Penurunan BTC Mencapai Target Major, Masih Lanjut Turun?Sesuai dengan ulasan BTC sebelumnya: ' BTCUSD Koreksi Menuju Swing Low 88730, Akankah Tercapai? ' penurunan BTC berhasil mencapai target major kami di 88730.
Saat ini BTC sedang berkonsolidasi di area target major kami. Namun, ada yang perlu diperhatikan dari konsolidasinya sekarang. Kalau Anda lihat lebih detail, konsolidasi BTC saat ini sedang membentuk pola bearish flag. Hati-hati, jika BTC tidak mampu bertahan di atas area bearish flag 84.968, BTC masih ada potensi untuk bergerak terkoreksi dengan target penurunan yang lebih rendah di area 66722 dengan minor target di 74392 - 76484.
X-indicator
CDIA Masih Ada Potensi Technical Rebound, Cermati Swing Low Ini1. CDIA saat ini bergerak turun dalam beberapa minggu terakhir.
2. Trend optimizer yang gado-gado mengindikasikan saham ini berada dalam fase sideways.
3. Setelah break support, target penurunan terdekat berada di area swing low 1770.
4. Selama tetap mampu bertahan di atas area swing low tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan terdekat hingga ke support fraktal 1900.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 1770 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
Harga emas naik setelah pengumuman NF dan ketidakpastian politikOANDA:XAUUSD mengalami lonjakan mendadak selama sesi Asia pada 17 Desember, melonjak hampir USD 25 hanya dalam beberapa jam, mencapai area 4.327 USD/ons sebelum mereda dan berkonsolidasi di sekitar 4.320 USD/ons. Pergerakan ini bukanlah reli “bersih” yang didorong oleh tren, melainkan reaksi cepat pasar terhadap serangkaian sinyal ekonomi AS yang tidak konsisten.
Pergerakan ini melanjutkan volatilitas kuat pada sesi sebelumnya, ketika harga emas berbalik arah beberapa kali setelah rilis laporan Nonfarm Payrolls. Reaksi awal adalah lonjakan tajam, sesuai dengan karakter emas saat menghadapi data tenaga kerja yang lemah. Namun, hanya beberapa menit kemudian, pasar berbalik arah ketika investor mencermati gambaran yang lebih luas: kondisi tenaga kerja tidak terlalu lemah, belanja konsumen tetap tangguh, dan The Fed tidak memiliki alasan mendesak untuk melonggarkan kebijakan secara agresif.
Data tenaga kerja lemah di permukaan, kuat di inti
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa penambahan tenaga kerja non-pertanian meningkat 64.000 pada bulan November, melampaui ekspektasi, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak 2021. Ini menciptakan kumpulan data yang “tidak selaras”: lapangan kerja masih bertambah, tetapi kualitas pasar tenaga kerja mulai menurun.
Kontradiksi inilah yang mendorong volatilitas tajam pada emas. Pada awalnya, pasar bereaksi terhadap judul berita: pengangguran yang lebih tinggi mengindikasikan The Fed mungkin perlu bersikap lebih dovish. Namun setelah arus dana mereda, muncul pertanyaan yang lebih besar: apakah The Fed benar-benar perlu melonggarkan kebijakan dengan cepat ketika konsumsi masih kuat?
Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga pada awal 2026 tetap relatif rendah, sekitar 25%, menunjukkan bahwa pasar belum siap bertaruh besar pada siklus pelonggaran yang agresif.
Kebijakan moneter menarik emas di antara dua kekuatan yang berlawanan
Minggu lalu, The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, tetapi pesan yang menyertainya tetap sangat berhati-hati. Kontrak berjangka suku bunga saat ini hanya mencerminkan dua pemangkasan kecil pada 2026, bukan satu siklus pelonggaran yang tegas.
Dalam konteks ini, emas — aset yang tidak memberikan imbal hasil — berada dalam posisi yang sensitif:
Diuntungkan oleh risiko ekonomi, data yang penuh noise, dan ketidakpastian kebijakan.
Namun dibatasi oleh kenyataan bahwa suku bunga riil belum turun cukup dalam untuk membangun fondasi kenaikan yang berkelanjutan.
Hal ini menjelaskan mengapa emas bisa naik sangat cepat dalam jangka pendek, tetapi juga rentan terhadap koreksi tajam setelahnya.
Latar belakang yang lebih luas: inflasi, konsumsi, dan geopolitik
Data penjualan ritel AS bulan Oktober relatif datar, menunjukkan bahwa konsumen masih mampu bertahan meskipun menghadapi tekanan harga yang tinggi dan dampak tarif. Kondisi ini menyulitkan The Fed untuk bersikap lebih akomodatif dan menjadi alasan lain mengapa emas masih terjebak dalam lingkungan perdagangan yang bergejolak.
Dalam beberapa hari ke depan, fokus pasar akan beralih ke CPI, klaim pengangguran, dan indeks PCE. Ini bukan sekadar data ekonomi biasa, melainkan potongan puzzle penting yang akan menentukan apakah narasi suku bunga rendah — fondasi jangka panjang bagi emas — benar-benar semakin kuat.
Pandangan pribadi
Reli kali ini bukanlah konfirmasi dari tren naik baru, melainkan pengingat bahwa pasar emas sedang diperdagangkan dalam lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi, di mana setiap rilis data dapat ditafsirkan ke berbagai arah.
Emas saat ini lebih mencerminkan ketidakpastian kebijakan moneter global daripada kisah pertumbuhan yang jelas. Dalam konteks seperti ini, volatilitas besar bukanlah pengecualian — melainkan normal baru.
Analisis teknikal dan rekomendasi OANDA:XAUUSD
Tren dominan emas masih naik, tetapi saat ini memasuki fase paling sensitif dalam siklusnya.
Pada grafik harian, harga emas mempertahankan struktur higher high dan higher low, bergerak stabil dalam kanal naik sejak Q3 2025. Namun, area 4.320 – 4.335 USD/ons mulai menjadi zona distribusi jangka pendek, di mana tekanan beli tidak lagi sedominan fase akselerasi sebelumnya. Harga telah beberapa kali mendekati area ini tetapi belum mampu menembus secara meyakinkan, mencerminkan kehati-hatian investor besar.
Dari sisi momentum, RSI telah keluar dari kondisi overbought tetapi belum membentuk divergensi bearish yang jelas, menandakan bahwa tren naik belum rusak, melainkan memasuki fase konsolidasi atau koreksi teknikal. Koreksi saat ini lebih bersifat “pendinginan” dibandingkan pembalikan tren.
