Harga emas spot berfluktuasi di wilayah yang tinggiPasar tidak bereaksi terhadap rumor. Pasar bereaksi terhadap hak untuk mengeksekusinya.
Pada Rabu pagi, 7 Januari, selama sesi Asia, harga spot OANDA:XAUUSD berada di level tinggi, menyentuh USD 4.500/ons, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.549,71/ons yang tercatat pada akhir Desember. Ini bukan sekadar reli teknikal kecil. Ini adalah cerminan langsung dari kembalinya kecemasan geopolitik ke pusat perhatian pasar global.
Ketika Kekuatan Politik Menjadi Katalis Aset Safe Haven
Titik pemicunya berada di Venezuela.
Selama akhir pekan, Amerika Serikat melakukan operasi di Caracas dan menangkap Presiden Nicolás Maduro. Langkah ini segera mengubah struktur risiko pasar: arus modal keluar dari saham dan obligasi, lalu mengalir deras ke logam mulia.
Pada sesi hari Selasa, emas naik hampir 1%, ditutup di sekitar USD 4.494 per ons; kontrak berjangka emas AS ditutup pada USD 4.496,10 per ons. Para trader logam mulia bereaksi lebih cepat dibandingkan pasar lain—sebuah sinyal khas ketika risiko geopolitik menjadi variabel dominan.
Pesan pasar sangat jelas: ketika tatanan internasional diuji, emas kembali menjadi pilihan.
Venezuela: Guncangan Politik dan Persoalan Minyak
Penangkapan Maduro bukan sekadar peristiwa keamanan. Hal ini membuka peluang restrukturisasi industri minyak Venezuela di bawah pengaruh AS.
Gedung Putih diperkirakan akan bekerja sama dengan para pemimpin perusahaan energi untuk memulihkan produksi, yang telah turun dari lebih dari 3 juta barel per hari dua dekade lalu menjadi di bawah 1 juta barel per hari. Infrastruktur yang memburuk, kurangnya investasi, dan warisan nasionalisasi pada era Chávez telah menjadikan Venezuela sebagai “titik macet” geoekonomi.
Bagi pasar, ceritanya bukan hanya soal minyak. Ini adalah preseden bahwa Washington bersedia bertindak langsung untuk membentuk ulang tatanan di kawasan strategis. Setiap preseden semacam ini meningkatkan “premi risiko geopolitik”, yang biasanya pertama kali tercermin pada harga emas.
Greenland: Front Lain dari Ketegangan Strategis
Seiring dengan Venezuela, Presiden Trump terus menyebut Greenland—sebuah pulau dengan posisi kunci dalam sistem pertahanan Arktik dan kaya akan sumber daya mineral. Respons Eropa terbilang langka dan solid: menegaskan kedaulatan, menolak tekanan sepihak, serta menekankan bahwa keamanan Arktik harus didasarkan pada kerja sama NATO.
Ini bukan sengketa diplomatik biasa. Ini mencerminkan pergeseran dari persaingan ekonomi menuju persaingan ruang strategis. Ketika kekuatan besar mulai “mengukur batas wilayah dengan kekuatan”, pasar menilai ulang seluruh risiko sistemik—dan emas terus dibeli sebagai bentuk asuransi.
Kebijakan Moneter: Pilar Kedua Penopang Tren Naik
Selain geopolitik, ekspektasi terhadap The Fed semakin memperkuat emas.
Investor menantikan data ketenagakerjaan AS, khususnya laporan nonfarm payrolls. Proyeksi saat ini menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang moderat, mengindikasikan tekanan berkelanjutan menuju penurunan suku bunga. Pasar telah memperhitungkan kemungkinan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.
Institusi besar juga menaikkan proyeksi mereka: Morgan Stanley melihat emas mencapai USD 4.800 per ons pada akhir tahun; UBS menilai level USD 5.000 per ons bisa dicapai lebih cepat, didukung oleh suku bunga yang lebih rendah, defisit fiskal yang meningkat, dan permintaan berkelanjutan dari bank sentral.
Singkatnya: geopolitik memberi dorongan, kebijakan moneter menyediakan dasar penopang.
Bukan Hanya Emas: Perak dan Sinyal Pendukung
Harga perak melonjak lebih dari 6% pada sesi Selasa menjadi USD 81,21 per ons, melanjutkan kenaikan di Asia. Keselarasan di seluruh kelompok logam mulia menunjukkan bahwa ini bukan sekadar lonjakan teknikal sesaat, melainkan pergeseran posisi aset yang bersifat struktural.
Dolar AS sedikit menguat; imbal hasil obligasi naik seiring pasar menunggu data. Namun reaksi emas menunjukkan bahwa suku bunga bukan lagi satu-satunya variabel penentu. Ketika risiko politik mendominasi, peran safe haven lebih diutamakan dibandingkan imbal hasil nominal.
Siklus Bullish Emas Kembali Ditegaskan
Pada awal 2026, pasar menghadapi realitas baru: kekuatan geopolitik kembali membentuk harga aset. Venezuela, Greenland, dan sinyal keras dari Washington bukanlah peristiwa terpisah; semuanya merupakan manifestasi dari tatanan global yang sedang direstrukturisasi.
Emas, setelah naik lebih dari 60% tahun lalu, tidak lagi sekadar “lindung nilai inflasi”. Ia kembali pada fungsi dasarnya: asuransi terhadap risiko sistemik.
Dengan dukungan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan rangkaian ketidakstabilan strategis yang berkepanjangan, kemungkinan emas menguji dan melampaui USD 5.000 per ons bukan lagi skenario ekstrem.
Pertanyaannya bukan apakah emas masih bisa naik.
Pertanyaan sebenarnya adalah: dunia sedang memasuki fase di mana biaya ketidakstabilan akan dihargai semakin mahal—dan emas adalah aset di mana pasar bersedia membayar harga tersebut.
JUAL XAUUSD HARGA 4520 – 4518 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4524
→ Take Profit 1: 4512
↨
→ Take Profit 2: 4506
BELI XAUUSD HARGA 4400 – 4402 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4396
→ Take Profit 1: 4408
↨
→ Take Profit 2: 4414
Signals
Struktur Tren Emas Tetap Terjaga di Tengah KonsolidasiHalo semuanya, David di sini!
Emas terus mendapatkan dukungan yang jelas dari faktor-faktor makroekonomi. Ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan sikap dovish sepanjang tahun 2026 terus menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Ketika yield melemah, biaya peluang untuk memegang emas ikut menurun, sehingga mendorong rotasi modal kembali ke logam mulia. Selain itu, risiko geopolitik yang masih berlangsung serta ketidakpastian ekonomi global yang belum terselesaikan membuat emas tetap menjadi aset defensif pilihan.
Dari sisi teknikal, saya belum melihat adanya tanda pembalikan tren pada tahap ini. Pada timeframe H4, struktur bullish masih terjaga dengan sangat solid, ditandai oleh rangkaian higher low yang jelas. Garis tren naik yang terbentuk sejak November hingga saat ini masih terus dihormati oleh harga, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi arah pasar jangka menengah.
