SSIA — Akhirnya Keluar dari Tren TurunnyaChart SSIA dari September 2024 membuat pola tren turun dan bisa digambarkan dengan sebuah trendline. Tapi tanggal 21 April harga berhasil keluar dari garis Descending Trendline yang sudah mengurung pergerakan SSIA selama beberapa bulan terakhir.
Ini menarik buat saya, karena breakout dari tren turun sepanjang itu bukan hal yang terjadi setiap hari.
Setup yang saya lihat:
Zona beli yang ideal ada di 1490–1605. Area ini sebelumnya jadi tembok yang cukup kuat dan kini berpotensi berubah jadi lantai. Kalau harga pullback ke sana dan ada konfirmasi, itu bisa jadi area akumulasi yang menarik.
Target gerak saya:
• Target 1: 2.100 — resisten pertama, potensi gain sekitar 30% dari zona beli
• Target 2: 2.400 — resisten mayor, ini target jangka menengah kalau momentum terjaga
Stoploss saya letakkan di 1.380. Kalau level itu tembus dengan candle yang meyakinkan, saya akan keluar dan review ulang.
Satu hal yang saya suka dari setup ini adalah risk/reward-nya masih tergolong masuk akal — rugi maksimal sekitar 14% tapi potensi gain bisa lebih dari 30%.
Sahamindonesia
TLKM Bearish continuation 2700 📊 UPDATE TERBARU SAHAM TLKM (HARI INI)
💰 Harga Terbaru
Harga: ± 3.000 – 3.050
Range hari ini: 2.980 – 3.050
Sebelumnya sempat di:
3.600 (Feb 2026)
Sekarang turun ke 3.000-an
➡️ Artinya:
Turun sekitar -15% dalam 1 bulan (signifikan)
📉 1. KONDISI TERKINI (REAL MARKET)
👉 TLKM lagi dalam kondisi:
🔴 Downtrend kuat (confirmed)
Dari 3.600 → 3.000
Lower high & lower low terbentuk
Tekanan jual masih dominan
📊 2. LEVEL PENTING (UPDATED)
🟢 Support:
2.950 – 3.000 → support psikologis (sekarang)
2.700 → support kuat
2.500 → support terakhir
🔴 Resistance:
3.100 – 3.150 → resistance dekat
3.300 → resistance kuat
3.500 → major resistance
📉 3. ANALISA TEKNIKAL (SESUAI KONDISI TERBARU)
⚠️ Kondisi sekarang:
Harga lagi di area support
RSI (dari chart kamu): ~37 → hampir oversold
➡️ Artinya:
👉 Ada potensi rebound, tapi trend masih turun
🎯 Skenario terbaru:
🟢 Rebound (Short Term)
Jika:
Bertahan di 2.950 – 3.000
👉 Target:
3.100
3.200
🔴 Lanjut turun (Risk scenario)
Jika:
Jebol 2.950
👉 Target:
2.700
bahkan 2.500
📊 4. FUNDAMENTAL TERBARU (VALUASI SEKARANG)
PER: ~13–14x
PBV: ~2.1x
Dividend yield: ±6–7%
➡️ Artinya:
👉 Murah tapi bukan growth
🧠 5. SENTIMEN TERBARU (PENTING)
🔥 Positif:
Banyak analis target:
3.500 – 4.100
Ada aksi:
Spin-off bisnis
Divestasi (unlock value)
⚠️ Negatif:
Harga lagi turun tajam (trend lemah)
Tekanan sektor telco (ARPU turun)
Market lagi risk-off ke saham defensif
🎯 KESIMPULAN FINAL (UPDATED)
📊 Kondisi TLKM sekarang:
Faktor Status
Harga Murah
Teknikal ❌ Bearish
Fundamental ⚠️ Stabil tapi slow
Dividen ✅ Kuat
💡 STRATEGI PALING MASUK AKAL (SEKARANG)
🟢 Kalau mau masuk:
👉 Tunggu konfirmasi dulu
Break 3.100 → baru aman
ATAU
👉 Nabung bertahap
3.000
2.800
2.700
⚠️ Hindari:
All-in sekarang
Kejar rebound (risk tinggi)
🧠 Insight penting:
👉 TLKM sekarang itu:
"Murah tapi belum ada trigger naik"
IHSG Potensi Rebound? Belajar dari Pola Penurunan Sebelumnyaalau kita melihat pergerakan historis IHSG di chart mingguan, ada pola menarik yang berulang. Pada penurunan sebelumnya, IHSG sempat terkoreksi sekitar -25% dari puncaknya. Setelah mencapai area tersebut, tekanan jual mulai mereda dan market berbalik arah membentuk rebound yang cukup kuat.
