1. Kinerja Keuangan Terbaru (Q2 2025 – Estimasi)
Qualcomm diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba per saham (EPS) sebesar 15% YoY menjadi $2,81, dengan pendapatan meningkat 13% YoY menjadi $10,65 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan kuat untuk chipset, khususnya dari perangkat Android premium dan ekspansi di sektor otomotif dan IoT.
2. Sentimen Pasar & Target Harga
Harga saham saat ini: $147,50
Target harga rata-rata analis: $187,24
Target harga tertinggi: $270
Potensi kenaikan dari harga saat ini: >25%
Sebanyak 31 analis memberikan pandangan optimis dengan status rata-rata "Outperform", menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek jangka menengah perusahaan.
3. Posisi Kompetitif
Dibandingkan rekan seperti Intel dan Texas Instruments:
Intel mengalami stagnasi pendapatan dan sahamnya turun 6,7% pasca-earnings.
Texas Instruments mencatat kenaikan pendapatan 11,1% dan sahamnya naik 6,7%. Qualcomm menunjukkan kinerja stabil dan cenderung defensif di tengah ketidakpastian pasar.
4. Tantangan & Risiko
Ketergantungan besar pada pasar China (46% dari pendapatan) membuatnya rentan terhadap ketegangan geopolitik dan potensi tarif baru.
Sektor semikonduktor secara umum mengalami tekanan, dengan harga saham turun rata-rata 5,1% dalam sebulan terakhir.
Qualcomm juga turun 4% dalam periode yang sama.
Qualcomm diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba per saham (EPS) sebesar 15% YoY menjadi $2,81, dengan pendapatan meningkat 13% YoY menjadi $10,65 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan kuat untuk chipset, khususnya dari perangkat Android premium dan ekspansi di sektor otomotif dan IoT.
2. Sentimen Pasar & Target Harga
Harga saham saat ini: $147,50
Target harga rata-rata analis: $187,24
Target harga tertinggi: $270
Potensi kenaikan dari harga saat ini: >25%
Sebanyak 31 analis memberikan pandangan optimis dengan status rata-rata "Outperform", menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek jangka menengah perusahaan.
3. Posisi Kompetitif
Dibandingkan rekan seperti Intel dan Texas Instruments:
Intel mengalami stagnasi pendapatan dan sahamnya turun 6,7% pasca-earnings.
Texas Instruments mencatat kenaikan pendapatan 11,1% dan sahamnya naik 6,7%. Qualcomm menunjukkan kinerja stabil dan cenderung defensif di tengah ketidakpastian pasar.
4. Tantangan & Risiko
Ketergantungan besar pada pasar China (46% dari pendapatan) membuatnya rentan terhadap ketegangan geopolitik dan potensi tarif baru.
Sektor semikonduktor secara umum mengalami tekanan, dengan harga saham turun rata-rata 5,1% dalam sebulan terakhir.
Qualcomm juga turun 4% dalam periode yang sama.
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