Zona harga 4.28x–4.30x memegang peranan krusial dalam keseluruhan struktur pasar. Area ini sebelumnya berfungsi sebagai resistance kuat, dan setelah berhasil ditembus, kini telah berubah peran menjadi support—sebuah zona pergantian peran yang bersih. Reaksi harga yang berulang serta pantulan dari area ini mengindikasikan bahwa pasar mulai menerima level harga yang lebih tinggi, bukan memasuki fase distribusi.
Setelah koreksi tajam dari puncak terbaru, perilaku harga menunjukkan bahwa tekanan jual telah kehilangan momentumnya. Alih-alih melanjutkan penurunan, harga mulai bergerak konsolidatif dan membentuk struktur yang menyerupai inverse Head & Shoulders. Bahu kanan terlihat relatif rapat, menandakan melemahnya tekanan bearish dan adanya proses penyerapan suplai. Fase seperti ini sering kali menjadi “jeda” sebelum tren utama kembali berlanjut.
Skenario jangka pendek yang saya prioritaskan adalah terjadinya penembusan ringan di atas resistance atas, diikuti dengan pullback untuk menguji kembali area yang baru saja ditembus. Selama support di bawah tetap terjaga, koreksi ini bersifat teknikal semata. Dalam kondisi tersebut, emas memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan kenaikan menuju area 4.49x dalam beberapa sesi ke depan.
Semoga trading Anda berjalan sukses.
BTC - Fase Distribusi, Potensi Penurunan Masih AdaSetelah reli yang kuat, BTC menghadapi penolakan berulang di zona penawaran atas. Harga bergerak mendatar dengan puncak yang semakin rendah, menunjukkan melemahnya tekanan beli dan penjual mengendalikan puncak.
Skenario yang lebih disukai adalah pergerakan mendatar → penembusan dari kisaran tersebut, diikuti oleh penurunan ke level yang lebih rendah seperti yang ditunjukkan. Penurunan harga dalam kisaran saat ini lebih merupakan penurunan akibat penjualan daripada kelanjutan ke atas.
Tren naik sebelumnya telah berlangsung lama, sementara momentum melemah. Pasar membutuhkan pelepasan tekanan/penyeimbangan kembali sebelum mengkonfirmasi tren berikutnya.
➡️ Dengan pasokan yang terlindungi, risiko tetap condong ke arah penurunan.
ANALISIS EMAS 01/07/20261. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Pemulihan ringan di awal tahun karena arus dana jangka pendek kembali ke USD, namun belum membentuk tren naik yang berkelanjutan → hanya menimbulkan tekanan koreksi teknikal pada emas.
• Saham AS: Perdagangan cenderung hati-hati dengan likuiditas rendah di awal tahun → arus dana belum keluar secara signifikan dari aset safe haven.
• FED: Belum ada sinyal hawkish baru; pasar masih condong ke skenario pelonggaran dalam tahun ini → fondasi jangka menengah–panjang tetap mendukung emas.
• TRUMP: Faktor kebijakan belum menimbulkan guncangan baru; dampak saat ini bersifat netral.
• ETF emas: SPDR Gold Trust mencatat pembelian bersih sekitar ~2 ton, mengonfirmasi kembalinya arus dana besar dan memperkuat tren naik.
b) Politik:
• Tidak ada risiko geopolitik mendadak; pasar berada dalam fase menunggu → lebih mendukung koreksi teknikal daripada pembalikan tren.
c) Sentimen Pasar:
• Risk-on ringan namun tetap waspada: investor tidak agresif menjual emas, hanya melakukan ambil untung jangka pendek → sesuai dengan skenario “koreksi lalu lanjut naik”.
2. Analisis Teknikal:
• Tren utama jelas naik, dengan struktur higher high dan higher low.
• Harga sedang terkoreksi dari area 4500, masih bertahan di atas EMA penting, struktur tren belum rusak.
• RSI mendingin dari area tinggi → reset momentum, membuka peluang untuk kenaikan lanjutan.
RESISTANCE: 4.500 – 4.451,9 – 4.533
SUPPORT: 4.468 – 4.449 – 4.420
3. Pasar sesi sebelumnya (06/01/25):
• Harga naik kuat lalu tertahan di sekitar 4500, sesuai dengan analisis sebelumnya.
• Likuiditas rendah menyebabkan pergerakan tersentak-sentak, didominasi oleh ambil untung jangka pendek, tanpa tanda distribusi besar.
• Pihak pembeli masih mengendalikan tren secara keseluruhan.
4. Strategi Trading Hari Ini (07/01/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4468 – 4466
• SL: 4472
• TP1: 4460
• TP2: 4454
🪙 BUY XAUUSD | 4413 – 4415
• SL: 4409
• TP1: 4421
• TP2: 4427
ANALISIS EMAS 01/06/20261. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Pulih ringan terutama karena faktor teknikal awal tahun; belum ada data yang cukup kuat untuk mengonfirmasi tren naik jangka panjang.
• Saham AS: Stabil; arus dana belum berpindah kuat ke aset safe haven.
• FED: Pasar masih menunggu sinyal kebijakan dan data ekonomi awal tahun → fase observasi.
• TRUMP: Donald Trump cenderung berperan sebagai pengelola dan melakukan penyerahan urusan Venezuela, belum menciptakan kejutan kebijakan baru bagi pasar.
• ETF emas: SPDR Gold Trust tidak melakukan pembelian maupun penjualan → dana besar masih menunggu, mengonfirmasi sentimen wait and see.
b) Politik:
• Ketegangan AS – Venezuela telah berakhir; risiko geopolitik jangka pendek menurun dan belum menjadi pendorong kuat bagi kenaikan emas.
c) Sentimen Pasar:
• Pasar di awal tahun berada dalam kondisi netral – menunggu dan mengamati informasi, mengutamakan konfirmasi.
2. Analisis Teknikal:
• Tren keseluruhan masih uptrend jangka menengah (puncak berikutnya lebih tinggi dari puncak sebelumnya).
• Harga saat ini sedang mengalami koreksi teknikal setelah gagal bertahan di area tinggi, bergerak di sekitar klaster MA.
• RSI terkoreksi dari area tinggi namun belum masuk wilayah oversold → koreksi sehat, bukan pembalikan tren.
👉 Kesimpulan: Sideway – koreksi dalam tren naik, cocok untuk BUY saat pullback, tidak cocok untuk SELL melawan tren.
RESISTANCE: 4.455 – 4.468 – 4.500
SUPPORT: 4.420 – 4.400 – 4.380
3. Pasar sesi sebelumnya (05/01/26):
• Emas naik 120 poin sesuai dengan analisis.
• Tidak terjadi breakout lanjutan, harga bergerak sideways dan akumulasi, tekanan beli melemah saat mendekati resistance.
• Tidak ada dukungan dari ETF → reaksi harga lambat, volatilitas menyempit.
• Pemulihan ringan USD memberi tekanan koreksi jangka pendek namun belum cukup untuk merusak tren naik.
4. Strategi hari ini (06/01/26):
🪙 SELL XAUUSD | 4497 – 4495
• SL: 4501
• TP1: 4489
• TP2: 4483
🪙 BUY XAUUSD | 4443 – 4445
• SL: 4439
• TP1: 4451
• TP2: 4457
Analisis XAUUSD H1: Reaksi Harga di Zona Resistensi UtamaHalo, saya David.