Saat ini kondisi yang mirip kembali terjadi. Dari puncaknya, IHSG sudah turun sekitar -24% sampai -25%, dan harga juga sudah mendekati area support kuat di sekitar 6784–6929.
Artinya ada kemungkinan bahwa:
- Penurunan sudah mulai mendekati fase jenuh jual
- Risk-reward mulai menarik
- Potensi technical rebound bisa terjadi jika area support ini mampu bertahan
Update Outlook IHSG - Potential Rebound? *NFA1. Struktur Tren: Koreksi ABC (Elliott Wave)
Secara makro, IHSG sedang berada dalam fase koreksi yang cukup disiplin mengikuti pola wave:
Wave (A): Penurunan tajam dari titik tertinggi 9.174 menuju area 7.500.
Wave (B): Pantulan teknis yang sangat presisi tertahan di level 0,618 Fibonacci (Golden Ratio) pada harga 8.486. Penolakan di area ini mengonfirmasi bahwa tren turun (bearish) masih memegang kendali.
Wave (C): Saat ini harga sedang bergerak turun untuk menyelesaikan gelombang terakhir. Target Wave C biasanya sejajar atau lebih rendah dari dasar Wave A.
2. Analisis Area Supply & Demand
Demand Zone (7.045 - 7.272): Harga saat ini berada di 7.337 dan sedang bergerak menuju kotak abu-abu bawah. Ini adalah area pertahanan utama. Jika area ini mampu menahan penurunan, potensi rebound menuju target antara cukup besar.
Supply Zone (7.767 - 7.918): Jika terjadi pantulan, area ini akan menjadi resisten pertama yang cukup berat untuk ditembus.
Fair Value Gap (FVG): Terdapat "lubang" harga di kisaran 8.600. Secara teori, pasar cenderung ingin menutup celah ini di masa depan, namun untuk jangka pendek, tekanan jual masih terlalu kuat.
3. Momentum Indikator (MACD)
Kondisi indikator di bagian bawah menunjukkan sentimen yang kurang mendukung untuk segera masuk:
Histogram MACD terus melebar ke bawah (merah pekat), menandakan momentum jual yang sedang mencapai puncaknya.
Belum ada tanda-tanda bullish divergence atau pelemahan tekanan jual.
Kesimpulan Strategis
IHSG sedang mengalami tekanan jual yang masif (turun -3,27% dalam sehari). Secara teknikal, saat ini adalah fase "tunggu dan lihat" (wait and see).
Pantau area 7.272. Jika muncul rejection (ekor candle panjang di bawah) di area tersebut, itu bisa menjadi sinyal awal untuk melakukan spekulasi beli dengan target swing pendek menuju area Supply. Namun, jika tertembus, level di bawah 7.000 menjadi target penurunan selanjutnya.
Outlook IHSG - Di tengah naiknya Eskalasi AS/Israel & Iran *NFAChart ini menunjukkan analisis teknikal IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada timeframe harian (1D) per tanggal 5 Maret 2026. Secara keseluruhan, pergerakan indeks sedang berada dalam fase koreksi besar setelah mencapai puncaknya di area 9.174.
Berikut adalah breakdown analisis dan interpretasinya:
1. Struktur Harga (Price Action)
Grafik ini menggunakan label Zigzag (A-B-C) untuk memetakan arah tren saat ini:
• Titik Puncak (9.174): Ini adalah level tertinggi (All-Time High) sebelum dimulainya penurunan tajam.
• Kaki A: Penurunan awal dari puncak menuju area 7.600-an.
• Kaki B (Golden Ratio): Terjadi pantulan teknikal (rebound) yang tertahan tepat di level Fibonacci 0,618 (8.486). Level ini sering disebut "Golden Ratio" dan dalam konteks ini berfungsi sebagai Lower High, mengonfirmasi bahwa tren naik telah patah.
