Chumtrades XAUUSD | ATH Bukan Alasan untuk ShortBias makro:
CPI AS melambat, sementara ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed pada 2026 masih terjaga. Yield obligasi Jepang melonjak tajam, menandakan rotasi modal dari aset spekulatif ke aset safe haven seperti emas. Latar belakang makro terus mendukung emas.
Struktur:
Emas telah menembus ATH, dengan puncak sebelumnya di 438x kini berperan sebagai support. Puncak jangka pendek sedang terbentuk di sekitar 4420. Tren naik tetap dominan pada timeframe H1 & M30.
Bias trading:
👉 Utamakan BUY searah tren
❌ Hindari FOMO mengejar harga
⚠️ SELL hanya untuk scalp jangka pendek setelah terjadi break struktur di timeframe kecil
Area BUY:
438x (ATH sebelumnya)
4350–4353
4336–4330
Invalidasi:
Penutupan yang jelas di bawah 4320 membuka potensi penurunan ke 4310 / 4300
Dalam kondisi ini, struktur bullish H1–M30 menjadi tidak valid
Catatan risiko:
Momentum sangat curam → pullback cepat bisa terjadi. Kelola risiko dengan ketat dan fokus BUY di area kunci, bukan berdasarkan emosi.
Ide komunitas
Emas Mempertahankan Tren Naik Kuat-Waspadai Koreksi JangkaPendek📊 Gambaran Pasar
Harga emas terus melonjak dan saat ini diperdagangkan di sekitar 4400 USD/oz.
Reli ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, pelemahan dolar AS, serta meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Namun, setelah kenaikan yang tajam dan berkepanjangan, tekanan ambil untung jangka pendek berpotensi mulai muncul.
📉 Analisis Teknikal
🔺 Area Resistance Utama
• 4415 – 4420: Resistance psikologis kuat, berpotensi memicu reaksi teknikal.
• 4455 – 4470: Resistance lanjutan jika harga mampu bertahan kuat di atas 4400.
🔻 Area Support Utama
• 4378 – 4388: Support jangka pendek dan area pullback teknikal dalam tren naik.
• 4355 – 4365: Support yang lebih kuat jika terjadi koreksi lebih dalam pada sesi AS.
📈 EMA
• Harga berada di atas EMA 09, mengonfirmasi bahwa tren bullish jangka pendek masih terjaga.
🕯️ Candlestick / Volume / Momentum
• Candlestick bullish yang kuat menunjukkan buyer masih menguasai pasar.
• Momentum berada di level tinggi, membuka peluang konsolidasi, jeda, atau reaksi wick atas di area resistance.
• Belum terlihat pola pembalikan yang jelas pada H1/H4 → tren utama tetap bullish.
________________________________________
📌 Outlook
Emas berpotensi melanjutkan kenaikan jangka pendek selama harga bertahan di atas 4380–4390.
Namun, saat mendekati 4415–4420, koreksi teknikal atau volatilitas intraday kemungkinan meningkat sebelum arah selanjutnya terbentuk.
💡 Strategi Trading
🔺 BUY XAU/USD: 4368 – 4365
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4361.5
🔻 SELL XAU/USD: 4420 – 4423
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4426.5
TRICK: Langkah Menjanjikan BUKA Untuk Mengawali UptrendTRICK: Langkah Menjanjikan BUKA Untuk Mengawali Uptrend
TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251030
Kami melihat IDX:BUKA memiliki peluang untuk mengakhiri Downtrend dan tentunya mengawali Uptrend. Downtrend berpotensi berakhir setelah beberapa kali BUKA gagal membentuk Lower Low dari sejak Juli 2024.
Kami melihat BUKA membentuk Bullish Continuation dari sejak September 2025 dengan Resistance di Rp190. Setelah Breakout, BUKA setidaknya menuju Rp240an sebelum menguji Resistance penting, penanda awal Uptrend bila terjadi Breakout, di Rp270an.
Support di Rp160 akan menjadi penanda harapan tersebut. Breakdown yang terjadi pada Support ini mungkin akan memperlama peluang terjadinya Uptrend.
Berikut kata A.R.I.S :
Kinerja 3Q25 (Kuartal ke-3 2025):
Secara keseluruhan, kinerja BUKA menunjukkan sedikit pelemahan secara kuartalan (QoQ).
Pendapatan bersih konsolidasi tumbuh tipis +1% QoQ. Dibandingkan kuartal sebelumnya (2Q25) yang tumbuh +12% QoQ, ini menunjukkan perlambatan.
Kerugian adjusted EBITDA sedikit melebar menjadi Rp18 miliar (margin -1,1%) di 3Q25, dari kerugian Rp14 miliar (margin -0,9%) di 2Q25.
Namun, laba bersih (PATMI) tercatat Rp2,4 triliun pada kuartal ini, didorong oleh keuntungan investasi sekitar Rp2,1 triliun.
Kinerja per Segmen:
Gaming: Pendapatan bersih naik +2% QoQ menjadi Rp1,4 triliun, menyumbang 83% dari total pendapatan sebelum eliminasi. Namun, adjusted EBITDA turun menjadi Rp5 miliar (margin 0,4%) dari Rp12 miliar (margin 0,9%) di 2Q25. Penurunan margin ini diduga terkait dengan ekspansi ke luar negeri dengan model B2C yang biasanya memiliki take rate lebih rendah.
Mitra: Pendapatan bersih terus menurun sebesar -9% QoQ menjadi Rp171 miliar. Namun, kerugian adjusted EBITDA sedikit membaik menjadi Rp7 miliar (margin -4,2%) dari Rp9 miliar (margin -4,8%) di 2Q25, seiring fokus perusahaan pada profitabilitas segmen ini.
Retail: Pendapatan turun -3% QoQ menjadi Rp85 miliar. Segmen ini mencatat kerugian adjusted EBITDA sebesar Rp3 miliar, berbalik dari keuntungan Rp4 miliar di 2Q25.
Investment: Pendapatan bersih tumbuh +30% QoQ menjadi Rp18 miliar. Kerugian adjusted EBITDA tercatat Rp1 miliar.
Konteks Tambahan:
Program pembelian kembali (buyback) saham diperpanjang hingga 29 Januari 2026 dengan sisa anggaran Rp420,8 miliar.
Posisi kas per saham per akhir 3Q25 adalah Rp189. Hal ini mungkin membatasi potensi kenaikan harga saham dalam jangka pendek hingga ada kemajuan signifikan dari perubahan strategi bisnis perusahaan.
