GBPUSD Berpeluang Re-test ke Trenline dan Melanjutkan KenaikanTerlihat di TF H4 pergerakan GBPUSD sudah menembus trenline. Setelah menembus terlihat membentuk pola rising wedge. Kemungkinan GBPUSD akan koreksi terlebih dahulu ke 1.21974 - 1.21636 sebelum melanjutkan kenaikan hingga 1.24191
Disclaimer:
Outlook ini hanya analisis semata, bukan saran atau ajakan untuk melakukan transaksi
GBPUSD
Inflasi Melandai, Pound Inggris Kehilangan MomentumGBPUSD sedang memasuki fase “sensitif” setelah penurunan tajam seiring inflasi Inggris yang melandai (CPI 3,2% – terendah dalam 8 bulan). Kondisi ini mendorong pasar meningkatkan ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) dapat beralih ke arah pelonggaran atau pemangkasan suku bunga, yang pada akhirnya membuat GBP kehilangan daya saing terhadap USD, terutama saat terjadi pullback teknikal.
Pada timeframe H4 di grafik yang Anda kirim, harga saat ini terkonsolidasi dalam sebuah range dan terus tertahan di sisi atas. Area 1,3400 berperan sebagai resistance yang jelas (harga cenderung ditekan turun saat menyentuh zona ini), sementara 1,3300 menjadi support penting. Menariknya, RSI di sekitar 47 menunjukkan momentum mulai melemah, menandakan pihak buyer tidak lagi mengendalikan pergerakan sebaik sebelumnya.
Skenario yang lebih diutamakan saat ini tetap BEARISH mengikuti sentimen berita: menunggu pullback ke area 1,3400 untuk mengamati reaksi harga (pantulan yang lemah adalah sinyal yang baik bagi seller). Jika 1,3300 berhasil ditembus, GBPUSD berpotensi mempercepat penurunan akibat pelepasan posisi beli dan proses repricing ekspektasi kebijakan BoE.
Kesimpulannya, dengan ekspektasi pelonggaran BoE yang terus meningkat, GBPUSD lebih berpeluang rebound untuk dijual daripada langsung berbalik naik. Dalam beberapa sesi ke depan, cukup perhatikan bagaimana harga bereaksi di 1,3400 dan 1,3300 untuk melihat arah pergerakan selanjutnya.
GBPUSD: The Uptrend Remains StrongGBPUSD saat ini diuntungkan oleh pelemahan USD setelah ekspektasi penurunan suku bunga AS, sehingga dalam jangka pendek pound memiliki ruang untuk bertahan di level harga yang lebih tinggi. Meski pasar masih mempertimbangkan risiko BoE menjadi lebih dovish ke depan, namun dalam 24 jam ke depan, dorongan dari USD yang lemah biasanya tetap menjadi faktor utama, selama tidak muncul berita negatif yang mengejutkan dari Inggris.
Melihat chart 4H, pihak buyer terlihat cukup jelas menguasai pasar: harga bergerak mengikuti garis tren naik, dan setiap koreksi kembali diserap oleh pembeli, membentuk struktur higher high – higher low. Area 1.3370 pada grafik merupakan titik retest penting; jika harga turun ke area ini lalu memantul, itu menjadi sinyal positif untuk melanjutkan perdagangan searah tren.
Target terdekat berada di zona supply sekitar 1.3460, area yang berpotensi menimbulkan volatilitas atau aksi ambil untung. Karena itu, strategi yang lebih bijak adalah tidak mengejar harga saat mendekati resistance, melainkan menunggu pullback ke 1.3370 untuk mencari peluang BUY sesuai tren.
Selama 1.3370 mampu bertahan, skenario lanjutan menuju 1.3460 masih terbuka lebar. Dan seperti biasa, keunggulan terbesar seorang trader bukanlah menebak setiap pergerakan, melainkan memilih area masuk yang tepat ketika pasar berpihak pada kita.
Rejection Kuat di Resistance & Potensi Retest Support GBP/USDHarga GBP/USD terlihat mengalami penolakan kuat di area resistance merah sekitar 1.3170–1.3180, setelah sebelumnya menembus zona support–resistance penting berwarna hijau (1.3140–1.3150). Candle terakhir menunjukkan pelemahan dari puncak, dan ada kemungkinan harga melakukan retest ke area demand biru (1.3150–1.3160) untuk menentukan apakah momentum bullish masih bertahan.
