Harga emas melonjak melewati rekor tertinggi, menembus angka $4.Harga emas melonjak melewati rekor tertinggi, menembus angka $4.400! Para pelaku pasar bullish tak terbendung; bagaimana cara memanfaatkan peluang selanjutnya?
Pada hari Senin (22 Desember), pasar global kembali menyaksikan sejarah – harga emas menembus angka $4.400 untuk pertama kalinya, mencapai $4.420,01 dalam perdagangan harian sebelum stabil di sekitar $4.411, peningkatan harian sebesar 1,7%. Sementara itu, perak juga melonjak, mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa di $69,44. Dengan musim liburan yang semakin dekat, pasar logam mulia tetap sangat aktif, mempercepat tren kenaikannya dan menunjukkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap statusnya sebagai "aset aman".
I. Tinjauan Pasar dan Logika Pendorong: Berbagai Faktor Positif Berdampak, Mendorong Reli Pasar yang Luar Biasa
Sejak awal tahun, emas telah mengakumulasi kenaikan sebesar 67%, tidak hanya menembus batas psikologis $3.000 dan $4.000, tetapi juga berpotensi mencapai kenaikan tahunan terbesar sejak tahun 1979. Kinerja perak bahkan lebih mengesankan, dengan kenaikan sepanjang tahun sebesar 138%, secara signifikan mengungguli emas. Lonjakan ini didorong oleh masuknya dana investasi yang kuat dan pasokan yang terus ketat.
Reli yang kuat ini terutama didorong oleh faktor-faktor berikut:
Ekspektasi berkelanjutan terhadap penurunan suku bunga: Terlepas dari sinyal hati-hati baru-baru ini dari Federal Reserve, pasar masih memperhitungkan kemungkinan dua penurunan suku bunga tahun depan. Lingkungan suku bunga rendah secara tradisional menguntungkan aset tanpa bunga, menjadikan emas sebagai pilihan yang disukai untuk alokasi aset.
Pembelian emas oleh bank sentral terus berlanjut: Bank sentral global terus meningkatkan cadangan emas mereka, memberikan dukungan pembelian yang solid untuk harga emas.
Ketegangan geopolitik yang meningkat: Peningkatan tekanan AS terhadap Venezuela baru-baru ini telah meningkatkan sentimen risiko regional, merangsang aliran dana ke aset safe-haven di pasar emas.
Dolar yang lemah: Penurunan indeks dolar AS membuat emas yang didenominasikan dalam dolar lebih menarik bagi investor luar negeri.
Yang lebih penting, pasar telah mulai memposisikan diri untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif sebelum tahun 2026, menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi kinerja emas dalam jangka menengah hingga panjang. Selain itu, arus masuk yang stabil ke ETF emas menunjukkan bahwa kesediaan investor institusional untuk mengalokasikan dana ke logam mulia tetap kuat.
II. Analisis Teknikal: Pola Pasar Bullish Lambat yang Solid, Waspadai Konsolidasi Tingkat Tinggi
Dari perspektif teknikal, kenaikan harga emas kali ini menunjukkan karakteristik "kenaikan lambat dan stabil" yang khas—momentum ke atas mungkin tidak tampak cepat, tetapi kontinuitasnya sangat kuat, telah berlangsung selama lebih dari sebulan sejak 18 November. Jenis pergerakan ini sering menunjukkan momentum pasar internal yang kuat, dengan koreksi biasanya terjadi sebagai penurunan intraday yang cepat dengan besaran yang relatif terbatas.
Grafik Harian: Harga emas telah menembus zona konsolidasi sebelumnya dengan kuat, dengan rata-rata pergerakan jangka pendek menunjukkan divergensi bullish, yang mengindikasikan struktur bullish secara keseluruhan. Saat ini, perhatian harus diberikan pada apakah pergerakan naik kedua dapat terjadi setelah konsolidasi singkat, dengan support kunci di area 4370-4380.
Grafik 4 Jam dan Per Jam: Harga terus naik di sepanjang rata-rata pergerakan jangka pendek, mempertahankan pola teknikal yang sehat tanpa sinyal puncak yang jelas. Konsolidasi jangka pendek di level tinggi dimungkinkan, tetapi tren secara keseluruhan tetap tidak berubah.
III. Strategi Perdagangan dan Saran Pola Pikir: Ikuti Tren, Hindari Mengejar Harga Tertinggi Secara Membuta
Menghadapi tren naik yang begitu tajam, investor mungkin akan merasa tidak nyaman. Namun, dalam menghadapi tren, respons rasional jauh lebih penting daripada keputusan emosional.
Strategi jangka pendek: Intraday, perhatikan peluang pembelian kedua setelah penarikan kembali ke area 4375-4380. Jika harga menembus level tertinggi di sesi pagi dan kemudian mengalami penurunan moderat di sesi Eropa, ini sering kali menandakan lonjakan kenaikan lainnya. Disarankan untuk menggunakan level support/resistance di dekat level tertinggi hari Jumat sebagai titik referensi, masuk dengan posisi kecil dan entri serta exit yang cepat.
Peringatan trading jangka pendek: Meskipun tren sedang naik, grafik harian dan mingguan berada di level tinggi, dan risiko penurunan jangka menengah tidak dapat diabaikan. Investor dengan posisi long yang ada di level yang lebih rendah dapat terus memegang dan mengamati; bagi trader yang mempertimbangkan untuk menambah posisi, strategi entry bertahap disarankan, selalu menyisakan ruang untuk potensi penyesuaian untuk menambah posisi.
Level Kunci untuk Referensi:
Resistance: 4420-4430
Support: 4380-4370
Strategi Posisi Long: Pertimbangkan posisi long kecil di area 4400-4410. Tambahkan posisi secara bertahap di dekat 4375-4380, dengan stop-loss terpadu di bawah 4360. Target kenaikan adalah 4430 dan 4450.
