Tren emas berlanjut hari ini 25 November✅ 1. Garis Tren
Garis tren atas (merah - menurun)
Menghubungkan serangkaian puncak bawah → bertindak sebagai resistensi dinamis yang kuat.
Harga telah menembus garis tren dan sedang mengujinya kembali → tren jangka pendek akan berubah menjadi bullish jika pengujian ulang berhasil.
Garis tren bawah (merah - menaik)
Menghubungkan titik terendah atas → bertindak sebagai support dinamis untuk pola segitiga simetris (konsolidasi).
Area ini bertepatan dengan level Fibonacci → support kuat – konfluensi jika harga terus terkoreksi.
✅ 2. Support Utama – Resistensi
Resistensi
4.210 – 4.240:
→ Resistensi utama – potensi bearish jangka pendek.
Menembus di atas Fibonacci 1.618
→ Resistensi kuat – zona take profit bagi pembeli.
Support
4.105 – 4.100 (zona hijau):
Zona uji ulang setelah breakout
Support Fibonacci 0.5–0.618
→ Zona beli terbaik jika harga menguji ulang.
✅ 3. Fibonacci
0.618 di 4.105: Uji ulang pertama → reaksi grafik.
Sisi bawah, zona 4.071 menyentuh garis tren.
Perpanjangan 1.618 di 4.240: Target maksimum jika tren naik terkonfirmasi.
🎯 Rencana Trading
BELI EMAS: 4105 – 4103
Stop Loss: 4093
Take Profit: 100 – 300 – 500 pip
JUAL EMAS: 4210 – 4212
Stop Loss: 4222
Take Profit: 100 – 300 – 500 pip
X-indicator
ANALISIS XAU/USD 25/11/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD:
USD sedikit melemah karena ekspektasi bahwa FED akan mempertahankan suku bunga dan mungkin memberikan sinyal yang lebih dovish dalam pidato minggu ini.
• Saham AS:
Wall Street naik tipis tadi malam, pasar condong ke sentimen risk-on, yang biasanya menekan emas. Namun kenaikan tidak kuat → emas belum mendapat tekanan besar.
• FED:
FED terus menekankan sikap “bergantung pada data”, tetapi pasar mulai percaya pada kemungkinan pemotongan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Ini mendukung emas dalam jangka menengah.
• Pemerintahan TRUMP:
Pemerintahan baru memprioritaskan pemulihan ekonomi, pelonggaran regulasi, dan pemotongan pajak → dapat mendorong pasar saham, namun risiko geopolitik tetap ada → emas diuntungkan ketika terjadi gejolak.
• ETF Emas (SPDR):
SPDR belakangan ini melakukan beli–jual secara bergantian tanpa tren yang jelas. Namun volume penjualan tidak besar → tidak memberikan tekanan bearish yang signifikan. Pada 24 Nov, dana ini membeli 0,29 ton—kecil, tampaknya hanya menunggu berita FED dan reaksi pasar.
b) Politik:
Ketegangan di Timur Tengah masih belum mereda; selain itu, persaingan perdagangan AS–China masih berpotensi memicu konflik baru → emas tetap menjadi aset safe haven.
c) Sentimen Pasar:
Pasar sedikit condong ke risk-on, tetapi dalam rentang sempit dan tanpa momentum kuat → risiko pembalikan tetap ada.
Menjelang berita FED minggu ini, pergerakan emas lebih mengikuti pola teknikal.
2. Analisis Teknikal:
Timeframe 30 menit menunjukkan sinyal yang sangat jelas:
• Harga telah breakout dari trendline turun yang terbentuk sejak puncak 17/11.
• Tren naik baru (jangka pendek–menengah) sedang terbentuk.
• Target lanjutan jika momentum bertahan: 4.244 – 4.276.
• RSI berada di zona menengah–tinggi tetapi belum overbought → masih ada ruang kenaikan.
• MA20 memotong ke atas MA50 dengan bagus, mendukung tren bullish.
Kesimpulan: Emas kemungkinan sedang retest breakout dan berpeluang melanjutkan tren naik.
RESISTANCE: 4.193 – 4.244 – 4.276
SUPPORT: 4.096 – 4.040 – 4.029 – 4.000
3. Pasar Hari Sebelumnya:
• Emas naik kuat dari area 4.040, menembus trendline turun dan pola segitiga naik.
• Harga ditutup di atas semua EMA jangka pendek → tekanan beli dominan.
• Volume meningkat saat breakout → mengonfirmasi tren.
4. Strategi Hari Ini (25/11/2025):
🪙 SELL XAUUSD | 4195 – 4193
SL: 4199
TP1: 4187
TP2: 4181
🪙 BUY XAUUSD | 4084 – 4086
SL: 4080
TP1: 4092
TP2: 4098
Analisis Elliott Wave XAUUSD – 25/11/2025
1. Momentum
D1
Momentum D1 telah memasuki zona overbought dan mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan. Ini menandakan bahwa kenaikan saat ini mulai melemah. Hari ini atau besok, jika muncul candle D1 bearish yang kuat, hal itu kemungkinan besar akan mengonfirmasi pembalikan tren.
H4
Momentum H4 juga berada di zona overbought, dengan garis-garis indikator saling menempel — pola khas yang menunjukkan potensi pembalikan kapan saja. Begitu ada candle H4 yang menutup bearish, kita dapat menganggap area harga saat ini sebagai kemungkinan puncak.
H1
Momentum H1 berada di zona oversold dan bersiap untuk berbalik naik. Artinya harga masih dapat memberikan koreksi naik tambahan atau bergerak sideways sebelum penurunan yang lebih signifikan terjadi.
________________________________________
2. Struktur Gelombang
D1
Candle bullish kemarin tidak mengubah struktur gelombang di timeframe D1. Pasar masih berada dalam gelombang Y (ungu).
Namun ada poin penting:
• Momentum D1 sudah berada di zona overbought.
• Ketika momentum D1 mulai menurun, yang perlu kita lihat adalah:
o Harga tidak menembus puncak gelombang X, dan
o Terjadi penurunan kuat dan curam untuk menyelesaikan gelombang Y.
Jika harga tidak turun dengan kuat, pasar berpotensi membentuk pola korektif yang lebih kompleks seperti segitiga atau WXY kompleks. Jika itu terjadi, saya akan memperbarui label gelombangnya.
