Bagaimana pergerakan emas di minggu baru? 16/02/261️⃣ Resistance (Zona Resistance ~ 5.050)
Area 5.052 – 5.050 adalah zona resistance kuat, yang bertepatan dengan:
Puncak range sebelumnya.
Garis trend menurun jangka pendek.
Zona supply yang sebelumnya memicu tekanan jual kuat.
Harga saat ini sedang menguji kembali area ini dengan struktur yang semakin melemah → momentum beli menurun saat mendekati resistance.
➡ Jika harga gagal menembus dan bertahan dengan kuat di atas 5.050 (break & hold), kemungkinan besar akan terjadi penolakan dan koreksi.
2️⃣ Garis Trend
Garis trend naik jangka pendek sedang menopang struktur pemulihan saat ini.
Jika garis trend naik ini ditembus, maka akan mengonfirmasi peralihan ke struktur bearish jangka pendek (lower high – lower low).
Pada saat itu, penjual akan mengambil kendali pasar.
3️⃣ Support (Zona Support ~ 4.800)
Area 4.800 – 4.802 adalah zona support penting:
Zona demand sebelumnya.
Titik awal dari impuls kenaikan kuat terbaru.
Jika harga menembus garis trend naik dan breakdown dari struktur saat ini, target koreksi kemungkinan berada di area 4.800.
Rencana Trading
BUY GOLD: 4.800 – 4.802
Stop Loss: 4.792
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL GOLD: 5.050 – 5.052
Stop Loss: 5.060
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Analisis Fundamental
Menunggu berita panas CPI pada 13/02/20261️⃣ Resistance (Resistensi)
5,048 – 5,050: Zona resistensi kuat (puncak terbaru + zona distribusi).
Harga telah bereaksi dan ditolak di area ini → menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi dalam jangka pendek.
Hanya jika candle ditutup dengan jelas di atas 5,050, maka akan mengonfirmasi kelanjutan tren naik + breakout retest.
2️⃣ Support (Dukungan)
4,930 – 4,932: Support menengah (Fib 1.618).
4,917 – 4,919: Konfluensi dengan trendline.
4,843 – 4,845: Support kuat (Fib 2.618 + zona support).
Jika harga menembus di bawah 4,843, maka struktur bullish jangka pendek akan batal, dengan potensi pergerakan lanjutan ke 4,740.
3️⃣ Trendline
Trendline naik masih tetap terjaga.
Harga masih bergerak di atas trendline → struktur pemulihan teknikal masih berlaku.
Jika trendline ditembus, itu berarti pasar beralih ke fase koreksi yang lebih dalam.
📌 Rencana Trading
BUY GOLD: 4,917 – 4,919
Stop Loss: 4,909
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
BUY GOLD: 4,843 – 4,845 (antisipasi berita CPI)
Stop Loss: 4,833
Take Profit: 100 – 400 – 700 pips
SELL GOLD: 5,048 – 5,050
Stop Loss: 5,040
Take Profit: 100 – 400 – 700 pips
MBMA Bersiap Memulai Uptrend Pertama Sejak IPOTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 260212
IDX:MBMA dalam Uptrend Channel sejak Maret 2025 dengan potensi menguji Resistance dari All Time High di Rp940 - Rp955.
Ada potensi naik menuju Rp880 sebelum Technical Correction menuju Rp680 (sebagai bagian dari pergerakan Zig Zag ala Channel). Selama MBMA bertahan di atas Rp520 - Rp640, Uptrend masih Intact.
MBMA berhasil Rebound dari level 200% dari Fibonacci Extention yang kami Tarik dari Maret 2024 sampai Mei 2024. Hal ini mengindikasikan Bottom sudah tercapai.
Pergerakan sejak IPO di April 2024 pun menunjukkan bahwa MBMA berpotensi memulai Uptrend-nya dengan Breakout ATH di Rp955.
Dalam Weekly Chart, SMA60 terindikasi mulai mengarah ke atas.
RSI 14 di atas level 50 mengindikasikan secara Weekly, MBMA cenderung dalam Uptrend.
Berikut menurut A.R.I.S :
🔋 MBMA: The Battery Materials Pure Play
MBMA adalah kendaraan investasi utama Grup Merdeka untuk sektor hilirisasi nikel dan rantai pasok baterai EV yang terintegrasi secara vertikal dari "Tambang hingga Prekursor".
1. Aset Mahkota (The Crown Jewel): Tambang SCM
Sulawesi Cahaya Mineral (SCM): MBMA memiliki salah satu sumber daya nikel terbesar di dunia (Limomite & Saprolite) dengan umur tambang yang sangat panjang.
Keunggulan Biaya: Kepemilikan tambang SCM menjamin pasokan bijih (ore) nikel yang stabil dan murah untuk smelter mereka sendiri, melindungi margin dari fluktuasi harga bijih domestik.
2. Mesin Pertumbuhan (Growth Engines)
Smelter RKEF (NPI): Memiliki kapasitas produksi Nickel Pig Iron (NPI) yang besar melalui smelter CS, BS, dan ZN. NPI adalah bahan baku baja nirkarat (stainless steel), memberikan arus kas (Cash Cow) yang stabil.
Proyek HPAL (MHP): Masa depan MBMA ada di sini. Pabrik High Pressure Acid Leaching (HPAL) mengolah bijih kadar rendah (Limomite) menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku utama katoda baterai EV.
Kawasan Industri: Mengelola Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP), memberikan pendapatan berulang (recurring income) dari penyewa.
3. Investment Thesis (Mengapa Menarik?)
Integrasi Hulu-Hilir: Berbeda dengan pemain smelter murni, MBMA menguasai hulunya (Tambang SCM). Ini membuat struktur biayanya sangat efisien (Lowest Cost Quartile).
Partner Raksasa: Bermitra strategis dengan pemain global seperti CATL (raksasa baterai dunia) dan Tsingshan, menjamin teknologi, pendanaan, dan off-take (pembeli siaga) produk.
Sinergi MDKA: Mendapat pasokan asam sulfat murah dari Proyek AIM milik induknya (MDKA), yang krusial untuk menekan biaya produksi HPAL.
4. Profil Risiko (The Bear Case)
Harga Nikel: Sangat sensitif terhadap harga nikel global (LME). Isu oversupply nikel dari Indonesia sering menekan harga jual rata-rata (ASP).
Eksekusi Proyek: Risiko keterlambatan konstruksi atau ramp-up pabrik HPAL yang teknologinya kompleks.
Regulasi AS (IRA): Ketidakpastian apakah produk nikel Indonesia bisa mendapatkan subsidi EV di Amerika Serikat (Inflation Reduction Act) karena dominasi modal Tiongkok.
Kesimpulan: MBMA adalah pilihan utama (Top Pick) bagi investor yang ingin berinvestasi spesifik pada tema Baterai EV dengan fundamental aset tambang yang superior dibandingkan kompetitor sejenis.
--
Perhatian!
Kami tidak memantau perkembangan pergerakan aset ini sehingga kami sangat mungkin akan telat untuk Menutup Posisi. Kami memang tidak memberikan rekomendasi. Apa yang kami sampaikan adalah analisis serta kontrol internal dan bukan ditulis untuk diikuti.
Pada 12/02/26, emas diam-diam mulai mendapatkan kembali posisiny📈 Trendline
Garis trendline naik masih terjaga dengan baik sejak titik terendah terbaru.
Struktur: Higher Low berturut-turut → tren naik masih berlaku.
Harga masih berada di atas trendline = pembeli masih memegang kendali.
👉 Selama trendline belum ditembus dengan jelas, prioritas tetap pada skenario buy mengikuti tren.
🟢 Zona Support: 5,001 – 4,999
Sejalan dengan:
Batas bawah area sideway terbaru
Zona akumulasi sebelum dorongan naik
Dekat dengan trendline naik
Ini adalah zona pertahanan bagi pihak pembeli.
Reaksi yang diharapkan:
Jika harga pullback ke area ini, kemungkinan muncul candle dengan ekor bawah panjang / konsolidasi → lalu melanjutkan kenaikan.
Jika ditembus kuat:
→ Tren naik jangka pendek melemah
→ Harga bisa turun lebih dalam untuk menguji zona bawah berikutnya.
🔴 Zona Resistance: 5,200 – 5,202
Area harga yang sebelumnya telah beberapa kali mengalami penolakan.
Saat ini harga sedang bergerak naik untuk menguji kembali zona ini.
2 skenario utama:
1️⃣ Ditolak di resistance
Muncul candle dengan ekor atas panjang / bearish engulfing
→ Harga bisa kembali turun ke area 5,000.
2️⃣ Break kuat di atas 5,200
Candle close jelas di atas resistance
→ Konfirmasi breakout zona supply
→ Membuka peluang untuk gelombang kenaikan baru.
📌 Trade Setups
BUY GOLD: 5,001 – 4,999
Stop Loss: 4,991
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL GOLD: 5,200 – 5,202
Stop Loss: 5,210
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
TRICK : MDKA Dalam Uptrend ChannelTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 260212
IDX:MDKA dalam Uptrend Channel sejak awal tahun 2025 dan masih berlanjut dengan potensi Breakout Rp3,600 dan menuju Rp4,950 - Rp5,000.
