Harapan sebelum tidur: USDJPY ke zona support lalu terbangBapak/Ibu rekan karyawan,
Semoga malam ini anda belum tidur karena seperti yang bisa kita lihat bersama bahwa terdapat pola penguatan pada pair USDJPY. Sangat disarankan menunggu harga balik ke sekitar area support agar mendapatkan risk reward yang ideal.
Bagi anda yang sudah tidur tidak perlu khawatir, karena harga bisa saja kembali ke level support saat besok pagi. Pastikan gunakan risiko yang terukur.
Perlu diketahui bahwa seluruh analisa dipublikasikan setelah dilakukan transaksi pada real account dan posisi dapat ditutup atau dirubah sewaktu-waktu, oleh sebab itu sangat disarankan menggunakan risiko yang terukur. Trader Karyawan berupaya membantu para karyawan kantoran bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari trading tanpa harus mengabaikan pekerjaan utama.
Trader karyawan,
Mitra hari tua anda.
Ide komunitas
FOOTPRINT DAILY DAN ANALISIS GLOBAL EMAS UNTUK NARASI HARI INI.Hanya dalam hitungan hari, panggung euforia pasar emas global berubah menjadi palagan yang terdevastasi. Setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High) di level 5.608,35** pada pengujung Januari 2026, harga emas (XAU/USD) justru mengalami "pendaratan keras" (*hard landing*) yang meluluhlantakkan ekspektasi investor, terhempas kembali ke kisaran **4.400. Fenomena ini bukan sekadar volatilitas harian, melainkan sebuah pergeseran struktural yang menghapus nilai nosional pasar sebesar $15 triliunโangka fantastis yang setara dengan setengah dari PDB Amerika Serikatโyang menguap begitu saja dalam keheningan pasca-likuidasi.
Guncangan sistemik ini terkonfirmasi bukan hanya pada emas; pasar perak (XAG/USD) bahkan terkoreksi lebih dalam hingga 30%-36%, menandakan bahwa kita sedang menyaksikan sebuah black swan yang mendefinisikan ulang batas risiko aset safe haven.
1. Penguapan Nilai $15 Triliun โ Sebuah "Riam Likuidasi"
Penurunan tajam harga emas dari puncak tertingginya telah memicu apa yang dalam terminologi keuangan disebut sebagai liquidation cascade atau riam likuidasi. Mekanisme penghancuran ini digerakkan oleh forced selling (penjualan paksa) berskala masif. Ketika harga menembus level-level teknikal penting, bursa berjangka menaikkan persyaratan margin secara agresif untuk memitigasi risiko.
Para spekulan yang terjebak dengan daya ungkit utang (leverage) tinggi seketika menghadapi margin call otomatis. Karena ketidakmampuan menyediakan likuiditas tunai dalam waktu singkat, sistem secara otomatis melikuidasi posisi mereka pada harga pasar berapapun. Aksi jual paksa ini menekan harga lebih dalam, yang kemudian memicu gelombang likuidasi pada lapisan investor berikutnyaโsebuah efek bola salju yang menghancurkan struktur pasar dalam sekejap.
"Volatilitas ekstrem atau 'Meltdown' dengan skala seperti ini tercatat hanya terjadi tiga kali dalam 50 tahun terakhir." โ Michael Hsueh, Deutsche Bank.
Peristiwa ini menjadi refleksi pahit mengenai kerapuhan pasar modern yang terlalu bergantung pada leverage. Saat semua partisipan berebut keluar melalui pintu yang sama, harga tidak lagi mencerminkan nilai intrinsik, melainkan menjadi representasi dari kepanikan sistemik dan kegagalan fungsi likuiditas.
2. Efek Kevin Warsh: Ketika Politik Menggoyang Independensi Fed
Katalisator utama yang merusak narasi bullish emas berasal dari manuver politik di Washington. Keputusan Presiden Donald Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve memicu pergeseran ekspektasi moneter yang drastis. Pasar kini terjepit dalam dilema: janji pertumbuhan ekonomi melalui suku bunga rendah yang diinginkan Trump, beradu dengan reputasi Warsh yang kritis terhadap pelonggaran moneter berlebihan.
Ketidakpastian institusional ini melahirkan Second-Order Effect yang sangat merugikan emas:
* Repricing Suku Bunga: Yield Treasury 10-tahun AS melonjak ke level 4,28% karena pasar menuntut premi risiko inflasi yang lebih tinggi, meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas.
* Perebutan Tunai (Cash Squeeze): Alih-alih berlindung di emas, ketidakpastian politik justru memicu pelarian ke Dolar AS. Indeks Dolar (DXY) menguat tajam sebesar 0,41% - 0,60% ke level 97,63. Dalam kondisi ini, likuiditas adalah raja, dan emas dijual demi mendapatkan uang tunai.
3. Paradoks "Kabar Baik adalah Kabar Buruk"
Data ekonomi Amerika Serikat yang sangat tangguh justru menjadi "pukulan maut" bagi harga emas. Logika pasar saat ini sangat lugas: ekonomi yang terlalu sehat menghilangkan urgensi bagi The Fed untuk memangkas suku bunga, yang secara historis merupakan musuh utama emas. Berikut adalah indikator makro utama yang memicu "pembersihan" pasar:
* S&P Global Mfg PMI: Tercatat di angka 52,40 (melampaui konsensus 51,90), menandakan ekspansi sektor manufaktur yang solid.
* ISM New Orders: Melonjak drastis ke level 57,10 dari sebelumnya 47,40, sebuah sinyal potensi inflasi dari sisi permintaan.
* ISM Mfg Employment: Membaik ke angka 48,10, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih tangguh dari perkiraan.
* Indeks Dolar (DXY): Berada di level 97,63, mengunci daya beli global dalam tekanan karena harga emas menjadi jauh lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Ketahanan ekonomi ini mematahkan narasi resesi (soft landing atau bahkan no landing), sehingga menghapus premi risiko yang selama ini menyokong harga emas di level tinggi.
4. Anomali Indonesia: Emas Antam yang "Melawan Arus"
Di tengah badai yang melanda pasar global, pasar domestik Indonesia menunjukkan perilaku unik. Terjadi divergensi tajam; saat harga spot dunia anjlok hingga 11%, harga emas fisik Antam justru melonjak Rp167.000 menjadi Rp3.027.000 per gram pada Senin, 2 Februari 2026.