LAPD 4H Time Frame, Trend Line & Fibonacci RetracementLAPD Masih dalam fase akumulasi (Sideways) pada rentang harga Rp155 - Rp200 , yang mana megindikasikan belum adanya tanda - tanda kenaikan. Area Entry berdasarkan Fibonacci Retratcement (0.786) atau pada area resistance trendline (garis Kuning) pada harga Rp190-Rp200, atau bisa pada area fibonacci ( 1 ), gunakan area fibo ( 1 ) tersebut untuk konfirmasi apakah harga akan mengalami breakout (kebawah) atau fake out ( turun bawah sedikit) untuk berbalik arah ke atas melakukan reversal menjadi Up Trend.
WIIM (PT Wismilak Inti Makmur Tbk)IDX:WIIM Analisa Saham WIIM (PT Wismilak Inti Makmur Tbk) – Timeframe Daily
🔍 Technical Overview
Harga WIIM saat ini berada pada fase koreksi sehat setelah membentuk struktur ABCDE (corrective wave). Saat ini harga tampak berada di area akumulasi dan mulai menunjukkan potensi reversal dengan rejection candle di zona demand.
Struktur bullish medium term masih terjaga selama harga tidak breakdown di bawah area stop.
📊 Key Levels
Zona Akumulasi : 1.500 – 1.1450
Zona Average Tambahan: 1.300 – 1.200
Stoploss / Invalidasi trend : 1.100
Target Profit 1: 1.800 – 1.900
Target Profit 2: 2.180 – 2.230
🎯 Trading Plan
Entry bertahap:
• Buy on support 1.500 – 1.1450
SL disiplin: di bawah 1.120
TP konservatif: 1.800 – 1.900
TP agresif: 2.180++
Risk/Reward: ± 1:2 hingga 1:3
📌 Skenario
Bullish scenario:
Jika harga bertahan dalam zona akumulasi dan breakout trendline korektif, maka potensi reversal besar menuju target profit. Area 1.315 berfungsi sebagai buy on weakness jika ada tekanan tambahan.
Bearish scenario:
Breakdown kuat di bawah 1.300 → potensi turun ke 1.105 untuk test support besar.
Break dan closing di bawah 1.105 → invalidasi skenario bullish.
#IHSG #BUMI #SAHAM
BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk)IDX:BAJA Analisa Saham BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk) – Timeframe Daily
🔍 Technical Overview
Saat ini harga sedang melakukan pullback setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance sekitar 195–197. Struktur harga masih terjaga bullish selama support terdekat tidak ditembus.
📊 Key Level Penting
Major Support : 150 – 154
Support Kuat Demand Area : 145 – 150
Support Akhir / Invalidasi : 112 – 113
Resistance : 195 – 197
🎯 Rencana Trading (Plan)
Entry Area: 154 – 145 (area demand & retest support)
Stop Loss: 112 – 115 (di bawah struktur support kuat)
Take Profit 1: 195
Risk/Reward: ± 1:1
📌 Skenario
Bullish scenario:
Jika harga bertahan di atas 150–155, potensi reversal/pullback to the upside menuju 180–197.
Bearish scenario:
Break dan closing daily di bawah 145 → kemungkinan menuju 120–113 untuk retest struktur lama (invalidasi skenario bullish).
#ihsg #sahamindo #baja #adro #bumi
Akankah tren kenaikan berlanjut, atau pasar sudah terlalu jauh?Setelah tahun 2025 yang hampir tak tertandingi, pasar OANDA:XAUUSD memasuki tahun 2026 dengan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar level harga tertentu: apakah tren naik akan berlanjut, atau pasar sudah bergerak terlalu jauh?
Jawaban singkatnya adalah: emas kecil kemungkinannya untuk mengulangi breakout besar seperti tahun 2025, namun juga belum memasuki fase penurunan yang dalam. Tahun 2026 kemungkinan besar akan menjadi periode dengan volatilitas tinggi di level harga yang tinggi, di mana tren naik tetap bertahan, tetapi dengan ritme dan kecepatan yang berubah secara signifikan.
2025: Tahun Kenaikan Harga yang Bukan Kebetulan
Kenaikan harga emas lebih dari 60% sepanjang tahun 2025, disertai lebih dari 50 rekor tertinggi baru dan puncak historis di level USD 4.381/ons, bukanlah euforia spekulatif jangka pendek. Hal ini merupakan hasil dari konvergensi tiga arus utama.
Pertama, ketidakstabilan geopolitik dan perdagangan. Ketegangan dagang antara AS–Meksiko–Kanada dengan cepat melampaui tahap spekulasi dan berujung pada tarif nyata serta langkah balasan. Dalam kondisi ini, arus modal defensif kembali masuk ke pasar emas, sebuah refleks klasik dari sistem keuangan global.
Kedua, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS. Data inflasi yang melambat lebih cepat dari perkiraan memaksa Federal Reserve mengakui risiko perlambatan pertumbuhan, meskipun belum terburu-buru memangkas suku bunga. Sekadar membuka “pintu pelonggaran” sudah cukup untuk mengubah struktur penilaian emas, aset tanpa imbal hasil yang diuntungkan langsung oleh suku bunga rendah.
Ketiga, pelemahan sistematis dolar AS. Ketika mata uang dasar melemah, emas tidak memerlukan narasi baru untuk naik; ia hanya mencerminkan penyesuaian nilai tukar.
Saat emas menembus level USD 3.000 pada kuartal II 2025, pasar tidak lagi “menunggu”, melainkan memasuki fase mengikuti tren.
Musim Panas 2025: Pergerakan Sideways Bukan Akhir
Pergerakan sideways yang berkepanjangan pada Juli dan Agustus membuat banyak investor mengira siklus bullish telah berakhir. Namun jika dilihat kembali, itu hanyalah fase akumulasi yang diperlukan dalam tren yang lebih besar.
Titik balik terjadi pada bulan September, ketika Departemen Tenaga Kerja AS merevisi data ketenagakerjaan dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja jauh lebih lemah dari laporan awal. Meski hanya revisi data historis, pesan kepada pasar sangat jelas: fondasi pertumbuhan ekonomi AS tidak sekuat yang terlihat.