________________________________________
H4
Kenaikan harga kemarin menembus puncak gelombang (2) sebelumnya. Hal ini membatalkan skenario 5 gelombang dan mengonfirmasi bahwa struktur yang terbentuk adalah korektif 3 gelombang.
Dengan momentum H4 yang mulai berbalik dan momentum D1 yang berada di overbought, area harga saat ini sangat mungkin menjadi puncak gelombang 2.
________________________________________
H1
Struktur korektif ABC telah selesai dengan jelas.
Target gelombang C (biru) di sekitar 4158 hampir tercapai — ini adalah area yang sangat ideal untuk mencari posisi Sell.
Namun perlu diperhatikan:
• Momentum H1 sedang berada di zona oversold dan bersiap untuk naik.
• Artinya harga masih dapat naik sedikit lagi atau sideways sebelum momentum H1 mencapai zona overbought.
Waktu terbaik untuk Sell adalah ketika momentum H1 dan H4 sama-sama berada di zona overbought.
________________________________________
3. Area Likuiditas Penting
Dua area likuiditas utama di depan:
• 4143
• 4184
Jika harga mampu bertahan di atas 4143, peluang untuk naik menuju 4184 meningkat — terutama karena momentum H1 akan berbalik naik.
Karena momentum H1 sebentar lagi naik, sulit menentukan entry Sell yang presisi pada area 4143–4158–4184 tanpa menunggu reaksi bearish yang kuat.
Pendekatan paling aman adalah menunggu sinyal pembalikan di setiap area tersebut.
Untuk rencana pribadi saya:
• Entry kecil pertama di 4158 (dalam upaya menangkap puncak).
• Entry kedua di 4184 jika harga melanjutkan kenaikan.
________________________________________
4. Rencana Trading
📌 Sell Zone 1
• 4156 – 4158
• SL: 4168
• TP1: 4123
• TP2: 4081
• TP3: 4020
📌 Sell Zone 2
• 4184 – 4185
• SL: 4205
• TP1: 4123
• TP2: 4081
• TP3: 4020
GBP/USD Lanjutkan Penurunan Setelah Momentum By M NuzulAnalisa Time Frame 1-Hari: Harga Tembus Zona Demand Kuat
Jika diamati dari time frame 1-hari, pasangan mata uang GBP/USD sedang dalam tren turun. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 sejak pertengahan Oktober lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Dari sisi Setup, Candlestick Arah Sell tampak baru saja terbentuk setelah harga ditutup pada bagian bawah MA-5/10 Low. Diperkirakan, harga akan kembali naik ke MA-5/10 High dan Mid BB. Perilaku harga dan struktur Setup yang terbentuk di sana akan menjadi acuan untuk memperkirakan arah harga selanjutnya. Analisa kali ini akan fokus pada peluang Sell yang berpotensi terbentuk di MA-5/10 High dan Mid BB. Peluang dapat divalidasi dengan mengamati struktur Setup serta perilaku harga di time frame 4-jam dan 1-jam.
Dari sisi analisa Supply And Demand, penurunan kuat beberapa waktu terakhir berhasil menembus zona Demand harian yang terbentuk sejak Mei lalu. Penembusan ini terjadi bersamaan dengan Momentum Sell berterusan di Low BB analisa BBMA OA sehingga semakin memvalidasi kekuatan Seller. Zona Supply harian terdekat saat ini berada di Top BB dan EMA-50. Jika harga Break dari Mid BB, ada potensi kenaikan hingga zona Supply harian.
Analisa Time Frame 4-Jam: Validasi Peluang Sell Daily, Tunggu Extrem Di Top BB
Dilihat dari time frame 4-jam, GBP/USD sedang dalam tren turun. Hal ini digambarkan oleh Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk pekan lalu. Posisi harga berada di antara kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kondisi konsolidasi atau Sideways. Breakout ataupun Rejection pada salah satu sisi BB dapat mengonfirmasi awal terbentuknya tren baru atau penerusan tren lama.
Dilihat dari sisi Setup, Setup Lengkap BBMA OA telah terbentuk hingga Candlestick Arah Kukuh Buy. Selanjutnya, harga berpeluang meneruskan kenaikan hingga Top BB. Reaksi yang muncul di Top BB akan memvalidasi peluang Sell di time frame 1-hari. Jika peluang dari time frame 1-hari valid, maka harga akan membentuk Extrem di Top BB.
Dari sisi analisa Supply And Demand, peluang dari analisa BBMA OA didukung oleh zona Supply Fresh di dekat Top BB. Posisinya juga berada di sekitar MA-5/10 High time frame 1-hari sehingga semakin menguatkan posisinya sebagai area Resistance yang kuat. Zona Supply ini akan menjadi Key Level untuk menentukan level Entry, Stop Loss, serta perhitungan jarak Take Profit.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Sell
Entry: 1.31250
Stop Loss: 1.31600
Take Profit: 1.30200
Perkiraan Waktu Trading: 2-3 Hari.
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
Analisis harga emas 24 NovemberPada sesi terakhir, emas terus menunjukkan tanda-tanda melemah ketika gagal menembus level resistance utama di 4100. Tekanan aksi ambil untung muncul lebih awal dan menarik harga kembali ke garis tren - di mana pasar menghadapi risiko tertembus jika tekanan jual tetap ada. Setelah garis tren ditembus, struktur bullish jangka pendek akan sepenuhnya tertembus dan rentang koreksi dapat meluas hingga zona support yang dalam di 3935.
Dalam konteks ini, strategi yang paling menguntungkan adalah menunggu sinyal penembusan garis tren untuk memicu order JUAL, kemudian mengikuti penurunan hingga zona support yang kuat di 3935.
Zona teknis yang perlu diperhatikan:
Support: 4040 – 4007 – 3935
Resistance: 4100 – 4145 – 5200
Rencana trading yang direkomendasikan:
JUAL ketika harga menembus garis tren di sekitar 4040
JUAL DCA ketika support 4005 ditembus
Target: 3935
Manajemen risiko: Tren bearish akan batal jika candle ditutup kembali di atas 4100
Apa itu Bitcoin CME Gap? Cara Menggunakan Indikator BTC GapApa itu Bitcoin CME Gap? Cara Menggunakan Indikator BTC Gap
'Gap' di pasar futures CME (Chicago Mercantile Exchange), yang memberikan wawasan tentang pergerakan investor institusional, adalah salah satu indikator utama yang banyak trader profesional perhatikan dengan seksama.