Indikator MACD memperlihatkan momentum beli yang masih kuat, namun histogram mulai mengecil yang bisa menandakan adanya perlambatan. Jika support biru bertahan, potensi rebound ke resistance merah kembali cukup besar. Namun bila tembus, harga bisa kembali masuk ke konsolidasi di zona hijau.
GBP/USD Uji Resistance Sebelum Potensi Turun LanjutanGrafik GBP/USD timeframe 15 menit menunjukkan potensi pullback menuju area resistance 1.3153 sebelum melanjutkan penurunan ke zona support 1.3108. Area hijau menjadi kunci reaksi harga, sementara MACD masih menunjukkan momentum bullish jangka pendek.
GBPUSD – Tren Turun Belum BerakhirPound Inggris terus melemah seiring pasar kehilangan keyakinan bahwa Bank of England (BoE) akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat di tengah ekonomi yang melambat dan inflasi yang masih tinggi. Sementara itu, USD tetap kuat berkat data ketenagakerjaan AS yang solid, mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan menambah tekanan pada pound.
Pada grafik 2 jam, struktur harga menunjukkan bahwa GBP/USD masih bergerak di dalam saluran penurunan jangka panjang. Kenaikan harga dalam beberapa sesi terakhir hanya bersifat teknikal dan mulai melemah saat menyentuh area resistensi di sekitar 1.3080. Jika tekanan jual kembali muncul, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area 1.2980, di mana sebelumnya pernah terjadi sedikit reaksi beli.
Secara keseluruhan, tren turun tetap dominan, dan selama harga belum mampu keluar dari saluran ini, setiap kenaikan hanya bersifat sementara di dalam tren menurun yang lebih besar.
GBPUSD – Puncak Rendah, Tren Penurunan BerlanjutGBPUSD sedang membentuk pola segitiga simetris di H4, menunjukkan bahwa pasar sedang ragu-ragu. Harga telah menguji kembali zona 1.3400 – area resistance kuat, tempat tekanan jual bisa muncul. Jika tidak berhasil menembus level ini, kemungkinan besar GBPUSD akan mengalami penurunan ringan ke 1.3300.
Secara keseluruhan, tren penurunan ringan masih mendominasi. Strategi: jual di sekitar 1.3400, target di 1.3300, stop loss di atas 1.3430.
Peluang Reversal GBP/USD: Order Beli Limit Targetkan 1.3400Kondisi Pasar Saat Ini:
Harga: 1.33274 (turun -0.00028, -0.02%)
Tren: Sedang dalam fase konsolidasi/sideways setelah downtrend sebelumnya. Harga bergerak di sekitar area support 1.3320-1.3330
Ichimoku Cloud: Harga berada di dekat cloud edge (Kumo), menunjukkan zona transisi antara bearish dan bullish
MACD:
Histogram mendekati garis nol dan mulai menipis
MACD line crossing di atas signal line (potensi reversal bullish lemah)
Momentum bearish melemah
Rekomendasi Trading:
POSISI: LONG (BUY) 🟢
Alasan:
Harga bouncing dari support area 1.3320
MACD menunjukkan divergence bullish (momentum bearish melemah)
Price action forming higher lows (tanda akumulasi)
Risk/reward ratio menguntungkan dari level saat ini
Setup Trading:
🔵 OPEN POSITION: LIMIT ORDER (BUY LIMIT)
Entry Point: 1.3315 - 1.3320
Tunggu pullback ke support area sebelum masuk
Jika sudah breakout, bisa pakai BUY STOP di 1.3340
🎯 Take Profit:
TP 1: 1.3360 (+35-40 pips)
Resistance pertama dari previous high
Close 50% posisi di sini
TP 2: 1.3400 (+75-80 pips)
Resistance major dari area sebelumnya
Close sisa posisi di sini
🛑 Stop Loss:
SL: 1.3290 (-25-30 pips)
Di bawah swing low terakhir
Area invalidasi setup
Risk Management:
Risk/Reward Ratio: 1:2.5 sampai 1:3
Maksimal Risk: 1-2% dari modal per trade
Gunakan trailing stop setelah TP1 tercapai
⚠️ Catatan Penting:
Tunggu konfirmasi - Jangan FOMO masuk market
Perhatikan berita fundamental GBP dan USD hari ini
Jika harga break di bawah 1.3290, setup batal - jangan revenge trade
Monitor volume dan price action di area resistance
Jika pasar sangat volatile, kurangi lot size
Alternatif jika harga langsung naik:
Gunakan MARKET ORDER jika harga sudah break 1.3340 dengan volume tinggi
Adjustment SL ke 1.3310
Kesimpulan: Setup ini untuk short-term scalping/day trading dengan bias bullish lemah. Tetap waspada karena tren besar masih belum jelas (ranging market).