The Fed pun terpaksa melunakkan arah kebijakannya, dan dana kembali mengalir ke emas. Hanya dalam bulan September, harga naik hampir 12%. Pada Oktober, penutupan sementara pemerintah AS akibat kebuntuan anggaran menjadi katalis terakhir yang mendorong emas ke level tertinggi sepanjang sejarah.
Menatap 2026: Tren Masih Ada, Namun Ritmenya Berbeda
Saat ini, emas berada pada level harga di mana kenaikan lanjutan memerlukan momentum yang lebih kuat dibanding sebelumnya. Setelah kenaikan lebih dari 60% tahun lalu, kemungkinan untuk mengulangi siklus kenaikan serupa sangat kecil.
Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa pilar-pilar penopang harga emas belum runtuh.
Kebijakan moneter global, khususnya di AS, masih condong ke arah pelonggaran guna mengantisipasi risiko resesi. Dolar AS belum memiliki fondasi kuat untuk pemulihan jangka panjang. Dan yang tak kalah penting, bank sentral terus melakukan pembelian emas secara strategis, menciptakan permintaan “pembentukan dasar” saat terjadi koreksi.
Dalam konteks ini, skenario paling masuk akal untuk tahun 2026 adalah kenaikan harga yang lebih lambat dengan fluktuasi yang lebih lebar, namun tren keseluruhan tetap naik. Pasar akan mengalami lebih banyak koreksi teknikal karena investor siap mengambil keuntungan di level tinggi dan menata ulang portofolio mereka ke aset non-dolar lainnya.
Perspektif Fundamental Secara Keseluruhan
Tahun 2026 mungkin tidak akan menyajikan lonjakan tajam seperti tahun 2025. Namun, ini juga belum saatnya berpaling dari tren emas. Pasar sedang memasuki fase penyeimbangan ulang di level harga tinggi, di mana volatilitas menjadi hal yang wajar, dan kebijakan serta geopolitik tetap menjadi dua variabel utama penentu arah akhir.
Emas tidak lagi “murah”, tetapi juga belum kehilangan peran sentralnya dalam strategi perlindungan global.
Analisis Teknikal dan Rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik harian emas menunjukkan bahwa tren naik jangka menengah masih sangat dominan, meskipun harga baru saja mengalami koreksi setelah mendekati puncak historis USD 4.380/ons.
Struktur teknikal belum rusak. Harga masih berada di atas seluruh moving average penting, khususnya MA jangka pendek dan menengah—ciri khas pasar yang sedang berada dalam fase konsolidasi, bukan distribusi. Harga juga terus bergerak dalam channel naik, dengan setiap titik rendah lebih tinggi dari sebelumnya, menandakan tekanan beli dasar tetap kuat.
Level Fibonacci retracement menunjukkan bahwa koreksi terakhir berhenti tepat di area 0,382–0,236, zona support “standar” dalam tren naik yang kuat. Tidak adanya penurunan dalam hingga level 0,5 atau lebih rendah mengindikasikan bahwa tekanan jual hanya berasal dari aksi ambil untung jangka pendek, belum cukup untuk membalikkan tren.
Indikator RSI telah keluar dari kondisi overbought, mendingin ke zona netral atas, dan kini kembali bergerak naik bersama MA RSI. Pola ini sering kali mendahului kelanjutan kenaikan dalam tren kuat, mencerminkan penyeimbangan momentum, bukan kelemahan struktural.
Dari sisi target, setelah harga menyerap zona koreksi di sekitar USD 4.300–4.250, siklus kenaikan baru akan memiliki kondisi teknikal yang memadai untuk terbentuk. Target tren selanjutnya adalah:
• USD 4.411–4.537 (ekstensi Fibonacci 0,5–0,618),
• kemudian USD 4.715,
• dan dalam skenario lonjakan kuat arus safe haven, zona USD 4.900–4.950 menjadi target teknikal yang masuk akal.
Risiko koreksi turun jangka pendek terutama berasal dari kegagalan harga menembus level USD 4.380 secara tegas, atau dari berita makro tak terduga yang mendorong yield dan dolar AS menguat. Dalam kondisi tersebut, emas berpotensi ditarik turun untuk menguji kembali zona support USD 4.245–4.216; hanya jika zona ini ditembus oleh tekanan jual kuat maka struktur bullish akan benar-benar dipertanyakan.
SELL XAUUSD HARGA 4419 – 4417 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4423
→ Take Profit 1: 4411
↨
→ Take Profit 2: 4405
BUY XAUUSD HARGA 4355 – 4357 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4351
→ Take Profit 1: 4363
↨
→ Take Profit 2: 4369
ANALISIS EMAS 22/12/20251. ANALISIS FUNDAMENTAL:
a) Ekonomi:
• USD: Setelah data PMI AS berada di atas 50, USD mengalami rebound teknikal jangka pendek. Namun, ini belum merupakan tren naik baru, melainkan reaksi pasar setelah rilis data.
• Saham AS: Bergerak dalam range sempit – sentimen menunggu, belum ada aliran dana risk-on yang kuat.
• FED: Masih berada dalam siklus pelonggaran – penurunan suku bunga diperkirakan dalam jangka menengah, menjadi dasar yang mendukung emas.
• Pemerintahan Trump: Tidak ada kebijakan baru yang mengejutkan → pasar relatif stabil.
• ETF Emas (SPDR): Tidak ada aksi beli/jual besar → menunjukkan pelaku besar belum melakukan distribusi, cenderung akumulasi.
b) Politik:
• Tidak ada ketegangan geopolitik besar, namun risiko laten masih ada dan tetap menopang emas.
c) Sentimen pasar:
• Risk-neutral → sedikit risk-off
• Trader jangka pendek mengambil profit, sementara dana besar menunggu koreksi lebih dalam untuk membeli
=> Kesimpulan fundamental:
Emas sedang mengalami koreksi jangka pendek – tren menengah & jangka panjang tetap BUY saat pullback, bukan sell saat harga naik.
2. ANALISIS TEKNIKAL:
Struktur utama:
• Tren: Uptrend yang jelas
• Harga bergerak dalam channel naik
• Pullback ke area Fibo 0.5 – 0.618 merupakan area beli yang ideal
Indikator:
• RSI: Netral → belum overbought
• MA: Harga bertahan di atas MA cepat → tren tetap kuat
=> Kesimpulan teknikal:
Ini adalah koreksi teknikal dalam tren naik, bukan pembalikan arah.