IV. Kesimpulan: Hormati Pasar, Pertahankan Ritme yang Stabil
Kenaikan harga emas kali ini bukan sekadar fluktuasi aset sederhana, tetapi cermin yang mencerminkan ekspektasi makroekonomi global dan sentimen pasar. Sambil menikmati manfaat tren, kita harus tetap berpikiran jernih—pasar tidak hanya naik tetapi juga turun, terutama di akhir tahun ketika likuiditas dapat berubah.
Ingat: Kebijaksanaan trading sejati terletak bukan pada prediksi setiap titik tertinggi, tetapi pada ketekunan untuk mempertahankan posisi dalam tren dan ketegasan untuk bertindak ketika risiko muncul. Pasar bullish emas mungkin belum berakhir, tetapi jalannya pasti akan bergelombang. Semoga setiap investor dapat memanfaatkan peluang dan menjaga modal mereka dalam reli pasar bersejarah ini.
Ide komunitas
BUVA Mantul di Lower Channel, Peluang Bullish Masih terbuka!BUVA Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 1.390
■ Support kuat: Rp 1.300 – Rp 1.215
■ Resist 1: Rp 1.555
■ Resist 2: Rp 1.860
■ Target lanjutan (jika break): Rp 2.120 – Rp 2.500 – Rp 2.880
BUVA kembali menunjukkan kekuatan setelah menyentuh area lower channel dan memantul dengan candle hijau solid. Struktur uptrend yang terbentuk sejak beberapa bulan terakhir masih terjaga rapi, ditopang oleh channel naik yang konsisten.
Dengan harga yang kini bergerak ke atas dari support Rp 1.300, BUVA berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resist terdekat di Rp 1.555. Jika level ini ditembus, momentum bullish dapat mendorong harga menuju Rp 1.860 dan membuka ruang penguatan lebih jauh ke area Rp 2.120 bahkan Rp 2.500.
Namun, apabila terjadi pullback, area Rp 1.300 – Rp 1.215 menjadi zona pertahanan yang perlu dijaga agar struktur uptrend tetap valid.
BUVA saat ini berada di posisi menarik dalam channel bullish, selama trendline bawah terjaga, peluang rally lanjutan tetap dominan.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Mencari LandasanSecara struktur sudah breakdown 2x.. Pertama di harga 1335 dan yang kedua di harga 123-1210. Saat ini harga sedang mencari landasan yang tepat.. Breakdown ketiga sangat mungkin menyusul.. Tunggu di area demand terakhir di area candle tanggal 19 Agustus 2025.
Asal belanja apalagi di masa liburan, cukup berbahaya.
Disclaimer On
Hanya untuk sarana edukasi
BTC SENIN 22/12/251D - BTC dilihat dari tf 1D masih membuat lower hig dan lower low yang mana masih dianggap bearish
4H - BTC masih tertahan di area last supply yang mana masih bearish dan sekarang kita hanya menunggu di sesi NY apakah BTC masih mempertahankan area ini sekitar $90,000 ataukah akan di dobrak di sesi NY nya yang mana akan merubah trend nya di tf 4H
RAJA Berpotensi Rebound ke 6400, Cermati1. RAJA saat ini bergerak turun dalam beberapa hari terakhir setelah gagal bertahan di atas support fraktalnya.
2. Target penurunan terdekat ada di swing low 5450.
3. Selama tetap mampu bertahan di atas area swing low tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke support fraktal 6400.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 5450 jika tekanan jual telah mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai area targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing lownya.
WT: RAJAHDCN6A (2.0x).
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
MDKA Menguji Support Kuat Sebelum Rebound Lagi1. MDKA pergerakannya masih terbatas dalam range sideways 2000-2800 dalam beberapa bulan terakhir.
2. Target penurunan terdekat ada di area swing low 2100.
3. Jika MDKA mampu bertahan di atas area tersebut, ada potensi technical rebound pada saham ini dengan target kenaikan hingga ke area swing high 2570.
Trading plan:
1. Buy on weakness di area swing low 2100 jika tekanan jual mereda
2. Sell on strength jika berhasil rebound 5-7% atau mencapai targetnya.
3. Stoploss jika dalam beberapa hari gagal bertahan di atas swing low-nya.
WT: MDKADRCK6A (3.1x)
Disclaimer ON
#SahamJagoan #SatuMingguProfit
XAU/USD: BOS naik, tunggu pullback FVG + Fibo untuk BUY◆ Konteks Pasar (M30)
Emas baru saja menembus BOS naik dan menciptakan dorongan kuat ke area puncak jangka pendek 4,417. Setelah dorongan, pasar memasuki pullback untuk menyeimbangkan kembali—perilaku yang sering terlihat sebelum melanjutkan tren utama.
◆ SMC & Aksi Harga
• Struktur naik masih valid (HH–HL).
• Area FVG + Fibo (0.5–0.618) sekitar 4,374 adalah area prioritas untuk mencari kekuatan beli.
• OB di bawah ~4,339 adalah area dukungan lebih dalam jika pullback meluas.
• Belum ada CHoCH turun → prioritas skenario kelanjutan naik.
◆ Level Kunci
• Puncak/resistensi terdekat: 4,417
• FVG + Fibo (zona BUY): ~4,374
• OB dalam: ~4,339
• Invalid naik: tembus jelas 4,339
◆ Skenario Trading
➤ Skenario A – Pullback BUY (prioritas)
• Tunggu harga kembali ke 4,374 (FVG + Fibo)
• Kondisi: candle menolak turun / mempertahankan HL
• Target:
▪ 4,397
▪ 4,417 (puncak)
▪ diperluas jika menembus puncak
➤ Skenario B – Pullback Lebih Dalam
• Jika 4,374 ditembus
• Pantau OB ~4,339 untuk mencari reaksi beli
• Hanya BUY jika ada konfirmasi struktur
➤ Skenario C – Break & Continue
• Jika harga tidak kembali dalam dan bertahan di atas 4,397
• Ikuti tren menuju 4,417+
• Hindari FOMO pada premium
◆ Ringkasan
• Konteks: pullback dalam tren naik.
