Bitcoin (Mata Uang Crypto)
BTCUSD – Pola Descending Broadening Wedge dengan Zona Beli KunciBitcoin saat ini diperdagangkan dalam pola Descending Broadening Wedge pada timeframe 6 jam, sebuah pola yang biasanya menandakan peningkatan volatilitas sebelum kemungkinan breakout. Harga bergerak di antara dua trendline yang semakin melebar, dengan beberapa level beli krusial yang terbentuk di sepanjang struktur ini.
Descending Broadening Wedge Resistance Breakout di 94.543
Batas atas wedge, sekitar 93.000 hingga 94.500, berfungsi sebagai resistance dinamis. Jika Bitcoin berhasil menembus level ini, breakout bisa terjadi menuju target pertama di 108.000 dan berpotensi berlanjut hingga 124.407. Volume mengalami peningkatan di sekitar resistance, menunjukkan adanya partisipasi pasar yang kuat.
Ascending Trendline Rebound di 84.536
Level ini sejajar dengan trendline support yang naik di dalam wedge. Bitcoin sebelumnya telah memantul dari struktur tren serupa, menjadikannya zona penting untuk diamati sebagai potensi titik rebound.
Kemungkinan Double Bottom di 79.006
Level 79.000 telah berfungsi sebagai support dalam pergerakan harga sebelumnya, menciptakan kemungkinan skenario double bottom. Jika harga stabil di sini, itu bisa menjadi tanda awal pembalikan tren dalam wedge.
Descending Broadening Wedge Support di 75.092
Batas bawah dari pola ini, sekitar 75.000, tetap menjadi level support utama. Ini adalah titik di mana pergerakan turun sebelumnya menemukan minat beli, menjadikannya area krusial untuk kemungkinan pembalikan harga.
Stop Loss di 69.000 hingga 68.000
Penurunan di bawah kisaran ini akan mengindikasikan bahwa struktur wedge telah gagal, membuka kemungkinan pergerakan turun lebih lanjut.
Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi yang semakin melebar, dengan peningkatan volume yang menunjukkan aktivitas pasar yang lebih intens. Selama harga tetap menghormati batas-batas wedge, level-level kunci ini memberikan peluang potensial untuk posisi menjelang breakout.
Ekspektasi Penurunan BTCUSD, Tunggu Reversal atau Jual?Bitcoin gagal mempertahankan kenaikan → Setelah reli 10%, BTC kembali ke sekitar 92K, mencerminkan aksi ambil untung.
Trump umumkan "US Crypto Reserve" → Bitcoin, Ether, XRP, SOL, dan ADA akan masuk dalam cadangan strategis AS. Ini bisa menjadi katalis bullish jangka panjang.
Pasar masih menunggu detail lebih lanjut → Ketidakjelasan mekanisme cadangan ini membuat trader bersikap hati-hati menjelang White House Crypto Summit pada hari Jumat.
Sentimen masih campuran → Kekhawatiran atas kebijakan perdagangan Trump dan kondisi ekonomi AS sempat menekan pasar sebelum pengumuman ini memberikan dorongan.
Outlook secara fundamental: Netral cenderung bullish
Jika ada kejelasan positif dari White House Crypto Summit, BTC bisa melanjutkan reli.
Jika detailnya mengecewakan atau memicu ketidakpastian, BTC bisa terkoreksi lebih lanjut.
Secara teknikal, ekspektasi saya untuk BITSTAMP:BTCUSD adalah bearish dan menarketkan level harga 69778. Old high di 20 Januari dan 21 Februari bertindak sebagai Buy Stop Run. Hal ini diperkuat oleh -FVG yang menahan kenaikan harga.
BTCUSDT (A dan B) TargetBTCUSDT sepertinya masih ada Penurunan yang sangat tajam dikarenakan tekanan Seller masih sangat kuat adapun untuk saat ini BTC sedang retest ke 91K, jika 91k ini break body maka bisa jadi akan melanjutkan kenaikan akan tetapi secara teknik yang saya pakai belum ada tanda tanda rijection yang paling dari sisi Sell Side Liquidity,,, kemungkinan besar masih akan Terjun Ke target B.
