Outlook CUAN - Potensi rebound di area Demand Zone? *NFA1. Tren Utama (Trend Analysis)
Saat ini, CUAN berada dalam fase bearish (tren menurun) yang cukup kuat dalam jangka pendek hingga menengah. Hal ini terlihat dari:
• Garis Tren Menurun (Descending Trendline): Harga terus tertahan di bawah garis diagonal putih. Setiap kali mencoba naik, harga selalu terpental kembali ke bawah.
• Struktur Harga: Harga membentuk lower highs (puncak yang lebih rendah) dan lower lows (lembah yang lebih rendah).
2. Area Supply dan Demand (S&D)
Grafik tersebut dengan jelas memetakan zona psikologis pasar:
• Supply Zone (Resistance): Berada di kisaran 2.050 - 2.150 (zona terdekat) dan 2.600 - 2.800 (zona kuat). Harga baru saja mengalami penolakan di zona supply 2.050, yang mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih mendominasi.
• Demand Zone (Support/Target): Area beli potensial berada di kisaran 1.590 - 1.690. Area ini ditandai sebagai "Rasional Target" yang didukung oleh level Fibonacci 1,236 dan 1,382.
3. Indikator Momentum (MACD)
Indikator MACD di bagian bawah memberikan sinyal konfirmasi:
• Garis MACD berada di bawah garis nol (negative territory).
• Histogram berwarna merah dan tampak melebar ke bawah, menunjukkan bahwa momentum penurunan masih sangat kuat dan belum ada tanda-tanda pelemahan tekanan jual (selling pressure).
4. Kesimpulan
Secara teknikal, pergerakan harga CUAN saat ini sedang menuju ke arah Demand Zone di bawah (area 1.590 - 1.690). Panah putih pada grafik menunjukkan proyeksi penurunan lebih lanjut karena harga gagal menembus resisten dinamis (garis tren).
Strategi yang Bisa Dipertimbangkan:
• Wait and See: Mengingat momentum masih bearish, risiko untuk melakukan pembelian saat ini tergolong tinggi karena harga sedang "mencari dasar".
• Buy on Weakness: Area 1.590 - 1.690 bisa dijadikan area pantauan (watchlist). Jika harga mencapai area tersebut dan muncul pola pembalikan arah (seperti hammer candle atau bullish divergence pada MACD), itu bisa menjadi peluang entry dengan risiko yang lebih terukur.
• Batasan Risiko: Jika harga menembus di bawah 1.580, maka pandangan "Rasional Target" ini bisa batal dan harga berisiko turun lebih dalam lagi.
Catatan: Analisis ini bersifat informatif dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda dengan mempertimbangkan profil risiko pribadi.
CDIA
Outlook CDIA - Downtrend channel atau Bullish Flag? *NFABerdasarkan chart PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) per tanggal 22 Januari 2026, berikut adalah interpretasi dan analisis teknikal mendalamnya:
1. Tren Harga dan Pola Grafik
Harga saat ini sedang berada dalam fase Downtrend atau tren menurun yang cukup konsisten sejak puncaknya di bulan Oktober 2025 (sekitar level 2.400).
• Descending Channel: Pergerakan harga membentuk pola descending channel (saluran menurun) atau falling wedge. Pola ini ditandai dengan titik higher high dan lower low yang terus menurun, yang dibatasi oleh dua garis tren sejajar.
• Posisi Saat Ini: Harga berada di area batas bawah (lower line) dari channel tersebut, yang biasanya merupakan titik jenuh jual (oversold).
2. Analisis Zona Supply & Demand
Chart ini dengan jelas memetakan area krusial bagi para trader:
• Demand Zone (1.382 – 1.425): Ini adalah area "tumpuan" atau support kuat. Terlihat ada indikasi harga sedang menuju atau sudah menyentuh area ini. Area ini dianggap sebagai zona beli potensial karena secara historis pembeli cenderung masuk di sini.
• Supply Zone (~1.700 – 1.800): Area ini menjadi hambatan atau resistance kuat di mana tekanan jual diperkirakan akan meningkat jika harga mencoba naik.
• Rasional Target (1.485): Angka ini merupakan harga penutupan saat ini yang dianggap sebagai level target rasional untuk akumulasi awal, mengingat kedekatannya dengan zona demand.
3. Indikator Teknikal
• MACD (Moving Average Convergence Divergence): Indikator MACD berada di area negatif (di bawah garis nol), yang mengonfirmasi bahwa momentum bearish masih mendominasi. Namun, garis MACD mulai terlihat mendatar, mengindikasikan pelemahan momentum turun.
• Supertrend: Garis Supertrend saat ini berada di atas harga (berwarna merah), menandakan bahwa secara sistem tren, CDIA masih dalam status Sell atau Downtrend jangka pendek hingga menengah.
Kesimpulan dan Strategi
Chart ini menunjukkan skenario "Buy on Weakness" (beli saat harga melemah) di dekat zona demand.
• Skenario Rebound: Jika harga mampu bertahan di atas level 1.382, terdapat potensi pantulan (rebound) menuju garis tengah channel atau bahkan menguji Supply Zone di kisaran 1.700-an.
• Risiko: Jika harga menembus ke bawah 1.382 (breakdown), maka tren penurunan akan berlanjut lebih dalam dan skenario rebound menjadi tidak valid.
Catatan: Volume transaksi (bar di bagian bawah harga) terlihat mulai menipis saat penurunan mendekati zona demand, yang sering kali merupakan sinyal awal bahwa tekanan jual mulai habis.