• Area keputusan: 4,374 → 4,339.
• Target atas: 4,417.
• Prioritas BUY mengikuti struktur, kelola risiko saat harga di premium.
Tinjauan Mingguan Emas: Volatilitas di Tengah Kabut dan PerdaganTinjauan Mingguan Emas: Volatilitas di Tengah Kabut dan Perdagangan Hati-hati Menjelang Liburan
I. Tinjauan Pasar: Tarik-menarik Antara Bull dan Bear di Tengah Data yang Membingungkan
Minggu lalu, pasar emas menavigasi hutan data yang kompleks dan kontradiktif. Setelah pemotongan suku bunga Fed, sinyal hati-hati yang dirilis karena kurangnya data pendukung seharusnya memecah kebuntuan antara bull dan bear. Namun, rilis data kunci selanjutnya, seperti non-farm payrolls dan CPI, menghadirkan drama "lindung nilai"—kenaikan simultan dalam lapangan kerja dan pengangguran, dan tarian antara inflasi yang melambat dan ekspektasi inflasi yang meningkat. Kontradiksi inheren dalam data ini jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan emas berulang kali gagal menembus level 4380, mencapai titik tertinggi 4374 sebelum dengan cepat jatuh kembali, akhirnya terbatas pada kisaran perdagangan 4300-4370.
II. Dilema Saat Ini: "Rashomon" Data dan "Keheningan Pra-Liburan" Lembaga
Minggu ini, berbagai data ekonomi tampaknya terjebak dalam lingkaran setan kontradiksi diri. Data ADP dan data penggajian non-pertanian berbeda, tingkat pengangguran berbeda dari klaim pengangguran mingguan, dan perlambatan CPI serta meningkatnya ekspektasi inflasi menciptakan efek lindung nilai. Perbedaan data yang komprehensif ini tidak hanya melemahkan momentum pergerakan pasar unilateral tetapi juga menciptakan kesulitan bagi analisis pasar. Sementara itu, dengan mendekatnya liburan AS, likuiditas perdagangan diperkirakan akan menyusut secara bertahap. Pengalaman historis menunjukkan bahwa lembaga cenderung menutup posisi dan mengurangi risiko sebelum liburan daripada memulai tren baru. Oleh karena itu, di bawah pengaruh gabungan kredibilitas data yang dipertanyakan dan efek pra-liburan, pasar kemungkinan akan mempertahankan pola yang bergejolak, dan fluktuasi mendadak apa pun dapat dengan cepat ditarik kembali ke kisaran sebelumnya.
III. Analisis Teknis: Perjuangan Sabar di Rentang Kunci
Secara struktural, emas saat ini berada dalam fase "konsolidasi konvergen" yang khas:
Resistensi kunci di atas: area 4360-4380. Area ini merupakan zona konvergensi dari struktur double-top sebelumnya dan beberapa titik tertinggi rebound; apakah area ini berhasil ditembus sangat penting untuk menentukan apakah para pembeli dapat memulai kembali serangan mereka.
Dukungan inti di bawah: area 4300-4280. Area ini menggabungkan dukungan rata-rata pergerakan harian, platform breakout sebelumnya, dan angka bulat psikologis, menjadikannya garis pertahanan penting yang harus dipertahankan para pembeli dalam jangka pendek.
Indikator Teknis: Histogram MACD harian mengalami kontraksi, dan RSI berada di antara 50 dan 60, keduanya menunjukkan bahwa momentum bullish telah memasuki fase konsolidasi setelah lonjakan ke atas yang berkelanjutan. Pasar sedang menunggu katalis yang cukup signifikan.
Sebagai veteran pasar yang berpengalaman, saya harus mengatakan bahwa pasar seperti ini adalah yang paling melelahkan—ini menguji kesabaran dan persepsi Anda tentang ritme pasar. Sebelum arah pergerakan menjadi jelas, perdagangan berlebihan seringkali berarti kerugian.
IV. Strategi Minggu Depan: Perdagangan dalam Rentang Harga dan Pertahanan Terhadap Breakout
Mengingat pasar akan tutup untuk liburan pada hari Rabu dan Kamis mendatang, pasar diperkirakan akan memasuki "mode pra-liburan" di awal minggu.
Strategi Awal Minggu: Pertahankan perdagangan dalam rentang harga antara 4300 dan 4360, beli rendah dan jual tinggi. Jika pasar dibuka lebih tinggi, 4345-4350 akan menjadi zona resistensi awal, di mana posisi short kecil dapat dicoba; pergerakan ke area 4360-4370 akan dianggap sebagai peluang yang lebih ideal untuk posisi short dalam perdagangan swing. Posisi long jangka pendek dapat dicoba pada sentuhan pertama rentang 4320-4310, sementara trader yang lebih konservatif harus menunggu konfirmasi support di area 4300-4280.
Respon Breakout: Sangat penting untuk menyadari bahwa volume perdagangan yang tipis sebelum liburan dapat memicu "false breakout" karena berita mendadak. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengejar harga pada sentuhan pertama dari rentang breakout; amati konfirmasi dengan harga penutupan. Jika harga benar-benar menembus di bawah 4280, potensi penurunan dapat meluas ke 4250-4230; jika bertahan kuat di atas 4380, target kenaikan adalah 4400-4420.
Prinsip Inti: Posisi ringan, order stop-loss yang ketat, dan hindari overtrading. Pada periode khusus ini dengan data yang saling bertentangan dan liburan yang akan datang, menjaga modal dan keuntungan yang ada lebih penting daripada mengejar keuntungan berlebih.
V. Peringatan dan Saran Risiko
Baru-baru ini, beberapa platform perdagangan mengalami masalah, menciptakan lingkungan pasar yang kompleks. Kami mengingatkan semua investor:
Waspadai jebakan data: Data saat ini mengandung tingkat kontradiksi internal yang tinggi; jangan pernah bertaruh besar berdasarkan satu hasil data saja.