Sintesis strategis di balik anomali ini adalah posisi Rupiah sebagai perisai alami (natural buffer). Pelemahan nilai tukar Rupiah (Kurs JISDOR berada di level Rp16.796) akibat penguatan DXY global telah menyerap dampak kejatuhan harga emas dunia bagi investor domestik. Namun, investor tetap harus mewaspadai struktur harga fisik:
* Harga Buyback: Rp2.744.000 per gram.
* Spread (Selisih Harga): Mencapai hampir 10%.
Ini berarti emas fisik di Indonesia saat ini murni merupakan instrumen lindung nilai (hedging) jangka panjang. Dengan spread sebesar itu, investor membutuhkan kenaikan harga yang signifikan hanya untuk mencapai titik impas, menegaskan bahwa emas fisik bukanlah instrumen tepat untuk spekulasi jangka pendek di tengah volatilitas ini.
5. Lantai Geopolitik yang Menahan Kejatuhan Total
Meskipun terjadi likuidasi brutal, emas tidak jatuh ke titik nol karena didukung oleh "lantai" geopolitik yang masih membara. Emas tetap mempertahankan esensinya sebagai satu-satunya aset cadangan tanpa risiko rekanan (counterparty risk).
Faktor-faktor yang menahan keruntuhan total meliputi:
* Eskalasi Timur Tengah: Ketegangan di Gaza dan Rafah, serta rencana bantuan militer AS senilai $6,5 miliar ke Israel, menjaga premi risiko perang tetap terintegrasi dalam harga.
* Kecemasan Transatlantik: Konferensi Keamanan Oslo menunjukkan kekhawatiran Eropa terhadap masa depan aliansi NATO. Diplomat Uni Eropa, Kaja Kallas, mengisyaratkan pergeseran kebijakan AS, yang mendorong bank sentral di Eropa Timur untuk terus mengakumulasi emas sebagai cadangan strategis yang independen dari gejolak diplomatik.
Kesimpulan & Pandangan ke Depan
Volatilitas ekstrem yang kita saksikan saat ini adalah "jati diri baru" pasar emas pasca-reset. Penurunan brutal dari 5.608,35** ke **4.400 telah membersihkan pasar dari spekulasi berlebih, meskipun fundamental jangka panjangโterutama akumulasi bank sentralโmasih tampak kokoh.
Pertanyaan krusialnya kini bukan lagi ke mana harga akan bergerak, melainkan seberapa kuat keyakinan Anda. Apakah Anda memiliki nyali untuk menangkap pisau yang tengah jatuh ini sebagai peluang sekali seumur hidup, ataukah Anda hanya akan menjadi penonton saat sejarah keuangan baru sedang dituliskan dengan tinta volatilitas? Di pasar yang tengah mencari keseimbangan baru ini, manajemen risiko adalah satu-satunya kompas yang tersisa.
LAPORAN BERBASIS INSTITUSI, FOOTPRINT DAN EMAS DI FEBRUARI 2026LAPORAN RISET PASAR GLOBAL: OUTLOOK PRE-MONTH โ FEBRUARI 2026
INSTRUMEN: GOLD CFD (XAU/USD) & KOMPLEKS LOGAM MULIA
EXECUTIVE SUMMARY
Pasar emas ( OANDA:XAUUSD ) menutup bulan Januari 2026 dengan peristiwa likuidasi yang secara fundamental mengubah struktur pasar jangka pendek. Setelah mencapai rekor tertinggi di kisaran $5.600/oz, konfirmasi nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya oleh Presiden Trump memicu "Flash Crash" pada tanggal 30 Januari, di mana harga anjlok lebih dari 9% hanya pada sesi AS dan menguji harga $4.870. Peristiwa ini menandakan pergeseran rezim dari "Debasement Trade" (intensi untuk membeli segala aset lindung nilai) menuju ketakutan akan kebijakan moneter yang lebih ketat ("Hard Money"). Untuk bulan Februari 2026, bias utama kami bergeser menjadi NETRAL-BEARISH (DISTRIBUTIF). Kami mengantisipasi fase volatilitas ekstrem dan price discovery di mana pasar akan berusaha mencerna kerusakan teknikal mingguan yang masif. Kenaikan harga akan menghadapi tembok supply yang tebal di area $5.200-$5.300, sementara support utama ada di $4.400. Strategi Trading Desk harus beralih dari buy-on-dip agresif menjadi manajemen risiko defensif, dengan fokus pada fading rallies dan perlindungan modal di tengah volatilitas Average True Range (ATR) yang melebar drastis.
Outlook Februari 2026:
Bias Utama: NETRAL-BEARISH (DISTRIBUTIF).
Antisipasi: Fase volatilitas ekstrem dan price discovery untuk mencerna kerusakan teknikal mingguan yang masif.
Level Kunci:
Resistance/supply: Area $5.200 - $5.300.
Support $4.400.
Strategi Trading Desk:
Beralih dari buy-on-dip agresif menjadi manajemen risiko defensif. Fokus utama adalah fading rallies (menjual saat harga naik) dan perlindungan modal di tengah pelebaran drastis volatilitas Average True Range (ATR).
TEKNIKAL GOLD
BULANAN
Struktur tren jangka panjang terlihat jelas sejak 2016. Indikator RSI pada timeframe bulanan menunjukkan kondisi overbought ekstrem (>80) sebelum koreksi tajam akhir bulan ini. Candle Januari membentuk pola Shooting Star atau Gravestone Doji dengan sumbu atas yang sangat panjang, menandakan penolakan harga (rejection) yang signifikan di level $5.600.
MINGGUAN
Minggu terakhir Januari (26-30 Jan) menunjukkan range mingguan terbesar dalam sejarah aset ini.2 Pola Bearish Engulfing masif terlihat, menelan pergerakan harga beberapa minggu sebelumnya. Divergensi RSI terlihat jelas di mana harga membuat Higher High sementara RSI gagal menembus level puncak sebelumnya, mengonfirmasi pelemahan momentum.
Footprint Screenshot
Analisis visual dilakukan pada profil volume. Terdapat volume node yang sangat tebal di area $5.500-$5.600 (jebakan pembeli atau trapped buyers). Secara umum, footprint menandakan imbalance positif pada upside (lebih banyak beli) dan adanya absorption ketika harga mencapai support kuat sebelumnya (volumenya terserap ke atas).
