Kutipan tentang pertumbuhan dan tidak menunjukkan tanda-tanda be1️⃣ Garis Tren
Saluran naik jangka menengah tetap tidak berubah; harga diperdagangkan di dekat batas atas → tren utama tetap bullish.
Garis tren naik jangka pendek (di bawah) bertindak sebagai support dinamis; koreksi terus diserap dengan baik.
Harga mendekati garis tren atas → area yang rentan terhadap volatilitas jangka pendek dan pengambilan keuntungan.
2️⃣ Support
4441 – 4443: zona support kunci (zona permintaan + garis tren yang bertemu).
Bertahan di atas zona ini → prioritas posisi beli sesuai dengan tren.
Menembus di bawah → peningkatan risiko koreksi yang lebih dalam ke 4395 – 4400 (level Fibonacci 1.618).
3️⃣ Resistance
4506 – 4508: Resistance jangka pendek (Fibonacci 3.618) → koreksi teknis mungkin terjadi.
4538 – 4540: Resistensi penting di depan (Fibonacci 4.236) → target utama setelah breakout terkonfirmasi.
4️⃣ Skenario Pilihan
Tren Utama: BULLISH.
Cari peluang beli pada koreksi ke zona 4.44x, dengan konfirmasi dari garis tren dan support EMA.
Breakout dan bertahan di atas 4510 → momentum bullish berlanjut ke 4.54x.
Penurunan di dekat 4.50x → koreksi teknikal, sementara struktur bullish tetap tidak berubah.
📈 Strategi Perdagangan
BELI EMAS: 4441 – 4443
Stop Loss: 4431
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
JUAL EMAS: 4538 – 4540
Stop Loss: 4550
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
X-indicator
INKP Menguji Resisten Kuat Sebelum Lanjut NaikINKP saat ini sedang berkonsolidasi sehat menguji area resisten kuatnya di 8175. Area ini merupakan cluster antara resisten fractal, swing high, dan neckline dari pola inverted head & shoulder. Kalau INKP mampu menembus dan bertahan di atas area ini, masih ada potensi bagi INKP untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 10700 - 10975 dengan minor target di 9375. Support yang naik terus membentuk anak tangga menunjukan saham ini memiliki buyer yang cukup dominan.
Trading plan: Trend following.
- Buy if breakout resisten 8175.
- Stoploss if break below support 7875.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #DisimpanMakinCuan
Emas Tetap Bullish di Atas Support Kunci📊 Gambaran Pasar
Harga emas (XAU/USD) saat ini diperdagangkan di sekitar ~4.480–4.490 USD/ounce, mencatat kenaikan kuat dalam 24 jam terakhir (~+3,3%). Reli ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026, meningkatnya permintaan aset safe-haven, serta arus modal yang kuat ke pasar emas.
________________________________________
📉 Analisis Teknikal
Zona Resistance Utama
• ~4.500–4.520 USD/oz
• ~4.550–4.580 USD/oz
Level Support Utama
• ~4.420–4.430 USD/oz
• ~4.370–4.380 USD/oz
EMA / Tren:
• Harga bergerak di atas EMA jangka pendek, mengonfirmasi tren bullish jangka pendek. Indikator moving average terus memberikan sinyal strong buy di berbagai timeframe.
Momentum & Volume:
• RSI berada di zona overbought, mengindikasikan potensi koreksi atau konsolidasi jangka pendek. Namun, struktur pasar secara keseluruhan masih mendukung tren naik yang kuat dengan dukungan tekanan beli yang solid.
________________________________________
📌 Prospek
Emas berpotensi melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek jika tekanan beli tetap kuat dan harga bertahan di atas zona support 4.420–4.430. Namun, level RSI yang tinggi dapat memicu koreksi sementara atau pergerakan sideways sebelum terjadinya breakout kenaikan berikutnya.
________________________________________
💡 Strategi Perdagangan yang Disarankan
SELL XAU/USD: 4.517–4.520
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4.523,5
BUY XAU/USD: 4.473–4.470
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4.366,5
BTC/USDT - Risiko Penembusan Rentang HargaBTC/USDT bergerak dalam saluran menurun, dengan harga berulang kali ditolak pada level resistensi horizontal dan meluncur di bawah EMA34 & EMA89. Kenaikan ke area kotak menunjukkan penawaran aktif, yang mencerminkan fase distribusi di pasar.
Jika harga terus gagal bertahan di atas rentang harga, skenario logisnya adalah penembusan → pengujian ulang area resistensi → memperpanjang penurunan menuju target yang lebih rendah.
"Hanya ketika struktur jelas ditembus dari saluran menurun, bias ini harus dievaluasi kembali."
Menurut pendapat Anda, apakah ini penembusan palsu sebelum retracement atau penembusan yang melanjutkan tren penurunan?
POTENSI MELANJUTKAN KENAIKAN KE AREA RESISTEN PADA DEWA(DEWA) Dari pergerakan harga pada grafik D1 saat ini berpotensi terjadinya kenaikan, yang didukung dengan adanya potensi penolakan pada area suport terdekat dan pergerakan indikator momentum bergerak ke atas di area netral, karenanya harga berpotensi terjadinya kenaikan menuju area target di Rp725. Titik suport di Rp515 menjadi area pengawasan penting sebelum tren penurunan berlanjut.
AREA BELI: Disarankan untuk melakukan pembelian, saat harga kembali ke area Rp570. Area ini merupakan area kunci di mana potensi kenaikan dapat terjadi.
DISCLAIMER:
Selalu perhatikan manajemen keuangan anda, trading idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, namun keputusan trading, risiko, keuntungan serta kerugian semua menjadi tanggung jawab masing-masing sebagai trader.
Analisis harga emas pada tanggal 23 Desember🔶 ANALISIS HARGA EMAS (XAUUSD) – TREN UTAMA TETAP NAIK
Emas melanjutkan momentum kenaikan yang kuat sejak awal pekan dan kini telah mencapai level tertinggi sepanjang masa baru di sekitar 4490. Momentum kenaikan jelas dominan, menunjukkan bahwa tekanan beli tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.