RESISTANCE: 4.351 – 4.362 – 4.380
SUPPORT: 4.330 – 4.309 – 4.288
3. PASAR SEBELUMNYA (19/12/25):
• Harga memantul kuat dari area 4309
• Menguji ulang area supply 4351 namun gagal breakout dan turun kembali menguji 4335
• Terdapat tanda-tanda pengambilan profit jangka pendek
• Tidak muncul candle distribusi besar
=> Inti pergerakan: Pasar melakukan likuiditas sweep, bukan distribusi besar.
4. STRATEGI HARI INI (22/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4419 – 4417
SL: 4423
TP1: 4411
TP2: 4405
🪙 BUY XAUUSD | 4355 – 4357
SL: 4351
TP1: 4363
TP2: 4369
Analisis Elliott Wave – XAUUSD Minggu ke-4 Desember
1. Momentum
Weekly (W1)
Momentum mingguan saat ini sedang bersiap untuk berbalik turun. Jika pada minggu depan muncul candle konfirmasi, maka kemungkinan besar tren turun pada timeframe mingguan akan terbentuk. Kondisi ini mengindikasikan awal dari fase koreksi yang dapat berlangsung beberapa minggu.
Daily (D1)
Momentum harian telah mengonfirmasi pembalikan ke arah bearish. Oleh karena itu, pada minggu depan bias penurunan diperkirakan akan mendominasi pergerakan harga.
H4
Momentum H4 saat ini mendekati konfirmasi bearish. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual kemungkinan mulai muncul sejak pembukaan sesi Asia di awal minggu.
2. Struktur Gelombang Elliott
Weekly (W1)
Struktur harga pada W1 menunjukkan dengan jelas bahwa pasar berada di puncak Gelombang 3 (kuning). Dikombinasikan dengan momentum mingguan yang sedang bersiap berbalik arah, pasar kemungkinan akan melanjutkan ke Gelombang 4 (kuning) dalam bentuk koreksi flat.
Setelah Gelombang X selesai, harga diperkirakan akan bergerak turun sejalan dengan momentum mingguan untuk menyelesaikan Gelombang Y. Proses penyelesaian Gelombang Y ini dapat memakan waktu beberapa minggu, hingga momentum W1 masuk ke zona oversold.
Daily (D1)
Di dalam struktur Gelombang X berwarna ungu, harga membentuk pola koreksi ABC berwarna merah.
Pada Gelombang C merah, terlihat struktur impuls 5 gelombang (1–2–3–4–5) berwarna biru.
Saat ini, harga berada di Gelombang 5 biru. Dengan momentum D1 yang telah berbalik turun, saya memperkirakan Gelombang 5 biru telah selesai, yang berarti:
Gelombang C merah telah berakhir
Gelombang X ungu juga telah selesai
Setelah itu, pasar diperkirakan akan memasuki fase penurunan untuk membentuk Gelombang Y.
Dari sisi waktu:
Gelombang W sebelumnya membutuhkan sekitar 3 minggu untuk selesai
Oleh karena itu, Gelombang Y diperkirakan minimal juga memerlukan waktu sekitar 3 minggu
Pada minggu depan, saya ingin melihat tekanan jual yang kuat, dengan pergerakan harga turun tajam, membentuk struktur bearish 5 gelombang yang jelas.
Struktur H4
Pada Gelombang 5 biru, kita dapat mengidentifikasi struktur internal 5 gelombang merah (1–2–3–4–5).
Pergerakan harga yang sempat menembus di atas 4365 menunjukkan bahwa target Gelombang 5 merah telah tercapai.
Saat ini:
Momentum D1 telah berbalik bearish
Momentum H4 juga mulai berbalik turun
Harga gagal menembus dan bertahan di atas 4365
Candle terakhir ditutup di bawah area 4348
Berdasarkan kombinasi faktor tersebut, saya memperkirakan puncak Gelombang 5 telah terbentuk.
3. Volume Profile & Skenario Harga
Berdasarkan Volume Profile:
Area 4348 merupakan zona likuiditas tinggi dan berfungsi sebagai resistance kuat
Harga masih belum mampu menembus area ini secara meyakinkan
Skenario bearish utama:
Jika harga menutup candle di bawah 4317 (zona likuiditas rendah) pada awal sesi berikutnya, maka harga kemungkinan akan bergerak cepat menembus area ini dan turun menuju zona likuiditas tinggi berikutnya di sekitar 4215.
Skenario ini akan menjadi konfirmasi kuat bahwa Gelombang 5 telah selesai.
Skenario alternatif:
Jika harga menembus dan bertahan di atas 4348, maka Gelombang 5 kemungkinan belum selesai dan dapat berlanjut dalam bentuk terminal triangle. Dalam kondisi ini, saya akan terus memantau target di area atas dan memberikan pembaruan setelah ada data tambahan.
4. Rencana Trading
Pada level saat ini, area ini merupakan zona sell potensial yang cukup baik.
Namun, untuk menentukan entry yang lebih presisi, saya memerlukan konfirmasi tambahan dari pergerakan harga saat pembukaan pasar besok. Setelah sinyal yang lebih jelas muncul, saya akan memperbarui rencana trading selanjutnya.
Analisis harga emas pada tanggal 19 Desember✍️ Analisis Emas – Perspektif Pergerakan Harga
Setelah likuiditas mencapai puncaknya secara historis, harga emas dengan cepat pulih dan memasuki fase konsolidasi mendatar. Saat ini, pasar "terjebak" dalam kisaran sempit, menunjukkan bahwa baik pembeli maupun penjual dengan hati-hati menunggu sinyal konfirmasi lebih lanjut.
Kisaran harga 4310-4350 bertindak sebagai area konsolidasi penting, di mana sejumlah besar modal kemungkinan bersiap untuk pergerakan naik yang kuat. Dalam konteks ini, strategi optimal bukanlah memprediksi arah, tetapi dengan sabar menunggu breakout dari struktur tersebut untuk melakukan perdagangan dalam tren yang telah dikonfirmasi.
📊 Poin Teknis Utama
🔹 Strategi Utama: Tunggu sinyal breakout yang jelas
🔹 BELI: Saat harga menembus dan bertahan di atas 4350 → target 4400
🔹 JUAL: Saat harga menembus di bawah 4310 → target 4265
⚠️ Catatan Risiko: Waspadai skenario breakout palsu di dalam zona konsolidasi
👉 Pasar sedang "terkompresi" – ketika rentang harga ditembus, pergerakan kuat akan segera muncul. Kesabaran saat ini adalah keuntungan bagi para trader.
