Bitcoin: Penembusan Kanal Jatuh — TUJUAN 111.200Ini adalah Peluang Beli setelah Perubahan Tren.
Konfirmasi: Kanal Jatuh telah resmi RUSAK, menandakan bahwa Bears kehilangan kendali.
Harga saat ini diperdagangkan di atas 105.900. Target selanjutnya adalah mengisi Zona Ketidakseimbangan (FVG) dan menguji Kluster Volume Atas Tinggi (VPVR).
Pertahankan posisi beli atau BELI LEBIH BANYAK saat terjadi sedikit kemunduran. Terus pertahankan Zona Dukungan 104.000 (Zona Uji Ulang).
Penembusan Resistensi: Perlu menembus 108.000 secara signifikan untuk membuka jalan ke depan.
Target Teknis: 111.280 (Zona Resistensi/Likuiditas di atas).
Bitcoin telah lepas dari belenggu bearish. Apakah Anda siap untuk penerbangan baru ini?
X-indicator
BTCUSD – Pola Pennant Bullish dengan Potensi Breakout NaikFormasi Pola: Pennant (Bendera Segitiga)
Grafik menunjukkan terbentuknya pola pennant bullish, yaitu pola kelanjutan tren naik yang biasanya muncul setelah pergerakan kenaikan yang tajam.
Pola ini ditandai dengan dua garis tren yang saling menyempit, menggambarkan fase konsolidasi sementara sebelum harga melanjutkan tren naiknya.
Kenaikan tajam sebelumnya berfungsi sebagai tiang bendera (flagpole) yang memperkuat potensi lanjutan bullish.
Tingkat Penting: Entry, Stop, dan Target
Entry (Masuk): Tepat setelah harga menembus garis resistance atas dari pola pennant.
Konfirmasi valid terjadi bila candle ditutup di atas resistance disertai dengan peningkatan volume transaksi.
Stop Loss: Ditempatkan sedikit di bawah garis support bawah untuk menghindari risiko breakout palsu.
Target (Tujuan): Berdasarkan tinggi tiang bendera, proyeksi kenaikan harga menuju area 103.500 – 104.000 USD.
Konteks Pasar
Konsolidasi harga di sekitar 101.900 USD menunjukkan volatilitas rendah, yang sering menjadi tanda sebelum terjadi pergerakan besar (breakout).
Breakout yang disertai peningkatan volume akan mengonfirmasi potensi lanjutan tren naik.
Namun, jika harga gagal menembus resistance dan malah menutup di bawah 100.800 USD, maka pola ini bisa batal (invalid) dan berpotensi memicu koreksi jangka pendek.
Analisis Gelombang Elliott – XAUUSD (Minggu ke-2, November 2025)
🔹 Momentum
Timeframe W1:
Momentum mingguan mendekati zona jenuh jual, menandakan peluang besar terjadinya pembalikan naik dalam 1–2 minggu ke depan. Jika sinyal ini terkonfirmasi, kemungkinan besar tren naik jangka menengah hingga panjang baru akan terbentuk.
Timeframe D1:
Momentum harian sedang menuju zona jenuh beli. Dalam 1–2 hari pertama minggu ini (mulai Senin), kemungkinan besar akan terjadi pembalikan turun. Jika hal itu terjadi, harga dapat mengalami koreksi singkat untuk menurunkan momentum D1 ke area jenuh jual.
Ketika momentum D1 dan W1 sama-sama berbalik naik dari area jenuh jual, itu bisa menjadi sinyal kuat dimulainya tren bullish baru.
Timeframe H4:
Momentum H4 saat ini menurun, sehingga kita bisa mengantisipasi penurunan pada sesi Asia. Namun, karena harga masih terkompresi di area likuiditas utama (POC) yang ditandai pada grafik, arah berikutnya belum jelas. Tunggu hingga terjadi breakout yang tegas di luar area ini untuk mengonfirmasi arah pasar selanjutnya.
________________________________________
🔹 Struktur Gelombang
Timeframe W1:
Struktur besar masih berada dalam gelombang (4) berwarna kuning. Dengan momentum W1 mendekati area jenuh jual, kemungkinan besar gelombang (4) akan segera selesai dalam 1–2 minggu ke depan dan membuka jalan bagi gelombang (5) untuk naik lebih lanjut.
Timeframe D1:
Harga saat ini berada dalam fase korektif dari gelombang (4) kuning, membentuk pola W–X–Y berwarna ungu.
• Gelombang W (ungu) telah selesai.
• Saat ini harga kemungkinan sedang membentuk gelombang X. Setelah gelombang X selesai, pergerakan turun untuk menyelesaikan gelombang Y mungkin terjadi.
Gelombang W telah mencapai Fibonacci 0.382 dari gelombang (3), yang berarti target minimal gelombang (4) sudah tercapai. Ketika target harga tercapai terlalu cepat, menurut teori Elliott, struktur biasanya berkembang ke arah sideways untuk menyelesaikan waktu koreksi.
Kemungkinan yang perlu diperhatikan:
• Gelombang W sudah selesai.
• Gelombang X mungkin telah selesai sebagai 3 gelombang a–b–c (hitam).
• Gelombang Y kemungkinan berkembang sebagai segitiga a–b–c–d–e.
