjadi area sell yang sangat potensial.
________________________________________
🔹 Rencana Trading
• Zona Sell: 3981 – 3983
• Stop Loss: 4002
• Take Profit 1: 3892
• Take Profit 2: 3814
⚠️ Catatan:
Saat ini volatilitas sangat tinggi — satu candle H1 bisa mencapai lebih dari 200 pips.
Karena itu, Stop Loss cukup lebar.
👉 Untuk manajemen risiko yang baik:
• Hindari trading saat volatilitas ekstrem, atau
• Kurangi ukuran lot agar akun tetap aman.
NCKL Ada Potensi Rebound ke 1200, Cermati 1. Setelah berada dalam fase uptrend, kini tren naik dari NCKL telah patah yang ditandai dengan ditembusnya support fractal.
2. Target penurunan terdekat ada di swing low 1075.
3. Jika NCKL tetap mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke Ssupport fraktal 1200.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 1075 jika tekanan jual telah mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya
WT: NCKLDRCK6A (2.5x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
Penurunan ANTM Tertahan Swing Low, Potensi Rebound ke 3270?1. ANTM terus terkoreksi dan gagal bertahan di atas S fraktalnya.
2. Target penurunan terdekat ada di swing low 2880.
3. Jika area swing low tersebut diuji, ada peluang ANTM mengalami technical rebound dengan potensi kenaikan hingga swing 3270.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2880 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
WT: ANTMZPCJ6A (3.2x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
Emas sedikit pulih menjelang ADP, tekanan dari Dolar dan FEDSelama sesi perdagangan Asia pada Rabu pagi (5 November), harga spot OANDA:XAUUSD naik tipis di sekitar $3.938 per ons, setelah turun hampir 2% pada hari sebelumnya. Koreksi tajam ini mencerminkan tekanan dari dolar AS, yang saat ini berada di level tertinggi tiga bulan, serta penantian terhadap data pekerjaan swasta ADP, yang dianggap sebagai indikator awal kondisi pasar tenaga kerja AS.
Penurunan pada hari Selasa, di mana emas kehilangan $69,52 atau sekitar 1,74%, terjadi ketika arus dana keluar dari emas dan kembali ke dolar AS, sementara investor menilai kembali prospek kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed).
Pemerintah AS masih dalam kondisi shutdown, yang menunda rilis banyak data ekonomi resmi. Akibatnya, pasar mengalihkan fokusnya ke indikator swasta, terutama laporan pekerjaan ADP untuk Oktober yang akan dirilis malam ini. Ekonomi AS diperkirakan hanya menambah sekitar 25.000 pekerjaan bulan ini — angka yang menunjukkan pelemahan signifikan dalam pertumbuhan lapangan kerja.
Sebelumnya, data bulan September menunjukkan sektor swasta kehilangan 32.000 pekerjaan, penurunan terbesar sejak Maret 2023, bertolak belakang dengan ekspektasi kenaikan 50.000 pekerjaan. Sinyal ini memperkuat pandangan bahwa siklus pengetatan moneter The Fed telah mendekati akhir.
Namun, menurut alat FedWatch dari CME Group, kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember turun menjadi sekitar 71%, dibandingkan dengan lebih dari 90% minggu lalu, setelah beberapa pejabat Fed mengirimkan sinyal kehati-hatian.
Penguatan dolar AS dan stabilnya imbal hasil obligasi sementara waktu telah membuat emas kehilangan keunggulannya dalam jangka pendek.
Secara alami, emas (yang tidak memberikan imbal hasil) cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi. Karena itu, koreksi saat ini dianggap sebagai jeda teknikal, sementara pasar menunggu sinyal yang lebih jelas mengenai kebijakan Fed dan kesehatan ekonomi AS.
Prospek jangka menengah masih positif, tetapi arah jangka pendek akan bergantung pada data pekerjaan ADP dan ekspektasi suku bunga, dua faktor utama yang membentuk posisi emas dalam siklus kebijakan global yang baru.