Syarat pembukaan siklus uptrend baru:
Harga penutupan jelas di atas 4.330 – 4.350 USD, disertai peningkatan volume dan volatilitas.
RSI kembali ke area di atas 65 dan bertahan stabil, mengonfirmasi kembalinya momentum beli.
Jika kondisi ini terpenuhi, emas berpotensi memasuki fase kenaikan berkelanjutan, dengan target jangka menengah di kisaran 4.450 – 4.600 USD/ons, sesuai dengan batas atas kanal naik yang melebar.
Risiko koreksi yang perlu diperhatikan:
Kehilangan zona support 4.245 – 4.215 USD (Fibonacci 0,236 dan dasar konsolidasi terdekat) akan memicu tekanan ambil untung yang lebih kuat.
Dalam skenario negatif, emas dapat terkoreksi lebih dalam menuju zona 4.050 – 3.970 USD, yang merupakan pertemuan MA jangka menengah dan zona keseimbangan tren saat ini.
Skenario hati-hati – Trading saat koreksi
Jika harga gagal menembus 4.330 – 4.350 USD dan muncul sinyal pelemahan jangka pendek, pertimbangkan aksi jual teknikal jangka pendek.
Target: 4.245 → 4.200, dengan volume kecil dan disiplin ketat karena tren utama masih naik.
🪙 SELL XAUUSD PRICE 4392 – 4390 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4396
→ Take Profit 1: 4384
↨
→ Take Profit 2: 4378
🪙 BUY XAUUSD PRICE 4288 – 4290 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4284
→ Take Profit 1: 4296
↨
→ Take Profit 2: 4302
ANALISIS EMAS 17/12/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Tadi malam, USD mengalami rebound teknikal setelah data PMI AS berada di atas 50. Hal ini mendorong penguatan USD dalam jangka pendek, sehingga memberi tekanan korektif pada emas, namun tidak membalikkan tren utama. Sebelumnya, data Nonfarm yang lemah, tingkat pengangguran meningkat, pendapatan menurun, serta konsumsi yang melambat terus mendukung kenaikan emas.
• Pasar Saham AS: Bergerak sideways; arus dana belum keluar secara signifikan → belum ada sinyal risk-on yang jelas.
• FED: Masih berada dalam siklus penurunan suku bunga → jangka menengah hingga panjang tetap mendukung emas.
• TRUMP: Tidak ada pernyataan atau kebijakan baru yang mengejutkan pasar.
• ETF Emas (SPDR): Tidak tercatat adanya aksi jual besar tadi malam → tekanan suplai dari ETF tidak signifikan terhadap emas.
b) Politik:
• Ketegangan geopolitik global masih berlangsung → emas tetap berperan sebagai aset safe haven.
c) Sentimen Pasar:
• Sentimen risk-off ringan setelah data PMI → pasar cenderung berhati-hati, menghindari FOMO.
• Permintaan tetap tinggi; baru-baru ini India mencatat pembelian bersih sekitar USD 10 miliar, mendukung harga emas bertahan di level tinggi.
• Menjelang Natal dan Tahun Baru, pasar cenderung sepi dengan likuiditas tipis. Disarankan mengurangi volume atau beristirahat sementara.
=> Kesimpulan: Berita semalam hanya memicu koreksi teknikal setelah reli sebelumnya (dipicu oleh berita lebih awal), belum cukup kuat untuk merusak struktur tren naik emas. Tren utama masih bullish.
2. Analisis Teknikal:
Timeframe M30:
• Harga bergerak dalam kanal naik (ascending channel).
• Zona Demand: 4263 – 4270 berperan sebagai area support penting.
• Moving average masih menopang harga dengan baik; belum ada breakdown struktur.
• Zona Supply: 4350 – 4355 merupakan area resistance kuat yang sebelumnya memicu tekanan jual.
=> Struktur Keseluruhan: Higher low – higher high masih terjaga.
RESISTANCE: 4330 – 4351 – 4380
SUPPORT: 4288 – 4263 – 4237
3. Pergerakan Pasar Sebelumnya (16/12/25):
• Pergerakan sideways cenderung turun pada sesi Asia dan Eropa.
• Tekanan jual melemah saat harga mendekati zona demand.
• Dorongan beli kuat muncul setelah rilis Nonfarm, diikuti koreksi setelah data PMI.
• Hal ini menunjukkan bahwa pelaku besar belum melakukan distribusi; pergerakan lebih bersifat shakeout retail.
4. Strategi Hari Ini (17/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4392 – 4390
SL: 4396
TP1: 4384
TP2: 4378
🪙 BUY XAUUSD | 4304 – 4306
SL: 4300
TP1: 4312
TP2: 4318
Dinamika harga emas setelah publikasi laporan E von.1️⃣ Struktur Tren dan Garis Tren
🔹Tren Utama
Pasar saat ini berada dalam tren naik jangka menengah:
Titik terendah yang lebih tinggi sedang terbentuk
Titik tertinggi mendekati atau melampaui titik tertinggi sebelumnya (potensi titik tertinggi yang lebih tinggi)
Garis tren naik (di bawah) tetap tidak berubah → berfungsi sebagai dasar tren saat ini
👉 Hanya penembusan yang tegas di bawah garis tren naik ini yang akan membatalkan tren naik jangka menengah.
🔹 Garis tren turun jangka pendek (di atas)
Garis tren turun di atas memberikan tekanan pada harga dalam jangka pendek.
Garis ini bertindak sebagai resistensi dinamis, di mana tekanan jual muncul selama reli.
Harga saat ini terjepit antara garis tren turun (di atas) dan support (di bawah) → fase konsolidasi sebelum pergerakan yang kuat.
📌 Penembusan yang jelas di atas garis tren turun = konfirmasi kelanjutan tren naik.
2️⃣ Resistensi Utama
🔴 Zona Resistensi Utama: 4380
Zona ini mewakili:
Harga tertinggi sebelumnya
Zona penawaran yang jelas
Jika harga menembus level ini:
Kemungkinan terjadi aksi ambil untung yang kuat dan volatilitas yang tinggi
Konfirmasi (penutupan yang kuat, volume yang baik) diperlukan agar tren berlanjut
👉 Pergerakan bullish yang berkelanjutan hanya dikonfirmasi ketika harga menembus dan bertahan di atas 4379.