MDKA mengakhiri Downtrend setelah Breakout Down Trendline di level Rp2,500 pada awal tahun 2026.
Sebelumnya, Downtrend terlihat berakhir setelh menyentuh Support dari Fibonacci Extention di 161.8% di Rp985.
Secara Weekly, MDKA di dalam Strong Uptrend sehingga RSI dan Stochastic Oscillator akan cenderung Overbought. Kami akan memperhatikan swing dari Stochastic Oscillator.
Berikut menurut A.R.I.S :
⛏️ MDKA: The Metal Conglomerate
MDKA bukan sekadar perusahaan tambang emas biasa. Ini adalah holding pertambangan logam strategis yang terintegrasi, dengan eksposur pada Emas (Gold), Tembaga (Copper), dan Nikel (Nickel - melalui anak usaha MBMA).
1. Aset Utama & Mesin Pertumbuhan (Growth Engines)
Proyek Emas Pani (Gorontalo): Ini adalah Game Changer MDKA di tahun 2026. Pani diproyeksikan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dengan biaya produksi rendah (Low Cost). Valuasi MDKA sangat bergantung pada suksesnya ramp-up produksi di sini.
Tujuh Bukit (Banyuwangi):
Surface (Oxide): Tambang emas yang menjadi "Sapi Perah" (Cash Cow) arus kas saat ini.
Underground (Copper): Cadangan tembaga raksasa kelas dunia yang menjamin umur tambang puluhan tahun ke depan (Long-term Value).
Wetar & AIM Project: Tambang Tembaga di Wetar dan Proyek Acid Iron Metal (AIM). AIM memproduksi asam sulfat yang krusial untuk pemurnian nikel (HPAL), menciptakan sinergi dengan ekosistem baterai EV.
Kepemilikan di MBMA (Merdeka Battery Materials): MDKA memegang kendali atas MBMA, memberikan eksposur langsung ke rantai pasok baterai kendaraan listrik (Nikel Matte, NPI, HPAL).
2. Investment Thesis (Mengapa Beli?)
Proxy Ganda (Safe Haven + Green Energy): MDKA menawarkan lindung nilai saat ekonomi memburuk lewat Emas (Safe Haven), sekaligus potensi pertumbuhan saat ekonomi membaik lewat Tembaga & Nikel (Industrial & EV).
Cadangan Kelas Dunia: MDKA memiliki salah satu cadangan mineral terbesar di Asia Tenggara yang belum sepenuhnya diekstraksi. Investor membeli "masa depan", bukan sekadar laba hari ini.
Manajemen Solid: Didukung oleh grup investasi terkemuka (Provident & Saratoga) dengan rekam jejak eks
ekusi proyek yang kuat.
3. Profil Risiko (The Bear Case)
Capital Intensive & Debt: MDKA adalah perusahaan yang sangat haus modal (Capex Heavy) untuk membangun infrastruktur tambang (khususnya proyek bawah tanah & Pani). Tingkat utang biasanya tinggi, sensitif terhadap suku bunga.
Valuasi Premium: Jangan mencari P/E rendah di sini. MDKA hampir selalu diperdagangkan dengan valuasi premium karena statusnya sebagai Growth Stock.
Harga Komoditas: Laba bersih sangat fluktuatif mengikuti harga pasar global Emas dan Tembaga.
Kesimpulan: MDKA adalah pilihan terbaik bagi investor yang ingin eksposur agresif ke sektor komoditas logam masa depan (Emas & Tembaga) dan menoleransi volatilitas tinggi demi potensi Capital Gain jangka panjang.
--
Perhatian!
Kami tidak memantau perkembangan pergerakan aset ini sehingga kami sangat mungkin akan telat untuk Menutup Posisi. Kami memang tidak memberikan rekomendasi. Apa yang kami sampaikan adalah analisis serta kontrol internal dan bukan ditulis untuk diikuti.
TRICK : SILO Dalam Throwback Di Tengah UptrendTRICK : T.R.A.I.L Stock Pick 260212
IDX:SILO terindikasi dalam fase Throwback setelah Breakout Resistance di Rp2,700.
Saat ini SILO sedang mengawali Uptrend sejak November 2025 dengan potensi menuju Lower High di Rp3,240.
Tidak tertutup kemungkinan SILO dapat melanjutkan Uptrend menuju All Time High di Rp3,880.
Support penting untuk diperhatikan ada di Rp2,450.
SILO berada di atas SMA60 yang mengarah ke atas sehingga ada Uptrend-nya cukup kuat, terlebih lagi apabila SILO tetap bertahan beberapa hari ke depan.
Stochastic Oscillator masih mengindikasikan penurunan namun mungkin di saat SILO menyentuh SMA60, Stoch Osc sudah Oversold.
Berikut menurut A.R.I.S :
🏥 SILO: The Market Leader
SILO adalah operator rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dengan jaringan terluas, melayani segmen pasar menengah ke atas (Middle-Upper Class).
Keunggulan Kompetitif (Economic Moat)
Skala Ekonomi: Memiliki jaringan rumah sakit terbanyak (>40 RS) yang tersebar di seluruh Indonesia, memberikan daya tawar tinggi terhadap supplier obat dan alat kesehatan.
Fokus High Complexity: Berbeda dengan kompetitor yang main di volume (BPJS), SILO fokus pada kasus medis kompleks (Kanker, Jantung, Bedah Saraf) melalui Centers of Excellence (COE). Ini menghasilkan margin yang lebih tebal.
Payer Mix Sehat: Mayoritas pendapatan berasal dari pasien Pribadi (Out-of-Pocket) dan Asuransi Swasta, bukan BPJS. Ini membuat arus kas lebih lancar dan margin lebih tinggi dibanding emiten seperti HEAL (Hermina).
Kinerja & Metrik Kunci
ARPOB Tinggi: Average Revenue Per Occupied Bed (Pendapatan per tempat tidur terisi) SILO cenderung paling tinggi di industri karena fokus pada layanan premium dan intensitas medis tinggi.
Efisiensi Digital: Transformasi digital lewat aplikasi MySiloam berhasil memangkas waktu tunggu dan biaya administrasi, meningkatkan margin EBITDA.
Katalis Pertumbuhan 2026
Medical Tourism Domestik: SILO adalah penerima manfaat utama dari inisiatif pemerintah untuk menahan orang kaya Indonesia berobat ke luar negeri (Malaysia/Singapura). Fasilitas SILO dianggap paling setara dengan standar internasional.
Ekspansi Selektif: Strategi pertumbuhan kini lebih fokus pada profitabilitas rumah sakit yang sudah ada (ramping up) dan penambahan layanan spesialis, bukan sekadar buka cabang baru secara agresif.
Risiko Investasi
Kekurangan Dokter Spesialis: Isu klasik di Indonesia. Pertumbuhan SILO dibatasi oleh ketersediaan dokter spesialis berkualitas.
Regulasi Obat: Potensi kebijakan pemerintah terkait standarisasi harga obat dapat menekan margin farmasi rumah sakit.
Kesimpulan: SILO adalah pilihan terbaik untuk investor yang mencari eksposur di sektor kesehatan dengan profil Defensif namun bertumbuh, serta menginginkan kualitas aset premium dibandingkan volume massal.
--
Perhatian!
Kami tidak memantau perkembangan pergerakan aset ini sehingga kami sangat mungkin akan telat untuk Menutup Posisi. Kami memang tidak memberikan rekomendasi. Apa yang kami sampaikan adalah analisis serta kontrol internal dan bukan ditulis untuk diikuti.
Breakdown atau Breakout – Fase Kompresi EmasBreakdown atau Breakout – Fase Kompresi Emas
🔎 Konteks Pasar
• Emas sedang bergerak dalam range 5000 – 5080
• Fase akumulasi setelah penurunan tajam sebelumnya
• Volatilitas menyempit → potensi ekspansi kuat segera terjadi
• CPI & Non-Farm Payrolls (NFP) menjadi katalis utama
➡ Jangan menebak arah. Tunggu konfirmasi breakout.
📌 Zona Strategis
Resistance: 5078–5080 | 5100 | 5148 | 5200 | 5300 | 5345
Support: 5000 | 4980 | 4850 | 4830 | 4600 | 4400
• 5078–5080: Batas atas range
• 5000: Batas bawah range
• 4980: Level penentu struktur pasar
⚖ Bias Trading
• Di atas 5080 → Prioritas buy (ekstensi Wave C)
• Di bawah 4980 → Struktur bullish patah, prioritas sell
• Di dalam 5000–5080 → Fase kompresi, hindari FOMO
⚠ Catatan Penting
• Data besar bisa memicu false breakout
• Tunggu konfirmasi penutupan candle
• Volatilitas kemungkinan meningkat → kelola risiko dengan ketat
• Hindari entry di tengah range tanpa edge yang jelas
Menunggu breakout yang jelas🔻 Trendline Utama
Terlihat garis tren turun jangka panjang yang ditarik dari puncak sebelah kiri ke bawah.
Harga saat ini sedang mendekati dan bereaksi tepat di area trendline ini → ini adalah titik penentu struktur pasar.
Belum ada candle yang menembus secara meyakinkan → tekanan jual masih berlaku.