Skenario ini akan diperkuat jika momentum D1 memasuki area jenuh jual bersamaan dengan pembalikan naik di W1, sementara harga tetap di atas 3897.
Timeframe H4:
Karena momentum D1 kemungkinan akan segera berbalik turun, fokus utama sementara tetap pada struktur W–X–Y seperti pada grafik.
Harga saat ini berfluktuasi di sekitar POC (Point of Control – garis hijau), yaitu area likuiditas terbesar.
Harga mendekati POC dari bawah, sementara momentum D1 dan H4 keduanya hampir berbalik turun — ini bisa menjadi sinyal potensi penurunan lanjutan untuk menyelesaikan gelombang y.
Zona 4038 dan 4145 adalah resistensi kuat yang bisa menjadi akhir dari gelombang X (ungu).
Saat ini gelombang X terkonsolidasi dalam pola segitiga. Karena segitiga memiliki sifat menyempit dengan gelombang yang saling tumpang tindih, kita perlu menunggu candle breakout di atas atau di bawah segitiga untuk menentukan arah berikutnya.
________________________________________
🔹 Rencana Perdagangan
Untuk jangka pendek, hindari membuka posisi baru selama harga masih dalam area konsolidasi.
Amati pembukaan pasar hari Senin untuk memastikan arah breakout — setelah arah jelas, barulah rencana trading yang lebih aman dan akurat dapat disusun.
Penurunan MYOR Tertahan Swing Low, Potensi Rebound Lagi?1. Koreksi tajam setelah gagal bertahan di atas swing 2170.
2. Koreksi tersebut membuat MYOR keluar grey area dan mencapai swing low 2010.
3. Jika MYOR mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke swing high 2170.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2010 jika tekanan jual telah reda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing low
WT: MYORDRCK6A (3.5x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
DEWA NGAMUK! Break Resistance dengan target 470 di depan mata!Trading langsung melalui TradingView x STAR!
DEWA: Teknikal (Daily):
■ Harga Penutupan: Rp 398
■ BUY : Rp 400 - 350
■ Target : Rp 470
■ Stop : Rp <340
DEWA kali ini menguji resistance 400 dengan volume yang lumayan besar Antisipasi Breakout 400 dengan target 470 !
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
MBMA: Masih Ada Potensi ke 825, CermatiMBMA saat ini sedang berkonsolidasi sehat dan kenaikannya berhasil menembus level resisten fractal kami di area 670. Pantau support fractal di 605. Selama MBMA mampu bertahan di atas support fractalnya, MBMA masih ada tendensi untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 825 dengan minor target di 770. Trend optimizer yang mulai bewarna biru solid menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend. Serta support yang terus bergerak naik menunjukan adanya dominasi buyer di saham ini.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 640 - 670.
- Stoploss if break below support 605.
MBMAZPCN6A (2.1x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
Tren emas berlanjut pada 10 November📉 Struktur Harga:
Harga telah menembus kuat pola segitiga simetris (red triangle) → mengonfirmasi awal tren naik.
📊 Fibonacci:
Gelombang kenaikan telah melewati area Fibo 0.618 (4.020) dan saat ini menuju Fibo ekstensi 1.618 di 4.110 → menjadi target utama.
🧱 Resistance:
Dekat: 4.054 (Fibo 1.0) → kemungkinan muncul koreksi pendek.
Jauh: 4.110 → resistance kuat pada area ekstensi.
🩵 Support (Retest):
4.009 – 4.020 → area Fibo 0.5–0.618 + trendline atas segitiga → zona retest potensial setelah breakout.
📈 Skenario Utama:
Harga berpotensi pullback ringan ke 4.020–4.050, lalu melanjutkan kenaikan menuju 4.110 (Fibo 1.618) jika tetap bertahan di atas trendline segitiga.
💰 Rekomendasi Trading:
🟢 BUY GOLD: 4.020 – 4.017
Stop Loss: 4.010
Take Profit: +50 / +200 / +500 pips
🔴 SELL GOLD: 4.110 – 4.112
Stop Loss: 4.122
Take Profit: +50 / +200 / +500 pips
XAUUSD: Breakout Bullish Menargetkan Likuiditas Bernilai Tinggi Pengamatan Teknis Utama
4H / FVG (Gap Nilai Wajar Empat Jam): Harga baru-baru ini bergerak ke dalam atau bereaksi terhadap Fair Value Gap (FVG), sebuah konsep yang sering digunakan dalam metodologi ICT (Inner Circle Trader). FVG menunjukkan ketidakseimbangan yang sering dicari pasar untuk diisi atau digunakan sebagai support/resistance. Dalam konteks ini, harga yang bergerak keluar dari gap ini dan terus naik menunjukkan bahwa FVG bertindak sebagai potensi support atau titik loncatan untuk pergerakan terakhir ke atas.
Target Likuiditas ($$$): Analisis telah dengan jelas menandai dua level yang lebih tinggi sebagai target, diberi label "$$$". Ini biasanya mewakili kumpulan likuiditas (misalnya, klaster stop loss atau pending order) yang kemungkinan akan dituju oleh pasar:
Target Pertama: Sekitar 4.080,00
Target Kedua: Sekitar 4.100,00 - 4.110,00
Aksi Harga Terkini: Lilin yang mengarah ke level saat ini sebagian besar hijau (bullish), menunjukkan momentum beli yang kuat yang berhasil menembus puncak konsolidasi baru-baru ini.