3️⃣ Dukungan Utama
🟢 Dukungan Jangka Pendek: 4277
Zona ini mencakup:
Kesesuaian dengan rata-rata pergerakan
Level harga dengan beberapa reaksi
Peran: Dukungan untuk koreksi yang sehat
👉 Bertahan di atas level ini mempertahankan tren naik jangka pendek.
🟢 Level support yang lebih dalam: 4258
Level support struktural
Jika harga menembus 4277:
Retest 4258 sangat mungkin terjadi
Ini adalah zona keputusan tren
📌 Penembusan 4258 secara signifikan meningkatkan kemungkinan harga kembali ke garis tren naik utama.
4️⃣ Rencana Trading
🟢 BELI EMAS: 4258 – 4256
Stop Loss: 4246
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
🔴 JUAL EMAS: 4379 – 4381
Stop Loss: 4391
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SMGR mencoba membentuk pola Ascending Triangle ReversalJika kita perhatikan pada chart saham IDX:SMGR terlihat mencoba membentuk pola Ascending Triangle Pattern, pada pattern ini bila kita perhatikan mencoba melakukan perlawan berkali kali dan membuat pola Ascending Triangle Reversal. Boleh di perhatikan untuk area entry risk dan reward di kisaran berapa, jika berminat boleh untuk cari posisi entry.
BRPT membentuk Bullish Symmetrical Triangle dan sukses PullbackJika kita perhatikan pada chart saham IDX:BRPT
Setelah breakout resistance polanya, lalu membentuk pullback dan sukses, maka kemungkinan besar sukses membentuk Symmetrical Triangle Pattern, posisi saat ini menarik untuk di koleksi dengan area entry buy stoploss dan take profit terlampir.
Analisis Elliott Wave XAUUSD – 16 Desember 2025
1. Momentum
D1 (Daily):
Momentum pada timeframe harian mulai menunjukkan tanda pembalikan turun. Namun, kita perlu menunggu penutupan candle D1 hari ini untuk mengonfirmasi sinyal tersebut. Ini adalah konfirmasi penting untuk menentukan apakah pasar telah membentuk puncak menengah.
H4:
Momentum H4 saat ini berada di area oversold dan sedang bersiap untuk pembalikan naik. Setelah konfirmasi, kemungkinan besar akan terjadi kenaikan teknikal selama sekitar 4–5 candle H4.
H1:
Momentum H1 masih bergerak turun dan mendekati zona oversold. Kita akan menunggu harga masuk ke area oversold dan momentum H1 mengonfirmasi pembalikan naik, yang akan membuka peluang kenaikan korektif jangka pendek di H1.
2. Struktur Gelombang Elliott
D1:
Dengan momentum D1 yang mulai berbalik turun, jika candle harian hari ini menutup dengan konfirmasi bearish, maka harga kemungkinan sedang berada di puncak wave X (ungu).
Setelah wave X selesai, pasar berpotensi memasuki wave Y warna ungu, yang kemungkinan besar berkembang dalam bentuk koreksi Flat.
→ Target wave Y diperkirakan berada di sekitar 3888.
H4:
Harga saat ini berada di dalam wave 5 warna hijau. Ketika wave 5 ini selesai, hal tersebut juga akan menandai selesainya wave C dan wave X pada timeframe yang lebih besar.
Dengan momentum H4 yang oversold, kenaikan jangka pendek masih berpeluang terjadi sebelum struktur besar selesai.
H1:
Penurunan saat ini kemungkinan membentuk struktur 1–2–3–4–5 warna merah di dalam wave 5 hijau. Saat ini harga sedang berada pada wave 4 merah.
Struktur wave 4 merah ini terlihat berkembang sebagai koreksi Flat, sesuai dengan skenario yang telah dibahas pada plan sebelumnya.
Target wave C merah: sekitar 4260
Di atas level tersebut terdapat zona 4274, yang merupakan batas likuiditas tinggi dan rendah
Oleh karena itu, ketika harga mencapai zona 4260–4274, kita akan mengombinasikannya dengan konfirmasi pembalikan momentum H1 untuk mencari peluang Buy.
Target wave 5 merah:
Target 1: 4365
Target 2: 4393
3. Catatan Penting
Seperti yang telah dianalisis sebelumnya, kenaikan terakhir belum mencapai area 4353. Hal ini belum membatalkan skenario bahwa wave 5 hijau dapat berakhir di sekitar area tersebut (lihat plan mingguan).
Dengan demikian, jika:
Momentum D1 terkonfirmasi berbalik turun setelah penutupan candle harian, dan
Kenaikan H4 berikutnya gagal menembus level 4353,
→ Maka kita harus siap dengan skenario bahwa wave Y warna ungu pada timeframe D1 telah mulai terbentuk.
4. Rencana Trading
Buy Zone: 4261 – 4259
Stop Loss: 4240
Take Profit 1: 4286
Take Profit 2: 4319
Take Profit 3: 4365
JPFA Potensi Break All Time High, CermatiJPFA saat ini sedang berkonsolidasi di area resisten kuat 2780. Jika level ini berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, bukan tidak mungkin JPFA ada potensi untuk bergerak naik lebih tinggi lagi menuju 2970 - 3100 (box biru).
Jika kamu cermati, area box biru juga merupakan area all time high JPFA. Jika area ini berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, tentu ada peluang bagi JPFA untuk bergerak naik lebih tinggi lagi menuju 3190 - 3670.
Trading plan: Trend following.
- Buy di area 2630 - 2780.
- Stoploss if break below 2570.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
Emas membuka awal pekan dengan kondisi melemah secara jelas OANDA:XAUUSD memulai minggu dalam kondisi yang terlihat lebih lemah. Setelah menyentuh level $4.350/ons, pasar dengan cepat berbalik arah dan menurun seiring munculnya sinyal diplomatik terkait Rusia dan Ukraina, yang mengikis peran emas sebagai safe-haven yang telah mendukung harga emas selama beberapa minggu. Kali ini, cerita bukan berasal dari data ekonomi, tetapi dari politik. Kemajuan dalam negosiasi perdamaian dengan partisipasi langsung dari AS dan Eropa, serta pernyataan “terdepan” dari Presiden Trump, dengan cepat mengubah sentimen pasar. Saat risiko geopolitik mereda, aliran modal defensif langsung melemah.