• Proyeksi Kaki C: Saat ini harga sedang bergerak menuju titik (C) yang diproyeksikan berada di area Demand Zone yang lebih rendah.
2. Zona Supply, Demand, dan FVG
• Supply Zone (Abu-abu Atas): Area di kisaran 8.800 – 9.200 merupakan tembok besar. Selama IHSG tidak bisa menembus area ini, tren jangka panjang tetap berisiko turun.
• FVG (Fair Value Gap - Biru): Terdapat celah harga di area 8.500 – 8.700. Terlihat pada titik (B), harga mencoba menutup gap ini namun gagal menembus ke atas, yang menandakan tekanan jual masih sangat kuat.
• Demand Zone (Abu-abu Bawah): Ini adalah target penurunan potensial sekaligus area support kuat di kisaran 6.970 – 7.345. Di sinilah pembeli institusional kemungkinan besar akan mulai masuk kembali.
3. Indikator Pendukung
• Supertrend: Indikator berada di angka 8.299. Karena harga saat ini (7.710) berada di bawah garis Supertrend, maka sinyal teknikal saat ini adalah Bearish (Trend Turun).
• Fibonacci Retracement: Level 0,5 (7.345) dan 0,618 (6.970) menjadi target ukur untuk penyelesaian gelombang (C).
Kesimpulan & Interpretasi
IHSG saat ini sedang mengalami "Secondary Reaction" atau koreksi sehat dalam kerangka waktu besar. Pantulan yang terjadi di titik (B) hanyalah napas sementara sebelum melanjutkan penurunan untuk mencari pijakan baru yang lebih stabil.
Skenario Kedepan:
• Bearish Case: IHSG kemungkinan akan melanjutkan pelemahan menuju area 7.345 atau bahkan 7.000 (Demand Zone) untuk menyelesaikan pola ABC.
• Bullish Case: Jika indeks mampu bertahan di atas level 7.600 (titik A) dan mulai berkonsolidasi, ada peluang untuk mematahkan proyeksi ke titik C, namun ini membutuhkan katalis fundamental yang sangat kuat.
Catatan: Posisi harga terakhir hari ini 05/03/2026 berada di 7.710 (+1,76%) menunjukkan adanya perlawanan harian, namun secara struktur besar, indeks masih berada dalam "jalur merah" menuju area permintaan di bawah.
INDY Masuk Fase Bullish Ekspansif, Target 5.500 - 6.600 Terbuka!INDY Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 4.240
■ Resist 1: Rp 4.610
■ Target 1 (jika break): Rp 5.550
■ Target 2 (lanjutan): Rp 6.625
■ Support penting: Rp 3.730 & Rp 3.040
INDY mencatatkan lonjakan signifikan dan berhasil melanjutkan fase uptrend lanjutan setelah sebelumnya breakout dari area konsolidasi. Pergerakan ini membawa harga kembali ke struktur bullish jangka menengah dengan momentum yang mulai menguat.
Saat ini harga sedang menguji area Rp 4.610 sebagai resistance terdekat. Jika level ini mampu ditembus dengan konfirmasi volume, maka ruang kenaikan terbuka menuju Rp 5.550 (Fibonacci 2.618), bahkan berpotensi lanjut ke Rp 6.625 (Fibonacci 3.618) sebagai target ekstensi berikutnya.
Namun apabila terjadi pullback sehat, area Rp 3.730 menjadi support minor untuk menjaga momentum jangka pendek, sementara Rp 3.040 menjadi support kunci untuk mempertahankan struktur higher low.
Struktur besar INDY kini berada dalam fase trend continuation yang agresif. Selama harga bertahan di atas support kunci, bias utama tetap bullish dengan potensi ekspansi kenaikan yang lebih luas.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Lifelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
PGAS Breakout Trendline & Symmetrical Triangle - Potensi Menuju PGAS berhasil breakout dari trendline resistance sekaligus keluar dari pola konsolidasi (symmetrical triangle) yang terbentuk sejak awal Februari. Breakout ini dikonfirmasi dengan candle bullish dan dorongan volume yang mulai meningkat.