Kesimpulan & Prospek
Analisis ini mengarah pada bias bullish yang kuat. Breakout dari kisaran konsolidasi, yang berpotensi dikatalisasi oleh area FVG, dan target likuiditas ($$$) yang jelas di atas, menunjukkan bahwa pergerakan selanjutnya kemungkinan besar akan menantang zona harga 4.080,00 dan kemudian 4.100,00.
BTCUSDT : BREAK SYMMETRICAL TRIANGLE PATTERNPada TF H1 terlihat BTCUSDT telah berhasil break symmetrical triangle pattern dan tertahan di area resistance sekitar 106500-107500. Area resistance tersebut wajib di pantau dan jika ada reject maka BTCUSDT bisa melakukan pelemahan ke area 103200-104000. dan jika hal tersebut terjadi kita bisa lakukan posisi buy bertahap di area 103200-104000 selama harga masih di atas 98000 dan BTCUSDT bisa berpeluang melanjutkan kenaikan ke area 110000-111000. selalu gunakan money management dalam melakukan entry posisi.
ANALISIS DAN KOMENTAR PASAR EMAS - [10–14 November]=Minggu ini, harga OANDA:XAUUSD internasional terus bergerak sideways di sekitar level $4.000/oz dan menutup minggu di $4.001/oz.
Karena pemerintah AS masih ditutup sebagian dan data ekonomi belum lengkap, para investor semakin sulit menilai kondisi ekonomi AS dan dampaknya terhadap pasar emas. Akibatnya, banyak yang mencari peluang di pasar lain, termasuk pasar saham dan dolar AS. Inilah alasan mengapa harga emas bergerak mendatar.
Stabilitas harga emas di sekitar level $4.000 mencerminkan tarik ulur antara faktor-faktor fundamental, seperti pembelian besar-besaran oleh bank sentral, permintaan aset safe haven, tekanan ambil untung secara teknikal, serta penguatan kembali dolar AS.
Meskipun harga emas mungkin akan tetap bergerak sideways pada minggu depan, para analis percaya bahwa potensi kenaikan harga emas lebih besar dibandingkan dengan risiko penurunan yang terlalu dalam dalam jangka menengah hingga panjang.
📌 Dari sudut pandang teknikal, level resistensi saat ini berada di sekitar 4.150, sementara level support berada di kisaran 3.890. Jika harga menembus di atas 4.045, maka harga berpotensi naik menuju 4.150, dan jika berhasil menembus lagi, dapat mencapai zona 4.250. Sebaliknya, jika harga turun di bawah 3.900, bisa terjadi aksi jual besar-besaran yang mendorong harga turun ke sekitar 3.750.
Level teknikal penting:
Support: 3.750 – 3.900 USD
Resistensi: 4.045 – 4.150 – 4.250 USD
SELL XAUUSD HARGA 4151 - 4149 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4155
BUY XAUUSD HARGA 3955 - 3957 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 3851
SRIUS : Saatnya Emas Mengalami Technical CorrectionSRIUS : Saatnya Emas Mengalami Technical Correction
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251014
Kami asumsikan Emas akan segera turun sebagai Technical Correction.
Tidak terlihat adanya Bearish Divergence pada RSI 14 (kecuali pada Short Term dari sejak 8 Okt sampai saat ini). Namun kami melihat Bearish Divergence pada % Bollinger Band dengan Bollinger Band 60 periode. Artinya adalah harga emas saat ini ada di atas Upper Band dari Bollinger Band dengan parameter 60 hari. Namun posisi harga semakin turun dan mendekati Upper Band yang kemungkinan akan segera turun memasuki area Bollinger Band (alias turun di bawah Upper Band).
Dengan menarik garis Fibonacci Retracement, Support penting Emas ada di USD3,650 - USD3,850, yang merupakan level Technical Correction sehat untuk mempertahankan Uptrend jangka panjang. Penurunan di bawah USD3,650 akan mengancam Uptrend Emas menuju USD4,900.
Pergerakan BTCUSDTBitcoin telah terkoreksi dari 126.288-118.280-108.656-103.316
Area strong berikutnya 96.566-88.616
Bitcoin dengan sessionality trend akan tetap bullish terbatas, dengan adanya reversal di area bawah
Volatility untuk market trend memang besar, hindari trade di area strong batas kuning sebelum ada konfirmasi breakout
Untuk lebih aman metode spot jangka pendek lebih menjanjikan, menunggu reversal/ rangging di area bawah
Analisis Grafik XAUUSD Emas H1: Pengaturan Bearish Jangka PendekPengamatan Utama & Struktur Pasar
Pecah Struktur (Break of Structure - BOS): Terjadi Pecah Struktur (BOS) ke atas baru-baru ini di sekitar level $4.020, yang mengindikasikan pergeseran menuju tren bullish (kenaikan) dalam jangka waktu ini. Puncak di $4.020 menandai batas atas dari kisaran saat ini.
