SUSDT Bullish Gartley dan Triangle Pattern pada Time Frame Daily1. Bullish Gartley Pattern
Pola Bullish Gartley terlihat dengan titik-titik Fibonacci khas, yaitu:
Retracement 0.618 - 0.786 pada XA.
Ekstensi 1.272 - 1.618 pada BC.
Harga saat ini berada di zona buy back yang sering menjadi titik pembalikan dalam pola Gartley.
Jika harga memantul dari area ini, maka potensi kenaikan bisa terjadi menuju target yang telah ditandai.
2. Triangle Pattern (Simetris) Sebagai Konfirmasi Breakout
Harga bergerak dalam pola symmetrical triangle, yang menandakan fase konsolidasi sebelum pergerakan besar berikutnya.
Jika harga berhasil breakout dari trendline atas, ini bisa menjadi sinyal bullish dengan target kenaikan hingga level 0.7020 - 0.8415.
Jika harga breakdown dari trendline bawah, maka harga bisa menguji area support lebih rendah sebelum melakukan rebound.
3. Level-Level Penting dan Strategi Trading
📌 Skenario Bullish (Breakout ke atas)
Entry: Setelah harga breakout dari trendline atas dengan volume besar.
Target 1: 0.5256
Target 2: 0.5483
Target 3: 0.6021
Midterm Target: 0.7020 - 0.8415
Stop Loss: Di bawah trendline support.
📌 Skenario Bearish (Breakdown ke bawah)
Entry: Jika harga gagal bertahan di buy back area dan menembus trendline bawah.
Stop Loss: Di bawah level support terakhir pada pola triangle.
Susdt
SUSDT UpdateSejauh ini masih sesuai ekspetasi dari hasil analisa sebelumnya ,, dimana telah mengalami reject kembali dari seller di lv 0.53 area,, tapi tidak menutup kemungkinan penguatan masih bisa terjadi ,, cuma saya masih berada di plan awal,, saya akan menunggu di kisaran lvl yang di tandai warna hijau di chart ,,karena kalo harga bertahan di area garis hijau itu,,strukturnya makin terlihat jelas dan nanti akan saya update kembali analisa nya, mudah2n sesuai plan :v.
Kalau yang seneng futures bisa ambil posisi short,cuma saya gak ambil karena saya hanya trade spot saja.
GUDLAK
SUSDT TF 15m berpotensi membentuk pola bearish 5-0 pattern Bearish 5-0 Pattern adalah pola harmonik yang terdiri dari lima titik (0, X, A, B, C, D) dan biasanya muncul setelah tren naik (bullish) untuk menandakan potensi pembalikan ke tren turun (bearish). Pola ini memiliki karakteristik berikut:
Titik 0 ke X: Awal tren naik.
Titik X ke A: Koreksi pertama (retracement) dari tren naik.
Titik A ke B: Kenaikan kembali, biasanya retracement 1.13 hingga 1.618 dari XA.
Titik B ke C: Koreksi turun, biasanya retracement 1.618 hingga 2.24 dari AB.
Titik C ke D: Kenaikan terakhir, biasanya retracement 0.5 (50%) dari BC, di mana titik D adalah zona pembalikan (Potential Reversal Zone atau PRZ).
Setelah pola ini terbentuk, biasanya harga harga berpotensi turun dari titik D, menandakan dimulainya tren bearish.
Analisis Chart Berdasarkan Pola Bearish 5-0
Chart menunjukkan pergerakan harga dengan titik-titik yang diberi label 0, X, A, B, C, dan D, serta rasio Fibonacci yang sesuai dengan pola Bearish 5-0.
a. Struktur Pola
Titik 0 ke X: Titik 0 adalah titik awal, dan titik X adalah puncak pertama yang menandakan tren naik awal. Dalam chart, titik X ditandai dengan rasio 1.13, yang menunjukkan kenaikan signifikan dari titik 0.
Titik X ke A: Koreksi turun dari X ke A. Ini adalah retracement pertama setelah tren naik awal. Dalam pola 5-0, XA biasanya tidak memiliki rasio Fibonacci yang ketat, tetapi menunjukkan koreksi yang wajar.
Titik A ke B: Kenaikan dari A ke B, dengan rasio 1.13 (seperti yang ditandai di chart). Dalam pola Bearish 5-0, AB biasanya retracement 1.13 hingga 1.618 dari XA, dan rasio 1.13 di chart ini sesuai dengan aturan pola.