Mengelola Risiko Pra-Liburan: Likuiditas menurun sebelum dan sesudah liburan, berpotensi memperkuat volatilitas. Namun, keberlanjutan tren seringkali buruk, sehingga memperketat order stop-loss sangat penting.
Mempertahankan Pemikiran Independen: Meningkatnya kebisingan pasar menuntut apa yang disebut "strategi kemenangan pasti" atau "jaminan keuntungan besar." Investasi adalah maraton; sistem yang stabil dan pola pikir rasional jauh lebih dapat diandalkan daripada keberuntungan semata.
Pasar seperti lawan yang tidak dapat diprediksi, terkadang murah hati, terkadang kejam. Sebelum memberikan arahan yang jelas, kita perlu melindungi diri kita sendiri dan dengan sabar menunggu peluang dengan probabilitas tinggi kita sendiri.
Chumtrades XAUUSD | ATH Bukan Alasan untuk ShortBias makro:
CPI AS melambat, sementara ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed pada 2026 masih terjaga. Yield obligasi Jepang melonjak tajam, menandakan rotasi modal dari aset spekulatif ke aset safe haven seperti emas. Latar belakang makro terus mendukung emas.
Struktur:
Emas telah menembus ATH, dengan puncak sebelumnya di 438x kini berperan sebagai support. Puncak jangka pendek sedang terbentuk di sekitar 4420. Tren naik tetap dominan pada timeframe H1 & M30.
Bias trading:
👉 Utamakan BUY searah tren
❌ Hindari FOMO mengejar harga
⚠️ SELL hanya untuk scalp jangka pendek setelah terjadi break struktur di timeframe kecil
Area BUY:
438x (ATH sebelumnya)
4350–4353
4336–4330
Invalidasi:
Penutupan yang jelas di bawah 4320 membuka potensi penurunan ke 4310 / 4300
Dalam kondisi ini, struktur bullish H1–M30 menjadi tidak valid
Catatan risiko:
Momentum sangat curam → pullback cepat bisa terjadi. Kelola risiko dengan ketat dan fokus BUY di area kunci, bukan berdasarkan emosi.
Emas Mempertahankan Tren Naik Kuat-Waspadai Koreksi JangkaPendek📊 Gambaran Pasar
Harga emas terus melonjak dan saat ini diperdagangkan di sekitar 4400 USD/oz.
Reli ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, pelemahan dolar AS, serta meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Namun, setelah kenaikan yang tajam dan berkepanjangan, tekanan ambil untung jangka pendek berpotensi mulai muncul.
📉 Analisis Teknikal
🔺 Area Resistance Utama
• 4415 – 4420: Resistance psikologis kuat, berpotensi memicu reaksi teknikal.
• 4455 – 4470: Resistance lanjutan jika harga mampu bertahan kuat di atas 4400.
🔻 Area Support Utama
• 4378 – 4388: Support jangka pendek dan area pullback teknikal dalam tren naik.
• 4355 – 4365: Support yang lebih kuat jika terjadi koreksi lebih dalam pada sesi AS.
📈 EMA
• Harga berada di atas EMA 09, mengonfirmasi bahwa tren bullish jangka pendek masih terjaga.
🕯️ Candlestick / Volume / Momentum
• Candlestick bullish yang kuat menunjukkan buyer masih menguasai pasar.
• Momentum berada di level tinggi, membuka peluang konsolidasi, jeda, atau reaksi wick atas di area resistance.
• Belum terlihat pola pembalikan yang jelas pada H1/H4 → tren utama tetap bullish.
________________________________________
📌 Outlook
Emas berpotensi melanjutkan kenaikan jangka pendek selama harga bertahan di atas 4380–4390.
Namun, saat mendekati 4415–4420, koreksi teknikal atau volatilitas intraday kemungkinan meningkat sebelum arah selanjutnya terbentuk.
💡 Strategi Trading
🔺 BUY XAU/USD: 4368 – 4365
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4361.5
🔻 SELL XAU/USD: 4420 – 4423
🎯 TP: 40 / 80 / 200 pips
❌ SL: 4426.5
TRICK: Langkah Menjanjikan BUKA Untuk Mengawali UptrendTRICK: Langkah Menjanjikan BUKA Untuk Mengawali Uptrend
TRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 251030
Kami melihat IDX:BUKA memiliki peluang untuk mengakhiri Downtrend dan tentunya mengawali Uptrend. Downtrend berpotensi berakhir setelah beberapa kali BUKA gagal membentuk Lower Low dari sejak Juli 2024.
Kami melihat BUKA membentuk Bullish Continuation dari sejak September 2025 dengan Resistance di Rp190. Setelah Breakout, BUKA setidaknya menuju Rp240an sebelum menguji Resistance penting, penanda awal Uptrend bila terjadi Breakout, di Rp270an.
Support di Rp160 akan menjadi penanda harapan tersebut. Breakdown yang terjadi pada Support ini mungkin akan memperlama peluang terjadinya Uptrend.
Berikut kata A.R.I.S :
Kinerja 3Q25 (Kuartal ke-3 2025):
Secara keseluruhan, kinerja BUKA menunjukkan sedikit pelemahan secara kuartalan (QoQ).
Pendapatan bersih konsolidasi tumbuh tipis +1% QoQ. Dibandingkan kuartal sebelumnya (2Q25) yang tumbuh +12% QoQ, ini menunjukkan perlambatan.
Kerugian adjusted EBITDA sedikit melebar menjadi Rp18 miliar (margin -1,1%) di 3Q25, dari kerugian Rp14 miliar (margin -0,9%) di 2Q25.
Namun, laba bersih (PATMI) tercatat Rp2,4 triliun pada kuartal ini, didorong oleh keuntungan investasi sekitar Rp2,1 triliun.
Kinerja per Segmen:
Gaming: Pendapatan bersih naik +2% QoQ menjadi Rp1,4 triliun, menyumbang 83% dari total pendapatan sebelum eliminasi. Namun, adjusted EBITDA turun menjadi Rp5 miliar (margin 0,4%) dari Rp12 miliar (margin 0,9%) di 2Q25. Penurunan margin ini diduga terkait dengan ekspansi ke luar negeri dengan model B2C yang biasanya memiliki take rate lebih rendah.