Puncak yang Gagal (Potensi Manipulasi): Harga melakukan dua upaya berikutnya (ditandai 'X' dan puncak berikutnya) untuk menembus puncak BOS, tetapi keduanya gagal dan menghasilkan sumbu (wick) di atas tertinggi sebelumnya. Pola ini sering menunjukkan pengambilan likuiditas (liquidity grabbing) atau pembersihan likuiditas sisi beli (Sweep of Buy-Side Liquidity - BSL) di atas swing high sebelumnya sebelum terjadi pergerakan ke arah yang berlawanan.
Aksi Harga Saat Ini: Candle saat ini menunjukkan penolakan tajam dan pergerakan lebih rendah dari puncak, seperti yang diindikasikan oleh panah ke bawah.
Likuiditas Rendah Swing (Swing Low Liquidity - SSL): Level Likuiditas Rendah Swing (SSL) yang signifikan telah tercipta di sekitar $3.965, yang kemungkinan menjadi target untuk pergerakan bearish jangka pendek karena stop-loss penjualan terakumulasi di bawahnya.
Kesenjangan Nilai Wajar (Fair Value Gap - FVG) / Blok Pesanan H1 (Order Block): Di bawah target SSL, terdapat Kesenjangan Nilai Wajar (FVG) H1 yang jelas atau potensi zona Blok Pesanan yang diidentifikasi antara sekitar $3.950 hingga $3.955. Area ini mewakili zona support (dukungan) potensial di mana smart money (uang pintar) mungkin mencari untuk memasuki posisi beli (long), berharap harga akan mengisi inefisiensi (FVG) atau bereaksi terhadap blok pesanan sebelum melanjutkan pergerakan bullish secara keseluruhan.
ADRO: Masih Ada Potensi Menuju 2290, CermatiADRO saat ini sedang berkonsolidasi menguji level resisten fractal nya di 1985. Jika level resisten fractal-nya berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, ada tendensi bagi ADRO untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 2290 dengan minor target di 2050. Support yang terus bergerak naik menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Speculative buy if breakout resisten 1985.
- Stoploss if break below support 1775 (high entry risk).
- Terdapat calon support baru di level 1850, jika terbentuk, akan ada potensi saham ini menjadi low entry risk.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
CDIA: Masih Ada Peluang ke All Time High, CermatiCDIA saat ini berhasil break resisten 1880. Kedepannya. selama CDIA mampu bertahan di atas 1880, maka ada tendensi untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 2450. Trend optimizer yang mulai bergerak dari hijau ke biru menunjukan saham ini berada di fase uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Speculative buy di area 1880.
- Stoploss if break below support 1590 (high entry risk).
- Terdapat calon support baru di level 1740, jika terbentuk, risk saham ini akan menjadi rendah.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
Cara Menggunakan Indikator BTC Coinbase Premium di Tradingview1. Apa itu Coinbase Premium Index?
Coinbase Premium Index adalah metrik yang mengukur perbedaan harga antara mata uang kripto tertentu yang terdaftar di Coinbase dan harga Bitcoin di bursa besar lainnya (terutama Binance).
⌨︎ Metode perhitungan:
(Harga BTC di Coinbase - Harga BTC di bursa lain) / Harga BTC di bursa lain * 100
Premium positif: Terjadi ketika harga di Coinbase lebih tinggi dibandingkan dengan bursa lainnya.
Premium negatif: Terjadi ketika harga di Coinbase lebih rendah dibandingkan dengan bursa lainnya.
📌 Jika konten ini bermanfaat, silakan tunjukkan dukungan Anda dengan memberikan boost dan komentar. Dukungan Anda menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus membuat analisis dan konten yang lebih baik.
Kami akan terus mengunggah berbagai konten seperti analisis grafik, strategi trading, dan sinyal jangka pendek Bitcoin, jadi jangan lupa untuk mengikuti kami.
2. Penyebab Terjadinya Coinbase Premium
✔️ Penyebab utama terjadinya Coinbase Premium adalah sebagai berikut:
Permintaan dari investor institusional: Coinbase merupakan salah satu bursa kripto teregulasi terbesar di Amerika Serikat, dan banyak investor institusional (seperti hedge fund dan manajer aset) membeli kripto melalui Coinbase.
Order beli berskala besar dari investor institusional dapat mendorong kenaikan harga sementara di Coinbase, sehingga menciptakan premium.
Arus masuk mata uang fiat: Coinbase terutama memfasilitasi transaksi berbasis USD dan merupakan platform yang paling mudah diakses oleh investor AS.
Ketika dana fiat baru mengalir ke pasar kripto, arus masuk kuat melalui Coinbase dapat menyebabkan terjadinya premium.
Sentimen pasar dan likuiditas: Jika sentimen investor di pasar AS lebih kuat dibandingkan dengan wilayah lain pada waktu tertentu, atau jika likuiditas di Coinbase sementara rendah, perbedaan harga dapat muncul.
Pembatasan perpindahan dana: Karena peraturan anti pencucian uang (AML), mungkin ada pembatasan waktu dan biaya dalam mentransfer dana antar bursa.
Hal ini membatasi peluang arbitrase dan membantu mempertahankan premium.
Kepadatan jaringan dan biaya: Selama periode kepadatan jaringan kripto, kecepatan transaksi dapat melambat atau biaya meningkat, sehingga menyulitkan arbitrase cepat antar bursa.
