SRIUS : Brent Menuju USD40SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251217
Crude Oil tipe Brent sedang menguji Support di USD59. Area ini sebenarnya adalah Fibonacci Retracement di level 60% (ditarik dari 2020 sampai awal 2022).
Penurunan di bawah level ini mengindikasikan potensi atau ancaman Brent untuk Uptrend akan mengecil.
Setelah Breakdown Support di USD59an, Brent berpotensi turun menuju Support berikutnya di USD40.
Level USD40 pun merupakan level 100% dari Fibonacci Projection yang ditarik dari Peak di 2022 sampai 2023.
Kenaikan Brent di atas USD70 akan membuka ancaman minyak bumi untuk naik kembali (ke USD100 sampai USD130)
Brentoil
Trump 3.0? Ini Indikator Risiko Global Dan Terhadap IndonesiaTrump 3.0? Ini Indikator Risiko Global Dan Terhadap Indonesia
Chart Monitor Mengenai Risiko versi Kami
TVC:VIX naik lebih tinggi dari dari kondisi sejak 5 bulan terakhir walaupun masih di bawah level Trump 2.0 (April 2025). Namun yes, VIX sedang naik dan menjelang Highest sejak Mei 2025.
Brent ( TVC:UKOIL ) sedang turun dalam Downtrend sehingga ada kemungkinan dalam waktu dekat akan berada di bawah Lowest 2025 di USD60.
Yield US 10Yr ( TVC:US10Y ) masih dalam trne turun dan bisa jadi segera berada di bawah 4% (new Lowest di 2025).
Yield Indonesia 10Yr ( TVC:ID10Y ) juga sudah membentuk New Lowest 2025 dan mendekati level 2021 di 6.1%-an.
Kesimpulan menurut kami adalah Investor mulai khawatir disaat sudah jelas ada perlambatan ekonomi (ditandai dengan Downtrend pada minyak bumi) sehingga bank sentral menurunkan suku bunga sebagai bentuk stimulus. Ketika Trump benar menaikkan tarif barang dari China ke US sebesar 100% maka tentu akan terjadi Inflasi.
Ditengah Cut Rate Cycle lalu muncul Inflasi, rasanya tak terbayangkan bagimana kondisi psikologis Investor.
We'll see.

