TRICK : RAJA Bersiap Kembali UptrendTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251209
IDX:RAJA membentuk Bullish Continuation (Pennant as it is a very small Symmetrical Triangle) dengan potensi melanjutkan Uptrend menuju Rp8,400 - Rp8,700 (di level Fibonacci Projection di 138.2% - 150%.
Perlu diwaspadai Breakdown Support di Rp6,400 dan pola tersebut terkonfirmasi dengan Breakout Rp7,000.
Berikut menurut A.R.I.S :
Ekspansi Anorganik (M&A): Perusahaan secara aktif mengejar peluang Merger & Akuisisi (M&A) di sektor hulu migas (upstream) dan infrastruktur minyak & gas.
Kolaborasi Strategis: RAJA memanfaatkan kolaborasi strategisnya dengan Grup Barito, yang dapat membuka peluang sinergi dan ekspansi lebih lanjut.
RAJA
SRIUS : Saham Yang Masuk MSCI Global Standard Indexes ListSRIUS : Saham Yang Masuk MSCI Global Standard Indexes List
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251106
Berikut pengumuman MSCI :
MSCI NOVEMBER 2025 INDEX REVIEW
Announcement date November 05, 2025, All changes will take place as of the close of November 24, 2025, Effective date November 25, 2025
MSCI Global Standard Indexes List
Additions : IDX:BREN , IDX:BRMS
MSCI Small Cap Indexes List
Additions : IDX:DSNG , IDX:ENRG , IDX:KLBF , MSIN, IDX:RAJA , IDX:WIFI , IDX:TINS
Dari Chart kami, saham yang menarik adalah BREN dan TINS karena sudah dalam posisi di atas PSAR dan di atas SMA60.
Namun saham seperti BRMS, DSNG, ENRG, KLBF, RAJA dan WIFI pun sudah berada di atas SMA60 sehingga memiliki potensi untuk menarik perhatian kami setelah Breakout PSAR-nya.
Lebih mengerucut lagi, kami suka saham BRMS, DSNG, KLBF dan WIFI karena juga berada di atas SMA20.
Cek Chart KLBF di sini :
Cek Chart WIFI di sini :
Mau belajar Analisis Teknikal secara Komprehensif? Kami ada kursus onlinenya lengkap dengan tutorial TradingView.
Cek di website T.R.A.I.L Investment ya.
Berikut menurut A.R.I.S :
TINS (Timah Tbk)
Kinerja 3Q/9M25: Hasil 3Q/9M25 dinilai inline.
Pendapatan: Pendapatan 3Q25 tercatat IDR 2,4 triliun (+13% QoQ, -22% YoY), sehingga pendapatan 9M25 menjadi IDR 6,6 triliun (-20% YoY). Ini mencapai 60% dari target FY25. Penurunan YoY disebabkan oleh volume penjualan logam timah yang turun -29% YoY.
Produksi: Produksi bijih timah naik kembali ke 5,2kt di 3Q25 (+37% QoQ, +5% YoY).
EBITDA: EBITDA 3Q25 adalah IDR 605 miliar (+45% QoQ, -35% YoY), membawa 9M25 ke IDR 1,35 triliun (-34% YoY). Margin EBITDA meningkat 500bps QoQ didukung oleh volume penjualan dan ASP yang lebih tinggi.
Laba Bersih: Laba bersih (NPATMI) 3Q25 mencapai IDR 303 miliar (+65% QoQ, -36% YoY), sehingga laba 9M25 menjadi IDR 602 miliar (-34% YoY). Laba 3Q25 saja menyamai laba 1H25, menunjukkan pemulihan.
Prospek: Adanya penumpukan inventaris bijih timah sebesar 1,2kt (produksi 5,2kt vs output logam 3,98kt) diperkirakan akan mendukung kinerja 4Q yang lebih kuat.
KLBF (Kalbe Farma)
Kinerja 9M25: Laba bersih 9M25 (sembilan bulan 2025) dinilai inline , mencapai ~IDR 2,6 triliun (+10.6% YoY) , atau sekitar 74%-76% dari estimasi konsensus setahun penuh.
Penjualan 3Q25: Penjualan pada 3Q25 (kuartal ketiga) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa , mencapai IDR 8,9 triliun (+12.6% YoY, +8.2% QoQ). Pertumbuhan ini didorong oleh semua segmen , terutama Farmasi (+14.0% YoY) , Kesehatan Konsumen (+19.4% YoY) , dan Distribusi (+18.7% YoY).