Dalam konteks rentang harga yang terus meluas, Ekstensi Fibonacci adalah alat yang tepat untuk mengidentifikasi target harga jangka pendek serta area di mana koreksi teknis mungkin terjadi. Strategi teraman saat ini adalah dengan sabar menunggu harga kembali ke area breakout sebelumnya untuk menemukan peluang BELI mengikuti tren utama.
📌 Strategi Perdagangan
Pasar saat ini berada pada level harga tinggi; mengejar harga cukup berisiko.
Prioritaskan BELI pada level support yang kuat ketika ada reaksi yang jelas dari pembeli.
Jika Anda mengamankan posisi BELI yang baik, mempertahankan order sesuai dengan tren akan memberikan hasil yang baik minggu ini.
📍 Zona Dukungan Penting
4450
4385
🎯 Target yang Diharapkan
Target jangka menengah: 4590
⚠️ Catatan Risiko
Zona Ekstensi Fibonacci 2.618 di sekitar 4511 dapat memicu aksi ambil untung jangka pendek. Jika tekanan jual yang kuat muncul di area ini dan struktur bearish terbentuk pada timeframe yang lebih kecil, pertimbangkan skenario JUAL jangka pendek dengan manajemen risiko yang ketat.
👉 Tren utama tetap BELI – JUAL hanya reaksi jangka pendek dan teknis.
Analisis harga emas pada tanggal 22 Desember🔍 Analisis XAUUSD – Tren Naik Berlanjut Setelah Breakout
Harga emas mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa di sesi perdagangan Asia pada awal pekan, menandai selesainya fase konsolidasi yang berkepanjangan sebelumnya. Breakout dari rentang sideways yang lebar minggu lalu menunjukkan bahwa tekanan beli kini mengendalikan pasar dan membuka fase kenaikan yang lebih jelas.
📈 Struktur Tren
Momentum kenaikan saat ini tetap stabil. Dengan dominasi pembeli, strategi perdagangan jangka pendek memprioritaskan pencarian peluang beli selama koreksi daripada mengejar harga. Koreksi saat ini terutama disebabkan oleh pengambilan keuntungan jangka pendek dan belum mengubah struktur tren utama.
🧱 Zona Harga Kunci
Support: 4350 – 4310 – 4270
Target Resistensi: 4450
Zona 4450 bertepatan dengan level Fibonacci 1.0 dari tren naik terbaru, bertindak sebagai target teknis kunci dalam tren naik saat ini.
🎯 Strategi Perdagangan
Prioritaskan BELI ketika harga menunjukkan sinyal penolakan di zona support 4350 – 4310 – 4270.
Target: 4450
⚠️ Manajemen Risiko
Skenario risiko mulai terbentuk jika harga secara tegas menembus zona 4270, di mana pasar kemungkinan akan beralih ke tren turun jangka pendek (level 1) dan seluruh struktur gelombang perlu dievaluasi ulang.
👉 Ringkasan: Tren utama tetap naik; koreksi hanya bersifat teknis. Berdagang mengikuti tren dan dengan sabar menunggu reaksi harga di level support akan menawarkan keuntungan yang lebih baik pada periode saat ini.
Momentum Daily Kuat, Manfaatkan Reentry USD/CAD Di H4 By M NuzulAnalisa Time Frame 1-Hari: Kembali Masuk Zona, Harga Melemah Pasca Momentum
Jika diamati dari time frame 1-hari, harga pasangan mata uang USD/CAD sedang dalam tren turun. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk pekan lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Dari sisi Setup, harga tampak baru membentuk Reentry Sell di MA-5/10 High pasca Momentum di Low BB. Reentry ini dari penurunan kuat harga yang membentuk Setup Lengkap BBMA OA. Diperkirakan, harga akan melanjutkan penurunan setidaknya hingga Low BB. Penurunan lanjutan ini bisa menjadi referensi untuk mencari peluang-peluang Intraday di time frame 4-jam dan 1-jam.
Dari sisi analisa Supply And Demand, penurunan kuat telah sampai di zona Demand harian. Dari awal terbentuknya, harga telah menyambangi zona ini sebanyak 4x. Momentum Seller yang kuat berpotensi memicu harga meneruskan penurunannya dan menembus zona Demand harian. Penurunan ini diperkirakan berlanjut ke zona Demand harian selanjutnya yang berada di sekitar 1.36000.
Analisa Time Frame 4-Jam: Momentum Kuat, Manfaatkan Reentry Pasca Momentum
Dilihat dari time frame 4-jam, USD/CAD sedang dalam tren turun. Hal ini digambarkan oleh Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang terbentuk sejak akhir November lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Dari sisi Setup, Momentum Sell tampak baru terbentuk setelah harga ditutup pada bagian bawah Low BB. Momentum ini diawali dengan Extrem Sell di Top BB dan CSAK di Mid BB sebelumnya. Peluang terbaik adalah menunggu Reentry pasca Momentum di MA-5/10 High maupun Mid BB. Untuk validasi, analisa ini akan memperhatikan struktur Setup dan perilaku harga di time frame 1-jam dan 15-menit.
Dari sisi analisa Supply And Demand, peluang dari analisa BBMA OA didukung oleh adanya zona Supply Fresh di Mid BB dan MA-5/10 High. Zona Supply terbentuk pasca ketidakmampuan harga meneruskan Momentum di Top BB. Zona ini akan menjadi key Level untuk mengatur level Entry, Stop Loss, serta perhitungan jarak Take Profit.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Sell
Entry: 1.37850
Stop Loss: 1.38100
Take Profit: 1.37100
Perkiraan Waktu Trading: 2-3 Hari.
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
Outlook Bitcoin dan Crypto Pilihan 23 Desember 2025Bitcoin masih menunjukkan tanda-tanda likuiditas rendah, dengan kecenderungan bearish menjelang Natal.
