TKIM: Potensi Lanjut Naik ke 8725TKIM saat ini berhasil breakout resisten 7225. Kedepannya selama mampu bertahan di atas 7225, TKIM masih ada potensi untuk bergerak naik lagi menuju 8725 dengan minor target di 7875 - 8025. Support yang mulai naik membentuk anak tangga menunjukan ciri-ciri saham yang layak untuk buy & hold.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 7050 - 7450.
- Stoploss if break below S 6925.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
X-indicator
HRTA di Fase Continuation, Lanjut Naik?Konsolidasi HRTA saat ini berhasil menembus resisten fractalnya di 1460. Cermati level support 1340, selama HRTA mampu bertahan di atas 1340, saham ini masih ada peluang untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 1975 dengan minor target di 1675. Support yang terus naik membentuk anak tangga menunjukan adanya dominasi buyer di saham ini.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 1460.
- Stoploss if break below S 1340.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
ANALISIS EMAS 26/11/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
USD:
• USD cenderung melemah sedikit karena pasar mengharapkan FED mempertahankan suku bunga dan mungkin melakukan pemangkasan kecil dalam beberapa bulan ke depan.
• Ini mendukung harga emas karena USD yang lebih lemah → bullish untuk emas dalam jangka pendek.
Saham AS:
• Pasar saham AS naik kembali setelah laporan kinerja perusahaan yang stabil; aliran dana risk-on mulai kembali.
• Ini membatasi kenaikan emas, tetapi tidak memberikan tekanan besar karena momentum bullish tidak terlalu kuat.
FED:
• FED terus menekankan kebijakan yang berhati-hati, tanpa rencana menaikkan suku bunga.
• Hal ini menjaga imbal hasil obligasi tetap rendah → mendukung emas dalam jangka menengah.
TRUMP (Pemerintahan Trump):
• Kebijakan Trump untuk mendorong produksi dan pemotongan pajak terus menciptakan ekspektasi inflasi yang meningkat.
• Inflasi yang lebih tinggi → positif bagi emas dalam jangka panjang, meskipun dapat menimbulkan volatilitas jangka pendek.
ETF Emas – SPDR:
• SPDR tidak melakukan penjualan, mempertahankan kepemilikan sekitar 104 ton.
• Sikap “tidak menjual” ini → sinyal netral hingga sedikit bullish.
b) Politik:
• Kondisi relatif stabil dalam 24 jam terakhir.
• Pasar tetap memantau ketegangan perdagangan dan konflik finansial antara blok ekonomi besar.
• Setiap gejolak geopolitik meningkatkan permintaan aset safe-haven seperti emas.
c) Sentimen Pasar:
• Sentimen umum berada dalam kondisi risk-on ringan: saham AS stabil, minat risiko meningkat.
• Namun, pasar tetap berhati-hati menjelang rilis laporan GDP dan PCE.
• Karena itu, emas mungkin tidak naik terlalu kuat, tetapi tetap memiliki fondasi harga yang baik dan bias naik jangka pendek.
• Akhir bulan dan akhir tahun → aktivitas trading rendah.
2. Analisis Teknikal:
a) Struktur Pasar:
• Emas masih berada dalam tren naik jangka pendek dengan rangkaian higher low yang jelas sejak area 4029.
• Trendline naik masih bekerja dengan baik.
b) Sinyal Price Action:
• Chart 15 menit menunjukkan pola bullish yang bersih.
• Koreksi ke area 4096 mungkin terjadi sebelum melanjutkan kenaikan.
• Target kenaikan tetap menuju 4193.
c) Indikator Teknikal:
• RSI netral → cocok untuk pullback sebelum melanjutkan tren.
• MA20 – MA50 melebar ke arah naik → memperkuat bias bullish.
d) Skenario Utama:
• Koreksi ke 4096, kemudian rebound → target: 4158 → 4193.
• Strategi: ikuti price action di area penting. Saat mendekati resistance, tunggu konfirmasi break atau reject sebelum entry. Prioritaskan trading searah tren utama.
e) Level Penting:
Resistance: 4158 – 4193 – 4244
Support: 4096 – 4062 – 4029
3. Pasar Hari Kemarin (25/11/25):
• Emas menguji area 4040–4060 dan memantul sesuai struktur tren naik.
• Volatilitas relatif sempit tetapi bias bullish tetap terjaga.
• Tidak ada berita besar; pergerakan pasar lebih dipengaruhi faktor teknikal.
4. Strategi Hari Ini (26/11/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4195 – 4193
SL: 4199
TP1: 4187
TP2: 4181
🪙 BUY XAUUSD | 4084 – 4086
SL: 4080
TP1: 4092
TP2: 4098
Analisis harga emas 26 November📌 XAUUSD – Momentum Bullish Masih Dominan
Dalam dua sesi terakhir, emas mempertahankan struktur gelombang bullish yang cukup koheren. Setelah menembus level 4100, pasar kembali menguji zona support yang baru terbentuk di 4111 dan merespons secara positif. Hal ini menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan tren dan ekspektasi perpanjangan momentum bullish masih tetap ada.
Harga saat ini mendekati tonggak penting di atas, dengan zona psikologis 4200 sebagai target jangka pendek. Jika tekanan beli terus berlanjut, pasar dapat langsung menuju 4250 dalam tren naik berikutnya.
🎯 Rencana trading yang direkomendasikan
Prioritas BELI berdasarkan tren utama
BELI sekitar 415x
BELI DCA saat harga menembus dan bertahan di atas 4203
Target profit: 4250
⚠️ Manajemen risiko
Jika harga ditutup di bawah 4111, struktur bullish telah ditembus →
👉 Alihkan prioritas ke JUAL jangka pendek berdasarkan koreksi.
Emas dibuka dengan peningkatan yang signifikanOANDA:XAUUSD membuka pagi hari tanggal 26 November dengan kenaikan signifikan, setelah sesi yang sangat bergejolak kemarin ketika pasar menyerap dua sinyal yang saling bertentangan: kemajuan tak terduga dalam pembicaraan perdamaian Rusia-Ukraina dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menurunkan suku bunga sedini bulan Desember.
Pada sesi Eropa kemarin, emas spot turun ke level terendah harian di $4.109,47/ons, setelah berita bahwa Ukraina “pada dasarnya” telah menyetujui proposal perdamaian yang diajukan oleh Amerika Serikat, yang mendorong selera risiko global. Sentimen pasar langsung menunjukkan aliran modal keluar dari aset-aset safe-haven.
Namun, pada sesi New York, emas berbalik tajam, mencapai puncak $4.159,39/ons, pulih hampir $50 dari level terendah sebelumnya. Pada penutupan perdagangan hari Selasa, emas berada di $4.130,76/ons, turun tipis 0,1%. Pada pagi hari ini, 26 November, harga telah kembali ke area $4.164/ons, naik hampir 1% pada hari itu.