Titik B ke C: Koreksi turun dari B ke C, dengan rasio 2.24 (seperti yang ditandai di chart). Dalam pola Bearish 5-0, BC biasanya retracement 1.618 hingga 2.24 dari AB, dan rasio 2.24 di chart ini juga sesuai.
Titik C ke D: Kenaikan terakhir dari C ke D. Dalam pola Bearish 5-0, CD biasanya retracement 50% (0.5) dari BC. Chart menunjukkan zona "buy" di sekitar 0.4521–0.4579, yang kemungkinan adalah zona retracement 50% dari BC, menandakan titik D sebagai Potential Reversal Zone (PRZ).
b. Zona Pembalikan (PRZ)
Titik D adalah titik kunci dalam pola Bearish 5-0, di mana harga diharapkan berbalik turun. Dalam chart, zona PRZ ditandai dengan kotak hijau di sekitar level 0.4521–0.4579. Ini adalah area di mana trader mungkin mempertimbangkan untuk masuk posisi jual (sell) karena pola Bearish 5-0 menunjukkan potensi pembalikan ke tren turun.
c. Pergerakan Harga
Harga terlihat naik dari titik C menuju titik D, mencapai zona PRZ. Setelah mencapai titik D, harga mulai turun, yang konsisten dengan ekspektasi pola Bearish 5-0 (pembalikan bearish).
Penurunan dari titik D menunjukkan bahwa pola ini mungkin sudah terkonfirmasi, dan tren bearish telah dimulai.
Faktor Pendukung
Rasio Fibonacci: Rasio 1.13 (AB/XA) dan 2.24 (BC/AB) sesuai dengan aturan pola Bearish 5-0, memberikan validitas pada pola ini.
Zona PRZ: Zona retracement 50% dari BC (sekitar 0.4521–0.4579) adalah area yang logis untuk pembalikan, dan pergerakan harga yang turun setelah mencapai zona ini mendukung pola.
Trendline: Garis tren putih yang menghubungkan titik-titik kunci (X ke A dan C ke D) menunjukkan struktur pola yang jelas.
Strategi Trading Berdasarkan Analisa
Entry (Sell): Masuk posisi jual di sekitar zona PRZ (0.4521–0.4579) setelah konfirmasi pembalikan, seperti candlestick bearish (misalnya, bearish engulfing) atau penutupan di bawah zona PRZ.
Stop Loss: Tempatkan stop loss di atas titik D (di atas zona PRZ) untuk melindungi dari potensi kenaikan lebih lanjut.
SUSDT TF 4h (Base on ABCD Pattern "Bearish")Saya nggak ambil trade ini,analisa ini hanya memenuhi request dari yang ngeinbox.
Analisis Pola ABCD Bearish pada Chart:
Titik A ke B (Leg AB):
Harga naik dari titik A (rendah) ke titik B (tinggi), menunjukkan tren naik awal sebelum pembalikan bearish dimulai.
Pada chart, leg AB ditandai dengan rasio Fibonacci AB = 0.5, yang sebenarnya merujuk pada retracement berikutnya (BC), tetapi kita akan fokus pada pergerakan A ke B sebagai dasar. Ini adalah kenaikan awal yang signifikan, menunjukkan tren bullish sebelum koreksi.
Titik B ke C (Leg BC):
Dari titik B, harga turun ke titik C sebagai koreksi dari kenaikan AB.
C = 0.5 dari AB, yang berarti titik C berada pada retracement 50% dari leg AB.
Titik C ke D (Leg CD):
Dari titik C, harga melanjutkan penurunan ke titik D, menandakan kelanjutan tren bearish.
Panjang leg CD adalah 161,8% dari panjang leg BC.
Titik D:
Titik D adalah titik akhir pola ABCD bearish, di mana biasanya mencari peluang untuk masuk posisi jual (short) karena tren bearish diperkirakan akan berlanjut.
Pada chart, titik D ditandai sebagai zona potensial untuk pembalikan atau kelanjutan bearish, dengan target profit (lihat aja chart). Ini adalah target harga lebih rendah yang diantisipasi setelah pola selesai.
Cara Trading Berdasarkan Chart Ini:
Entry: Masuk posisi jual di titik D setelah konfirmasi bearish (misalnya candlestick bearish yang kuat atau peningkatan volume). Titik D adalah zona kunci untuk memulai posisi short.
Stop Loss: Letakkan stop loss di atas titik D (Tergantung tradernya).
Visualisasi Pola pada Chart:
A ke B: Tren naik awal, ditandai sebagai leg AB.