Namun, ada beberapa aset crypto yang bisa kita pantau dengan potensi tradingnya. Antara lain: CRV dan GRT.
Di video ini saya jelaskan pantauan dan potensi trading dari aset-aset crypto pilihan tersebut
Emas mempertahankan momentum kenaikan yang kuat!Harga menembus struktur tren turun sebelumnya dan membentuk dasar membulat, kemudian tetap bergerak mendatar di atas zona support → menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan tren utama. Koreksi saat ini adalah penarikan teknis, tanpa tanda-tanda pembalikan tren.
Makroekonomi menguat:
Ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed pada tahun 2026 + permintaan aset aman di akhir tahun tetap ada → emas terus didukung dalam jangka menengah. USD tidak lagi terlalu kuat, memungkinkan XAU untuk mempertahankan bias kenaikan.
Skenario minggu depan: Beli saat harga turun → menuju level tertinggi yang lebih tinggi
👉 Komentari strategi Anda untuk berdiskusi!
EURUSD – “Putaran Teknis dalam Pergerakan Naik yang Kuat”EURUSD mempertahankan struktur naik yang jelas dalam saluran harga yang meningkat. Zona 1.1690–1.1710 bertindak sebagai titik temu permintaan/dukungan (bagian bawah HL + tengah saluran).
Selama harga bertahan di atas zona ini, koreksi saat ini hanyalah pullback yang sehat sebelum pergerakan naik lebih lanjut.
Target selanjutnya adalah 1.1760 → 1.1800 (puncak terdekat & zona penarik likuiditas atas).
Secara Singkat Makroekonomi:
USD melemah karena pasar memperkirakan kecenderungan Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter pada tahun 2026, sementara EUR didukung oleh ekspektasi stabilitas kebijakan ECB. Uang mengalir kembali ke mata uang utama, menguntungkan EURUSD selama koreksi.
Pola Pikir Trading: Hanya fokus pada pembelian berdasarkan struktur – jangan melakukan short selling melawan tren utama.
Para pembeli sedang menyerap — Emas sebelum ekspansi?XAUUSD mempertahankan struktur tren naik yang stabil, dengan harga terkonsolidasi dalam kisaran sideways setelah breakout sebelumnya.
Garis tren naik di bawah terus bertindak sebagai support dinamis, menunjukkan bahwa tekanan beli tetap kuat meskipun pergerakan sideways jangka pendek.
Jika harga terus bertahan di zona support yang baru terbentuk, skenario logisnya adalah pullback dangkal – konsolidasi – kelanjutan tren naik, menuju zona resistance yang lebih tinggi di atas.
Apakah Anda melihat kelanjutan tren atau hanya konsolidasi palsu?
Harga emas melonjak melewati rekor tertinggi, menembus angka $4.Harga emas melonjak melewati rekor tertinggi, menembus angka $4.400! Para pelaku pasar bullish tak terbendung; bagaimana cara memanfaatkan peluang selanjutnya?
Pada hari Senin (22 Desember), pasar global kembali menyaksikan sejarah – harga emas menembus angka $4.400 untuk pertama kalinya, mencapai $4.420,01 dalam perdagangan harian sebelum stabil di sekitar $4.411, peningkatan harian sebesar 1,7%. Sementara itu, perak juga melonjak, mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa di $69,44. Dengan musim liburan yang semakin dekat, pasar logam mulia tetap sangat aktif, mempercepat tren kenaikannya dan menunjukkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap statusnya sebagai "aset aman".
I. Tinjauan Pasar dan Logika Pendorong: Berbagai Faktor Positif Berdampak, Mendorong Reli Pasar yang Luar Biasa
Sejak awal tahun, emas telah mengakumulasi kenaikan sebesar 67%, tidak hanya menembus batas psikologis $3.000 dan $4.000, tetapi juga berpotensi mencapai kenaikan tahunan terbesar sejak tahun 1979. Kinerja perak bahkan lebih mengesankan, dengan kenaikan sepanjang tahun sebesar 138%, secara signifikan mengungguli emas. Lonjakan ini didorong oleh masuknya dana investasi yang kuat dan pasokan yang terus ketat.
Reli yang kuat ini terutama didorong oleh faktor-faktor berikut:
Ekspektasi berkelanjutan terhadap penurunan suku bunga: Terlepas dari sinyal hati-hati baru-baru ini dari Federal Reserve, pasar masih memperhitungkan kemungkinan dua penurunan suku bunga tahun depan. Lingkungan suku bunga rendah secara tradisional menguntungkan aset tanpa bunga, menjadikan emas sebagai pilihan yang disukai untuk alokasi aset.
Pembelian emas oleh bank sentral terus berlanjut: Bank sentral global terus meningkatkan cadangan emas mereka, memberikan dukungan pembelian yang solid untuk harga emas.
Ketegangan geopolitik yang meningkat: Peningkatan tekanan AS terhadap Venezuela baru-baru ini telah meningkatkan sentimen risiko regional, merangsang aliran dana ke aset safe-haven di pasar emas.
Dolar yang lemah: Penurunan indeks dolar AS membuat emas yang didenominasikan dalam dolar lebih menarik bagi investor luar negeri.
Yang lebih penting, pasar telah mulai memposisikan diri untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif sebelum tahun 2026, menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi kinerja emas dalam jangka menengah hingga panjang. Selain itu, arus masuk yang stabil ke ETF emas menunjukkan bahwa kesediaan investor institusional untuk mengalokasikan dana ke logam mulia tetap kuat.
II. Analisis Teknikal: Pola Pasar Bullish Lambat yang Solid, Waspadai Konsolidasi Tingkat Tinggi
Dari perspektif teknikal, kenaikan harga emas kali ini menunjukkan karakteristik "kenaikan lambat dan stabil" yang khas—momentum ke atas mungkin tidak tampak cepat, tetapi kontinuitasnya sangat kuat, telah berlangsung selama lebih dari sebulan sejak 18 November. Jenis pergerakan ini sering menunjukkan momentum pasar internal yang kuat, dengan koreksi biasanya terjadi sebagai penurunan intraday yang cepat dengan besaran yang relatif terbatas.