🔹 Analisis Teknikal – OANDA:XAUUSD
Harga emas bergerak di sekitar $3.939 per ons, mencatat pemulihan ringan setelah menyentuh titik terendah jangka pendek di sekitar $3.930. Aksi harga menunjukkan bahwa emas bergerak dalam saluran koreksi menurun, yang terbentuk setelah periode kenaikan tajam dari Agustus hingga pertengahan Oktober.
Secara teknikal, zona Fibonacci 0.382 di $3.972 tetap menjadi level resistensi penting, sementara level $3.896 (Fibo 0.5) berfungsi sebagai dukungan jangka menengah.
Rata-rata pergerakan 21 (MA21) saat ini berada di sekitar $4.055, membentuk hambatan dinamis di atas, yang mencerminkan bahwa tren turun jangka pendek masih dominan.
Indikator RSI tetap di bawah level 50, menandakan pasar masih dalam fase akumulasi, tanpa momentum yang jelas.
Secara keseluruhan, tren utama emas masih merupakan penyeimbangan ulang setelah serangkaian kenaikan yang mengesankan, dengan kemungkinan berfluktuasi dalam kisaran sempit $3.890 – $3.980 per ons sebelum muncul sinyal breakout baru.
Dalam jangka pendek, emas kemungkinan akan terus bergerak dalam zona konsolidasi, menunggu pemicu baru dari data pekerjaan AS dan arah kebijakan suku bunga Fed untuk menentukan langkah berikutnya.
💼 Sinyal Perdagangan
SELL XAUUSD di 4017 – 4015 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4021
→ Take Profit 1: 4009
↨
→ Take Profit 2: 4003
BUY XAUUSD di 3920 – 3922 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 3916
→ Take Profit 1: 3928
↨
→ Take Profit 2: 3934
ETHUSDT : BERPOTENSI REJECT EMA 50 WEEKLYPada TF weekly terlihat harga ETHUSDT yang terkoreksi cukup dalam ke area ema 50 sejak pertengahan agustus 2025 puncak tertingginya disekitar 4960an. saat ini trend masih bullish selama ema 50 candle close weekly tidak di tembus ke bawah. jika area garis ema 50 weekly bisa mempertahankan trend bullish ETHUSDT maka harga bisa berpotensi ke area resistance sebelumnya atau membuat new all time high di sekitar 6200. namun jika weekly close di bawah garis ema 50 dan candle weekly selanjutnya merah, maka harga bisa turun lebih dalam.
XAUUSD 1H: Target Order Block dan Likuiditas untuk Potensi LongPengamatan Kunci:
Pecah Struktur (BOS): Harga baru-baru ini menembus di bawah titik terendah sebelumnya, ditandai sebagai BOS (Break of Structure). Ini menunjukkan pergeseran ke struktur pasar bearish dalam jangka pendek, yang sering kali mengarahkan trader untuk mencari retracement (penarikan kembali) sebelum kelanjutan tren turun.
Order Block (OB): Area penting disorot dan diberi label OB (Order Block). Ini adalah zona di mana tekanan jual atau beli institusional yang signifikan diyakini telah memasuki pasar sebelumnya. Dalam konteks ini, OB adalah zona resistensi/suplai potensial yang mungkin diuji ulang oleh harga.
Likuiditas ($$$): Dua level di atas harga saat ini ditandai dengan $$$. Ini mewakili kumpulan likuiditas, yaitu area di mana order stop-loss dari penjual (short seller) atau order buy-stop dari trader breakout kemungkinan ditempatkan. Trader institusional sering menargetkan zona-zona ini untuk memicu perdagangan mereka sendiri.
$$$ pertama (sekitar 3.990) adalah target langsung atau swing high minor.
$$$ kedua (sekitar 4.010-4.015) adalah target yang lebih tinggi, mewakili swing high yang lebih signifikan.