Saat mengamati XAUUSD pada timeframe H1, saya melihat pasar sedang berada dalam kondisi yang cukup khusus. Setelah kenaikan yang kuat dan berkelanjutan, harga kini mendekati zona resistensi penting, area yang sebelumnya pernah membuat laju kenaikan melambat. Bagi saya, ketika emas mulai bergerak lebih lambat di area ini, hal tersebut sangatlah wajar.
Dari sisi struktur, tren naik saat ini terbentuk dengan cukup jelas dan memiliki dasar yang kuat. Sebelumnya, emas telah menyelesaikan sebuah pola pembalikan bullish dan menembus area harga penting dengan momentum yang baik. Inilah yang memicu kenaikan cepat, namun sekaligus menciptakan kondisi euforia jangka pendek. Ketika harga memasuki zona hambatan, reaksi ragu-ragu mulai terlihat.
Pada tahap ini, saya belum melihat sinyal yang menunjukkan adanya pembalikan arah yang jelas. Sebaliknya, saya lebih condong pada skenario bahwa pasar membutuhkan koreksi teknikal untuk menyeimbangkan kembali pergerakan setelah kenaikan yang terlalu cepat. Perilaku seperti ini sangat umum terjadi ketika aliran dana besar sementara melambat untuk menilai kembali level harga yang baru.
Jika emas tidak mampu mempertahankan penutupan yang stabil di atas zona resistensi, saya sedang memantau kemungkinan harga turun kembali ke area sekitar 4.450. Ini adalah zona support jangka pendek yang penting, di mana minat beli dapat muncul kembali apabila tren naik masih terjaga.
Dari sudut pandang konteks yang lebih luas, saya belum melihat faktor makro yang cukup kuat untuk memberikan tekanan negatif pada emas dalam jangka pendek. Kebijakan moneter masih bersifat hati-hati, sementara kebutuhan akan aset lindung nilai di pasar global belum menghilang. Hal ini membuat saya tetap berpihak pada skenario koreksi untuk melanjutkan tren, bukan perubahan arah tren secara keseluruhan.
Sebagai kesimpulan, pada saat ini saya memilih untuk mengamati dan menunggu konfirmasi, bukan mengejar harga. Bagi saya, trading yang efektif selalu dimulai dengan memahami posisi pasar saat ini dan bersedia melewatkan peluang jika kondisinya belum benar-benar jelas.
Semoga Anda selalu mengeksekusi trading dengan tenang dan disiplin.
Emas masih bullish — penurunan harga adalah peluangSetelah penurunan tajam, emas telah membentuk titik terendah yang secara bertahap lebih tinggi dan merebut kembali zona penawaran lama → berbalik menjadi zona permintaan. Area yang ditandai bertindak sebagai zona keseimbangan/penyerapan untuk tekanan jual.
Skenario yang lebih disukai adalah penurunan harga ke zona permintaan → mempertahankan struktur tren naik, kemudian melanjutkan tren naik menuju level yang lebih tinggi seperti yang ditunjukkan oleh panah. Penembusan yang jelas di bawah zona ini akan membatalkan skenario bullish.
Di sisi lain, USD sedang mendingin dan aliran uang defensif masih mendukung emas, sehingga koreksi jangka pendek saat ini lebih merupakan fase akumulasi ulang daripada pembalikan.
Bagaimana pandangan Anda? Apakah ini hanya penurunan harga yang sehat sebelum kenaikan selanjutnya?
XAUUSD – Reset Sehat Sebelum Kelanjutan TrenHalo, saya David.
Melihat grafik XAUUSD H4, penilaian saya adalah emas saat ini sedang mengalami retracement teknikal yang terukur di dalam sebuah tren naik yang sudah terbentuk dengan jelas. Setelah gagal bertahan di atas batas atas ascending channel, harga berbalik arah dan turun secara terkontrol untuk menguji kembali support dinamis dari channel tersebut. Pergerakan ini bukanlah sinyal pembalikan bearish, melainkan jeda alami setelah fase kenaikan yang agresif.
Hal yang patut mendapat perhatian khusus adalah reaksi harga di area support. Momentum penurunan terlihat jelas mulai melemah, dan tekanan jual tidak lagi meningkat. Sebaliknya, harga mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, yang mengindikasikan bahwa likuiditas sisi jual sedang diserap di zona support yang telah ditandai. Dalam lingkungan pasar yang bullish kuat, pullback seperti ini berfungsi sebagai proses validasi, di mana pasar menguji apakah buyer masih bersedia mempertahankan level harga yang lebih tinggi.
Dari sudut pandang struktur, ascending channel masih sepenuhnya dihormati. Harga belum menembus batas bawah channel, dan penurunan saat ini masih berada dalam batas koreksi yang sehat. Dengan demikian, struktur bullish jangka menengah tetap terjaga. Saya tidak melihat karakteristik distribusi yang jelas; sebaliknya, pergerakan ini lebih menyerupai proses reset posisi pasar sebelum kelanjutan tren utama.
Skenario utama saya adalah emas akan berkonsolidasi di sekitar area support dinamis, yang ditandai sebagai zona BUY pada grafik. Selama harga mampu bertahan di area ini dan terus membentuk higher low, probabilitas terjadinya rebound teknikal akan semakin besar. Rebound tersebut berpotensi membawa harga kembali menguji zona resistance bagian atas. Penembusan yang bersih dan penerimaan harga di atas resistance tersebut akan menjadi sinyal penguatan tren lanjutan dan membuka ruang menuju level yang lebih tinggi.
Dari sisi fundamental, kondisi global secara umum masih mendukung emas. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang terus berlangsung menjaga permintaan aset safe haven, sementara ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve yang relatif akomodatif membatasi tekanan penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan turun pada emas lebih tepat dipandang sebagai peluang untuk masuk kembali, bukan sebagai peringatan kegagalan tren.
Sebagai kesimpulan, saya melihat pullback saat ini sebagai reset yang konstruktif, bukan sebuah ancaman. Jika support terus bertahan dan buyer kembali mengambil kendali, emas berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan kenaikannya dan menantang level resistance yang lebih tinggi pada sesi-sesi berikutnya.
Berdaganglah dengan kesabaran, disiplin, dan selalu menghormati struktur pasar.
Bitcoin membalikkan struktur — keuntungan di sisi pembeli.BTCUSDT telah keluar dari tren turun sebelumnya dengan penembusan garis tren bearish jangka panjang.
Harga sekarang berada di atas awan Ichimoku, menciptakan titik terendah yang lebih tinggi dan menunjukkan bahwa momentum naik sedang terkonsolidasi setelah fase konsolidasi yang berkepanjangan.
Zona reaksi terdekat (titik lingkaran) bertindak sebagai support penting dalam struktur baru.
Selama harga tetap di atas awan Ichimoku dan zona support yang baru saja ditembus, skenario yang lebih disukai adalah: Konsolidasi jangka pendek / penurunan harga yang dangkal
Kemudian kelanjutan tren naik, menuju zona target atas sekitar 96.703
Apakah Anda mengikuti kelanjutan tren atau menunggu konfirmasi lebih lanjut?
