IDX
StochRSI Screener IHSG MingguanIHSG dalam beberapa hari terakhir sedang mengalami tekanan pada sebagian besar emiten.
Namun ditengah tekanan tersebut masih ada saham yang masih menguntungkan untuk mulai dikoleksi.
Kali ini dengan StochRSI saya coba memberi rekomendasi Watchlist saham yang baik untuk dikoleksi.
Yang pertama ada KRAS (Krakatau Steel)
KRAS mulai ada pembalikan arah setelah 3 hari masuk ke zona downtrend.
Bila penguatan senin besok berlanjut tentu KRAS cocok untuk mulai di koleksi.
Support ada di 550, Resistance di 705, dan selanjutnya di 770.
Yang kedua ada MCAS (M Cash Integrasi)
MCAS mulai ada penguatan di perdagangan kamis lalu.
Support ada di 3800, Resistance di 4080, selanjutnya di 4420.
Watchlist selanjutny ada SSMS (Sawit Sumbermas Sarana)
SSMS mulai menguat sejak perdagangan pada hari Rabu lalu.
Support ada di 980, lalu di 875, Resistance ada di 1040, selanjutnya di 1210.
Berikutnya ada ARTO (Bank Jago)
Sudah berada pada zona Uptrend hari ke-60, mulai ada penguatan kembali dari hari Selasa.
Pada hari Kamis lalu ada rights issue pada saham ARTO, berhasil breakout TopBox dan membuat new alltime high di 10500.
Support ada di 7825, lalu di 6050, Resistance di 10500.
Selanjutnya ada ACES (Ace Hardware Indonesia)
ACES menguat kembali dimulai pada hari selasa, Support ada di 1500, Resistance di 1655.
Next ada AKRA (AKR Korporindo)
Sudah menguat 3 hari dan berpeluang kembali ke zona uptrend.
Support ada di 3270, Resistance di 3550.
Daftar pantau selanjutnya ada ERAA (Erajaya Swasembada)
Saham ERAA 3 hari mengalami penguatan dan berpeluang kembali ke zona uptrend.
Support ada di 2550, Resistance di 2930.
Selanjutnya ada GOOD (Garudafood Putra Putri Jaya)
Support ada di 1460, Resistance di 1635.
Selanjutnya ada KLBF (Kalbe Farma)
Support ada di 1470, Resistance di 1610.
Selanjutnya ada ISAT (Indosat)
Rencana merger Indosat dengan Hutchison 3 Indonesia (Tri), menjadikan saham ISAT banyak dikoleksi disebabkan potensi pasar telekomunikasi yang kian akan terkonsentrasi.
Walau sebenarnya saham ISAT sudah tergolong sangat mahal.
Support ada di 5275, Resistance di 6150.
Watch List yang terakhir ada UNIC (Unggul Indah Cahaya)
Support ada di 4690, Resistance di 5030.
BEKS Untuk Pertama Kalinya ke Atas AwanBerdasar Indikator Ichimoku, 4H; BEKS kini sedang berada di atas awan yg menandakan tren bullish sedang berlangsung. Lalu apakah ini akan berlanjut? Atau berbalik?
- Harga tertahan di Senkou Span B1, jika resisten ini terlampaui maka tren bullish berlanjut ke resisten berikutnya.
- Indikasi pendukung lainnya adalah jika jarak Senkou Span A dan B semakin tinggi, maka memperkuat tren bullish.
- Terakhir jika Chinkou Span mampu menembus Senkou Span B awan (merah), maka tren akan bullish sepenuhnya.
Berani entry? Akan aman apabila indikasi ini terpenuhi.
-------
*Disc on: Analisa ini hanyalah sebagai sarana edukasi dan bahan pertimbangan yang objektif, bukan merupakan ajakan beli/jual. Keputusan berinvestasi dan segala bentuk risiko adalah sepenuhnya kembali kepada individu masing-masing. Terima Kasih.
BABP (IDX) - Target berikutnyaSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
BABP (IDX) - Target berikutnya
ANTM Terbang rendahBeberapa periode ini ANTM berada pada tren bullish di dalam channel dan saat ini menyentuh dasar channel. Kemungkinan harga akan turun
sedikit menyentuh area Kumo (awan) kemudian memantul lagi ke dalam channel. Opsi lain, candle keluar dari channel tapi tetap melanjutkan tren bullish namun perlahan. Belum ada indikasi harga akan jatuh.
ACES (IDX) - Potensi Penerusan TrendSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
ACES (IDX) - Potensi Penerusan Trend
ASII apakah sudah berada pada harga murah?Berdasarkan financial statement yang baru dirilis pada 25 feb 2021 lalu, maka di dapat data sebagai berikut :
Penjualan dan pendapatan usaha tahun 2020 : 175,046 T sebelumnya tahun 2019 : 237,166 T
Net Income 2020 : 16,164 T sebelumnya tahun 2019 : 21,707 T
Net Income Q4 2020 : 2,125 T (berbeda dengan data yang disediakan tradingview -69M) *koreksi saya bila salah
Net Income Q3 2020 : 2,661 T
Net Income Q2 2020 : 6,568 T
Net Income Q1 2020 : 4,81 T
Laba (rugi) per saham dilusian 2020 : 399 sebelumnya tahun 2019 : 536
Berdasarkan data keuangan tersebut wajar bila sudah 22 hari ASII berada pada zona downtrend.
