ANALISIS EMAS 01/08/20261. Analisis Fundamental
a) Ekonomi:
• USD: Dolar AS mengalami pemulihan ringan seiring pasar menyesuaikan kembali ekspektasi pemangkasan suku bunga yang terlalu dini. Namun, kenaikannya masih terbatas → belum memberikan tekanan turun yang kuat terhadap emas.
• Saham AS: Pasar saham bergerak fluktuatif dengan sentimen hati-hati di awal tahun → aliran dana belum kembali kuat ke aset berisiko.
• FED: The FED tetap mempertahankan sikap “data-dependent” tanpa sinyal hawkish baru. Tren jangka menengah masih mendukung emas.
• Pemerintahan Trump: Dalam fase transisi kekuasaan, pasar relatif tenang → belum ada guncangan kebijakan jangka pendek.
• ETF Emas: SPDR belakangan ini tidak melakukan penjualan besar, bahkan menambah kepemilikan → menunjukkan arus dana jangka menengah–panjang masih kuat.
b) Politik:
• Belum ada perkembangan geopolitik yang semakin memanas, namun risiko laten tetap ada sehingga emas tetap berperan sebagai aset lindung nilai.
c) Sentimen Pasar:
• Risk-neutral → sedikit condong ke risk-off. Tidak ada FOMO, pasar cenderung menunggu area harga yang lebih baik → cocok untuk strategi BUY saat koreksi.
=> Kesimpulan Fundamental:
Tidak ada faktor yang cukup kuat untuk membalikkan tren naik emas dalam jangka menengah.
2. Analisis Teknikal
• Tren Utama: Uptrend jangka menengah masih terjaga.
• Kondisi Harga Saat Ini:
• Koreksi setelah gagal bertahan di area puncak dekat 4.500 (angka bulat – resistance psikologis kuat).
• Bergerak di bawah MA jangka pendek → koreksi teknikal yang sehat, bukan breakdown.
• RSI telah mendingin dari area tinggi dan belum masuk oversold → masih ada ruang untuk rebound setelah koreksi.
=> Kesimpulan Teknikal:
Penurunan saat ini adalah koreksi, bukan pembalikan tren.
RESISTANCE: 4.468 – 4.480 – 4.500
SUPPORT: 4.426 – 4.412 – 4.400
3. Pasar Sesi Sebelumnya (08/01/26):
• Gagal bertahan di atas 4.500, turun ringan lalu rebound lemah, bergerak sideways.
• Tekanan profit taking jangka pendek muncul tepat di area resistance kuat.
• Volume belum meningkat signifikan → belum ada distribusi besar.
• Struktur: naik → konsolidasi → koreksi (pola yang umum).
4. Strategi Hari Ini (08/01/26):
🪙 SELL XAUUSD | 4482 – 4480
• SL: 4486
• TP1: 4474
• TP2: 4468
🪙 BUY XAUUSD | 4402 – 4405
• SL: 4396
• TP1: 4414
• TP2: 4423
Komoditas
Harga emas turun hampir 1% pada hari Rabu.OANDA:XAUUSD Penurunan hampir 1% pada hari Rabu bukanlah pembalikan tren, melainkan ujian pertama setelah periode kenaikan yang cepat.
Pasar kini menghadapi pertanyaan praktis: apakah ini sekadar “napas” teknikal, atau sinyal bahwa faktor makroekonomi sementara waktu tidak menguntungkan bagi emas?
Pada hari Rabu, emas spot turun 0,84% menjadi USD 4.456 per ons, bahkan sempat melemah hingga 1,7% dalam sesi tersebut. Poin pentingnya bukan besarnya penurunan, melainkan penyebabnya: data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan telah mengurangi peran emas sebagai aset safe haven dalam jangka pendek.
Data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi — khususnya lonjakan tajam ISM Services PMI, perbaikan lapangan kerja di sektor jasa, serta laporan JOLTS dan ADP yang menunjukkan pasar tenaga kerja melambat namun belum melemah — sementara waktu menekan permintaan aset lindung nilai. Ketika emas mendekati level psikologis USD 4.500, aksi ambil untung muncul sebagai respons teknikal yang wajar.
Penurunan emas terbaru dipandang sebagai koreksi jangka pendek, bukan pembalikan tren struktural. Faktor-faktor pendukung utama tetap utuh: dolar AS belum menguat cukup signifikan untuk memberikan tekanan jangka panjang, ketegangan geopolitik masih berlanjut, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed hanya tertunda, dan permintaan bank sentral — khususnya akumulasi emas yang berkelanjutan oleh Tiongkok — tetap kuat.
Risiko geopolitik terus memberikan fondasi dukungan jangka panjang bagi emas, meskipun tidak selalu memicu guncangan harian. Fokus pasar kini beralih ke laporan non-farm payrolls AS yang akan datang: data tenaga kerja yang lebih lemah dapat dengan cepat menghidupkan kembali ekspektasi pemangkasan suku bunga dan mendukung emas, sementara data yang stabil dapat mendorong fase konsolidasi atau koreksi jangka pendek.
Sebagai kesimpulan, penurunan terbaru ini merupakan jeda dalam tren naik yang lebih besar, bukan perubahan pada narasi jangka panjang. Emas tetap menjadi aset defensif strategis di tengah prospek pelonggaran suku bunga jangka menengah dan ketidakpastian global yang masih berlanjut.
SELL XAUUSD PRICE 4520 - 4518⚡️
↠↠ Stop Loss 4524
→Take Profit 1 4512
↨
→Take Profit 2 4506
BUY XAUUSD PRICE 4402 - 4405⚡️
↠↠ Stop Loss 4396
→Take Profit 1 4414
↨
→Take Profit 2 4423
Analisa Teknikal XAUUSD – Struktur Bullish Pasca BreakoutPada chart XAUUSD, harga sebelumnya bergerak dalam descending channel yang mencerminkan tekanan bearish jangka pendek. Namun, struktur ini berhasil ditembus ke atas, menandakan adanya perubahan karakter pasar dari bearish menuju potensi bullish continuation.