Emas bergeser ke arah kelanjutan tren — pembeli mulai masukXAUUSD telah menembus saluran menurun, membentuk titik terendah yang lebih tinggi di zona reaksi kuat (titik yang dilingkari).
Harga saat ini bertahan di atas awan Ichimoku, dan didukung oleh garis tren naik baru, yang menunjukkan bahwa momentum naik sedang terkonsolidasi.
Zona hijau di bawah bertindak sebagai permintaan/dukungan dinamis dalam struktur saat ini.
Skenario Harga
Jika harga bertahan di atas zona permintaan + garis tren, skenario yang lebih disukai adalah:
Penurunan harga dangkal / akumulasi jangka pendek
Kemudian kelanjutan tren naik, menuju zona resistensi atas sekitar 4.550 (zona target)
Apakah Anda menganggap ini sebagai kelanjutan tren atau perlu konfirmasi lebih lanjut?
Setuju atau tidak setuju?
Harga emas didorong oleh geopolitik dan data ekonomiPasar OANDA:XAUUSD memasuki tanggal 6 Januari dengan pesan yang jelas: momentum kenaikan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Selama sesi perdagangan Asia, harga emas spot terus bergerak di sekitar $4.465 per ons, melanjutkan lonjakan kuat dari sesi sebelumnya. Pergerakan ini bukanlah sesuatu yang acak, melainkan hasil dari dua kekuatan yang berjalan bersamaan: meningkatnya ketidakstabilan geopolitik dan melemahnya sinyal dari ekonomi AS.
Cerita ini dimulai di Amerika Latin. Intervensi militer Washington di Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro segera memicu permintaan global terhadap aset safe haven. Pasar bereaksi bukan hanya terhadap satu peristiwa, tetapi terhadap risiko eskalasi konflik yang lebih luas.
Pernyataan lanjutan dari Presiden Trump, yang mengisyaratkan kemungkinan aksi militer terhadap Kolombia terkait isu perdagangan narkoba, menambah lapisan risiko geopolitik baru bagi para investor. Dalam konteks ini, emas kembali dipilih sebagai “jangkar defensif.”
Pasar bereaksi dengan cepat. Pada hari Senin, emas naik $116,61 atau hampir 2,7%, dan ditutup di sekitar $4.448,87 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi satu minggu. Tak lama sebelumnya, logam mulia ini mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di sekitar $4.549,71 per ons pada akhir Desember, sebuah level yang menunjukkan ekspektasi jangka menengah tetap bullish.
Singkatnya, lonjakan emas saat ini bukan sekadar reaksi emosional, melainkan hasil dari pasar yang secara bersamaan memperhitungkan risiko geopolitik dan melemahnya ekonomi terbesar dunia. Ketika kedua faktor ini hadir bersamaan, emas dipandang bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai barometer ketidakamanan global.
SELL XAUUSD HARGA 4531 – 4529 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4535
→ Take Profit 1: 4523
↨
→ Take Profit 2: 4517
BUY XAUUSD HARGA 4400 – 4402 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4396
→ Take Profit 1: 4408
↨
→ Take Profit 2: 4414
Harga emas naik karena ketidakstabilan telah menjadi kenyataanPada awal sesi perdagangan minggu ini, pasar tidak lagi sekadar “mengantisipasi risiko.”
Risiko tersebut telah benar-benar terwujud.
Pada Senin pagi, harga spot OANDA:XAUUSD melonjak tajam di sesi Asia, menembus level $4.400/ons, dan sempat mencapai $4.421,53, naik hampir $90 hanya dalam beberapa jam. Perak naik hampir 4%. Ini bukan reaksi teknikal semata, melainkan arus dana ke aset safe haven sebagai respons terhadap guncangan geopolitik yang nyata.
Pada Sabtu dini hari, militer AS melancarkan operasi di Caracas, menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan membawanya ke New York untuk menghadapi tuntutan pidana terkait narkoba. Pada saat yang sama, Washington mengumumkan akan mengambil alih industri minyak Venezuela, setidaknya selama periode “transisi”.
Inilah poin krusialnya: pasar tidak bereaksi terhadap kata-kata Trump, melainkan terhadap tindakan nyata yang telah dilakukan.
Pandangan pribadi! Emas mencerminkan dunia yang semakin tidak stabil.
Penangkapan seorang kepala negara yang masih menjabat, pengambilalihan industri minyak negara lain, serta sinyal kesediaan untuk memperluas intervensi militer telah mendorong risiko geopolitik ke tingkat yang benar-benar baru. Dalam konteks ini, emas tidak membutuhkan alasan tambahan untuk naik; cukup dengan ketidakpastian yang berkepanjangan.
Reli ini adalah penilaian ulang terhadap risiko sistemik, bukan euforia spekulatif. Jika ketegangan tetap “terbuka”, logam mulia kemungkinan akan mempertahankan perannya sebagai penyimpan nilai utama, meskipun ada volatilitas jangka pendek.
Dengan kata lain: emas tidak naik karena dunia menjadi lebih baik, tetapi karena dunia menjadi semakin tidak dapat diprediksi.
SELL XAUUSD PRICE 4468 - 4466⚡️
↠↠ Stop Loss 4472
→ Take Profit 1 4460
↨
→ Take Profit 2 4454
ANALISIS DAN KOMENTAR PASAR EMAS - [5 Januari - 9 Januari]OANDA:XAUUSD Harga sedang memasuki fase jeda dalam tren naiknya, namun struktur tren utama belum rusak. Setelah breakout kuat di akhir tahun 2025, emas mengalami koreksi dari zona Fibonacci 0.618–0.786 dan saat ini berkonsolidasi tepat di atas klaster support dinamis di sekitar EMA21, pada area 4.28x–4.33x USD.
Secara struktural, pasar masih mempertahankan rangkaian higher low, yang menunjukkan bahwa tekanan jual lebih bersifat aksi ambil untung jangka pendek daripada pembalikan tren. Kanal uptrend jangka menengah tetap valid; ketidakmampuan harga untuk menembus secara tegas level 4.38x USD mencerminkan tarik-menarik alami antara pembeli jangka panjang dan investor jangka pendek yang lebih berhati-hati setelah periode kenaikan yang cepat.
RSI telah mendingin dari zona overbought namun tetap berada di atas level netral, yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan sedang diakumulasi kembali, bukan melemah. Ini adalah pola umum sebelum pasar memutuskan untuk memasuki siklus uptrend baru.
Kondisi untuk pergerakan naik berikutnya cukup jelas: harga perlu menutup secara konsisten di atas area 4.38x USD, sekaligus menembus batas atas zona konsolidasi saat ini. Target berikutnya berada di 4.53x–4.71x USD, yang sesuai dengan level ekstensi Fibonacci dan sumbu atas dari kanal harga.
Sebaliknya, risiko koreksi tetap ada jika harga kehilangan zona support 4.28x–4.24x USD. Skenario ini dapat menarik emas turun lebih jauh ke area 4.13x USD, di mana level Fibonacci 0.236 bertemu dengan support struktural jangka menengah. Namun, selama zona ini tidak ditembus secara tegas, penurunan saat ini masih harus dipandang sebagai koreksi dalam tren naik, bukan pembalikan tren.