1️⃣ Apa itu Bitcoin CME Gap?
CME adalah salah satu jalur utama bagi investor institusional untuk mengakses Bitcoin.
Namun, pasar futures Bitcoin CME ditutup pada akhir pekan (dari Jumat sore hingga Minggu sore, waktu Chicago, AS). Selain itu, ada jeda perdagangan satu jam setelah penutupan pasar pada hari kerja.
Sebaliknya, bursa spot seperti Binance dan OKX yang umum kita lihat, beroperasi 24 jam sehari.
Perbedaan ini menyebabkan munculnya 'Gap'. Terutama selama akhir pekan, ketika jeda lebih lama, gap cenderung lebih besar.
Gap Bearish: Terjadi ketika harga pembukaan setelah pasar CME ditutup lebih rendah daripada harga penutupan. Ini berarti harga Bitcoin turun di pasar spot selama jam istirahat CME.
Gap Bullish: Terjadi ketika harga pembukaan setelah pasar CME ditutup lebih tinggi daripada harga penutupan. Ini menunjukkan harga Bitcoin naik signifikan selama jam istirahat.
Perubahan Psikologis Mendadak: Menunjukkan bahwa sentimen investor condong ke satu sisi selama akhir pekan.
Blok Order Belum Terisi: Area gap dianggap sebagai zona di mana ada kemungkinan order beli/jual yang belum terisi.
Fenomena Gap Fill: Banyak trader percaya pada pepatah "gaps akan terisi" dan menggunakannya sebagai strategi trading. Artinya, harga cenderung bergerak berlawanan arah dengan gap untuk menutup area gap. Namun, fenomena ini tidak 'wajib' – apakah gap akan segera terisi atau kemudian harus dianalisis lebih lanjut.
2️⃣ Menemukan CME Gaps dengan Mudah
Indikator Bitcoin
CME gaps multi-timeframe auto finder mengotomatisasi analisis candle CME dan menampilkannya secara intuitif di chart.
⚡Fitur dan Cara Menggunakan Indikator
Deteksi Gap Multi-Timeframe: Candle 5-menit, 15-menit, 30-menit, 1-jam, 4-jam, hingga 1-hari! Mendeteksi dan menampilkan gap CME di berbagai timeframe secara bersamaan. Baik untuk trader jangka pendek maupun investor jangka panjang, kamu bisa memeriksa gap sesuai gaya tradingmu.
Tampilan Kotak dan Label Otomatis: Area gap yang terdeteksi digambar sebagai kotak persegi panjang di chart. Gap bullish ditampilkan dengan warna hijau, gap bearish dengan warna merah, sehingga mudah dikenali. Ukuran tiap gap (%) ditampilkan di atas kotak sebagai label.
Fungsi Highlight: Gap besar di atas ambang tertentu (mis. 0,5%) ditandai dengan warna menonjol. 'Big Gaps' bisa memiliki dampak lebih besar pada pasar.
Sinkronisasi Harga Chart: Harga di chart spot dari bursa lain bisa berbeda dari harga futures CME. Indikator ini menyesuaikan harga kotak gap dengan level harga chart yang sedang kamu lihat melalui mode "Chart_price", sehingga kamu bisa lebih intuitif memahami level harga dan membuat rencana trading langsung di chart bursa lain.
Notifikasi Real-Time: Kamu bisa menerima peringatan saat gap CME baru terdeteksi. Bisa juga disetting hanya untuk timeframe tertentu – sangat berguna jika tidak bisa terus memantau chart di akhir pekan atau jam tertentu pada hari kerja.
3️⃣ Strategi Trading
💡Strategi Gap Fill:
Saat Gap Bullish Terjadi: Jika harga menembus di atas gap bullish, lalu turun kembali ke area gap, bisa dipertimbangkan posisi long di dekat dasar gap, atau short jika harga gagal rebound dari atas gap. Alternatifnya, bisa mempertimbangkan short di zona resistance sebelum gap terisi.
Saat Gap Bearish Terjadi: Jika harga turun di bawah gap bearish, lalu naik kembali ke area gap, bisa dipertimbangkan posisi short di atas gap, atau long jika harga gagal turun dari bawah gap. Alternatifnya, posisi long di zona support lebih rendah sebelum gap terisi juga bisa dilakukan.
💡Sebagai Area Support/Resistance:
Area gap CME lama bisa menjadi garis support atau resistance yang kuat saat harga menguji ulang level tersebut di masa depan.
Perhatikan apakah harga menemui resistance dan jatuh kembali saat mencapai puncak gap bearish, atau menemukan support dan naik lagi saat mencapai dasar gap bullish. Gap yang tumpang tindih di beberapa timeframe memiliki signifikansi lebih kuat.
💡Konfirmasi Tren dan Sinyal Reversal:
Jika gap bearish kuat terjadi dan tidak langsung terisi, tapi harga terus turun, ini bisa menandakan awal atau kelanjutan tren turun.
Jika gap bullish kuat terjadi dan tidak langsung terisi, tapi harga terus naik, ini bisa menandakan awal atau kelanjutan tren naik.
Pergerakan harga setelah gap muncul bisa digunakan untuk mengukur momentum pasar dan menerapkan strategi trend-following atau reversal.
Contoh: Jika gap bearish terjadi tapi cepat terisi dalam beberapa hari dan menembus atas gap, bisa diartikan sebagai tanda awal pasar bearish berakhir.
💡Analisis Multi-Timeframe:
Saat mencari level support/resistance penting, periksa tidak hanya gap di timeframe saat ini, tapi juga gap dari timeframe lebih tinggi (misal gap 4-jam atau harian di chart 1-jam).
Gap di timeframe lebih besar biasanya menjadi area minat pasar yang lebih kuat. Saat membuat keputusan trading di timeframe kecil, pertimbangkan lokasi gap penting dari timeframe lebih tinggi untuk manajemen risiko atau menentukan target entry/exit.
Gap Jangka Pendek (5m, 15m): Biasanya <1%, digunakan untuk volatilitas jangka pendek, scalping leverage tinggi, atau day trading. Biasanya terisi sebelum candle 4-jam setelah market buka.