Trump secara terbuka menyatakan bahwa pembicaraan dengan para pemimpin Eropa dan Presiden Rusia Putin “berjalan dengan baik,” dan menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan perdamaian lebih mungkin terjadi daripada sebelumnya. Pada saat yang sama, Presiden Ukraina Zelensky menunjukkan kesediaannya untuk meninggalkan tujuan bergabung dengan NATO sebagai imbalan atas jaminan keamanan dari Barat, sebuah konsesi bersejarah dalam logika negosiasi.
Pasar merespons dengan sangat pragmatis. Ketika skenario konflik berkepanjangan tidak lagi menjadi satu-satunya opsi, “premi risiko” yang ditambahkan ke harga emas harus disesuaikan. Pengambilan keuntungan meningkat ketika para investor menyadari bahwa narasi safe-haven untuk sementara terganggu.
Dari sisi moneter, emas juga kehilangan momentum baru. Pekan lalu, Federal Reserve menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, untuk ketiga kalinya tahun ini, namun pada saat yang sama memberi sinyal akan bertindak lebih hati-hati. Fed memasuki fase “menunggu data”, dan pasar memahami bahwa ruang untuk pelonggaran tidak lagi selebar yang diperkirakan sebelumnya.
Saat ini, perhatian tertuju pada laporan non-farm payroll dan penjualan ritel AS. Angka-angka ini akan menentukan apakah Fed memiliki alasan yang cukup untuk melanjutkan siklus penurunan suku bunga tahun depan. Dengan suku bunga yang diperkirakan tidak turun dengan cepat, emas, sebagai aset tanpa imbal hasil, kemungkinan akan mengalami penyesuaian posisi.
Gambaran saat ini menunjukkan bahwa emas tidak memasuki tren jangka panjang menurun, tetapi kehilangan salah satu pilar terpentingnya: “ketakutan pasar.” Dalam jangka pendek, pasar akan terus bergerak antara ekspektasi kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik, di mana setiap pernyataan dari meja negosiasi dapat berdampak tidak kalah pentingnya dibanding laporan ekonomi.
Pesan inti jelas: emas tidak melemah karena kehilangan nilainya, tetapi karena dunia, setidaknya untuk sementara, percaya bahwa risiko terbesar dapat dikendalikan. Dan di pasar keuangan, keyakinan itu, seberapa pun rapuhnya, selalu cukup untuk menciptakan volatilitas.
Analisis Teknis dan Saran OANDA:XAUUSD
Harga emas memasuki koreksi teknis yang sehat setelah gagal menembus zona resistensi dekat level tertinggi sepanjang masa di sekitar 4.330 USD. Pada timeframe harian, struktur tren naik tetap utuh, karena higher low masih terbentuk dan harga terus berfluktuasi dalam kanal naik jangka menengah.
Penurunan saat ini terutama mencerminkan tekanan profit-taking jangka pendek, karena emas mendekati zona sensitif secara psikologis dan teknis. Area 4.245 – 4.216 USD berperan sebagai support kunci, berkonvergensi dengan retracement Fibonacci 0,236 dari reli terakhir dan moving average jangka pendek. Fakta bahwa harga melakukan koreksi tanpa menembus zona ini menunjukkan bahwa modal besar masih sabar memegang posisinya.
Untuk membentuk siklus bullish baru, emas perlu tetap di atas zona support tersebut dan menutup harian dengan jelas di atas 4.330 USD. Pada titik itu, pasar akan kembali ke fase “price discovery”, membuka ruang untuk bergerak menuju level tertinggi baru.
Di sisi risiko, jika level 4.216 USD ditembus secara tegas, koreksi dapat meluas ke 4.130 – 3.970 USD (Fibonacci 0,236–0,382). Ini akan menjadi koreksi penyeimbangan tren, yang tidak cukup untuk membalikkan tren jangka menengah kecuali struktur higher-low jelas dilanggar.
Dalam hal indikator, RSI tetap di atas zona netral, menunjukkan tren naik masih terkendali. Namun, momentum jangka pendek mulai melambat, sejalan dengan kondisi konsolidasi dan koreksi saat ini.
Emas sedang mengoreksi dalam tren naik, bukan membalik arah. Fase ini membutuhkan kesabaran dan disiplin — pasar memberi penghargaan pada posisi yang selaras dengan struktur, bukan emosi.
Demikian artikel ini. Semoga pembaca memiliki hari kerja yang produktif dan menyenangkan!
SELL XAUUSD HARGA 4317 – 4315 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4321
→ Take Profit 1: 4309
↨
→ Take Profit 2: 4303
BUY XAUUSD HARGA 4245 – 4247 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4241
→ Take Profit 1: 4253
↨
→ Take Profit 2: 4259
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA RESISTEN PADA ARTO(ARTO) Dari pergerakan harga pada grafik D1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya penolakan pada area suport terdekat dan pergerakan indikator momentum bergerak ke atas di area netral, karenanya harga berpotensi terjadinya kenaikan menuju area target di Rp2.640. Titik suport di Rp2.000 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga menembus di area Rp2.220. Area ini merupakan area kunci di mana potensi kenaikan dapat terjadi.
DISCLAIMER:
Selalu perhatikan manajemen keuangan anda, trading idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, namun keputusan trading, risiko, keuntungan serta kerugian semua menjadi tanggung jawab masing-masing sebagai trader.
ANALISIS EMAS 16/12/20251. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Stabil setelah penurunan → tidak lagi menjadi pendorong kuat kenaikan emas.
• Saham AS: Bergerak sideways → aliran dana menunggu berita, belum masuk mode risk-on.
• FED: Memasuki siklus penurunan suku bunga → mendukung jangka menengah–panjang, namun jangka pendek sudah terefleksi.
• TRUMP: Tidak ada kebijakan atau pernyataan baru → dampak netral.
• ETF emas: SPDR menjual 1,43 ton → tekanan ambil untung jangka pendek, sesuai fase distribusi di puncak → negatif bagi emas. Jika SPDR terus menjual, emas berpotensi jatuh lebih dalam.
b) Politik:
• Tidak ada guncangan geopolitik baru → emas kekurangan katalis untuk breakout.
c) Sentimen Pasar:
• Arus berita padat, sentimen defensif menjelang rilis data penting.
• Dana besar cenderung melakukan penjualan teknikal – mengibas posisi sebelum menentukan arah.
2. Analisis Teknikal:
• Harga berada dalam channel naik dengan kemiringan ringan, namun puncak semakin rendah → tanda tren melemah.
• 4,330 – 4,350: Resistance kuat, sejalan dengan MA dan batas atas channel → zona sell ideal.