Emas tidak melemah; pasar hanya melambat untuk “mengumpulkan momentum”. Dengan ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan suku bunga AS yang lebih dovish, fase konsolidasi saat ini lebih mungkin menjadi persiapan untuk reli lanjutan daripada sinyal berakhirnya tren.
SELL XAUUSD PRICE 4432 - 4430⚡️
↠↠ Stop Loss 4436
BUY XAUUSD PRICE 4229 - 4231⚡️
↠↠ Stop Loss 4225
BTCUSDT – Pergerakan Naik TerdukungBitcoin terus mempertahankan struktur kenaikannya, dengan pergerakan harga yang stabil di atas garis tren dan pengujian ulang yang sukses terhadap zona permintaan utama. Penyerapan tekanan jual di level resistensi lama menunjukkan bahwa sejumlah besar modal belum ditarik dari pasar, tetapi beredar untuk melanjutkan tren.
Pada tingkat makro, konteks saat ini masih mendukung aset berisiko:
Ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed pada tahun 2026 terus menopang sentimen positif.
USD melemah secara siklikal, imbal hasil obligasi mendingin → mendukung kripto.
Modal institusional terus mendukung BTC sebagai lindung nilai jangka panjang dalam lingkungan yang tidak pasti.
Skenario dasar: harga mungkin mengalami koreksi teknis singkat → mempertahankan struktur → breakout ke wilayah 93,7k setelah momentum yang berkelanjutan.
XAU/USD – Rebound Bullish, Beli di Level SupportStruktur Harga:
Tren secara keseluruhan tetap berupa tren naik; penurunan baru-baru ini hanyalah koreksi teknis setelah harga gagal mempertahankan puncak jangka pendeknya.
Zona Kunci:
Harga bereaksi kuat di 4.270 – 4.280 → zona permintaan + dasar struktural.
Area ini bertepatan dengan EMA89, bertindak sebagai support dinamis yang penting.
Konsolidasi Makroekonomi:
USD menunjukkan tanda-tanda pelemahan di awal tahun → mendukung emas.
Ekspektasi perubahan kebijakan Fed/mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama terus membuat emas menarik sebagai aset safe-haven.
Skenario Bullish (Pilihan):
Cari peluang Beli di sekitar 4.280 – 4.300 ketika harga bertahan di atas support.
TP1: 4.380 – 4.400
TP2: 4.450 – 4.480
Emas bersiap untuk kenaikan selanjutnyaXAUUSD baru saja mengalami penurunan tajam dari puncaknya, tetapi harga telah kembali ke zona permintaan penting (basis akumulasi sebelumnya). Struktur keseluruhan tetap higher-low, menunjukkan bahwa tekanan beli jangka menengah belum ditembus.
Jika zona permintaan ini terus bertahan, harga mungkin akan terkonsolidasi – membentuk dasar jangka pendek sebelum membuka pemulihan menuju zona penawaran di atas.
Struktur beli saat harga turun atau hanya pantulan sementara?
👉 Bagaimana pendapat Anda — setuju atau tidak setuju?
ANALISIS EMAS 01/05/20261. ANALISIS FUNDAMENTAL:
a) Ekonomi:
• USD:
USD bergerak sideways dan dalam fase akumulasi, belum membentuk tren naik baru yang jelas. Hal ini membatasi tekanan penurunan yang kuat pada emas; penurunan saat ini sebagian besar merupakan koreksi teknikal.
• Pasar Saham AS:
Saham AS bergerak dengan hati-hati di awal tahun, arus modal belum meledak → belum cukup kuat untuk menarik dana keluar dari emas.
• FED:
Ekspektasi pasar masih condong ke arah siklus pelonggaran kebijakan tahun ini, yang mendukung tren jangka menengah hingga panjang emas.
• TRUMP:
Sikap keras Donald Trump, khususnya terkait Venezuela, meningkatkan risiko geopolitik laten dan memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
• ETF Emas:
SPDR Gold Trust mencatat penjualan bersih dalam dua sesi terakhir → tekanan ambil untung jangka pendek dan penyesuaian portofolio awal tahun.
Namun, volume penjualan tersebut belum cukup besar untuk merusak tren naik jangka menengah.
b) Politik:
Serangan AS terhadap Venezuela berakhir sangat cepat; emas berpotensi membuka dengan gap up pada sesi pagi 05/01/26. Perdagangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pasar aktual demi keamanan, bukan berfokus pada event ini dengan volume terlalu besar.
c) Sentimen pasar:
• Pasar berada dalam kondisi risk-on yang berhati-hati.
• Bank sentral terus mengakumulasi emas secara agresif sebagai strategi jangka panjang.
• Permintaan emas fisik di Asia meningkat menjelang akhir tahun dan Tahun Baru Imlek, berperan sebagai penopang harga yang kuat.
2. ANALISIS TEKNIKAL:
Struktur harga:
• Setelah membentuk ATH, emas mengalami koreksi tajam dan membentuk tren turun jangka pendek.
• Saat ini harga sedang menguji kembali area support bawah dan mulai menunjukkan reaksi rebound teknikal.
Indikator:
• MA20 memotong ke bawah MA50 pada timeframe M30, menandakan pembalikan naik belum didukung kuat. Namun pada timeframe yang lebih kecil, candle sudah ditutup di atas MA20 dan MA20 terlihat menanjak jelas, mendukung potensi kenaikan.
• RSI berada di area oversold pada M30, muncul divergensi tersembunyi ringan yang mendukung kenaikan emas.
• Volume beli mulai muncul dan meningkat secara bertahap.
⇒ Kesimpulan teknikal: Bullish
RESISTANCE: 4.353 – 4.380 – 4.403 – 4.430
SUPPORT: 4.309 – 4.288 – 4.263
3. PERGERAKAN PASAR SEBELUMNYA (02/01/26):
• Harga naik tajam dari 4.309 ke 4.403 lalu turun kuat kembali ke level awal 4.309 dalam satu hari yang sama.
• RSI menyentuh area rendah → muncul reaksi rebound teknikal.
• Belum ada sinyal jelas pematahan struktur naik; bias masih cenderung sideways – rebound korektif dalam tren turun jangka pendek.
4. STRATEGI HARI INI (05/01/26):
🪙 SELL XAUUSD | 4388 – 4386
• SL: 4392
• TP1: 4380
• TP2: 4374
🪙 BUY XAUUSD | 4268 – 4270
• SL: 4264
• TP1: 4276
• TP2: 4282
BTC/USDT – Kompresi Sebelum Ekspansi?BTC sedang berkonsolidasi di kisaran 87.200 – 88.900 setelah beberapa kali terjadi penarikan likuiditas di kedua ujungnya.
Harga bertahan stabil di atas EMA34/89 (~88.1k – 88.3k) → struktur titik terendah yang lebih tinggi secara bertahap terbentuk.
Penurunan harga berturut-turut di level 87.200 menunjukkan penyerapan tekanan beli yang baik, dengan penjual kurang melakukan tindak lanjut.
Skenario yang lebih disukai adalah penurunan harga yang dangkal secara berkelanjutan → bertahan di atas 87.200 sebelum ekspansi ke atas.