1. Break of Structure & Validasi Breakout
Harga berhasil melakukan break of structure (BOS) dengan menembus area lower high terakhir, diikuti oleh price breakout yang cukup impulsif. Breakout ini menjadi sinyal awal bahwa seller mulai kehilangan dominasi dan buyer mulai mengambil alih kontrol harga.
Struktur ini mengubah bias intraday dari sell on rally menjadi buy on retracement.
2. Price Correction yang Sehat
Setelah breakout, harga tidak langsung melanjutkan kenaikan, melainkan membentuk price correction (pullback). Hal ini merupakan perilaku pasar yang normal dan sehat dalam sebuah tren berkelanjutan, karena pasar membutuhkan keseimbangan sebelum melanjutkan impuls berikutnya.
Retracement ini menjadi area ideal untuk mencari entry dengan risiko yang terukur, dibandingkan mengejar harga saat impuls.
3. Area Fibonacci sebagai Zona Reaksi
Koreksi harga saat ini berada pada area Fibonacci retracement penting, yaitu:
0.618 (Golden Ratio) → area reaksi utama buyer
0.786 → batas toleransi retracement
0.886 → area terakhir sebelum struktur bullish dianggap gagal
Selama harga bertahan di atas area 0.786, skenario bullish masih valid. Reaksi harga di sekitar 0.618 menunjukkan adanya minat beli yang mencoba mempertahankan struktur baru.
4. Manajemen Risiko & Invalidation Level
Area di bawah 0.886 Fibonacci menjadi zona invalidasi. Jika harga menembus dan close kuat di bawah level ini, maka:
struktur bullish gagal
potensi harga kembali ke dalam channel lama
Penempatan stop loss ideal berada di bawah area 0.886, untuk menghindari noise dan false break.
5. Target Profit & Proyeksi Harga
Target profit dibagi menjadi dua tahapan:
Take Profit 1 (TP1): resistance terdekat sebagai target konservatif
Take Profit 2 (TP2): area resistance lanjutan sebagai target maksimal dari impuls bullish
Pendekatan bertahap ini membantu mengamankan profit sekaligus memberi ruang bagi potensi lanjutan tren.
ANALISIS EMAS 01/07/20261. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Pemulihan ringan di awal tahun karena arus dana jangka pendek kembali ke USD, namun belum membentuk tren naik yang berkelanjutan → hanya menimbulkan tekanan koreksi teknikal pada emas.
• Saham AS: Perdagangan cenderung hati-hati dengan likuiditas rendah di awal tahun → arus dana belum keluar secara signifikan dari aset safe haven.
• FED: Belum ada sinyal hawkish baru; pasar masih condong ke skenario pelonggaran dalam tahun ini → fondasi jangka menengah–panjang tetap mendukung emas.
• TRUMP: Faktor kebijakan belum menimbulkan guncangan baru; dampak saat ini bersifat netral.
• ETF emas: SPDR Gold Trust mencatat pembelian bersih sekitar ~2 ton, mengonfirmasi kembalinya arus dana besar dan memperkuat tren naik.
b) Politik:
• Tidak ada risiko geopolitik mendadak; pasar berada dalam fase menunggu → lebih mendukung koreksi teknikal daripada pembalikan tren.
c) Sentimen Pasar:
• Risk-on ringan namun tetap waspada: investor tidak agresif menjual emas, hanya melakukan ambil untung jangka pendek → sesuai dengan skenario “koreksi lalu lanjut naik”.
2. Analisis Teknikal:
• Tren utama jelas naik, dengan struktur higher high dan higher low.
• Harga sedang terkoreksi dari area 4500, masih bertahan di atas EMA penting, struktur tren belum rusak.
• RSI mendingin dari area tinggi → reset momentum, membuka peluang untuk kenaikan lanjutan.
RESISTANCE: 4.500 – 4.451,9 – 4.533
SUPPORT: 4.468 – 4.449 – 4.420
3. Pasar sesi sebelumnya (06/01/25):
• Harga naik kuat lalu tertahan di sekitar 4500, sesuai dengan analisis sebelumnya.
• Likuiditas rendah menyebabkan pergerakan tersentak-sentak, didominasi oleh ambil untung jangka pendek, tanpa tanda distribusi besar.
• Pihak pembeli masih mengendalikan tren secara keseluruhan.
4. Strategi Trading Hari Ini (07/01/25):
🪙 SELL XAUUSD | 4468 – 4466
• SL: 4472
• TP1: 4460
• TP2: 4454
🪙 BUY XAUUSD | 4413 – 4415
• SL: 4409
• TP1: 4421
• TP2: 4427
ANALISIS EMAS 01/06/20261. Analisis Fundamental:
a) Ekonomi:
• USD: Pulih ringan terutama karena faktor teknikal awal tahun; belum ada data yang cukup kuat untuk mengonfirmasi tren naik jangka panjang.
• Saham AS: Stabil; arus dana belum berpindah kuat ke aset safe haven.
• FED: Pasar masih menunggu sinyal kebijakan dan data ekonomi awal tahun → fase observasi.
• TRUMP: Donald Trump cenderung berperan sebagai pengelola dan melakukan penyerahan urusan Venezuela, belum menciptakan kejutan kebijakan baru bagi pasar.
• ETF emas: SPDR Gold Trust tidak melakukan pembelian maupun penjualan → dana besar masih menunggu, mengonfirmasi sentimen wait and see.
b) Politik:
• Ketegangan AS – Venezuela telah berakhir; risiko geopolitik jangka pendek menurun dan belum menjadi pendorong kuat bagi kenaikan emas.
c) Sentimen Pasar:
• Pasar di awal tahun berada dalam kondisi netral – menunggu dan mengamati informasi, mengutamakan konfirmasi.
2. Analisis Teknikal:
• Tren keseluruhan masih uptrend jangka menengah (puncak berikutnya lebih tinggi dari puncak sebelumnya).
• Harga saat ini sedang mengalami koreksi teknikal setelah gagal bertahan di area tinggi, bergerak di sekitar klaster MA.