Saat ini harga bergerak di area sekitar 2.290 dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju:
🎯 Take Profit 1: 2.390
🎯 Take Profit 2: 2.500
Selama harga mampu bertahan di atas area breakout, peluang bullish masih dominan.
🔻 Stoploss: 2.140
Area ini menjadi invalidasi jika harga kembali masuk ke dalam pola konsolidasi sebelumnya.
Secara risk-reward setup ini cukup menarik, dengan potensi upside yang lebih besar dibanding downside risk.
BKSL Uji Area Support Channel, Momentum Rebound Mulai TerlihatBKSL Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 133
■ Resist 1: Rp 154
■ Target 1 (jika break): Rp 194
■ Target 2 (lanjutan): Rp 216
■ Support penting: Rp 129 & Rp 91
BKSL saat ini bergerak di dalam pola ascending channel jangka menengah. Setelah mengalami tekanan jual dari area puncak sebelumnya, harga kini mulai menunjukkan reaksi rebound tepat di area support channel.
Area Rp 154 menjadi resistance terdekat yang perlu diperhatikan. Apabila level ini mampu ditembus dengan konfirmasi pergerakan harga, BKSL berpotensi melanjutkan kenaikan menuju Rp 194, bahkan Rp 216 sebagai target lanjutan di area upper channel.
Sebaliknya, apabila harga kembali melemah, area Rp 129 menjadi support terdekat untuk menjaga struktur naik. Penurunan lebih dalam hingga Rp 91 akan menjadi area support mayor berikutnya.
Struktur besar BKSL masih berada dalam tren naik selama harga bertahan di atas support channel. Perhatian selanjutnya tertuju pada kemampuan harga menembus resistance terdekat sebagai konfirmasi kelanjutan momentum.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Lifelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Market Outlook INTP { Peluang Buy}Frame Work
1. Bias : Bias Bullish didapat dari Time frame 1 Tahun, dengan adanya buying pressure dengan melihat candle closure 2025. ditutup menguat membentuk candle bullish dengan wick panjang, yang menandakan pressure buyer sangat kuat.dalah hal ini terjadi CRT di Low candel 2024.
2. Narrative : Narrative di Time Frame 3M sangat mendukung karena adanya Market structure Shift. dan terbentuk nya inverse fair value gap
3. Context : Context yang terbentuk di Time Frame Monthly sangat mendukung Bias dan Narrative, di timeframe Monthly harga membentuk sebuah OrderBlock dengan didukung sebuah Monthlly BISI, yang memperkuat peluang Orderblock sebagai level Harga untuk bullish.karena sementara ini harga masih koreksi
4.Confirmation: Konfirmasi didapat di TF Daily Setelah adanya MArket structure shift. dan menunggu harga untuk mengambil area Equal Low. yang menjadi support kuat untuk harga memantul setelah koreksi
SMDR: Konfirmasi Breakout & Potensi Retest – Target 750Grafik mingguan IDX:SMDR memperlihatkan sebuah pergerakan harga yang sangat terstruktur sejak pertengahan 2023. Fokus utama dalam analisis ini adalah keberhasilan harga menembus Diagonal Resistance Line (garis tebal abu-abu) yang telah menekan harga sebanyak empat kali (panah merah). Penembusan ini menandakan berakhirnya fase sideways yang melelahkan dan dimulainya fase akumulasi menuju tren naik yang baru.
Pengamatan ini didasarkan pada konsep Resistance Become Support (RBS). Setelah terjadi breakout yang impulsif pada awal 2026, harga saat ini diproyeksikan akan melakukan retest atau pengujian ulang ke level 360 (tanda panah hijau). Konfirmasi tambahan terlihat pada price action yang mulai membentuk struktur higher low setelah sekian lama tertahan di bawah level resistensi.
Target keuntungan utama (TP) dipatok pada level 750, yang merupakan Supply Zone historis sangat kuat dari puncak tahun 2022. Level ini menjadi target logis karena merupakan titik di mana tekanan jual besar pernah terjadi sebelumnya. Posisi ini tetap valid selama harga tidak ditutup kembali di bawah garis tren atau level support dinamisnya.