Grafik Harian: Harga emas telah menembus zona konsolidasi sebelumnya dengan kuat, dengan rata-rata pergerakan jangka pendek menunjukkan divergensi bullish, yang mengindikasikan struktur bullish secara keseluruhan. Saat ini, perhatian harus diberikan pada apakah pergerakan naik kedua dapat terjadi setelah konsolidasi singkat, dengan support kunci di area 4370-4380.
Grafik 4 Jam dan Per Jam: Harga terus naik di sepanjang rata-rata pergerakan jangka pendek, mempertahankan pola teknikal yang sehat tanpa sinyal puncak yang jelas. Konsolidasi jangka pendek di level tinggi dimungkinkan, tetapi tren secara keseluruhan tetap tidak berubah.
III. Strategi Perdagangan dan Saran Pola Pikir: Ikuti Tren, Hindari Mengejar Harga Tertinggi Secara Membuta
Menghadapi tren naik yang begitu tajam, investor mungkin akan merasa tidak nyaman. Namun, dalam menghadapi tren, respons rasional jauh lebih penting daripada keputusan emosional.
Strategi jangka pendek: Intraday, perhatikan peluang pembelian kedua setelah penarikan kembali ke area 4375-4380. Jika harga menembus level tertinggi di sesi pagi dan kemudian mengalami penurunan moderat di sesi Eropa, ini sering kali menandakan lonjakan kenaikan lainnya. Disarankan untuk menggunakan level support/resistance di dekat level tertinggi hari Jumat sebagai titik referensi, masuk dengan posisi kecil dan entri serta exit yang cepat.
Peringatan trading jangka pendek: Meskipun tren sedang naik, grafik harian dan mingguan berada di level tinggi, dan risiko penurunan jangka menengah tidak dapat diabaikan. Investor dengan posisi long yang ada di level yang lebih rendah dapat terus memegang dan mengamati; bagi trader yang mempertimbangkan untuk menambah posisi, strategi entry bertahap disarankan, selalu menyisakan ruang untuk potensi penyesuaian untuk menambah posisi.
Level Kunci untuk Referensi:
Resistance: 4420-4430
Support: 4380-4370
Strategi Posisi Long: Pertimbangkan posisi long kecil di area 4400-4410. Tambahkan posisi secara bertahap di dekat 4375-4380, dengan stop-loss terpadu di bawah 4360. Target kenaikan adalah 4430 dan 4450.
IV. Kesimpulan: Hormati Pasar, Pertahankan Ritme yang Stabil
Kenaikan harga emas kali ini bukan sekadar fluktuasi aset sederhana, tetapi cermin yang mencerminkan ekspektasi makroekonomi global dan sentimen pasar. Sambil menikmati manfaat tren, kita harus tetap berpikiran jernih—pasar tidak hanya naik tetapi juga turun, terutama di akhir tahun ketika likuiditas dapat berubah.
Ingat: Kebijaksanaan trading sejati terletak bukan pada prediksi setiap titik tertinggi, tetapi pada ketekunan untuk mempertahankan posisi dalam tren dan ketegasan untuk bertindak ketika risiko muncul. Pasar bullish emas mungkin belum berakhir, tetapi jalannya pasti akan bergelombang. Semoga setiap investor dapat memanfaatkan peluang dan menjaga modal mereka dalam reli pasar bersejarah ini.
RAJA Berpotensi Rebound ke 6400, Cermati1. RAJA saat ini bergerak turun dalam beberapa hari terakhir setelah gagal bertahan di atas support fraktalnya.
2. Target penurunan terdekat ada di swing low 5450.
3. Selama tetap mampu bertahan di atas area swing low tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke support fraktal 6400.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 5450 jika tekanan jual telah mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
WT: RAJAHDCN6A (2.0x).
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
MDKA Menguji Support Kuat Sebelum Rebound Lagi1. MDKA pergerakannya masih terbatas dalam range sideways 2000-2800 dalam beberapa bulan terakhir.
2. Target penurunan terdekat ada di area swing low 2100.
3. Jika MDKA mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke area swing high 2570.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2100 jika tekanan jual mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing low-nya.
WT: MDKADRCK6A (3.1x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
Tinjauan Mingguan Emas: Volatilitas di Tengah Kabut dan PerdaganTinjauan Mingguan Emas: Volatilitas di Tengah Kabut dan Perdagangan Hati-hati Menjelang Liburan
I. Tinjauan Pasar: Tarik-menarik Antara Bull dan Bear di Tengah Data yang Membingungkan
Minggu lalu, pasar emas menavigasi hutan data yang kompleks dan kontradiktif. Setelah pemotongan suku bunga Fed, sinyal hati-hati yang dirilis karena kurangnya data pendukung seharusnya memecah kebuntuan antara bull dan bear. Namun, rilis data kunci selanjutnya, seperti non-farm payrolls dan CPI, menghadirkan drama "lindung nilai"—kenaikan simultan dalam lapangan kerja dan pengangguran, dan tarian antara inflasi yang melambat dan ekspektasi inflasi yang meningkat. Kontradiksi inheren dalam data ini jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan emas berulang kali gagal menembus level 4380, mencapai titik tertinggi 4374 sebelum dengan cepat jatuh kembali, akhirnya terbatas pada kisaran perdagangan 4300-4370.