Skenario Perdagangan yang Diusulkan: Garis hitam solid dan panah putus-putus menunjukkan jalur harga yang diproyeksikan:
Sebuah retracement (tarikan balik) ke dalam zona Order Block (OB) (sekitar 3.960 - 3.975).
Sebuah pembalikan di dalam atau di dekat OB, yang mengarah ke reli (beli/long).
Target harga adalah level likuiditas ($$$).
Pergerakan Harga Saat Ini: Harga saat ini berada di sekitar 3.937,83, yang di bawah Order Block utama, menunjukkan harga telah bereaksi terhadap BOS dan berada dalam penurunan yang dalam. Pengaturan yang diantisipasi adalah pergerakan counter-trend (reaksi bullish setelah pergerakan bearish) atau fase akumulasi ulang sebelum pergerakan yang lebih besar.
Analisis harga emas 11 AprilXAUUSD — Emas mempertahankan struktur bullish dalam saluran harga
Emas saat ini bergerak di paruh bawah saluran harga naik, menunjukkan bahwa daya beli terakumulasi secara diam-diam. Garis tren utama terus memainkan peran penting sebagai support, mempertahankan tren naik saat ini.
Level kunci 4033 masih merupakan level konfirmasi penting bagi pembeli — ketika harga ditutup stabil di atasnya, tren naik dapat terkonsolidasi dengan lebih jelas.
Strategi perdagangan pada periode ini masih memprioritaskan BELI:
BELI di sekitar garis tren: sekitar 3980
BELI ketika harga menembus resistance 4033 (mengkonfirmasi penembusan)
🎯 Target: 4100
⚠️ Risiko: Jika garis tren tertembus, skenario penurunan yang dalam ke zona support 3800 perlu dipertimbangkan.
Secara keseluruhan, struktur harga masih condong ke tren naik, hanya ketika saluran harga tertembus sepenuhnya tren akan berbalik.
BTCUSD Koreksi Menuju Swing Low 88730, Akankah Tercapai?BTCUSD saat ini bergerak terkoreksi dan penurunannya tertekan di area swing low 103,530. Hati-hati jika level ini ditembus dan BTC tidak mampu kembali ke atasnya, ada tendensi bagi BTC untuk bergerak koreksi lebih dalam dengan target penurunan lebih rendah di area 88730 dengan minor target di 95398.
Trading plan: Wait n see. Anda bisa pertimbangkan BOW jika penurunannya berhasil mencapai target support kuat di 88,730.
Disclaimer ON
SSIA Break Bearish Pattern, Hati-Hati!SSIA saat ini gagal bertahan di atas area swing low 1710 dan terus bergerak turun dalam fase strong downtrend. Selama saham ini tidak mampu kembali dan bertahan di atas 1710, SSIA cenderung bergerak turun lebih dalam dengan target penurunan menuju 795 dengan minor target di 1345. Jika Anda perhatikan, saham ini juga membentuk sebuah pola bearish yaitu inverted cup & handle, sehingga peluang untuk bergerak turun makin kuat.
Trading plan: Sell strength di area 1710. Hindari saham ini sementara waktu.
Disclaimer ON
#SahamBocuan #DisimpanMakinNyangkut
POTENSI PENOLAKAN AREA SUPORT PADA PGAS IJ(PGAS IJ) Dari pergerakan harga pada grafik Daily saat ini berpotensi terjadinya penguatan, yang didukung dengan adanya penolakan pada area suport dan pergerakan indikator momentum bergerak mendatar pada area netral, karenanya harga berpotensi membentuk akumulasi sebelum terjadinya kenaikan menuju area resisten di harga Rp1,920. Titik suport di Rp1,600 menjadi area pengawasan penting sebelum tren kenaikan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga kembali ke area Rp1,700. Area ini merupakan area kunci di mana potensi penguatan dapat terjadi.
