ReutersReuters

Fitch Mengafirmasi PT Indosat Tbk di ‘BBB’/’AAA(idn)’; Outlook Stabil


(The following statement was released by the rating agency)


Fitch Ratings-Jakarta/Singapore-05 March 2021:

Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Mata Uang Asing dan Lokal Issuer Default Ratings (IDR) dan peringkat mata uang asing senior tanpa jaminan operator telekomunikasi Indonesia PT Indonesia Tbk di ‘BBB’. Fitch Ratings Indonesia juga telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang pada ‘AAA(idn)’. Outlook adalah Stabil.


IDR Indosat Ooredoo termasuk pengangkatan tiga notch dari profil kredit standalone (SCP) perusahaan di ‘bb’ karena hubungan legal dan strategis dengan Ooredoo Q.S.P.C (A-/Stable), sebagai pemilik 65% dari perusahaan. Fitch menilai hubungan antara perusahaan induk yang lebih kuat dan Indosat Ooredoo adalah moderat, dan oleh karena itu kami menilai anak perusahaan tersebut berdasarkan 'bottom-up' berdasarkan Kriteria Peringkat Hubungan Induk dan Anak Perusahaan (PSL). SCP Indosat Ooredoo di ‘bb’ ditopang oleh posisi perusahaan sebagai operator seluler terbesar ketiga di industry telekomunikasi Indonesia yang sengit dan leverage bersih yang moderat.


Peringkat Nasional 'AAA' menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan oleh agensi dalam skala Peringkat Nasional untuk itu negara. Peringkat ini diberikan kepada emiten atau obligasi dengan ekspektasi risiko default paling rendah dibandingkan dengan semua emiten atau kewajiban lain di negara atau kesatuan moneter yang sama.



FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT

Dukungan Induk Menopang Peringkat: Dukungan tersirat dari Ooredoo berasal dari penyertaan klausul cross-default yang mencakup anak perusahaan yang signifikan, termasuk Indosat Ooredoo, di dalam dokumen obligasi dan hutang perusahaan induk. Perusahaan adalah anak perusahaan luar negeri Ooredoo yang terbesar, menyumbang 24% dari pendapatan dan 26% dari EBITDA group di tahun 2020. Fitch akan menilai kembali peringkat Indosat Ooredoo bila hubungan antara keduanya melemah, termasuk penghapusan klausa cross-default maupun pengurangan material atas kepemilikan saham Ooredoo di perusahaan.


Potensi Merger Memperkuat Posisi: Diskusi merger untuk menggabungkan anak perusahaan telekom milik CK Hutchison Holdings Limited (A-/Stabil) dan Ooredoo, PT Hutchison 3 Indonesia dan Indosat Ooredoo, menggarisbawahi pentingnya skala dan aset spektrum. Persyaratan dan struktur kepemilikan dari perjanjian yang tidak mengikat secara hukum sedang menunggu negosiasi hingga akhir April 2021. Jika kesepakatannya terwujud, akan memperkuat posisi entitas gabungan sebagai operator seluler kedua terbesar di Indonesia, di depan PT XL Axiata Tbk (BBB/AAA(idn)/Stabil).


FCF Terbatas: Arus kas bebas (FCF) Indosat Ooredoo kemungkinan besar akan terbatas oleh investasi belanja modal yang tinggi. Kami memperkirakan net debt/EBITDA akan naik dalam dua tahun kedepan ke 2.9x-3.2x (2020: 2.5x), namun masih dalam rentang sensitivitas negative kami sebesar 3.8x. Perusahaan memiliki pinjaman sebesar IDR16 triliun pada akhir-Desember 2020, dan pembayaran yang ditangguhkan dalam bentuk hutang pengadaan jangka panjang – yang kami anggap sebagai hutang – sebesar IDR7 triliun.


Rencana perusahaan untuk memonetisasi 4.000 tower tambahan dapat memberikan fleksibilitas finansial tambahan untuk membiayai belanja modal. Namun, kami belum memfaktorkan ini dalam perkiraan kami mengingat rencana ini masih dalam tahap awal.