II. Dilema Saat Ini: "Rashomon" Data dan "Keheningan Pra-Liburan" Lembaga
Minggu ini, berbagai data ekonomi tampaknya terjebak dalam lingkaran setan kontradiksi diri. Data ADP dan data penggajian non-pertanian berbeda, tingkat pengangguran berbeda dari klaim pengangguran mingguan, dan perlambatan CPI serta meningkatnya ekspektasi inflasi menciptakan efek lindung nilai. Perbedaan data yang komprehensif ini tidak hanya melemahkan momentum pergerakan pasar unilateral tetapi juga menciptakan kesulitan bagi analisis pasar. Sementara itu, dengan mendekatnya liburan AS, likuiditas perdagangan diperkirakan akan menyusut secara bertahap. Pengalaman historis menunjukkan bahwa lembaga cenderung menutup posisi dan mengurangi risiko sebelum liburan daripada memulai tren baru. Oleh karena itu, di bawah pengaruh gabungan kredibilitas data yang dipertanyakan dan efek pra-liburan, pasar kemungkinan akan mempertahankan pola yang bergejolak, dan fluktuasi mendadak apa pun dapat dengan cepat ditarik kembali ke kisaran sebelumnya.
III. Analisis Teknis: Perjuangan Sabar di Rentang Kunci
Secara struktural, emas saat ini berada dalam fase "konsolidasi konvergen" yang khas:
Resistensi kunci di atas: area 4360-4380. Area ini merupakan zona konvergensi dari struktur double-top sebelumnya dan beberapa titik tertinggi rebound; apakah area ini berhasil ditembus sangat penting untuk menentukan apakah para pembeli dapat memulai kembali serangan mereka.
Dukungan inti di bawah: area 4300-4280. Area ini menggabungkan dukungan rata-rata pergerakan harian, platform breakout sebelumnya, dan angka bulat psikologis, menjadikannya garis pertahanan penting yang harus dipertahankan para pembeli dalam jangka pendek.
Indikator Teknis: Histogram MACD harian mengalami kontraksi, dan RSI berada di antara 50 dan 60, keduanya menunjukkan bahwa momentum bullish telah memasuki fase konsolidasi setelah lonjakan ke atas yang berkelanjutan. Pasar sedang menunggu katalis yang cukup signifikan.
Sebagai veteran pasar yang berpengalaman, saya harus mengatakan bahwa pasar seperti ini adalah yang paling melelahkan—ini menguji kesabaran dan persepsi Anda tentang ritme pasar. Sebelum arah pergerakan menjadi jelas, perdagangan berlebihan seringkali berarti kerugian.
IV. Strategi Minggu Depan: Perdagangan dalam Rentang Harga dan Pertahanan Terhadap Breakout
Mengingat pasar akan tutup untuk liburan pada hari Rabu dan Kamis mendatang, pasar diperkirakan akan memasuki "mode pra-liburan" di awal minggu.
Strategi Awal Minggu: Pertahankan perdagangan dalam rentang harga antara 4300 dan 4360, beli rendah dan jual tinggi. Jika pasar dibuka lebih tinggi, 4345-4350 akan menjadi zona resistensi awal, di mana posisi short kecil dapat dicoba; pergerakan ke area 4360-4370 akan dianggap sebagai peluang yang lebih ideal untuk posisi short dalam perdagangan swing. Posisi long jangka pendek dapat dicoba pada sentuhan pertama rentang 4320-4310, sementara trader yang lebih konservatif harus menunggu konfirmasi support di area 4300-4280.
Respon Breakout: Sangat penting untuk menyadari bahwa volume perdagangan yang tipis sebelum liburan dapat memicu "false breakout" karena berita mendadak. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengejar harga pada sentuhan pertama dari rentang breakout; amati konfirmasi dengan harga penutupan. Jika harga benar-benar menembus di bawah 4280, potensi penurunan dapat meluas ke 4250-4230; jika bertahan kuat di atas 4380, target kenaikan adalah 4400-4420.
Prinsip Inti: Posisi ringan, order stop-loss yang ketat, dan hindari overtrading. Pada periode khusus ini dengan data yang saling bertentangan dan liburan yang akan datang, menjaga modal dan keuntungan yang ada lebih penting daripada mengejar keuntungan berlebih.
V. Peringatan dan Saran Risiko
Baru-baru ini, beberapa platform perdagangan mengalami masalah, menciptakan lingkungan pasar yang kompleks. Kami mengingatkan semua investor:
Waspadai jebakan data: Data saat ini mengandung tingkat kontradiksi internal yang tinggi; jangan pernah bertaruh besar berdasarkan satu hasil data saja.
Mengelola Risiko Pra-Liburan: Likuiditas menurun sebelum dan sesudah liburan, berpotensi memperkuat volatilitas. Namun, keberlanjutan tren seringkali buruk, sehingga memperketat order stop-loss sangat penting.
Mempertahankan Pemikiran Independen: Meningkatnya kebisingan pasar menuntut apa yang disebut "strategi kemenangan pasti" atau "jaminan keuntungan besar." Investasi adalah maraton; sistem yang stabil dan pola pikir rasional jauh lebih dapat diandalkan daripada keberuntungan semata.
Pasar seperti lawan yang tidak dapat diprediksi, terkadang murah hati, terkadang kejam. Sebelum memberikan arahan yang jelas, kita perlu melindungi diri kita sendiri dan dengan sabar menunggu peluang dengan probabilitas tinggi kita sendiri.
Emas Mempertahankan Tren Naik Kuat-Waspadai Koreksi JangkaPendek📊 Gambaran Pasar
Harga emas terus melonjak dan saat ini diperdagangkan di sekitar 4400 USD/oz.
Reli ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, pelemahan dolar AS, serta meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Namun, setelah kenaikan yang tajam dan berkepanjangan, tekanan ambil untung jangka pendek berpotensi mulai muncul.
📉 Analisis Teknikal
🔺 Area Resistance Utama
• 4415 – 4420: Resistance psikologis kuat, berpotensi memicu reaksi teknikal.
• 4455 – 4470: Resistance lanjutan jika harga mampu bertahan kuat di atas 4400.
🔻 Area Support Utama
• 4378 – 4388: Support jangka pendek dan area pullback teknikal dalam tren naik.
• 4355 – 4365: Support yang lebih kuat jika terjadi koreksi lebih dalam pada sesi AS.