DISCLAIMER:
Selalu perhatikan manajemen keuangan anda, trading idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, namun keputusan trading, risiko, keuntungan serta kerugian semua menjadi tanggung jawab masing-masing sebagai trader.
Analisis Pullback Emas (XAUUSD): Menguji OB Sebelum Targetpotensi pengaturan perdagangan (trading setup) berdasarkan konsep Smart Money Concepts (SMC) atau metodologi institusional serupa.
Aset dan Kerangka Waktu (Timeframe): XAU/USD (Spot Emas / Dolar AS) pada kerangka waktu 1 Jam (1H).
Harga Saat Ini: Harga berada di sekitar $3,983.55.
Struktur Pasar:
Ada Pecahan Struktur (BOS – Break of Structure) baru-baru ini, yang menunjukkan bias ke atas atau pergeseran momentum ke arah bullish (naik).
Harga saat ini sedang menarik kembali (pullback) ke zona kunci.
Zona/Konsep Kunci:
OB (Order Block): Area berbayang abu-abu diidentifikasi sebagai Blok Pesanan (Order Block). Ini adalah zona di mana sebelumnya terjadi pembelian/penjualan institusional yang signifikan, dan harga diharapkan akan bereaksi di zona tersebut.
$$$ (Likuiditas/Titik Terendah yang Sama): Tiga tanda dolar menunjukkan area likuiditas atau titik terendah yang sama (equal lows) di bawah aksi harga saat ini. Area ini sering menjadi target untuk stop-hunt atau pengambilan likuiditas sebelum pergerakan signifikan.
1H / BPR (Balance Price Range): Kotak hijau di bagian bawah diberi label sebagai 1H / BPR (Rentang Harga Seimbang). Balance Price Range adalah area permintaan/dukungan yang lebih halus, menyarankan zona reaksi yang lebih kuat lagi jika OB awal gagal.
Skenario Perdagangan yang Diproyeksikan: Garis putus-putus menguraikan dua kemungkinan utama:
Skenario Bullish (Garis Padat): Pantulan dari OB (Order Block) untuk mencapai Target 1 ($4,030.00).
Skenario Bearish/Pengambilan Likuiditas (Garis Putus-Putus): Penurunan di bawah OB untuk menyapu $$$ (Likuiditas), berpotensi menguji 1H / BPR sebelum pembalikan tajam kembali naik menuju Target 1 atau bahkan Target 2 ($4,050.00).
Analisis Gelombang Elliott – XAUUSD | 04 November 2025
🔹 Momentum
Timeframe D1:
Momentum D1 telah memasuki zona jenuh beli — ini menandakan bahwa kekuatan kenaikan mulai melemah dan kemungkinan terjadinya pembalikan arah dapat terjadi hari ini atau besok.
Timeframe H4:
Momentum H4 saat ini berada di zona jenuh jual dan bersiap untuk berbalik naik. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar harga akan membentuk 4–5 candle H4 bullish berturut-turut untuk mendorong momentum kembali ke zona jenuh beli.
Timeframe H1:
Momentum H1 juga mulai berbalik naik, menandakan bahwa fase kenaikan jangka pendek mungkin sedang terbentuk.
🔹 Struktur Gelombang
Timeframe D1:
Struktur korektif WXY sedang terbentuk. Gelombang W tampaknya sudah selesai, dan pergerakan saat ini adalah bagian dari gelombang X.
Namun, gelombang X ini tampak cukup dangkal, dan dengan momentum D1 yang sudah di zona jenuh beli, kemungkinan hanya tersisa satu dorongan naik terakhir untuk menyelesaikan gelombang X sebelum terjadi pembalikan arah.
Timeframe H4:
Karena D1 sudah berada di area jenuh beli, skenario utama tetap pada struktur gelombang (4) warna kuning.
Namun, karena momentum H4 bersiap untuk berbalik naik, ada kemungkinan besar akan muncul satu kenaikan terakhir untuk menyelesaikan gelombang X sebelum melanjutkan penurunan.