Geopolitik: Sinyal perdamaian mengurangi permintaan aset safe-haven, tetapi belum cukup untuk mengubah tren
Kyiv secara prinsip telah menerima proposal perdamaian dari Washington, menurut pejabat AS dan Ukraina. Beberapa detail sensitif masih perlu diselesaikan, tetapi banyak poin kontroversial telah disesuaikan. Rencana awal 28 poin dari pemerintahan Trump telah dipangkas menjadi 19 poin, dengan beberapa ketentuan dianggap “setidaknya layak dipertimbangkan,” menurut The Washington Post.
Negosiasi dimulai di Jenewa pada 23 November, dan menurut Bloomberg serta pejabat AS, prosesnya telah disederhanakan untuk mencapai kesepakatan cepat. Presiden Trump bahkan menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian “sudah sangat dekat.” Berita ini langsung menekan harga emas kemarin, menunjukkan bahwa pasar tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik, meskipun sinyal perdamaian masih bersifat awal.
Analisis teknikal dan rekomendasi OANDA:XAUUSD
Harga emas mempertahankan tren naik utama pada grafik harian, bergerak di sekitar $4.160/ons dalam kanal naik jangka menengah. Harga saat ini berada di atas MA21 jangka pendek (~4.056) dan telah memantul dari zona support di sekitar Fib 0,382 (≈3.973). RSI mengalami pemulihan ringan dari zona netral, mengindikasikan melemahnya tekanan jual.
Zona 4.128 (Fib 0,236) merupakan resistance jangka pendek pertama; 4.216 adalah resistance kunci yang menentukan kemungkinan memulai siklus bullish baru (sangat penting). Jika harga bertahan di atas 3.972–4.000 dan mampu ditutup stabil di atas 4.128, peluang melanjutkan kenaikan menuju 4.216 → 4.380 meningkat. Sebaliknya, penembusan di bawah 3.972 akan melemahkan struktur bullish dan membuka jalan menuju 3.846 (Fib 0,5) atau lebih rendah.
Latar belakang makro: Ekspektasi pelonggaran Fed dan risiko geopolitik terus menjadi faktor pendukung; berita positif mengenai pemotongan suku bunga akan meningkatkan kemungkinan breakout di atas resistance 4.216.
📌 Rekomendasi Trading
BUY XAUUSD 4235 – 4233 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4239
→ Take Profit 1: 4227
→ Take Profit 2: 4221
SELL XAUUSD 4153 – 4155 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4149
→ Take Profit 1: 4161
→ Take Profit 2: 4167
TRICK : INKP Mengakhiri Bullish Continuation, Lanjut UptrendTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251127
Bullish Continuation yang terbentuk sejak akhir Juli 2025 telah terkonfirmasi setelah IDX:INKP Breakout Resistance di Rp7,700. Pola ini mengindikasikan kenaikan menuju setidaknya Rp10,800.
Resistance penting ada di Rp8,400, Rp9,000 dan Rp10,000.
Di level Rp8,200 - Rp8,400 ada Down Trendline dari sejak Mei 2018 yang menjadi signfikan setelah di-Breakout.
Waspada Breakdown Support di Rp7,250.
INKP sudah di atas SMA60 dan tampaknya SMA20 mulai berada di atas SMA60 sehingga mengindikasikan Bullish (SMA20 > SMA60).
RSI belum memasuki Overbought walau Stochastic Oscillator segera memasuki level Overbought.
Berikut kata A.R.I.S :
Katalis Utama Investasi
Membangun Keunggulan Biaya Melalui Hilirisasi: INKP mempercepat integrasi vertikal untuk mengurangi eksposur terhadap volatilitas harga pulp global. Dengan melakukan diversifikasi ke produk kemasan (packaging) dan specialty grades yang memiliki margin lebih tinggi, perusahaan memperkuat ketahanan margin dan daya saing di pasar domestik maupun ekspor.
Ekspansi Kapasitas Masif (Pabrik Karawang): Pabrik baru di Karawang (Fase I mencapai ~70% penyelesaian) menjadi motor pertumbuhan utama. Fasilitas ini diperkirakan akan menambah kapasitas tahunan sebesar 2,4 juta ton, memosisikan INKP sebagai platform pasokan regional utama untuk melayani Indonesia, ASEAN, India, dan Tiongkok.
Valuasi Menarik dengan Potensi Kenaikan (Upside): Saham saat ini diperdagangkan pada 4,60x PE 2025F yang tergolong murah, menandakan adanya undervaluation. Laporan tersebut memberikan rekomendasi BUY dengan Target Harga IDR 10.740, yang mengindikasikan potensi kenaikan (upside) sekitar 44% dari harga saham saat laporan diterbitkan.
Ketangguhan Operasional & Rantai Pasok: Perusahaan diuntungkan oleh aliran bahan baku yang aman melalui akses ke perkebunan luas di Sumatera dan Kalimantan. Keseimbangan geografisnya—produksi di Sumatera dan permintaan yang terkonsentrasi di Jawa—mengoptimalkan efisiensi logistik dan mengurangi risiko regional.
Bagaimana kinerja emas setelah berita PPI?🧭 1. Trendline
Trendline menurun (merah – resistance dinamis)
Harga telah breakout dengan jelas di atas trendline menurun.
Saat ini harga sedang retest ringan ke trendline tersebut → jika bertahan di atas 4.150–4.160, tren naik jangka pendek terkonfirmasi.
Trendline naik (tersembunyi dalam struktur dasar)
Zona support konfluensi berada di sekitar 4.107 – 4.110
→ Ini adalah area yang sangat kuat untuk pullback jika terjadi.
🧱 2. Support – Resistance
Resistance utama
4.209 – 4.212: Zona supply kuat, juga merupakan konfluensi dengan area puncak sebelumnya.
4.240 – 4.242: Ekstensi Fibonacci 1.618 + puncak pada zona supply besar → target penting.
Support
4.107 – 4.110: Konfluensi dari:
Fibonacci 0.5 – 0.618
EMA sebagai support
Zona retest breakout
→ Ini adalah area beli yang diprioritaskan jika harga melakukan pullback.
📐 3. Fibonacci
Fibonacci 0.5 – 0.618 dari gelombang kenaikan berada tepat pada zona support hijau → mengonfirmasi adanya demand yang kuat.
Ekstensi Fibonacci 1.618 mengarah ke 4.240 – 4.245 → kemungkinan besar menjadi target akhir dari gelombang kenaikan ini.