• RSI terkoreksi dari area tinggi namun belum masuk wilayah oversold → koreksi sehat, bukan pembalikan tren.
👉 Kesimpulan: Sideway – koreksi dalam tren naik, cocok untuk BUY saat pullback, tidak cocok untuk SELL melawan tren.
RESISTANCE: 4.455 – 4.468 – 4.500
SUPPORT: 4.420 – 4.400 – 4.380
3. Pasar sesi sebelumnya (05/01/26):
• Emas naik 120 poin sesuai dengan analisis.
• Tidak terjadi breakout lanjutan, harga bergerak sideways dan akumulasi, tekanan beli melemah saat mendekati resistance.
• Tidak ada dukungan dari ETF → reaksi harga lambat, volatilitas menyempit.
• Pemulihan ringan USD memberi tekanan koreksi jangka pendek namun belum cukup untuk merusak tren naik.
4. Strategi hari ini (06/01/26):
🪙 SELL XAUUSD | 4497 – 4495
• SL: 4501
• TP1: 4489
• TP2: 4483
🪙 BUY XAUUSD | 4443 – 4445
• SL: 4439
• TP1: 4451
• TP2: 4457
Analisis XAUUSD H1: Reaksi Harga di Zona Resistensi UtamaHalo, saya David.
Saat mengamati XAUUSD pada timeframe H1, saya melihat pasar sedang berada dalam kondisi yang cukup khusus. Setelah kenaikan yang kuat dan berkelanjutan, harga kini mendekati zona resistensi penting, area yang sebelumnya pernah membuat laju kenaikan melambat. Bagi saya, ketika emas mulai bergerak lebih lambat di area ini, hal tersebut sangatlah wajar.
Dari sisi struktur, tren naik saat ini terbentuk dengan cukup jelas dan memiliki dasar yang kuat. Sebelumnya, emas telah menyelesaikan sebuah pola pembalikan bullish dan menembus area harga penting dengan momentum yang baik. Inilah yang memicu kenaikan cepat, namun sekaligus menciptakan kondisi euforia jangka pendek. Ketika harga memasuki zona hambatan, reaksi ragu-ragu mulai terlihat.
Pada tahap ini, saya belum melihat sinyal yang menunjukkan adanya pembalikan arah yang jelas. Sebaliknya, saya lebih condong pada skenario bahwa pasar membutuhkan koreksi teknikal untuk menyeimbangkan kembali pergerakan setelah kenaikan yang terlalu cepat. Perilaku seperti ini sangat umum terjadi ketika aliran dana besar sementara melambat untuk menilai kembali level harga yang baru.
Jika emas tidak mampu mempertahankan penutupan yang stabil di atas zona resistensi, saya sedang memantau kemungkinan harga turun kembali ke area sekitar 4.450. Ini adalah zona support jangka pendek yang penting, di mana minat beli dapat muncul kembali apabila tren naik masih terjaga.
Dari sudut pandang konteks yang lebih luas, saya belum melihat faktor makro yang cukup kuat untuk memberikan tekanan negatif pada emas dalam jangka pendek. Kebijakan moneter masih bersifat hati-hati, sementara kebutuhan akan aset lindung nilai di pasar global belum menghilang. Hal ini membuat saya tetap berpihak pada skenario koreksi untuk melanjutkan tren, bukan perubahan arah tren secara keseluruhan.
Sebagai kesimpulan, pada saat ini saya memilih untuk mengamati dan menunggu konfirmasi, bukan mengejar harga. Bagi saya, trading yang efektif selalu dimulai dengan memahami posisi pasar saat ini dan bersedia melewatkan peluang jika kondisinya belum benar-benar jelas.
Semoga Anda selalu mengeksekusi trading dengan tenang dan disiplin.
Harga emas spot berfluktuasi di wilayah yang tinggiPasar tidak bereaksi terhadap rumor. Pasar bereaksi terhadap hak untuk mengeksekusinya.
Pada Rabu pagi, 7 Januari, selama sesi Asia, harga spot OANDA:XAUUSD berada di level tinggi, menyentuh USD 4.500/ons, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.549,71/ons yang tercatat pada akhir Desember. Ini bukan sekadar reli teknikal kecil. Ini adalah cerminan langsung dari kembalinya kecemasan geopolitik ke pusat perhatian pasar global.
Ketika Kekuatan Politik Menjadi Katalis Aset Safe Haven
Titik pemicunya berada di Venezuela.
Selama akhir pekan, Amerika Serikat melakukan operasi di Caracas dan menangkap Presiden Nicolás Maduro. Langkah ini segera mengubah struktur risiko pasar: arus modal keluar dari saham dan obligasi, lalu mengalir deras ke logam mulia.
Pada sesi hari Selasa, emas naik hampir 1%, ditutup di sekitar USD 4.494 per ons; kontrak berjangka emas AS ditutup pada USD 4.496,10 per ons. Para trader logam mulia bereaksi lebih cepat dibandingkan pasar lain—sebuah sinyal khas ketika risiko geopolitik menjadi variabel dominan.
Pesan pasar sangat jelas: ketika tatanan internasional diuji, emas kembali menjadi pilihan.
Venezuela: Guncangan Politik dan Persoalan Minyak
Penangkapan Maduro bukan sekadar peristiwa keamanan. Hal ini membuka peluang restrukturisasi industri minyak Venezuela di bawah pengaruh AS.
Gedung Putih diperkirakan akan bekerja sama dengan para pemimpin perusahaan energi untuk memulihkan produksi, yang telah turun dari lebih dari 3 juta barel per hari dua dekade lalu menjadi di bawah 1 juta barel per hari. Infrastruktur yang memburuk, kurangnya investasi, dan warisan nasionalisasi pada era Chávez telah menjadikan Venezuela sebagai “titik macet” geoekonomi.
Bagi pasar, ceritanya bukan hanya soal minyak. Ini adalah preseden bahwa Washington bersedia bertindak langsung untuk membentuk ulang tatanan di kawasan strategis. Setiap preseden semacam ini meningkatkan “premi risiko geopolitik”, yang biasanya pertama kali tercermin pada harga emas.
