Memahami Siklus Halving Bitcoin untuk Memahami Struktur PasarChart ini menunjukkan siklus historis Bitcoin (BTC) terhadap USD dengan fokus pada setiap peristiwa Halving dan dampaknya terhadap pergerakan harga. Analisis menggunakan timeframe weekly untuk menangkap pola jangka panjang seperti fase akumulasi, bull run, dan bear market.
Garis putih putus-putus pada chart menandai tanggal Halving, yaitu momen ketika reward blok berkurang 50%. Secara historis, setiap Halving selalu menjadi awal fase bullish besar.
Tanggal Halving sebelumnya:
28 November 2012
9 Juli 2016
11 Mei 2020
20 April 2024
Proyeksi berikutnya: Maret 2028
Setelah Halving, Bitcoin biasanya memasuki fase ekspansi yang berlangsung lebih dari satu tahun sebelum mencapai All Time High (ATH).
Garis vertikal solid pada chart menandai transisi dari bull run ke bear market. Titik ini biasanya muncul setelah harga membentuk ATH dan mulai kehilangan momentum.
Dalam setiap siklus, terdapat tiga fase utama yang terus berulang:
Fase Bull Run (Post Halving)
Terjadi setelah Halving. Harga naik signifikan dan biasanya mencetak ATH baru. Ini adalah fase dengan return terbesar dalam satu siklus.
Fase Akumulasi Pra Halving
Terjadi menjelang Halving berikutnya. Harga cenderung bergerak sideways atau mengalami koreksi ringan sebelum siklus bullish baru dimulai.
Fase Bear Market
Terjadi setelah ATH. Harga terkoreksi tajam, sering kali lebih dari 50 persen dari puncaknya. Ini merupakan fase utama akumulasi bagi investor jangka panjang.
Jika melihat durasi bull run historis:
Siklus 2012 berlangsung 371 hari dari Halving ke ATH.
Siklus 2016 berlangsung 526 hari.
Siklus 2020 berlangsung 548 hari.
Siklus 2024 diproyeksikan sekitar 534 hari.
Rata-rata durasi bull run sekitar 481 hari. Jika pola ini berulang, maka ATH siklus saat ini berpotensi terjadi sekitar akhir Oktober 2025.
Untuk fase bear market, indikator seperti PI Cycle Low secara historis menandai bottom utama pasar. Dalam siklus sebelumnya, bottom terbentuk rata-rata sekitar 326 hari setelah ATH.
Jika ATH terjadi sekitar akhir 2025, maka bottom siklus ini berpotensi muncul sekitar September 2026 hingga Januari 2027. Setelah itu pasar kemungkinan memasuki fase akumulasi sebelum Halving 2028.
Proyeksi struktur 2024–2030 berdasarkan pola historis:
ATH sekitar Oktober 2025
Bear market sepanjang 2026
Bottom sekitar akhir 2026
Akumulasi sepanjang 2027
Halving Maret 2028
Bull run berikutnya 2028–2029
Potensi ATH baru akhir 2029 atau awal 2030
Jika disederhanakan, pola Bitcoin selama lebih dari 12 tahun terlihat seperti ini:
Halving → Harga naik → ATH → Harga turun → Bottom → Halving berikutnya → Berulang
Memahami siklus ini penting karena membantu menghindari FOMO di puncak, memaksimalkan akumulasi di fase yang tepat, dan mengurangi keputusan emosional.
Ini bukan tentang menebak harga secara presisi, melainkan memahami struktur pasar dan memposisikan diri sesuai fase siklus.
