Mengapa Traders Rugi Sebelum Konsisten ProfitBanyak trader tidak kalah karena analisis salah,
tetapi karena exit yang buruk.
Paradoks yang sering terjadi di market:
👉 Ide benar – arah benar – tapi akun tetap minus.
👉 Masalahnya ada di ENTRY → EXIT, bukan di entry.
1️⃣ Missed Profit – Tidak bisa menahan winning trade
Trader sudah masuk tren yang benar tapi:
Takut harga berbalik
Takut kehilangan floating profit
Tidak percaya dengan setup sendiri
➡️ Exit terlalu cepat, profit kecil tidak menutup loss.
2️⃣ No Patience – Tidak sabar
Market tidak langsung membayar.
Harga butuh waktu untuk:
Akumulasi
Mengumpulkan liquidity sebelum bergerak kuat
Trader tidak sabar biasanya:
Menggeser SL tanpa alasan
Menutup trade tanpa reversal signal
➡️ Terkena stop sebelum skenario berjalan.
3️⃣ Exit Too Early – Exit karena emosi
Banyak trader:
Punya TP tapi tidak disiplin
Exit karena candle kecil berlawanan
Terlalu fokus lower timeframe
➡️ Exit berdasarkan emosi, bukan market structure.
4️⃣ No Exit Point – Tidak punya rencana exit
Kesalahan umum:
Fokus di entry
Tidak tahu exit jika trade benar
➡️ Tanpa exit = tanpa sistem = akun cepat habis.
🎯 Pelajaran penting
ENTRY menentukan kamu masuk market.
EXIT menentukan berapa uang yang kamu hasilkan.
📌 Sistem trading sehat selalu menjawab:
Exit di mana jika benar?
SL dipindah ke mana?
Kapan skenario invalid?
💡 Di chart:
Selalu rencanakan EXIT sebelum ENTRY
Biarkan market “membayar”
Kesabaran = keunggulan trader retail