Analisis harga emas pada tanggal 18 DesemberHarga emas terus menunjukkan reaksi yang jelas di sekitar angka 4350 – zona resistensi penting yang menarik tekanan jual yang kuat dari pasar. Dalam skenario koreksi, tekanan jual dapat mendorong harga kembali untuk menguji area 4270 untuk mengakumulasi momentum lebih lanjut, sehingga membentuk struktur sideways yang luas sebelum arah selanjutnya.
Sebaliknya, jika pembeli mempertahankan kekuatan mereka saat ini, penembusan di atas 4350 selama sesi AS sangat mungkin terjadi. Likuiditas tetap rendah di awal sesi Asia, harga bergerak lambat, dan pasar menunggu data CPI – faktor yang dapat menciptakan volatilitas signifikan sepanjang hari.
Strategi Perdagangan
Prioritaskan BELI ketika sinyal penolakan harga muncul di zona support: 4310 – 4265 – 4217
Target: 4400
Risiko:
Jika harga menembus di bawah 4265, tren naik jangka pendek akan melambat, dan perlu menunggu level harga yang lebih rendah untuk menemukan peluang BELI baru yang sesuai dengan struktur pasar.
XAUUSD outlook - ATH otw 4400 ?Harga emas berhasil breakout key resist 4342 dan continuation ke ATH level 4384 menandakan kelanjutan tren bullish utama masih terjaga. Struktur harga tetap bergerak di dalam ascending channel, dengan momentum buyer yang dominan.
Target atas sementara di ext fibo 161.8 ada di level 4384, jika pecah lagi maka 4400 akan dikejar.
Buy On dips lebih prefer,
Area re-test ideal: 4.356 – 4.342
Target 1: 4.384 (Fibonacci Extension 1.618)
Target 2: 4.402 (Fibonacci Extension 2.0)
Invalidasi: Breakdown dan close kuat di bawah 4.316 membuka peluang koreksi lebih dalam ke support bawah channel.
Disclaimer on
SAHAM BTPSsaham btps kemungkinan akan menguji level suport terdekatnya yang berdekatan demngan area deman di harga 1020,, diharapkan area tersebut dapat memantulkan harga kembali menuju resitance terdekat diharga 1430
disclaimer : outlook yang ada merupakan pandangan dari saya pribadi dan bukan ajakan untuk beli/jual
XAU/USD – Kenaikan Pesat, Pasar Berhenti SejenakHarga emas baru saja mengalami lonjakan tajam dan kuat, mencerminkan masuknya modal yang besar. Setelah rentang harga melebar, pasar mulai melambat dan sedikit terkoreksi, reaksi alami setelah kenaikan yang cepat dan belum menunjukkan tanda-tanda kelemahan.
Area yang ditandai bertindak sebagai zona support dinamis, di mana harga kemungkinan akan terkonsolidasi sebelum melanjutkan tren utama.
Selama harga tetap di atas zona ini dan tidak menembus struktur tren naik, skenario yang lebih disukai tetaplah penarikan kembali – pembentukan basis – kelanjutan.
Konteks: Tren naik masih berlangsung
Kondisi saat ini: Koreksi teknis setelah lonjakan kuat
Ekspektasi: Bertahan di support → melanjutkan tren naik menuju zona target di atas
Market Gold OutlookFX:XAUUSD id.tradingview.com
Gold Market Outlook :
Jika dia berhasil menembus support di H1 ( 4335.90 ), kemungkinan dia akan melanjutkan penurunan nya hingga ( 4320.02 - 4308.45 ), karna ada beberapa alasan :
1. Adanya Divergen.
2. Volume Buyers yang semakin melemah.
dan ingat untuk mencari Konfirmasi nya di Lower Time Frime, jika dia gagal menembus Sopport nya, cari Konfirmasi Buy di Lower TimeFrime.
Analisa Elliot Wave: Hati-2 Down besar-2an EURUSDAnalisa Elliot Wave: Hati-2 Down besar-2an EURUSD.
Apakah terbangun pola Diametrik/Ekspansi(Megaphone)?
Apa yang dimaksud dengan pola Diamtrik?
Apa yang dimaksud dengan pola Triangle Ekspansi?
Dibahas dengan tuntas, bagaimana berbahaya pola-pola tersebut.
Bitcoin Berisiko Turun Drastis!Harga terus ditekan di bawah garis tren menurun, dengan setiap pemantulan hanyalah koreksi teknis. Struktur saat ini menunjukkan penjual secara aktif mempertahankan zona resistensi, sementara tekanan beli melemah saat mendekati garis tren.
Zona Kunci yang Perlu Diperhatikan:
– Resistensi: garis tren menurun
– Target Dukungan: 84k – 85k (zona likuiditas & permintaan lama)
Konsolidasi Makroekonomi:
Arus uang jangka pendek berhati-hati karena data makroekonomi AS + imbal hasil tinggi, mencegah kembalinya sentimen risk-on yang kuat, menciptakan tekanan ke bawah pada BTC dalam jangka pendek.
Skenario: Cari peluang short pada pemantulan → target 84k+
Apakah Anda melakukan short mengikuti tren atau menunggu BTC jatuh lebih jauh sebelum mengakumulasi?
Bullish Divergence pada USD IndexBullish Divergence pada USD Index
Sejak Mei 2025, disaat TVC:DXY terus turun membentuk Lower Low, RSI 14 membentuk Higher High dari level Oversold di Mei 2025 lalu di Juli 2025 dan saat ini Low-nya berada di sekitar 30 - 40 atau di atas area Oversold.
Dari SMA 60 pun sudah mulai terlihat mendatar dan sejak Agustus 2025, beberapa kali USD Index berada di atas SMA 60 (Whipsaw). Dalam waktu dekat SMA 60 sudah mulai terlihat mengarah ke atas dan USD Index seharusnya sudah akan stabil di atas SMA 60.
Penguatan USD Index akan menjadi Headwinds bagi berbagai aset keuangan termasuk IHSG dan Obligasi. Hal ini karena Rupiah berpotensi semakin melemah sehingga di mata Investor Asing, walaupun aset saham dan obligasi tidak bergerak, hal tersebut akan merugikan mereka.
Secara Seasonality, IHSG cenderung bagus di kuartal 4 yaitu di Oktober dan Desember. Namun penguatan USD Index ini menjadi ancaman.