🔵 Zona Resistance Kuat
5.118 – 5.120
Area ini merupakan pertemuan beberapa faktor:
• Garis tren menurun
• Puncak pantulan terbaru
• Zona distribusi sebelumnya
➡ Jika harga ditolak di sini, kemungkinan besar akan terjadi koreksi turun.
🟢 Support Terdekat
4.970 – 4.968
• Zona akumulasi jangka pendek
• Support terdekat dari kenaikan terakhir
➡ Area ini dapat memicu pantulan teknikal, namun bukan support penentu arah tren.
🟢 Support Lebih Dalam
4.815 – 4.817
Alasan zona ini penting:
• Zona demand kuat sebelumnya
• Dekat dengan garis tren naik jangka menengah
• Titik low struktural dari gelombang kenaikan terbaru
➡ Jika harga mengalami koreksi lebih dalam, tekanan beli besar kemungkinan muncul di area ini.
📌 Setup Trading
BELI EMAS (BUY GOLD): 4.968 – 4.970
Stop Loss: 4.960
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
JUAL EMAS (SELL GOLD): 5.118 – 5.120
Stop Loss: 5.128
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Emas mulai mendapatkan kembali posisinya di awal minggu baru🔹 Tren Utama (Trendline)
Garis tren naik jangka panjang masih bertahan dengan baik.
Harga telah beberapa kali memantul dari garis ini → mengonfirmasi bahwa ini adalah pendorong utama tren naik jangka menengah.
Saat ini harga masih berada di atas trendline → struktur bullish belum ditembus.
🔹 Zona Resistance Penting
Zona: 5.098 – 5.100
Alasan zona ini menjadi resistance kuat:
• Bertepatan dengan puncak sebelumnya yang terbaru
• Berada di level Fibonacci Extension 1.0
• Pergerakan harga mulai melambat saat mendekati area ini
➡ Jika harga gagal menembus zona ini secara meyakinkan, kemungkinan akan terjadi koreksi jangka pendek.
🔹 Zona Support Utama
Sekitar 4.800
Alasan:
• Zona akumulasi sebelumnya
• Sejalan dengan garis tren naik
• Titik terendah terbaru dari gelombang kenaikan
➡ Jika harga terkoreksi, area ini berpotensi besar memunculkan kembali tekanan beli.
📌 Setup Trading
BELI EMAS (BUY GOLD): 4.800 – 4.802
Stop Loss: 4.790
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
JUAL EMAS (SELL GOLD): 5.098 – 5.100
Stop Loss: 5.110
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Ke mana arah harga emas kemungkinan akan bergerak dalam kondisi 1️⃣ Garis Tren
🔹 Garis Tren Naik Jangka Menengah
Garis tren utama menghubungkan swing low besar terbaru dengan higher lows berikutnya.
Harga masih diperdagangkan di atas garis tren ini → struktur tren naik jangka menengah belum rusak.
Namun, kemiringan tren mulai melandai → momentum bullish melemah, dan pasar mulai memasuki fase konsolidasi.
🔹 Garis Tren Naik Jangka Pendek yang Lebih Curam
Pemulihan terbaru membentuk garis tren yang lebih curam, tetapi garis ini уже telah ditembus.
Hal ini menunjukkan bahwa tren naik jangka pendek telah berakhir, dan pasar kini memasuki fase koreksi atau pergerakan sideways.
2️⃣ Zona Resistance
🔵 Resistance Utama: 5,028 – 5,030
Ini adalah level puncak sebelumnya dan zona yang telah beberapa kali menolak harga.
Sejalan dengan zona supply kuat sebelumnya → potensi tekanan jual tinggi.
Jika harga menembus area ini dengan jelas → akan mengonfirmasi kelanjutan tren naik jangka menengah.
🔵 Resistance Jangka Dekat: 4,913 – 4,915
Area harga yang telah menunjukkan beberapa reaksi baru-baru ini.
Saat ini berperan sebagai batas atas dari kisaran konsolidasi.
Jika harga gagal menembus level ini → kemungkinan besar akan kembali menguji support.
3️⃣ Zona Support
🟢 Support Jangka Dekat: 4,820 – 4,830
Zona ini saat ini menahan pergerakan pasar dalam jangka pendek.
Sejalan dengan titik low pullback terbaru dan kisaran sideways baru-baru ini.
Jika bertahan → harga bisa memantul untuk menguji resistance atas.
🟢 Support Lebih Kuat (Garis Tren + Demand): 4,716 – 4,718
Konfluensi dari:
Garis tren naik jangka menengah
Zona demand sebelumnya
Jika harga turun ke area ini → kemungkinan akan muncul tekanan beli yang kuat.
📌 Setup Trading
BUY EMAS: 4,716 – 4,718
Stop Loss: 4,708
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL EMAS: 5,028 – 5,030
Stop Loss: 5,040
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Chumtrades XAUUSD Apakah Gelombang B sudah berakhir?EMAS – RENCANA HARIAN
Apakah Gelombang B sudah berakhir?
→ Belum ada konfirmasi.
Makro & Sentimen Pasar
Negosiasi AS–Iran dibatalkan. Risiko geopolitik masih ada, namun belum cukup kuat untuk memicu gelombang kenaikan baru.
Emas mengalami sesi perdagangan yang relatif tenang, gagal menembus level kunci di sekitar 5.100, dan mengalami penurunan moderat pada sesi AS.
Candle harian membentuk Spinning Top, menandakan keraguan pasar dan konsolidasi, serta kurangnya momentum untuk breakout.
👉 Faktor makro menahan harga, tetapi belum mendorong tren naik secara langsung.
Struktur Teknikal & Pandangan
Harga masih bergerak dalam channel turun.
Pada timeframe H1, harga telah menembus level kunci 4.888, menunjukkan rebound teknikal.
Namun, pada timeframe yang lebih besar, struktur masih bearish dan belum ada konfirmasi pembalikan tren.
→ Oleh karena itu, kenaikan saat ini dianggap sebagai pullback dalam tren turun.
Level Penting
Support: 4.810 | 4.830 | 4.700–4.750 | 4.650–4.624
Resistance: 4.950–5.000 | 5.100
Skenario Trading Harian
Strategi utama: Sell saat harga naik (sell on rallies) di dalam channel turun.
Cari setup SELL di area resistance, dengan target lower low.
Momentum SELL dapat dipertimbangkan jika harga menembus dengan jelas area 4.882–4.890 ke bawah, dengan konfirmasi H2 atau H4, target sekitar 4.810.
Belum ada BUY selama harga masih berada di dalam channel turun.
👉 Hanya jika harga menembus dan bertahan di atas 5.100, barulah mulai mengevaluasi skenario BUY mengikuti tren.
👉 Penurunan yang lebih dalam dipandang sebagai area potensial untuk BUY swing, bukan BUY jangka pendek.
Catatan: Pasar sedang berada pada fase “uji kepercayaan”. Fokus pada trading berbasis zona, mengikuti tren, mengurangi ukuran posisi, dan menghindari FOMO.
Emas sedang tidak stabil, dan para trader mengalami kesulitan1️⃣ Tren Utama
Harga bergerak dalam tren naik jangka menengah.
Garis tren naik (garis putus-putus) berperan sebagai support dinamis.
2️⃣ Resistance Penting
Zona resistance 5100 di atas adalah area di mana harga telah beberapa kali tertolak.
Ini merupakan zona supply kuat, dengan probabilitas tinggi muncul tekanan jual saat harga kembali ke area ini.
3️⃣ Support Terdekat
Zona support di tengah chart bertepatan dengan:
4887 – 4885 dan garis tren naik
Zona akumulasi sebelumnya
→ Membentuk support konfluensi
4️⃣ Support Lebih Dalam
Zona support 4697 – 4695 bersama gap di bawahnya adalah support kuat terakhir.
Jika harga menembus garis tren naik dan support terdekat → kemungkinan besar harga akan tertarik turun ke area ini untuk menutup gap.
📌 Setup Trading
BUY EMAS: 4887 – 4885
Stop Loss: 4877
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL EMAS: 5100 – 5098
Stop Loss: 5110
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Analisis harga emas pada tanggal 5 Februari📊 Gambaran Struktur Harga
Tren jangka menengah tetap bullish, tetapi jangka pendek berada dalam fase koreksi teknis/rebound sideways setelah penurunan tajam.
Harga saat ini sekitar 4.97xx, terjebak di antara zona resistensi atas dan zona support bawah → pasar ragu-ragu, kemungkinan terjadi breakout yang kuat.
🔴 ZONA RESISTENSI PENTING
5.10x – 5.14x
Kebetulan:
Zona penawaran lama
Fibo 0.382 (~5.139)
EMA jangka pendek menekan harga
Harga telah menguji zona ini beberapa kali tetapi belum ditutup di atasnya secara jelas → tekanan jual tetap ada.
➡️ Jika muncul candle pembalikan (pin bar, bearish engulfing) saat mencapai zona ini → kemungkinan besar terjadi pembalikan ke tren turun.
🟢 Zona Dukungan
4,85x – 4,86x
Fibonacci 0,618 (~4,859)
Harga saat ini bereaksi cukup baik.