Mitra: Pendapatan bersih terus menurun sebesar -9% QoQ menjadi Rp171 miliar. Namun, kerugian adjusted EBITDA sedikit membaik menjadi Rp7 miliar (margin -4,2%) dari Rp9 miliar (margin -4,8%) di 2Q25, seiring fokus perusahaan pada profitabilitas segmen ini.
Retail: Pendapatan turun -3% QoQ menjadi Rp85 miliar. Segmen ini mencatat kerugian adjusted EBITDA sebesar Rp3 miliar, berbalik dari keuntungan Rp4 miliar di 2Q25.
Investment: Pendapatan bersih tumbuh +30% QoQ menjadi Rp18 miliar. Kerugian adjusted EBITDA tercatat Rp1 miliar.
Konteks Tambahan:
Program pembelian kembali (buyback) saham diperpanjang hingga 29 Januari 2026 dengan sisa anggaran Rp420,8 miliar.
Posisi kas per saham per akhir 3Q25 adalah Rp189. Hal ini mungkin membatasi potensi kenaikan harga saham dalam jangka pendek hingga ada kemajuan signifikan dari perubahan strategi bisnis perusahaan.
LAPD 4H Time Frame, Trend Line & Fibonacci RetracementLAPD Masih dalam fase akumulasi (Sideways) pada rentang harga Rp155 - Rp200 , yang mana megindikasikan belum adanya tanda - tanda kenaikan. Area Entry berdasarkan Fibonacci Retratcement (0.786) atau pada area resistance trendline (garis Kuning) pada harga Rp190-Rp200, atau bisa pada area fibonacci ( 1 ), gunakan area fibo ( 1 ) tersebut untuk konfirmasi apakah harga akan mengalami breakout (kebawah) atau fake out ( turun bawah sedikit) untuk berbalik arah ke atas melakukan reversal menjadi Up Trend.
WIIM (PT Wismilak Inti Makmur Tbk)IDX:WIIM Analisa Saham WIIM (PT Wismilak Inti Makmur Tbk) – Timeframe Daily
🔍 Technical Overview
Harga WIIM saat ini berada pada fase koreksi sehat setelah membentuk struktur ABCDE (corrective wave). Saat ini harga tampak berada di area akumulasi dan mulai menunjukkan potensi reversal dengan rejection candle di zona demand.
Struktur bullish medium term masih terjaga selama harga tidak breakdown di bawah area stop.
📊 Key Levels
Zona Akumulasi : 1.500 – 1.1450
Zona Average Tambahan: 1.300 – 1.200
Stoploss / Invalidasi trend : 1.100
Target Profit 1: 1.800 – 1.900
Target Profit 2: 2.180 – 2.230
🎯 Trading Plan
Entry bertahap:
• Buy on support 1.500 – 1.1450
SL disiplin: di bawah 1.120
TP konservatif: 1.800 – 1.900
TP agresif: 2.180++
Risk/Reward: ± 1:2 hingga 1:3
📌 Skenario
Bullish scenario:
Jika harga bertahan dalam zona akumulasi dan breakout trendline korektif, maka potensi reversal besar menuju target profit. Area 1.315 berfungsi sebagai buy on weakness jika ada tekanan tambahan.
Bearish scenario:
Breakdown kuat di bawah 1.300 → potensi turun ke 1.105 untuk test support besar.
Break dan closing di bawah 1.105 → invalidasi skenario bullish.
#IHSG #BUMI #SAHAM
BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk)IDX:BAJA Analisa Saham BAJA (PT Sarana Central Bajatama Tbk) – Timeframe Daily
🔍 Technical Overview
Saat ini harga sedang melakukan pullback setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance sekitar 195–197. Struktur harga masih terjaga bullish selama support terdekat tidak ditembus.
📊 Key Level Penting
Major Support : 150 – 154
Support Kuat Demand Area : 145 – 150
Support Akhir / Invalidasi : 112 – 113
Resistance : 195 – 197
🎯 Rencana Trading (Plan)
Entry Area: 154 – 145 (area demand & retest support)
Stop Loss: 112 – 115 (di bawah struktur support kuat)
Take Profit 1: 195
Risk/Reward: ± 1:1
📌 Skenario
Bullish scenario:
Jika harga bertahan di atas 150–155, potensi reversal/pullback to the upside menuju 180–197.
Bearish scenario:
Break dan closing daily di bawah 145 → kemungkinan menuju 120–113 untuk retest struktur lama (invalidasi skenario bullish).
#ihsg #sahamindo #baja #adro #bumi
Akankah tren kenaikan berlanjut, atau pasar sudah terlalu jauh?Setelah tahun 2025 yang hampir tak tertandingi, pasar OANDA:XAUUSD memasuki tahun 2026 dengan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar level harga tertentu: apakah tren naik akan berlanjut, atau pasar sudah bergerak terlalu jauh?
Jawaban singkatnya adalah: emas kecil kemungkinannya untuk mengulangi breakout besar seperti tahun 2025, namun juga belum memasuki fase penurunan yang dalam. Tahun 2026 kemungkinan besar akan menjadi periode dengan volatilitas tinggi di level harga yang tinggi, di mana tren naik tetap bertahan, tetapi dengan ritme dan kecepatan yang berubah secara signifikan.
2025: Tahun Kenaikan Harga yang Bukan Kebetulan
Kenaikan harga emas lebih dari 60% sepanjang tahun 2025, disertai lebih dari 50 rekor tertinggi baru dan puncak historis di level USD 4.381/ons, bukanlah euforia spekulatif jangka pendek. Hal ini merupakan hasil dari konvergensi tiga arus utama.
Pertama, ketidakstabilan geopolitik dan perdagangan. Ketegangan dagang antara AS–Meksiko–Kanada dengan cepat melampaui tahap spekulasi dan berujung pada tarif nyata serta langkah balasan. Dalam kondisi ini, arus modal defensif kembali masuk ke pasar emas, sebuah refleks klasik dari sistem keuangan global.