Investasi Tinggi: Perkiraan kami mengasumsikan rasio belanja modal/pendapatan sebesar 29-30% di 2021-2022 (2020: 27.3%), dan ekspansi tahunan dalam pembayaran sewa pembiayaan sebesar IDR1 triliun. Indosat Ooredoo sedang dalam tahun terakhir dari program transformasi jaringan tiga tahunnya. Namun, kami memperkirakan investasi akan tetap tinggi mengingat perluasan jaringan di luar pulau Jawa dan upaya perluasan jaringan serat optik, yang juga didanai melalui cara lain, seperti sewa pembiayaan. Perusahaan telah menggunakan kembali spektrum 3G untuk layanan 4G guna memenuhi peningkatan lalu lintas data.


Pertumbuhan Satu Digit Menengah: Fitch memperkirakan pendapatan Indosat Ooredoo untuk tumbuh dengan kecepatan satu digit menengah di 2021-2022. Intensitas kompetisi sepertinya tidak akan mereda selama 12 bulan kedepan. Kami percaya bahwa operator seluler akan terus mengadopsi strategi penetapan harga taktis untuk mendukung pendapatan di tengah-tengah lingkungan bisnis yang menantang. Ekspektasi margin operating EBITDAR kami di level tinggi 40-an secara luas sesuai dengan bimbingan manajemen untuk margin EBITDA di level rendah 40-an.


Profil Standalone di ‘bb’: SCP Indosat Ooredoo mencerminkan profil operasi perusahaan yang berpusat pada seluler dan posisinya di pasar yang kompetitif sebagai penantang PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), yang mendominasi dengan cakupan jaringan yang lebih luas dan memiliki kapabilitas kuat untuk menyediakan layanan kovergensi dengan induknya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom, BBB/Stable), operator fixed-broadband terbesar di Indonesia. Telkomsel memiliki lebih dari 50% pangsa pasar seluler, sedangkan XL dan Indosat masing-masing memiliki kurang dari 20% pangsa pasar seluler.


Reformasi Industri, Pengkonsolidasian: Omnibus Law baru Indonesia akan memberikan keuntungan bagi Indosat Ooredoo dan perusahaan telekomunikasi yang lebih kecil melalui pemakaian bersama spektrum dan memacu aktifitas merger dan akuisisi. Namun, keputusan menteri masih menunggu finalisasi. Kami memperkirakan Telkom akan tetap mendominasi pasar karena infrastruktur jaringan seratnya yang luas merupakan elemen penting dari peluncuran 5G di Indonesia. Visibilitas terbatas pada alokasi spektrum 5G menunjukan bahwa perusahaan telekomunikasi akan cenderung untuk terus bergantung pada layanan dan spektrum 4G yang ada untuk memenuhi permintaan data selama dua tahun kedepan.



RINGKASAN DERIVASI

Peringkat Indosat Ooredoo mencakup dukungan tersirat dari induk, Ooredoo. Kami menilai hubungan antara induk yang lebih kuat dan Indosat Ooredoo adalah moderat dan karenanya kami menilai anak perusahaan berdasarkan ‘bottom-up’ menurut kriteria PSL kami.


XL memiliki posisi yang baik terhadap Indosat Ooredoo, berdasarkan skala pendapatan selular dan leverage bersih yang lebih rendah, yang menghasilkan SCP perusahaan di ‘bb+’. Operator telekomunikasi terbesar, Telkom (SCP: a-) memiliki posisi pasar yang lebih kuat di pasar telepon tetap dan seluler, margin EBITDAR yang lebih tinggi dan leverage bersih yang lebih rendah dari Indosat Ooredoo dan XL. Namun, peringkat IDR Telkom terus dibatasi oleh peringkat Indonesia (BBB / Stabil) karena hubungan yang kuat antara perusahaan dan negara melalui kendali dewan dan keputusan operasional dan keuangan.


Perusahaan telekomunikasi India Bharti Airtel Limited (BBB-/Negatif) memiliki profil bisnis yang lebih kuat dibanding Indosat Ooredoo dan XL karena skala yang lebih besar, posisi pasar yang lebih baik dan operasi yang terintegrasi. Kami memperkirakan leverage bersih Bharti di 2.3x-2.5x, sesuai dengan perkiraan kami untuk XL, tetapi lebih rendah dibanding perkiraan kami untuk Indosat Ooredoo di 2.9x-3.2x.