ICT Pernah Bilang Kalau Bitcoin Akan $0, Apakah Ini Waktunya?Saya menerjemahkan hal ini secara bebas: "kalau nggak tahu, jangan sok tahu." Karena itu, beberapa bulan (atau tahun) setelahnya, beliau menargetkan harga BTCUSD.
Saat ini, saya melihat ada "SMT" antara BTCUSD dan ETHUSD, yang mungkin menandakan awal dari bearish BTCUSD. Tapi ingat, memulai analisa dengan SMT sangat tidak dianjurkan. Kenapa?
Lihat postingan saya di TradingView, X (dulu Twitter), dan Threads beberapa bulan lalu, saat harga belum menyentuh $100K - Ekspektasi saya harga turun setelah ada SMT. Faktanya, harga terus naik hingga menembus $100K.
ICT pernah bilang, "Bitcoin akan ke 0." Sebenarnya, siapa pun bisa mengatakan itu. Tapi apakah realitanya begitu? Jika tidak, cari sumber yang lebih kredibel dan pikirkan cara berpartisipasi dalam pergerakan tersebut (Jika Bearish → Sell program).
Dalam analisa teknikal, market tidak bisa disebut bullish jika harga belum naik. Begitu pula dalam kasus ini, kita tidak bisa bilang BTCUSD turun jika harganya belum benar-benar turun (apalagi sampai $0).
Jika Anda belajar dari TR (Crypto Influencer), mungkin Anda akan membeli saat Bitcoin drop, mencicil tiap bulan dengan ekspektasi menuju $200K—cara khas investor.
Sebagai trader, kita tidak bisa menelan informasi mentah-mentah. Kita harus riset market sendiri. Jika ekspektasi Bullish ada di Monthly, tanyakan: apakah Weekly sudah cukup kuat untuk Bullish, atau masih Bearish? Ulangi hingga timeframe kecil (misal 1 menit). Sama seperti indikator teknikal di TradingView (di Crypto mungkin tidak ada, tapi bisa dilihat di Forex dan Komoditas), mulai dari Monthly - Weekly - Daily - 4H - 1H - 15m - 5m - 1m.
Lalu, bagaimana ekspektasi Bitcoin ke depan? Saya tidak tahu pasti, tapi tekanan Bearish masih kuat. Jangan terburu-buru membeli hanya karena harga murah.
Seperti filosofi "Look First, Then Leap" di TradingView: Tunggu hingga jelas, baru entry!
Saya Habis Analisa Bitcoin Secara Komprehensif. Dan Hasilnya....Saya melakukan analisa Bitcoin dari TF 1 bulan, 1 minggu, sampai 1 hari
Pada dasarnya kesimpulan saya adalah: Bitcoin sudah mulai kehilangan momentum bullishnya, namun BELUM BEARISH
Jadi, hati-hati, dan siaga kalau tiba-tiba momentum shift ke bearish
BTCUSDT medium swing tradeBTCUSDT plan A dan plan B medium swing trade...
"‼️‼️Peringatan: Informasi dan sinyal forex yang dibagikan di Saluran ini bukan merupakan saran keuangan atau rekomendasi trading. Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan trading Anda sendiri. Jika Anda memilih untuk mengikuti sinyal atau informasi yang diberikan, lakukan dengan risiko Anda sendiri. Segala kerugian atau dampak negatif adalah tanggung jawab pribadi masing-masing anggota. Harap selalu lakukan riset dan konsultasi dengan ahli keuangan sebelum mengambil keputusan trading."
Analisis Bollinger Bands & Strategi Akumulasi BTC/USDBerdasarkan grafik BTC/USD dengan indikator Bollinger Bands pada time frame 12 jam, terlihat bahwa harga telah beberapa kali menyentuh atau menembus lower band yang menunjukkan kondisi oversold. Setiap kali harga masuk ke area oversold ini, BTC/USD selalu mengalami kenaikan dalam waktu yang relatif singkat, menunjukkan adanya pola akumulasi yang kuat dari pelaku pasar. Pola ini berulang, dimana harga tidak pernah bertahan dalam kondisi oversold lebih dari tiga candle berturut-turut (36 jam) sebelum akhirnya mengalami rebound. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual hanya bersifat sementara sebelum pembeli mulai masuk dan mendorong harga naik kembali.