Kedua, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS. Data inflasi yang melambat lebih cepat dari perkiraan memaksa Federal Reserve mengakui risiko perlambatan pertumbuhan, meskipun belum terburu-buru memangkas suku bunga. Sekadar membuka “pintu pelonggaran” sudah cukup untuk mengubah struktur penilaian emas, aset tanpa imbal hasil yang diuntungkan langsung oleh suku bunga rendah.
Ketiga, pelemahan sistematis dolar AS. Ketika mata uang dasar melemah, emas tidak memerlukan narasi baru untuk naik; ia hanya mencerminkan penyesuaian nilai tukar.
Saat emas menembus level USD 3.000 pada kuartal II 2025, pasar tidak lagi “menunggu”, melainkan memasuki fase mengikuti tren.
Musim Panas 2025: Pergerakan Sideways Bukan Akhir
Pergerakan sideways yang berkepanjangan pada Juli dan Agustus membuat banyak investor mengira siklus bullish telah berakhir. Namun jika dilihat kembali, itu hanyalah fase akumulasi yang diperlukan dalam tren yang lebih besar.
Titik balik terjadi pada bulan September, ketika Departemen Tenaga Kerja AS merevisi data ketenagakerjaan dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja jauh lebih lemah dari laporan awal. Meski hanya revisi data historis, pesan kepada pasar sangat jelas: fondasi pertumbuhan ekonomi AS tidak sekuat yang terlihat.
The Fed pun terpaksa melunakkan arah kebijakannya, dan dana kembali mengalir ke emas. Hanya dalam bulan September, harga naik hampir 12%. Pada Oktober, penutupan sementara pemerintah AS akibat kebuntuan anggaran menjadi katalis terakhir yang mendorong emas ke level tertinggi sepanjang sejarah.
Menatap 2026: Tren Masih Ada, Namun Ritmenya Berbeda
Saat ini, emas berada pada level harga di mana kenaikan lanjutan memerlukan momentum yang lebih kuat dibanding sebelumnya. Setelah kenaikan lebih dari 60% tahun lalu, kemungkinan untuk mengulangi siklus kenaikan serupa sangat kecil.
Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa pilar-pilar penopang harga emas belum runtuh.
Kebijakan moneter global, khususnya di AS, masih condong ke arah pelonggaran guna mengantisipasi risiko resesi. Dolar AS belum memiliki fondasi kuat untuk pemulihan jangka panjang. Dan yang tak kalah penting, bank sentral terus melakukan pembelian emas secara strategis, menciptakan permintaan “pembentukan dasar” saat terjadi koreksi.
Dalam konteks ini, skenario paling masuk akal untuk tahun 2026 adalah kenaikan harga yang lebih lambat dengan fluktuasi yang lebih lebar, namun tren keseluruhan tetap naik. Pasar akan mengalami lebih banyak koreksi teknikal karena investor siap mengambil keuntungan di level tinggi dan menata ulang portofolio mereka ke aset non-dolar lainnya.
Perspektif Fundamental Secara Keseluruhan
Tahun 2026 mungkin tidak akan menyajikan lonjakan tajam seperti tahun 2025. Namun, ini juga belum saatnya berpaling dari tren emas. Pasar sedang memasuki fase penyeimbangan ulang di level harga tinggi, di mana volatilitas menjadi hal yang wajar, dan kebijakan serta geopolitik tetap menjadi dua variabel utama penentu arah akhir.
Emas tidak lagi “murah”, tetapi juga belum kehilangan peran sentralnya dalam strategi perlindungan global.
Analisis Teknikal dan Rekomendasi OANDA:XAUUSD
Grafik harian emas menunjukkan bahwa tren naik jangka menengah masih sangat dominan, meskipun harga baru saja mengalami koreksi setelah mendekati puncak historis USD 4.380/ons.
Struktur teknikal belum rusak. Harga masih berada di atas seluruh moving average penting, khususnya MA jangka pendek dan menengah—ciri khas pasar yang sedang berada dalam fase konsolidasi, bukan distribusi. Harga juga terus bergerak dalam channel naik, dengan setiap titik rendah lebih tinggi dari sebelumnya, menandakan tekanan beli dasar tetap kuat.
Level Fibonacci retracement menunjukkan bahwa koreksi terakhir berhenti tepat di area 0,382–0,236, zona support “standar” dalam tren naik yang kuat. Tidak adanya penurunan dalam hingga level 0,5 atau lebih rendah mengindikasikan bahwa tekanan jual hanya berasal dari aksi ambil untung jangka pendek, belum cukup untuk membalikkan tren.
Indikator RSI telah keluar dari kondisi overbought, mendingin ke zona netral atas, dan kini kembali bergerak naik bersama MA RSI. Pola ini sering kali mendahului kelanjutan kenaikan dalam tren kuat, mencerminkan penyeimbangan momentum, bukan kelemahan struktural.
Dari sisi target, setelah harga menyerap zona koreksi di sekitar USD 4.300–4.250, siklus kenaikan baru akan memiliki kondisi teknikal yang memadai untuk terbentuk. Target tren selanjutnya adalah:
• USD 4.411–4.537 (ekstensi Fibonacci 0,5–0,618),
• kemudian USD 4.715,
• dan dalam skenario lonjakan kuat arus safe haven, zona USD 4.900–4.950 menjadi target teknikal yang masuk akal.
Risiko koreksi turun jangka pendek terutama berasal dari kegagalan harga menembus level USD 4.380 secara tegas, atau dari berita makro tak terduga yang mendorong yield dan dolar AS menguat. Dalam kondisi tersebut, emas berpotensi ditarik turun untuk menguji kembali zona support USD 4.245–4.216; hanya jika zona ini ditembus oleh tekanan jual kuat maka struktur bullish akan benar-benar dipertanyakan.