Gap Jangka Menengah (1h, 4h): Referensi untuk swing atau position trading. Bisa menjadi area support/resistance signifikan tergantung pergerakan harga setelah gap.
Gap Jangka Panjang (1d): Bisa menjadi titik balik utama tren pasar atau level support/resistance penting jangka panjang. Big gap >3% biasanya muncul di akhir pekan dan bisa mengindikasikan potensi perubahan arah pasar.
Gap jangka pendek yang terisi 4 jam yang lalu.
Setelah terjadinya big gap sebesar 3,54% pada akhir pekan, tren kenaikan yang kuat terus berlanjut.
4️⃣ Kesimpulan
Indikator 'Bitcoin CME Gap Multi-Timeframe Auto Detector' adalah alat yang kuat untuk memastikan kamu tidak melewatkan titik pergerakan harga penting di pasar.
Namun, jangan percaya sepenuhnya pada satu indikator. Gap mungkin tidak sepenuhnya terisi, atau harga bisa langsung breakout ke arah berlawanan.
Daripada hanya mengandalkan gap-fill, penting untuk menganalisis bersama indikator lain untuk meningkatkan rasio kemenangan.
Gunakan informasi dari indikator ini bersamaan dengan metode analisismu yang lain (pola chart, indikator tambahan, analisis makroekonomi, dll.) untuk membangun strategi trading yang lebih canggih dan akurat.
📌Jika konten ini bermanfaat, dukung kami dengan boost dan komentar.
Dukungan kecilmu menjadi motivasi besar untuk membuat analisis dan konten lebih baik. Dengan follow, kamu juga akan mendapatkan notifikasi update terbaru.
Gold - akumulasi, sinyal pemulihan meluasBulls membangun fondasi setelah melakukan double bottom — apakah ini merupakan persiapan untuk terobosan di awal minggu?
Emas bergerak di zona akumulasi 4.022 - 4.061, setelah terbentuk (menyapu likuiditas) di dua titik terendah berturut-turut. Harga melambung dari zona FVG bebas terakhir, sambil menempel pada awan Ichimoku — menunjukkan bahwa kekuatan penangkapan ikan di dasar laut (bottom fishing) masih dipertahankan.
Jika harga terus bertahan di atas zona keseimbangan 4,040 - 4,060, struktur pemulihan dapat meluas ke 4,133, yang bertemu dengan bagian atas kisaran dan zona likuiditas di atasnya.
Sentimen pasar emas berkisar pada ekspektasi bahwa The Fed akan kembali mendekati siklus penurunan suku bunga, sementara data AS pada minggu ini akan menentukan apakah pemulihan tersebut berkelanjutan atau tidak. Likuiditas di awal minggu yang masih rendah sehingga memudahkan terjadinya false break di zona resistance.
Apakah menurut Anda area 4.133 merupakan target yang masuk akal untuk pemulihan saat ini?
Setuju atau punya sudut pandang berbeda? Bagikan di bawah di komentar.
Bitcoin - fase pembalikan, kekuatan pembelian memegang kendali!Terobosan awan Ichimoku + pemulihan dari dasar berbentuk U: akankah rentang pemulihan bertambah pada minggu ini?
BTC telah meninggalkan tren turun sebelumnya dan menembus awan Ichimoku, memperkuat sinyal perubahan arah setelah model bawah berbentuk U. Harga terakumulasi tepat di atas zona keseimbangan 85.500 - 86.800, sementara FVG rendah telah terisi, menciptakan basis dukungan untuk tren naik berikutnya.
Jika harga terus bertahan di atas zona support cloud di level 85,800 - 86,200, struktur pemulihan dapat meluas ke zona likuiditas di atas 88,500 - 90,000, di mana cluster FVG yang tidak terisi dan resistensi terdekat akan muncul.
Pasar kripto kembali optimis ketika Singapore Exchange (SGX) secara resmi meluncurkan kontrak berjangka abadi untuk BTC dan ETH, membuka pintu bagi uang institusional.
Apakah menurut Anda kemunduran ini merupakan kemunduran teknis atau awal dari tren baru? Bagikan pandangan Anda di bawah 👇
Emas spot diperdagangkan di bawah tekanan dan berfluktuasi, dengEmas spot diperdagangkan di bawah tekanan dan berfluktuasi, dengan pasar menunggu data AS sebagai panduan.
Pada hari Senin (24 November), emas spot melanjutkan penurunannya, menghadapi tekanan jual baru. Harga emas saat ini diperdagangkan di kisaran $4050 per ons, turun sekitar 0,35% pada hari itu. Meskipun terdapat sinyal yang saling bertentangan dari pejabat Federal Reserve, indeks dolar AS tetap tinggi, mendekati level tertinggi sejak akhir Mei, terus menekan emas berdenominasi dolar. Sementara itu, pasar saham global secara umum menguat, dan selera risiko pasar pulih, semakin melemahkan daya tarik logam mulia safe haven. Lebih lanjut, tanda-tanda meredanya ketegangan dalam konflik Rusia-Ukraina dapat melemahkan premi safe haven emas, menekan momentum bullish. Selama seminggu terakhir, emas secara umum mempertahankan pola perdagangan dalam kisaran terbatas, tanpa arah yang jelas.
Indeks dolar AS tetap kokoh di atas level psikologis penting 100, berkonsolidasi di sekitar 100,15 pada hari Senin, hanya selangkah lagi dari level tertinggi akhir Mei di 100,39. Pasar mencermati serangkaian rilis data ekonomi AS yang akan datang, termasuk angka PPI dan penjualan ritel hari Selasa, klaim pengangguran awal hari Rabu, dan berbagai indikator yang secara bertahap kembali dirilis sejak penutupan pemerintah AS. Data-data ini akan memberikan petunjuk penting tentang arah dolar AS di masa mendatang dan dapat menyuntikkan momentum volatilitas baru ke dalam emas, aset non-bunga.
Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve berikutnya pada bulan Desember semakin meningkat. Menurut perangkat FedWatch CME Group, para pedagang berjangka dana federal telah meningkatkan probabilitas penurunan suku bunga Desember menjadi 70%-74%. Optimisme ini telah meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, dengan sebagian besar pasar saham Asia rebound pada hari Senin, yang semakin melemahkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Minggu ini akan menyaksikan serangkaian rilis data penting, yang berpotensi menentukan arah bagi emas.