B ke C: Koreksi bearish, retracement 50% dari AB (C = 0.5 AB).
C ke D: Kelanjutan tren bearish, ekstensi 161,8% dari BC (D = 1.618 BC).
D: Titik terendah baru, zona untuk posisi jual.
Kesimpulan:
Pola ABCD bearish pada chart ini menunjukkan bahwa setelah kenaikan dari A ke B, harga mengalami koreksi ke C dengan retracement 50% dari AB (C = 0.5 AB). Kemudian, harga melanjutkan penurunan ke D, dengan panjang CD sebesar 161,8% dari BC (D = 1.618 BC). Titik D adalah zona kunci untuk masuk posisi jual, dengan target profit potensial di level $0.4790.
GUDLAK.
SUSDT (TF1 jm "shark pattern confirmed" ??)1. Struktur Pola Shark Pattern Bullish
Pola Shark Pattern terdiri dari lima titik utama: O, X, A, B, dan C, yang membentuk struktur spesifik dengan rasio Fibonacci tertentu. Dalam konteks bullish, pola ini menandakan potensi pembalikan harga ke atas setelah menyelesaikan titik C.
Titik O ke X: Ini adalah kaki awal pola, di mana harga naik dari titik O ke X. Dalam grafik, titik O berada di sekitar level 0.5570, dan titik X di sekitar 0.5989.
Titik X ke A: Harga turun dari X ke A, membentuk koreksi pertama.
Titik A ke B: Harga naik kembali dari A ke B, membentuk puncak yang lebih tinggi dari X.
Titik B ke C: Harga turun lagi dari B ke C, membentuk titik terendah terakhir dari pola "Area Buy").
Setelah titik C kemungkinan harga akan kembali naik,, di area TP.
2. Rasio Fibonacci dalam Pola Shark
Pola Shark menggunakan rasio Fibonacci untuk mengukur hubungan antar kaki, yang menjadi ciri khas pola harmonik:
Kaki XA ke AB: Kaki AB biasanya mencapai 113%-161.8% dari kaki XA. Dalam grafik, kaki AB mencapai 1.13 (113%) dari XA, yang sesuai dengan aturan pola Shark.
Kaki BC: Kaki BC biasanya mencapai 161.8%-224% dari kaki AB. Dalam grafik, kaki BC mencapai 1.618-2.224 dari AB, yang juga sesuai dengan karakteristik pola Shark.
Kaki XC: Titik C biasanya berada pada 88.6%-113% dari kaki OX. Dalam grafik, titik C berada pada 0.886-1.13 dari OX, yang menegaskan validitas pola ini.
3. Area Buy dan Target Profit
langsung di chart.
4. Interpretasi Pola
Sinyal Bullish: Pola Shark Bullish ini memberikan sinyal beli di area 0.5658-0.5729. Harga telah breakout dari pola (melewati titik B), yang merupakan konfirmasi bahwa pergerakan bullish sedang berlangsung.
5. Kesimpulan Pola Shark
Validitas Pola: Pola Shark Bullish ini valid berdasarkan rasio Fibonacci yang ditunjukkan (1.13 untuk AB, 1.618-2.224 untuk BC, dan 0.886-1.13 untuk XC). Struktur pola juga terbentuk dengan baik, dengan titik C berada di zona yang sesuai untuk pembalikan.
Potensi Pergerakan: Harga diperkirakan akan mencapai TP1 di 0.6035 dalam waktu dekat, dengan potensi lanjutan ke TP2 di 0.6324 jika momentum bullish tetap kuat.
Risiko: Jika harga gagal bertahan di atas area buy dan turun di bawah titik C (0.5658), pola ini bisa dianggap gagal.Pertimbangkan stop loss di bawah level tersebut untuk mengelola risiko.
Update Sonic
Salah satu "utility" yang sangat bullish dan jadi top salah satu gainer minggu lalu
Jika nge-judge dari fundamentalnya, Sonic ini sangat bullish dan bisa jadi pencetus utility dan de-fi season. DENGAN CATATAN BITCOIN GAK SEKEM YA
Saat ini masih kepentok resistancenya yaitu high-nya pada saat listing.. Jadi kalau beli sekarang agak telat ya.
Kecuali kamu punya conviction sangat tinggi dan siap nahan(nyangkut)
Siap-siap kalau ada koreksi buat ngetes 21 EMA dan/atau resistance bcome supportnya, di sekitaran 0.6047
Misal bullish scenario berlanjut, target saya ada di 1.19