BELI EMAS: 4107 - 4110
Stop Loss: 4097
Ambil Untung: 100-300-500 pip
JUAL EMAS: 4209 - 4212
Stop Loss: 4222
Ambil Untung: 100-300-500 pip
Analisis Elliott Wave XAUUSD – 26 November 2025
1. Analisis Momentum
D1 (Daily)
Momentum D1 berada jauh di area overbought, sehingga kemungkinan terjadinya pembalikan turun sangat tinggi, bisa hari ini atau besok. Pergerakan turun berikutnya akan sejalan dengan siklus penurunan momentum D1.
H4
Momentum H4 saat ini sedang naik. Harga berpotensi membentuk satu dorongan naik tambahan atau bergerak sideways untuk membawa momentum H4 masuk ke area overbought.
H1
Momentum H1 bersiap untuk berbalik turun, menunjukkan bahwa pergerakan bearish jangka pendek pada H1 kemungkinan akan segera muncul.
________________________________________
2. Struktur Gelombang
D1
Struktur gelombang pada D1 tidak mengalami perubahan dibandingkan rencana sebelumnya. Perbedaannya adalah momentum D1 kini bergerak lebih dalam ke area overbought, meningkatkan potensi pembalikan hari ini atau besok.
H4
Harga sedang membentuk struktur korektif ABC (hijau) dan tampaknya memasuki fase akhir dari gelombang C. Dengan momentum H4 yang bergerak naik, harga masih dapat membentuk satu kenaikan tambahan atau bergerak sideways naik ringan untuk menyelesaikan gelombang C.
H1
Pada H1, harga membentuk struktur 5 gelombang (1–2–3–4–5), yang memberikan dua kemungkinan skenario:
1. Struktur 5 gelombang ini adalah gelombang C (hijau) dalam pola korektif ABC dari gelombang 2 (merah). Karena gelombang C selalu berupa 5 gelombang, skenario ini paling sesuai dengan aturan Elliott Wave.
2. Struktur 5 gelombang ini bisa menjadi awal dari tren baru, yaitu gelombang 1 dari struktur bullish yang lebih besar. Meskipun belum ada cukup bukti untuk mendukung skenario ini, keberadaan pola 5 gelombang yang jelas tetap perlu diperhatikan.
________________________________________
3. Hubungan Antara Momentum D1 dan Struktur Gelombang
Gerakan naik–turun sebelumnya dalam gelombang Y (ungu) pada D1 sangat selaras dengan siklus momentum D1.
Saat ini D1 berada di area overbought dan bersiap untuk berbalik turun, sehingga fase penurunan berikutnya menjadi sangat penting.
Kasus 1 – Harga bertahan di atas 4021
Jika momentum D1 mencapai area oversold dan berbalik naik tanpa harga menembus 4021, maka struktur 5 gelombang saat ini kemungkinan adalah gelombang 1, dan penurunan berikutnya adalah gelombang 2. Ketika momentum D1 berbalik naik kembali, gelombang 2 kemungkinan selesai.
Kasus 2 – Harga menembus di bawah 4020
Jika momentum D1 berbalik naik dari area oversold tetapi harga menembus di bawah 4020, maka struktur 5 gelombang saat ini adalah gelombang C (hijau), dan harga akan melanjutkan penurunan untuk menyelesaikan gelombang Y. Gelombang Y selesai ketika momentum D1 kembali berbalik naik.
Pada kedua skenario, pergerakan utama berikutnya tetap berupa fase penurunan.
________________________________________
4. Target Gelombang C
Target sebelumnya adalah 4158 dan 4184–4193.
Target 4158 telah tercapai dan harga langsung berbalik turun, memberikan profit 300 pips.
Target berikutnya pada 4184–4193 kini menjadi area sell utama.
________________________________________
5. Rencana Trading
📍 Sell Zone: 4184 – 4185
• SL: 4205
• TP1: 4123
• TP2: 4081
• TP3: 4020
Emas Tetap Bullish di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku BungaHarga emas melonjak lebih dari 120 USD dalam dua sesi meski DXY tetap tinggi, menunjukkan arus dana mulai bergeser ke aset aman sebelum keputusan The Fed. Probabilitas pemotongan 0,25% pada Desember mendekati 83%, memperkuat sentimen bullish.
Secara teknikal, pullback menuju 4.140–4.130 atau 4.120 dianggap koreksi normal. Jika tekanan beli muncul kembali, emas berpotensi menembus 4.160 dan bergerak ke 4.200, lalu memperluas target ke area 4.230–4.250 USD.
Analisis Pasar Emas dan Strategi Perdagangan | 25 November IkhtAnalisis Pasar Emas dan Strategi Perdagangan | 25 November
Ikhtisar Pasar: Pada hari Selasa (25 November) selama sesi Asia, emas spot sempat menyentuh level tertinggi satu setengah minggu di $4.155,70 per ons sebelum sedikit melemah ke sekitar $4.145, kenaikan harian sekitar 0,21%. Kenaikan harga emas terutama didorong oleh faktor-faktor berikut:
Ekspektasi Fed yang Dovish: Meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan pada bulan Desember semakin menekan penguatan dolar, meningkatkan daya tarik emas dengan imbal hasil nol.
Risiko Geopolitik: Meningkatnya konflik antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah memperkuat daya tarik emas sebagai safe haven.
Selera Risiko Membatasi Kenaikan: Pasar saham global yang lebih kuat sedikit meredam aksi beli emas yang agresif.
Investor mencermati rilis data penting AS yang akan datang, termasuk Indeks Harga Produsen (IHP) dan angka penjualan ritel, untuk arahan lebih lanjut.
Faktor Pendorong Utama
Menguatnya Ekspektasi Penurunan Suku Bunga: Menurut perangkat CME FedWatch, probabilitas implisit pasar untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember mendekati 80%, mengurangi biaya peluang memegang emas dan menarik arus masuk modal.
Dukungan Geopolitik: Konflik yang sedang berlangsung di Rusia-Ukraina dan Timur Tengah meningkatkan permintaan aset safe haven.
Pengalihan Aset Berisiko: Kinerja positif di pasar saham global membatasi momentum kenaikan emas.
Berbasis Data: Data ekonomi AS yang kuat dapat mendorong dolar dan menekan harga emas; data yang lemah akan semakin memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga, yang menguntungkan emas.
Analisis Teknis
Pertimbangan Tren: Emas telah menembus rentang perdagangan sebelumnya (4100-4110) dan level tertinggi minggu lalu di 4130, membentuk tren kenaikan satu sisi jangka pendek. Penembusan lebih lanjut di atas 4150 dapat menantang level tertinggi sebelumnya di 4200 dan 4245.