• 4,300 – 4,306: Area konsolidasi saat ini, tanpa momentum jelas → area noise.
• 4,260 – 4,250: Zona demand penting; jika ditembus → membuka peluang penurunan lebih dalam.
• RSI: Rebound lemah, gagal menembus area 50–55 → pembeli kurang agresif.
• MA: Datar, belum menunjukkan tren jelas.
=> Struktur saat ini: Sideways dengan bias bearish.
RESISTANCE: 4,330 – 4,351 – 4,380
SUPPORT: 4,288 – 4,263 – 4,237
3. Pasar Sesi Sebelumnya (15/12/25):
• Emas gagal menembus resistance, lalu ditekan turun di dalam channel.
• Penjualan SPDR + USD stabil → pasar bergerak sideways, menguras tenaga beli.
• Tren utama: Sideways range lebar – shakeout posisi.
4. Strategi Hari Ini (16/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4317 – 4315
SL: 4321
TP1: 4309
TP2: 4303
🪙 BUY XAUUSD | 4263 – 4265
SL: 4259
TP1: 4261
TP2: 4267
Analisis harga emas, 16 Desember🔍 Emas – Analisis Tren & Skenario Perdagangan
Harga emas memasuki fase koreksi teknis untuk mengumpulkan kembali momentum pembelian sebelum melanjutkan tren utama. Koreksi ini dianggap perlu untuk mengkonsolidasikan struktur tren naik saat ini.
Dalam skenario positif, ketika tekanan pembelian kembali cukup kuat, harga emas diperkirakan akan menuju zona resistensi penting 4400 – area di mana tekanan ambil untung dari penjual mungkin muncul dengan kuat.
📉 Zona Dukungan Utama
4265 adalah zona dukungan utama dalam struktur gelombang penarikan kembali.
Jika harga menembus 4265, pembeli akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengumpulkan kembali dan membawa harga kembali di atas 4300.
Sebaliknya, jika harga bertahan dan diterima di atas 4265, struktur penarikan kembali yang lengkap akan mengkonfirmasi tren naik yang lebih jelas.
📌 Strategi Perdagangan
Pemicu BELI: Ketika sinyal penolakan harga yang jelas muncul di zona support
➤ 4265 – 4217 – 4177
Target: 4400
⚠️ Risiko
Jika harga penutupan turun di bawah 4177, struktur gelombang naik akan terputus → skenario tren turun mungkin terjadi.
TRICK : AALI Segera Breakout Rp655 - Rp690 Untuk Melanjutkan UptTRICK : ALII Segera Breakout Rp655 - Rp690 Untuk Melanjutkan Uptrend
TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251110
IDX:ALII sedang Bullish dilihat dari berbagai indikator. Menariknya, Stochastic Oscillator belum memasuki area Overbought sehingga masih ada Upside yang memungkinkan ALII Breakout Resistance di Rp655 - Rp690 untuk mengonfirmasi Uptrend dari sejak Juli 2024.
Emiten ini termasuk baru sehingga dari data, terlihat bagaimana proses pembentukan TTM Total Pendapatan (Revenue) dan Pendapatan Neto (Net Income) yaitu menunggu munculnya data empat kuartal terakhir (tidak harus dimulai dari kuartal 1). Terlihat juga bahwa kenaikan harga saham dijustifikasi dengan kenaikan dari TTM Total Pendapatan dan TTM Pendapatan Neto.
Secara valuasi, PE Ratio di level 27.5x tentu terlihat mahal namun ALII pernah mencapai 31x. Apabila kita anggap ceteris paribus, masih ada upside pada ALII.
Meskipun kami tidak familiar dengan ALII, saham ini masuk ke dalam T.R.A.I.L Universe. Dengan demikian, ALII sesuai dengan tiga kriteria utama kami yaitu Market Cap, Free Float dan Analyst Rating.
Berikut informasi dari A.R.I.S :
Model Bisnis: ALII adalah salah satu operator logistik pertambangan terintegrasi utama di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan solusi end-to-end yang mencakup transportasi kapal tunda dan tongkang (tug-barge), tempat penimbunan sementara (Intermediate Stockpiles/ISPs), dan unit transshipment terapung (Floating Transshipment Units/FTUs). Fokus utamanya adalah transportasi batu bara.
Aset Inti: Operasi ALII berpusat pada Mahakam Coal Terminal (MCT), di mana ALII memiliki 78% saham. MCT memiliki kapasitas stockpile sebesar 230 ribu ton dengan kemampuan muat harian hingga 20 ribu MT.
Pelanggan Utama: Pelanggan utamanya adalah PT Ade Putra Tanrajeng (APT) dan PT Guruh Putra Bersama (GPB). Kedua perusahaan ini telah mendapatkan persetujuan RKAB untuk produksi batu bara gabungan sebesar 10 juta ton pada tahun 2025, yang menyediakan basis permintaan captive (captive demand base) untuk ALII.
Kinerja Terbaru: Pada paruh pertama tahun 2025 (1H25), ALII mencatatkan hasil yang kuat dengan laba bersih mencapai Rp208 miliar (tumbuh +14.6% YoY). Margin operasi juga sedikit meningkat menjadi 41.2%.
Strategi Pertumbuhan: Perusahaan sedang menjalankan program belanja modal (capex) agresif sebesar Rp879 miliar untuk 2025–2027. Dana ini dialokasikan untuk menambah ISP baru, menambah FTU kedua pada tahun 2027, dan menambah armada.
Diversifikasi: ALII juga dalam proses diversifikasi ke logistik komoditas non-batu bara (seperti proyek smelter dan HPAL) untuk mendukung strategi hilirisasi mineral Indonesia. Ditargetkan kontribusi non-batu bara mencapai 10–15% dari pendapatan pada tahun 2027.
Bagaimana fluktuasi harga emas sebelum berita penting dirilis?1️⃣ Tren & Garis Tren
Harga bergerak dalam saluran naik jangka menengah (dua garis tren hitam).
Setelah breakout yang kuat, harga kembali mendekati garis tren atas saluran → ini adalah zona keputusan kunci untuk tren jangka pendek.
Struktur keseluruhan tetap Higher High – Higher Low, menunjukkan bahwa tren utama masih utuh.
2️⃣ Dukungan Kunci
4.257: Zona dukungan konfluensi (garis tren + struktur harga sebelumnya).
→ Bertahan di atas level ini: mendukung pemulihan sejalan dengan tren bullish.
→ Melewati level ini: harga mungkin akan turun menuju batas bawah saluran naik.