Melihat pola ini, strategi trading yang dapat diterapkan adalah membeli ketika harga kembali menyentuh zona akumulasi di sekitar 95.400 sebagai area beli potensial. Jika harga kembali mengalami penurunan lebih dalam, level support kuat berikutnya berada di 89.280, yang dapat menjadi titik validasi krusial sebelum mempertimbangkan perubahan tren. Entry dapat dilakukan ketika harga menyentuh lower band dan muncul konfirmasi price action bullish, seperti candlestick pin bar, doji, atau bullish engulfing, yang menandakan bahwa pembeli mulai menguasai pasar. Target kenaikan berada di sekitar 108.160, sebagai resistance terdekat yang berpotensi dicapai jika pola kenaikan sebelumnya kembali terulang.
Dari sisi manajemen risiko, stop loss tidak perlu langsung dipasang ketika harga menyentuh lower band, mengingat pola sebelumnya menunjukkan bahwa BTC/USD tidak bertahan dalam kondisi oversold lebih dari tiga candle. Namun, jika oversold masih terjadi hingga candle ke-4 (48 jam setelah sinyal awal), maka ini menjadi indikasi bahwa tekanan jual lebih kuat dari sebelumnya dan kemungkinan besar tren jangka pendek telah berubah.
Berdasarkan pola historis yang telah terjadi, harga berpotensi kembali mengalami rebound jika memasuki zona oversold (pada chart ditandai dengan persegi berwarna kuning) dan membentuk konfirmasi bullish. Oleh karena itu, pendekatan akumulasi di level support utama tetap menjadi strategi yang berpeluang menghasilkan profit, dengan catatan bahwa manajemen risiko harus diterapkan dengan disiplin. Jika harga turun lebih dalam dan tetap oversold selama 48 jam, skenario bullish bisa dianggap gagal, dan perlu strategi re-entry yang lebih aman. Dengan memahami pola ini, trader bisa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan tanpa terburu-buru, serta tetap waspada terhadap potensi perubahan tren di pasar.
Alchemist AI (NYARI ENTRY)alt coin sudah memasuki area konsolidasi ,, skg tinggal menunggu waktu tang tepat buat entry, $ALCH ini salah satu aset yang saya incer ,, menurut saya aset ini mempunya potensi yang lumayan besar ,, untuk entry dan exit ada di chart,, btw ini swing trade ya,, potensi midterm ada di $0.45 ... gudlak
Outlook Bitcoin 7 Februari 2025GM!
Oke let's go kita lihat outlook pasar crypto seperti apa menjelang NFP nanti malam ya guys
Buat yang ada posisi dengan leverage, for the sake of safety, pertimbangkan untuk dikurangi ukurannya (bisa marginnya, bisa leveragenya) biar gak kegocek volatilitas NFP
Let's go!
Mulai dari Bitcoin ya
Kalau kita lihat di timeframe 1 hari, Bitcoin menutup hari kemarin dengan doji, yang menandakan pasar masih agak bimbang mau naik atau turun.
Perhatikan candle hammer yang terbentuk di hari Senin, 3 Februari 2025. Candle tersebut menunjukkan bahwa area 90-92k (lihat garis putih) adalah support yang kuat. Nanti jika ada penurunan lagi, area tersebut bisa kita pantau untuk cari posisi pembelian.
Ada bias yang kurang bagus, yaitu Bitcoin berada di bawah 21 EMA di timeframe 1 harinya.
Kalau dilihat di timeframe 4 jam, Bitcoin masih mengalami penurunan (perhatikan trendline putih).