Margin dan Biaya: Margin laba kotor (GPM) 3Q25 sedikit tergerus ke 39.6%. Hal ini disebabkan oleh peningkatan biaya operasional (opex), khususnya biaya A&P (iklan & promosi) yang strategis. Biaya opex terhadap penjualan (opex-to-sales) di 9M25 adalah 27.9%. Strategi "peremajaan merek" (brand rejuvenation) ini dinilai sudah mulai menunjukkan hasil positif pada penjualan.
ENRG (Energi Mega Persada)
Ringkasan (Initiate Coverage): Laporan dari 16 Oktober 2025 menyebut ENRG sebagai salah satu dari sedikit perusahaan hulu Migas (O&G) murni di Indonesia. Per 1H25, perusahaan memiliki 434 MMBOE sumber daya, termasuk 232 MMBOE cadangan 2P (terbukti dan terukur), yang menyiratkan umur cadangan sekitar 26 tahun.
Katalis Pertumbuhan: Pertumbuhan didukung oleh "Gebang Block". Produksi gas pertama ditargetkan pada 1H27 sebesar 7 MMBOED (40 MMCFD), dan direncanakan meningkat menjadi 17 MMBOED (100 MMCFD) pada tahun 2030.
Belanja Modal & Proyeksi: Perusahaan memiliki rencana belanja modal (capex) multi-tahun (2025-30) sebesar US$1.4 miliar, menargetkan pertumbuhan produksi rata-rata 10% YoY. Laba diproyeksikan meningkat dari US$73 juta (2024) menjadi US$183 juta (2030), dengan CAGR 14.1%20.
RAJA Comeback Is Real?Trading langsung melalui TradingView x STAR !
RAJA: Teknikal (Daily) :
■ Harga Penutupan: Rp 5.225
■ BUY : Rp 5.000 – 5.300
■ Target : Rp 6.400 – 9.200
■ Stop : Rp <4.850
RAJA berhasil breakout dari upper channel dengan volume tinggi dan momentum kuat. Setelah retest di area support 4.460–5.200, harga berpotensi melanjutkan tren naik untuk menguji resistance utama di 6.400 hingga 9.200.
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Analisis Trendline RAJA, Harga Ideal untuk Beli dan JualTrendline dalam analisis teknikal adalah garis yang digunakan untuk menunjukkan arah umum pergerakan harga saham. Harga sering kali memantul berulang kali pada trendline ini karena adanya kecenderungan statistik dimana peristiwa yang terulang bisa terjadi lagi dimasa depan. Namun, tidak setiap pantulan pada trendline berhasil, karena kapan pun ada kemungkinan terjadi breakout atau harga menembus trendline. Jika breakout terjadi, itu bisa menjadi sinyal bahwa tren harga berpotensi berubah.
Pada saham IDX:RAJA yang dapat dilihat pada grafik di atas, dimana harga saham tersebut cenderung memantul di trendline sebagai resistance dan di bawahnya sebagai support, saat ini harga mendekati trendline atas, yang mengindikasikan kemungkinan akan terjadi pantulan ke bawah atau pullback. Untuk pembelian, disarankan untuk menunggu hingga harga mendekati trendline bawah atau support.
RAJA potensi lanjutkan penguatan jika mampu kembali ke atas 1000#RAJA potensi Trading BUY range entry 950-985. dengan resist terdekat di R1 1000-1030, R2 1075 dan R3 1100-1120. Rawan SOS jika belum mapu break dan bertahan di atas 1000-1030. Support dan stop loss terdkat jika break bawah 930-940.
Disclaimer On - BCA Sekuritas
RAJA BeliEmiten RAJA saat ini masih dalam fase konsolidasi semenjak tahun kemarin. Area konsolidasi ini cukup lebar dan nampak belum ada konfirmasi yang jelas akankah harga akan mengalami kenaikan.
Namun, secara teknikal dengan kondisi harga yang saat ini terbilang cukup rendah dan berada dekat pada level support. Jadi, berdasarkan analisis saya ada kemungkinan harga akan kembali naik, dan apabila salah juga masih mempunyai resiko yang rendah.
Rencana saya untuk RAJA adalah opsi beli sekarang dengan batasan rugi berada di harga 148 dan take profit berada di harga 466.
Rencana beli di RAJA ini mempunyai rasio risk reward 1:3.5
Kalaupun mau di hold untuk jangka panjang kita bisa menargetkan kenaikan RAJA hingga menyentuh level harga 700an