3. Cara Menggunakan Coinbase Premium Index dalam Trading
Coinbase Premium Index dapat digunakan terutama untuk memprediksi tren pasar mata uang kripto utama seperti Bitcoin (BTC).
📈 Sinyal pasar bullish (premium positif):
Arus masuk pembelian institusional: Premium positif yang tinggi dan konsisten dapat menunjukkan adanya tekanan beli berkelanjutan dari investor institusional.
Ini dapat diartikan sebagai sinyal bahwa pasar sedang berada dalam tren naik.
Pembalikan tren: Jika premium negatif bertahan di pasar bearish lalu tiba-tiba berubah menjadi positif atau meningkat secara signifikan, hal ini bisa menjadi sinyal bahwa pembalikan tren akan segera terjadi, disertai arus masuk dana institusional dan peningkatan sentimen pasar.
Peluang beli di titik bawah: Jika harga Bitcoin menurun namun premium Coinbase mulai naik di atas 0%, dan pada saat yang sama arus masuk bersih harian ke ETF seperti BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) atau Fidelity Wise Origin Bitcoin Trust (FBTC) meningkat secara signifikan, hal ini dapat menjadi sinyal kuat untuk peluang beli di area bawah.
📉 Sinyal pasar bearish (premium negatif):
Tekanan jual institusional atau penurunan minat: Premium negatif yang rendah dan konsisten dapat menunjukkan adanya tekanan jual tinggi dari investor institusional atau penurunan minat terhadap Bitcoin.
Ini dapat diartikan sebagai sinyal tren penurunan pasar.
Sinyal pembalikan bearish: Jika premium positif bertahan dalam pasar bullish lalu berubah menjadi negatif atau meningkat tajam dalam besarnya, hal ini dapat menjadi sinyal puncak (top signal) bahwa investor institusional sedang melakukan profit-taking atau arus beli baru mulai melemah.
Sinyal overbought/koreksi: Misalnya, jika harga Bitcoin melonjak tajam dan premium Coinbase berubah menjadi negatif, serta pada saat yang sama terjadi arus keluar besar dari ETF seperti BlackRock IBIT atau Fidelity FBTC, hal ini dapat menunjukkan bahwa pasar berada dalam kondisi overbought atau berpotensi mengalami koreksi — sehingga posisi jual dapat dipertimbangkan.
4. Poin-Poin yang Perlu Diperhatikan
🚨 Saat menggunakan Coinbase Premium Index, perhatikan hal-hal berikut:
Kombinasi dengan indikator lain: Coinbase Premium Index hanyalah salah satu indikator tambahan.
Penilaian yang komprehensif harus dilakukan dengan menganalisis indikator analisis teknikal lainnya seperti moving average, RSI, MACD, volume perdagangan, serta data on-chain dan indikator makroekonomi.
Pentingnya data arus masuk/keluar ETF: Bitcoin spot ETF dari manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity merupakan salah satu indikator paling langsung dari aliran dana investor institusional yang sebenarnya.
Menganalisis data arus masuk/keluar bersih harian ETF ini bersamaan dengan Coinbase Premium dapat memberikan pemahaman yang lebih akurat tentang tekanan beli/jual institusional di pasar.
Volatilitas jangka pendek: Premium dapat berfluktuasi dengan cepat akibat perubahan kecil di pasar dalam jangka pendek.
Penting untuk mengamati tren jangka panjang daripada bereaksi terlalu sensitif terhadap perubahan premium sementara dalam waktu singkat.
Perubahan kondisi pasar: Pasar kripto berubah sangat cepat.
Tidak ada jaminan bahwa pola yang berlaku di masa lalu akan tetap berlaku di masa depan.
Berbagai faktor seperti regulasi, perubahan kebijakan bursa utama, dan munculnya partisipan pasar baru dapat memengaruhi premium.
Cakupan penerapan terbatas: Coinbase Premium Index cenderung mencerminkan permintaan dari investor institusional, terutama untuk Bitcoin. Pengaruhnya mungkin terbatas pada altcoin.
5. Menggunakan Coinbase Premium Index di TradingView
TradingView adalah platform populer yang menyediakan berbagai indikator teknikal dan alat analisis grafik. Di TradingView, terdapat banyak indikator kustom yang dapat memantau Coinbase Premium Index secara real-time.
Indikator-indikator ini biasanya menghitung perbedaan harga antara aset spot Coinbase dan Binance (misalnya, BTCUSD/BTCUSDT) dan menampilkannya di panel terpisah di bagian bawah grafik.
📊 Tips penggunaan indikator TradingView:
Cari indikator: Klik tombol 'Indicators' pada grafik TradingView dan ketik kata kunci seperti 'Coinbase premium' atau 'Coinbase vs Binance' di kolom pencarian untuk menemukan indikator yang relevan.
Pemantauan real-time: Indikator-indikator ini mengambil data harga spot Bitcoin secara real-time dari Coinbase dan Binance, menghitung premium, dan menampilkannya secara visual di grafik. Hal ini memungkinkan investor untuk segera mengonfirmasi perbedaan harga pasar dan mengintegrasikannya ke dalam strategi perdagangan mereka.