Teknikal BBRI: Pantulan di Garis Tren 15 Tahun – Target ke 6000Grafik bulanan BBRI menampilkan struktur uptrend yang sangat terjaga sejak tahun 2010. Fokus utama dari analisis ini adalah interaksi harga dengan Multi-Year Ascending Trendline (garis tebal abu-abu) yang telah menjadi landasan kenaikan harga selama lebih dari 15 tahun. Keandalan garis ini terlihat dari empat titik pantulan historis (tanda panah hijau ke atas) yang selalu berhasil memicu reli baru setiap kali harga menyentuhnya.
Saat ini, BBRI kembali berada di area support tren tersebut setelah mengalami koreksi dari puncaknya di tahun 2024. Ini menandakan bahwa tekanan jual mulai jenuh dan pembeli kembali masuk di harga yang dianggap "murah" secara teknis. Logika pengambilan posisi ini adalah memanfaatkan kekuatan tren utama (trend following) dengan ekspektasi harga akan kembali menuju level Target 6.000.
Sinyal masuk dikonfirmasi oleh price action yang memantul tepat di atas garis tren jangka panjang. Untuk menjaga manajemen risiko, level Stop Loss ditempatkan secara konservatif di bawah 3.000, yang berada di bawah struktur tren utama. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, potensi recovery menuju target 6.000 sangat terbuka lebar.
TLKM Breakout Trendline – Target 4.500Secara teknikal, IDX:TLKM baru saja menyelesaikan fase akumulasi yang signifikan. Fokus utama dalam grafik ini adalah keberhasilan harga melakukan Breakout terhadap major downtrend line yang telah menekan harga sejak puncaknya di tahun 2022. Garis tren ini telah diuji sebanyak lima kali (seperti yang ditunjukkan oleh panah merah) sebelum akhirnya ditembus secara impulsif.
Poin dalam pengamatan ini adalah konfirmasi yang terjadi di area lingkaran hijau. Setelah menembus garis tren, menunjukkan bahwa resistance lama kini telah berubah peran menjadi support baru. Hal ini memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi posisi Long karena secara teknis struktur pasar telah beralih menjadi bullish.
Target kenaikan diproyeksikan menuju level 4.500, yang merupakan level psikolohis sekaligus area supply sebelumnya. Selama harga tetap terjaga di atas trendline, maka skenario kenaikan ini tetap valid.
BUVA Konsolidasi Sehat di Uptrend, Potensi Lanjutan Terbuka!BUVA Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 1.740
■ Resist 1: Rp 1.850
■ Target 1 (jika break): Rp 2.260
■ Target 2 (lanjutan): Rp 2.600
■ Support penting: Rp 1.535 & Rp 1.185
BUVA masih bergerak di dalam ascending channel, mencerminkan tren naik menengah yang tetap terjaga. Setelah reli sebelumnya, harga saat ini berada pada fase konsolidasi sehat dengan struktur higher low yang masih valid.
Area Rp 1.850 menjadi resistance penting yang perlu diperhatikan. Apabila level ini berhasil ditembus dengan konfirmasi volume, BUVA berpeluang melanjutkan penguatan menuju Rp 2.260, bahkan Rp 2.600 sebagai target lanjutan di area upper channel.
Di sisi lain, apabila terjadi koreksi, area Rp 1.535 hingga Rp 1.185 berpotensi menjadi zona retest untuk menjaga kesinambungan tren bullish.
Arah besar BUVA masih konstruktif selama harga bertahan di atas support kunci, skenario trend continuation tetap menjadi skenario utama. Fokus selanjutnya ada pada reaksi harga di area resistance terdekat.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
👉 id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Lifelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
INDY Konfirmasi Breakout, Potensi Lanjut ke Area 3.700 – 4.000INDY – PT Indika Energy Tbk (Daily Chart)
■ Harga terakhir: Rp 3.240
■ Resistance terdekat: Rp 3.700 – 4.000
■ Resistance lanjutan: Rp 4.610
■ Support terdekat: Rp 3.040
■ Support kuat: Rp 2.690
📈 Technical View
INDY saat ini berhasil breakout dari area konsolidasi dan melanjutkan pergerakan dalam uptrend channel jangka menengah yang masih solid. Break di atas area Rp 3.040 menjadi konfirmasi bahwa momentum buyer masih dominan.