Timeframe H1:
Pada H1, aksi harga membentuk struktur WXY warna merah untuk gelombang X.
Gelombang W sudah selesai, dan harga saat ini sedang berkembang di dalam gelombang X (merah).
Di dalam gelombang X ini, terbentuk pola segitiga abcde warna hitam, dan harga saat ini berada di dekat garis bawah (ac) dari segitiga tersebut.
Jika gelombang e (hitam) berakhir di dekat garis ac, pola segitiga akan selesai → harga kemungkinan menembus garis atas, melanjutkan kenaikan sebagai gelombang Y.
→ Ini sejalan dengan sinyal pembalikan naik pada momentum H4 dan H1.
Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah garis ac dan jatuh di bawah 3927, maka ini menunjukkan bahwa gelombang X warna ungu pada D1 telah selesai, dan pasar kemungkinan akan melanjutkan tren turun sesuai momentum D1.
🔹 Rencana Trading
Buy Stop: 4000
Stop Loss: 3973
Take Profit: 4050
⚠️ Catatan: Rentang candle saat ini cukup lebar → stop loss juga besar, jadi disarankan untuk mengurangi ukuran lot dan mengelola posisi dengan hati-hati.
BTC Menari di Ujung Segitiga:Siapa yang Menang, Bulls atau Bear?Harga Bitcoin tengah berkonsolidasi di antara garis support dan resistance yang semakin sempit.
Konsolidasi ini biasanya diakhiri dengan ledakan arah — entah breakout atau breakdown.
Zona 107K akan menjadi key resistance penentu arah selanjutnya.
Jika gagal bertahan di atas 105K, tekanan jual bisa meningkat cepat ke 102K - 97K.
Pasar sedang dalam fase “tenang sebelum badai” — perhatikan volume dan reaksi harga di area konvergensi ini.
Analisis Emas (3 November)Analisis Emas (3 November)
Emas terjebak dalam tarik-menarik antara bull dan bear, menunggu sinyal breakout.
Selama sesi AS hari ini (Senin), pasar emas tampak sangat "ragu-ragu," dengan harga berfluktuasi berulang kali dalam kisaran yang sempit. Pola "mencapai titik terendah dan rebound sebelum menghadapi tekanan lagi" ini merupakan cerminan khas dari "super sweeping" pasar baru-baru ini – baik bull maupun bear tampak ragu-ragu, keduanya tidak mau memimpin.
Berita: Retorika hawkish dan risiko berdampingan, membuat pasar berada dalam dilema.
Pasar saat ini ditarik oleh dua kekuatan yang berlawanan:
Di satu sisi, ada "tekanan hawkish" dari Federal Reserve. Pernyataan hawkish dari beberapa pejabat Jumat lalu semakin meredam ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga, yang menyebabkan dolar menguat dan menekan emas.
Di sisi lain, ada "dukungan safe haven" yang nyata. Menghadapi risiko penutupan, ditambah dengan ketegangan geopolitik internasional yang berkelanjutan, ketidakpastian ini bertindak seperti tangan tak terlihat, menopang harga emas dari bawah.
Dalam konteks ini, sentimen tunggu dan lihat yang kuat di pasar tidak sulit dipahami. Selain itu, para pedagang diingatkan bahwa Amerika Utara telah memasuki musim dingin, dan waktu perdagangan serta rilis data untuk komoditas seperti emas, perak, dan minyak mentah WTI tertunda satu jam. Para pedagang perlu menyesuaikan strategi perdagangan mereka.