Kombinasi dengan indikator lain: Keunggulan utama TradingView adalah kemampuannya menampilkan beberapa indikator pada satu grafik.
Anda dapat menambahkan indikator Coinbase Premium Index bersamaan dengan grafik harga Bitcoin, dan jika perlu, merujuk secara terpisah pada data arus masuk/keluar ETF BlackRock dan Fidelity untuk melakukan analisis multi-dimensi.
Pengaturan notifikasi: Gunakan fungsi peringatan (alert) di TradingView untuk mengatur notifikasi ketika premium Coinbase melebihi level tertentu atau masuk/keluar dari kisaran tertentu.
Ini membantu Anda memahami perubahan pasar secara real-time dan merespons dengan cepat.
Sebagai kesimpulan, Coinbase Premium Index adalah indikator yang dapat memberikan wawasan tentang pergerakan investor institusional di pasar Amerika Serikat, salah satu pemain utama dalam dunia kripto.
Ketika dikombinasikan dengan data arus masuk/keluar ETF spot Bitcoin dari perusahaan manajemen aset besar seperti BlackRock dan Fidelity, indikator ini dapat sangat membantu untuk memahami dengan lebih jelas aliran dana institusional yang sebenarnya serta menilai kekuatan pasar dan potensi pembalikan tren.
Namun, alih-alih mempercayainya secara buta, sebaiknya gunakan indikator ini sebagai alat pendukung untuk memperdalam pemahaman menyeluruh tentang pasar dengan mengombinasikannya dengan alat analisis lainnya.
XAUUSD: Pergeseran Struktur Bullish Menargetkan Likuiditas ?Break of Structure (BOS): Terlihat label "BOS" yang jelas, menunjukkan bahwa harga telah menembus di atas tertinggi yang lebih rendah sebelumnya. Ini biasanya diinterpretasikan sebagai pergeseran dari tren turun jangka pendek (atau konsolidasi) ke tren naik (atau pergerakan struktural yang lebih tinggi).
Order Block (OB): Sebuah "OB" (Order Block) disorot. Ini adalah zona di mana sejumlah besar pesanan beli diyakini telah ditempatkan, menjadikannya area dukungan potensial di mana harga mungkin akan mundur (retrace) sebelum bergerak lebih tinggi.
Likuiditas Sisi Jual ($$$): Area berlabel "$$$" di atas harga tertinggi baru-baru ini mewakili likuiditas. Ini adalah titik-titik di mana stop-loss dari penjual (trader short) atau pesanan jual tertunda berkumpul, menjadikannya target yang menarik bagi para trader institusional untuk mendorong harga ke sana, sering kali menyebabkan pergerakan cepat melalui level tersebut.
Divergensi (SMT): Tanda "SMT" (Smart Money Technique) sering merujuk pada divergensi antara dua aset yang berkorelasi atau pola spesifik yang mendahului pembalikan jangka pendek (dalam kasus ini, mendahului BOS).
Pergerakan yang Diproyeksikan: Panah menggambarkan hipotesis perdagangan yang umum: harga diperkirakan akan mundur (retrace) ke Order Block (OB), menemukan dukungan di sana, dan kemudian reli untuk mengambil Likuiditas Sisi Jual ($$$) di atas harga tertinggi sebelumnya.
Analisis Gelombang Elliott – XAUUSD (Emas) | 7 November 2025
Momentum
Timeframe D1:
Momentum harian saat ini mulai berbalik naik, namun satu candle bullish lagi akan mendorongnya ke zona overbought. Ini menunjukkan bahwa kenaikan saat ini mungkin tidak bertahan lama dan koreksi jangka pendek bisa segera terjadi.
Timeframe H4:
Momentum H4 akan segera berbalik naik dari area oversold. Jika sinyal ini terkonfirmasi, kita dapat mengharapkan kenaikan jangka pendek. Namun, karena pasar sedang berada dalam kondisi seimbang, dorongan kecil dari pembeli atau penjual dapat dengan mudah mengubah arah momentum. Oleh karena itu, lebih baik menunggu konfirmasi daripada masuk posisi terlalu cepat.
Timeframe 90M:
Momentum pada grafik 90 menit saat ini berbalik turun, mengindikasikan kemungkinan penurunan jangka pendek sebelum harga melanjutkan kenaikan.
________________________________________
🔹 Struktur Gelombang
Timeframe D1:
Kenaikan momentum saat ini menunjukkan bahwa gelombang X masih berkembang, artinya fase korektif belum selesai.
Timeframe H4:
Gelombang X masih dalam proses pembentukan. Zona likuiditas di 4028 tetap menjadi area penting untuk diperhatikan.
Jika harga menembus zona ini, target berikutnya kemungkinan adalah zona likuiditas atas di 4070.
Pada grafik H4, level 4007 (garis hijau) merupakan area volume tertinggi, yang saat ini berfungsi sebagai resistensi kuat.
Dikombinasikan dengan momentum H4 yang akan berbalik naik, hal ini menunjukkan bahwa tekanan beli mulai meningkat, tetapi resistensi di area 4007–4028 masih kuat, sehingga harga cenderung bergerak sideways di area ini.
Kita perlu menunggu penembusan yang jelas untuk menentukan arah berikutnya.