We'll see.
Memilih Strategi Trading Seperti Memilih AgamaPernahkah kalian merasa bingung dengan banyaknya strategi trading yang bertebaran di internet? Hari ini belajar Price Action, besok tertarik dengan ICT, lusa melihat orang profit dengan Indikator, dan minggu depan sudah pindah lagi ke strategi lain. Kalau kalian mengalami hal ini, sebenarnya kalian sedang mengalami fase yang sangat umum dialami trader pemula, yaitu fase mencari "Holy Grail" atau strategi ajaib yang bisa membuat profit konsisten.
Yang menarik adalah, setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia trading dan berbicara dengan banyak trader dari berbagai latar belakang, saya menemukan satu analogi yang sangat pas untuk menggambarkan hubungan antara trader dengan strateginya. Memilih strategi trading itu seperti memilih keyakinan atau agama yang harus dipegang teguh. Analoginya mungkin terdengar ekstrem, tapi mari kita bahas kenapa perbandingan ini sangat relevan dengan perjalanan trading kita.
Tidak Ada Strategi yang Paling Benar
Sama seperti berbagai agama yang memiliki jalannya masing-masing menuju kebenaran, strategi trading juga demikian. Price Action trader bisa profit konsisten, ICT trader juga bisa profit, begitu pula dengan trader yang menggunakan indikator sederhana seperti EMA atau Moving Average. Bahkan ada trader yang hanya menggunakan Support Resistance murni dan tetap bisa menghasilkan profit yang konsisten. Faktanya, tidak ada satu strategi pun yang bisa diklaim sebagai yang "paling benar" atau "paling menguntungkan" untuk semua orang.
Chris Lori, seorang trader profesional dan mantan atlet Olimpiade bobsled, pernah mengatakan dalam bukunya bahwa sebuah metode yang sangat sukses untuk satu individu bisa menjadi kegagalan total untuk individu lainnya. Ini bukan karena strateginya jelek, tapi karena setiap trader memiliki kepribadian, temperamen, pengalaman hidup, dan bahkan kode genetik yang unik. Dua orang yang menggunakan strategi yang persis sama tidak akan pernah menghasilkan keputusan trading yang identik pada waktu yang sama, karena proses pengambilan keputusan mereka dipengaruhi oleh faktor-faktor internal yang sangat berbeda.
Butuh Keyakinan Penuh untuk Bertahan
Ketika seseorang memilih untuk memeluk suatu agama, dia harus memiliki keyakinan atau iman yang kuat terhadap ajaran agama tersebut. Tanpa keyakinan, akan sangat sulit untuk konsisten menjalankan ibadah dan ritual yang diajarkan. Hal yang sama persis terjadi dalam trading. Ketika kalian memilih suatu strategi, kalian harus benar-benar percaya dan yakin bahwa strategi tersebut akan menghasilkan profit dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek kalian mungkin mengalami serangkaian loss.
Ini adalah poin yang paling krusial dan sering diabaikan oleh banyak trader. Bayangkan kalian menggunakan strategi EMA crossover dan kemudian mengalami loss tiga kali berturut-turut. Tanpa keyakinan yang kuat terhadap strategi tersebut, kalian akan langsung berpikir "Ah, strategi ini tidak work" dan kemudian pindah ke strategi lain, misalnya ICT. Lalu di ICT kalian loss dua kali, dan kalian pindah lagi ke Supply Demand. Begitu seterusnya hingga kalian menjadi apa yang disebut sebagai "Holy Grail Seeker", orang yang terus mencari strategi sempurna yang sebenarnya tidak pernah ada.
Yang perlu dipahami adalah setiap strategi, tidak peduli seberapa bagusnya, pasti akan mengalami periode drawdown atau losing streak. Ini adalah bagian normal dari trading. Chris Lori mengingatkan kita bahwa setiap setup yang menang pada akhirnya akan terlihat persis seperti setup yang kalah di beberapa titik dalam prosesnya. Artinya, setup yang hari ini memberikan kalian loss, bisa jadi besok memberikan kalian win dengan karakteristik yang sangat mirip. Trader yang bertahan adalah mereka yang tetap konsisten menjalankan strateginya meskipun sedang dalam fase losing streak.
Ritual dan Aturan yang Harus Dijalankan
Setiap agama memiliki ritual dan aturan yang harus diikuti oleh pemeluknya. Dalam Islam ada sholat lima waktu, puasa, dan zakat. Dalam Kristen ada doa, kebaktian, dan pembacaan Alkitab. Seorang pemeluk agama tidak bisa memilih-milih mana yang mau dijalankan dan mana yang tidak. Semua adalah satu kesatuan yang harus dilakukan dengan konsisten.
Dalam trading, setiap strategi juga memiliki seperangkat aturan atau rule yang harus diikuti secara disiplin. Kalau kalian menggunakan strategi EMA, maka kalian harus sabar menunggu pullback, harus cek timeframe yang lebih tinggi untuk konfirmasi trend, dan harus pasang stop loss di tempat yang sudah ditentukan. Kalian tidak bisa memilih-milih dengan mengatakan "Oke, saya akan pakai EMA tapi saya males nunggu pullback, jadi saya masuk pas harga lagi rally aja". Kalau kalian melakukan ini, maka yang rusak bukan strateginya, tapi eksekusi kalian.
Begitu juga dengan strategi lain seperti ICT yang mengharuskan kalian untuk memperhatikan session timing, mencari liquidity grab, dan menunggu konfirmasi dari order block. Atau Price Action yang mengharuskan kalian untuk sabar menunggu formasi candlestick pattern yang valid di level kunci. Semua strategi punya aturan mainnya masing-masing, dan kalian harus menjalankan semua aturan tersebut, bukan memilih-milih yang enak aja.
Fase Ujian Iman dalam Trading
Dalam perjalanan spiritual, setiap pemeluk agama pasti akan mengalami masa-masa sulit dimana mereka merasa jauh dari Tuhan, dimana ibadah terasa berat, dan dimana keimanan mereka diuji. Ini adalah fase yang sangat krusial karena yang bertahan melewati fase ini adalah mereka yang keyakinannya benar-benar kuat dan genuine.
