Outlook MAYA - Breakout dan potensi Rebound? *NFA1. Struktur Tren dan Pola (Price Action)
• Breakout Trendline: Harga baru saja menembus (breakout) garis tren menurun (descending trendline) yang telah membatasi pergerakan harga sejak bulan September. Ini adalah indikasi awal pembalikan arah dari tren turun menjadi tren naik atau setidaknya fase akumulasi.
• Demand Zone: Harga saat ini berada di area Demand Zone (kotak abu-abu) antara kisaran 226 - 240. Area ini terbukti kuat karena harga beberapa kali memantul saat menyentuh zona ini, menunjukkan adanya minat beli yang signifikan di level tersebut.
• Support Kuat: Level 224 - 226 berfungsi sebagai base atau lantai yang cukup kuat untuk menahan penurunan lebih lanjut.
2. Analisis Indikator MACD
• Golden Cross: Garis MACD (biru) telah memotong ke atas garis sinyal (oranye). Ini sering dianggap sebagai sinyal beli (buy signal).
• Momentum: Histogram MACD mulai berwarna hijau dan meningkat, menandakan bahwa momentum bullish (kenaikan) mulai mendominasi dibandingkan tekanan jual sebelumnya.
• Posisi: Karena persilangan terjadi di bawah garis nol, ini menunjukkan potensi rebound dari kondisi yang sudah jenuh jual (oversold).
3. Target Harga dan Proyeksi
Berdasarkan garis putus-putus biru pada chart, ada beberapa target resistensi yang mungkin dituju jika momentum berlanjut:
• Target 1 (Resisten Terdekat): 274
• Target 2: 288
• Target 3 (Target Utama): 298
Kesimpulan dan Strategi
Chart ini menunjukkan setup yang cukup menarik karena risiko yang relatif rendah (karena harga dekat dengan demand zone) dibandingkan dengan potensi keuntungan (reward) menuju target 274-298.
• Skenario Bullish: Jika harga mampu bertahan di atas level 240 dan volume meningkat, target pertama di 274 kemungkinan besar akan tersentuh dalam waktu dekat.
• Skenario Bearish/Risiko: Jika harga kembali masuk ke bawah demand zone dan menembus level 224, maka setup ini dianggap gagal (invalid) dan harga berpotensi mencari level terendah baru
BBYB
Outlook BBYB - Tunggu area Demand atau Breakout? *NFA1. Struktur Harga dan Tren Utama
Secara keseluruhan, BBYB sedang berada dalam fase konsolidasi dengan bias bearish (menurun) dalam jangka pendek.
• Trendline Menurun: Terlihat garis tren diagonal yang menghubungkan titik-titik puncak harga (lower highs). Harga saat ini berada tepat di bawah garis tren ini, menunjukkan adanya tekanan jual yang masih kuat.
• Price Action: Harga baru saja mengalami penolakan (rejection) setelah mencoba menembus level 520-540, dan sekarang kembali ke level 500.
2. Area Support dan Resistance (Supply & Demand)
Grafik ini dengan jelas memetakan dua zona krusial:
• Supply Zone (600 - 620): Ini adalah area "benteng" penjual. Harga sempat menyentuh area ini di pertengahan Desember namun langsung jatuh tajam. Selama harga belum menembus zona ini, tren jangka panjang masih sulit dikatakan bullish.
• Demand Zone (420 - 466): Ini adalah area "lantai" di mana pembeli biasanya mulai masuk. Panah putih pada grafik memproyeksikan kemungkinan harga akan bergerak turun menuju area ini untuk mencari pijakan sebelum mencoba naik kembali.
3. Indikator Teknis
• MACD (Moving Average Convergence Divergence):
• Garis MACD (biru) dan Signal (oranye) berada di area netral cenderung negatif.
• Histogram menunjukkan momentum yang tipis. Meskipun ada bar hijau kecil, volumenya tidak cukup kuat untuk memicu breakout.
• Supertrend: Garis biru di atas harga menunjukkan sinyal sell atau tren turun masih mendominasi di timeframe ini.
4. Kesimpulan dan Strategi
Berdasarkan visualisasi tersebut, BBYB kemungkinan besar akan melakukan re-test ke area Demand.
Skenario Bearish (Probabilitas Tinggi) : Harga gagal menembus garis tren dan turun menuju rentang 440 - 460. Ini bisa menjadi kesempatan Buy on Weakness.
Skenario Bullish (Terkonfirmasi) : Jika harga mampu ditutup di atas garis tren (di atas level 520) dengan volume besar, target terdekat adalah 580 - 600.
Catatan Penting : Perhatikan panah melengkung ke bawah pada grafik; itu mengisyaratkan ekspektasi analis bahwa harga akan "menjemput" area Demand terlebih dahulu sebelum terjadi pembalikan arah.
SRIUS : Saham Pilihan Di Tengah Potensi IDX80 Outperform IHSGSRIUS : Saham Pilihan Di Tengah Potensi IDX80 Outperform IHSG
SRIUS : Strategi Investasi Untuk Semua 251021
Breakout SMA60 : IDX:MAPA , IDX:ASSA , IDX:BTPS dan IDX:MIDI
Parabolic SAR Buy : IDX:MYOR dan BTPS
Stochasic Osc Buy : IDX:DKFT , IDX:OMED dan IDX:BBYB
Saham di tengah Uptrend : DKFT, OMED, ASSA dan BBYB.
Dalam potensi Bullish Reversal : MAPA dan MYOR.
Di tengah Sideways dengan potensi Bullish Continuation : BTPS dan MIDI.