Level Pivot Bulanan & Mingguan:
Status: Data pivot dihitung ulang berdasarkan High-Low-Close Januari untuk memverifikasi level.
Verifikasi: Pivot Point (PP) Bulanan untuk Februari diperkirakan akan turun drastis dibandingkan posisi harga High, menempatkan harga saat ini di bawah Pivot sentral, mengonfirmasi bias bearish.
NARASI FUNDAMENTAL
Analisis fundamental bulan Februari 2026 didominasi oleh satu narasi tunggal yang memiliki efek domino pada semua variabel makroekonomi: Pergeseran Rezim The Fed (The Fed Regime Shift).
1. The "Warsh Shock" & Implikasi Kebijakan Moneter
Pemicu utama keruntuhan harga pada 30 Januari adalah nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
Siapa Kevin Warsh?
Mantan Gubernur The Fed (2006-2011) yang dikenal sebagai "Inflation Hawk" (Elang Inflasi) dan kritikus kebijakan uang murah (QE).
Pasar sebelumnya memposisikan diri untuk "Fed Put" (keyakinan bahwa Fed akan selalu menolong pasar) di bawah tekanan politik Presiden Trump. Nominasi Warsh menghancurkan asumsi ini.
Emas adalah aset tanpa imbal hasil (zero-yield). Daya tariknya meningkat ketika suku bunga riil negatif atau rendah. Jika Warsh dipersepsikan akan menahan suku bunga tinggi untuk melawan inflasi, maka Real Yields (Suku Bunga - Inflasi) akan naik. Korelasi Emas vs Real Yields sangat negatif . 2. FOMC Januari: Jeda dengan kesan Hawkish
Sebelum berita Warsh, pertemuan FOMC 27-28 Januari sudah memberikan nada hati-hati.
Keputusan: Suku bunga ditahan di 3.50%-3.75%.6
Dissenters: Ada 2 suara yang menginginkan pemangkasan (Waller & Miran).7 Ini menunjukkan perpecahan internal, namun mayoritas (10 anggota) memilih menunda.
Probabilitas Maret: Data CME FedWatch 8 menunjukkan probabilitas "No Change" (Tahan Bunga) pada pertemuan Maret melonjak hingga >97%. Harapan pemangkasan bunga di Q1 2026 praktis telah dihapus dari harga pasar. Ini menghilangkan katalis bullish jangka pendek untuk Emas.
2. Inflasi & Data Ekonomi Februari (Calendar Watch)
Bulan Februari akan menjadi ujian validitas tesis "Hard Money" ini.
CPI (11 Februari): Data inflasi AS akan dirilis.10 Mengingat ancaman tariff Trump dan kebijakan fiskal ekspansif, ada risiko inflasi naik (rebound).
Skenario: Jika CPI tinggi (>3.0%), pasar akan panik bahwa Warsh akan menaikkan suku bunga, bukan memotongnya. Ini bearish untuk Emas jangka pendek.
Skenario Alternatif: Jika CPI rendah, narasi "pemangkasan bunga" mungkin hidup kembali, memberikan napas bagi Emas.
NFP (6 Februari): Data tenaga kerja. Pasar tenaga kerja yang kuat akan memperkuat mandat Warsh untuk fokus pada inflasi (Hawkish).
3. Geopolitik: Mengapa Safe Haven Gagal?
Pada 30 Januari, Emas jatuh bersamaan dengan pasar saham (S&P 500 turun -0.43%, Nasdaq -0.94%).11 Mengapa Emas tidak menjadi Safe Haven?
Likuiditas: Dalam krisis likuiditas akut (margin call), pelaku pasar menjual "apa yang bisa dijual", bukan "apa yang ingin dijual". Keruntuhan harga Perak (-17% hingga -35%) memaksa dana lindung nilai (Hedge Funds) untuk menjual Emas guna menutupi kerugian margin di posisi Perak.12
De-Risking: Emas telah menjadi "trade paling ramai" (most crowded trade) di 2025. Ketika narasi berubah, pintu keluar menjadi terlalu sempit untuk semua orang.
Iran/Timur Tengah: Ketegangan geopolitik masih ada 14, tetapi pasar saat ini lebih peduli pada Cost of Capital (Suku Bunga AS) daripada Risk of War. Premi risiko perang telah dikempiskan.
4. Sintesis Bias Bulanan: Distribusi Institusional
Narasi "Debasement" (Pelemahan Dolar) yang mendorong Emas ke $5.600 sedang diuji ulang. Februari kemungkinan besar akan menjadi bulan di mana institusi melakukan distribusi dan menata ulang portofolio untuk menghadapi rezim Fed yang baru. Volatilitas akan tetap tinggi, namun arah tren jangka pendek adalah ke bawah atau menyamping (sideways to lower).
5. Aliran Modal (Capital Flows):
Bank-bank sentral utama terus akumulasi emas sebagai diversifikasi cadangan. Goldman Sachs memperkirakan pembelian bank sentral ~60 ton/bln; China telah membeli emas 14 bulan berturut-turut. Dana ETF emas mencatat inflow rekor 2025 (USD 89 miliar/801 ton), dan inflow berlanjut (naik ~20% YoY). Demikian juga permintaan retail (koin/batangan) di pasar negara berkembang tetap kuat. Kekhawatiran atas depresiasi dolar AS (nilai dolar melemah Des 2025) juga mendorong pemodal global beralih ke emas.
Chain of Logic (Logika Skenario):
Bearish (40%): Momentum teknikal 30 Jan sangat kuat. Trapped buyers di atas akan menjual setiap kenaikan. Jika data makro mendukung (Inflasi naik), Emas tidak punya alasan untuk naik.
Consolidation (45%): Penurunan 9% sehari jarang terjadi berturut-turut. Biasanya pasar butuh waktu untuk "menyembuhkan" luka teknikal. Pembeli fisik (China/India) akan menahan harga di level diskon ($4.800), sementara spekulan menjual di atas ($5.200).
Bullish (15%): Probabilitas terendah karena butuh katalis baru yang sangat kuat untuk membalikkan sentimen negatif Warsh.