📈 EMA
• Harga berada di atas EMA 09, mengonfirmasi bahwa tren bullish jangka pendek masih terjaga.
🕯️ Candlestick / Volume / Momentum
• Candlestick bullish yang kuat menunjukkan buyer masih menguasai pasar.
• Momentum berada di level tinggi, membuka peluang konsolidasi, jeda, atau reaksi wick atas di area resistance.
• Belum terlihat pola pembalikan yang jelas pada H1/H4 → tren utama tetap bullish.
________________________________________
📌 Outlook
Emas berpotensi melanjutkan kenaikan jangka pendek selama harga bertahan di atas 4380–4390.
Namun, saat mendekati 4415–4420, koreksi teknikal atau volatilitas intraday kemungkinan meningkat sebelum arah selanjutnya terbentuk.
💡 Strategi Trading
🔺 BUY XAU/USD: 4368 – 4365
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4361.5
🔻 SELL XAU/USD: 4420 – 4423
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4426.5
BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk)IDX:BAJA Analisa Saham BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk) – Timeframe Daily
🔍 Technical Overview
Saat ini harga sedang melakukan pullback setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance sekitar 195–197. Struktur harga masih terjaga bullish selama support terdekat tidak ditembus.
📊 Key Level Penting
Major Support : 150 – 154
Support Kuat Demand Area : 145 – 150
Support Akhir / Invalidasi : 112 – 113
Resistance : 195 – 197
🎯 Rencana Trading (Plan)
Entry Area: 154 – 145 (area demand & retest support)
Stop Loss: 112 – 115 (di bawah struktur support kuat)
Take Profit 1: 195
Risk/Reward: ± 1:1
📌 Skenario
Bullish scenario:
Jika harga bertahan di atas 150–155, potensi reversal/pullback to the upside menuju 180–197.
Bearish scenario:
Break dan closing daily di bawah 145 → kemungkinan menuju 120–113 untuk retest struktur lama (invalidasi skenario bullish).
#ihsg #sahamindo #baja #adro #bumi
Akankah tren kenaikan berlanjut, atau pasar sudah terlalu jauh?Setelah tahun 2025 yang hampir tak tertandingi, pasar OANDA:XAUUSD memasuki tahun 2026 dengan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar level harga tertentu: apakah tren naik akan berlanjut, atau pasar sudah bergerak terlalu jauh?
Jawaban singkatnya adalah: emas kecil kemungkinannya untuk mengulangi breakout besar seperti tahun 2025, namun juga belum memasuki fase penurunan yang dalam. Tahun 2026 kemungkinan besar akan menjadi periode dengan volatilitas tinggi di level harga yang tinggi, di mana tren naik tetap bertahan, tetapi dengan ritme dan kecepatan yang berubah secara signifikan.
2025: Tahun Kenaikan Harga yang Bukan Kebetulan
Kenaikan harga emas lebih dari 60% sepanjang tahun 2025, disertai lebih dari 50 rekor tertinggi baru dan puncak historis di level USD 4.381/ons, bukanlah euforia spekulatif jangka pendek. Hal ini merupakan hasil dari konvergensi tiga arus utama.
Pertama, ketidakstabilan geopolitik dan perdagangan. Ketegangan dagang antara AS–Meksiko–Kanada dengan cepat melampaui tahap spekulasi dan berujung pada tarif nyata serta langkah balasan. Dalam kondisi ini, arus modal defensif kembali masuk ke pasar emas, sebuah refleks klasik dari sistem keuangan global.
Kedua, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS. Data inflasi yang melambat lebih cepat dari perkiraan memaksa Federal Reserve mengakui risiko perlambatan pertumbuhan, meskipun belum terburu-buru memangkas suku bunga. Sekadar membuka “pintu pelonggaran” sudah cukup untuk mengubah struktur penilaian emas, aset tanpa imbal hasil yang diuntungkan langsung oleh suku bunga rendah.
Ketiga, pelemahan sistematis dolar AS. Ketika mata uang dasar melemah, emas tidak memerlukan narasi baru untuk naik; ia hanya mencerminkan penyesuaian nilai tukar.
Saat emas menembus level USD 3.000 pada kuartal II 2025, pasar tidak lagi “menunggu”, melainkan memasuki fase mengikuti tren.
Musim Panas 2025: Pergerakan Sideways Bukan Akhir
Pergerakan sideways yang berkepanjangan pada Juli dan Agustus membuat banyak investor mengira siklus bullish telah berakhir. Namun jika dilihat kembali, itu hanyalah fase akumulasi yang diperlukan dalam tren yang lebih besar.
Titik balik terjadi pada bulan September, ketika Departemen Tenaga Kerja AS merevisi data ketenagakerjaan dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja jauh lebih lemah dari laporan awal. Meski hanya revisi data historis, pesan kepada pasar sangat jelas: fondasi pertumbuhan ekonomi AS tidak sekuat yang terlihat.
The Fed pun terpaksa melunakkan arah kebijakannya, dan dana kembali mengalir ke emas. Hanya dalam bulan September, harga naik hampir 12%. Pada Oktober, penutupan sementara pemerintah AS akibat kebuntuan anggaran menjadi katalis terakhir yang mendorong emas ke level tertinggi sepanjang sejarah.
Menatap 2026: Tren Masih Ada, Namun Ritmenya Berbeda
Saat ini, emas berada pada level harga di mana kenaikan lanjutan memerlukan momentum yang lebih kuat dibanding sebelumnya. Setelah kenaikan lebih dari 60% tahun lalu, kemungkinan untuk mengulangi siklus kenaikan serupa sangat kecil.
Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa pilar-pilar penopang harga emas belum runtuh.
Kebijakan moneter global, khususnya di AS, masih condong ke arah pelonggaran guna mengantisipasi risiko resesi. Dolar AS belum memiliki fondasi kuat untuk pemulihan jangka panjang. Dan yang tak kalah penting, bank sentral terus melakukan pembelian emas secara strategis, menciptakan permintaan “pembentukan dasar” saat terjadi koreksi.