Level Kunci:
Support: 4100-4110 (resistance sebelumnya berubah menjadi support), 4122 (titik awal reli pagi hari)
Resistance: 4180-4200, 4245 (area tertinggi sebelumnya)
Strategi Trading: Strategi jangka pendek terutama untuk membeli saat harga turun. Pertimbangkan untuk melakukan short selling dengan posisi kecil ketika harga rebound ke area resistance kunci. Waspadai risiko pullback setelah lonjakan dan segera kunci profit.
Strategi Trading
Strategi Short:
Short selling di 4160-4165 dengan posisi kecil, stop loss di 8 poin, target 4140-4130, dan turun lebih jauh ke 4120 jika harga menembus di bawahnya.
Strategi Jangka Panjang:
Beli secara bertahap di 4115-4110, stop loss di 8 poin, targetkan 4150-4160, dan selanjutnya hingga 4200 jika menembus di atas level tersebut.
Catatan: Titik masuk tertentu perlu disesuaikan berdasarkan pergerakan pasar secara real-time. Kendalikan ukuran posisi dan order stop-loss secara ketat.
Peristiwa Penting yang Perlu Diperhatikan:
Data Ekonomi: IHP AS, Penjualan Ritel (Selasa), Klaim Pengangguran Awal (Rabu), Non-Farm Payrolls, dan IHK (Pertengahan Desember).
Aktivitas Federal Reserve: The Fed memasuki periode tenang pada 29 November; pernyataan sebelumnya dari para pejabat akan dipantau secara ketat.
RATU: Ada Potensi Mencetak All Time High Baru?RATU saat ini berkonsolidasi sehat menguji level resisten fractalnya di 10600. Jika kedepan saham ini mampu menembus dan bertahan di atasnya, ada potensi RATU untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 12750 dengan minor target di 11225. Support yang terus bergerak naik menunjukan adanya dominasi buyer di saham ini. Serta trend optimizer yang mulai bewarna biru solid menunjukan saham ini berada di fase strong uptrend.
Trading plan: Trend following.
- Buy if breakout R 10600.
- Stoploss if break below S 9500.
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
AADI Konsolidasi di Area Swing Low, Potensi Rebound ke Gap?1. Saat ini sedang berkonsolidasi sehat di area swing low 7775 setelah terkoreksi cukup dalam.
2. Koreksi tersebut terjadi setelah AADI membagikan dividennya sehingga mampu mematahkan tren naik yang sedang terjadi.
3. Selama bisa bertahan di atas area swing low, ada potensi AADI mengalami technical rebound dengan target terdekat ada di area gap 8275.
4. Jika momentum rebound-nya kuat, bukan tidak mungkin AADI mampu mencapai level support fraktal 8650.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 7775.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing low.
WT: AADIDRCN6A (2.8x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA TARGET PADA PANI(PANI) Dari pergerakan harga pada grafik D1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya penembusan pada area resisten terdekat dan pergerakan indikator momentum mulai bergerak ke atas dekat area netral, karenanya harga berpotensi terjadinya kenaikan menuju area target di Rp16.900. Titik suport di Rp12.850 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga menembus di area Rp14.425. Area ini merupakan area kunci di mana potensi kenaikan dapat terjadi.
DISCLAIMER:
Selalu perhatikan manajemen keuangan anda, trading idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, namun keputusan trading, risiko, keuntungan serta kerugian semua menjadi tanggung jawab masing-masing sebagai trader.
Tren emas berlanjut hari ini 25 November✅ 1. Garis Tren
Garis tren atas (merah - menurun)
Menghubungkan serangkaian puncak bawah → bertindak sebagai resistensi dinamis yang kuat.
Harga telah menembus garis tren dan sedang mengujinya kembali → tren jangka pendek akan berubah menjadi bullish jika pengujian ulang berhasil.
Garis tren bawah (merah - menaik)
Menghubungkan titik terendah atas → bertindak sebagai support dinamis untuk pola segitiga simetris (konsolidasi).
Area ini bertepatan dengan level Fibonacci → support kuat – konfluensi jika harga terus terkoreksi.
✅ 2. Support Utama – Resistensi
Resistensi
4.210 – 4.240:
→ Resistensi utama – potensi bearish jangka pendek.
Menembus di atas Fibonacci 1.618
→ Resistensi kuat – zona take profit bagi pembeli.
Support
4.105 – 4.100 (zona hijau):
Zona uji ulang setelah breakout
Support Fibonacci 0.5–0.618
→ Zona beli terbaik jika harga menguji ulang.
✅ 3. Fibonacci
0.618 di 4.105: Uji ulang pertama → reaksi grafik.
Sisi bawah, zona 4.071 menyentuh garis tren.
Perpanjangan 1.618 di 4.240: Target maksimum jika tren naik terkonfirmasi.
🎯 Rencana Trading
BELI EMAS: 4105 – 4103
Stop Loss: 4093
Take Profit: 100 – 300 – 500 pip
JUAL EMAS: 4210 – 4212
Stop Loss: 4222
Take Profit: 100 – 300 – 500 pip
ANALISIS XAU/USD 25/11/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD:
USD sedikit melemah karena ekspektasi bahwa FED akan mempertahankan suku bunga dan mungkin memberikan sinyal yang lebih dovish dalam pidato minggu ini.
• Saham AS:
Wall Street naik tipis tadi malam, pasar condong ke sentimen risk-on, yang biasanya menekan emas. Namun kenaikan tidak kuat → emas belum mendapat tekanan besar.
• FED:
FED terus menekankan sikap “bergantung pada data”, tetapi pasar mulai percaya pada kemungkinan pemotongan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Ini mendukung emas dalam jangka menengah.
• Pemerintahan TRUMP:
Pemerintahan baru memprioritaskan pemulihan ekonomi, pelonggaran regulasi, dan pemotongan pajak → dapat mendorong pasar saham, namun risiko geopolitik tetap ada → emas diuntungkan ketika terjadi gejolak.
• ETF Emas (SPDR):
SPDR belakangan ini melakukan beli–jual secara bergantian tanpa tren yang jelas. Namun volume penjualan tidak besar → tidak memberikan tekanan bearish yang signifikan. Pada 24 Nov, dana ini membeli 0,29 ton—kecil, tampaknya hanya menunggu berita FED dan reaksi pasar.
b) Politik:
Ketegangan di Timur Tengah masih belum mereda; selain itu, persaingan perdagangan AS–China masih berpotensi memicu konflik baru → emas tetap menjadi aset safe haven.
c) Sentimen Pasar:
Pasar sedikit condong ke risk-on, tetapi dalam rentang sempit dan tanpa momentum kuat → risiko pembalikan tetap ada.
Menjelang berita FED minggu ini, pergerakan emas lebih mengikuti pola teknikal.