TRADE PLAN (ACTIONABLE)
Catatan Manajemen Risiko: Mengingat volatilitas ATR harian yang melebar (> $150/hari), ukuran posisi (position sizing) HARUS DIKURANGI 50-60% dari ukuran normal. Stop loss harus lebih lebar untuk menghindari whipsaw.
Setup 1: The "Supply Wall" Fade (Short Setup) - Skenario A/B
Deskripsi: Mencari peluang Short (Jual) pada reli korektif menuju area breakdown sebelumnya. Memanfaatkan likuiditas pembeli yang terperangkap yang ingin keluar impas.
Entry Rules:
Tunggu harga rebound ke zona $5.150 - $5.250.
Konfirmasi: Pola candlestick bearish (Shooting Star, Engulfing) di timeframe H4 atau H1 pada zona tersebut.
Indikator: RSI H4 masuk ke area Overbought (>70) lalu cross down.
Stop Loss: Di atas $5.360 (Di atas supply zone mingguan).
Targets:
T1: $4.900 (Retest Low).
T2: $4.500 (Struktural Support).
Risk:Reward: 1:2 hingga 1:3.
Setup 2: The "Dead Cat" Scalp (Long Setup) - Skenario B
Deskripsi: Counter-trend long jangka pendek jika harga bertahan di level support psikologis, memanfaatkan oversold RSI harian.
Entry Rules:
Harga menyentuh zona $4.750 - $4.800.
Konfirmasi: Adanya divergensi Bullish pada RSI timeframe H1. Volume jual menurun (exhaustion).
Stop Loss: Di bawah $4.690 (Pemberian ruang volatilitas).
Targets:
T1: $5.000.
T2: $5.100.
Risk:Reward: 1:1.5 (Lebih rendah karena melawan tren momentum).
Setup 3: Breakout Breakdown (Momentum Short) - Skenario A
Deskripsi: Jika level $4.800 ditembus dengan volume besar, ini memicu likuidasi tahap kedua.
Entry Rules:
Harga penutupan H4 di bawah $4.780.
Retest level tersebut dari bawah sebagai resistensi.
Stop Loss: Di atas $4.900.
Targets: $4.450.
MODEL CONFIDENCE & ASSUMPTIONS
Confidence Score: 75/100
Alasan: Sinyal teknikal (Weekly Candle) sangat jelas (Bearish). Faktor fundamental (Warsh + Fed Pause) selaras dengan teknikal. Ketidakpastian utama hanya terletak pada seberapa agresif pembeli fisik (Central Banks) akan menahan harga di level $4.800.
EMAS: Analisis Dukungan & Resistensi untuk Minggu DepanEMAS: Analisis Dukungan & Resistensi untuk Minggu Depan
Berikut analisis struktur terbaru saya untuk Emas.
Resistensi 1: area 5104 - 5115
Resistensi 2: area 5582 - 5600
Dukungan 1: area 4630 - 4685
Dukungan 2: area 4536 - 4551
Dukungan 3: area 4340 - 4410
Pertimbangkan struktur ini untuk perdagangan pullback/breakout.
BTC Bisa Turun Lebih Jauh...BTC Bisa Turun Lebih Jauh...
Prospek bearish untuk BTC adalah ide yang saya posting 6 hari yang lalu.
Harga mencapai target kedua dan tampaknya akan turun lebih jauh.
Kita perlu berhati-hati karena BTC bisa memantul kembali dari area saat ini.
Secara umum masih belum jelas apa yang sedang dilakukan BTC mengingat prospeknya telah berubah dari bullish menjadi bearish selama dua bulan terakhir dan semuanya dengan pengaturan yang sangat jelas.
Saat ini, BTC jelas dan tampaknya akan turun lebih jauh.
Kita harus berhati-hati terhadap pergerakan besar yang dimanipulasi seperti yang sudah terjadi pada emas dan perak.
Siapa pun yang menciptakan pergerakan bullish dapat mendorong semuanya turun lagi seperti yang sudah kita lihat pada hari Jumat.
Anda dapat menemukan detail lebih lanjut di grafik.
Terima kasih dan semoga beruntung! ๐
Emas Anjlok Setelah Rebound Teknis, Tekanan Jual Mendominasi๐ Gambaran Pasar:
Harga emas sempat mengalami rebound teknis tajam dari 4500 ke 4582, namun kenaikan tersebut tidak didukung oleh lanjutan minat beli. Penjual kembali masuk secara agresif di area harga tinggi, mengonfirmasi fase distribusi di sekitar 4580. Penolakan ini memicu aksi jual lanjutan yang kuat, mendorong harga turun kembali ke sekitar 4400.
๐ Analisis Teknikal:
Level Resistance Utama:
โข 4480 โ 4500
โข 4560 โ 4580
Level Support Terdekat:
โข 4400 โ 4385
โข 4350 โ 4320
โข EMA:
Harga bergerak jauh di bawah EMA 09 pada timeframe M5, M15, dan H1 โ tren bearish sangat kuat tanpa tanda pembentukan dasar.
โข Candlestick / Volume / Momentum:
Rebound dari 4500 ke 4582 hanyalah pullback teknis dengan volume beli yang lemah. Setelah itu, muncul candle bearish kuat dengan volume meningkat, mengonfirmasi bull trap. Momentum bearish kembali meningkat.
๐ Prospek:
Emas berpotensi melanjutkan penurunan dalam jangka pendek jika level 4400 gagal bertahan, membuka peluang penurunan lebih dalam menuju area 4350 โ 4320.
Paradoks Trading: Kenapa Analisis Bukan SegalanyaPernahkah kalian merasa aneh ketika sudah belajar analisis teknikal sampai hafal setiap pola candlestick, sudah paham fundamental hingga bisa menebak pergerakan bank sentral, bahkan sudah bisa membaca sentimen pasar dengan baik, tapi ketika benar-benar trading, yang keluar malah masalah management risiko, eksekusi trade, dan kontrol emosi? Kalian tidak sendiri, dan ini bukan berarti analisis kalian sia-sia.