SELL XAUUSD HARGA 4419 – 4417 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4423
→ Take Profit 1: 4411
↨
→ Take Profit 2: 4405
BUY XAUUSD HARGA 4355 – 4357 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4351
→ Take Profit 1: 4363
↨
→ Take Profit 2: 4369
ANALISIS EMAS 22/12/20251. ANALISIS FUNDAMENTAL:
a) Ekonomi:
• USD: Setelah data PMI AS berada di atas 50, USD mengalami rebound teknikal jangka pendek. Namun, ini belum merupakan tren naik baru, melainkan reaksi pasar setelah rilis data.
• Saham AS: Bergerak dalam range sempit – sentimen menunggu, belum ada aliran dana risk-on yang kuat.
• FED: Masih berada dalam siklus pelonggaran – penurunan suku bunga diperkirakan dalam jangka menengah, menjadi dasar yang mendukung emas.
• Pemerintahan Trump: Tidak ada kebijakan baru yang mengejutkan → pasar relatif stabil.
• ETF Emas (SPDR): Tidak ada aksi beli/jual besar → menunjukkan pelaku besar belum melakukan distribusi, cenderung akumulasi.
b) Politik:
• Tidak ada ketegangan geopolitik besar, namun risiko laten masih ada dan tetap menopang emas.
c) Sentimen pasar:
• Risk-neutral → sedikit risk-off
• Trader jangka pendek mengambil profit, sementara dana besar menunggu koreksi lebih dalam untuk membeli
=> Kesimpulan fundamental:
Emas sedang mengalami koreksi jangka pendek – tren menengah & jangka panjang tetap BUY saat pullback, bukan sell saat harga naik.
2. ANALISIS TEKNIKAL:
Struktur utama:
• Tren: Uptrend yang jelas
• Harga bergerak dalam channel naik
• Pullback ke area Fibo 0.5 – 0.618 merupakan area beli yang ideal
Indikator:
• RSI: Netral → belum overbought
• MA: Harga bertahan di atas MA cepat → tren tetap kuat
=> Kesimpulan teknikal:
Ini adalah koreksi teknikal dalam tren naik, bukan pembalikan arah.
RESISTANCE: 4.351 – 4.362 – 4.380
SUPPORT: 4.330 – 4.309 – 4.288
3. PASAR SEBELUMNYA (19/12/25):
• Harga memantul kuat dari area 4309
• Menguji ulang area supply 4351 namun gagal breakout dan turun kembali menguji 4335
• Terdapat tanda-tanda pengambilan profit jangka pendek
• Tidak muncul candle distribusi besar
=> Inti pergerakan: Pasar melakukan likuiditas sweep, bukan distribusi besar.
4. STRATEGI HARI INI (22/12/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4419 – 4417
SL: 4423
TP1: 4411
TP2: 4405
🪙 BUY XAUUSD | 4355 – 4357
SL: 4351
TP1: 4363
TP2: 4369
Analisis Elliott Wave – XAUUSD Minggu ke-4 Desember
1. Momentum
Weekly (W1)
Momentum mingguan saat ini sedang bersiap untuk berbalik turun. Jika pada minggu depan muncul candle konfirmasi, maka kemungkinan besar tren turun pada timeframe mingguan akan terbentuk. Kondisi ini mengindikasikan awal dari fase koreksi yang dapat berlangsung beberapa minggu.
Daily (D1)
Momentum harian telah mengonfirmasi pembalikan ke arah bearish. Oleh karena itu, pada minggu depan bias penurunan diperkirakan akan mendominasi pergerakan harga.
H4
Momentum H4 saat ini mendekati konfirmasi bearish. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual kemungkinan mulai muncul sejak pembukaan sesi Asia di awal minggu.
2. Struktur Gelombang Elliott
Weekly (W1)
Struktur harga pada W1 menunjukkan dengan jelas bahwa pasar berada di puncak Gelombang 3 (kuning). Dikombinasikan dengan momentum mingguan yang sedang bersiap berbalik arah, pasar kemungkinan akan melanjutkan ke Gelombang 4 (kuning) dalam bentuk koreksi flat.
Setelah Gelombang X selesai, harga diperkirakan akan bergerak turun sejalan dengan momentum mingguan untuk menyelesaikan Gelombang Y. Proses penyelesaian Gelombang Y ini dapat memakan waktu beberapa minggu, hingga momentum W1 masuk ke zona oversold.
Daily (D1)
Di dalam struktur Gelombang X berwarna ungu, harga membentuk pola koreksi ABC berwarna merah.
Pada Gelombang C merah, terlihat struktur impuls 5 gelombang (1–2–3–4–5) berwarna biru.
Saat ini, harga berada di Gelombang 5 biru. Dengan momentum D1 yang telah berbalik turun, saya memperkirakan Gelombang 5 biru telah selesai, yang berarti:
Gelombang C merah telah berakhir
Gelombang X ungu juga telah selesai
Setelah itu, pasar diperkirakan akan memasuki fase penurunan untuk membentuk Gelombang Y.
Dari sisi waktu:
Gelombang W sebelumnya membutuhkan sekitar 3 minggu untuk selesai
Oleh karena itu, Gelombang Y diperkirakan minimal juga memerlukan waktu sekitar 3 minggu
Pada minggu depan, saya ingin melihat tekanan jual yang kuat, dengan pergerakan harga turun tajam, membentuk struktur bearish 5 gelombang yang jelas.
Struktur H4
Pada Gelombang 5 biru, kita dapat mengidentifikasi struktur internal 5 gelombang merah (1–2–3–4–5).
Pergerakan harga yang sempat menembus di atas 4365 menunjukkan bahwa target Gelombang 5 merah telah tercapai.
Saat ini:
Momentum D1 telah berbalik bearish
Momentum H4 juga mulai berbalik turun
Harga gagal menembus dan bertahan di atas 4365
Candle terakhir ditutup di bawah area 4348
Berdasarkan kombinasi faktor tersebut, saya memperkirakan puncak Gelombang 5 telah terbentuk.