Jika menembus dan bertahan di atas 88.900, BTC dapat menuju ke wilayah 90.000 – 90.500 (target pada grafik).
Selama struktur titik terendah yang meningkat bertahan, tren naik jangka pendek tetap tidak terputus.
Konteks Makro
• Arus uang cenderung kembali ke kripto setelah periode liburan di awal tahun baru.
• Sentimen risk-on membaik seiring dengan melemahnya USD, mendukung momentum pemulihan BTC.
• Tidak ada berita negatif yang cukup kuat untuk menembus zona permintaan saat ini.
Emas Menguji Kredibilitas TrenXAUUSD (H2) gagal mempertahankan garis tren naik setelah mencapai puncaknya di sekitar 4,55x. Penurunan tajam di bawah kisaran 4,45x – 4,40x menunjukkan bahwa tren naik telah terputus, bukan lagi penarikan dangkal.
Saat ini, harga bereaksi di sekitar 4,30x – 4,33x, zona permintaan penting dari struktur sebelumnya.
Skenario:
Jika area 4.300 terus dipertahankan, pasar dapat membentuk rebound korektif, menuju wilayah 4.490 — di mana garis tren lama dan tekanan penawaran menunggu.
Pergerakan ini konsisten dengan konteks pengurangan leverage akhir tahun dan likuiditas tipis setelah periode pertumbuhan yang cepat.
👉 Setuju atau tidak setuju? Bagaimana pendapat Anda tentang emas di sini?
ANALISIS EMAS 30/12/2025Kemarin, emas naik hingga 4.550 pada awal sesi Asia lalu jatuh tajam sebesar 250 poin. Saya sudah memperingatkan potensi penurunan ini dalam analisis awal hari.
Pasar di hari-hari terakhir tahun ini memiliki likuiditas yang sangat tipis. Meski turun 240 poin, tetap tidak ada dorongan beli yang masuk.
Dalam periode ini, fokuslah mencari peluang beli menuju ATH baru. Beli saat harga turun. Jika level 4.309 ditembus, maka sebaiknya istirahat lebih awal.
🪙 SELL XAUUSD | 4412 – 4410
• SL: 4416
• TP1: 4404
• TP2: 4398
🪙 BUY XAUUSD | 4308 – 4310
• SL: 4304
• TP1: 4316
• TP2: 4322
Emas baru saja mengalami guncangan paling sensitif tahun ini.Pasar OANDA:XAUUSD baru saja mengalami guncangan pada salah satu periode paling sensitif dalam setahun.
Setelah mencapai puncak historis di sekitar $4.550/ons, harga emas spot secara tak terduga turun 4,4% dalam satu sesi, dan ditutup di sekitar $4.332. Pergerakan ini tidak berdiri sendiri: perak, platinum, dan palladium semuanya jatuh tajam, menandai koreksi luas di seluruh kelompok logam mulia.
Pertanyaannya bukan “mengapa emas turun”, melainkan apakah ini hanya aksi ambil untung akhir tahun, atau awal dari periode revaluasi yang lebih dalam.
Koreksi sistemik, bukan kejadian terisolasi.
Aspek paling menonjol dari penurunan terbaru ini adalah keserempakannya.
• Perak turun hampir 9%, setelah gagal bertahan di atas $80/ons.
• Platinum kehilangan lebih dari 14%.
• Palladium jatuh lebih dari 15%, turun dari level tertinggi 3 tahun.
Ini adalah pola yang sudah dikenal dari aksi ambil untung paksa setelah periode kenaikan yang terlalu cepat, terutama dalam konteks likuiditas pasar yang melemah akibat musim liburan. Ketika harga mencapai level ekstrem, perubahan psikologis kecil saja sudah cukup memicu gelombang jual secara luas.
Dari perspektif struktur pasar, logam mulia memasuki pekan terakhir tahun ini dalam kondisi jelas overbought, dengan modal spekulatif yang sangat terkonsentrasi dan posisi beli yang terakumulasi besar. Oleh karena itu, penurunan ini lebih merupakan “pelepasan tekanan” daripada pembalikan tren.
2025: Tahun yang akan “mencetak sejarah” bagi XAUUSD
Meskipun terjadi koreksi tajam dalam jangka pendek, prospek jangka panjang emas di 2025 tetap sangat signifikan secara historis.
Hingga saat ini, harga emas telah naik lebih dari 65% tahun ini, kenaikan terkuat sejak akhir 1970-an.
Pendorong utama tetap tidak berubah:
• Ketidakstabilan ekonomi global yang berkepanjangan,
• Pelemahan siklis dolar,
• Pembelian emas bersih yang berkelanjutan oleh bank sentral,
• Ekspektasi pergeseran kebijakan Fed menuju pelonggaran moneter.
Emas tidak naik karena euforia, melainkan karena perannya sebagai aset lindung nilai (safe haven) terus diaktifkan di dunia yang penuh ketidakpastian.
Perak: bintang pertumbuhan, namun juga faktor risiko terbesar.
Jika emas adalah pilar stabilitas, maka perak adalah variabel paling volatil di 2025.
Kenaikan hampir 150% menjadikan perak sebagai logam dengan kinerja terbaik dalam kelompok ini, namun juga yang paling rentan ketika arus modal berbalik arah.
Berbeda dengan emas, perak memiliki dua sifat paralel:
• Aset lindung nilai,
• Bahan baku industri yang esensial (energi surya, elektronik, AI).
Kelangkaan pasokan fisik, khususnya di Asia dan cadangan utama, telah mendorong harga perak jauh melampaui kenaikan emas. Namun, dengan valuasi yang naik begitu cepat, koreksi tajam tidak dapat dihindari.
Geopolitik kembali menjadi sorotan:
Rusia–Ukraina dan Timur Tengah terus “menambatkan risiko”
Perkembangan geopolitik terbaru menunjukkan bahwa risiko belum hilang, meskipun ada pernyataan diplomatik yang positif.
Negosiasi Rusia–Ukraina sempat disebut “hampir selesai”, tetapi segera tertutup oleh tuduhan serangan drone, diikuti pernyataan keras dari Moskow.
Pada saat yang sama, ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi, dengan pernyataan tegas dari Washington terkait Iran serta aksi militer di Venezuela.
Faktor-faktor ini belum cukup untuk mendorong harga emas naik tajam, namun cukup untuk membatasi risiko penurunan yang dalam.
The Fed, politik AS, dan variabel besar tahun 2026
Salah satu fokus utama pasar adalah risalah rapat Fed bulan Desember, serta pernyataan Presiden Donald Trump yang semakin keras mengenai peran dan kompetensi Ketua Fed Jerome Powell.
Isyarat Trump tentang kemungkinan segera menunjuk ketua Fed yang baru menambah lapisan ketidakpastian kebijakan, terutama ketika inflasi belum sepenuhnya kembali ke level aman sementara pertumbuhan mulai melambat.
Bagi emas, ketidakpastian kebijakan moneter selalu menjadi katalis jangka menengah.
Koreksi tidak mengubah tren.
Penurunan emas sebesar 4,4% adalah pengingat jelas bahwa pasar tidak bergerak dalam garis lurus.
