Sejak awal 2026, harga emas telah melonjak lebih dari 30% hanya dalam tháng Januari — sebuah pergerakan yang sangat agresif, mencerminkan ketakutan terhadap risiko sistemik dan ketidakpastian makro global.
Namun kemudian pasar dikejutkan.
Emas mengalami koreksi tajam hampir 16% dalam waktu singkat.
Ini bukan sekadar koreksi teknikal biasa.
Ini adalah krisis kepercayaan.
Masalahnya bukan pada grafik.
👉 Masalahnya ada pada kepercayaan.
Jika emas naik karena Trump — lalu siapa yang menyebabkan kejatuhannya?
Sebagian besar volatilitas ini berkaitan langsung dengan Donald Trump.
Trump bergerak di luar aturan lama:
tarif, sanksi, ancaman, tekanan terhadap sekutu maupun lawan.
Sistem aturan lama pada dasarnya telah runtuh.
Yang lebih mengkhawatirkan, Christopher Waller, sosok yang ditunjuk langsung oleh Trump, kini duduk di Dewan Gubernur Federal Reserve.
Fakta ini sebelumnya memicu kekhawatiran bahwa The Fed dapat kehilangan independensinya,
dan kekhawatiran inilah yang menjadi salah satu pendorong utama lonjakan emas sebelumnya.
Trump berbalik arah — pasar terkejut
Ketika pasar mulai percaya bahwa Trump akan terus mendorong orang-orangnya ke posisi kunci di The Fed,
ia justru melakukan hal yang sebaliknya.
Sebelumnya, media ramai membahas Kevin Hassett
(penasihat ekonomi dekat Trump, mantan Ketua Council of Economic Advisers — “orang dalam” Trump secara politik)
sebagai kandidat potensial Ketua The Fed.
Namun Trump tidak memilih Kevin Hassett.
Sebaliknya, ia mengajukan nama yang mengejutkan banyak analis:
👉 Kevin Warsh
Ketidakpastian gaya Trump
Trump secara terbuka dan konsisten mengkritik The Fed serta menekan agar suku bunga diturunkan.
Namun ketika memiliki kesempatan untuk menunjuk, ia justru memilih Kevin Warsh — sosok yang menentang keras kebijakan uang murah.
Profil Kevin Warsh:
Mantan anggota Dewan Gubernur The Fed
Mengundurkan diri pada 2011
Alasan: tidak setuju dengan kebijakan pelonggaran moneter berlebihan
Sikap konsisten:
Tidak membeli popularitas dengan suku bunga rendah
Tidak mengorbankan stabilitas jangka panjang demi keuntungan jangka pendek
Pilihan ini bertolak belakang sepenuhnya dengan ekspektasi pasar akan pelonggaran moneter.
Kepercayaan terhadap The Fed mulai pulih
Jika kita melihat bagaimana Jerome Powell memimpin The Fed saat ini:
Di bawah tekanan politik
Di bawah serangan publik
Di bawah ancaman investigasi
Namun The Fed tetap tidak menurunkan suku bunga.
Keputusan tetap berbasis data dan kerangka hukum,
bukan emosi atau kepentingan politik.
Inilah alasan mengapa dunia masih mempercayai:
Federal Reserve
Sistem keuangan AS
Dolar AS
👉 Kepercayaan pada The Fed = kepercayaan pada dolar AS.
Ketika kepercayaan kembali ke dolar,
investor lebih memilih memegang USD untuk imbal hasil,
bukan emas sebagai aset lindung nilai.
Inilah sebabnya emas terkoreksi tajam —
bukan karena teknikal,
melainkan karena pergeseran kepercayaan.
Akar masalah: pertarungan sistem pembayaran global
Harga emas mencerminkan pertanyaan yang jauh lebih fundamental:
👉 Dunia lebih percaya pada sistem keuangan AS atau Tiongkok?
Kepercayaan pada AS bertahan → dolar kuat → tekanan pada emas
Kepercayaan pada AS melemah → dolar melemah → emas naik
Tidak ada sistem yang sempurna.
Ini adalah soal memilih risiko yang lebih kecil.
Mempercayai AS membawa risiko pembekuan aset, seperti yang terjadi pada Rusia.
Namun mempercayai Tiongkok juga membawa risiko besar:
Tidak adanya bank sentral yang benar-benar independen
Intervensi politik bisa terjadi kapan saja
Struktur kekuasaan yang tidak transparan
Bahkan hubungan internal antara Xi Jinping dan Zhang Youxia pun sulit dipahami dunia luar.
Dalam kondisi seperti itu, membangun kepercayaan jangka panjang menjadi sangat sulit.
Ketidaktransparanan inilah yang membuat banyak negara ragu untuk sepenuhnya berpihak pada Tiongkok.
Kesimpulan
Emas tidak naik atau turun karena satu pernyataan.
Ia mencerminkan kepercayaan global terhadap sistem keuangan dunia.
Kepercayaan bergeser ke dolar → emas terkoreksi
Kepercayaan menjauh dari dolar → emas kembali naik dengan cepat
Pada artikel berikutnya, saya akan membahas secara mendalam:
Jika Kevin Warsh benar-benar menjadi Ketua The Fed,
apa yang perlu dipersiapkan oleh trader dan investor?
Jika Anda tertarik,
👉 klik FOLLOW untuk mengikuti analisis selanjutnya.
Karena dalam fase pasar seperti ini,
salah memilih sisi bisa sangat mahal.
Namun kemudian pasar dikejutkan.
Emas mengalami koreksi tajam hampir 16% dalam waktu singkat.
Ini bukan sekadar koreksi teknikal biasa.
Ini adalah krisis kepercayaan.
Masalahnya bukan pada grafik.