Kesimpulannya untuk Bitcoin:
Mungkin masih akan ada penurunan pelan-pelan. Untuk lebih mendapatkan keyakinan bahwa pasar akan naik, kita tunggu pantulan dari area support, atau jika Bitcoin sudah breakout dari trendline putih di TF 4 jam
SOLANA TERKONSOLIDASIMenurut saya CRYPTOCAP:SOL hanya mengalami konsolidasi, dimana bisa kita manfaatkan untk trade ,, pertama dari rsi TF 4 jm sudah menunjukan hidden divergence, begitu juga dengan stoch sudah menunjukan area buat beli ,, walopun agak risk tapi dari beberapa indikator sudah ngasih tau buat beli ,, gudlak!!!
$ALT ALT Layer mid to longterm plan (double bottom)Ini bukan sinyal, hanya agenda pribadi saya !!!
Ada potensi yang menarik dari NASDAQ:ALT , setelah retest ke area bottom,reaksi market menunjukan adanya penolakan harga yg lebih rendah lagi ,, jadi saya putuskan entry di area $0.085 ,, dengan target midterm $0.28 ,, longterm $3 (MUDAH-MUDAHAN).
BTCUSD Turun? Simak iniBTCUSD Koreksi Sehat dan Stay Bullish, akan ada selling pressure secara teknikal yang mengejar target hingga ke area GAP.
Level support terdekat 91-92k, sikologis harga ada di 90k, level2 ini akan diuji terlebih dahulu.
jika menggunakan fibonacci target penurunan ada di level 1.618/85k
Bitcoin: Vertical Accummulation?Saat ini Bitcoin sedang berada di area fibonacci 1.618, yang didapat dengan menarik fibonacci dari high ke low dari siklus 2021 lalu.
Idealnya, jika terjadi market acceptance (Bitcoin bisa bertahan di atas area ini), maka ada potensi untuk Bitcoin naik lebih lanjut ke area 2.618 atau sekitar 150-an ribu USD.
Indikator lainnya yang mendukung adalah volume yang mengikuti pergerakan harga yang naik perlahan, dan 21 EMA yang saat ini Bitcoin berada di atasnya.
Yang perlu menjadi warning untuk potensi koreksi atau dip adalah adanya bearish divergence pada RSI, dan saat ini Fear and Greed Index berada di area 81 Extreme Fear.
Jika menggunakan price action, kita bisa mencari posisi beli dengan buy on breakout saat candle doji tanggal 17 Desember 2024, di-breakout (garis biru)
BTCUSD: Pola Descending Broadening Wedge dan Target $100KPola Descending Broadening Wedge memiliki karakteristik unik dibandingkan dengan pola Falling Wedge atau Flag. Jika pada Falling Wedge dan Flag kita melihat garis konvergen yang mengarah lancip ke satu titik, pola Descending Broadening Wedge justru melebar dari kiri ke kanan, menunjukkan adanya peningkatan volatilitas di pasar seiring berjalannya waktu. Pola ini terbentuk ketika harga bergerak dalam rentang yang semakin luas, menciptakan garis resistance yang miring ke bawah dan garis support yang juga turun dengan sudut lebih curam.
Saya mengidentifikasi terbentuknya pola Descending Broadening Wedge yang menarik pada BTCUSD. Dalam chart dapat dilihat bahwa pola ini terbentuk dengan jelas melalui serangkaian lower high yang ditunjukkan dengan panah biru, dan lower low yang ditandai dengan panah hitam. Harga cenderung memantul diantara garis support dan resistance, dimana pantulan ini digambarkan dengan panah berwarna oranye.
Untuk konfirmasi peluang pergerakan bullish, perlu untuk menunggu konfirmasi harga menembus garis resistance dari pola ini atau biasa disebut upside breakout. Breakout dari resistance ini akan menandakan perubahan momentum dan bisa menjadi sinyal kuat untuk konfirmasi lonjakan harga ke atas yang digambarkan dengan panah hijau, dimana target dari lonjakan harga ini adalah level psikologis di sekitar $100.000.