Greenland: Front Lain dari Ketegangan Strategis
Seiring dengan Venezuela, Presiden Trump terus menyebut Greenland—sebuah pulau dengan posisi kunci dalam sistem pertahanan Arktik dan kaya akan sumber daya mineral. Respons Eropa terbilang langka dan solid: menegaskan kedaulatan, menolak tekanan sepihak, serta menekankan bahwa keamanan Arktik harus didasarkan pada kerja sama NATO.
Ini bukan sengketa diplomatik biasa. Ini mencerminkan pergeseran dari persaingan ekonomi menuju persaingan ruang strategis. Ketika kekuatan besar mulai “mengukur batas wilayah dengan kekuatan”, pasar menilai ulang seluruh risiko sistemik—dan emas terus dibeli sebagai bentuk asuransi.
Kebijakan Moneter: Pilar Kedua Penopang Tren Naik
Selain geopolitik, ekspektasi terhadap The Fed semakin memperkuat emas.
Investor menantikan data ketenagakerjaan AS, khususnya laporan nonfarm payrolls. Proyeksi saat ini menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang moderat, mengindikasikan tekanan berkelanjutan menuju penurunan suku bunga. Pasar telah memperhitungkan kemungkinan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.
Institusi besar juga menaikkan proyeksi mereka: Morgan Stanley melihat emas mencapai USD 4.800 per ons pada akhir tahun; UBS menilai level USD 5.000 per ons bisa dicapai lebih cepat, didukung oleh suku bunga yang lebih rendah, defisit fiskal yang meningkat, dan permintaan berkelanjutan dari bank sentral.
Singkatnya: geopolitik memberi dorongan, kebijakan moneter menyediakan dasar penopang.
Bukan Hanya Emas: Perak dan Sinyal Pendukung
Harga perak melonjak lebih dari 6% pada sesi Selasa menjadi USD 81,21 per ons, melanjutkan kenaikan di Asia. Keselarasan di seluruh kelompok logam mulia menunjukkan bahwa ini bukan sekadar lonjakan teknikal sesaat, melainkan pergeseran posisi aset yang bersifat struktural.
Dolar AS sedikit menguat; imbal hasil obligasi naik seiring pasar menunggu data. Namun reaksi emas menunjukkan bahwa suku bunga bukan lagi satu-satunya variabel penentu. Ketika risiko politik mendominasi, peran safe haven lebih diutamakan dibandingkan imbal hasil nominal.
Siklus Bullish Emas Kembali Ditegaskan
Pada awal 2026, pasar menghadapi realitas baru: kekuatan geopolitik kembali membentuk harga aset. Venezuela, Greenland, dan sinyal keras dari Washington bukanlah peristiwa terpisah; semuanya merupakan manifestasi dari tatanan global yang sedang direstrukturisasi.
Emas, setelah naik lebih dari 60% tahun lalu, tidak lagi sekadar “lindung nilai inflasi”. Ia kembali pada fungsi dasarnya: asuransi terhadap risiko sistemik.
Dengan dukungan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan rangkaian ketidakstabilan strategis yang berkepanjangan, kemungkinan emas menguji dan melampaui USD 5.000 per ons bukan lagi skenario ekstrem.
Pertanyaannya bukan apakah emas masih bisa naik.
Pertanyaan sebenarnya adalah: dunia sedang memasuki fase di mana biaya ketidakstabilan akan dihargai semakin mahal—dan emas adalah aset di mana pasar bersedia membayar harga tersebut.
JUAL XAUUSD HARGA 4520 – 4518 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4524
→ Take Profit 1: 4512
↨
→ Take Profit 2: 4506
BELI XAUUSD HARGA 4400 – 4402 ⚡️
↠↠ Stop Loss 4396
→ Take Profit 1: 4408
↨
→ Take Profit 2: 4414
Emas masih bullish — penurunan harga adalah peluangSetelah penurunan tajam, emas telah membentuk titik terendah yang secara bertahap lebih tinggi dan merebut kembali zona penawaran lama → berbalik menjadi zona permintaan. Area yang ditandai bertindak sebagai zona keseimbangan/penyerapan untuk tekanan jual.
Skenario yang lebih disukai adalah penurunan harga ke zona permintaan → mempertahankan struktur tren naik, kemudian melanjutkan tren naik menuju level yang lebih tinggi seperti yang ditunjukkan oleh panah. Penembusan yang jelas di bawah zona ini akan membatalkan skenario bullish.
Di sisi lain, USD sedang mendingin dan aliran uang defensif masih mendukung emas, sehingga koreksi jangka pendek saat ini lebih merupakan fase akumulasi ulang daripada pembalikan.
Bagaimana pandangan Anda? Apakah ini hanya penurunan harga yang sehat sebelum kenaikan selanjutnya?
XAUUSD – Reset Sehat Sebelum Kelanjutan TrenHalo, saya David.
Melihat grafik XAUUSD H4, penilaian saya adalah emas saat ini sedang mengalami retracement teknikal yang terukur di dalam sebuah tren naik yang sudah terbentuk dengan jelas. Setelah gagal bertahan di atas batas atas ascending channel, harga berbalik arah dan turun secara terkontrol untuk menguji kembali support dinamis dari channel tersebut. Pergerakan ini bukanlah sinyal pembalikan bearish, melainkan jeda alami setelah fase kenaikan yang agresif.
Hal yang patut mendapat perhatian khusus adalah reaksi harga di area support. Momentum penurunan terlihat jelas mulai melemah, dan tekanan jual tidak lagi meningkat. Sebaliknya, harga mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, yang mengindikasikan bahwa likuiditas sisi jual sedang diserap di zona support yang telah ditandai. Dalam lingkungan pasar yang bullish kuat, pullback seperti ini berfungsi sebagai proses validasi, di mana pasar menguji apakah buyer masih bersedia mempertahankan level harga yang lebih tinggi.