AS akan merilis sejumlah data ekonomi minggu ini, termasuk:
Penjualan Ritel AS bulan September (MoM)
PPI AS bulan September (YoY dan MoM)
Indeks Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi AS bulan November
Indeks Manufaktur Richmond Fed AS bulan November
Klaim Pengangguran Awal AS untuk pekan yang berakhir pada 22 November
Data ini akan memberikan wawasan penting tentang kesehatan ekonomi AS. Data yang lemah dapat memicu kembali ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed, mendorong harga emas untuk rebound dan bahkan berpotensi kembali di atas $4.100; sebaliknya, data yang kuat akan mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga, yang berpotensi menyebabkan emas menembus di bawah level support kunci $4.000. Lebih lanjut, indeks dolar AS saat ini mendekati level tertinggi enam bulan; jika terus bertahan di atas 100, hal itu akan memberikan tekanan turun yang berkelanjutan pada harga emas.
Analisis Teknis: Pola terikat rentang berlanjut; perhatikan penembusan.
Dari perspektif teknis, emas diperdagangkan dalam rentang minggu lalu. Harga emas ditutup melemah pada hari Senin, rebound setelah mencapai level terendah mingguan di $3998 pada hari Selasa, dan kemudian turun kembali pada hari Rabu, ditutup dengan candle bullish kecil dengan bayangan atas yang panjang. Hari Kamis dan Jumat menampilkan candle doji berturut-turut. Grafik mingguan akhirnya mencatat candle bearish kecil dengan bayangan atas dan bawah, menunjukkan kebuntuan antara bull dan bear.
Dari perspektif grafik harian, karena harga emas menghadapi resistance di sekitar $4132, harga telah berulang kali menguji level terendah dan rebound, menunjukkan bahwa tren saat ini adalah rebound, bukan pembalikan. Namun, terdapat resistance signifikan di sekitar level tertinggi sebelumnya di $4110, dan pergerakan naik lebih lanjut akan sulit tanpa katalis positif yang signifikan. Meskipun harga emas sempat naik ke $4100 Jumat lalu, harga emas gagal menembus level tertinggi sebelumnya di $4110 dan dengan cepat turun kembali ke sekitar $4050, menunjukkan karakteristik konsolidasi yang khas.
Dengan minimnya stimulus berita utama di awal minggu ini, emas diperkirakan akan terus berfluktuasi dalam kisaran $4000-$4130. Perdagangan harus berfokus pada perdagangan rentang, dengan memperhatikan breakout pada level-level kunci. Jika harga emas gagal menembus level tersebut secara efektif, pola konsolidasi dapat berlanjut. Rekomendasi Strategi Perdagangan:
Strategi Keseluruhan: Perdagangan dalam rentang, terutama short selling saat reli, dengan posisi long sebagai strategi sekunder. Perintah stop-loss yang ketat sangat penting untuk mengendalikan risiko posisi.
Strategi Posisi Short:
Posisi short secara berkelompok di sekitar 4100-4105, dengan ukuran posisi dibatasi hingga 20% dari total modal. Stop-loss di 8 poin. Target 4050-4030, dengan target lebih lanjut di 4020 jika harga menembus di bawah.
Strategi Posisi Long:
Posisi long secara berkelompok di sekitar 4020-4025, dengan ukuran posisi dibatasi hingga 20% dari total modal. Stop-loss di 8 poin. Target 4040-4060, dengan target lebih lanjut di 4080 jika harga menembus di atas.
Resistensi dan Dukungan Utama:
Resistensi: $4110-$4130
Support: $4020-$4000
Investor sebaiknya memantau dengan cermat pergerakan pasar dan rilis data secara real-time, serta menyesuaikan strategi mereka.
“Emas Rebound Kuat dari Area Demand — Retest Trendline Supply ?🔍 Poin-Poin Utama
📉 Trendline supply (resistensi menurun)
Setiap kenaikan tertahan oleh area ini
📈 Trendline demand (support naik)
Buyer mempertahankan level higher low
Reaksi kuat muncul di area support
💰 Likuiditas tersapu ($$$)
Liquidity low telah diambil → sinyal bullish
Smart Money kemungkinan melakukan akumulasi sebelum dorongan naik berikutnya
🟢 Konfirmasi skenario bullish
Selama harga bertahan di atas support + trendline demand
Potensi besar retest pada trendline supply
🎯 Target Harga (Take Profit)
Target Rentang Harga Catatan
🥇 TP1 4.095 – 4.105 Retest trendline supply
🥈 TP2 4.120 – 4.130 Potensi breakout 🚀
📌 Rencana Perdagangan (Skenario Bullish)
Buy Entry: 4.055 – 4.065 🟩
Stop-Loss: di bawah 4.025 ❌
Take Profit 1: 4.100 🎯
Take Profit 2: 4.125 🚀
⚖️ Risk to Reward: 1:2.5 – 1:3 📈
🧭 Sentimen Pasar
📍 Jangka pendek → Bullish
🛑 Perhatikan reaksi seller pada trendline supply
⚠️ Waspadai fake breakout di area target
Analisis Elliott Wave XAUUSD – November W4, 2025
1. Momentum
W1 – Timeframe Mingguan
Momentum mingguan menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan. Jika minggu depan membentuk candle mingguan bullish yang terkonfirmasi, pasar berpotensi memasuki 4–5 minggu kenaikan berturut-turut, mendorong momentum mingguan menuju area overbought.
D1 – Timeframe Harian
Momentum harian terus menguat, sehingga harga kemungkinan masih akan mengalami 1–2 hari kenaikan tambahan sebelum mencapai zona overbought.
H4 – Timeframe 4 Jam
Momentum H4 tetap bullish, menandakan bahwa pada hari Senin harga berpotensi melanjutkan pergerakan naik atau konsolidasi sideways.
________________________________________
2. Struktur Elliott Wave
Struktur Mingguan (W1)
Tiga candle mingguan terakhir semuanya bullish, namun tidak menunjukkan kekuatan yang jelas:
• Dua candle memiliki body pendek
• Satu candle bullish dengan ekor atas
Pola ini menunjukkan bahwa pasar sedang menyelesaikan gelombang X (ungu). Oleh karena itu, ekspektasi utama tetap berupa kelanjutan penurunan untuk menyelesaikan gelombang Y (ungu) menuju area target yang lebih rendah. Setelah gelombang Y selesai dan momentum mingguan berbalik naik, pasar kemungkinan memulai tren bullish besar yang baru.