3️⃣ Resistensi / Target
4.352: Resistensi jangka pendek – titik tertinggi sebelumnya; breakout yang jelas diperlukan untuk mengkonfirmasi kelanjutan.
4.379: Resistensi lebih tinggi di ATH sebelumnya – target berikutnya jika 4.352 berhasil ditembus.
4️⃣ Skenario Permainan
Skenario bullish: Bertahan di atas 4.257 → rebound menuju 4.352 → meluas ke 4.379.
Skenario bearish jangka pendek: Menembus di bawah 4.257 → koreksi lebih dalam menuju garis tren bawah dari saluran naik sebelum minat beli baru muncul.
Rencana Perdagangan
BELI EMAS: 4.257 – 4.255
Stop Loss: 4.245
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
JUAL EMAS: 4.379 – 4.381
Stop Loss: 4.391
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
EURO Menembus Struktur Tren TurunPada timeframe H1, EURUSD telah menembus garis tren turun jangka panjang, menunjukkan bahwa struktur tren turun jangka pendek telah tidak berlaku. Penembusan terjadi dengan momentum yang baik, mendorong harga ke level tertinggi baru untuk minggu ini, mengkonfirmasi kembalinya pembeli setelah periode konsolidasi.
Dari segi pasar, USD secara bertahap melemah seiring dengan munculnya ekspektasi kebijakan moneter AS memasuki fase yang lebih stabil, sementara tidak ada risiko baru yang signifikan muncul di kawasan Eropa. Hal ini membantu EUR mempertahankan keunggulan relatif terhadap USD.
Saat ini, harga sedang mundur dan berkonsolidasi di atas zona support yang baru terbentuk, tepat di area penembusan sebelumnya. Jika zona ini terus bertahan, EURUSD kemungkinan akan bergerak sideways – berkonsolidasi sebelum meluas ke atas, dengan target di level tertinggi mingguan sekitar 1,176x.
Dalam konteks saat ini, strategi yang tepat adalah mencari peluang pembelian ketika harga terkoreksi ke level support, menghindari mengejar harga di puncak, dan fokus pada manajemen risiko untuk minggu perdagangan berikutnya.
Emas setelah breakout — struktur penting.Emas telah menyelesaikan fase konsolidasi basis membulat, kemudian mengalami breakout kuat dan sekarang menguji ulang zona support yang baru terbentuk. Meskipun terjadi koreksi singkat, struktur higher high – higher low pada timeframe H1 tetap utuh.
Jika zona support ini terus bertahan, pasar mungkin akan membentuk rebound teknis untuk menuju ke level tertinggi terbaru.
Apakah menurut Anda ini adalah pullback yang sehat atau tanda koreksi yang lebih dalam?
Laporan Analisis dan Strategi Teknikal Emas Tinjauan Pasar SaatLaporan Analisis dan Strategi Teknikal Emas
Tinjauan Pasar Saat Ini
Pada hari Senin (15 Desember), harga emas spot turun dari level tertingginya selama sesi perdagangan AS, diperdagangkan sekitar $4324 per ons. Terlepas dari sikap hati-hati baru-baru ini dari Federal Reserve, ekspektasi pasar untuk pemotongan suku bunga tahun depan terus meningkat, ditambah dengan permintaan aset aman yang didorong oleh ketidakpastian geopolitik, memberikan dukungan struktural untuk emas. Harga emas ditutup naik 0,48% pada hari Jumat, mencapai $4353 per ons selama sesi tersebut, level tertinggi hampir dua bulan, menunjukkan bahwa momentum bullish masih terus meningkat.
II. Analisis Pola Teknikal Utama
Dari perspektif siklus, harga emas sebelumnya dua kali mengalami resistensi di dekat $4380, membentuk struktur "double top" sementara, sebelum mengalami retracement untuk menemukan support di sekitar $3900. Baru-baru ini, harga secara bertahap pulih dan memasuki kisaran konsolidasi segitiga simetris. Dikombinasikan dengan tren naik sebelumnya, pola ini dapat dianggap sebagai pola bendera bullish, yang biasanya menunjukkan kelanjutan tren dan meletakkan dasar teknikal untuk pergerakan naik lebih lanjut.
III. Analisis Indikator Teknikal Multi-Periode
Grafik Harian:
Tren secara keseluruhan bullish, dengan harga telah berhasil menembus rentang konsolidasi sebelumnya dan stabil di atas angka $4200.
Sistem moving average berada dalam posisi bullish, dengan moving average jangka pendek memberikan dukungan dinamis.
Indikator MACD menunjukkan histogram merah yang terus meluas, dan kedua garis mempertahankan golden cross ke atas, menunjukkan momentum yang kuat.
RSI berada di zona kuat dan belum memasuki wilayah overbought, mendukung pergerakan ke atas lebih lanjut.
Grafik Per Jam:
Tren jangka pendek menunjukkan bias sedikit bullish, dengan harga berosilasi ke atas di sepanjang moving average jangka pendek.
Golden cross MACD berlanjut, meskipun ada beberapa contoh penurunan volume, tetapi dukungan secara keseluruhan tetap efektif.
RSI berfluktuasi di dalam zona kuat, menunjukkan potensi pullback teknikal jangka pendek, tetapi ini tidak mengubah struktur bullish secara keseluruhan.
IV. Peristiwa Berisiko Utama Pekan Ini
Pekan ini, pasar akan menyaksikan beberapa rilis data dan peristiwa penting, yang diperkirakan akan meningkatkan volatilitas pasar:
Selasa: Data Non-Farm Payrolls AS
Kamis: Data Inflasi CPI AS
Jumat: Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Jepang (Fokus pada apakah akan memulai siklus kenaikan suku bunga)
Dengan beberapa faktor yang bertemu, harga emas mungkin mengalami tren satu arah. Investor perlu tetap fleksibel dan mengelola risiko dengan ketat.
V. Rekomendasi Strategi Perdagangan
Jangka Pendek Intraday:
Strategi Utama: Beli saat harga turun.
Area Resistensi: $4340–$4360/oz
Area Dukungan: $4300–$4280/oz
Strategi Dukungan: Jika harga memantul ke area resistensi utama dan menghadapi resistensi yang signifikan, pertimbangkan posisi short kecil.
Prospek Jangka Menengah: Didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga dan permintaan aset aman, tren keseluruhan untuk emas tetap optimis. Jika harga berhasil menembus level $4380, potensi kenaikan lebih lanjut akan terbuka.