Dari sudut pandang struktur, ascending channel masih sepenuhnya dihormati. Harga belum menembus batas bawah channel, dan penurunan saat ini masih berada dalam batas koreksi yang sehat. Dengan demikian, struktur bullish jangka menengah tetap terjaga. Saya tidak melihat karakteristik distribusi yang jelas; sebaliknya, pergerakan ini lebih menyerupai proses reset posisi pasar sebelum kelanjutan tren utama.
Skenario utama saya adalah emas akan berkonsolidasi di sekitar area support dinamis, yang ditandai sebagai zona BUY pada grafik. Selama harga mampu bertahan di area ini dan terus membentuk higher low, probabilitas terjadinya rebound teknikal akan semakin besar. Rebound tersebut berpotensi membawa harga kembali menguji zona resistance bagian atas. Penembusan yang bersih dan penerimaan harga di atas resistance tersebut akan menjadi sinyal penguatan tren lanjutan dan membuka ruang menuju level yang lebih tinggi.
Dari sisi fundamental, kondisi global secara umum masih mendukung emas. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang terus berlangsung menjaga permintaan aset safe haven, sementara ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve yang relatif akomodatif membatasi tekanan penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan turun pada emas lebih tepat dipandang sebagai peluang untuk masuk kembali, bukan sebagai peringatan kegagalan tren.
Sebagai kesimpulan, saya melihat pullback saat ini sebagai reset yang konstruktif, bukan sebuah ancaman. Jika support terus bertahan dan buyer kembali mengambil kendali, emas berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan kenaikannya dan menantang level resistance yang lebih tinggi pada sesi-sesi berikutnya.
Berdaganglah dengan kesabaran, disiplin, dan selalu menghormati struktur pasar.
Struktur Tren Emas Tetap Terjaga di Tengah KonsolidasiHalo semuanya, David di sini!
Emas terus mendapatkan dukungan yang jelas dari faktor-faktor makroekonomi. Ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan sikap dovish sepanjang tahun 2026 terus menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Ketika yield melemah, biaya peluang untuk memegang emas ikut menurun, sehingga mendorong rotasi modal kembali ke logam mulia. Selain itu, risiko geopolitik yang masih berlangsung serta ketidakpastian ekonomi global yang belum terselesaikan membuat emas tetap menjadi aset defensif pilihan.
Dari sisi teknikal, saya belum melihat adanya tanda pembalikan tren pada tahap ini. Pada timeframe H4, struktur bullish masih terjaga dengan sangat solid, ditandai oleh rangkaian higher low yang jelas. Garis tren naik yang terbentuk sejak November hingga saat ini masih terus dihormati oleh harga, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi arah pasar jangka menengah.
Zona harga 4.28x–4.30x memegang peranan krusial dalam keseluruhan struktur pasar. Area ini sebelumnya berfungsi sebagai resistance kuat, dan setelah berhasil ditembus, kini telah berubah peran menjadi support—sebuah zona pergantian peran yang bersih. Reaksi harga yang berulang serta pantulan dari area ini mengindikasikan bahwa pasar mulai menerima level harga yang lebih tinggi, bukan memasuki fase distribusi.
Setelah koreksi tajam dari puncak terbaru, perilaku harga menunjukkan bahwa tekanan jual telah kehilangan momentumnya. Alih-alih melanjutkan penurunan, harga mulai bergerak konsolidatif dan membentuk struktur yang menyerupai inverse Head & Shoulders. Bahu kanan terlihat relatif rapat, menandakan melemahnya tekanan bearish dan adanya proses penyerapan suplai. Fase seperti ini sering kali menjadi “jeda” sebelum tren utama kembali berlanjut.
Skenario jangka pendek yang saya prioritaskan adalah terjadinya penembusan ringan di atas resistance atas, diikuti dengan pullback untuk menguji kembali area yang baru saja ditembus. Selama support di bawah tetap terjaga, koreksi ini bersifat teknikal semata. Dalam kondisi tersebut, emas memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan kenaikan menuju area 4.49x dalam beberapa sesi ke depan.
Semoga trading Anda berjalan sukses.
Emas bergeser ke arah kelanjutan tren — pembeli mulai masukXAUUSD telah menembus saluran menurun, membentuk titik terendah yang lebih tinggi di zona reaksi kuat (titik yang dilingkari).
Harga saat ini bertahan di atas awan Ichimoku, dan didukung oleh garis tren naik baru, yang menunjukkan bahwa momentum naik sedang terkonsolidasi.
Zona hijau di bawah bertindak sebagai permintaan/dukungan dinamis dalam struktur saat ini.
Skenario Harga
Jika harga bertahan di atas zona permintaan + garis tren, skenario yang lebih disukai adalah:
Penurunan harga dangkal / akumulasi jangka pendek
Kemudian kelanjutan tren naik, menuju zona resistensi atas sekitar 4.550 (zona target)
Apakah Anda menganggap ini sebagai kelanjutan tren atau perlu konfirmasi lebih lanjut?
Setuju atau tidak setuju?
Harga emas didorong oleh geopolitik dan data ekonomiPasar OANDA:XAUUSD memasuki tanggal 6 Januari dengan pesan yang jelas: momentum kenaikan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Selama sesi perdagangan Asia, harga emas spot terus bergerak di sekitar $4.465 per ons, melanjutkan lonjakan kuat dari sesi sebelumnya. Pergerakan ini bukanlah sesuatu yang acak, melainkan hasil dari dua kekuatan yang berjalan bersamaan: meningkatnya ketidakstabilan geopolitik dan melemahnya sinyal dari ekonomi AS.
Cerita ini dimulai di Amerika Latin. Intervensi militer Washington di Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro segera memicu permintaan global terhadap aset safe haven. Pasar bereaksi bukan hanya terhadap satu peristiwa, tetapi terhadap risiko eskalasi konflik yang lebih luas.
Pernyataan lanjutan dari Presiden Trump, yang mengisyaratkan kemungkinan aksi militer terhadap Kolombia terkait isu perdagangan narkoba, menambah lapisan risiko geopolitik baru bagi para investor. Dalam konteks ini, emas kembali dipilih sebagai “jangkar defensif.”