Bayangkan seperti ini, analisis itu seperti peta jalan yang bagus. Kalian tahu mau kemana, tahu jalurnya, tahu juga jalan mana yang bagus dan mana yang rusak. Tapi peta saja tidak cukup untuk sampai tujuan. Kalian tetap butuh kendaraan yang baik, kemampuan mengemudi, dan mental yang tenang saat di jalan. Nah, manajemen risiko itu adalah kendaraan kalian, eksekusi trade adalah kemampuan mengemudi, dan psikologi adalah mental kalian saat berkendara.
Ini terjadi karena analisis dan eksekusi adalah dua hal yang sangat berbeda. Analisis adalah proses yang tenang, bisa dilakukan sambil minum kopi, tanpa tekanan finansial. Tapi begitu uang real kalian terlibat, otak kalian berubah mode dari analitis menjadi survival(bertahan hidup). Yang muncul malah pertanyaan sederhana seperti berapa lot yang harus dipakai, kapan harus cut loss, atau kenapa tangan gemetar saat mau klik tombol buy.
Manajeemn risiko adalah fondasi yang sebenarnya menentukan apakah kalian bisa bertahan di market atau tidak. Tidak peduli seberapa akurat analisis kalian, jika kalian risk terlalu besar dalam satu trade, satu losing streak bisa menghabiskan akun. Bahkan trader dengan win rate lima puluh persen bisa profitable kalau risk reward rationya bagus dan manajemen risikonya ketat.
Eksekusi trade adalah skill yang berbeda dari analisis. Ini tentang disiplin untuk masuk di harga yang sudah ditentukan, tidak mengejar harga karena FOMO, tidak menambah posisi secara emosional, dan yang paling penting adalah kemampuan untuk cut loss tanpa ragu. Banyak trader punya analisis bagus tapi eksekusinya berantakan karena masuk terlalu cepat atau keluar terlalu lambat.
Psikologi trading adalah monster tersembunyi yang tidak pernah muncul saat kalian analisis di demo account. Ketakutan, keserakahan, revenge trading adalah hal-hal yang baru muncul ketika uang real terlibat. Kalian bisa punya sistem trading terbaik di dunia, tapi kalau tidak bisa mengontrol emosi saat loss beruntun, sistem itu tidak ada gunanya.
Jadi apakah analisis tidak penting? Tentu saja penting, tapi posisinya adalah sebagai bias arah, tidak menjamin profit. Analisis membantu kalian menemukan area entry yang probabilitasnya lebih tinggi. Tapi yang menentukan kalian profit atau loss adalah seberapa baik kalian mengelola risiko, seberapa disiplin eksekusi, dan seberapa stabil psikologi kalian.
Trading profesional bukan tentang memprediksi market dengan sempurna, tapi tentang mengelola ketidakpastian dengan baik. Kalian tidak perlu tahu pasti kemana market akan bergerak, kalian hanya perlu tahu seberapa siap kalian dengan kerugian, kapan kalian akan keluar trade, dan bagaimana kalian tetap tenang ketika market tidak bergerak sesuai ekspektasi.
Untuk mengatasi paradoks ini, buat trading plan yang detail tidak hanya soal setup entry, tapi juga risk per trade dan aturan kapan kalian harus stop. Praktik eksekusi dengan disiplin, dan bangun ketahanan psikologi dengan melakukan jurnal setiap trade. Trading adalah skill holistik yang membutuhkan keseimbangan antara ilmu dan eksekusi.
AKRA Masih Ada Potensi ke Swing high 13201. AKRA masih bergerak sideways dalam kotak hijau dan memang secara karakter lebih cenderung sering false break.
2. Koreksi tajam dalam 2 hari terakhir setelah menguji area swing high.
3. Selama mampu bertahan di atas swing low 1225, ada peluang technical rebound pada saham ini dengan potensi kenaikan hingga ke swing high 1320.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 1225 selama tekanan jual mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya
WT: AKRAZPCM6A (3.5x)
Disclaimer ON
#Sahamjagoan #SatuMingguProfit
Jual pendek emas di level tinggi minggu depan
I. Penilaian Tren
Level Bulanan: Bayangan atas yang panjang pada candle bullish menunjukkan melemahnya momentum naik dan perlunya koreksi. Namun, agar tren berbalik bearish, diperlukan penembusan tegas di bawah support kuat 4310.
Level Mingguan: Bayangan atas yang panjang pada candle bearish mengkonfirmasi tekanan jangka pendek. Di bawah 5030, strategi jual saat reli lebih disukai.
Level Harian: Setelah ditolak di dekat 5450, tren jangka pendek bearish dalam konsolidasi. Fokus pada resistensi di atas 5000 untuk potensi peluang jual.
II. Level Harga Kunci
Level Resistensi: 5030, 5150, 5240, 5370
Level Support: 4700, 4600, 4550 (level konversi pivot), 4310
III. Strategi Perdagangan
1. Posisi Jangka Menengah
Zona Jual: Dekat 5030โ5040, stop loss di 5045, target 4950 โ 4800 โ 4700 secara berurutan.
Pengamatan Beli: Jika harga turun kembali ke area support 4680โ4700 dan stabil, pertimbangkan posisi beli ringan dengan stop loss di bawah 4650, target 4800โ4850.
2. Perdagangan Jangka Pendek
Awal Sesi Asia (Awal Pekan): Pantau kisaran 4810โ4950. Jika kisaran tersebut bertahan, pertimbangkan perdagangan jual dengan probabilitas tinggi di dekat resistance dan perdagangan beli ringan di dekat support dengan stop loss ketat.
Fokus untuk Senin:
Jika harga rebound di atas 5000 atau dekat 5030, cari peluang untuk menjual.
Jika harga turun mendekati titik terendah hari Jumat (sekitar 4680), pertimbangkan posisi beli ringan (membutuhkan konfirmasi stabilisasi).
IV. Pengingat Pengendalian Risiko
Kondisi pasar saat ini menunjukkan perbedaan yang semakin besar antara pembeli dan penjual, dengan volatilitas yang signifikan. Disarankan untuk berdagang dengan posisi ringan dan menerapkan langkah-langkah stop-loss yang ketat.
4310 berfungsi sebagai batas tren kritis. Penembusan yang menentukan di bawah level ini dapat membuka pintu untuk penurunan lebih lanjut, sehingga perlu waspada terhadap pergerakan pasar yang ekstrem.
Hindari mengejar reli atau penjualan panik. Tunggu sinyal yang jelas di sekitar level-level kunci sebelum memasuki perdagangan.