________________________________________
Struktur Harian (D1)
• Gelombang X (ungu) kemungkinan telah selesai.
• Harga saat ini bergerak dalam gelombang Y (ungu).
Struktur internal gelombang Y:
• Gelombang 1 (merah) tampaknya telah selesai.
• Harga kini berada dalam gelombang 2 (merah) atau sudah memasuki fase awal gelombang 3 (merah).
🔸 Level konfirmasi penting:
Break di bawah 4001 akan mengonfirmasi bahwa pasar memasuki gelombang 3 (merah), yang biasanya menghasilkan penurunan tajam dan tegas.
🔸 Skenario alternatif:
Karena momentum D1 masih meningkat, gelombang 2 (merah) bisa membentuk pola korektif WXY (zigzag hijau), yang berarti pasar masih dapat mencetak satu kenaikan terakhir sebelum penurunan kuat berikutnya.
________________________________________
3. Struktur Gelombang H4
Saat ini terdapat dua skenario yang sesuai dengan struktur D1:
• Pasar mungkin sudah memasuki fase awal gelombang 3 (merah).
• Atau harga sedang menyelesaikan bagian akhir dari koreksi WXY gelombang 2 (merah) (zigzag hijau).
Zona 4081 berfungsi sebagai area keseimbangan, sekaligus wilayah dengan volume transaksi terbesar (garis POC hijau).
• Jika harga bertahan di bawah 4081 pada hari Senin, maka probabilitas menuju gelombang 3 (merah) lebih kuat, dan level support penting 4020 serta 3958 kemungkinan akan ditembus.
• Jika harga bertahan di atas 4081, maka target kenaikan di 4145 dan 4184 menjadi area ideal sebagai akhir gelombang 2 (merah).
________________________________________
4. Rencana Trading
📌 Zona Limit Sell yang Diprioritaskan:
• 4145
• 4184
📌 Zona Sell Langsung:
• 4020 → valid hanya jika terdapat candle H4 yang menutup kuat di bawah 4020, kemudian terjadi retest.
Rencana trading yang lebih detail akan diperbarui pada hari Senin setelah pasar memberikan data terbaru.
Emas bersiap untuk sesi perdagangan AS1. Struktur Garis Tren
Garis tren atas (menurun – merah)
Menghubungkan titik tertinggi yang menurun → bertindak sebagai resistensi dinamis utama.
Harga telah diuji dan ditolak beberapa kali → tren jangka menengah tetap menurun.
Zona breakout naik yang memungkinkan: 4105 – 4110.
Garis tren bawah (menaik – merah)
Menghubungkan titik terendah yang lebih tinggi → support dinamis utama.
Harga mendekati titik konvergensi, menunjukkan breakout yang akan segera terjadi dari segitiga yang berkontraksi.
2. Zona Resistensi
Resistensi kuat: 4090 – 4110
Bertepatan dengan garis tren turun dan zona penawaran sebelumnya.
Jika breakout terjadi dan berkonsolidasi di atas 4110 → potensi pertumbuhan lebih lanjut terbuka.
3. Zona Dukungan
Support 1: 4000 – 4004
Zona permintaan terdekat.
Jika ditembus, penembusan garis tren bawah akan terkonfirmasi, yang mengarah ke penurunan tajam.
Support 2: 3955 – 3965
Ekstensi Fibonacci 2,618 + zona terendah kunci.
Target penurunan yang dalam.
Rencana Trading
BELI EMAS: 4004 – 4002
Stop Loss: 3994
Take Profit: 100–300–500 poin
JUAL EMAS: 4104 – 4106
Stop Loss: 4114
Take Profit: 100–300–500 poin
ANTM Kembali Berpeluang Rebound ke 3270, Cermati1. ANTM kembali terkoreksi menuju area swing low-nya di area 2880.
2. Selama area tersebut mampu menahan penurunan yang terjadi, masih ada potensi technical rebound dengan target kembali menuju 3220 - 3270.
3. Namun jika ditembus, ANTM akan mengkonfirmasi pola inverted CnH
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2880 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya atau break S 2860.
WT: ANTMZPCJ6A (3.5x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
Emas setelah "demam", menguji momentum kenaikanOANDA:XAUUSD tetap menjadi sorotan karena pasar mengalami serangkaian fluktuasi kuat menyusul sinyal campuran dari Federal Reserve dan data tenaga kerja. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa risiko penurunan harga semakin meningkat karena emas beberapa kali gagal mempertahankan area 4.100 USD/ounce, yang merupakan level resistance pertama pada fase bullish tahun ini.
Sepanjang sebagian besar tahun 2025, emas telah naik lebih dari 55%, meskipun imbal hasil obligasi tinggi dan dolar menguat. Namun menjelang pertemuan kebijakan terakhir The Fed dan kurangnya konsensus mengenai jalur penurunan suku bunga, korelasi tradisional antara emas, suku bunga, dan dolar mulai kembali terlihat. Menurut CME FedWatch, pasar masih memperkirakan lebih dari 70% kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan, sementara para ekonom mengambil pandangan yang lebih hati-hati, sekitar 50/50.
Hal ini menempatkan data ekonomi yang akan dirilis dalam posisi yang sangat menentukan, baik untuk ekspektasi pasar maupun stabilitas harga emas pada minggu perdagangan ini.
Kembalinya Sinyal Dovish The Fed: Dampak Langsung pada Momentum Kenaikan OANDA:XAUUSD
Emas sempat stabil pada paruh pertama minggu ini karena meningkatnya permintaan aset aman, sementara laporan ADP menunjukkan bahwa sektor swasta kehilangan rata-rata 2.500 pekerjaan per minggu dalam empat minggu hingga 1 November.
Level 4.000 USD/ounce tetap menjadi batas utama yang menentukan tren jangka pendek, karena pasar masih bergerak dalam zona koreksi dan belum mematahkan struktur bullish jangka menengah.
Analisis Teknis dan Rekomendasi OANDA:XAUUSD
1. Struktur Harga & Tren Utama
• Harga masih berada dalam kanal naik (ascending channel) sejak Agustus, meskipun rentangnya menyempit dibandingkan Oktober. Puncak Oktober di sekitar 4.128 USD menjadi resistance utama jangka menengah.