Hal yang persis sama terjadi dalam trading. Setiap trader, tidak peduli seberapa bagus strateginya, pasti akan mengalami periode drawdown atau losing streak. Ini adalah "ujian iman" terhadap strategi yang kalian pilih. Pada fase inilah kebanyakan trader menyerah dan pindah ke strategi lain, padahal kalau mereka bertahan dan tetap konsisten, mereka mungkin akan memasuki fase winning streak yang akan menutupi semua loss sebelumnya dan bahkan memberikan profit.
Saya sendiri pernah mengalami fase dimana strategi yang saya gunakan mengalami loss tujuh kali berturut-turut. Pada saat itu, godaan untuk pindah ke strategi lain sangat kuat. Tapi saya ingat satu hal: saya sudah melakukan backtest terhadap strategi ini lebih dari seratus trade, dan hasilnya menunjukkan bahwa strategi ini profitable dalam jangka panjang dengan win rate sekitar lima puluh lima persen dan risk-reward ratio satu banding dua. Secara statistik, losing streak tujuh kali adalah sesuatu yang bisa terjadi dan masih dalam batas normal. Jadi saya tetap bertahan, dan benar saja, setelah itu saya mendapatkan winning streak yang mengkompensasi semua loss sebelumnya.
Bahaya Terlalu Sering Pindah Strategi
Ada istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan orang yang terlalu sering berganti agama atau keyakinan. Dalam konteks spiritual, orang seperti ini dianggap tidak memiliki pondasi yang kuat dan sedang mencari sesuatu yang sebenarnya tidak akan pernah mereka temukan dengan cara seperti itu. Mereka berpikir bahwa dengan pindah agama, semua masalah hidup mereka akan terselesaikan secara instant. Padahal kenyataannya, semua agama membutuhkan dedikasi, waktu, dan proses untuk bisa memberikan ketenangan dan kedamaian yang dicari.
Dalam trading, trader yang terlalu sering ganti strategi adalah mereka yang sedang mencari Holy Grail, strategi sempurna yang tidak pernah loss dan selalu memberikan profit. Mereka berpikir bahwa dengan menemukan strategi baru, mereka akan langsung bisa profit konsisten. Padahal kenyataannya, semua strategi membutuhkan screen time, jam terbang, dan disiplin eksekusi untuk bisa menghasilkan profit yang konsisten.
Tanda-tanda bahwa kalian adalah seorang Holy Grail Seeker adalah jika kalian sudah mencoba lebih dari lima strategi dalam satu tahun, sering membeli course atau mentoring dari berbagai mentor, mengikuti banyak signal grup, dan setiap kali loss langsung menyalahkan strategi lalu pindah ke strategi lain. Kalau kalian melihat trader lain profit dengan strategi tertentu, kalian langsung tertarik dan ingin mencobanya tanpa mempertimbangkan apakah strategi tersebut cocok dengan kepribadian dan gaya trading kalian.
Bagaimana Memilih Strategi yang Tepat
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: bagaimana cara memilih strategi yang tepat untuk saya? Jawabannya sebenarnya sederhana tapi membutuhkan kejujuran pada diri sendiri. Kalian harus mengenali kepribadian dan temperamen kalian terlebih dahulu. Kalau kalian adalah orang yang sabar dan suka menganalisa chart dengan detail, maka strategi swing trading atau multi-timeframe analysis mungkin cocok untuk kalian. Kalau kalian adalah tipe orang yang cepat bosan dan suka aksi, mungkin scalping di timeframe kecil lebih sesuai dengan karakter kalian.
Kalau kalian adalah orang yang logis dan suka pattern, strategi seperti Harmonic atau Elliott Wave mungkin menarik untuk kalian pelajari. Kalau kalian lebih suka yang simple dan tidak ribet, strategi sederhana seperti EMA crossover atau trendline sudah cukup. Kalau kalian tertarik dengan fundamental dan berita ekonomi, mungkin news trading atau carry trade bisa menjadi pilihan. Tidak ada yang benar atau salah disini, yang ada hanya yang cocok dan tidak cocok dengan kepribadian kalian.
Setelah kalian mengidentifikasi beberapa strategi yang kira-kira cocok dengan temperamen kalian, langkah selanjutnya adalah melakukan test drive. Sama seperti kalian tidak bisa langsung masuk ke suatu agama tanpa belajar terlebih dahulu, kalian juga tidak bisa langsung menggunakan strategi trading dengan uang real tanpa testing. Gunakan akun demo minimal dua sampai tiga bulan, atau lakukan backtest minimal seratus trade. Catat semua hasilnya: berapa win rate-nya, berapa risk-reward ratio-nya, berapa maksimal drawdown-nya, dan yang paling penting, apakah kalian merasa nyaman menjalankan aturan-aturan dari strategi tersebut.
Kriteria strategi yang cocok untuk kalian adalah strategi yang memberikan win rate minimal empat puluh lima sampai lima puluh persen, risk-reward ratio minimal satu banding satu setengah, maksimal drawdown tidak lebih dari dua puluh persen, dan yang paling penting, kalian merasa nyaman dan tidak stress menjalankan aturan-aturannya. Kalau semua kriteria ini terpenuhi, maka strategi tersebut layak untuk kalian gunakan dengan uang real.
Komitmen adalah Kunci Kesuksesan
Setelah kalian memilih strategi yang cocok, langkah selanjutnya adalah yang paling menantang: komitmen. Kalian harus berkomitmen untuk menggunakan strategi tersebut minimal enam sampai dua belas bulan tanpa pindah ke strategi lain, apapun yang terjadi. Ya, apapun yang terjadi. Meskipun kalian mengalami losing streak, meskipun kalian melihat trader lain profit dengan strategi berbeda, meskipun ada strategi baru yang terlihat lebih menarik, kalian harus tetap bertahan dengan strategi pilihan kalian.
Selama masa komitmen ini, kalian harus membuat trading journal untuk semua trade yang kalian lakukan. Catat pair apa yang kalian trade, timeframe berapa, apa alasan entry kalian, berapa persen risk yang kalian ambil, bagaimana emosi kalian saat entry, berapa hasil akhirnya dalam pips, dan apa kesalahan yang kalian lakukan jika ada. Setiap akhir bulan, review journal kalian dan identifikasi pattern: kesalahan apa yang paling sering kalian lakukan, kapan kalian paling sering loss, dan kapan kalian paling sering profit. Dari sini kalian bisa terus melakukan improvement terhadap eksekusi kalian, bukan terhadap strateginya.