Pasar bereaksi dengan cepat. Pada hari Senin, emas naik $116,61 atau hampir 2,7%, dan ditutup di sekitar $4.448,87 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi satu minggu. Tak lama sebelumnya, logam mulia ini mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di sekitar $4.549,71 per ons pada akhir Desember, sebuah level yang menunjukkan ekspektasi jangka menengah tetap bullish.
Singkatnya, lonjakan emas saat ini bukan sekadar reaksi emosional, melainkan hasil dari pasar yang secara bersamaan memperhitungkan risiko geopolitik dan melemahnya ekonomi terbesar dunia. Ketika kedua faktor ini hadir bersamaan, emas dipandang bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai barometer ketidakamanan global.
SELL XAUUSD HARGA 4531 – 4529 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4535
→ Take Profit 1: 4523
↨
→ Take Profit 2: 4517
BUY XAUUSD HARGA 4400 – 4402 ⚡️
↠↠ Stop Loss: 4396
→ Take Profit 1: 4408
↨
→ Take Profit 2: 4414
Harga emas naik karena ketidakstabilan telah menjadi kenyataanPada awal sesi perdagangan minggu ini, pasar tidak lagi sekadar “mengantisipasi risiko.”
Risiko tersebut telah benar-benar terwujud.
Pada Senin pagi, harga spot OANDA:XAUUSD melonjak tajam di sesi Asia, menembus level $4.400/ons, dan sempat mencapai $4.421,53, naik hampir $90 hanya dalam beberapa jam. Perak naik hampir 4%. Ini bukan reaksi teknikal semata, melainkan arus dana ke aset safe haven sebagai respons terhadap guncangan geopolitik yang nyata.
Pada Sabtu dini hari, militer AS melancarkan operasi di Caracas, menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan membawanya ke New York untuk menghadapi tuntutan pidana terkait narkoba. Pada saat yang sama, Washington mengumumkan akan mengambil alih industri minyak Venezuela, setidaknya selama periode “transisi”.
Inilah poin krusialnya: pasar tidak bereaksi terhadap kata-kata Trump, melainkan terhadap tindakan nyata yang telah dilakukan.
Pandangan pribadi! Emas mencerminkan dunia yang semakin tidak stabil.
Penangkapan seorang kepala negara yang masih menjabat, pengambilalihan industri minyak negara lain, serta sinyal kesediaan untuk memperluas intervensi militer telah mendorong risiko geopolitik ke tingkat yang benar-benar baru. Dalam konteks ini, emas tidak membutuhkan alasan tambahan untuk naik; cukup dengan ketidakpastian yang berkepanjangan.
Reli ini adalah penilaian ulang terhadap risiko sistemik, bukan euforia spekulatif. Jika ketegangan tetap “terbuka”, logam mulia kemungkinan akan mempertahankan perannya sebagai penyimpan nilai utama, meskipun ada volatilitas jangka pendek.
Dengan kata lain: emas tidak naik karena dunia menjadi lebih baik, tetapi karena dunia menjadi semakin tidak dapat diprediksi.
SELL XAUUSD PRICE 4468 - 4466⚡️
↠↠ Stop Loss 4472
→ Take Profit 1 4460
↨
→ Take Profit 2 4454
ANALISIS DAN KOMENTAR PASAR EMAS - [5 Januari - 9 Januari]OANDA:XAUUSD Harga sedang memasuki fase jeda dalam tren naiknya, namun struktur tren utama belum rusak. Setelah breakout kuat di akhir tahun 2025, emas mengalami koreksi dari zona Fibonacci 0.618–0.786 dan saat ini berkonsolidasi tepat di atas klaster support dinamis di sekitar EMA21, pada area 4.28x–4.33x USD.
Secara struktural, pasar masih mempertahankan rangkaian higher low, yang menunjukkan bahwa tekanan jual lebih bersifat aksi ambil untung jangka pendek daripada pembalikan tren. Kanal uptrend jangka menengah tetap valid; ketidakmampuan harga untuk menembus secara tegas level 4.38x USD mencerminkan tarik-menarik alami antara pembeli jangka panjang dan investor jangka pendek yang lebih berhati-hati setelah periode kenaikan yang cepat.
RSI telah mendingin dari zona overbought namun tetap berada di atas level netral, yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan sedang diakumulasi kembali, bukan melemah. Ini adalah pola umum sebelum pasar memutuskan untuk memasuki siklus uptrend baru.
Kondisi untuk pergerakan naik berikutnya cukup jelas: harga perlu menutup secara konsisten di atas area 4.38x USD, sekaligus menembus batas atas zona konsolidasi saat ini. Target berikutnya berada di 4.53x–4.71x USD, yang sesuai dengan level ekstensi Fibonacci dan sumbu atas dari kanal harga.
Sebaliknya, risiko koreksi tetap ada jika harga kehilangan zona support 4.28x–4.24x USD. Skenario ini dapat menarik emas turun lebih jauh ke area 4.13x USD, di mana level Fibonacci 0.236 bertemu dengan support struktural jangka menengah. Namun, selama zona ini tidak ditembus secara tegas, penurunan saat ini masih harus dipandang sebagai koreksi dalam tren naik, bukan pembalikan tren.
Emas tidak melemah; pasar hanya melambat untuk “mengumpulkan momentum”. Dengan ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan suku bunga AS yang lebih dovish, fase konsolidasi saat ini lebih mungkin menjadi persiapan untuk reli lanjutan daripada sinyal berakhirnya tren.
SELL XAUUSD PRICE 4432 - 4430⚡️
↠↠ Stop Loss 4436
BUY XAUUSD PRICE 4229 - 4231⚡️
↠↠ Stop Loss 4225
XAU/USD – Rebound Bullish, Beli di Level SupportStruktur Harga:
Tren secara keseluruhan tetap berupa tren naik; penurunan baru-baru ini hanyalah koreksi teknis setelah harga gagal mempertahankan puncak jangka pendeknya.
Zona Kunci:
Harga bereaksi kuat di 4.270 – 4.280 → zona permintaan + dasar struktural.