BTC : CME GAP 1. Gap CME 78K-83K (besar ~8%, salah satu terbesar sejarah) sudah sebagian besar terisi karena harga futures langsung crash ke bawah 78K โ sekarang di ~76K-77K (low ~74.7K, current ~76-77K).
2. Momentum bearish kuat: Break support utama, deleveraging massal, likuidasi tinggi, fear ekstrem โ potensi lanjut turun ke 74K-75K atau lebih rendah (target bearish $70K+ jika gagal hold).
3. Gap fill sisa? Masih ada ruang naik ke ~80-83K sebagai resistance kuat jika rebound oversold (RSI weekly oversold), tapi probabilitas downside lebih tinggi sekarang (macro buruk, geopolitik, Fed uncertainty).
Bitcoin TURUN MINGGU DEPANHarga masih dalam saluran turun yang jelas, struktur lower high - lower low belum tertembus
Pemulihan saat ini hanyalah kemunduran teknis, belum memenuhi syarat untuk pembalikan
Harga ditolak di zona pasokan + tepi atas saluran bawah, memberikan prioritas untuk JUAL mengikuti tren
Skenario teknis:
Harga rebound ke zona resistensi jangka pendek
Tidak dapat diatasi โ terus menurun hingga ke dasar saluran
Turunkan target jika tekanan jual kembali kuat
Makro akhir pekan:
Psikologi risk-off masih berlaku
USD mempertahankan kekuatan, arus kas berhati-hati dengan aset berisiko
Tidak ada katalis yang cukup kuat bagi BTC untuk membalikkan keadaan secara berkelanjutan dalam jangka pendek
Target Perununan Bitcoin 61k - 50k Di bawah 1 MilyarBitcoin Bearish seperti biasa karena memang ini siklusnya, Bottom dari Bitcoin di perkirakan 50K saya pribadi akan mulai akumulasi ketika Bitcoin menyentuh 61k dan akan fokus untuk jangka panjang dimana 200.000 USD sebagai target analisa saya pribadi. saya tetap bullish secara jangka panjang tapi Bearish untuk jangka Pendek.
CME Naik Margin Logam โ Risiko Gap Senin? | Emas KunciEmas tidak lagi bergerak bebas โ sekarang sedang memperbaiki dengan struktur.
Setelah mencetak ATH, XAUUSD memberikan CHoCH yang jelas, diikuti oleh serangkaian BOS bearish, mengonfirmasi pullback yang terkendali, bukan penjualan panik. Harga sekarang menghormati saluran korektif menurun, yang biasanya muncul sebelum pasar memutuskan langkah besar berikutnya.
๐ง Konteks Fundamental (Aliran > Judul)
CME menaikkan persyaratan margin untuk logam
Margin yang lebih tinggi = pengurangan posisi yang dipaksa untuk trader yang memanfaatkan
Ini sering menciptakan kesenjangan yang dipicu oleh likuiditas pada pembukaan mingguan
Penting: ini adalah tekanan mekanis, bukan perubahan tren makro
โก๏ธ Harapkan volatilitas terlebih dahulu, kejelasan nanti.
๐ Struktur Teknikal (HTF โ LTF)
Penolakan ATH + CHOCH = momentum bullish terhenti
Beberapa BOS di dalam saluran = fase distribusi
Harga sedang menyusut menuju zona likuiditas kunci
๐ Level Kunci untuk Diperhatikan
5,090 โ 5,120: Saluran atas / zona reaksi sisi jual
4,620 area GAP: Magnet likuiditas probabilitas tinggi jika terjadi kesenjangan pada hari Senin
4,410 zona dukungan: Permintaan HTF & dasar saluran (level kritis)
๐ฏ Skenario (Jika โ Maka)
Jika hari Senin terjadi gap ke 4,620
โ Harapkan pergerakan tajam dan break palsu
โ Tunggu penerimaan / penyerapan sebelum bias long
Jika harga kehilangan 4,620 dengan bersih
โ Tarikan berikutnya = dukungan 4,410
Jika harga segera merebut kembali 4,900+
โ Gap kemungkinan menjadi perangkap โ tertekan kembali ke rentang
Target Penurunan Emas 2800 USD Setara IDR 1.6jt - 2jt/GramAnalisa ini memang beresiko di Hujat karena banyak investor Emas tidak senang tapi ini adalah opini saya pribadi. Emas saat ini berada pada siklus yang sama seperti 2012 dimana ada rally yang begitu tinggi tanpa adanya koreksi yang berarti dan endingnya crash cukup dalam hal yang sama akan terjadi. saya percaya akan siklus dan pola akan berulang, Emas saat ini sudah di fase yang sangat overbought dan shadow panjang di timeframe Weekly menandakan bahwa market sudah bersiap untuk reversal. Tentunya tidak akan langsung terjun, jika menggunakan Acuan 2012 dimana market sideways terlebih dahulu baru terjadi penurunan.
diperlukan kurang lebih 1600 hari untuk menyentuh bottom dari XAUUSD target penurunan sekitar 3200 - 2800 usd. Benar atau salahnya analisa ini hanya bisa di buktikan 3 tahun kedepan. Tujuan dari analisa ini adalah bukan untuk menakut-nakuti tapi memang ini fakta dan siklus yang berulang. kalian sebagai investor maupun trader seharusnya bisa melihat ini sebagai bentuk Kehati-hatian bukan malah menganggap ini sebagai ancaman tetap gunakan akal sehat jangan terpancing dengan emosi sesaat.
Rencana Pembukaan Mingguan XAUUSD (H3) - LiamStruktur telah berubah | Fokus awal minggu tetap JUAL pada reli
Ringkasan cepat
Emas telah menyelesaikan ekspansi penurunan tajam setelah tren bullish yang berkepanjangan, melanggar struktur sebelumnya dengan tegas. Aksi harga saat ini menunjukkan upaya pemulihan yang lemah, menyiratkan bahwa pergerakan turun adalah korektif terhadap distribusi daripada pembalikan yang telah selesai.
Untuk awal minggu, bias tetap jelas: jual struktur, jangan kejar pantulan.
Struktur pasar
Trend menaik sebelumnya telah sepenuhnya terganggu oleh aksi jual yang impulsif.