Namun, dengan mempertimbangkan konteks keseluruhan:
• Ketidakstabilan geopolitik yang belum terselesaikan,
• Pelonggaran kebijakan moneter global secara bertahap,
• Bank sentral terus mendiversifikasi cadangan mereka dari dolar,
Koreksi saat ini lebih bersifat teknikal dan siklis daripada pembalikan tren jangka panjang. Menjelang 2026, emas kemungkinan tidak akan melanjutkan kenaikan “lurus” seperti di 2025, tetapi perannya yang krusial dalam portofolio defensif tetap utuh.
Pasar memasuki fase yang lebih selektif, tersegmentasi, dan disiplin, di mana peluang tidak berada di puncak euforia, melainkan pada koreksi yang cukup dalam dan tenang.
Analisis teknikal dan saran OANDA:XAUUSD
Analisis Teknikal
Tren naik jangka menengah tetap terjaga, dengan harga bergerak dalam kanal naik. Setelah lonjakan kuat, emas terkoreksi dari zona ekstensi Fibonacci 0,618, namun dengan cepat mendapatkan dukungan kuat di EMA21, yang menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan struktur tren.
Saat ini, harga berkonsolidasi tepat di atas zona support dinamis, sementara RSI tetap berada di atas level netral, mencerminkan koreksi teknikal dan bukan pembalikan tren.
👉 Prioritaskan strategi buy-the-dip, hindari mengejar harga selama tren naik masih dominan.
SELL XAUUSD PRICE 4438 – 4436⚡️
↠↠ Stop Loss 4442
→ Take Profit 1 4430
↨
→ Take Profit 2 4424
BUY XAUUSD PRICE 4266 – 4268⚡️
↠↠ Stop Loss 4262
→ Take Profit 1 4274
↨
→ Take Profit 2 4280
Emas "menciptakan sejarah" - Seperti apa tahun 2026?Tahun 2025 berakhir dengan satu fakta yang tidak thể̈lakkan: OANDA:XAUUSD telah masuk ke dalam kelompok aset langka yang sedang membentuk ulang tatanan investasi global.
Naik lebih dari 60% hanya dalam satu tahun, mencetak lebih dari 50 rekor harga tertinggi, emas tidak hanya mengungguli saham dan obligasi, tetapi juga menjadi simbol paling jelas dari ketidakstabilan berkepanjangan dalam sistem ekonomi dan politik global.
Perlu dicatat bahwa momentum kenaikan ini tidak berasal dari satu kejutan tunggal, melainkan akumulasi dari rangkaian peristiwa sepanjang tahun: konflik geopolitik, perang dagang, melemahnya dolar AS, ekspektasi pembalikan kebijakan moneter, dan terutama arus masuk dana yang berkelanjutan dari bank-bank sentral.
Dari sudut pandang tersebut, pertanyaan menjelang 2026 bukan lagi “apakah emas akan terkoreksi?”, melainkan: apakah pasar benar-benar berada dalam posisi untuk membalikkan tren jangka panjangnya?
2025: Ketika Ketidakstabilan Menjadi “Normal Baru”
Tren kenaikan emas dimulai sejak awal 2025, setelah dua bulan koreksi di akhir 2024. Ketegangan geopolitik kembali menjadi pusat perhatian global, khususnya terkait kebijakan perdagangan keras dari pemerintahan baru AS, yang memicu permintaan aset safe haven.
Pada Februari, AS secara resmi memberlakukan tarif besar terhadap Meksiko, Kanada, dan Tiongkok, menandai dimulainya siklus baru perang dagang. Tiongkok merespons dengan langkah balasan, sambil terus meningkatkan cadangan emasnya—sebuah sinyal yang bersifat strategis, bukan sekadar finansial.
Pada kuartal kedua, kekhawatiran bahwa tarif akan menekan pertumbuhan global menyebabkan dolar AS melemah tajam. Emas berhasil bertahan di atas USD 3.000 per ons untuk pertama kalinya, meskipun kondisi teknikal menunjukkan area jenuh beli.
Musim panas ditandai oleh fase konsolidasi yang relatif jarang, setelah AS dan Tiongkok mencapai gencatan tarif sementara. Namun, ketegangan di Timur Tengah—terutama terkait aksi militer yang melibatkan Iran—menjaga permintaan perlindungan tetap tinggi.
Titik balik terjadi pada musim gugur. Pasar tenaga kerja AS melemah lebih cepat dari perkiraan, dan revisi tajam data ketenagakerjaan resmi memperkuat ekspektasi bahwa siklus pelonggaran moneter bukan lagi sesuatu yang jauh. Penutupan pemerintah AS akibat kebuntuan anggaran semakin meningkatkan premi risiko makroekonomi. Akibatnya, emas melonjak dan mencetak rekor demi rekor baru sejak akhir Oktober.
Motivasi inti di balik pergeseran emas melampaui sekadar “safe haven”
Menurut World Gold Council, tahun 2025 menandai perubahan struktural dalam cara emas digunakan:
• Bank sentral memandang emas sebagai alat untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan sistem keuangan Barat.
• Investor institusional menggunakan emas sebagai aset strategis jangka panjang, bukan hanya perlindungan jangka pendek.
• Pelemahan dolar AS bersifat struktural, mencerminkan defisit anggaran, utang publik, dan ketidakpastian kebijakan di AS.
Yang lebih penting, kenaikan emas terjadi saat pasar sudah “menyadari risiko”, menunjukkan bahwa permintaan tidak bersifat spekulatif semata.
2026: Tiga Skenario, Namun Probabilitas Tidak Seimbang
1. Skenario dasar: Fluktuasi naik, bukan lagi kenaikan satu arah
Dalam skenario netral—yang oleh banyak institusi dinilai paling mungkin—harga emas diperkirakan akan bergerak dalam rentang lebar namun tetap mempertahankan tren naik ringan.
Federal Reserve diperkirakan akan melanjutkan pelonggaran kebijakan untuk mendukung pertumbuhan dan pasar tenaga kerja, tetapi kecil kemungkinan melakukan pemangkasan suku bunga agresif jika inflasi bertahan di sekitar 3%. Dalam kondisi ini, dolar AS kecil kemungkinan menguat signifikan, sehingga tetap mendukung emas.
Namun, sebagian arus modal dapat beralih ke euro atau pound sterling jika perbedaan kebijakan moneter menyempit, membuat laju kenaikan emas lebih lambat dan terfragmentasi dibandingkan 2025.
2. Skenario bullish: USD 4.900–5.000/ons bukan lagi hipotesis yang terlalu jauh
Jika ekonomi AS melemah lebih dalam, memaksa The Fed memangkas suku bunga secara agresif, imbal hasil obligasi turun tajam, dan dolar AS melemah signifikan, emas akan memasuki fase valuasi baru.
Dalam konteks ini, eskalasi geopolitik apa pun—baik di Timur Tengah, hubungan AS–Tiongkok, maupun konflik Rusia–Ukraina—dapat memperkuat tren kenaikan.
Goldman Sachs dan Bank of America sama-sama menetapkan target USD 4.900–5.000/ons, dengan asumsi akumulasi emas terus dilakukan di tingkat negara, bukan hanya oleh pasar keuangan.