Berikut menurut A.R.I.S :
MYOR (Mayora Indah Tbk)
Adanya program stimulus Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat dari pemerintah berpotensi memberikan sentimen positif untuk saham-saham sektor konsumer seperti MYOR, yang biasanya berkinerja baik dalam siklus belanja yang didorong oleh stimulus.
Permintaan secara umum masih belum terlalu kuat karena faktor musiman dan belum adanya stimulus, namun MYOR diuntungkan oleh penurunan harga bahan baku gandum dan kakao.
DKFT (Central Omega Resources Tbk)
DKFT akan membagikan dividen interim sebesar Rp 25 per saham yang berasal dari laba bersih kuartal ketiga 2025.
Perusahaan melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 29.58% secara tahunan menjadi Rp 1.24 triliun dan lonjakan laba bersih sebesar 52.79% secara tahunan menjadi Rp 442.37 miliar pada kuartal ketiga 2025, didorong oleh produksi yang lebih tinggi dan permintaan pasar yang kuat.
MIDI (Midi Utama Indonesia Tbk)
Di tengah musiman yang lebih lemah di sektor ritel, MIDI diperkirakan menjadi salah satu pengecualian dan kinerjanya sudah terefleksikan di harga, didukung oleh peningkatan margin dari divestasi Lawson.
AMAR BANK : Cermati potensi "The Last Dance" Bank DigitalTidak seperti kawannya yang sudah mulai rebound dari titik bottomnya, misalnya BBYB, ARTO, BABP, dan saham Bank digital lainnya, AMAR masih bergerak sideways cenderung downtrend.
Berdasarkan counting Elliot Wave yang sy buat, spertinya AMAR bank ini masih berada di Wave 4 dari siklus primernya, which means masih ada potensi pergerakan Wave 5 yang merupakan fase uptrend terakhir dari Wave 1 besarnya.
Invalidation level di harga 262, yang artinya apabila harga menembus ke bawah 262 berarti counting Elliot Wave yang saya buat menjadi tidak berlaku dan harus dilihat kembali roadmap harga sahamnya.
TP 1 : 372
TP 2 : 426
TP 3 : 542
SL < 262
DISCLAIMER :
1. Roadmap ini dibuat untuk melihat likelihood dari arah pergerakan harga.
2. Always Do Your Own Research.
3. Trading Idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, segala keputusan trading/resiko/keuntungan/kerugian menjadi tanggung jawab masing - masing trader
NISP : Potensi Pembalikan TrendPergerakan harga yang menarik terjadi pada NISP, dimana harga sudah breakout dari level konsolidasinya.
Pada saham yg juga direkomendasikan oleh LKH ini juga terdapat tanda2 big money masuk, dimana pada awal bulan Juni terdapat volume transaksi yang sangat besar tetapi harga masih sideways. Akhirnya, harga saham breakout dengan volume transaksi tertinggi sepanjang NISP listing di BEI.
Saya rasa potensi NISP untuk terus bergerak naik masih besar karena jika melihat volume transaksi yg ada, kecil kemungkinan bigmoney untuk melakukan profit taking saat ini.
Untuk roadmap harga terdapat 2 skenario, warna merah dan warna biru. Pada skenario warna merah harga akan langsung bergerak naik, konfirmasi trendnya apabila harga breakout dari resistance 725.
Untuk skenario warna biru, brarti harga akan turun dulu ke area golden ratio fibonacci di range kisaran 685 s.d 660
TP 1 : 800
TP 2 : 915
SL < 610.
DISCLAIMER :
1. Roadmap ini dibuat untuk melihat likelihood dari arah pergerakan harga.
2. Always Do Your Own Research.
3. Trading Idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, segala keputusan trading/resiko/keuntungan/kerugian menjadi tanggung jawab masing - masing trader
BBYB D1 : BUY NOW!BBYB D1 : BUY NOW!
Kenapa beli sekarang?
Karena dari Pola chart nya sudah di level support yang cantik dan zona akumulasi yang bagus.
Secara Teknikal sudah di Support terkuat nya.
Lalu dari segi News :
- Akulaku Borong Saham BBYB 6,7 juta saham BBYB.
- Rugi Bersih Bank Neo Commerce (BBYB) Naik ke Rp416,7 Miliar pada Kuartal I/2022
- Strategi Baru di Right Issue
- Bulan Februari 2022 Sempat Jadi Top Charts di Google PlayStore
- Grup Alibaba Belanja Saham Bank Neo (Saat Setelah Libur Lebaran 2022)
ZONA BUY:
995-1175-1355
ZONA SELL:
1600-1700-2200
DISCLAIMER : Pendapat pribadi bukan ajakan untuk MEMBELI
BBYB Fase Corrective selesai | Buy!BBYB Bank Neo Commerce
Dariapa yang saya pahami pada chart BBYB , BBYB mengakhiri impusive-nya 9 agustus, lalu dilanjutkan dengan membentuk flat corrective yang saat ini saya pikir akan berakhir pada waktu dekat
Telah terbentuk 3 wave ABC dimana pada wave terakhir terdapat divergence pada RSI
Jika kita melihat chart ini dalam perspektif price action tentu area 1375 terdapat support yang cukup kuat, juga menyilang terhadap support trendline yang ada di area itu.
sehingga saya optimis ada pembalikan di area tersebut.
Disclaimer ON
Chart ini bukan sinyal yang harus Anda ikuti, saya hanya ingin membagikan apa yang saya pikirkan, jika saya melakukan kesalahan, beri tahu saya di kolom komentar, Terima kasih.
