4,40x – 4,45x (Dukungan Kuat)
Zona permintaan kuat, dasar dari penurunan sebelumnya.
Jika menembus di bawah 4,85x → ada kemungkinan besar harga akan jatuh ke zona ini seperti yang ditunjukkan oleh panah merah yang Anda gambar.
📐 EMA & Momentum
EMA 34 & EMA 89:
Harga telah melewati di bawahnya → momentum naik melemah.
EMA sedang tren menurun, bertindak sebagai resistensi dinamis.
Struktur saat ini menyerupai penarikan kembali dalam tren turun jangka pendek.
ANALIS GOLD BPFReview Pasar Emas Loco London kemarin ya (04 Feb 2026)
Data Perdagangan:
Open: 4,947.31
High: 5,091.78
Low: 4,854.17
Close: 4,958.78
_selisih Open→High: +144 poin (+0.23%)_
Pada perdagangan Rabu (04/02), harga emas menunjukkan volatilitas yang sangat tinggi. Meskipun sempat mencoba menembus level psikologis $5.100, harga akhirnya ditutup dengan kenaikan tipis dari harga pembukaan, membentuk pola *candle* dengan ekor atas yang panjang (*long upper shadow*). Hal ini mengindikasikan adanya tekanan jual (profit taking) yang kuat ketika harga mendekati area rekor tertingginya.
_Faktor Penggerak Utama (Berita & Sentimen)_
Pergerakan harga yang fluktuatif pada tanggal 4 Februari 2026 dipengaruhi oleh kombinasi faktor geopolitik dan data ekonomi Amerika Serikat:
1. Ketegangan Geopolitik AS - Iran (Safe Haven Demand)
2. Data Ekonomi AS yang Campuran (Mixed Data)
Negatif bagi Dolar (Positif bagi Emas): Laporan tenaga kerja swasta (ADP Payrolls) menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi, menandakan pasar tenaga kerja yang mulai mendingin.
*Positif bagi Dolar (Negatif bagi Emas): Sebaliknya, data ISM Services PMI justru dirilis lebih kuat dari perkiraan, menunjukkan sektor jasa AS masih tangguh. Hal ini menahan laju kenaikan emas lebih lanjut di sesi New York.
3. Spekulasi Kebijakan The Fed
Pasar sedang mencerna nominasi "Kevin Warsh" sebagai Ketua The Fed berikutnya oleh Presiden Trump. Investor bersikap *wait and see* untuk melihat apakah kepemimpinan baru ini akan lebih agresif dalam memangkas suku bunga atau mempertahankan kebijakan ketat, yang berdampak langsung pada imbal hasil obligasi AS dan harga emas.
4. Aksi "Bargain Hunting" Pasca Flash Crash
Pasar juga masih dalam fase pemulihan (*
rebound) setelah harga sempat jatuh ke area $4.400-$4.500 di awal pekan (Senin/Selasa). Pembeli kembali masuk (dip buying) karena menganggap koreksi sebelumnya terlalu ekstrem.
Proyeksi Harga Emas Loco London untuk Hari ini kamis (05/02)
Berdasarkan penutupan di level 4,958.78 (di bawah level psikologis $5.000) dan adanya "rejection" di area tinggi 5,091, proyeksi untuk Kamis, 05 Februari 2026 adalah Konsolidasi dengan Kecenderungan Bullish Terbatas".
Pasar kemungkinan akan mencoba menguji kembali level $5.000, namun waspada terhadap koreksi jangka pendek jika gagal bertahan di atas area support terdekat.
Support (Batas Bawah):
S1: 4,880 – Area pertahanan pertama jika terjadi penurunan.
S2: 4,854 – Level terendah hari sebelumnya (Low 4 Feb). Jika tembus, harga bisa meluncur ke 4,800.
Kesimpulan Proyeksi:
Emas diprediksi bergerak di rentang 4,900 – 5,050* pada perdagangan 5 Februari. Fokus pelaku pasar akan tertuju pada berita geopolitik lanjutan. Jika tidak ada eskalasi baru, harga mungkin akan terkoreksi sedikit (pullback) untuk mencari pijakan yang lebih kuat di sekitar 4,920 sebelum mencoba naik lagi.
Sumber berita : "BPFNew's, kitco news, reuters"
Disclaimer: analisis ini bertujuan sebagai informasi dan edukasi, bukan anjuran investasi mutlak. perdagangan emas dengan leverage memiliki risiko tinggi. selalu gunakan manajemen risiko yang baik.
Salam Cuan 2 arah
Emas sedang dalam momentum pemulihan yang kuat📉 1. Tren Keseluruhan
🔹 Tren utama sebelumnya: BEARISH
Harga masih berada di bawah tekanan dari garis tren menurun jangka menengah (garis hitam putus-putus di atas). Ini merupakan zona jual teknikal yang kuat setiap kali harga mendekatinya.
🔹 Tren jangka pendek: KENAIKAN PEMULIHAN
Dari titik terendah terbaru, harga telah membentuk garis tren naik jangka pendek (garis hitam putus-putus di bawah) dengan struktur:
• Higher Lows
• Higher Highs
➡️ Saat ini pasar berada dalam fase pemulihan naik di dalam tren turun besar sebelumnya.
📈 2. Garis Tren Penting
🔺 Garis tren naik jangka pendek
Berperan sebagai support dinamis
Harga berulang kali memantul saat menyentuh garis ini
Jika garis tren naik ini ditembus → struktur pemulihan berakhir → peluang kembali ke tren turun menjadi lebih besar
🔻 Garis tren turun jangka menengah
Memberikan tekanan dari atas
Berimpit dengan zona resistance kuat → membentuk area konfluensi jual
🟦 3. Zona SUPPORT
🟢 Support terdekat: 4,886 – 4,888
Sejalan dengan titik low koreksi terbaru
🟢 Support lebih dalam: 4,800 – 4,802 (Fibonacci 0.5)
Zona akumulasi sebelum kenaikan kuat
Kehilangan zona ini → struktur bullish jangka pendek akan rusak sepenuhnya
🟥 4. Zona RESISTANCE
🔴 Resistance terdekat: 5,100
Harga menunjukkan reaksi kuat di area ini
Koreksi teknikal bisa terjadi
🔴 Resistance utama: 5,234
Sejalan dengan Fibonacci 1.618
Dekat garis tren turun besar
➡️ Ini adalah zona resistance konfluensi terkuat
➡️ Probabilitas muncul tekanan jual besar sangat tinggi
📌 Setup Trading
BUY EMAS: 4,886 – 4,888
Stop Loss: 4,876
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
SELL EMAS: 5,234 – 5,236
Stop Loss: 5,246
Take Profit: 100 – 300 – 500 pips
Wave B Rebound 15% Apakah 4.400 Sudah Menjadi Bottom?Wave B Rebound 15% – Apakah 4.400 Sudah Menjadi Bottom?
Setelah reli kuat di sesi Asia kemarin, emas masuk fase konsolidasi sepanjang sesi Eropa dan AS, dengan breakout gagal di akhir sesi AS. Pada sesi Asia hari ini, harga berhasil breakout di atas range 4.882–4.960, mengonfirmasi area ini sebagai base baru buyer.
Emas telah rebound sekitar 15% dari area 4.404, didorong oleh aksi dip-buying dan meningkatnya ketegangan geopolitik AS–Iran. Faktor geopolitik ini tetap menjadi katalis utama, bersama data ekonomi pekan ini.
Dalam struktur Elliott Wave, 4.400 diidentifikasi sebagai bottom Wave A. Saat ini pasar berada dalam fase koreksi Wave B, dengan target potensi kenaikan ke 5.140 – 5.200 – 5.220. Setelah Wave B selesai, Wave C berpotensi terbentuk, sehingga perlu menunggu konfirmasi pelemahan sebelum mencari peluang buy swing berikutnya.
Support: 4.990–4.950 | 4.880–4.890
Resistance: 5.140 | 5.200 | 5.220
Catatan: Volatilitas masih tinggi. Disarankan manajemen risiko yang ketat.
Apakah emas akan mengalami satu breakout lagi? 03-02-26📉 1️⃣ Garis Tren (Trendline)
🔹 Tren utama: MASIH BEARISH
Harga masih berada di bawah garis tren menurun jangka menengah yang ditarik dari puncak sebelah kiri → penjual masih mengendalikan struktur pasar yang lebih besar.
🔹 Tren jangka pendek: PULLBACK TEKNIKAL
Harga membentuk garis tren naik jangka pendek dari titik terendah terbaru → ini hanyalah kenaikan korektif di dalam tren turun yang lebih besar.
➡️ Saat ini harga sedang tertekan di dalam pola segitiga (garis tren turun di atas + garis tren naik di bawah) → kemungkinan besar akan terjadi pergerakan breakout yang kuat dalam waktu dekat.