~ Y
GBPUSD – Tren Penurunan Kuat Setelah Hambatan ResistansiDampak dari data PMI manufaktur yang lemah dan layanan yang tidak memenuhi ekspektasi, membuat GBP menghadapi pelemahan. CPI AS yang meningkat tinggi dan suku bunga yang tetap tinggi memperkuat USD, memberikan tekanan pada mata uang lainnya, termasuk GBP.
Pada chart H4, GBPUSD bergerak dalam channel penurunan yang jelas. Setelah menyentuh zona resistansi 1.3400, harga berbalik turun dan kini menuju ke zona 1.32900, yang dapat menjadi titik uji support yang kuat. Jika level support ini tidak bertahan, GBPUSD bisa terus turun lebih dalam ke zona 1.3200.
Prediksi: GBPUSD melanjutkan tren penurunan, dengan peluang untuk menjual pada pullback ke 1.33200 sebelum melanjutkan penurunan.
GBP/USD: Tren Menurun Menjelang Anggaran InggrisPoundsterling Inggris berada dalam kondisi "membeku" menjelang pengumuman Anggaran Inggris pada 26 November. Diperkirakan inflasi CPI Inggris pada bulan September hanya akan meningkat 3,9%, lebih rendah dari perkiraan bank sentral. Kenaikan inflasi ini sebagian besar disebabkan oleh efek dasar dari harga bahan bakar, namun tetap memberi tekanan pada poundsterling.
Inflasi yang lebih rendah dari perkiraan ini dapat mengurangi tekanan untuk pengetatan kebijakan moneter, yang dapat menyebabkan poundsterling melemah dalam jangka pendek. Dengan faktor-faktor fundamental ini, GBP/USD kemungkinan akan terus menurun minggu ini.
Analisis Teknikal:
Grafik GBP/USD menunjukkan pasangan mata uang ini membentuk pola segitiga menurun. Harga sedang mengalami koreksi ke bawah dan mungkin akan menguji level support di 1.33400. Jika level ini tidak bertahan, pasangan mata uang ini kemungkinan akan terus turun ke level yang lebih rendah, menuju 1.32500.
Prediksi:
Berdasarkan tren teknikal dan faktor-faktor fundamental, kemungkinan GBP/USD akan terus menurun dalam jangka pendek sangat tinggi. Jika harga menembus support di 1.33400, kita bisa melihat penurunan yang lebih tajam.
GBPUSD: Ditemukan Pola Double TopHalo para trader yang saya hormati, Madelina di sini!
Sebelumnya, harga GBPUSD menunjukkan tren naik yang sangat kuat, namun saat ini, kita mulai melihat penurunan dalam momentum harga. Meskipun pembeli sudah mencoba mendorong harga lebih tinggi dua kali, namun kedua kali itu mereka menghadapi penolakan kuat di level harga yang hampir sama, membentuk pola "Double Top". Ini adalah sinyal yang jelas bahwa tren naik mungkin sudah mencapai batasnya.
Sekarang, perhatian utama tertuju pada garis leher. Jika harga berhasil menembus dan menutup di bawah garis ini, pola tersebut akan terkonfirmasi, dan kita bisa melihat penurunan harga yang signifikan, dengan target yang mungkin mencapai level 1,30000.
Pantau terus perkembangan ini dan bersiaplah untuk peluang perdagangan yang menarik. Semoga trading Anda berjalan lancar dan menghasilkan keuntungan yang luar biasa!