• Penurunan saat ini masih berupa pullback selama harga bertahan di atas 3.972 USD (Fib 0.382) dan terutama support psikologis & teknis 4.000 USD.
2. Zona Teknis Utama
• Resistance terdekat: 4.128 – 4.216 USD
(Area resistance kuat yang beberapa kali menolak harga pada November.)
• Support terdekat: 4.055 – 4.000 USD
(Sejalan dengan Fib 0.382 dan titik dasar jangka pendek.)
• Support lebih dalam:
– 3.846 USD (Fib 0.5) – Penting jika terjadi pullback dalam
– 3.720 USD (Fib 0.618) – Support reaksi jika terjadi volatilitas makro yang kuat
3. Momentum Harga – RSI
• RSI telah keluar dari zona oversold tetapi masih lemah dan belum membentuk struktur bullish baru.
• RSI-MA21 bergerak datar → pasar kekurangan momentum; pergerakan sideways atau retest ke area 4.000 USD sangat mungkin terjadi.
4. Prospek Jangka Pendek (Minggu Depan)
• Bias pasar: netral cenderung bearish ringan, tetapi tren naik jangka menengah masih utuh.
• Harga kemungkinan akan melakukan retest ke 4.000 USD, lalu membentuk salah satu dari dua skenario berikut:
Bertahan di atas 4.000 USD → rebound ke 4.128 – 4.216 USD
Breakdown di bawah 4.000 USD → turun ke 3.972 – 3.846 USD
👉 Kesimpulan: 4.000 USD adalah level penentu tren jangka pendek.
Sinyal Trading
BUY XAUUSD : 4102 – 4100 ⚡️
• Stop Loss : 4106
• Take Profit 1 : 4094
• Take Profit 2 : 4088
SELL XAUUSD : 4016 – 4018 ⚡️
• Stop Loss : 4012
• Take Profit 1 : 4024
• Take Profit 2 : 4030
HRUM Tertahan Swing Low, Ada Potensi Rebound?1. Terkoreksi tajam hingga break support dan swing low 1055.
2. Pergerakan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir cenderung membentuk pola head & shoulder.
3. Kini HRUM sedang menguji area swing low 960.
4. Selama koreksi yang terjadi mampu ditahan, ada peluang HRUM mengalami technical rebound dengan potensi kenaikan hingga ke swing 1055.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 960 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
WT: HRUMDRCN6A (3.4x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
weekly outlook goldGold memasuki masa konsolidasi yang di minggu kemaren terlihat arahnya tak jelas. Dari chart tsb disimpulkan bhwa gold masih membutuhkan waktu utk menunjukkan arah yang jelas terlihat
dengan demikian dapat dikondisikan peluang2 sebagai berikut
Bullish
Apabila arah sudah break 4088-4126
apabila memantul di area 4088 dan kembali break 4126
Bearish
Apabila Memantul 4088-4126 dan menembus bagian bawah
Disclaimer on
Emas Melemah – Sinyal Tekanan Turun Semakin TerlihatHarga emas mulai kehilangan momentum setelah penolakan kuat di area 4.090–4.100 USD. Kini berada di sekitar 4.065 USD dengan candle kecil dan sumbu atas panjang, menunjukkan pasar mulai kelelahan.
Penguatan dolar AS, yield obligasi yang tetap tinggi, serta reli saham teknologi membuat arus dana menjauh dari aset aman.
Pergerakan menuju 4.040–4.030 USD semakin mungkin. Jika zona ini jebol, penurunan bisa berlanjut menuju 4.000 USD, area dengan likuiditas lebih besar.
Emas siap meledak minggu depan!Harga telah menembus zona permintaan tipis di sekitar 4.040–4.050, menciptakan 2 double bottom yang jelas + volume beli meroket di akhir Jumat.
Tren naik jangka pendek telah berhasil diuji ulang, saat ini bersiap untuk breakout dengan bull flag yang sangat indah.
Resistance terdekat adalah 4.080–4.090 (puncak double bottom sekarang menjadi support), target mingguan baru: 4.120–4.150 → lebih tinggi dari 4.200 jika bertahan.
Situasi akhir pekan: Pasar ditutup, tetapi DXY sedikit melemah di bawah 107,8, imbal hasil 10 tahun AS mereda, arus masuk ETF +26 miliar pada kuartal ketiga 2025 + permintaan safe haven dari Asia (impor India +18% YoY) semakin menguat. LiteFinance memprediksi kisaran 3.951–4.157 pada hari Senin, tetapi dengan ketegangan geopolitik dan pola ini, biasnya jelas meningkat.
Struktur grafik 3H–Harian telah berubah sedikit bullish, momentum siap meledak di pembukaan minggu ini.
Skenario minggu baru:
Bertahan di atas 4.050 → langsung menuju 4.120 di sesi Asia kedua → 4.150–4.200 di akhir minggu jika DXY <107,5. Reli akhir pekan hanyalah "jebakan" untuk posisi long yang lebih kuat!
Komentar prediksi Anda untuk minggu depan!
Emas (XAU/USD) Menargetkan FVG Setelah Penyapuan Likuiditas ?Struktur Pasar
Harga baru saja menyapu likuiditas di bawah area support (lower low tanggal 21–22).
Setelah itu muncul reaksi naik yang cukup kuat, menandakan adanya akumulasi dan penyapuan likuiditas sisi penjual (SSL).
2. Konsolidasi & Area Tengah
Harga saat ini bergerak dalam range mendatar.
Garis putus-putus (Middle Range) menunjukkan titik tengah dari konsolidasi ini.
Jika harga kembali dan bertahan di atas area ini, biasanya menjadi sinyal niat bullish.
3. Likuiditas di Atas (Buy-Side Liquidity – BSL / $$$)
Di bagian kanan terlihat beberapa high yang berdekatan, ditandai dengan “$$$”, yang merupakan likuiditas sisi pembeli.
High–high ini menjadi target logis untuk pergerakan bullish berikutnya.
Fair Value Gap (FVG)
Di atas harga saat ini terdapat FVG yang cukup lebar.
Jika harga menembus range, FVG tersebut cenderung menjadi magnet harga, tempat harga kemungkinan besar akan bergerak.
5. Skenario yang Diperkirakan (sesuai gambar)
Retracement kecil menuju area support.
Break di atas middle range.
Penyapuan likuiditas di area “$$$”.