Timeframe 90M:
• Sebuah pola segitiga tampaknya sedang terbentuk, tetapi belum selesai, sehingga belum bisa dipastikan strukturnya.
• Gelombang a dan b sudah selesai; saat ini pasar mungkin sedang membentuk gelombang c (hitam) atau gelombang d (hitam).
• Karena momentum H4 akan berbalik naik, jika harga menembus 4012, kemungkinan besar gelombang c masih berlanjut.
• Sebaliknya, jika harga turun ke area 3950, menyelesaikan struktur tiga gelombang WXY (biru), maka kemungkinan besar kita akan mendapatkan gelombang d.
Saat ini gelombang c (hitam) diberi label sementara karena strukturnya sudah menunjukkan tiga sub-gelombang yang lengkap.
Oleh karena itu, saya memperkirakan penurunan menuju area 3950, di mana kita bisa mencari peluang buy jangka pendek.
________________________________________
🎯 Rencana Perdagangan
• Zona Buy: 3952 – 3950
• Stoploss: 3935
• TP1: 3980
• TP2: 4000
Analisis Emas (7 November): Pola Volatil di Tengah Faktor BullisAnalisis Emas (7 November): Pola Volatil di Tengah Faktor Bullish dan Bearish yang Bervariasi serta Prospek Breakout
I. Tinjauan Pasar Inti dan Pendorong
Karakteristik Harga: Harga emas mengalami lonjakan yang diikuti oleh penurunan pada hari Kamis. Dalam perdagangan Asia, harga naik hampir 1% menjadi $4019, tetapi kemudian kehilangan semua keuntungan dalam perdagangan AS, ditutup pada $3976, membentuk doji bayangan atas yang panjang pada grafik harian.
Logika Pertempuran Bull/Bear:
Dukungan Safe Haven: Penutupan pemerintah AS (hari ke-37), kontroversi seputar legalitas tarif Trump, data ketenagakerjaan yang lemah
Sumber Tekanan: Kejatuhan pasar saham AS memicu permintaan safe haven untuk uang tunai, melemahkan daya tarik emas
Harga Saat Ini: $3994/oz, sedikit lebih tinggi dalam perdagangan Asia, secara umum mempertahankan pergerakan dalam kisaran antara $3930 dan $4030.
II. Analisis Struktur Teknis Mendalam
Analisis Resonansi Multi-Periode
Grafik Harian: Rata-rata bergerak konvergen, persilangan kematian MACD mendekati garis nol, menunjukkan momentum melemah.
Rentang Kunci: 4050-3900 (Rentang osilasi siklus besar)
Grafik 4 Jam: Rata-rata bergerak sangat konvergen, Bollinger Bands telah menyempit ke kisaran 3930-4030; MACD berosilasi di sekitar garis nol, tanpa sinyal arah yang jelas.
Grafik 1 Jam: Pusat gravitasi jangka pendek telah bergeser ke bawah, 4020 membentuk resistensi untuk beberapa rebound.
Level Harga Utama
Level Resistensi:
Zona Resistensi Utama: 4015-4020 (Leher struktural + resistensi tertinggi sebelumnya)
Resistensi Terobosan: 4050 (Batas atas rentang; penembusan di atas level ini akan membuka potensi kenaikan)
Level Dukungan: Dukungan Utama: 3950-3960 (Medan pertempuran intraday antara bull dan bear)
Dukungan Inti: 3930-3915 (Batas bawah rentang; penembusan di bawah level ini akan memicu koreksi yang dalam)
III. Dinamika Fundamental dan Sentimen Pasar
Pemantauan Peristiwa Risiko
Efek Penutupan Pemerintah: Penghentian rilis data ekonomi telah menyebabkan pasar bergantung pada data swasta, yang memperkuat risiko volatilitas. Jika penutupan berakhir, hal itu dapat memicu penurunan penghindaran risiko.
Variabel Kebijakan Tarif: Putusan Mahkamah Agung tentang legalitas tarif Trump kemungkinan akan memicu volatilitas pasar.
Jalur Kebijakan Federal Reserve: Probabilitas penurunan suku bunga pada bulan Desember tetap di 89%, dengan kondisi suku bunga rendah memberikan dukungan jangka panjang.
Pelacakan Arus Dana
Kepemilikan ETF: Kepemilikan bersih ETF Emas SPDR minggu ini... Arus keluar sebesar 2,3 ton mencerminkan sentimen tunggu dan lihat jangka pendek.
Posisi Berjangka: Posisi beli bersih spekulatif emas COMEX menurun sebesar 8%, menunjukkan tekanan aksi ambil untung.
IV. Strategi Perdagangan dan Penerapan Pengendalian Risiko
Konfigurasi Taktis Pasukan Utama
Posisi Jual (Rasio Risiko-Hadiah 1:3)
Zona Masuk: 4010-4015 (Zona Resistensi Struktural)
Stop Loss: 4023 (Penembusan Tertinggi Sebelumnya)
Target: 3990→3960→3950
Pertahanan Posisi Beli (Perdagangan Rentang Bawah)
Zona Masuk: 3950-3955 (Zona Uji Support)
Stop Loss: 3942 (Penembusan Rentang)
Target: 3980→3990→4000
Catatan Pengendalian Risiko Khusus: Ukuran posisi ≤ 10%. Hindari Penembusan Palsu dari Rentang
Jika level kunci tidak tercapai sebelum sesi AS, hindari membuka posisi di rentang tengah.