2. Analisis Teknikal:
Timeframe 30 menit menunjukkan sinyal yang sangat jelas:
• Harga telah breakout dari trendline turun yang terbentuk sejak puncak 17/11.
• Tren naik baru (jangka pendek–menengah) sedang terbentuk.
• Target lanjutan jika momentum bertahan: 4.244 – 4.276.
• RSI berada di zona menengah–tinggi tetapi belum overbought → masih ada ruang kenaikan.
• MA20 memotong ke atas MA50 dengan bagus, mendukung tren bullish.
Kesimpulan: Emas kemungkinan sedang retest breakout dan berpeluang melanjutkan tren naik.
RESISTANCE: 4.193 – 4.244 – 4.276
SUPPORT: 4.096 – 4.040 – 4.029 – 4.000
3. Pasar Hari Sebelumnya:
• Emas naik kuat dari area 4.040, menembus trendline turun dan pola segitiga naik.
• Harga ditutup di atas semua EMA jangka pendek → tekanan beli dominan.
• Volume meningkat saat breakout → mengonfirmasi tren.
4. Strategi Hari Ini (25/11/2025):
🪙 SELL XAUUSD | 4195 – 4193
SL: 4199
TP1: 4187
TP2: 4181
🪙 BUY XAUUSD | 4084 – 4086
SL: 4080
TP1: 4092
TP2: 4098
Analisis Elliott Wave XAUUSD – 25/11/2025
1. Momentum
D1
Momentum D1 telah memasuki zona overbought dan mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan. Ini menandakan bahwa kenaikan saat ini mulai melemah. Hari ini atau besok, jika muncul candle D1 bearish yang kuat, hal itu kemungkinan besar akan mengonfirmasi pembalikan tren.
H4
Momentum H4 juga berada di zona overbought, dengan garis-garis indikator saling menempel — pola khas yang menunjukkan potensi pembalikan kapan saja. Begitu ada candle H4 yang menutup bearish, kita dapat menganggap area harga saat ini sebagai kemungkinan puncak.
H1
Momentum H1 berada di zona oversold dan bersiap untuk berbalik naik. Artinya harga masih dapat memberikan koreksi naik tambahan atau bergerak sideways sebelum penurunan yang lebih signifikan terjadi.
________________________________________
2. Struktur Gelombang
D1
Candle bullish kemarin tidak mengubah struktur gelombang di timeframe D1. Pasar masih berada dalam gelombang Y (ungu).
Namun ada poin penting:
• Momentum D1 sudah berada di zona overbought.
• Ketika momentum D1 mulai menurun, yang perlu kita lihat adalah:
o Harga tidak menembus puncak gelombang X, dan
o Terjadi penurunan kuat dan curam untuk menyelesaikan gelombang Y.
Jika harga tidak turun dengan kuat, pasar berpotensi membentuk pola korektif yang lebih kompleks seperti segitiga atau WXY kompleks. Jika itu terjadi, saya akan memperbarui label gelombangnya.
________________________________________
H4
Kenaikan harga kemarin menembus puncak gelombang (2) sebelumnya. Hal ini membatalkan skenario 5 gelombang dan mengonfirmasi bahwa struktur yang terbentuk adalah korektif 3 gelombang.
Dengan momentum H4 yang mulai berbalik dan momentum D1 yang berada di overbought, area harga saat ini sangat mungkin menjadi puncak gelombang 2.
________________________________________
H1
Struktur korektif ABC telah selesai dengan jelas.
Target gelombang C (biru) di sekitar 4158 hampir tercapai — ini adalah area yang sangat ideal untuk mencari posisi Sell.
Namun perlu diperhatikan:
• Momentum H1 sedang berada di zona oversold dan bersiap untuk naik.
• Artinya harga masih dapat naik sedikit lagi atau sideways sebelum momentum H1 mencapai zona overbought.
Waktu terbaik untuk Sell adalah ketika momentum H1 dan H4 sama-sama berada di zona overbought.
________________________________________
3. Area Likuiditas Penting
Dua area likuiditas utama di depan:
• 4143
• 4184
Jika harga mampu bertahan di atas 4143, peluang untuk naik menuju 4184 meningkat — terutama karena momentum H1 akan berbalik naik.
Karena momentum H1 sebentar lagi naik, sulit menentukan entry Sell yang presisi pada area 4143–4158–4184 tanpa menunggu reaksi bearish yang kuat.
Pendekatan paling aman adalah menunggu sinyal pembalikan di setiap area tersebut.
Untuk rencana pribadi saya:
• Entry kecil pertama di 4158 (dalam upaya menangkap puncak).
• Entry kedua di 4184 jika harga melanjutkan kenaikan.
________________________________________
4. Rencana Trading
📌 Sell Zone 1
• 4156 – 4158
• SL: 4168
• TP1: 4123
• TP2: 4081
• TP3: 4020
📌 Sell Zone 2
• 4184 – 4185
• SL: 4205
• TP1: 4123
• TP2: 4081
• TP3: 4020
GBP/USD Lanjutkan Penurunan Setelah Momentum By M NuzulAnalisa Time Frame 1-Hari: Harga Tembus Zona Demand Kuat
Jika diamati dari time frame 1-hari, pasangan mata uang GBP/USD sedang dalam tren turun. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 sejak pertengahan Oktober lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Dari sisi Setup, Candlestick Arah Sell tampak baru saja terbentuk setelah harga ditutup pada bagian bawah MA-5/10 Low. Diperkirakan, harga akan kembali naik ke MA-5/10 High dan Mid BB. Perilaku harga dan struktur Setup yang terbentuk di sana akan menjadi acuan untuk memperkirakan arah harga selanjutnya. Analisa kali ini akan fokus pada peluang Sell yang berpotensi terbentuk di MA-5/10 High dan Mid BB. Peluang dapat divalidasi dengan mengamati struktur Setup serta perilaku harga di time frame 4-jam dan 1-jam.
Dari sisi analisa Supply And Demand, penurunan kuat beberapa waktu terakhir berhasil menembus zona Demand harian yang terbentuk sejak Mei lalu. Penembusan ini terjadi bersamaan dengan Momentum Sell berterusan di Low BB analisa BBMA OA sehingga semakin memvalidasi kekuatan Seller. Zona Supply harian terdekat saat ini berada di Top BB dan EMA-50. Jika harga Break dari Mid BB, ada potensi kenaikan hingga zona Supply harian.
Analisa Time Frame 4-Jam: Validasi Peluang Sell Daily, Tunggu Extrem Di Top BB
Dilihat dari time frame 4-jam, GBP/USD sedang dalam tren turun. Hal ini digambarkan oleh Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk pekan lalu. Posisi harga berada di antara kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kondisi konsolidasi atau Sideways. Breakout ataupun Rejection pada salah satu sisi BB dapat mengonfirmasi awal terbentuknya tren baru atau penerusan tren lama.