Kenaikan menuju area FVG.
ANALISIS XAU/USD 24/11/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD:
Dolar AS mulai stabil setelah periode pelemahan baru-baru ini karena pasar mengharapkan The Fed mempertahankan suku bunga lebih rendah pada tahun 2025, sehingga mengurangi tekanan pada emas.
• Saham AS:
Pasar saham AS mengalami koreksi ringan, mencerminkan sikap hati-hati menjelang rilis notulen rapat The Fed minggu ini. Ketika saham melemah atau bergerak sideways, emas biasanya mendapat keuntungan.
• FED:
Data ekonomi yang lemah akhir-akhir ini meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih cepat pada tahun 2025. Setiap sinyal dovish dari The Fed akan mendukung kenaikan harga emas.
• TRUMP:
Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan paket stimulus ekonomi baru serta penyesuaian tarif impor. Kebijakan proteksionis dapat memicu volatilitas USD, tetapi umumnya meningkatkan permintaan aset aman — sehingga mendukung emas.
• ETF Emas (SPDR):
SPDR baru-baru ini melakukan aksi beli dan jual secara bergantian, menunjukkan aliran dana belum kuat tetapi juga tidak lagi mengalami aksi jual besar. Ini merupakan sinyal netral namun sedikit mendukung stabilitas harga.
b) Politik:
Ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran menjelang pemilu Uni Eropa membuat aliran dana defensif tetap terjaga. Faktor-faktor ini memberi dukungan dasar bagi emas dan mengurangi risiko penurunan tajam.
c) Sentimen Pasar:
Pasar berada dalam kondisi risk-off ringan, dengan aliran dana bergerak ke aset aman walau belum signifikan. Ini sesuai dengan kondisi emas yang mempertahankan fondasi kuat dan berpotensi melakukan breakout jika level teknikal penting ditembus.
2. Analisis Teknikal:
• Harga mempertahankan garis tren naik jangka panjang sejak awal November.
• Pola kompresi dalam bentuk segitiga telah ditembus ke atas — sinyal bullish yang jelas.
• Area 4.064 menjadi zona retest penting yang sedang diuji.
• Jika area ini bertahan, target kenaikan dapat meluas.
• RSI pada timeframe M30 berada di zona seimbang, tidak overbought — mendukung potensi kenaikan lanjutan.
Kesimpulan: Tren masih condong bullish selama garis tren dan area 4.029 tidak ditembus ke bawah.
RESISTANCE: 4.096 – 4.125 – 4.193
SUPPORT: 4.029 – 4.000 – 3.964
3. Pasar Hari Sebelumnya (21/11/25):
• Emas berfluktuasi kuat dari area support 4.029 dan memantul sesuai garis tren.
• Buyer mendominasi di akhir sesi, memberikan dasar untuk pemulihan hari ini.
• Rentang volatilitas semakin menyempit, menandakan peluang terjadinya pergerakan besar.
4. Strategi Hari Ini (24/11/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4147 – 4145
SL: 4153
TP1: 4137
TP2: 4129
🪙 BUY XAUUSD | 3964 – 3966
SL: 3960
TP1: 3972
TP2: 3978
ANALISIS DAN KOMENTAR PASAR EMAS - [24 Nov - 28 Nov]Minggu ini, harga emas internasional OANDA:XAUUSD terus bertahan di atas level support 4.000 USD/oz, namun risiko penurunan harga semakin meningkat akibat ketegangan geopolitik. Ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember juga belum cukup untuk mendorong harga emas naik kuat.
Minggu depan, harga emas kemungkinan akan terus bergerak dalam kisaran sempit sambil menunggu data ekonomi AS yang dapat memperjelas arah pemangkasan suku bunga The Fed.
Laporan penjualan ritel, indeks harga produsen (PPI), dan data lain yang akan dirilis minggu depan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi ekonomi AS.
Jika data tersebut lebih lemah dari perkiraan, ekspektasi pemangkasan suku bunga pada Desember dapat meningkat, sehingga mendorong harga emas kembali ke atas 4.100 USD/oz.
Namun, jika data tersebut justru mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga, emas dapat menembus level support penting di 4.000 USD/oz dan membuka peluang turun ke 3.845–3.800 USD/oz.
Dalam jangka panjang, harga emas masih diperkirakan akan terus naik karena bank-bank sentral tetap melakukan pembelian, meskipun laju pembelian mungkin melambat akibat harga emas yang tinggi.
Selain itu, emas telah membuktikan nilainya, bahkan dibandingkan dengan aset penyimpan nilai lain seperti cryptocurrency, terutama setelah penurunan tajam pada bitcoin dan banyak cryptocurrency lainnya.
Karena itu, daya tarik emas tetap sangat kuat dan tidak memiliki pesaing nyata dalam lingkungan investasi keuangan.
📌 Secara teknikal, pada grafik H4, level support penting terbentuk di sekitar 4.000 USD/oz. Jika level ini ditembus, harga emas berisiko turun lebih dalam menuju 3.900 atau bahkan 3.850 USD/oz.
Jika harga emas membentuk pola double bottom di area 4.000 dan menembus resistance 4.132, ada peluang pemulihan menuju area di atas 4.200 USD/oz.
📉 SELL XAUUSD – HARGA 4176 – 4174 ⚡️
→ Stop Loss: 4180
📈 BUY XAUUSD – HARGA 3964 – 3966 ⚡️
→ Stop Loss: 3960
XAUUSD: apakah ada sinyal jualDisclaimer: analisis ini bukan untuk trading short term, dan chart yg digunakan adalah chart 3M
Untuk melihat sinyal jual:
Struktur Market: trend naik masih utuh, bahkan kuat
Bollinger Band: harga sudah di upper band, namun belum ada kondisi extrim di harga
Stoch/ MACD: belum ada gejala divergensi yg jelas, sehingga belum ada sinyal potensi perubahan trend naik
Line Analysis: belum terlihat adanya trendline kuat yg di break down, atau koreksi dari resistence kuat
Fibonacci: dari beberapa Fibonacci ratio periode beberapa tahun terakhir, sudah mendekati beberapa area kritis. Namun, untuk memutuskan aksi jual juga masih perlu konfirmasi
KESIMPULAN:
Belum terlihat adanya sinyal kuat untuk jual






















