PT Darma Henwa Tbk
Pembelian
Diupdate

TRICK : DEWA Menuju (Resistance dari Highest Since) 2008

376
TRICK : DEWA Menuju (Resistance dari Highest Since) 2008

T.R.A.I.L Stock Pick 251014

DEWA sedang Uptrend menuju level Resistance yang berasal dari sejak tahun 2008.

Support yang kami gunakan di saat DEWA sedang Strong Uptrend seperti ini adalah SMA 60. Ada kemungkinan DEWA turun sebagai Technical Correction yang sehat (selama berada di atas SMA 60). Support lain yang dapat diperhatikan adalah Rp312 dan tentu Rp254 (Highest sejak 2009).

Berikut kata A.R.I.S

Katalis Positif:
  • Peningkatan Produksi dan Efisiensi Operasional: Penggunaan armada XCMG batch kedua lebih awal (September 2025) akan mendorong produksi yang lebih kuat dari perkiraan pada Kuartal 4 2025, berpotensi mencapai tingkat produksi kuartalan tertinggi dalam sejarah DEWA. Peningkatan pengangkatan overburden (OB) oleh armada DEWA sendiri dan total OB removal, mencerminkan utilisasi peralatan yang lebih baik dan efisiensi operasional.
  • Proyeksi Laba dan Arus Kas yang Lebih Baik: Revisi naik proyeksi laba bersih DEWA untuk tahun 2025-2027F sebesar 10.2-12.8% menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini didorong oleh asumsi pendapatan yang lebih tinggi dari peningkatan pengangkatan OB dan penurunan volume subkontraktor.
  • Potensi Kontrak Tambahan dari Grup: Adanya potensi kontrak tambahan dari grup (BUMI) dapat memberikan keuntungan lebih lanjut pada prospek pendapatan DEWA.
  • Eksposur terhadap Aset Emas dan Tembaga: Dalam jangka panjang, kenaikan harga emas dan tembaga global dapat memberikan keuntungan bagi DEWA melalui kepemilikannya di PT Gayo Mineral Resources (GMR), yang merupakan aset tembaga dan emas yang sedang dalam tahap eksplorasi.

Risiko:
  • Volatilitas Harga Komoditas: Meskipun ada potensi keuntungan dari harga emas dan tembaga, volatilitas harga komoditas (terutama batubara sebagai komoditas utama operasi kontraktor pertambangan DEWA) dapat memengaruhi pendapatan dan profitabilitas perusahaan.
  • Keterlambatan Proyek atau Gangguan Operasional: Penundaan proyek ekspansi armada atau gangguan operasional (misalnya karena faktor cuaca, masalah teknis, atau isu perizinan) dapat menghambat pencapaian target produksi dan pendapatan.
  • Ketergantungan pada Klien Utama: Kontribusi DEWA yang signifikan terhadap operasi BUMI (KPC dan Arutmin) menunjukkan adanya tingkat ketergantungan pada klien utama ini. Perubahan kondisi atau kontrak dengan klien tersebut dapat memengaruhi DEWA.
Trade aktif
cuplikan

One last ride to Rp494
Catatan
cuplikan

Masih ada harapan untuk Rally menuju Rp494.

Perhatikan Support di Rp400.

Salah satu strategi terbaik di sini adalah dengan Trailing Stop.
Trading ditutup: target tercapai
cuplikan

BRMS belum bergerak but soon karena pergerakan Sideways sejak Okt'25 terlihat sebagai Bullish Continuation.

Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.