Sukai dan ikuti untuk analisis pasar dan strategi terkini lainnya. Silakan bagikan pandangan dan pertanyaan Anda di kolom komentar!
Analisis Elliott Wave XAUUSD – Minggu ke-3 Desember 2025
1. Momentum
Weekly (W1):
Momentum mingguan saat ini sedang mendekati area overbought. Besar kemungkinan pada minggu depan momentum W1 akan masuk ke zona overbought dan mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan turun.
Daily (D1):
Momentum D1 saat ini berada di zona overbought dan mulai bersiap untuk berbalik turun. Kita perlu menunggu konfirmasi berupa satu candle D1 bearish yang jelas. Jika terkonfirmasi, pasar berpotensi memasuki fase koreksi selama sekitar 4–5 hari.
H4:
Momentum H4 telah berbalik turun, namun masih membutuhkan sekitar 2–3 candle H4 tambahan untuk masuk ke zona oversold. Ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek masih cukup kuat.
2. Struktur Elliott Wave
Timeframe Weekly (W1)
Pada grafik mingguan, wave X (ungu) terlihat berada pada fase akhir. Harga saat ini bergerak dekat dengan area awal wave W, yang mengindikasikan kemungkinan besar struktur ini merupakan koreksi flat.
Karakteristik utama pola flat:
Harga dapat kembali ke level awal wave W.
Bahkan dapat menembus level tersebut dan membentuk high baru.
Namun pergerakan lanjutan biasanya terbatas sebelum harga berbalik turun untuk menyelesaikan wave Y.
Dalam kondisi saat ini, momentum weekly belum sepenuhnya mengonfirmasi pembalikan turun. Oleh karena itu, kemungkinan masih ada satu dorongan naik terakhir pada wave X sebelum penurunan yang lebih besar terjadi.
Timeframe Daily (D1)
Pada grafik D1, wave X (ungu) terbentuk dalam struktur ABC. Saat ini:
Wave C (merah) telah menyelesaikan struktur internal 5 wave.
Harga sedang berada di dalam wave 5 (hijau) dari wave C.
Dengan momentum D1 yang sudah berada di zona overbought, terdapat kemungkinan besar bahwa wave 5 hijau sedang mendekati akhir. Setelah wave ini selesai, harga berpotensi turun untuk membentuk wave Y.
Namun, perlu diperhatikan:
Momentum D1 belum memberikan konfirmasi pembalikan turun yang jelas.
Oleh karena itu, mencoba menangkap puncak wave X saat ini memiliki risiko.
Seperti dijelaskan pada timeframe weekly, pola flat memungkinkan harga menyamai atau sedikit melampaui level wave W sebelum berbalik.
Timeframe H4
Melihat struktur pada timeframe H4:
Struktur 5 wave (1–2–3–4–5 hijau) di dalam wave C merah telah selesai.
Wave 5 mencapai target di sekitar 4334, kemudian harga mulai turun dengan cukup kuat dari area tersebut.
Momentum H4 masih membutuhkan sekitar 2–3 candle untuk masuk ke zona oversold, sehingga:
Pergerakan turun saat ini masih memiliki ruang untuk berlanjut.
Skenario paling masuk akal adalah harga melanjutkan penurunan menuju zona POC (garis hijau) di area 4215 – 4187, lalu terjadi pantulan.
Jika skenario ini terjadi:
Penurunan saat ini kemungkinan merupakan wave 1 turun dari struktur 5 wave untuk wave Y.
Pantulan berikutnya akan menjadi wave 2, yang umumnya berbentuk koreksi ABC.
Area ini akan menjadi peluang sell yang baik, terutama jika momentum H4 kembali naik ke zona overbought.
3. Catatan Penting
Hal penting yang perlu diperhatikan pada fase penurunan ini:
Momentum weekly sedang bersiap masuk ke zona overbought dan berpotensi berbalik turun.
Momentum daily juga sudah berada di zona overbought.
Konfluensi ini menunjukkan bahwa fase penurunan berikutnya bisa berlangsung lebih lama, untuk mendorong momentum weekly kembali ke zona oversold.
Secara umum, momentum weekly biasanya memerlukan beberapa kali osilasi (sekitar tiga kali pembalikan) untuk menyelesaikan satu siklus koreksi penuh. Oleh karena itu:
Kesabaran sangat dibutuhkan.
Hindari terlalu cepat menyimpulkan tren naik jangka panjang.
Selalu tunggu konfirmasi dari pergerakan harga.
Analisis ini bersifat peringatan dan skenario kemungkinan. Semua keputusan harus didasarkan pada konfirmasi harga di pasar nyata.
4. Kesimpulan
Untuk minggu depan, bias utama masih mengarah pada fase penurunan.
Rencana trading yang lebih detail akan saya perbarui setiap hari seiring munculnya data harga terbaru.
"Minggu yang luar biasa" untuk data ketenagakerjaan.Minggu depan bukanlah minggu trading yang normal.
Ini adalah waktu ketika pasar dipaksa menjawab satu pertanyaan besar: apakah pivot kebijakan Federal Reserve akan berkelanjutan, atau hanya penyesuaian taktis dalam sebuah siklus yang masih sarat ketidakpastian?
Setelah keputusan suku bunga bulan Desember, The Fed secara resmi menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sesuai ekspektasi. Namun, reaksi pasar menunjukkan bahwa faktor kunci bukanlah angkanya, melainkan pesan di balik keputusan tersebut. Grafik dot plot menunjukkan ruang yang sangat terbatas, bahkan cenderung hati-hati, untuk pemangkasan suku bunga lanjutan pada tahun 2026. Meski demikian, pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang kurang hawkish, dikombinasikan dengan langkah Fed kembali membeli obligasi pemerintah AS jangka pendek untuk menstabilkan likuiditas, menghasilkan konsekuensi yang jelas: dolar AS melemah lebih cepat dan lebih dalam dari perkiraan.
Dalam konteks ini, minggu perdagangan mendatang dipandang sebagai “uji ketahanan” bagi USD, ketika data penting ketenagakerjaan dan inflasi dirilis secara bersamaan, serta tiga bank sentral utama di Eropa dan Asia juga menjadi sorotan.
Fed: Tidak terlalu dovish, tetapi cukup untuk mengubah ekspektasi pasar
Di permukaan, keputusan Fed menyerupai “soft hawk”: suku bunga dipangkas, tetapi dot plot 2026 sangat terbatas. Namun, struktur dot plot itu sendiri mengungkap fakta yang kurang diperhatikan: tidak ada pandangan yang benar-benar dominan.