Dalam konteks ini, skenario paling masuk akal untuk tahun 2026 adalah kenaikan harga yang lebih lambat dengan fluktuasi yang lebih lebar, namun tren keseluruhan tetap naik. Pasar akan mengalami lebih banyak koreksi teknikal karena investor siap mengambil keuntungan di level tinggi dan menata ulang portofolio mereka ke aset non-dolar lainnya.
Perspektif Fundamental Secara Keseluruhan
Tahun 2026 mungkin tidak akan menyajikan lonjakan tajam seperti tahun 2025. Namun, ini juga belum saatnya berpaling dari tren emas. Pasar sedang memasuki fase penyeimbangan ulang di level harga tinggi, di mana volatilitas menjadi hal yang wajar, dan kebijakan serta geopolitik tetap menjadi dua variabel utama penentu arah akhir.
Emas tidak lagi “murah”, tetapi juga belum kehilangan peran sentralnya dalam strategi perlindungan global.
Analisis Teknikal dan Rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik harian emas menunjukkan bahwa tren naik jangka menengah masih sangat dominan, meskipun harga baru saja mengalami koreksi setelah mendekati puncak historis USD 4.380/ons.
Struktur teknikal belum rusak. Harga masih berada di atas seluruh moving average penting, khususnya MA jangka pendek dan menengah—ciri khas pasar yang sedang berada dalam fase konsolidasi, bukan distribusi. Harga juga terus bergerak dalam channel naik, dengan setiap titik rendah lebih tinggi dari sebelumnya, menandakan tekanan beli dasar tetap kuat.
Level Fibonacci retracement menunjukkan bahwa koreksi terakhir berhenti tepat di area 0,382–0,236, zona support “standar” dalam tren naik yang kuat. Tidak adanya penurunan dalam hingga level 0,5 atau lebih rendah mengindikasikan bahwa tekanan jual hanya berasal dari aksi ambil untung jangka pendek, belum cukup untuk membalikkan tren.
Indikator RSI telah keluar dari kondisi overbought, mendingin ke zona netral atas, dan kini kembali bergerak naik bersama MA RSI. Pola ini sering kali mendahului kelanjutan kenaikan dalam tren kuat, mencerminkan penyeimbangan momentum, bukan kelemahan struktural.
Dari sisi target, setelah harga menyerap zona koreksi di sekitar USD 4.300–4.250, siklus kenaikan baru akan memiliki kondisi teknikal yang memadai untuk terbentuk. Target tren selanjutnya adalah:
• USD 4.411–4.537 (ekstensi Fibonacci 0,5–0,618),
• kemudian USD 4.715,
• dan dalam skenario lonjakan kuat arus safe haven, zona USD 4.900–4.950 menjadi target teknikal yang masuk akal.
Risiko koreksi turun jangka pendek terutama berasal dari kegagalan harga menembus level USD 4.380 secara tegas, atau dari berita makro tak terduga yang mendorong yield dan dolar AS menguat. Dalam kondisi tersebut, emas berpotensi ditarik turun untuk menguji kembali zona support USD 4.245–4.216; hanya jika zona ini ditembus oleh tekanan jual kuat maka struktur bullish akan benar-benar dipertanyakan.
SELL XAUUSD HARGA 4419 – 4417 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4423
→ Take Profit 1: 4411
↨
→ Take Profit 2: 4405
BUY XAUUSD HARGA 4355 – 4357 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4351
→ Take Profit 1: 4363
↨
→ Take Profit 2: 4369
ANALISIS EMAS 22/12/20251. ANALISIS FUNDAMENTAL:
a) Ekonomi:
• USD: Setelah data PMI AS berada di atas 50, USD mengalami rebound teknikal jangka pendek. Namun, ini belum merupakan tren naik baru, melainkan reaksi pasar setelah rilis data.
• Saham AS: Bergerak dalam range sempit – sentimen menunggu, belum ada aliran dana risk-on yang kuat.
• FED: Masih berada dalam siklus pelonggaran – penurunan suku bunga diperkirakan dalam jangka menengah, menjadi dasar yang mendukung emas.
• Pemerintahan Trump: Tidak ada kebijakan baru yang mengejutkan → pasar relatif stabil.
• ETF Emas (SPDR): Tidak ada aksi beli/jual besar → menunjukkan pelaku besar belum melakukan distribusi, cenderung akumulasi.
b) Politik:
• Tidak ada ketegangan geopolitik besar, namun risiko laten masih ada dan tetap menopang emas.
c) Sentimen pasar:
• Risk-neutral → sedikit risk-off
• Trader jangka pendek mengambil profit, sementara dana besar menunggu koreksi lebih dalam untuk membeli
=> Kesimpulan fundamental:
Emas sedang mengalami koreksi jangka pendek – tren menengah & jangka panjang tetap BUY saat pullback, bukan sell saat harga naik.
2. ANALISIS TEKNIKAL:
Struktur utama:
• Tren: Uptrend yang jelas
• Harga bergerak dalam channel naik
• Pullback ke area Fibo 0.5 – 0.618 merupakan area beli yang ideal
Indikator:
• RSI: Netral → belum overbought
• MA: Harga bertahan di atas MA cepat → tren tetap kuat
=> Kesimpulan teknikal:
Ini adalah koreksi teknikal dalam tren naik, bukan pembalikan arah.
RESISTANCE: 4.351 – 4.362 – 4.380
SUPPORT: 4.330 – 4.309 – 4.288
3. PASAR SEBELUMNYA (19/12/25):
• Harga memantul kuat dari area 4309
• Menguji ulang area supply 4351 namun gagal breakout dan turun kembali menguji 4335
• Terdapat tanda-tanda pengambilan profit jangka pendek
• Tidak muncul candle distribusi besar
=> Inti pergerakan: Pasar melakukan likuiditas sweep, bukan distribusi besar.