Yang perlu digarisbawahi adalah: jika kalian mengalami loss, kemungkinan besar masalahnya bukan pada strategi kalian, tapi pada eksekusi kalian. Apakah kalian benar-benar mengikuti semua aturan dari strategi tersebut? Apakah kalian disiplin dengan risk management? Apakah kalian sabar menunggu setup yang valid? Atau kalian terburu-buru masuk market karena FOMO? Ini semua adalah masalah eksekusi, bukan masalah strategi. Strategi yang sudah kalian backtest dan terbukti profitable secara statistik tidak akan tiba-tiba menjadi tidak profitable, kecuali kondisi market berubah secara fundamental, yang mana sangat jarang terjadi.
Konsistensi Lebih Penting dari Kesempurnaan
Dalam praktik spiritual, konsistensi beribadah jauh lebih penting daripada kesempurnaan ritual. Lebih baik seseorang yang konsisten menjalankan ibadahnya meskipun tidak sempurna, daripada seseorang yang sangat sempurna dalam ritualnya tapi tidak konsisten. Prinsip yang sama berlaku dalam trading. Lebih baik kalian menggunakan strategi yang sederhana tapi kalian jalankan dengan konsisten dan disiplin, daripada menggunakan strategi yang sangat kompleks dan canggih tapi kalian tidak konsisten dalam mengeksekusinya.
Banyak trader pemula yang terjebak dalam ilusi bahwa strategi yang kompleks pasti lebih profitable. Padahal kenyataannya, beberapa trader paling sukses di dunia menggunakan strategi yang sangat sederhana. Yang membedakan mereka dengan trader yang loss adalah konsistensi dan disiplin dalam eksekusi. Mereka tidak pernah melanggar aturan mereka sendiri, mereka tidak pernah overtrade, mereka tidak pernah revenge trading, dan mereka selalu menggunakan risk management yang ketat.
Chris Lori mengingatkan kita bahwa trading adalah tentang fokus pada eksekusi tugas, bukan tentang fokus pada hasil atau uang. Ketika kalian terlalu fokus pada berapa banyak uang yang akan kalian hasilkan dari suatu trade, kalian akan menjadi emosional dan membuat keputusan yang irasional. Sebaliknya, ketika kalian fokus pada eksekusi yang sempurna, mengikuti semua aturan strategi, menunggu setup yang valid, memasang stop loss dan take profit sesuai plan, maka profit akan datang dengan sendirinya sebagai hasil dari eksekusi yang baik. Profit adalah byproduct dari proses yang benar, bukan tujuan utama yang harus dikejar.
Penutup: Temukan Strategi Kalian dan Pegang Teguh
Trading adalah perjalanan panjang yang membutuhkan dedikasi, disiplin, dan yang paling penting, keyakinan terhadap sistem yang kalian gunakan. Sama seperti seseorang yang memilih untuk memeluk suatu agama harus memiliki keyakinan yang kuat dan komitmen untuk konsisten menjalankan ajarannya, seorang trader juga harus memilih satu strategi dan berkomitmen untuk menjalankannya dengan disiplin, terutama pada saat-saat sulit ketika strategi tersebut sedang mengalami drawdown.
Kebanyakan trader gagal bukan karena mereka tidak menemukan strategi yang bagus, tapi karena mereka tidak pernah benar-benar memberikan kesempatan pada satu strategi untuk bekerja. Mereka terlalu cepat pindah dari satu strategi ke strategi lain pada saat pertama kali mengalami kesulitan. Padahal kesuksesan dalam trading datang dari kemampuan untuk bertahan pada saat semua orang lain menyerah, untuk tetap percaya pada sistem kalian pada saat sistem tersebut sedang diuji oleh market.
Jadi mulai hari ini, berhentilah menjadi Holy Grail Seeker. Pilih satu strategi yang cocok dengan kepribadian kalian, test dengan seksama, dan kemudian berkomitmen untuk menggunakannya minimal enam sampai dua belas bulan. Fokus pada peningkatan eksekusi kalian, bukan pada pencarian strategi baru. Ingat, loyalty to your strategy is an absolute requirement for long-term success. Dan yang paling penting, ingatlah bahwa discipline is an absolute requirement for successful trading.
Semoga publikasi ini bermanfaat dan bisa memberikan perspektif baru tentang bagaimana seharusnya kalian memandang hubungan antara trader dengan strateginya. Selamat trading dan tetap disiplin!
Rencana trading untuk seluruh minggu tahun 2025 secara online.1️⃣ Garis Tren
Garis tren naik utama (saluran harga):
Tren jangka menengah tetap bullish. Harga bergerak di dalam saluran dan saat ini berada di bagian atas, → mendukung pembelian searah tren.
Garis tren atas:
Resistensi dinamis, bertepatan dengan ekstensi Fibonacci → probabilitas volatilitas dan pengambilan keuntungan yang tinggi di area ini.
2️⃣ Resistensi
4380 – 4400:
Zona resistensi kuat, pertemuan garis tren atas dan retracement Fibonacci 2.618 → diperlukan breakout dan bertahan yang jelas untuk momentum kenaikan lebih lanjut.
4.510:
Target kenaikan berikutnya jika harga menembus dan bertahan di atas 4.380 (zona ekstensi Fibonacci).
3️⃣ Dukungan
4.260 – 4.270:
Dukungan jangka pendek, zona permintaan + rata-rata pergerakan → penembusan zona ini dapat memicu koreksi yang lebih dalam.
4.140 – 4.150:
Dukungan utama di bawah, dekat garis tren bawah dari saluran naik → zona pembelian strategis sejalan dengan tren keseluruhan.
4️⃣ Fibonacci
Level retracement Fibonacci utama:
0.382 – 0.5: Dukungan menengah selama koreksi.
2.618 – 3.618: Zona resistensi/target utama di atas, di mana harga kemungkinan akan bereaksi kuat.
📈 SITUASI JARINGAN PERDAGANGAN
BELI EMAS: 4260 – 4258
Stop Loss: 4248
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
JUAL EMAS: 4400 – 4402
Stop Loss: 4412
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
RATU Potensi rebound ke 10950 Dulu1. RATU saat ini terus terkoreksi setelah gagal bertahan di atas support fraktalnya.
2. Target penurunan terdekat ada di swing low 9500.
3. Jika area tersebut mampu menahan koreksi yang terjadi, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke support fraktal 10950.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 9500 jika tekanan jual telah mereda.
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit






