🟥 2️⃣ Zona Resistance
🔹 Resistance terdekat: 4,998 – 5,000
Area breakdown sebelumnya
Berimpit dengan garis tren menurun
➡️ Probabilitas tinggi muncul tekanan jual saat harga retest
🔹 Resistance utama: 5,263 – 5,265
Zona supply kuat sebelumnya
Level ekstensi Fibonacci 1.618
➡️ Hanya breakout kuat di atas zona ini yang dapat mengonfirmasi pembalikan tren
🟩 3️⃣ Zona Support
🔹 Support terdekat: 4,683 – 4,685
Dasar konsolidasi saat ini
Berimpit dengan garis tren naik jangka pendek
➡️ Jika level ini bertahan → harga bisa memantul untuk menguji resistance
🔹 Support lebih dalam: 4,590 – 4,600
Struktur low sebelumnya
➡️ Jika tembus ke bawah zona ini akan mengonfirmasi kelanjutan tren turun dan potensi membuat low baru
🔻 SELL EMAS: 4,998 – 5,000
Stop Loss: 5,010
Take Profit: 200 pips – 400 pips – Terbuka
🔺 BUY EMAS: 4,683 – 4,685
Stop Loss: 4,673
Take Profit: 200 pips – 400 pips – Terbuka
FUNDAMENTAL DAN NARASI EMAS - 4 FEBRUARI 2026Laporan Strategis Pasar Emas Global: Analisis Fundamental Mendalam, Era Baru Kolateral Basel III, dan Prospek Perdagangan Intraday untuk 4 Februari 2026.
Pasar keuangan global pada awal Februari 2026 sedang menyaksikan transformasi paling radikal dalam struktur perdagangan logam mulia sejak ditinggalkannya standar emas pada tahun 1971. Kita tidak lagi sekadar melihat fluktuasi harga siklis yang didorong oleh inflasi atau suku bunga semata, melainkan sebuah perubahan paradigma fundamental yang disebut sebagai "Era Emas Baru" (The New Gold Era). Era ini ditandai oleh volatilitas ekstrem, rentang perdagangan (trading range) harian yang melebar secara masif, dan reklasifikasi struktural emas sebagai aset kolateral perbankan tingkat utama di bawah regulasi Basel III. Laporan ini menyajikan analisis komprehensif mengenai dinamika fundamental, geopolitik, dan teknikal yang membentuk pasar emas (XAU/USD) pada hari ini, 4 Februari 2026, menyusul dislokasi market global yang bersejarah pada akhir Januari lalu.
1. Narasi Fundamental Makro: Repricing Kepercayaan dan "Era Emas Baru"
Pergerakan harga emas yang mencapai rekor tertinggi di atas $5.500 per ons pada Januari 2026, diikuti oleh koreksi tajam ke $4.400 dan pemulihan kembali ke $4.930, mencerminkan sebuah fenomena yang jauh lebih dalam daripada sekadar spekulasi pasar. Narasi fundamental saat ini berpusat pada erosi struktural kepercayaan terhadap kebijakan moneter fiat, disiplin fiskal Amerika Serikat, dan stabilitas politik global pasca-Perang Dingin.
1.1 Krisis Utang dan Ketidakpastian Fiskal AS
Pendorong utama di balik reli emas jangka panjang adalah kekhawatiran yang memuncak mengenai keberlanjutan utang nasional Amerika Serikat yang kini mendekati level $37 triliun. Beban utang yang masif ini menciptakan lingkungan di mana investor institusional mulai mempertanyakan kemampuan pemerintah AS untuk melayani kewajibannya tanpa melakukan debasement (penurunan nilai) mata uang Dolar secara agresif. Situasi ini diperburuk oleh penutupan sebagian pemerintahan AS (partial government shutdown) yang telah memasuki hari keempat pada 4 Februari 2026. Ketidakpastian anggaran dan kelumpuhan politik di Washington memperkuat tesis investasi bahwa emas adalah satu-satunya aset "netral" yang tidak memiliki risiko pihak lawan (counterparty risk).
Data pasar menunjukkan bahwa korelasi antara emas dan imbal hasil riil Treasury AS telah putus. Secara historis, kenaikan suku bunga riil akan menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding). Namun, dalam "Era Emas Baru" ini, permintaan bank sentral dan institusi telah menjadi begitu dominan sehingga emas tetap reli meskipun suku bunga nominal tinggi, menandakan bahwa pasar sedang menetapkan harga untuk risiko sistemik dan kebangkrutan fiskal, bukan sekadar mencari keuntungan dari memegang suatu aset.
1.2 “Wide Range Trade” dan Volatilitas Struktural
Pasar telah mengamati fenomena range trade yang sangat lebar, di mana fluktuasi harian dapat mencapai ratusan dolar. Analisis mendalam menunjukkan bahwa volatilitas ini bukan anomali, melainkan fitur permanen dari struktur pasar yang baru. Pada akhir Januari 2026, emas mencatat kapitalisasi pasar sebesar $5,5 triliun dalam satu sesi perdagangan, dengan total loss/likuidasi $3,2 triliun di pagi hari dan pada akhirnya kembali ke $2,3 triliun di sore hari.
Volatilitas ekstrem ini didorong oleh dua faktor utama: penarikan likuiditas dari pasar futures/derifatif akibat regulasi baru, dan ketidakseimbangan antara permintaan fisik yang ketat dari bank sentral.12 Ketika harga bergerak, tidak ada cukup likuiditas di order book untuk menyerap pesanan besar, menyebabkan harga melompat (gap) secara signifikan, menciptakan apa yang disebut sebagai “wide-range trade”.
2. Kenaikan Persyaratan Margin Bursa (Januari 2026)
Merespons volatilitas yang dipicu oleh dinamika Basel III dan spekulasi geopolitik, bursa komoditas utama dunia mengambil langkah drastis pada akhir Januari 2026 yang secara langsung menyebabkan "crash" harga sementara. CME Group dan Shanghai Gold Exchange (SGE) menaikkan persyaratan margin (jaminan) untuk perdagangan emas dan perak.
Kenaikan margin ini menciptakan "peristiwa likuidasi berjenjang." Investor yang tidak mampu memenuhi panggilan margin (margin call) dipaksa menjual posisi long (beli) mereka pada harga pasar, yang menekan harga lebih rendah, memicu margin call lebih lanjut pada level harga di bawahnya, dan seterusnya. Inilah mekanisme teknis yang menyebabkan emas jatuh dari $5.600 ke $4.400 dalam waktu singkat, sebelum pembeli institusional (yang membutuhkan kolateral fisik Basel III) masuk kembali untuk membeli di harga rendah.
3. Analisis Geopolitik: Katalis Konflik dan Sanksi
3.1 Eskalasi dan Potensi De-eskalasi Timur Tengah
Fokus pasar pada awal Februari 2026 tertuju pada ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Menyusul tindakan keras pemerintah Iran terhadap protes domestik, Presiden Trump memerintahkan "Armada Besar" menuju wilayah tersebut, yang memicu lonjakan harga emas sebagai aset safe haven.26 Ketakutan akan perang skala penuh menjadi katalis utama yang mendorong emas menembus $5.300 pada akhir Januari.
Namun, narasi pada hari ini, 4 Februari 2026, sedikit bergeser ke arah potensi diplomasi. Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah mengindikasikan kesiapan untuk negosiasi yang "adil dan setara," dan laporan intelijen pasar menyebutkan kemungkinan pembicaraan diplomatik di Turki pada hari Jumat mendatang.27 Pergeseran dari retorika perang ke potensi dialog ini telah meredakan sebagian "premi perang" jangka pendek, menyebabkan harga emas berkonsolidasi di bawah level $5.000, namun ketidakpastian tetap tinggi karena pelaku pasar menunggu bukti konkret de-eskalasi.
3.2 Sanksi Rusia dan Weaponisasi Mata Uang
Pembekuan cadangan devisa Rusia oleh negara-negara Barat mengajarkan pelajaran keras bagi negara-negara emerging market: cadangan mata uang fiat (Dolar/Euro) dapat disita atau dibekukan karena alasan politik.
Sebagai respons, negara-negara seperti China, India, dan blok BRICS+ secara agresif mendiversifikasi cadangan mereka ke dalam emas fisik—aset yangtidak dapat dibekukan secara digital. Tren ini bersifat sekuler dan tidak sensitif terhadap harga harian, memberikan lantai (floor) harga yang kuat bagi emas setiap kali terjadi koreksi pasar.
4. Prospek Perdagangan Intraday dan Teknikal: 4 Februari 2026
Setelah likuidasi paksa akibat kenaikan margin mereda, pasar menyaksikan gelombang pembelian institusional yang masif. Pada sesi perdagangan kemarin (3 Februari), emas melonjak hampir 6% ($277), menandai salah satu hari pemulihan terkuat dalam sejarah. Volume perdagangan di pasar futures mencapai $101 miliar, menunjukkan bahwa uang besar (smart money) memanfaatkan kepanikan ritel untuk mengakumulasi posisi pada harga diskon.3 Hal ini mengonfirmasi bahwa tren bullish struktural masih utuh, meskipun volatilitas jangka pendek sangat ekstrem.
Berdasarkan data pasar penutupan kemarin dan pembukaan hari ini, berikut adalah analisis teknikal mendalam untuk strategi perdagangan intraday. Narasi hari ini adalah "Post-crash consolidation" dengan bias bullish yang berhati-hati.
5.1 Struktur Harga dan Indikator Momentum
Emas saat ini diperdagangkan di sekitar level $4.930. Setelah volatilitas ekstrem, pasar berusaha mencari keseimbangan di sekitar Pivot Point harian.