Tingkat keberhasilan nyata dari Ascending Wedge dalam PerdagangaTingkat keberhasilan nyata dari Ascending Wedge dalam Perdagangan
Perkenalan
Rising wedge, juga dikenal sebagai Rising Wedge, adalah pola grafik yang memiliki tingkat keberhasilan perdagangan yang luar biasa. Analisis ini merinci kinerja, keandalan, dan indikator tambahan untuk mengoptimalkan penggunaannya.
Tingkat Keberhasilan dan Kinerja
-Statistik Kunci
Tingkat keberhasilan keseluruhan: 81% di pasar bullish
Potensi keuntungan rata-rata: 38% dalam tren naik yang ada
-Manajemen terobosan
Bearish: 60% kasus
Bullish: 40% kasus
Keandalan Kontekstual
Pasar bullish: kesuksesan 81%, keuntungan rata-rata 38%
Setelah tren turun: keberhasilan 51%, penurunan rata-rata 9%
Pertimbangan Penting
Rising wedge umumnya merupakan pola bearish yang mengindikasikan potensi pembalikan.
Keandalan meningkat seiring dengan lamanya pembentukan pola.
Konfirmasi penembusan dengan indikator lain, terutama volume, sangatlah penting.
Indikator Tambahan
-Volume
Penurunan bertahap selama pelatihan
Peningkatan signifikan selama breakout
-Osilator
RSI (Relative Strength Index): Mengidentifikasi kondisi overbought/oversold
Stochastic: Mendeteksi divergensi harga/indikator
-Rata-rata Pergerakan
Crossover: Sinyal perubahan tren
-Dukungan/Resistensi Dinamis: Konfirmasikan validitas bevel
-Indikator Momentum
MACD: Mengidentifikasi divergensi harga/indikator
Momentum: Menilai tren yang kehabisan tenaga
-Elemen Lainnya
Level Fibonacci: Identifikasi potensi support/resistance
Analisis Candlestick Jepang: Memberikan Indikasi Pembalikan
Kesimpulan
Ascending wedge adalah alat yang ampuh bagi para trader, menawarkan tingkat keberhasilan yang tinggi dan potensi keuntungan yang signifikan. Kombinasi penggunaan indikator pelengkap meningkatkan keandalan sinyal dan meningkatkan akurasi keputusan perdagangan. Penting untuk mengupayakan konvergensi sinyal dari berbagai sumber untuk meminimalkan sinyal palsu dan mengoptimalkan kinerja perdagangan.
________________________________________________
Berikut adalah waktu terbaik untuk memasuki perdagangan setelah ascending wedge, secara profesional:
-Penembusan dikonfirmasi
Tunggu hingga candle ditutup di bawah garis support wedge.
Carilah peningkatan volume yang signifikan saat breakout untuk mengonfirmasi validitasnya.
-Tes ulang
Perhatikan kemunduran pada garis support yang ditembus, yang telah menjadi resistance.
Masuk ketika harga memantul lebih rendah dari resistensi baru ini, yang mengkonfirmasi tren turun.
-Konsolidasi pasca breakout
Identifikasi pembentukan bendera atau panji setelah breakout awal.
Masuk pada breakout formasi mini ini ke arah tren turun utama.
-Perbedaan yang dikonfirmasi
Temukan divergensi bearish pada osilator seperti RSI atau MACD.
Masuk ketika harga mengkonfirmasi divergensi dengan menembus support terdekat.
-Pengaturan waktu dengan lilin Jepang
Identifikasi formasi bearish seperti bintang malam, harami bearish, atau awan hitam.
Masuk segera setelah candle berikutnya mengkonfirmasi pola bearish.
-Pertimbangan penting
Selalu tempatkan stop-loss untuk mengelola risiko secara efektif.
Bersabarlah dan tunggu konfirmasi pengaturan sebelum memasuki perdagangan
Periksa tren pada jangka waktu yang lebih tinggi untuk memastikan konsistensi perdagangan.
Integrasikan analisis ascending wedge dengan indikator teknis lainnya untuk meningkatkan kualitas keputusan.
Dengan mengikuti rekomendasi ini, trader dapat mengoptimalkan entri mereka pada ascending wedges sambil meminimalkan risiko sinyal palsu.






