Harga kini diperdagangkan di bawah dukungan sebelumnya, yang telah berubah menjadi resistensi.
Pemulihan saat ini kurang momentum dan menunjukkan karakteristik penarikan korektif, bukan akumulasi.
Ini menjaga pasar dalam lingkungan jual-pada-reli hingga terbukti sebaliknya.
Zona teknis kunci
Zona jual utama FVG / resistensi: 4970 โ 5000
Zona ini sejalan dengan ketidakseimbangan dan likuiditas sebelumnya dan merupakan area yang diutamakan untuk reaksi jual.
Zona jual sekunder FVG: 4795 โ 4820
Zona reaksi yang lebih rendah di mana harga mungkin terhenti sebelum melanjutkan ke bawah.
Target likuiditas yang lebih dalam: 4340 โ 4350
Ini tetap menjadi tujuan utama ke bawah jika struktur terus terurai.
Zona invalidasi atas: 5300+
Penerimaan di atas area ini akan memaksa penilaian ulang terhadap bias bearish.
Skenario awal minggu
Skenario utama โ JUAL reli
Selama harga tetap tertekan di bawah zona 4970โ5000, setiap pemulihan harus diperlakukan sebagai korektif. Harapannya adalah untuk kelanjutan downside lebih lanjut menuju likuiditas yang lebih rendah.
Skenario sekunder โ Penarikan yang lebih dalam
Jika harga gagal merebut zona jual pertama dengan bersih, penurunan perlahan ke area 4795โ4820 mungkin terjadi sebelum kelanjutan.
Kondisi penilaian ulang
Hanya pemulihan yang kuat dan penerimaan di atas 5300 yang akan membatalkan struktur jual saat ini.
Catatan kunci
Aksi harga awal minggu sering kali menghapus likuiditas yang tersisa.
Hindari long kontra-trend di dalam resistensi.
Biarkan harga datang ke level, lalu eksekusi.
Struktur > pendapat.
Fokus mingguan:
menjual reli korektif ke dalam FVG dan resistensi, atau menunggu harga menunjukkan perubahan struktur yang jelas sebelum mengubah bias.
BTCUSD โ Weekly Outlook (Market Structure & Demand Zone)Bitcoin sedang berada dalam fase koreksi setelah distribusi di area premium. Secara struktur weekly, market kehilangan momentum bullish setelah breakdown dari area keseimbangan.
Area 75K kini berperan sebagai mid-range resistance. Selama harga berada di bawah level ini, bias market masih korektif, bukan bullish continuation.
๐ Skenario utama:
Harga berpotensi melanjutkan pullback menuju demand 66K sebagai area reaksi awal.
Jika zona ini gagal menahan, market berpeluang turun lebih dalam ke demand mayor 45K โ 37K.
๐ Catatan:
Selama struktur lower high โ lower low masih valid, setiap kenaikan hanya dianggap retracement.
๐ Skenario alternatif:
Reclaim dan weekly close kuat di atas 75K dapat membuka peluang range atas kembali dimainkan.
โ ๏ธ Reminder:
Bukan ajakan buy/sell. Fokus pada struktur, area, dan manajemen risiko.
Analisis Elliott Wave XAUUSD โ 2 Februari 2026
Momentum
Momentum mingguan (W1)
Momentum mingguan mulai menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan turun. Kita perlu menunggu penutupan candle minggu ini untuk mengonfirmasi pembalikan tersebut.
Jika momentum W1 dikonfirmasi berbalik turun, maka kemungkinan besar tren bearish akan berlanjut setidaknya selama beberapa minggu ke depan.
Momentum harian (D1)
Momentum D1 saat ini masih menurun dan sedang mendekati area oversold.
Dengan kondisi ini, terdapat kemungkinan tinggi bahwa dalam 1โ2 hari ke depan akan terbentuk daily low, kemudian harga berpotensi rebound atau bergerak sideway setidaknya selama beberapa hari.
Momentum H4
Momentum H4 masih terkompresi di area oversold, dengan jumlah candle yang telah dihitung sebanyak 13 candle H4.
Hal ini menunjukkan bahwa harga kemungkinan besar sedang mendekati dasar H4, yang kemudian akan diikuti oleh rebound korektif atau pergerakan sideway selama beberapa candle H4.
Struktur Gelombang
Struktur gelombang mingguan (W1)
Dengan momentum mingguan yang sedang mencoba berbalik arah, kita perlu menunggu penutupan candle minggu ini untuk konfirmasi.
Jika harga menutup di bawah level 4282 (level pembalikan momentum bullish sebelumnya), maka hal ini akan mengonfirmasi terbentuknya puncak mingguan.
Dalam skenario tersebut, struktur W1 kemungkinan sedang membentuk pola (1)(2)(3)(4)(5) warna kuning, dan struktur 12345 warna biru juga bisa dianggap telah selesai.
Jika dikonfirmasi, pasar diperkirakan akan memasuki fase koreksi jangka menengah hingga panjang, yang dapat berlangsung setidaknya beberapa minggu.
Struktur gelombang harian (D1)
Penurunan saat ini pada D1 bersifat tajam dan curam, yang memperkuat kemungkinan bahwa puncak gelombang 5 warna biru telah terbentuk.
Berdasarkan pergerakan harga saat ini, terdapat probabilitas yang sangat tinggi bahwa pasar sedang membentuk struktur penurunan 5 gelombang.
Dengan momentum D1 yang mendekati area oversold, pembalikan momentum sangat mungkin terjadi dalam 1โ2 hari ke depan.
Karena struktur penurunan terlihat sebagai 5 gelombang, maka fase kenaikan berikutnya setelah momentum D1 berbalik naik kemungkinan besar akan berbentuk struktur korektif 3 gelombang. Kita akan terus memantau untuk konfirmasi lebih lanjut.
Struktur gelombang H4
Pada timeframe H4, saat ini saya sementara memberi label struktur 12345 warna merah.
Area harga saat ini di sekitar 4593 bertepatan dengan zona likuiditas pada Volume Profile, serta berkorelasi dengan persiapan pembalikan momentum H4.
Oleh karena itu, saya memperkirakan area ini akan menjadi zona pembalikan untuk gelombang 4 warna merah.
Dalam skenario ini, level 4956, yang merupakan Fibonacci 0.382 dari gelombang 3 warna merah, diproyeksikan sebagai target penyelesaian gelombang 4.