RSI (Relative Strength Index): Pada grafik harian, RSI telah kembali ke area netral di atas 50 (tepatnya sekitar 61), menandakan bahwa momentum jual telah habis dan pembeli mulai mengambil kendali kembali.9 Namun, pada grafik 4-jam (H4), indikator masih menunjukkan keragu-raguan pasar, mencerminkan ketidakpastian intraday.
Moving Averages: Harga telah berhasil menembus kembali ke atas Simple Moving Average (SMA) 20-hari yang berada di $4.802, yang kini berfungsi sebagai level support dinamis yang kuat. Posisi harga di atas SMA jangka pendek mengonfirmasi pemulihan tren naik jangka pendek.
5.2 Level-Level Kunci (Support & Resistance)
Analisis Narasi Intraday: Harga saat ini ($4.930) berada tepat di bawah Pivot Point ($4.934). Trader harus memperhatikan reaksi harga di level Pivot ini. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas $4.934, narasi intraday akan beralih ke akumulasi menuju $4.965 dan $5.000. Sebaliknya, penolakan di area ini dapat membawa harga kembali menguji likuiditas di $4.911 atau $4.880. Mengingat volatilitas ATR yang tinggi ($48+), pergerakan $50-$70 dalam satu hari adalah skenario yang sangat mungkin.9
6. Kalender Ekonomi dan Dampak "Shutdown" Pemerintah
Faktor unik yang memengaruhi narasi perdagangan hari ini adalah penutupan sebagian pemerintahan AS (partial government shutdown). Hal ini menyebabkan "kekosongan data" resmi yang biasanya menjadi acuan pasar.
6.1 Absennya Data Resmi BLS
Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) telah mengumumkan penundaan rilis data penting seperti laporan pembukaan lapangan kerja JOLTS dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang seharusnya dirilis minggu ini.5 Kekosongan informasi ini meningkatkan ketidakpastian dan membuat pasar menjadi lebih sensitif terhadap indikator sektor swasta.
6.2 Fokus Data Hari Ini (Rabu, 4 Februari 2026)
Dengan absennya data pemerintah, fokus pasar beralih sepenuhnya ke rilis data swasta yang dijadwalkan hari ini:
ADP Nonfarm Employment Change (08:15 AM ET / 20:15 WIB):
Konsensus: +46.000 pekerjaan (sebelumnya +41.000).35
Analisis Dampak: Jika data ADP menunjukkan angka yang jauh lebih rendah dari ekspektasi (misalnya <30.000), ini akan memperkuat narasi resesi dan dampak negatif shutdown, yang sangat bullish untuk emas. Sebaliknya, angka yang kuat dapat memberi dorongan sementara pada Dolar, menekan emas ke arah Support 1.
ISM Services PMI (10:00 AM ET / 22:00 WIB):
Konsensus: 53,5 (sebelumnya 54,4).35
Analisis Dampak: Sektor jasa adalah tulang punggung ekonomi AS. Angka di bawah 50 (kontraksi) akan menjadi sinyal alarm bagi pasar ekuitas dan obligasi, memicu aliran dana masuk ke safe haven emas.
EIA Crude Oil Inventories (10:30 AM ET):
Meskipun data energi, volatilitas minyak sering merembes ke emas melalui jalur ekspektasi inflasi. Penurunan stok yang tajam dapat menaikkan harga minyak dan ekspektasi inflasi, mendukung harga emas.
7. Kesimpulan dan Pandangan Jangka Panjang
Berdasarkan riset mendalam terhadap data fundamental, geopolitik, dan teknikal, narasi untuk perdagangan emas hari ini dan ke depan dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pasar emas telah memasuki "Era Baru" di mana volatilitas ekstrem adalah norma, bukan pengecualian. Struktur pasar telah berubah secara permanen akibat regulasi Basel III yang menjadikan emas fisik sebagai aset kolateral premium (Tier 1), menciptakan tekanan struktural (squeeze) pada pasar emas kertas. Meskipun terjadi koreksi tajam ("flash crash") akibat kenaikan margin dan kejutan politik di akhir Januari, tren fundamental jangka panjang tetap utuh.
Rekomendasi Strategis:
Jangka Panjang: Institusi besar seperti UBS, Deutsche Bank, dan J.P. Morgan mempertahankan target harga $6.000 - $6.200 pada akhir 2026/2027.2 Koreksi harga saat ini dipandang sebagai peluang akumulasi strategis (buy the dip) bagi investor yang berfokus pada peran emas sebagai lindung nilai terhadap debasement mata uang dan risiko geopolitik.
Intraday (Hari Ini): Pedagang harus waspada terhadap volatilitas data ADP dan ISM di tengah tipisnya likuiditas akibat shutdown. Strategi "beli di area support" ($4.880 - $4.911) dengan target pemulihan ke arah $4.965 dan $5.000 tampaknya menjadi pendekatan yang paling selaras dengan data teknikal dan aliran dana institusional yang kembali masuk. Namun, manajemen risiko ketat di sekitar level Pivot $4.934 sangat krusial mengingat potensi ayunan harga yang lebar.
Narasi hari ini adalah tentang pemulihan dan validasi. Pasar sedang menguji apakah level harga $4.800-$4.900 merupakan "support baru" yang didukung oleh pembelian fisik Basel III, atau apakah volatilitas margin call masih menyisakan tekanan jual. Data menunjukkan bahwa pembeli fisik telah kembali, dan dislokasi harga minggu lalu mulai pulih menuju fundamentalnya yang bullish.
LAPORAN BERBASIS INSTITUSI, FOOTPRINT DAN EMAS DI FEBRUARI 2026LAPORAN RISET PASAR GLOBAL: OUTLOOK PRE-MONTH — FEBRUARI 2026
INSTRUMEN: GOLD CFD (XAU/USD) & KOMPLEKS LOGAM MULIA
EXECUTIVE SUMMARY
Pasar emas ( OANDA:XAUUSD ) menutup bulan Januari 2026 dengan peristiwa likuidasi yang secara fundamental mengubah struktur pasar jangka pendek. Setelah mencapai rekor tertinggi di kisaran $5.600/oz, konfirmasi nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya oleh Presiden Trump memicu "Flash Crash" pada tanggal 30 Januari, di mana harga anjlok lebih dari 9% hanya pada sesi AS dan menguji harga $4.870. Peristiwa ini menandakan pergeseran rezim dari "Debasement Trade" (intensi untuk membeli segala aset lindung nilai) menuju ketakutan akan kebijakan moneter yang lebih ketat ("Hard Money"). Untuk bulan Februari 2026, bias utama kami bergeser menjadi NETRAL-BEARISH (DISTRIBUTIF). Kami mengantisipasi fase volatilitas ekstrem dan price discovery di mana pasar akan berusaha mencerna kerusakan teknikal mingguan yang masif. Kenaikan harga akan menghadapi tembok supply yang tebal di area $5.200-$5.300, sementara support utama ada di $4.400. Strategi Trading Desk harus beralih dari buy-on-dip agresif menjadi manajemen risiko defensif, dengan fokus pada fading rallies dan perlindungan modal di tengah volatilitas Average True Range (ATR) yang melebar drastis.
Outlook Februari 2026:
Bias Utama: NETRAL-BEARISH (DISTRIBUTIF).
Antisipasi: Fase volatilitas ekstrem dan price discovery untuk mencerna kerusakan teknikal mingguan yang masif.
Level Kunci:
Resistance/supply: Area $5.200 - $5.300.
Support $4.400.
Strategi Trading Desk:
Beralih dari buy-on-dip agresif menjadi manajemen risiko defensif. Fokus utama adalah fading rallies (menjual saat harga naik) dan perlindungan modal di tengah pelebaran drastis volatilitas Average True Range (ATR).
TEKNIKAL GOLD
BULANAN
Struktur tren jangka panjang terlihat jelas sejak 2016. Indikator RSI pada timeframe bulanan menunjukkan kondisi overbought ekstrem (>80) sebelum koreksi tajam akhir bulan ini. Candle Januari membentuk pola Shooting Star atau Gravestone Doji dengan sumbu atas yang sangat panjang, menandakan penolakan harga (rejection) yang signifikan di level $5.600.
MINGGUAN
Minggu terakhir Januari (26-30 Jan) menunjukkan range mingguan terbesar dalam sejarah aset ini.2 Pola Bearish Engulfing masif terlihat, menelan pergerakan harga beberapa minggu sebelumnya. Divergensi RSI terlihat jelas di mana harga membuat Higher High sementara RSI gagal menembus level puncak sebelumnya, mengonfirmasi pelemahan momentum.
Footprint Screenshot
Analisis visual dilakukan pada profil volume. Terdapat volume node yang sangat tebal di area $5.500-$5.600 (jebakan pembeli atau trapped buyers). Secara umum, footprint menandakan imbalance positif pada upside (lebih banyak beli) dan adanya absorption ketika harga mencapai support kuat sebelumnya (volumenya terserap ke atas).
Level Pivot Bulanan & Mingguan:
Status: Data pivot dihitung ulang berdasarkan High-Low-Close Januari untuk memverifikasi level.