Dilihat dari sisi Setup, Setup Lengkap BBMA OA telah terbentuk hingga Candlestick Arah Kukuh Buy. Selanjutnya, harga berpeluang meneruskan kenaikan hingga Top BB. Reaksi yang muncul di Top BB akan memvalidasi peluang Sell di time frame 1-hari. Jika peluang dari time frame 1-hari valid, maka harga akan membentuk Extrem di Top BB.
Dari sisi analisa Supply And Demand, peluang dari analisa BBMA OA didukung oleh zona Supply Fresh di dekat Top BB. Posisinya juga berada di sekitar MA-5/10 High time frame 1-hari sehingga semakin menguatkan posisinya sebagai area Resistance yang kuat. Zona Supply ini akan menjadi Key Level untuk menentukan level Entry, Stop Loss, serta perhitungan jarak Take Profit.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Sell
Entry: 1.31250
Stop Loss: 1.31600
Take Profit: 1.30200
Perkiraan Waktu Trading: 2-3 Hari.
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
Analisis harga emas 24 NovemberPada sesi terakhir, emas terus menunjukkan tanda-tanda melemah ketika gagal menembus level resistance utama di 4100. Tekanan aksi ambil untung muncul lebih awal dan menarik harga kembali ke garis tren - di mana pasar menghadapi risiko tertembus jika tekanan jual tetap ada. Setelah garis tren ditembus, struktur bullish jangka pendek akan sepenuhnya tertembus dan rentang koreksi dapat meluas hingga zona support yang dalam di 3935.
Dalam konteks ini, strategi yang paling menguntungkan adalah menunggu sinyal penembusan garis tren untuk memicu order JUAL, kemudian mengikuti penurunan hingga zona support yang kuat di 3935.
Zona teknis yang perlu diperhatikan:
Support: 4040 – 4007 – 3935
Resistance: 4100 – 4145 – 5200
Rencana trading yang direkomendasikan:
JUAL ketika harga menembus garis tren di sekitar 4040
JUAL DCA ketika support 4005 ditembus
Target: 3935
Manajemen risiko: Tren bearish akan batal jika candle ditutup kembali di atas 4100
Apa itu Bitcoin CME Gap? Cara Menggunakan Indikator BTC GapApa itu Bitcoin CME Gap? Cara Menggunakan Indikator BTC Gap
'Gap' di pasar futures CME (Chicago Mercantile Exchange), yang memberikan wawasan tentang pergerakan investor institusional, adalah salah satu indikator utama yang banyak trader profesional perhatikan dengan seksama.
1️⃣ Apa itu Bitcoin CME Gap?
CME adalah salah satu jalur utama bagi investor institusional untuk mengakses Bitcoin.
Namun, pasar futures Bitcoin CME ditutup pada akhir pekan (dari Jumat sore hingga Minggu sore, waktu Chicago, AS). Selain itu, ada jeda perdagangan satu jam setelah penutupan pasar pada hari kerja.
Sebaliknya, bursa spot seperti Binance dan OKX yang umum kita lihat, beroperasi 24 jam sehari.
Perbedaan ini menyebabkan munculnya 'Gap'. Terutama selama akhir pekan, ketika jeda lebih lama, gap cenderung lebih besar.
Gap Bearish: Terjadi ketika harga pembukaan setelah pasar CME ditutup lebih rendah daripada harga penutupan. Ini berarti harga Bitcoin turun di pasar spot selama jam istirahat CME.
Gap Bullish: Terjadi ketika harga pembukaan setelah pasar CME ditutup lebih tinggi daripada harga penutupan. Ini menunjukkan harga Bitcoin naik signifikan selama jam istirahat.
Perubahan Psikologis Mendadak: Menunjukkan bahwa sentimen investor condong ke satu sisi selama akhir pekan.
Blok Order Belum Terisi: Area gap dianggap sebagai zona di mana ada kemungkinan order beli/jual yang belum terisi.
Fenomena Gap Fill: Banyak trader percaya pada pepatah "gaps akan terisi" dan menggunakannya sebagai strategi trading. Artinya, harga cenderung bergerak berlawanan arah dengan gap untuk menutup area gap. Namun, fenomena ini tidak 'wajib' – apakah gap akan segera terisi atau kemudian harus dianalisis lebih lanjut.
2️⃣ Menemukan CME Gaps dengan Mudah
Indikator Bitcoin
CME gaps multi-timeframe auto finder mengotomatisasi analisis candle CME dan menampilkannya secara intuitif di chart.
⚡Fitur dan Cara Menggunakan Indikator
Deteksi Gap Multi-Timeframe: Candle 5-menit, 15-menit, 30-menit, 1-jam, 4-jam, hingga 1-hari! Mendeteksi dan menampilkan gap CME di berbagai timeframe secara bersamaan. Baik untuk trader jangka pendek maupun investor jangka panjang, kamu bisa memeriksa gap sesuai gaya tradingmu.
Tampilan Kotak dan Label Otomatis: Area gap yang terdeteksi digambar sebagai kotak persegi panjang di chart. Gap bullish ditampilkan dengan warna hijau, gap bearish dengan warna merah, sehingga mudah dikenali. Ukuran tiap gap (%) ditampilkan di atas kotak sebagai label.
Fungsi Highlight: Gap besar di atas ambang tertentu (mis. 0,5%) ditandai dengan warna menonjol. 'Big Gaps' bisa memiliki dampak lebih besar pada pasar.
Sinkronisasi Harga Chart: Harga di chart spot dari bursa lain bisa berbeda dari harga futures CME. Indikator ini menyesuaikan harga kotak gap dengan level harga chart yang sedang kamu lihat melalui mode "Chart_price", sehingga kamu bisa lebih intuitif memahami level harga dan membuat rencana trading langsung di chart bursa lain.
Notifikasi Real-Time: Kamu bisa menerima peringatan saat gap CME baru terdeteksi. Bisa juga disetting hanya untuk timeframe tertentu – sangat berguna jika tidak bisa terus memantau chart di akhir pekan atau jam tertentu pada hari kerja.
3️⃣ Strategi Trading
💡Strategi Gap Fill:
Saat Gap Bullish Terjadi: Jika harga menembus di atas gap bullish, lalu turun kembali ke area gap, bisa dipertimbangkan posisi long di dekat dasar gap, atau short jika harga gagal rebound dari atas gap. Alternatifnya, bisa mempertimbangkan short di zona resistance sebelum gap terisi.
Saat Gap Bearish Terjadi: Jika harga turun di bawah gap bearish, lalu naik kembali ke area gap, bisa dipertimbangkan posisi short di atas gap, atau long jika harga gagal turun dari bawah gap. Alternatifnya, posisi long di zona support lebih rendah sebelum gap terisi juga bisa dilakukan.