3. Skenario bearish: Mungkin terjadi, namun berprobabilitas rendah
Skenario terburuk hanya akan terjadi jika ekonomi AS pulih jauh lebih baik dari perkiraan, pasar tenaga kerja membaik secara cepat, ketegangan geopolitik mereda signifikan, dan The Fed menunda pelonggaran kebijakan.
Bahkan dalam kondisi tersebut, kemungkinan koreksi dalam bentuk “kejatuhan tajam” tetap kecil, karena struktur permintaan emas saat ini berbeda dari siklus sebelumnya.
Singkatnya, 2026 bukan lagi kisah euforia, melainkan kisah struktur.
Setelah satu tahun terobosan historis, emas memasuki 2026 dengan peran baru: bukan hanya sebagai aset safe haven, tetapi juga sebagai barometer kepercayaan terhadap tatanan ekonomi global.
Yang perlu diperhatikan pasar bukanlah koreksi jangka pendek, melainkan apakah faktor-faktor fundamental—kebijakan moneter, geopolitik, dan perilaku bank sentral—mengalami perubahan arah.
Selama faktor-faktor tersebut belum berbalik secara jelas, skenario kejatuhan harga emas tetap menjadi pengecualian, bukan tren utama.
Analisis teknikal dan rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik emas menunjukkan bahwa tren naik jangka menengah hingga panjang masih tetap utuh. Yang lebih penting, struktur pasar telah menyatu dan menciptakan kondisi untuk siklus bullish baru setelah fase konsolidasi yang panjang.
Setelah terkoreksi dari puncaknya di USD 4.380/ons, harga emas tidak merusak struktur tren naik, melainkan membentuk koreksi teknikal yang sehat. Area USD 4.200–4.250 berfungsi sebagai support konfluensi penting, tempat rata-rata bergerak dan level Fibonacci utama bertemu. Pembeli berhasil mempertahankan area ini, menandakan bahwa modal jangka panjang belum keluar dari pasar.
Harga saat ini bergerak dalam channel naik baru, dengan setiap titik rendah berikutnya lebih tinggi dari sebelumnya. Penembusan kembali di atas level tertinggi historis USD 4.380/ons tidak hanya signifikan secara teknikal, tetapi juga mengonfirmasi penerimaan psikologis pasar terhadap level harga yang lebih tinggi.
RSI tetap berada di atas level netral dan bergerak naik, mencerminkan momentum bullish yang kembali aktif, namun belum memasuki kondisi jenuh beli ekstrem. Ini membuka ruang bagi kelanjutan kenaikan tanpa volatilitas berlebihan.
Dalam skenario dasar, selama harga bertahan di atas USD 4.380, target teknikal berikutnya adalah:
• USD 4.700–4.720 (ekstensi Fibonacci 0,786),
• Selanjutnya USD 4.900–5.000, sesuai batas atas channel tren naik jangka menengah.
Dari sisi risiko, skenario koreksi baru menjadi mengkhawatirkan jika harga penutupan turun jelas di bawah USD 4.200, yang akan mematahkan tren naik jangka pendek dan membuka peluang pengujian kembali area USD 4.000–3.880. Untuk saat ini, skenario tersebut masih berprobabilitas rendah, kecuali terjadi guncangan besar pada kebijakan moneter atau geopolitik.
Kesimpulannya, emas tidak lagi berada dalam fase “kenaikan sementara akibat ketakutan”, melainkan memasuki tren naik yang terstruktur, didukung oleh faktor teknikal dan makroekonomi. Dalam lingkungan yang sarat ketidakpastian kebijakan moneter, geopolitik, dan kepercayaan terhadap mata uang fiat, emas terus melanjutkan pergerakan naiknya secara konsisten.
SELL XAUUSD PRICE 4519 – 4517 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4523
→ Take Profit 1: 4511
↨
→ Take Profit 2: 4505
BUY XAUUSD PRICE 4430 – 4432 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4426
→ Take Profit 1: 4438
↨
→ Take Profit 2: 4444
ANALISIS EMAS 29/12/20251. Analisis Fundamental
a) Faktor Ekonomi:
• USD: Setelah periode pelemahan akibat ekspektasi penurunan suku bunga FED, USD menunjukkan rebound teknikal jangka pendek → memberikan tekanan koreksi ringan pada emas dalam kisaran sempit.
• Saham AS: Aliran dana masih condong ke aset berisiko, namun momentumnya mulai melambat saat pasar mendekati area valuasi tinggi.
• FED: Ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan tetap menjadi pilar utama penopang emas dalam jangka menengah–panjang. FED belum terburu-buru melakukan pelonggaran agresif → emas cenderung bergerak sideways atau mengalami koreksi teknikal.
• TRUMP: Pernyataan dan kemungkinan kembalinya ke panggung politik meningkatkan ketidakpastian kebijakan, yang menguntungkan emas dalam jangka panjang.
• ETF Emas (SPDR): Aliran dana ETF tetap dalam fase akumulasi, tanpa arus keluar besar → mengonfirmasi tren naik utama belum rusak. Namun, kepemilikan saat ini berada pada level sangat tinggi; potensi aksi ambil untung sebagian pekan ini cukup besar → waspadai penurunan tajam secara tiba-tiba.
b) Faktor Politik:
• Risiko geopolitik global masih tinggi (Timur Tengah, Rusia–Ukraina) → emas mempertahankan perannya sebagai aset safe haven.
c) Sentimen Pasar:
• Kondisi risk-on ringan namun tetap berhati-hati. Investor belum siap menjual emas secara agresif; sebaliknya menunggu koreksi untuk melanjutkan pembelian.
• Akhir tahun membuat pasar relatif sepi dengan likuiditas tipis.
2. Analisis Teknikal
• Tren utama: NAIK (Higher High – Higher Low) pada H1/H4.
• Harga sedang berkonsolidasi di bawah zona resistance kuat sekitar 4,550 setelah mencetak ATH baru.
• Trendline naik masih terjaga → struktur pasar belum rusak.
• RSI:
• Turun ke area netral lalu memantul kembali → mengindikasikan koreksi jangka pendek, bukan pembalikan arah; berpotensi terjadi kenaikan ringan di awal sesi Asia.
• Skenario utama: Sideways – koreksi dangkal – lalu melanjutkan tren naik. Cari peluang buy di area support saat ada konfirmasi.
• Level Teknikal Penting:
• Resistance: 4,550 – 4,577 – 4,604
• Support: 4,525 – 4,500 – 4,481
3. Sesi Sebelumnya (26/12/25):
• Emas naik kuat seiring penembusan ke level tertinggi baru, lalu bergerak sideways tanpa tekanan jual besar.
• Tekanan beli tetap dominan; tekanan jual hanya berupa aksi ambil untung teknikal.
• Tidak ada sinyal distribusi besar → pasar tetap sehat.
4. Strategi Hari Ini (29/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4510 – 4508
• SL: 4514
• TP1: 4502
• TP2: 4496
🪙 BUY XAUUSD | 4402 – 4404
• SL: 4398
• TP1: 4410
• TP2: 4416






