Verifikasi: Pivot Point (PP) Bulanan untuk Februari diperkirakan akan turun drastis dibandingkan posisi harga High, menempatkan harga saat ini di bawah Pivot sentral, mengonfirmasi bias bearish.
NARASI FUNDAMENTAL
Analisis fundamental bulan Februari 2026 didominasi oleh satu narasi tunggal yang memiliki efek domino pada semua variabel makroekonomi: Pergeseran Rezim The Fed (The Fed Regime Shift).
1. The "Warsh Shock" & Implikasi Kebijakan Moneter
Pemicu utama keruntuhan harga pada 30 Januari adalah nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
Siapa Kevin Warsh?
Mantan Gubernur The Fed (2006-2011) yang dikenal sebagai "Inflation Hawk" (Elang Inflasi) dan kritikus kebijakan uang murah (QE).
Pasar sebelumnya memposisikan diri untuk "Fed Put" (keyakinan bahwa Fed akan selalu menolong pasar) di bawah tekanan politik Presiden Trump. Nominasi Warsh menghancurkan asumsi ini.
Emas adalah aset tanpa imbal hasil (zero-yield). Daya tariknya meningkat ketika suku bunga riil negatif atau rendah. Jika Warsh dipersepsikan akan menahan suku bunga tinggi untuk melawan inflasi, maka Real Yields (Suku Bunga - Inflasi) akan naik. Korelasi Emas vs Real Yields sangat negatif . 2. FOMC Januari: Jeda dengan kesan Hawkish
Sebelum berita Warsh, pertemuan FOMC 27-28 Januari sudah memberikan nada hati-hati.
Keputusan: Suku bunga ditahan di 3.50%-3.75%.6
Dissenters: Ada 2 suara yang menginginkan pemangkasan (Waller & Miran).7 Ini menunjukkan perpecahan internal, namun mayoritas (10 anggota) memilih menunda.
Probabilitas Maret: Data CME FedWatch 8 menunjukkan probabilitas "No Change" (Tahan Bunga) pada pertemuan Maret melonjak hingga >97%. Harapan pemangkasan bunga di Q1 2026 praktis telah dihapus dari harga pasar. Ini menghilangkan katalis bullish jangka pendek untuk Emas.
2. Inflasi & Data Ekonomi Februari (Calendar Watch)
Bulan Februari akan menjadi ujian validitas tesis "Hard Money" ini.
CPI (11 Februari): Data inflasi AS akan dirilis.10 Mengingat ancaman tariff Trump dan kebijakan fiskal ekspansif, ada risiko inflasi naik (rebound).
Skenario: Jika CPI tinggi (>3.0%), pasar akan panik bahwa Warsh akan menaikkan suku bunga, bukan memotongnya. Ini bearish untuk Emas jangka pendek.
Skenario Alternatif: Jika CPI rendah, narasi "pemangkasan bunga" mungkin hidup kembali, memberikan napas bagi Emas.
NFP (6 Februari): Data tenaga kerja. Pasar tenaga kerja yang kuat akan memperkuat mandat Warsh untuk fokus pada inflasi (Hawkish).
3. Geopolitik: Mengapa Safe Haven Gagal?
Pada 30 Januari, Emas jatuh bersamaan dengan pasar saham (S&P 500 turun -0.43%, Nasdaq -0.94%).11 Mengapa Emas tidak menjadi Safe Haven?
Likuiditas: Dalam krisis likuiditas akut (margin call), pelaku pasar menjual "apa yang bisa dijual", bukan "apa yang ingin dijual". Keruntuhan harga Perak (-17% hingga -35%) memaksa dana lindung nilai (Hedge Funds) untuk menjual Emas guna menutupi kerugian margin di posisi Perak.12
De-Risking: Emas telah menjadi "trade paling ramai" (most crowded trade) di 2025. Ketika narasi berubah, pintu keluar menjadi terlalu sempit untuk semua orang.
Iran/Timur Tengah: Ketegangan geopolitik masih ada 14, tetapi pasar saat ini lebih peduli pada Cost of Capital (Suku Bunga AS) daripada Risk of War. Premi risiko perang telah dikempiskan.
4. Sintesis Bias Bulanan: Distribusi Institusional
Narasi "Debasement" (Pelemahan Dolar) yang mendorong Emas ke $5.600 sedang diuji ulang. Februari kemungkinan besar akan menjadi bulan di mana institusi melakukan distribusi dan menata ulang portofolio untuk menghadapi rezim Fed yang baru. Volatilitas akan tetap tinggi, namun arah tren jangka pendek adalah ke bawah atau menyamping (sideways to lower).
5. Aliran Modal (Capital Flows):
Bank-bank sentral utama terus akumulasi emas sebagai diversifikasi cadangan. Goldman Sachs memperkirakan pembelian bank sentral ~60 ton/bln; China telah membeli emas 14 bulan berturut-turut. Dana ETF emas mencatat inflow rekor 2025 (USD 89 miliar/801 ton), dan inflow berlanjut (naik ~20% YoY). Demikian juga permintaan retail (koin/batangan) di pasar negara berkembang tetap kuat. Kekhawatiran atas depresiasi dolar AS (nilai dolar melemah Des 2025) juga mendorong pemodal global beralih ke emas.
Chain of Logic (Logika Skenario):
Bearish (40%): Momentum teknikal 30 Jan sangat kuat. Trapped buyers di atas akan menjual setiap kenaikan. Jika data makro mendukung (Inflasi naik), Emas tidak punya alasan untuk naik.
Consolidation (45%): Penurunan 9% sehari jarang terjadi berturut-turut. Biasanya pasar butuh waktu untuk "menyembuhkan" luka teknikal. Pembeli fisik (China/India) akan menahan harga di level diskon ($4.800), sementara spekulan menjual di atas ($5.200).
Bullish (15%): Probabilitas terendah karena butuh katalis baru yang sangat kuat untuk membalikkan sentimen negatif Warsh.
TRADE PLAN (ACTIONABLE)
Catatan Manajemen Risiko: Mengingat volatilitas ATR harian yang melebar (> $150/hari), ukuran posisi (position sizing) HARUS DIKURANGI 50-60% dari ukuran normal. Stop loss harus lebih lebar untuk menghindari whipsaw.
Setup 1: The "Supply Wall" Fade (Short Setup) - Skenario A/B
Deskripsi: Mencari peluang Short (Jual) pada reli korektif menuju area breakdown sebelumnya. Memanfaatkan likuiditas pembeli yang terperangkap yang ingin keluar impas.
Entry Rules:
Tunggu harga rebound ke zona $5.150 - $5.250.
Konfirmasi: Pola candlestick bearish (Shooting Star, Engulfing) di timeframe H4 atau H1 pada zona tersebut.
Indikator: RSI H4 masuk ke area Overbought (>70) lalu cross down.
Stop Loss: Di atas $5.360 (Di atas supply zone mingguan).
Targets:
T1: $4.900 (Retest Low).
T2: $4.500 (Struktural Support).
Risk:Reward: 1:2 hingga 1:3.
Setup 2: The "Dead Cat" Scalp (Long Setup) - Skenario B
Deskripsi: Counter-trend long jangka pendek jika harga bertahan di level support psikologis, memanfaatkan oversold RSI harian.
Entry Rules:
Harga menyentuh zona $4.750 - $4.800.
Konfirmasi: Adanya divergensi Bullish pada RSI timeframe H1. Volume jual menurun (exhaustion).
Stop Loss: Di bawah $4.690 (Pemberian ruang volatilitas).
Targets:
T1: $5.000.
T2: $5.100.
Risk:Reward: 1:1.5 (Lebih rendah karena melawan tren momentum).
Setup 3: Breakout Breakdown (Momentum Short) - Skenario A
Deskripsi: Jika level $4.800 ditembus dengan volume besar, ini memicu likuidasi tahap kedua.
Entry Rules:
Harga penutupan H4 di bawah $4.780.
Retest level tersebut dari bawah sebagai resistensi.
Stop Loss: Di atas $4.900.
Targets: $4.450.
MODEL CONFIDENCE & ASSUMPTIONS
Confidence Score: 75/100
Alasan: Sinyal teknikal (Weekly Candle) sangat jelas (Bearish). Faktor fundamental (Warsh + Fed Pause) selaras dengan teknikal. Ketidakpastian utama hanya terletak pada seberapa agresif pembeli fisik (Central Banks) akan menahan harga di level $4.800.
Rencana Pembukaan Mingguan XAUUSD (H3) - LiamStruktur telah berubah | Fokus awal minggu tetap JUAL pada reli
Ringkasan cepat
Emas telah menyelesaikan ekspansi penurunan tajam setelah tren bullish yang berkepanjangan, melanggar struktur sebelumnya dengan tegas. Aksi harga saat ini menunjukkan upaya pemulihan yang lemah, menyiratkan bahwa pergerakan turun adalah korektif terhadap distribusi daripada pembalikan yang telah selesai.
Untuk awal minggu, bias tetap jelas: jual struktur, jangan kejar pantulan.
Struktur pasar
Trend menaik sebelumnya telah sepenuhnya terganggu oleh aksi jual yang impulsif.
Harga kini diperdagangkan di bawah dukungan sebelumnya, yang telah berubah menjadi resistensi.