GBP/USD: Potensi Kenaikan Kuat dalam Jangka PendekSaat ini, GBP/USD mempertahankan tren naik yang stabil. Grafik menunjukkan bahwa harga mulai pulih dari level support 1.34250 dan terus bergerak menuju resistance 1.35150. Poundsterling diuntungkan dari pelemahan USD dan ekonomi Inggris yang lebih stabil dalam konteks global.
Berita yang mempengaruhi GBP/USD:
Poundsterling dapat terus mengalami kenaikan harga dalam jangka pendek berkat pelemahan USD.
Faktor seperti stabilitas ekonomi Inggris, meskipun ada ketidakpastian politik, memberikan dorongan kuat bagi GBP.
Strategi trading:
Beli ketika harga mencapai level support 1.34250.
Jual ketika harga mendekati level resistance 1.35150.
Jika tren kenaikan berlanjut, GBP/USD bisa menembus resistance dan mencapai level lebih tinggi di masa depan.
USD Melemah, GBP Memanfaatkan KesempatanGBP/USD menunjukkan tren kenaikan berkat pelemahan USD. Berita tentang kemungkinan penutupan pemerintah AS dan laporan pekerjaan ADP yang menunjukkan penurunan jumlah pekerjaan telah menciptakan ekspektasi bahwa Fed akan menurunkan suku bunga, mengurangi tekanan pada USD.
Grafik menunjukkan bahwa GBP/USD telah menembus level 1.34700 dan kini bergerak menuju 1.35500, didukung oleh garis tren. Dengan dukungan faktor dasar dan teknikal, tren kenaikan GBP/USD bisa terus berlanjut.
GBP/USD: Deteksi Pola Double TopHalo teman-teman, Madelina di sini!
Harga GBP/USD telah mengalami kenaikan yang signifikan. Namun, saat ini kita sedang menyaksikan pembentukan pola Double Top, yang merupakan sinyal pembalikan harga bearish yang klasik.
Sekarang, mari kita perhatikan ini: Garis leher adalah level penting yang perlu kita perhatikan saat ini, dan harga mulai bergerak turun di bawah level tersebut. Sebuah candle yang kuat menembus level ini dapat mengkonfirmasi pola ini, tetapi cara yang lebih aman adalah menunggu harga kembali dan menguji kembali garis leher. Jika level support lama kini berubah menjadi resistance, maka itu adalah titik ideal untuk masuk ke dalam tren.
Target yang diharapkan berasal dari mengukur jarak dari dasar pola double dan menambahkannya pada garis leher. Dalam hal ini, target penurunan menuju level 1,35817. Anda bisa menempatkan stop loss di atas garis leher setelah pengujian kembali.
Pola double top pada time frame dua jam juga bisa sangat andal, tetapi tingkat keandalannya sangat tergantung pada volatilitas, kejadian tak terduga, dan kondisi pasar secara umum. Saat ini, jika garis leher tetap kokoh setelah pengujian kembali dan menunjukkan penolakan yang baik, kemungkinan besar harga akan turun lebih jauh.
Semoga sukses dalam trading, dan semoga menghasilkan profit yang besar!
GBPUSD – Kenaikan Menguji 1.3680Pound Inggris mendapat dukungan ketika USD melemah karena ekspektasi pasar bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga, sementara BoE tetap tegas terhadap inflasi. Hal ini memberi dorongan jelas bagi GBPUSD.
Pada grafik H2, harga bergerak dalam pola wedge naik, dengan 1.3605 sebagai area support penting. Selama level ini bertahan, skenario kenaikan menuju 1.3680 sangat mungkin terjadi. Area tersebut akan menjadi kunci apakah tren bullish dapat berlanjut lebih jauh.
GBP/USD – Tren Penurunan Masih MendominasiSaat ini, GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.355x, berada di bawah tekanan turun akibat penguatan USD, sementara data ekonomi Inggris kurang kuat untuk menopang penguatan pound.
Sudut Pandang Teknis:
Area 1.3590 menjadi level resistensi penting, harga sudah beberapa kali menguji namun gagal menembus.
Struktur pasar menunjukkan seller semakin menguasai karena trendline naik mulai terancam.
Jika harga menembus 1.3526, penurunan berpotensi berlanjut menuju 1.3470 (TP1) dan lebih jauh ke 1.3420 (TP2).