3. Volume Profile & Skenario Harga
Berdasarkan Volume Profile:
Area 4348 merupakan zona likuiditas tinggi dan berfungsi sebagai resistance kuat
Harga masih belum mampu menembus area ini secara meyakinkan
Skenario bearish utama:
Jika harga menutup candle di bawah 4317 (zona likuiditas rendah) pada awal sesi berikutnya, maka harga kemungkinan akan bergerak cepat menembus area ini dan turun menuju zona likuiditas tinggi berikutnya di sekitar 4215.
Skenario ini akan menjadi konfirmasi kuat bahwa Gelombang 5 telah selesai.
Skenario alternatif:
Jika harga menembus dan bertahan di atas 4348, maka Gelombang 5 kemungkinan belum selesai dan dapat berlanjut dalam bentuk terminal triangle. Dalam kondisi ini, saya akan terus memantau target di area atas dan memberikan pembaruan setelah ada data tambahan.
4. Rencana Trading
Pada level saat ini, area ini merupakan zona sell potensial yang cukup baik.
Namun, untuk menentukan entry yang lebih presisi, saya memerlukan konfirmasi tambahan dari pergerakan harga saat pembukaan pasar besok. Setelah sinyal yang lebih jelas muncul, saya akan memperbarui rencana trading selanjutnya.
Analisis harga emas pada tanggal 19 Desember✍️ Analisis Emas – Perspektif Pergerakan Harga
Setelah likuiditas mencapai puncaknya secara historis, harga emas dengan cepat pulih dan memasuki fase konsolidasi mendatar. Saat ini, pasar "terjebak" dalam kisaran sempit, menunjukkan bahwa baik pembeli maupun penjual dengan hati-hati menunggu sinyal konfirmasi lebih lanjut.
Kisaran harga 4310-4350 bertindak sebagai area konsolidasi penting, di mana sejumlah besar modal kemungkinan bersiap untuk pergerakan naik yang kuat. Dalam konteks ini, strategi optimal bukanlah memprediksi arah, tetapi dengan sabar menunggu breakout dari struktur tersebut untuk melakukan perdagangan dalam tren yang telah dikonfirmasi.
📊 Poin Teknis Utama
🔹 Strategi Utama: Tunggu sinyal breakout yang jelas
🔹 BELI: Saat harga menembus dan bertahan di atas 4350 → target 4400
🔹 JUAL: Saat harga menembus di bawah 4310 → target 4265
⚠️ Catatan Risiko: Waspadai skenario breakout palsu di dalam zona konsolidasi
👉 Pasar sedang "terkompresi" – ketika rentang harga ditembus, pergerakan kuat akan segera muncul. Kesabaran saat ini adalah keuntungan bagi para trader.
Analisis harga emas pada tanggal 18 DesemberHarga emas terus menunjukkan reaksi yang jelas di sekitar angka 4350 – zona resistensi penting yang menarik tekanan jual yang kuat dari pasar. Dalam skenario koreksi, tekanan jual dapat mendorong harga kembali untuk menguji area 4270 untuk mengakumulasi momentum lebih lanjut, sehingga membentuk struktur sideways yang luas sebelum arah selanjutnya.
Sebaliknya, jika pembeli mempertahankan kekuatan mereka saat ini, penembusan di atas 4350 selama sesi AS sangat mungkin terjadi. Likuiditas tetap rendah di awal sesi Asia, harga bergerak lambat, dan pasar menunggu data CPI – faktor yang dapat menciptakan volatilitas signifikan sepanjang hari.
Strategi Perdagangan
Prioritaskan BELI ketika sinyal penolakan harga muncul di zona support: 4310 – 4265 – 4217
Target: 4400
Risiko:
Jika harga menembus di bawah 4265, tren naik jangka pendek akan melambat, dan perlu menunggu level harga yang lebih rendah untuk menemukan peluang BELI baru yang sesuai dengan struktur pasar.
XAUUSD outlook - ATH otw 4400 ?Harga emas berhasil breakout key resist 4342 dan continuation ke ATH level 4384 menandakan kelanjutan tren bullish utama masih terjaga. Struktur harga tetap bergerak di dalam ascending channel, dengan momentum buyer yang dominan.
Target atas sementara di ext fibo 161.8 ada di level 4384, jika pecah lagi maka 4400 akan dikejar.
Buy On dips lebih prefer,
Area re-test ideal: 4.356 – 4.342
Target 1: 4.384 (Fibonacci Extension 1.618)
Target 2: 4.402 (Fibonacci Extension 2.0)
Invalidasi: Breakdown dan close kuat di bawah 4.316 membuka peluang koreksi lebih dalam ke support bawah channel.
Disclaimer on
SAHAM BTPSsaham btps kemungkinan akan menguji level suport terdekatnya yang berdekatan demngan area deman di harga 1020,, diharapkan area tersebut dapat memantulkan harga kembali menuju resitance terdekat diharga 1430
disclaimer : outlook yang ada merupakan pandangan dari saya pribadi dan bukan ajakan untuk beli/jual
XAU/USD – Kenaikan Pesat, Pasar Berhenti SejenakHarga emas baru saja mengalami lonjakan tajam dan kuat, mencerminkan masuknya modal yang besar. Setelah rentang harga melebar, pasar mulai melambat dan sedikit terkoreksi, reaksi alami setelah kenaikan yang cepat dan belum menunjukkan tanda-tanda kelemahan.
Area yang ditandai bertindak sebagai zona support dinamis, di mana harga kemungkinan akan terkonsolidasi sebelum melanjutkan tren utama.
Selama harga tetap di atas zona ini dan tidak menembus struktur tren naik, skenario yang lebih disukai tetaplah penarikan kembali – pembentukan basis – kelanjutan.
Konteks: Tren naik masih berlangsung
Kondisi saat ini: Koreksi teknis setelah lonjakan kuat
Ekspektasi: Bertahan di support → melanjutkan tren naik menuju zona target di atas






