Secara Teknikal:
Area di Rp 3.040 sebelumnya menjadi zona pullback sehat
Harga kini mengarah ke Fibonacci extension 1.618 di Rp 3.700, yang menjadi target teknikal terdekat
Volume terlihat meningkat signifikan saat breakout, menandakan pergerakan didukung oleh demand yang kuat, bukan sekadar technical bounce.
🔍 Outlook
Selama harga bertahan di atas Rp 3.040, tren naik masih valid dan peluang penguatan menuju Rp 3.700 – Rp 4.000 tetap terbuka.
Jika area tersebut berhasil ditembus dengan volume lanjutan, maka Rp 4.610 menjadi target berikutnya sesuai resistance struktural.
Namun, apabila harga gagal bertahan dan kembali turun di bawah Rp 3.040, maka potensi pullback menuju Rp 2.690 perlu diantisipasi sebagai area demand berikutnya.
✨ Summary
INDY saat ini berada dalam fase trend continuation, bukan euforia sesaat. Struktur uptrend masih terjaga dengan target teknikal yang jelas selama support tidak ditembus.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
TAPG Bertahan di Trendline Utama, Peluang Rebound Mulai TerbentuTAPG Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 1.510
■ Support kuat: Rp 1.385 – Rp 1.040
■ Resistance 1: Rp 1.620
■ Resistance 2: Rp 1.785
■ Target lanjutan: Rp 1.925 – Rp 2.200
Setelah koreksi beberapa minggu terakhir, TAPG akhirnya menemukan pijakan yang kuat di area trendline utama (major uptrend line) yang terbentuk sejak awal tahun. Reaksi mantul (rejection) dari support Rp 1.385 menunjukkan adanya minat beli yang kembali masuk, meskipun masih dalam fase konsolidasi di area sempit.
Selama TAPG mampu bertahan di atas support Rp 1.385, peluang technical rebound menuju resist terdekat di Rp 1.620 tetap terbuka. Break kuat atas zona ini berpotensi membuka jalan menuju Rp 1.785 dan jika momentum meningkat, harga dapat melanjutkan kenaikan ke area Rp 1.925 bahkan Rp 2.200 di sepanjang garis trend mayor.
Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, area Rp 1.385 menjadi level krusial untuk menjaga struktur uptrend jangka panjang tetap valid.
Saat ini TAPG berada dalam posisi teknikal menarik, rebound dari trendline mayor seringkali menjadi pemicu awal lanjutan penguatan.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
BUMI Potensi Naik ke 500 - 2400, Perspektif TeknikalGrafik bulanan IDX:BUMI menunjukkan sebuah momentum yang signifikan secara teknis. Setelah terjebak dalam fase downtrend (tren turun) selama bertahun-tahun, harga akhirnya berhasil menembus ke atas descending trendline (garis tren menurun) yang telah membatasi pergerakan harga sejak tahun 2012. Area lingkaran oranye menandakan Breakout yang valid, didorong oleh volume yang sangat masif/
Pengamatan ini didasarkan pada perubahan struktur pasar dari bearish menjadi bullish dalam skala waktu yang besar. Selama masa penurunan, harga berkali-kali tertolak (ditandai dengan panah merah), namun kali ini kekuatan pembeli jauh melebihi tekanan jual. Munculnya pola higher low di akhir tahun 2024 hingga 2025 menjadi fondasi kuat sebelum harga akhirnya melesat menembus garis resistansi tersebut.
Target kenaikan utama dalam jangka menengah hingga panjang berada pada level psikologis dan historis. Penembusan ini membuka jalan bagi BUMI untuk menguji kembali area distribusi lama yang kini menjadi target logis bagi para investor.
Trading Plan Entry & Target
Entry: Buy Setelah breakout, Jika terjadi koreksi atau throwback ke arah garis tren yang baru ditembus itu bisa menjadi kesempatan akumulasi tambahan.
Target Profit 1 (TP1): 500 (Level resistance horizontal)
Target Profit 2 (TP2): 2.400 (Level resistance horizontal kuat yang juga merupakan area supply sebelumnya).
Stop Loss (SL): 120 (Ditempatkan di bawah garis tren yang baru ditembus untuk menjaga keamanan modal jika terjadi kegagalan struktur).