Setelah gelombang 4 selesai, harga diperkirakan akan kembali turun menuju area 4270โ4593 untuk menyelesaikan struktur penurunan 5 gelombang, sebelum kemudian bertransisi ke tren naik baru dengan setidaknya struktur 3 gelombang.
Rencana Trading
Dalam kondisi saat ini, trader yang baru masuk pasar mungkin melihat pergerakan naik atau turun yang kuat sebagai peluang trading.
Namun, dari sudut pandang trader berpengalaman, ini bukanlah kondisi yang ideal untuk sering melakukan transaksi.
Volatilitas pasar sangat tinggi, dan harga dapat dengan mudah menyapu stop loss sebelum bergerak sesuai arah analisis.
Sebaliknya, masuk pasar dengan posisi yang tidak tepat atau tanpa stop loss sering kali harus dibayar mahal dengan kerugian pada akun trading.
๐ Fokus utama saat ini adalah observasi dan kesabaran, menunggu struktur harga dan konfirmasi momentum yang lebih jelas, daripada memaksakan entry di tengah volatilitas yang ekstrem.
USD/CHF Extrem Buy, Tunggu MHV Di Low BB By M NuzulAnalisa Time Frame 1-Hari: Harga Berpotensi Bentuk MHV
Jika diamati dari time frame 1-hari, harga pasangan mata uang USD/CHF sedang dalam tren turun. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 sejak pertengahan Desember lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Dari sisi Setup, Momentum Sell berterusan tampak baru terbentuk beberapa pekan terakhir. Hal ini ditandai dengan penutupan pada bagian bawah Low BB. Momentum berakhir setelah harga dipaksa kembali ke dalam BB dan terbentuk Extrem Buy di Low BB. Extrem ini ditandai dengan MA-5 Low yang keluar dari Low BB, pembentukan Candlestick Reversal, dan Retest. Harga telah menyelesaikan sinyal Extrem ketika sampai pada MA-5 High. Dari posisinya saat ini, harga berpotensi melanjutkan penurunan ke Low BB. Upaya penurunan ini juga merupakan struktur Setup lanjutan pasca Extrem dalam proses MHV. Untuk itu, analisa kali ini akan fokus pada penurunan tersebut.
Dari sisi analisa Supply And Demand, zona Supply harian terdekat yang dapat mendukung analisa BBMA OA adalah 0.79000. Zona Supply tersebut merupakan zona Supply Fresh yang menjadi awal penurunan harga setelah konsolidasi selama beberapa bulan. Dari sini, harga berpotensi kembali melanjutkan penurunan atau bergerak ekstrim ke zona Supply yang telah ditandai.
Analisa Time Frame 4-Jam: Manfaatkan Penurunan Lanjutan, Zona Supply Menguatkan Himpitan EMA-50 Dan Top BB
Dilihat dari time frame 4-jam, USD/CHF sedang dalam tren turun. Hal ini digambarkan oleh Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk pertengahan Januari lalu. Posisi harga berada di antara kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kekuatan jangka pendek dalam konsolidasi. Breakout ataupun Rejection pada salah satu sisi BB dapat mengonfirmasi awal pergerakan tren baru atau penerusan tren lama.
Dari sisi Setup, Momentum Buy baru saja terbentuk pada Jumat lalu setelah harga ditutup pada bagian atas Top BB. Kenaikan ini diawali dari ketidakmampuan harga meneruskan Momentum di Low BB. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kenaikan harga tidak memberikan unsur perubahan arah; tidak ada Extrem dan CSAK yang terbentuk saat harga berbalik arah pekan lalu. Peluang dari time frame 1-hari akan valid jika harga membentuk Extrem Sell di Top BB. Diperkirakan, harga akan mengalami kenaikan lanjutan ke EMA-50 sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Dari sisi analisa Supply And Demand, peluang penurunan lanjutan didukung dengan adanya zona Supply Fresh di EMA-50. Zona ini terbentuk ketika harga mengalami penurunan kuat dan membentuk Momentum Sell berterusan di Low BB. Zona Supply di sekitar 0.77500 tersebut akan menjadi Key Level untuk menentukan Entry, Stop Loss, serta perhitungan target Profit.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Sell
Entry: 0.77650
Stop Loss: 0.78000
Take Profit: 0.76600
Perkiraan Waktu Trading: 2-3 Hari.
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
Skenario apa saja yang mungkin terjadi pada harga emas pada tang๐ 1๏ธโฃ Garis Tren (Trendline)
Tren jangka panjang sebelumnya adalah NAIK (BULLISH), didukung oleh garis tren naik yang jelas.
Saat ini harga telah menembus ke bawah garis tren naik, yang menunjukkan bahwa struktur bullish mulai melemah.
Garis tren sebelumnya kini berperan sebagai resisten dinamis saat harga melakukan pullback dan retest.
โก๏ธ Kondisi saat ini: koreksi turun setelah kehilangan garis tren utama
๐ฅ 2๏ธโฃ Zona Resisten (Resistance)
Resisten terdekat: 4,835
Area breakout sebelumnya โ kini menjadi resisten
Sejalan dengan zona penolakan harga kuat terbaru
Resisten utama: 5,000 โ 5,103
Zona akumulasi sebelum penurunan tajam
Dekat EMA jangka menengah + garis tren yang telah ditembus
Jika harga naik kembali ke area ini โ tekanan jual diperkirakan tinggi
โก๏ธ Pullback ke zona ini lebih berpotensi menjadi peluang jual, bukan sinyal pembalikan naik.
๐ฉ 3๏ธโฃ Zona Support
Support utama: 4,590
Titik terendah terbaru setelah penurunan kuat
Area yang sebelumnya menunjukkan reaksi beli
Jika level ini ditembus:
Harga berpotensi melanjutkan penurunan ke gelombang bearish baru
Tren turun jangka pendek akan terkonfirmasi lebih kuat
๐ Rencana Trading
JUAL EMAS: 5,000 โ 5,002
Stop Loss: 5,015
Take Profit: 200 โ 500 โ Open
JUAL EMAS: 5,105 โ 5,107
Stop Loss: 5,117
Take Profit: 200 โ 500 โ Open






