👉 Masalahnya ada pada kepercayaan.
Jika emas naik karena Trump — lalu siapa yang menyebabkan kejatuhannya?
Sebagian besar volatilitas ini berkaitan langsung dengan Donald Trump.
Trump bergerak di luar aturan lama:
tarif, sanksi, ancaman, tekanan terhadap sekutu maupun lawan.
Sistem aturan lama pada dasarnya telah runtuh.
Yang lebih mengkhawatirkan, Christopher Waller, sosok yang ditunjuk langsung oleh Trump, kini duduk di Dewan Gubernur Federal Reserve.
Fakta ini sebelumnya memicu kekhawatiran bahwa The Fed dapat kehilangan independensinya,
dan kekhawatiran inilah yang menjadi salah satu pendorong utama lonjakan emas sebelumnya.
Trump berbalik arah — pasar terkejut
Ketika pasar mulai percaya bahwa Trump akan terus mendorong orang-orangnya ke posisi kunci di The Fed,
ia justru melakukan hal yang sebaliknya.
Sebelumnya, media ramai membahas Kevin Hassett
(penasihat ekonomi dekat Trump, mantan Ketua Council of Economic Advisers — “orang dalam” Trump secara politik)
sebagai kandidat potensial Ketua The Fed.
Namun Trump tidak memilih Kevin Hassett.
Sebaliknya, ia mengajukan nama yang mengejutkan banyak analis:
👉 Kevin Warsh
Ketidakpastian gaya Trump
Trump secara terbuka dan konsisten mengkritik The Fed serta menekan agar suku bunga diturunkan.
Namun ketika memiliki kesempatan untuk menunjuk, ia justru memilih Kevin Warsh — sosok yang menentang keras kebijakan uang murah.
Profil Kevin Warsh:
Mantan anggota Dewan Gubernur The Fed
Mengundurkan diri pada 2011
Alasan: tidak setuju dengan kebijakan pelonggaran moneter berlebihan
Sikap konsisten:
Tidak membeli popularitas dengan suku bunga rendah
Tidak mengorbankan stabilitas jangka panjang demi keuntungan jangka pendek
Pilihan ini bertolak belakang sepenuhnya dengan ekspektasi pasar akan pelonggaran moneter.
Kepercayaan terhadap The Fed mulai pulih
Jika kita melihat bagaimana Jerome Powell memimpin The Fed saat ini:
Di bawah tekanan politik
Di bawah serangan publik
Di bawah ancaman investigasi
Namun The Fed tetap tidak menurunkan suku bunga.
Keputusan tetap berbasis data dan kerangka hukum,
bukan emosi atau kepentingan politik.
Inilah alasan mengapa dunia masih mempercayai:
Federal Reserve
Sistem keuangan AS
Dolar AS
👉 Kepercayaan pada The Fed = kepercayaan pada dolar AS.
Ketika kepercayaan kembali ke dolar,
investor lebih memilih memegang USD untuk imbal hasil,
bukan emas sebagai aset lindung nilai.
Inilah sebabnya emas terkoreksi tajam —
bukan karena teknikal,
melainkan karena pergeseran kepercayaan.
Akar masalah: pertarungan sistem pembayaran global
Harga emas mencerminkan pertanyaan yang jauh lebih fundamental:
👉 Dunia lebih percaya pada sistem keuangan AS atau Tiongkok?
Kepercayaan pada AS bertahan → dolar kuat → tekanan pada emas
Kepercayaan pada AS melemah → dolar melemah → emas naik
Tidak ada sistem yang sempurna.
Ini adalah soal memilih risiko yang lebih kecil.
Mempercayai AS membawa risiko pembekuan aset, seperti yang terjadi pada Rusia.
Namun mempercayai Tiongkok juga membawa risiko besar:
Tidak adanya bank sentral yang benar-benar independen
Intervensi politik bisa terjadi kapan saja
Struktur kekuasaan yang tidak transparan
Bahkan hubungan internal antara Xi Jinping dan Zhang Youxia pun sulit dipahami dunia luar.
Dalam kondisi seperti itu, membangun kepercayaan jangka panjang menjadi sangat sulit.
Ketidaktransparanan inilah yang membuat banyak negara ragu untuk sepenuhnya berpihak pada Tiongkok.
Kesimpulan
Emas tidak naik atau turun karena satu pernyataan.
Ia mencerminkan kepercayaan global terhadap sistem keuangan dunia.
Kepercayaan bergeser ke dolar → emas terkoreksi
Kepercayaan menjauh dari dolar → emas kembali naik dengan cepat
Pada artikel berikutnya, saya akan membahas secara mendalam:
Jika Kevin Warsh benar-benar menjadi Ketua The Fed,
apa yang perlu dipersiapkan oleh trader dan investor?
Jika Anda tertarik,
👉 klik FOLLOW untuk mengikuti analisis selanjutnya.
Karena dalam fase pasar seperti ini,
salah memilih sisi bisa sangat mahal.
🔥 XAUUSD & Forex Signals – Real Time
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
⚡ 10–15 setups/day
📈 High-probability trades
⏱️ Fast alerts – clear entries
👉 Join Chum_Trades now
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
⚡ 10–15 setups/day
📈 High-probability trades
⏱️ Fast alerts – clear entries
👉 Join Chum_Trades now
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
🔥 XAUUSD & Forex Signals – Real Time
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
⚡ 10–15 setups/day
📈 High-probability trades
⏱️ Fast alerts – clear entries
👉 Join Chum_Trades now
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
⚡ 10–15 setups/day
📈 High-probability trades
⏱️ Fast alerts – clear entries
👉 Join Chum_Trades now
🔗 t.me/+1DgZ27ECLHtlOTk1
Pernyataan Penyangkalan
Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.