Analisis Teknis: Osilasi jangka pendek dengan bias bearish, tren jangka panjang tidak berubah
Dari perspektif grafik, emas berada di persimpangan kritis:
Pada grafik mingguan, setelah sembilan minggu beruntun menguat, emas akhirnya ditutup dengan candle bearish yang besar, menandakan adanya koreksi. Jika support MA5 ditembus, level 3900 mungkin akan diuji lebih lanjut. Namun, kelompok rata-rata bergerak dan indikator MACD masih menunjukkan bahwa tren jangka panjang belum sepenuhnya tertembus, dan fondasi bullish tetap ada.
Pada grafik harian, kemunculan pola puncak dan candle bearish berturut-turut mengonfirmasi tren penurunan dari level tertinggi historis, dan pola koreksi berlanjut.
Berfokus pada jangka pendek (grafik 1 jam), situasinya lebih jelas. Rebound setelah gap down di sesi pagi menemui resistance kuat di area 4000-4030. Sistem rata-rata bergerak pada grafik per jam menunjukkan bearish, jelas menekan setiap rebound harga. Pandangan dan Strategi Saya
Sejujurnya, setelah pullback yang signifikan, emas saat ini berada dalam fase "konsolidasi dan menemukan arah." Secara pribadi, saya yakin konsolidasi akan menjadi tema utama hingga terjadi breakout yang valid.
Oleh karena itu, dalam hal trading, saya lebih suka bersabar dan membeli pada harga rendah dan menjual pada harga tinggi dalam rentang tersebut.
Level resistance utama yang perlu diperhatikan adalah area 4045-4060, yang merupakan garis pertahanan bear.
Level support inti yang perlu diperhatikan adalah garis 3960-3980, yang merupakan benteng bull.
Pasar tidak akan tenang selamanya; tarik-menarik antara bull dan bear ini pada akhirnya akan berakhir. Sampai saat itu tiba, yang kita butuhkan adalah ketenangan dan disiplin, menunggu pasar menemukan arahnya sendiri.
Analisis Struktur Pasar Emas – BOS, D/FVG, dan Zona BPRpotensi pembalikan bullish (pembalikan naik) setelah penarikan harga baru-baru ini, dengan target menguji ulang level harga yang lebih tinggi.
Aksi Harga Sebelumnya: Harga mengalami tren naik yang kuat (urutan candle hijau besar) yang mengarah ke puncak pertengahan Oktober, diikuti oleh penarikan tajam (candle merah) yang menembus di bawah level rendah sebelumnya, yang dilabeli sebagai BOS (Break of Structure / Pelanggaran Struktur). BOS ini mengonfirmasi pergeseran bearish jangka pendek atau dimulainya koreksi mendalam dalam tren naik yang lebih besar.
Level Harga Saat Ini: Harga saat ini berada di dekat $4,008.10, menunjukkan momentum bullish baru-baru ini (candle hijau terakhir) dari titik terendah ayunan (swing low) terkini.
Level dan Konsep Kunci:
D/FVG (Daily Fair Value Gap / Kesenjangan Nilai Wajar Harian): Ada dua Kesenjangan Nilai Wajar yang ditandai pada grafik.
D/FVG bawah (sekitar $4,000 - $4,060) berfungsi sebagai target awal atau titik minat selama penurunan. Harga telah mulai bergerak naik dari area ini.
D/FVG atas (sekitar $4,170 - $4,220) mewakili target potensial di masa depan.
BPR (Balanced Price Range / Kisaran Harga Seimbang): Area biru ini (sekitar $4,160 - $4,180) adalah zona di mana FVG dari pergerakan turun sebelumnya tumpang tindih dengan FVG dari pergerakan naik berikutnya, menunjukkan zona di mana pasar mungkin menemukan keseimbangan sementara atau resistensi/dukungan.
Jalur Proyeksi: Panah hitam mengilustrasikan proyeksi bullish. Harga diperkirakan akan melanjutkan pergerakan naiknya, berpotensi menargetkan D/FVG bawah untuk masuk/uji ulang sebelum menuju BPR dan D/FVG atas sebagai target akhir dari analisis jangka pendek ini.






