Pemulihan saat ini kurang momentum dan menunjukkan karakteristik penarikan korektif, bukan akumulasi.
Ini menjaga pasar dalam lingkungan jual-pada-reli hingga terbukti sebaliknya.
Zona teknis kunci
Zona jual utama FVG / resistensi: 4970 – 5000
Zona ini sejalan dengan ketidakseimbangan dan likuiditas sebelumnya dan merupakan area yang diutamakan untuk reaksi jual.
Zona jual sekunder FVG: 4795 – 4820
Zona reaksi yang lebih rendah di mana harga mungkin terhenti sebelum melanjutkan ke bawah.
Target likuiditas yang lebih dalam: 4340 – 4350
Ini tetap menjadi tujuan utama ke bawah jika struktur terus terurai.
Zona invalidasi atas: 5300+
Penerimaan di atas area ini akan memaksa penilaian ulang terhadap bias bearish.
Skenario awal minggu
Skenario utama – JUAL reli
Selama harga tetap tertekan di bawah zona 4970–5000, setiap pemulihan harus diperlakukan sebagai korektif. Harapannya adalah untuk kelanjutan downside lebih lanjut menuju likuiditas yang lebih rendah.
Skenario sekunder – Penarikan yang lebih dalam
Jika harga gagal merebut zona jual pertama dengan bersih, penurunan perlahan ke area 4795–4820 mungkin terjadi sebelum kelanjutan.
Kondisi penilaian ulang
Hanya pemulihan yang kuat dan penerimaan di atas 5300 yang akan membatalkan struktur jual saat ini.
Catatan kunci
Aksi harga awal minggu sering kali menghapus likuiditas yang tersisa.
Hindari long kontra-trend di dalam resistensi.
Biarkan harga datang ke level, lalu eksekusi.
Struktur > pendapat.
Fokus mingguan:
menjual reli korektif ke dalam FVG dan resistensi, atau menunggu harga menunjukkan perubahan struktur yang jelas sebelum mengubah bias.
Skenario apa saja yang mungkin terjadi pada harga emas pada tang📈 1️⃣ Garis Tren (Trendline)
Tren jangka panjang sebelumnya adalah NAIK (BULLISH), didukung oleh garis tren naik yang jelas.
Saat ini harga telah menembus ke bawah garis tren naik, yang menunjukkan bahwa struktur bullish mulai melemah.
Garis tren sebelumnya kini berperan sebagai resisten dinamis saat harga melakukan pullback dan retest.
➡️ Kondisi saat ini: koreksi turun setelah kehilangan garis tren utama
🟥 2️⃣ Zona Resisten (Resistance)
Resisten terdekat: 4,835
Area breakout sebelumnya → kini menjadi resisten
Sejalan dengan zona penolakan harga kuat terbaru
Resisten utama: 5,000 – 5,103
Zona akumulasi sebelum penurunan tajam
Dekat EMA jangka menengah + garis tren yang telah ditembus
Jika harga naik kembali ke area ini → tekanan jual diperkirakan tinggi
➡️ Pullback ke zona ini lebih berpotensi menjadi peluang jual, bukan sinyal pembalikan naik.
🟩 3️⃣ Zona Support
Support utama: 4,590
Titik terendah terbaru setelah penurunan kuat
Area yang sebelumnya menunjukkan reaksi beli
Jika level ini ditembus:
Harga berpotensi melanjutkan penurunan ke gelombang bearish baru
Tren turun jangka pendek akan terkonfirmasi lebih kuat
📌 Rencana Trading
JUAL EMAS: 5,000 – 5,002
Stop Loss: 5,015
Take Profit: 200 – 500 – Open
JUAL EMAS: 5,105 – 5,107
Stop Loss: 5,117
Take Profit: 200 – 500 – Open
Emas +30%, lalu -16%: Apa yang sebenarnya terjadi?Sejak awal 2026, harga emas telah melonjak lebih dari 30% hanya dalam tháng Januari — sebuah pergerakan yang sangat agresif, mencerminkan ketakutan terhadap risiko sistemik dan ketidakpastian makro global.
Namun kemudian pasar dikejutkan.
Emas mengalami koreksi tajam hampir 16% dalam waktu singkat.
Ini bukan sekadar koreksi teknikal biasa.
Ini adalah krisis kepercayaan.
Masalahnya bukan pada grafik.
👉 Masalahnya ada pada kepercayaan.
Jika emas naik karena Trump — lalu siapa yang menyebabkan kejatuhannya?
Sebagian besar volatilitas ini berkaitan langsung dengan Donald Trump.
Trump bergerak di luar aturan lama:
tarif, sanksi, ancaman, tekanan terhadap sekutu maupun lawan.
Sistem aturan lama pada dasarnya telah runtuh.
Yang lebih mengkhawatirkan, Christopher Waller, sosok yang ditunjuk langsung oleh Trump, kini duduk di Dewan Gubernur Federal Reserve.
Fakta ini sebelumnya memicu kekhawatiran bahwa The Fed dapat kehilangan independensinya,
dan kekhawatiran inilah yang menjadi salah satu pendorong utama lonjakan emas sebelumnya.
Trump berbalik arah — pasar terkejut
Ketika pasar mulai percaya bahwa Trump akan terus mendorong orang-orangnya ke posisi kunci di The Fed,
ia justru melakukan hal yang sebaliknya.
Sebelumnya, media ramai membahas Kevin Hassett
(penasihat ekonomi dekat Trump, mantan Ketua Council of Economic Advisers — “orang dalam” Trump secara politik)
sebagai kandidat potensial Ketua The Fed.
Namun Trump tidak memilih Kevin Hassett.
Sebaliknya, ia mengajukan nama yang mengejutkan banyak analis:
👉 Kevin Warsh
Ketidakpastian gaya Trump
Trump secara terbuka dan konsisten mengkritik The Fed serta menekan agar suku bunga diturunkan.
Namun ketika memiliki kesempatan untuk menunjuk, ia justru memilih Kevin Warsh — sosok yang menentang keras kebijakan uang murah.
Profil Kevin Warsh:
Mantan anggota Dewan Gubernur The Fed
Mengundurkan diri pada 2011
Alasan: tidak setuju dengan kebijakan pelonggaran moneter berlebihan
Sikap konsisten:
Tidak membeli popularitas dengan suku bunga rendah
Tidak mengorbankan stabilitas jangka panjang demi keuntungan jangka pendek
Pilihan ini bertolak belakang sepenuhnya dengan ekspektasi pasar akan pelonggaran moneter.
Kepercayaan terhadap The Fed mulai pulih
Jika kita melihat bagaimana Jerome Powell memimpin The Fed saat ini:
Di bawah tekanan politik
Di bawah serangan publik
Di bawah ancaman investigasi
Namun The Fed tetap tidak menurunkan suku bunga.
Keputusan tetap berbasis data dan kerangka hukum,
bukan emosi atau kepentingan politik.
Inilah alasan mengapa dunia masih mempercayai:
Federal Reserve
Sistem keuangan AS
Dolar AS
👉 Kepercayaan pada The Fed = kepercayaan pada dolar AS.
Ketika kepercayaan kembali ke dolar,
investor lebih memilih memegang USD untuk imbal hasil,
bukan emas sebagai aset lindung nilai.
Inilah sebabnya emas terkoreksi tajam —
bukan karena teknikal,
melainkan karena pergeseran kepercayaan.
Akar masalah: pertarungan sistem pembayaran global
Harga emas mencerminkan pertanyaan yang jauh lebih fundamental:
👉 Dunia lebih percaya pada sistem keuangan AS atau Tiongkok?
Kepercayaan pada AS bertahan → dolar kuat → tekanan pada emas
Kepercayaan pada AS melemah → dolar melemah → emas naik
Tidak ada sistem yang sempurna.
Ini adalah soal memilih risiko yang lebih kecil.
Mempercayai AS membawa risiko pembekuan aset, seperti yang terjadi pada Rusia.
Namun mempercayai Tiongkok juga membawa risiko besar:
Tidak adanya bank sentral yang benar-benar independen
Intervensi politik bisa terjadi kapan saja
Struktur kekuasaan yang tidak transparan
Bahkan hubungan internal antara Xi Jinping dan Zhang Youxia pun sulit dipahami dunia luar.
Dalam kondisi seperti itu, membangun kepercayaan jangka panjang menjadi sangat sulit.
Ketidaktransparanan inilah yang membuat banyak negara ragu untuk sepenuhnya berpihak pada Tiongkok.
Kesimpulan
Emas tidak naik atau turun karena satu pernyataan.
Ia mencerminkan kepercayaan global terhadap sistem keuangan dunia.
Kepercayaan bergeser ke dolar → emas terkoreksi
Kepercayaan menjauh dari dolar → emas kembali naik dengan cepat
Pada artikel berikutnya, saya akan membahas secara mendalam:
Jika Kevin Warsh benar-benar menjadi Ketua The Fed,
apa yang perlu dipersiapkan oleh trader dan investor?
Jika Anda tertarik,
👉 klik FOLLOW untuk mengikuti analisis selanjutnya.
Karena dalam fase pasar seperti ini,
salah memilih sisi bisa sangat mahal.






