BUVA Mantul di Lower Channel, Peluang Bullish Masih terbuka!BUVA Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 1.390
■ Support kuat: Rp 1.300 – Rp 1.215
■ Resist 1: Rp 1.555
■ Resist 2: Rp 1.860
■ Target lanjutan (jika break): Rp 2.120 – Rp 2.500 – Rp 2.880
BUVA kembali menunjukkan kekuatan setelah menyentuh area lower channel dan memantul dengan candle hijau solid. Struktur uptrend yang terbentuk sejak beberapa bulan terakhir masih terjaga rapi, ditopang oleh channel naik yang konsisten.
Dengan harga yang kini bergerak ke atas dari support Rp 1.300, BUVA berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resist terdekat di Rp 1.555. Jika level ini ditembus, momentum bullish dapat mendorong harga menuju Rp 1.860 dan membuka ruang penguatan lebih jauh ke area Rp 2.120 bahkan Rp 2.500.
Namun, apabila terjadi pullback, area Rp 1.300 – Rp 1.215 menjadi zona pertahanan yang perlu dijaga agar struktur uptrend tetap valid.
BUVA saat ini berada di posisi menarik dalam channel bullish, selama trendline bawah terjaga, peluang rally lanjutan tetap dominan.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
BUMI Loncat Hampir 20%, Breakout Besar & Target Baru Terbuka LebBUMI Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 326
■ Resist 1: Rp 340
■ Target 1 (jika break): Rp 402
■ Target 2 (lanjutan): Rp 476
■ Support penting: Rp 300 & Rp 242
BUMI mencetak lonjakan signifikan hampir +20% dan berhasil keluar dari area konsolidasi jangka menengah yang telah menahan harga sejak 2023. Breakout kuat ini diiringi lonjakan volume besar, mengindikasikan rotasi minat beli yang tinggi.
Dengan harga yang kini mendekati area resist Rp 340, peluang penembusan ke atas cukup terbuka. Jika level ini berhasil ditembus, BUMI berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target Rp 402, bahkan Rp 476 sebagai target lanjutan.
Namun bila terjadi pullback, area Rp 300 dan Rp 242 menjadi level retest penting untuk menjaga trend bullish barunya.
Arah besar BUMI kini mulai berubah—apakah ini awal dari fase reversal jangka panjangnya? Kita pantau price action selanjutnya.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
REAL di Area Demand Kuat 58–62: Rebound atau Break?REAL kembali menguji zona demand penting 58–62. Selama level ini bertahan, peluang technical rebound menuju 72–75 tetap terbuka. Namun, bila support ini jebol, harga berpotensi turun ke area 50 sebagai support lanjutan. Fokus pada reaksi harga di zona ini untuk menentukan arah berikutnya.
Elliott Wave Modern BBCA:Koreksi Selesai, Momentum Baru Dimulai?Analisa Elliott Wave Modern (EWAMO) untuk saham BBCA.
Pada time frame Weekly (W1), BBCA terlihat sudah membentuk minimal gelombang korektif, menandakan fase pembentukan struktur bullish baru mulai terbuka.
Masuk ke Daily (D1):
Sudah terbentuk segmen ganjil pertama (impulsive).
Diikuti segmen genap pertama (korektif) yang relatif rapi.
Dengan struktur ini, peluang munculnya segmen ganjil kedua / segmen ke-3 sangat besar sebagai lanjutan tren.
Strategi Entry (EWAMO):
Gunakan buy stop hanya jika muncul ciri-ciri 1 bar bullish tinggi (high-trust bullish bar), tanda awal bahwa segmen ganjil kedua mulai bergerak.
Cocok untuk trader yang fokus pada price action + struktur segmen Elliott Wave Modern.
#BBCA #ElliottWaveModern #EWAMO #ElliottWave #AnalisaSaham #AnalisaTeknikal
#SahamIndonesia #IDX #IHSG #PriceAction #TrendFollowing #TechnicalAnalysis
#WaveAnalysis #StockAnalysis #BullishMomentum #BuyStopStrategy #BBCAAnalysis
#WaveStructure #MarketUpdate #TradingIndonesia






