Area ini bertepatan dengan EMA89, bertindak sebagai support dinamis yang penting.
Konsolidasi Makroekonomi:
USD menunjukkan tanda-tanda pelemahan di awal tahun → mendukung emas.
Ekspektasi perubahan kebijakan Fed/mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama terus membuat emas menarik sebagai aset safe-haven.
Skenario Bullish (Pilihan):
Cari peluang Beli di sekitar 4.280 – 4.300 ketika harga bertahan di atas support.
TP1: 4.380 – 4.400
TP2: 4.450 – 4.480
Emas bersiap untuk kenaikan selanjutnyaXAUUSD baru saja mengalami penurunan tajam dari puncaknya, tetapi harga telah kembali ke zona permintaan penting (basis akumulasi sebelumnya). Struktur keseluruhan tetap higher-low, menunjukkan bahwa tekanan beli jangka menengah belum ditembus.
Jika zona permintaan ini terus bertahan, harga mungkin akan terkonsolidasi – membentuk dasar jangka pendek sebelum membuka pemulihan menuju zona penawaran di atas.
Struktur beli saat harga turun atau hanya pantulan sementara?
👉 Bagaimana pendapat Anda — setuju atau tidak setuju?
ANALISIS EMAS 01/05/20261. ANALISIS FUNDAMENTAL:
a) Ekonomi:
• USD:
USD bergerak sideways dan dalam fase akumulasi, belum membentuk tren naik baru yang jelas. Hal ini membatasi tekanan penurunan yang kuat pada emas; penurunan saat ini sebagian besar merupakan koreksi teknikal.
• Pasar Saham AS:
Saham AS bergerak dengan hati-hati di awal tahun, arus modal belum meledak → belum cukup kuat untuk menarik dana keluar dari emas.
• FED:
Ekspektasi pasar masih condong ke arah siklus pelonggaran kebijakan tahun ini, yang mendukung tren jangka menengah hingga panjang emas.
• TRUMP:
Sikap keras Donald Trump, khususnya terkait Venezuela, meningkatkan risiko geopolitik laten dan memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
• ETF Emas:
SPDR Gold Trust mencatat penjualan bersih dalam dua sesi terakhir → tekanan ambil untung jangka pendek dan penyesuaian portofolio awal tahun.
Namun, volume penjualan tersebut belum cukup besar untuk merusak tren naik jangka menengah.
b) Politik:
Serangan AS terhadap Venezuela berakhir sangat cepat; emas berpotensi membuka dengan gap up pada sesi pagi 05/01/26. Perdagangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pasar aktual demi keamanan, bukan berfokus pada event ini dengan volume terlalu besar.
c) Sentimen pasar:
• Pasar berada dalam kondisi risk-on yang berhati-hati.
• Bank sentral terus mengakumulasi emas secara agresif sebagai strategi jangka panjang.
• Permintaan emas fisik di Asia meningkat menjelang akhir tahun dan Tahun Baru Imlek, berperan sebagai penopang harga yang kuat.
2. ANALISIS TEKNIKAL:
Struktur harga:
• Setelah membentuk ATH, emas mengalami koreksi tajam dan membentuk tren turun jangka pendek.
• Saat ini harga sedang menguji kembali area support bawah dan mulai menunjukkan reaksi rebound teknikal.
Indikator:
• MA20 memotong ke bawah MA50 pada timeframe M30, menandakan pembalikan naik belum didukung kuat. Namun pada timeframe yang lebih kecil, candle sudah ditutup di atas MA20 dan MA20 terlihat menanjak jelas, mendukung potensi kenaikan.
• RSI berada di area oversold pada M30, muncul divergensi tersembunyi ringan yang mendukung kenaikan emas.
• Volume beli mulai muncul dan meningkat secara bertahap.
⇒ Kesimpulan teknikal: Bullish
RESISTANCE: 4.353 – 4.380 – 4.403 – 4.430
SUPPORT: 4.309 – 4.288 – 4.263
3. PERGERAKAN PASAR SEBELUMNYA (02/01/26):
• Harga naik tajam dari 4.309 ke 4.403 lalu turun kuat kembali ke level awal 4.309 dalam satu hari yang sama.
• RSI menyentuh area rendah → muncul reaksi rebound teknikal.
• Belum ada sinyal jelas pematahan struktur naik; bias masih cenderung sideways – rebound korektif dalam tren turun jangka pendek.
4. STRATEGI HARI INI (05/01/26):
🪙 SELL XAUUSD | 4388 – 4386
• SL: 4392
• TP1: 4380
• TP2: 4374
🪙 BUY XAUUSD | 4268 – 4270
• SL: 4264
• TP1: 4276
• TP2: 4282
SRIUS : Brent Oil Bersiap Downtrend menuju USD36 (Or Is it?)SRIUS : Brent Oil Bersiap Downtrend menuju USD36 (Or Is it?)
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 260105
Brent Oil ( TVC:UKOIL ) sedang menguji Support di USD58an. Namun ada Down Trendline sejak Juni 2025 dan merupakan Acceleration Down Trendline dari sejak September 2023. Dengan demikian, peluang terjadinya Breakdown Support cukup besar dan ancaman Brent turun menuju USD36 pun cukup besar. Level USD36 adalah Higher Low dari Uptrend sejak 1Q20.
Brent membatalkan ancaman Downtrend apabila terjadi Breakout di level USD65. Resistance berikutnya ada di USD70 dan USD80.
Saat ini Brent berada di bawah SMA60 sehingga kecenderungan Downtrend yang cukup besar. Namun kami melihat Stochastic Oscillator secara Weekly Chart sedang memberikan sinyal Buy sehingga ada potensi naik untuk beberapa minggu ke depan. Parabolic SAR di level USD63 pun kemungkinan besar segera di Breakout yang memberikan sinyal Brent dapat naik menuju SMA60 di sekitar USD68. Selama belum Breakout SMA60, Downtrend pada Brent masih intact.