Kesimpulan:
Dalam kondisi saat ini, skenario bearish masih lebih jelas. Trader sebaiknya memperhatikan area 1.3590 sebagai batas atas dan mengamati reaksi harga di sekitar 1.3526 – ini akan menjadi kunci untuk mengonfirmasi potensi penurunan lebih dalam.
Analisa GBPUSD 25 Agustus 2025: Breakout atau False Rally?Dari sisi teknikal, terdapat beberapa poin penting:
Breakout Trendline
GBPUSD berhasil menembus garis trendline turun yang terbentuk sejak pertengahan Agustus. Breakout ini memicu lonjakan harga cukup cepat hingga area resistance 1.3540.
Level Fibonacci
Retracement 0,618 berada di 1.3449.
Retracement 0,786 di 1.3423.
Level support kunci ada di 1.3390.
Selama harga bertahan di atas area tersebut, bias jangka pendek masih cenderung bullish.
Resistance Terdekat
Resistance psikologis selanjutnya berada di area 1.3585. Jika level ini ditembus, potensi penguatan menuju 1.3620 terbuka lebar.
Moving Average
Harga kini berada di atas MA50 dan MA200, yang menandakan momentum bullish mulai mendominasi setelah tekanan jual sebelumnya.
GBP/USD Belum Extrem, Tunggu Konfirmasi Di Zona DemandAnalisa Time Frame 1-Hari: Tren Bearish Diikuti Momentum Naik Yang Kuat
Jika diamati dari time frame 1-hari, harga pasangan mata uang GBP/USD sedang dalam tren naik. Hal ini diketahui dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru terbentuk akhir Juli lalu. Posisi harga berada di atas kedua garis tersebut sehingga menandakan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Buyer. Perbedaan posisi harga dan sinyal crossing dapat diartikan sebagai konsolidasi. Breakout maupun Rejection pada salah satu sisi dapat menjadi awal terbentuknya tren baru atau penerusan tren lama.
Dari sisi Setup, Candlestick Arah Kukuh terbentuk pasca harga ditutup pada bagian atas Mid BB dan MA-5/10 High. Pergerakan naik diawali dengan Rejection pada Low BB tanpa terbentuknya Extrem. Posisi harga di sekitar MA-5/10 Low memberikan peluang segar untuk masuk dengan memanfaatkan Reentry pasca CSAK. Peluang ini dapat divalidasi dengan struktur Setup dan perilaku harga di time frame 1-jam dan 4-jam.
Dari sisi analisa Supply And Demand, Rejection di Low BB terjadi bersamaan dengan Rejection pada zona Demand harian. Hanya saja, terbentuk reaksi di zona Supply harian yang membawa harga turun hingga MA-5/10 Low. Reaksi ini juga berpotensi membawa harga turun ke zona Demand harian ataupun zona Demand lain di time frame 1-jam dan 4-jam.
Analisa Time Frame 4-Jam: Belum Ada Extrem, Tunggu Reaksi Di Zona Demand
Jika dilihat dari time frame 4-jam, GBP/USD sedang dalam tren naik. Hal ini digambarkan oleh Golden Cross Mid BB dan EMA-50 sejak pekan kedua Agustus lalu. Posisi harga berada pada bagian bawah kedua garis tersebut sehingga menggambarkan kekuatan jangka pendek yang dikuasai Seller.
Momentum Sell di Low BB dan Reentry di MA-5/10 High menjadi Setup terakhir yang terlihat. Hingga saat ini, belum tampak Extrem di Low BB untuk memvalidasi peluang Reentry dari time frame 1-hari. Kondisi ini mengeliminasi peluang Reentry saat ini, sehingga harga kemungkinan masih akan melanjutkan penurunan hingga ke Mid BB time frame 1-hari.
Dari sisi analisa Supply And Demand, terdapat zona Demand Fresh di sekitar Mid BB time frame 1-hari. Zona ini menjadi titik awal kenaikan lanjutan dan akan menjadi Key Level untuk mencari Entry, Stop Loss, serta perhitungan jarak Take Profit.
Saran Pembukaan Posisi
Sinyal: Buy
Entry: 1.34400
Stop Loss: 1.33900
Take Profit: 1.35900
DISCLAIMER ON:
Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.
GBPUSD📊 Analisis GBP/USD (4H) – SMC konsep
Saat ini harga berada di area Extreme POI dengan indikasi Liquidity Sweep setelah Mitigasi Order Block sebelumnya.