Perhatikan kinerja pembukaan saham AS; penurunan tajam yang berkelanjutan dapat menyeret harga emas turun.
Perspektif Trader Profesional
Pasar saat ini berada dalam fase dorman sebelum pergerakan yang didorong oleh peristiwa:
Analisis Teknikal: Konfluensi multi-kerangka waktu menunjukkan perdagangan yang masih dalam rentang; konfirmasi breakout diperlukan.
Fundamental: Penutupan pemerintah dan sengketa tarif merupakan pedang bermata dua, memberikan dukungan safe haven tetapi juga meningkatkan risiko pergerakan tiba-tiba.
Strategi Terbaik: Gunakan strategi proteksi opsi, tempatkan order breakout pada level kunci untuk mengendalikan risiko unilateral.
Pengingat Utama: Jika berita tentang berakhirnya penutupan atau keputusan tarif muncul pada hari Jumat, hal itu dapat langsung mematahkan pola batas rentang; disarankan untuk mencadangkan 50% dana untuk menghadapi pergerakan breakout.
Ide Buy Low, Sell Higher Pada Dua Saham IniIde Buy Low, Sell Higher Pada Dua Saham Ini
TOWR dan SILO berada dalam kondisi Undershoot (di bawah Lower Bollinger Band) namun risiko keduanya berbeda.
IDX:TOWR : Oversold + Support dari Up Trendline
IDX:SILO : Undershoot (di bawah Lower Bollinger Band) + Downtrend setelah Bearish Continuation Pattern
TOWR mungkin Rebound setelah Support dari Up Trendline yang kami tarik dari sejak April 2025. RSI 14 telah keluar dari level Oversold sehingga memberikan indikasi Buy secara teori.
SIDO juga kurang lebih sama namun secara Analisis Teknikal Tradisional, SIDO di awal Downtrend menuju setidaknya Rp1,490 karena baru mengonfirmasi Bearish Continuation Pattern (Descending Triangle?).
Kami sih TOWR > SIDO.
Kamu?
Tapi sebenarnya kami kurang suka dengan strategi Buy on Weakness or Buy Low Sell High.
We prefer Buy High - Sell even Higher seperti pada ide kami di sini :
Berikut kata A.R.I.S :
TOWR (Sarana Menara Nusantara)
Laporan terbaru menyoroti investasi strategis dan prospek pertumbuhan TOWR untuk tahun 2025, yang utamanya akan didorong oleh segmen FTTH (Fiber-to-the-Home). Hal ini sejalan dengan strategi para operator jaringan seluler (MNO) untuk memperluas bisnis broadband mereka di tengah konsolidasi pasar seluler dan broadband yang sedang berlangsung.
Akuisisi dan Lelang Aset Fiber: TOWR diharapkan menjadi penawar utama dalam lelang aset fiber Indosat, dengan tujuan untuk kemitraan strategis. Selain itu, akuisisi DATA sedang menunggu finalisasi dan jika selesai sebelum semester pertama 2025, akan didanai melalui arus kas internal.
Prospek Sektor Menara: Sektor menara tetap tangguh meskipun ada tantangan yang dihadapi oleh operator jaringan seluler (MNO) dalam memperoleh pelanggan baru. Pertumbuhan industri menara diperkirakan akan didorong oleh bisnis fiber yang berkembang.
SIDO (Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul)
Laporan-laporan terbaru memberikan pandangan yang umumnya positif terhadap SIDO, meskipun ada beberapa tantangan.
Kinerja Keuangan dan Proyeksi: SIDO mengalami penurunan pendapatan sebesar 3.57% YoY menjadi Rp1.83 triliun pada semester pertama 2025, seiring dengan penurunan penjualan di semua segmen bisnisnya. Namun, ada ekspektasi permintaan yang lebih baik di semester kedua 2025, didukung oleh perkiraan puncak musim hujan yang dapat meningkatkan permintaan untuk produk Tolak Angin. Laba bersih diestimasi akan stabil pada tahun fiskal 2025. Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di atas 10% untuk tahun fiskal 2025.
Ekspansi dan Inovasi: SIDO secara aktif berekspansi ke pasar luar negeri, terutama di Asia Tenggara dan Afrika, dan telah berhasil menembus pasar global dengan fokus utama saat ini di Malaysia, Filipina, dan Nigeria. Perusahaan juga menjajaki peluang pasar baru di Vietnam dan Kamboja. Secara operasional, SIDO mempertahankan jalur inovasi yang disiplin, secara konsisten menargetkan peluncuran sekitar delapan produk baru setiap tahun.
Rekomendasi Saham: Sebagian besar laporan memberikan rekomendasi "Buy" atau "ADD" untuk SIDO, dengan target harga (TP) berkisar antara Rp600 hingga Rp680. Prospek SIDO dinilai menarik, mengingat produk andalannya seperti Tolak Angin dan Kuku Bima Ener-G! telah menjadi merek yang kuat di pasar masing-masing dan berhasil menembus pasar global






















