BBCA: Dalam Channel Turun Menuju Demand Area 8.050 - 8.375Trading langsung melalui TradingView x STAR!
Teknikal BBCA :
■ Resistance 2: 9250
■ Resistance 1: 9100
■ Support 1: 8375
■ Support 2: 8050
■ Pola: Downchannel sejak Sep-2024
Setelah breakdown pola upchannel (sejak Juli 2022) di sekitar 9500, target penurunan ada di sekitar 8375-8050, mengulang masa Sep-2022 hingga Mar-2023.
Area ini juga berada di daerah support channel, pola sejak Sep-2020.
Dividen BBCA: Rencana membagikan dividen Rp250 per lembar
■ Cum date: Kamis, 20 Maret 2025
■ Payment Date: Jumat, 11 April 2025
Kinerja BBCA 2M25: Sesuai Ekspektasi
■ Laba bersih bank-only BBCA di 2M25 mencapai IDR 8,98 triliun, tumbuh sebesar 8,4% YoY, lebih tinggi dari pertumbuhan di 1M25 (5,8% YoY).
■ NII 2M25 tumbuh 6,1% YoY (1M25: +6,7% YoY), dengan CoF yang cenderung stabil di 1,1%. Karenanya, NIM 2M25 cenderung flat secara YoY (-20bps MoM), bertahan di 5,8%.
■ Biaya kredit 2M25 turun menjadi 43bps, dari 81bps pada 1M25, karena biaya provisi sudah mulai ternormalisasi setelah melonjak pada bulan Januari akibat kenaikan SML di tengah liburan akhir bulan dan gagal bayar teknis (technical default). Angka ini masih dalam rentang guidance full-year BBCA di 30-40bps.
■ Pinjaman tumbuh 14,1% YoY, dan tetap flat secara MoM (guidance: 6-8% YoY). Simpanan naik 3,9% YoY dan tidak berubah secara MoM, dengan CASA di -2,4% YoY /0,9% MoM. LDR meningkat 10bps secara MoM ke 81%.
Prasetya Gunadi - Head of Research
Denzel Obaja, RTA - Equity Retail Chartist
PT Samuel Sekuritas Indonesia
__
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