Empat anggota menentang pemangkasan suku bunga pada 2026, empat mendukung satu kali pemangkasan, dan empat lainnya condong ke dua kali pemangkasan. Secara keseluruhan, tidak ada konsensus kebijakan yang jelas.
Yang lebih penting, Fed secara proaktif memulai kembali pembelian obligasi pemerintah AS jangka pendek sebagai alat manajemen cadangan. Meskipun tidak secara eksplisit disebut sebagai quantitative easing, langkah ini mengirimkan sinyal yang jelas: Fed bersedia mengorbankan “sikap hawkish formal” demi menjaga stabilitas keuangan nyata.
Pernyataan Powell dalam konferensi pers, yang menekankan risiko pelemahan pasar tenaga kerja dan memandang tekanan inflasi dari tarif sebagai sementara, memperkuat keyakinan bahwa Fed akan memprioritaskan lapangan kerja dibandingkan menekan inflasi secara agresif. Hal ini dengan cepat mendorong pasar untuk menilai ulang probabilitas pemangkasan suku bunga tahun depan, dengan dolar menjadi aset pertama yang mengalami tekanan.
Pekan ini membentuk ekspektasi – tidak ada ruang untuk lengah
Minggu depan menandai periode di mana ekspektasi kebijakan moneter global mulai berdivergensi secara signifikan. Fed telah mengambil satu langkah mundur, tetapi belum menyerah. BoE berada di persimpangan arah pelonggaran. ECB mempertahankan sikap seimbang dengan kepercayaan yang terkendali. Sementara itu, BOJ berupaya melepaskan diri dari bayang-bayang kebijakannya sendiri.
Dalam latar belakang ini, volatilitas di pasar valuta asing, emas, dan aset berisiko secara umum kemungkinan akan meningkat. Ini bukan waktu untuk trading emosional, melainkan periode yang menuntut disiplin, selektivitas, dan kemampuan membaca pesan kebijakan di balik angka-angka data.
Pekan rilis data mendatang tidak hanya akan menjawab pertanyaan “apa yang terjadi”, tetapi yang lebih penting, akan mengungkap siapa yang benar-benar mengendalikan narasi kebijakan moneter global pada 2026.
Analisis Teknikal dan Rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik harian harga emas menunjukkan bahwa tren naik baru telah terkonfirmasi dengan cukup kuat, baik dari sisi struktur harga maupun momentum.
Setelah koreksi tajam dari puncak sebelumnya, emas tidak mematahkan struktur tren naik jangka panjang, melainkan hanya mundur untuk menguji zona support dinamis yang penting. Harga dengan cepat bertahan di level Fibonacci 0,236 di sekitar USD 4.120 – 4.130 per ons, sambil tetap bergerak dalam kanal tren naik jangka menengah. Ini menunjukkan bahwa tekanan beli aktif masih menguasai pasar, dan tekanan jual lebih bersifat profit taking, bukan pembalikan tren.
Rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah tetap memiliki kemiringan naik, berfungsi sebagai “bantalan harga” selama fase koreksi. Setelah fase pendinginan, RSI kembali ke area seimbang dengan kecenderungan naik, mencerminkan bahwa momentum bullish sedang diakumulasi ulang, bukan melemah.
Secara struktural, pembentukan higher lows yang berkelanjutan, disertai koreksi dangkal, merupakan ciri khas dari tren naik yang kuat. Jika zona resistensi di sekitar USD 4.330 per ons berhasil ditembus secara tegas, pasar berpotensi memasuki fase baru ekspansi kenaikan.
Target teknikal berikutnya diidentifikasi sebagai:
• USD 4.380 – 4.400 per ons: zona ekstensi dalam kanal naik dan ekstensi Fibonacci.
• Dalam skenario momentum yang lebih kuat, harga berpotensi menuju area USD 4.500 per ons dalam jangka menengah.
Risiko koreksi turun muncul jika harga gagal menembus USD 4.330 per ons dan berbalik menembus zona support USD 4.200 – 4.180 per ons. Dalam skenario tersebut, emas dapat melemah lebih lanjut menuju area USD 3.970 – 3.850 per ons (Fibonacci 0,382 – 0,5). Namun, selama harga tetap berada di atas zona ini, tren naik utama belum dinyatakan batal.
Dengan mempertimbangkan tren naik secara keseluruhan, koreksi saat ini sebaiknya dipandang sebagai peluang untuk reposisi, bukan sebagai sinyal pembalikan yang tergesa-gesa.
SELL XAUUSD | 4366 – 4364 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4370
→ Take Profit 1: 4358
↨
→ Take Profit 2: 4352
BUY XAUUSD | 4268 – 4270 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4264
→ Take Profit 1: 4276
↨
→ Take Profit 2: 4282
EMAS Melejit dari Konsolidasi, Momentum Bullish Kembali Menyala!EMAS Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 5.450
■ Resist kuat: Rp 6.100 – Rp 6.500
■ Target (bila break resist): Rp 6.500
■ Support: Rp 5.150 – Rp 4.460
EMAS (PT Merdeka Gold Resources Tbk) menunjukkan pergerakan agresif setelah keluar dari fase konsolidasi yang cukup panjang. Breakout ini disertai lonjakan volume yang signifikan, menandakan kembalinya minat beli dan momentum bullish jangka pendek.
Saat ini EMAS berada di area krusial Rp 5.450 dan tengah menguji resist berikutnya di Rp 6.100. Jika level ini berhasil ditembus, maka peluang lanjutan menuju Rp 6.500 terbuka lebar. Namun jika terjadi koreksi sehat, area Rp 5.150 – Rp 4.460 menjadi zona support penting untuk menjaga struktur uptrend.
Apakah EMAS siap melanjutkan rally-nya seiring sentimen positif emas global? Kita tunggu konfirmasinya.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
ADRO Ada Potensi Rebound ke Swing High 19801. ADRO saat ini sedang bergerak turun dalam beberapa minggu terakhir.
2. Trend optimizer yang gado-gado mengindikasikan saham ini berada dalam fase sideways.
3. Saat ini sedang menguji area swing low 1775.
4. Selama tetap mampu bertahan di atas area swing low tersebut, masih ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan terdekat hingga ke swing high 1980.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 1775 jika tekanan jual telah mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya
WT: ADRODRCM6A (3.0x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit






















