RamlanHadiansyah

Mempelajari Bangkitnya EURUSD Setelah Turun Lebih Dari 1 Tahun

Pembelian
OANDA:EURUSD   Euro/Dollar AS
Pergerakan mata uang Euro dalam sepekan sebelumnya membuat saya tergerak untuk menulis analisa pribadi dalam timeframe yang lebih panjang dan membagikannya kepada rekan-rekan baik investor maupun trader sebagai bahan diskusi dan analisa tambahan. Dalam hal ini saya mencantumkan beberapa peristiwa fundamental penting yang mendorong pergerakan harga secara signifikan baik itu anlisa secara teknikal maupun secara mundamental.

Berakhirnya Downtrend
Mata uang EURO ( EURUSD ) secara umum dalam satu tahun terakhir memang mengalami tren penurunan sejak tahun lalu pada bulan Mei 2021. Penurunan ini tentu saja di akibatkan banyak faktor fundamental yang menyertainya mulai dari krisis energi, hubungan geopolitik eropa, tekanan perdaganan dan situasi konflik di beberapa negara, namun kita tidak akan membahas itu. Namun jika ditarik dari swing high level tahun ini yang terjadi di bulan Januari 2022 pergerakan EURO pada minggu ini berhasil bangkit (reversal) 38,2 % yang membuka peluang untuk melanjutkan kenaikan.

Pengaruh Situasi Ekonomi di Amerika
Sebagai pasangan mata uang yang masih mendominasi perekonomian dunia mata uang USD juga memberi dampak dari setiap kebijakan yang diambil di negara asalnya. Contohnya pada awal november lalu diasaat THE FED (Bank Sentral Amerika) menaikan suku bunga 3,25% menjadi 4% EURO sempat tertekan dan kembali ke zona dowrend. Namun situasi selanjutnya berbalik arah ketika pemerintah Amerika mengumumkan rilis peningkatan pengangguran yang meningkat dari 3,6% menjadi 3,7% dan meningkatnya inflasi dari rilis data CPI (Consumer Price Index) yang menurun dari 0,6% menjadi 0,3% pasangan EURUSD langsung naik menembus downtrend yang terjadi sejak bulan Januari.

Koreksi Terhadap Kenaikan
Jika melihat data sebelumnya koreksi (penurunan) mungkin akan terjadi karena Bank Sentral AS dikabarkan masih akan menaikan suku bunga secara progresif hingga 5% dimana setiap kali THE FED menaikan suku bunganya selalu menurunkan pasangan mata uang lain misalnya EUR, GBP, dan komoditas logam ( XAU ). Namun seperti yang terjadi sebelumnya jika situasi ekonomi di Amerika sendiri masih memberi sentimen negatif maka penurunan EURO hanya bersifat sesaat dan akan kembali melanjutkan kenaikan.

Dari sini bisa kita pelajari bahwa krisis di Eropa yang membawa mata uang EURO terus melemah ternyata bisa berbalik arah naik secara signifikan saat perekonomian di Amerika juga mengalami tekanan dalam negeri yang memicu pelemahan terhadap USD.

Analisa Teknikal (16/11/2022) :
Dari data mingguan (Weekly) volume perdagangan masih didominasi oleh transaksi Pembelian ( Stoch 65/41) dan dari data harian volume perdagangan masih didominasi oleh Pembelian ( Stoch : 91/89) Walaupun ada potensi angka harian ini bisa berbalik arah karena anka sudah mendekati crosing area sehingga ada kemungkinan koreksi sesaat pada kenaikan harga.

Ichimoku D : Uptrend
Fib 38,2% Triggered

Kesimpulan
Dari analisa diatas saya menyimpulkan bahwa dalam beberapa minggu kedepan probabilitas terhadap kenaikan harga ( EURUSD ) akan lebih potensial setidaknya untuk mencapai target harga 1.07400

Disclaimer
Analisa diatas hanyalah analisa pribadi, bukanlah saran dan analisis keuangan yang profesional namun dapat dijadikan bahan untuk diskusi. Pergerakan nilai tukar mata uang sebuah negara tentunya dipicu oleh lebih banyak variabel lain seperti neraca perdagangan, kerjasama multilateral, hubungan ekspor / impor, kebijakan pemerintah dan variabel lainnya.

Terimakasih sudah membaca. Silahkan berdiskusi


Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi tidak dimaksudkan untuk menjadi, dan bukan merupakan saran keuangan, investasi, perdagangan, atau rekomendasi lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Persyaratan Penggunaan.