💡Sebagai Area Support/Resistance:
Area gap CME lama bisa menjadi garis support atau resistance yang kuat saat harga menguji ulang level tersebut di masa depan.
Perhatikan apakah harga menemui resistance dan jatuh kembali saat mencapai puncak gap bearish, atau menemukan support dan naik lagi saat mencapai dasar gap bullish. Gap yang tumpang tindih di beberapa timeframe memiliki signifikansi lebih kuat.
💡Konfirmasi Tren dan Sinyal Reversal:
Jika gap bearish kuat terjadi dan tidak langsung terisi, tapi harga terus turun, ini bisa menandakan awal atau kelanjutan tren turun.
Jika gap bullish kuat terjadi dan tidak langsung terisi, tapi harga terus naik, ini bisa menandakan awal atau kelanjutan tren naik.
Pergerakan harga setelah gap muncul bisa digunakan untuk mengukur momentum pasar dan menerapkan strategi trend-following atau reversal.
Contoh: Jika gap bearish terjadi tapi cepat terisi dalam beberapa hari dan menembus atas gap, bisa diartikan sebagai tanda awal pasar bearish berakhir.
💡Analisis Multi-Timeframe:
Saat mencari level support/resistance penting, periksa tidak hanya gap di timeframe saat ini, tapi juga gap dari timeframe lebih tinggi (misal gap 4-jam atau harian di chart 1-jam).
Gap di timeframe lebih besar biasanya menjadi area minat pasar yang lebih kuat. Saat membuat keputusan trading di timeframe kecil, pertimbangkan lokasi gap penting dari timeframe lebih tinggi untuk manajemen risiko atau menentukan target entry/exit.
Gap Jangka Pendek (5m, 15m): Biasanya <1%, digunakan untuk volatilitas jangka pendek, scalping leverage tinggi, atau day trading. Biasanya terisi sebelum candle 4-jam setelah market buka.
Gap Jangka Menengah (1h, 4h): Referensi untuk swing atau position trading. Bisa menjadi area support/resistance signifikan tergantung pergerakan harga setelah gap.
Gap Jangka Panjang (1d): Bisa menjadi titik balik utama tren pasar atau level support/resistance penting jangka panjang. Big gap >3% biasanya muncul di akhir pekan dan bisa mengindikasikan potensi perubahan arah pasar.
Gap jangka pendek yang terisi 4 jam yang lalu.
Setelah terjadinya big gap sebesar 3,54% pada akhir pekan, tren kenaikan yang kuat terus berlanjut.
4️⃣ Kesimpulan
Indikator 'Bitcoin CME Gap Multi-Timeframe Auto Detector' adalah alat yang kuat untuk memastikan kamu tidak melewatkan titik pergerakan harga penting di pasar.
Namun, jangan percaya sepenuhnya pada satu indikator. Gap mungkin tidak sepenuhnya terisi, atau harga bisa langsung breakout ke arah berlawanan.
Daripada hanya mengandalkan gap-fill, penting untuk menganalisis bersama indikator lain untuk meningkatkan rasio kemenangan.
Gunakan informasi dari indikator ini bersamaan dengan metode analisismu yang lain (pola chart, indikator tambahan, analisis makroekonomi, dll.) untuk membangun strategi trading yang lebih canggih dan akurat.
📌Jika konten ini bermanfaat, dukung kami dengan boost dan komentar.
Dukungan kecilmu menjadi motivasi besar untuk membuat analisis dan konten lebih baik. Dengan follow, kamu juga akan mendapatkan notifikasi update terbaru.
Gold - akumulasi, sinyal pemulihan meluasBulls membangun fondasi setelah melakukan double bottom — apakah ini merupakan persiapan untuk terobosan di awal minggu?
Emas bergerak di zona akumulasi 4.022 - 4.061, setelah terbentuk (menyapu likuiditas) di dua titik terendah berturut-turut. Harga melambung dari zona FVG bebas terakhir, sambil menempel pada awan Ichimoku — menunjukkan bahwa kekuatan penangkapan ikan di dasar laut (bottom fishing) masih dipertahankan.
Jika harga terus bertahan di atas zona keseimbangan 4,040 - 4,060, struktur pemulihan dapat meluas ke 4,133, yang bertemu dengan bagian atas kisaran dan zona likuiditas di atasnya.
Sentimen pasar emas berkisar pada ekspektasi bahwa The Fed akan kembali mendekati siklus penurunan suku bunga, sementara data AS pada minggu ini akan menentukan apakah pemulihan tersebut berkelanjutan atau tidak. Likuiditas di awal minggu yang masih rendah sehingga memudahkan terjadinya false break di zona resistance.
Apakah menurut Anda area 4.133 merupakan target yang masuk akal untuk pemulihan saat ini?
Setuju atau punya sudut pandang berbeda? Bagikan di bawah di komentar.
Bitcoin - fase pembalikan, kekuatan pembelian memegang kendali!Terobosan awan Ichimoku + pemulihan dari dasar berbentuk U: akankah rentang pemulihan bertambah pada minggu ini?
BTC telah meninggalkan tren turun sebelumnya dan menembus awan Ichimoku, memperkuat sinyal perubahan arah setelah model bawah berbentuk U. Harga terakumulasi tepat di atas zona keseimbangan 85.500 - 86.800, sementara FVG rendah telah terisi, menciptakan basis dukungan untuk tren naik berikutnya.
Jika harga terus bertahan di atas zona support cloud di level 85,800 - 86,200, struktur pemulihan dapat meluas ke zona likuiditas di atas 88,500 - 90,000, di mana cluster FVG yang tidak terisi dan resistensi terdekat akan muncul.
Pasar kripto kembali optimis ketika Singapore Exchange (SGX) secara resmi meluncurkan kontrak berjangka abadi untuk BTC dan ETH, membuka pintu bagi uang institusional.
Apakah menurut Anda kemunduran ini merupakan kemunduran teknis atau awal dari tren baru? Bagikan pandangan Anda di bawah 👇
Emas spot diperdagangkan di bawah tekanan dan berfluktuasi, dengEmas spot diperdagangkan di bawah tekanan dan berfluktuasi, dengan pasar menunggu data AS sebagai panduan.