4. STRATEGI HARI INI (22/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4419 – 4417
SL: 4423
TP1: 4411
TP2: 4405
🪙 BUY XAUUSD | 4355 – 4357
SL: 4351
TP1: 4363
TP2: 4369
Analisis Elliott Wave – XAUUSD Minggu ke-4 Desember
1. Momentum
Weekly (W1)
Momentum mingguan saat ini sedang bersiap untuk berbalik turun. Jika pada minggu depan muncul candle konfirmasi, maka kemungkinan besar tren turun pada timeframe mingguan akan terbentuk. Kondisi ini mengindikasikan awal dari fase koreksi yang dapat berlangsung beberapa minggu.
Daily (D1)
Momentum harian telah mengonfirmasi pembalikan ke arah bearish. Oleh karena itu, pada minggu depan bias penurunan diperkirakan akan mendominasi pergerakan harga.
H4
Momentum H4 saat ini mendekati konfirmasi bearish. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual kemungkinan mulai muncul sejak pembukaan sesi Asia di awal minggu.
2. Struktur Gelombang Elliott
Weekly (W1)
Struktur harga pada W1 menunjukkan dengan jelas bahwa pasar berada di puncak Gelombang 3 (kuning). Dikombinasikan dengan momentum mingguan yang sedang bersiap berbalik arah, pasar kemungkinan akan melanjutkan ke Gelombang 4 (kuning) dalam bentuk koreksi flat.
Setelah Gelombang X selesai, harga diperkirakan akan bergerak turun sejalan dengan momentum mingguan untuk menyelesaikan Gelombang Y. Proses penyelesaian Gelombang Y ini dapat memakan waktu beberapa minggu, hingga momentum W1 masuk ke zona oversold.
Daily (D1)
Di dalam struktur Gelombang X berwarna ungu, harga membentuk pola koreksi ABC berwarna merah.
Pada Gelombang C merah, terlihat struktur impuls 5 gelombang (1–2–3–4–5) berwarna biru.
Saat ini, harga berada di Gelombang 5 biru. Dengan momentum D1 yang telah berbalik turun, saya memperkirakan Gelombang 5 biru telah selesai, yang berarti:
Gelombang C merah telah berakhir
Gelombang X ungu juga telah selesai
Setelah itu, pasar diperkirakan akan memasuki fase penurunan untuk membentuk Gelombang Y.
Dari sisi waktu:
Gelombang W sebelumnya membutuhkan sekitar 3 minggu untuk selesai
Oleh karena itu, Gelombang Y diperkirakan minimal juga memerlukan waktu sekitar 3 minggu
Pada minggu depan, saya ingin melihat tekanan jual yang kuat, dengan pergerakan harga turun tajam, membentuk struktur bearish 5 gelombang yang jelas.
Struktur H4
Pada Gelombang 5 biru, kita dapat mengidentifikasi struktur internal 5 gelombang merah (1–2–3–4–5).
Pergerakan harga yang sempat menembus di atas 4365 menunjukkan bahwa target Gelombang 5 merah telah tercapai.
Saat ini:
Momentum D1 telah berbalik bearish
Momentum H4 juga mulai berbalik turun
Harga gagal menembus dan bertahan di atas 4365
Candle terakhir ditutup di bawah area 4348
Berdasarkan kombinasi faktor tersebut, saya memperkirakan puncak Gelombang 5 telah terbentuk.
3. Volume Profile & Skenario Harga
Berdasarkan Volume Profile:
Area 4348 merupakan zona likuiditas tinggi dan berfungsi sebagai resistance kuat
Harga masih belum mampu menembus area ini secara meyakinkan
Skenario bearish utama:
Jika harga menutup candle di bawah 4317 (zona likuiditas rendah) pada awal sesi berikutnya, maka harga kemungkinan akan bergerak cepat menembus area ini dan turun menuju zona likuiditas tinggi berikutnya di sekitar 4215.
Skenario ini akan menjadi konfirmasi kuat bahwa Gelombang 5 telah selesai.
Skenario alternatif:
Jika harga menembus dan bertahan di atas 4348, maka Gelombang 5 kemungkinan belum selesai dan dapat berlanjut dalam bentuk terminal triangle. Dalam kondisi ini, saya akan terus memantau target di area atas dan memberikan pembaruan setelah ada data tambahan.
4. Rencana Trading
Pada level saat ini, area ini merupakan zona sell potensial yang cukup baik.
Namun, untuk menentukan entry yang lebih presisi, saya memerlukan konfirmasi tambahan dari pergerakan harga saat pembukaan pasar besok. Setelah sinyal yang lebih jelas muncul, saya akan memperbarui rencana trading selanjutnya.
Analisis harga emas pada tanggal 18 DesemberHarga emas terus menunjukkan reaksi yang jelas di sekitar angka 4350 – zona resistensi penting yang menarik tekanan jual yang kuat dari pasar. Dalam skenario koreksi, tekanan jual dapat mendorong harga kembali untuk menguji area 4270 untuk mengakumulasi momentum lebih lanjut, sehingga membentuk struktur sideways yang luas sebelum arah selanjutnya.
Sebaliknya, jika pembeli mempertahankan kekuatan mereka saat ini, penembusan di atas 4350 selama sesi AS sangat mungkin terjadi. Likuiditas tetap rendah di awal sesi Asia, harga bergerak lambat, dan pasar menunggu data CPI – faktor yang dapat menciptakan volatilitas signifikan sepanjang hari.
Strategi Perdagangan
Prioritaskan BELI ketika sinyal penolakan harga muncul di zona support: 4310 – 4265 – 4217
Target: 4400
Risiko:
Jika harga menembus di bawah 4265, tren naik jangka pendek akan melambat, dan perlu menunggu level harga yang lebih rendah untuk menemukan peluang BELI baru yang sesuai dengan struktur pasar.






