Terlihat ada potensi reaksi dari area supply, dengan validasi Change of Character (CHOCH/MSS) yang mengindikasikan peluang pergerakan turun.
🎯 Potensi skenario:
Entry: sekitar area 1.357xx – 1.360xx
Target:
TP1: 1.35000
TP2: 1.34500
TP3: 1.34100 (RBS area)
Stop Loss: di atas 1.36064
⚡ Catatan: Struktur menunjukkan potensi retracement ke bawah sebelum kemungkinan melanjutkan arah baru.
📌 Disclaimer:
Analisis ini hanya bersifat edukasi & sharing pandangan pribadi, bukan saran investasi atau ajakan open posisi. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing trader. Gunakan manajemen risiko yang bijak. 🙏
GBP/USD - Weekly - WXY Completed, Wave 3 Loading…Tabe Trader
Sharing Knowledge, Growing Together
➕ Technical / observasi
➕ Pair : GBPUSD
➕ Time Frame : Weekly
➕ Analysis Way : Elliottwave Neely-Based Scenario
------------------------------------------------------
Ringkasan Analisis:
Ringkasan Analisis: Potensi Reversal dari PRZ ke Arah Wave 3 Turun
GBP/USD pada timeframe mingguan menunjukkan pola korektif kompleks W–X–Y yang telah mencapai Potential Reversal Zone (PRZ) di resistance channel jangka panjang. Harga saat ini berada di area kritis yang secara historis sering menjadi titik balik signifikan.
Asumsi: Jika labeling ini valid, maka struktur dari low terakhir ke PRZ hanyalah Wave 2 besar. Artinya, peluang terbentuknya Wave 3 impulsif turun sangat terbuka.
✅ Observasi Teknis (Price Action + Indikator)
Struktur Pasar: Kenaikan dari area 1.20-an membentuk pola W–X–Y yang korektif, bukan impulsif. PRZ di area 1.3480–1.3500 bertepatan dengan resistance channel biru yang sudah terbentuk sejak 2009.
Momentum: Indikator MACD mulai melemah meskipun harga membentuk higher high, tanda awal potensi divergensi bearish di TF besar.
Time Ratio : Wave Y lebih lama dari Wave W, konsisten dengan sifat double three.
🚨 Sinyal Teknis Penting
PRZ + channel resistance = potensi area pembalikan.
Divergensi momentum mulai muncul di W1.
Struktur wave terakhir (Wave Y) sudah lengkap secara subdivisi.
✅ Level Kunci & Skenario
Resistance Kunci: 1.3500 – 1.3520 (PRZ + upper channel)
Support Kunci 1: 1.3050 (break awal konfirmasi)
Support Kunci 2: 1.2800 (target awal Wave 3)
Target Minimum Wave 3: 1.2411 (ekstensi 1.618 × Wave 1)
🐻 Skenario Bearish (Probabilitas Utama)
Jika harga gagal menembus dan bertahan di atas 1.3520, peluang pembalikan sangat tinggi. Breakdown di bawah 1.3050 menjadi sinyal awal dimulainya Wave 3 impulsif turun, dengan target pertama 1.2800 dan target lanjutan 1.2411.
🐂 Skenario Bullish (Alternatif)
Skenario bearish batal jika harga berhasil breakout dan bertahan di atas 1.3520 secara konsisten di W1. Hal ini akan membatalkan labeling Wave 2 dan membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut menuju 1.38–1.40.
Kesimpulan
GBP/USD berada di area PRZ mingguan yang krusial. Dari sudut pandang Neely, ini adalah titik rawan transisi dari Wave 2 korektif ke Wave 3 impulsif turun. Risiko untuk posisi beli (long) meningkat, sementara peluang untuk posisi jual (short) mulai terbentuk jika ada konfirmasi breakdown.
📌 Disclaimer:
Analisis ini bersifat edukatif dan tidak menjadi acuan mutlak untuk keputusan trading. Observasi lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi perkembangan harga. Setiap keputusan trading merupakan tanggung jawab masing-masing individu. Pastikan untuk menerapkan manajemen risiko yang baik sebelum mengambil posisi.






