Pada hari Senin (24 November), emas spot melanjutkan penurunannya, menghadapi tekanan jual baru. Harga emas saat ini diperdagangkan di kisaran $4050 per ons, turun sekitar 0,35% pada hari itu. Meskipun terdapat sinyal yang saling bertentangan dari pejabat Federal Reserve, indeks dolar AS tetap tinggi, mendekati level tertinggi sejak akhir Mei, terus menekan emas berdenominasi dolar. Sementara itu, pasar saham global secara umum menguat, dan selera risiko pasar pulih, semakin melemahkan daya tarik logam mulia safe haven. Lebih lanjut, tanda-tanda meredanya ketegangan dalam konflik Rusia-Ukraina dapat melemahkan premi safe haven emas, menekan momentum bullish. Selama seminggu terakhir, emas secara umum mempertahankan pola perdagangan dalam kisaran terbatas, tanpa arah yang jelas.
Indeks dolar AS tetap kokoh di atas level psikologis penting 100, berkonsolidasi di sekitar 100,15 pada hari Senin, hanya selangkah lagi dari level tertinggi akhir Mei di 100,39. Pasar mencermati serangkaian rilis data ekonomi AS yang akan datang, termasuk angka PPI dan penjualan ritel hari Selasa, klaim pengangguran awal hari Rabu, dan berbagai indikator yang secara bertahap kembali dirilis sejak penutupan pemerintah AS. Data-data ini akan memberikan petunjuk penting tentang arah dolar AS di masa mendatang dan dapat menyuntikkan momentum volatilitas baru ke dalam emas, aset non-bunga.
Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve berikutnya pada bulan Desember semakin meningkat. Menurut perangkat FedWatch CME Group, para pedagang berjangka dana federal telah meningkatkan probabilitas penurunan suku bunga Desember menjadi 70%-74%. Optimisme ini telah meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, dengan sebagian besar pasar saham Asia rebound pada hari Senin, yang semakin melemahkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Minggu ini akan menyaksikan serangkaian rilis data penting, yang berpotensi menentukan arah bagi emas.
AS akan merilis sejumlah data ekonomi minggu ini, termasuk:
Penjualan Ritel AS bulan September (MoM)
PPI AS bulan September (YoY dan MoM)
Indeks Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi AS bulan November
Indeks Manufaktur Richmond Fed AS bulan November
Klaim Pengangguran Awal AS untuk pekan yang berakhir pada 22 November
Data ini akan memberikan wawasan penting tentang kesehatan ekonomi AS. Data yang lemah dapat memicu kembali ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed, mendorong harga emas untuk rebound dan bahkan berpotensi kembali di atas $4.100; sebaliknya, data yang kuat akan mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga, yang berpotensi menyebabkan emas menembus di bawah level support kunci $4.000. Lebih lanjut, indeks dolar AS saat ini mendekati level tertinggi enam bulan; jika terus bertahan di atas 100, hal itu akan memberikan tekanan turun yang berkelanjutan pada harga emas.
Analisis Teknis: Pola terikat rentang berlanjut; perhatikan penembusan.
Dari perspektif teknis, emas diperdagangkan dalam rentang minggu lalu. Harga emas ditutup melemah pada hari Senin, rebound setelah mencapai level terendah mingguan di $3998 pada hari Selasa, dan kemudian turun kembali pada hari Rabu, ditutup dengan candle bullish kecil dengan bayangan atas yang panjang. Hari Kamis dan Jumat menampilkan candle doji berturut-turut. Grafik mingguan akhirnya mencatat candle bearish kecil dengan bayangan atas dan bawah, menunjukkan kebuntuan antara bull dan bear.
Dari perspektif grafik harian, karena harga emas menghadapi resistance di sekitar $4132, harga telah berulang kali menguji level terendah dan rebound, menunjukkan bahwa tren saat ini adalah rebound, bukan pembalikan. Namun, terdapat resistance signifikan di sekitar level tertinggi sebelumnya di $4110, dan pergerakan naik lebih lanjut akan sulit tanpa katalis positif yang signifikan. Meskipun harga emas sempat naik ke $4100 Jumat lalu, harga emas gagal menembus level tertinggi sebelumnya di $4110 dan dengan cepat turun kembali ke sekitar $4050, menunjukkan karakteristik konsolidasi yang khas.
Dengan minimnya stimulus berita utama di awal minggu ini, emas diperkirakan akan terus berfluktuasi dalam kisaran $4000-$4130. Perdagangan harus berfokus pada perdagangan rentang, dengan memperhatikan breakout pada level-level kunci. Jika harga emas gagal menembus level tersebut secara efektif, pola konsolidasi dapat berlanjut. Rekomendasi Strategi Perdagangan:
Strategi Keseluruhan: Perdagangan dalam rentang, terutama short selling saat reli, dengan posisi long sebagai strategi sekunder. Perintah stop-loss yang ketat sangat penting untuk mengendalikan risiko posisi.
Strategi Posisi Short:
Posisi short secara berkelompok di sekitar 4100-4105, dengan ukuran posisi dibatasi hingga 20% dari total modal. Stop-loss di 8 poin. Target 4050-4030, dengan target lebih lanjut di 4020 jika harga menembus di bawah.
Strategi Posisi Long:
Posisi long secara berkelompok di sekitar 4020-4025, dengan ukuran posisi dibatasi hingga 20% dari total modal. Stop-loss di 8 poin. Target 4040-4060, dengan target lebih lanjut di 4080 jika harga menembus di atas.
Resistensi dan Dukungan Utama:
Resistensi: $4110-$4130
Support: $4020-$4000
Investor sebaiknya memantau dengan cermat pergerakan pasar dan rilis data secara real-time, serta menyesuaikan strategi mereka.
“Emas Rebound Kuat dari Area Demand — Retest Trendline Supply ?🔍 Poin-Poin Utama
📉 Trendline supply (resistensi menurun)
Setiap kenaikan tertahan oleh area ini
📈 Trendline demand (support naik)
Buyer mempertahankan level higher low
Reaksi kuat muncul di area support
💰 Likuiditas tersapu ($$$)
Liquidity low telah diambil → sinyal bullish
Smart Money kemungkinan melakukan akumulasi sebelum dorongan naik berikutnya
🟢 Konfirmasi skenario bullish
Selama harga bertahan di atas support + trendline demand
Potensi besar retest pada trendline supply
🎯 Target Harga (Take Profit)
Target Rentang Harga Catatan
🥇 TP1 4.095 – 4.105 Retest trendline supply
🥈 TP2 4.120 – 4.130 Potensi breakout 🚀
📌 Rencana Perdagangan (Skenario Bullish)
Buy Entry: 4.055 – 4.065 🟩
Stop-Loss: di bawah 4.025 ❌
Take Profit 1: 4.100 🎯
Take Profit 2: 4.125 🚀
⚖️ Risk to Reward: 1:2.5 – 1:3 📈
🧭 Sentimen Pasar
📍 Jangka pendek → Bullish
🛑 Perhatikan reaksi seller pada trendline supply
⚠️ Waspadai fake breakout di area target






