Peristiwa agresi militer AS ke Venezuela dapat meningkatkan ketegangan geopolitik yang berpengaruh terhadap industri energi khususnya migas. Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar (yang belum diproses secara baik sehingga bukan merupakan top oil producer). Penguasaan AS terhadap Venezuela menyebabkan AS “kebal” terhadap ancaman minyak sebagai senjata - yang biasa digunakan oleh negara Timur Tengah, termasuk Iran. Adanya perubahan peta risiko geopolitik ini menjadi penting dan dapat memicu berbagai macam ketidakpastian di pasar keuangan.
EMA: Kapan Sebaiknya TIDAK Masuk PosisiSebagian besar trader melihat EMA sebagai alat pemberi sinyal. Harga menyentuh EMA lalu mencari BUY, harga menembus ke bawah lalu berpikir SELL. Pendekatan ini umum dan mudah digunakan, tetapi justru karena itu banyak orang melewatkan peran terpenting EMA: menyaring trade yang seharusnya tidak dilakukan.
Pada kenyataannya, banyak kerugian bukan berasal dari kesalahan teknis saat entry, melainkan dari kesalahan membaca kondisi pasar. Setelah kenaikan yang kuat, harga sering melambat, rentang menyempit, dan candle mulai bergerak sideways. Perasaan bahwa harga sudah “terlalu tinggi” muncul dengan alami. Namun, jika EMA masih menanjak dan harga belum didorong ke bawahnya, pasar sebenarnya hanya sedang beristirahat dan mengakumulasi tenaga, bukan menolak tren. Dalam kondisi ini, EMA tidak memberi sinyal beli atau jual, tetapi secara diam-diam mengatakan bahwa ini belum saatnya melawan arah.
Sebaliknya, ketika EMA menurun dan harga terus tertahan di bawahnya, pasar berada dalam kondisi downtrend. Pullback menuju EMA sering terlihat masuk akal: candle hijau lebih jelas, koreksi rapi, bahkan terkadang didukung oleh berita. Namun selama harga tidak mampu bertahan di atas EMA, pergerakan tersebut hanyalah koreksi dalam tren turun, bukan perubahan struktur. Di sini, EMA berfungsi sebagai batas penerimaan pasar, menunjukkan bahwa kekuatan buyer belum cukup untuk membalikkan tren utama.
Nilai terbesar EMA justru terlihat saat pasar tidak memiliki tren. EMA datar, harga bolak-balik menembusnya, sinyal muncul banyak tetapi efektivitas rendah. Dalam kondisi seperti ini, EMA tidak membantu Anda masuk lebih baik, melainkan membantu menyadari bahwa pasar tidak memiliki keunggulan. Dan terkadang, tidak masuk pasar adalah keputusan yang paling sulit — namun juga paling tepat.
EMA tidak memprediksi masa depan dan tidak menjanjikan profit. Ia hanya menjawab satu pertanyaan penting: arah mana yang sedang diterima pasar, dan apakah Anda berada di sisi yang salah. Ketika dipahami seperti ini, EMA bukan lagi alat untuk trading lebih sering, melainkan filter disiplin yang membantu trader menghindari keputusan emosional dan hanya masuk ketika konteks benar-benar mendukung.
Emas Bangkit dari Area Support KunciHarga emas kembali menguat dan menembus level 4.350 USD pada jam-jam awal perdagangan hari Rabu, sekaligus menghentikan fase koreksi sebelumnya. Saat ini, pasar menemukan dukungan yang solid di area 4.300 USD, yang menjadi fondasi bagi pergerakan rebound terbaru.
Kembalinya kekuatan emas didukung oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan di Amerika Serikat pada tahun 2026. Lingkungan suku bunga yang lebih rendah akan menurunkan biaya peluang dalam memegang emas, sehingga membuat logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini menjadi lebih menarik bagi investor.
Dari sisi teknikal, prospek masih terlihat konstruktif. Seperti yang ditunjukkan pada grafik, area 4.300 USD merupakan level support kunci. Selama zona ini mampu dipertahankan, jalur dengan hambatan paling kecil tetap mengarah ke atas. Namun, jika support ini ditembus secara tegas, sebaiknya menunggu peluang baru di level harga yang lebih rendah.
Menurut Anda, apakah support ini mampu bertahan?
Silakan bagikan pandangan Anda di kolom komentar!
Emas Menguji Kredibilitas TrenXAUUSD (H2) gagal mempertahankan garis tren naik setelah mencapai puncaknya di sekitar 4,55x. Penurunan tajam di bawah kisaran 4,45x – 4,40x menunjukkan bahwa tren naik telah terputus, bukan lagi penarikan dangkal.
Saat ini, harga bereaksi di sekitar 4,30x – 4,33x, zona permintaan penting dari struktur sebelumnya.
Skenario:
Jika area 4.300 terus dipertahankan, pasar dapat membentuk rebound korektif, menuju wilayah 4.490 — di mana garis tren lama dan tekanan penawaran menunggu.
Pergerakan ini konsisten dengan konteks pengurangan leverage akhir tahun dan likuiditas tipis setelah periode pertumbuhan yang cepat.
👉 Setuju atau tidak setuju? Bagaimana pendapat Anda tentang emas di sini?
ANALISIS EMAS 30/12/2025Kemarin, emas naik hingga 4.550 pada awal sesi Asia lalu jatuh tajam sebesar 250 poin. Saya sudah memperingatkan potensi penurunan ini dalam analisis awal hari.
Pasar di hari-hari terakhir tahun ini memiliki likuiditas yang sangat tipis. Meski turun 240 poin, tetap tidak ada dorongan beli yang masuk.
Dalam periode ini, fokuslah mencari peluang beli menuju ATH baru. Beli saat harga turun. Jika level 4.309 ditembus, maka sebaiknya istirahat lebih awal.
🪙 SELL XAUUSD | 4412 – 4410
• SL: 4416
• TP1: 4404
• TP2: 4398
🪙 BUY XAUUSD | 4308 – 4310
• SL: 4304
• TP1: 4316
• TP2: 4322






