Saya pribadi akan melakukan BUY bila mantul dari prev BottomBox di @5200, dan atau bila pixel tidak memunculkan warna merah pekat lagi.
R1 5825 R2 5975 R3 6275
S1 5200 S2 4975 S3 4450
Bila data tradingview yang benar, maka mantul yang diharapkan saat menguji support di S3 @4450, dalem bener ini pak.
BANK (IDX) - Saatnya retracementSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
BANK (IDX) - Saatnya retracement
BBTN (IDX) - Potensi terus naikSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
BBTN (IDX) - Potensi terus naik
BBRI (IDX) - Pontensi terjadinya Double TopSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
BBRI (IDX) - Pontensi terjadinya Double Top
BBCA (IDX) - Potensi menlanjutkan trend bullishSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
BBCA - Potensi menlanjutkan trend bullish
SIMP (IDX) - Bullish TrendSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
SIMP (IDX) - Bullish Trend
LSIP (IDX) - Potensi melanjutkan trend bullishSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
LSIP - Potensi melanjutkan trend bullish
AALI (IDX) - Potensi ReboundSebelumnya, dengan rendah hati, kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda yang telah menyukai, berkomentar, dan mengikuti kami. Dukungan Anda, memperkuat kami, untuk terus menganalisis pasar. Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan mengirimi kami pesan/menghubungi kami.
AALI (IDX) - Potensi Rebound
Kode Broker & Tipe Investor Di Perdagangan Saham IndonesiaMulai 26 Juli 2021 nanti Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak akan menampilkan lagi kode broker dalam running trade di sistem perdagangan saham Indonesia.
Untuk para trader berpaham bandarmologi itu tentu sebuah kerugian besar, karena bakal menghilangkan acuan mereka dalam melakukan transaksi pembelian ataupun penjualan.
Untuk para analis yang lebih berpedoman pada analisis fundamental tentu tidak menciptakan sebuah perbedaaan signifikan, karena jelas fokus acuan mereka pada kekuatan fundamental perusahaan.
Untuk para teknikal analis mungkin ini juga bukan menjadi sebuah permasalahan besar.
Lalu siapa yang berposisi diuntungkan dengan kebijakan BEI ini?
Tentu saja yang dikalangan pelaku saham yang sering disebut sebagai 'bandar' (penggerak naik turun saham) yang secara langsung atau tidak langsung akan sangat diuntungkan.
Karena aktifitas BUY/SELL para bandar tidak dapat terdeteksi lagi oleh kalangan tertentu yang butuh signal pergerakan para 'bandar'.
Ingat 1 musuh di dalam kegelapan itu lebih berbahaya daripada 10 musuh yang terlihat :D
Mengapa para bandar yang untung bila pergerakannya tidak terdeteksi?
Bukankah bila saat si A (bandar) BUY disebuah emiten tertentu lalu ada si B (ritel kecil) ikut BUY dan si C (ritel lain) ikut BUY justru jadi dukungan untuk membuat harga jadi naik?
Ooo tentu tidak.. Setiap trader/investor saham visinya tentu untuk mendapatkan untung, mau melakukan BUY dengan harapan harga terus naik dengan kata lain tidak ada yang mau beli di 'pucuk'.
Maka sang bandar tidak mendapat untung bila para investor ritel melakukan BUY di prize yang sama seperti prize BUY yang mereka lakukan. Dan investor ritel pun tidak mau BUY di prize yang terdeteksi jauh dari prize BUY bandar.
Pada banyak kasus justru bandar yang terkatung-katung di harga pucuk karena investor ritel sudah TP duluan.
Penghapusan Kode Broker & Tipe Investor pada running trade tentu secara tidak langsung menguntungkan para bandar, karena tidak merugi bisa dikategorikan untung.
Dan justru sedikit banyak merugikan trader berpaham bandarmologi karena hilang acuan, walaupun untuk para sesepuh paham bandarmologi kemungkinan besar tipikal pergerakan para bandar sudah jauh melekat di hati.
Untuk para trader dan investor pemula saatnya lebih mendalami fundamental analisis karena itu pedoman yang terbaik sesungguhnya untuk membuat keputusan yang terbaik.
IRRA bersiap lanjut ke utaraRilis financial report kemarin menunjukan performa yang sangat baik dari saham IRRA .
Pendapatan yang naik 2x lebih besar dari tahun sebelumnya,
Net income per tahun naik hampir 2x lipat,
laba bersih juga stabil dibanding quartal sebelumnya.
Hanya kondisi IHSG yang masih belum stabil yang memungkinkan IRRA belum terburu-buru melejit ke utara.
BUY IRRA
R1 2960 R2 3500 R3 4390
S1 2330 S2 2060 S3 1570






