Peringkat Nasional Indosat Ooredoo berada di level yang sama dengan XL dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (BBB/AAA(idn)/Stabil). Indosat Ooredoo dan XL mendapat peringkat lebih tinggi dibandingkan perusahaan energi BUMN, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (BBB-/AA+(idn)/Stable) dan operator tower PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (BBB-/AA+(idn)/Stabil) berkat dukungan tersirat dari induknya di luar negeri.



ASUMSI-ASUMSI UTAMA

Asumsi Utama Fitch dalam Peringkat Kami untuk Penerbit:


- Pertumbuhan pendapatan satu digit menengah per tahun pada 2021-2022 (2020: 6.9%)


- Margin operating EBITDAR di level atas 40-an di 2021-2022, mencerminkan peningkatan leverage operasi dan upaya pengurangan biaya (2020: 48.2%)


- Rasio belanja modal/pendapatan rata-rata (tidak termasuk pembayaran spektrum) di 29-30% pada 2021-2022


- Tambahan biaya sewa pembiayaan per tahun sebesar IDR1 triliun di 2021-2022


- Tidak ada pembiayaan dividen di 2021-2022, karena Indosat Ooredoo akan menginvestasikan kembali arus kas untuk operasional perusahaan


- Tidak ada merger dan akuisisi maupun divestasi



SENSITIVITAS PERINGKAT

Perkembangan Yang Dapat, Secara Individual atau Kolektif, Mengarah ke Tindakan Pemeringkatan Positif:


- Net debt/operating EBITDA di bawah 2,8x secara berkelanjutan


- Untuk peringkat Skala Nasional 'AAA(idn)', tidak ada tindakan pemeringkatan yang positif, karena perusahaan sudah berada di level tertinggi pada skala nasional.


Perkembangan Yang Dapat, Secara Individual atau Kolektif, Mengarah ke Tindakan Penilaian Negatif:


- Net debt/operating EBITDA di atas 3,8x secara berkelanjutan


- Operating EBITDA/interest paid di bawah 3,0x secara berkelanjutan


- Melemahnya hubungan antara Indosat Ooredoo dan Ooredoo



Skenario Pemeringkatan Terbaik/Terburuk

Peringkat Kredit Skala Internasional Korporsi Non Keuangan memiliki skenario kasus kenaikan peringkat terbaik (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah yang positif) yaitu tiga notch dalam kurun waktu tiga tahun; dan skenario kasus penurunan peringkat terburuk (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah negatif) yaitu empat notch dalam kurun waktu tiga tahun. Rentang peringkat kredit dari skenario kasus terbaik dan terburuk untuk semua kategori pemeringkatan berkisar dari ‘AAA’ hingga ‘D’. Peringkat kredit skenario kasus terbaik dan terburuk didasarkan pada kinerja historis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai metodologi yang digunakan untuk menentukan peringkat kredit skenario kasus terbaik dan terburuk dalam sektor tertentu https://www.fitchratings.com/site/re/10111579



Likuiditas dan Struktur Utang

Kebergantungan Terhadap Pembiayaan Kembali: Kami memperkirakan Indosat Ooredoo akan membiayai kembali hutang janga pendeknya, terdiri dari IDR2,4 triliun pinjaman dan IDR4,4 triliun pembayaran yang ditangguhkan dalam bentuk hutang pengadaan, dalam 12 bulan kedepan. Perusahaan mempunyai kas yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar IDR1,8 triliun pada akhir Desember 2020, dan fasilitas pinjaman revolver berkomitmen yang belum ditarik sebesar IDR2,8 trilium. Perusahaan sebelumnya telah menunjukkan kemampuan refinancing yang relatif kuat, dengan akses ke pasar modal dan bank lokal di tengah dukungan tersirat dari Ooredoo.



PERINGKAT-PERINGKAT PUBLIK DENGAN KETERKAITAN KREDIT KEPADA PERINGKAT-PERINGKAT LAIN

IDR Indosat Ooredoo termasuk pengangkatan tiga notch dari profil kredit standalone 'bb' karena hubungan dengan Ooredoo Q.P.S.C. (A-/Stabil).



Referensi untuk Sumber Materi Substansial dikutip sebagai Faktor- Faktor Penggerak Peringkat

Sumber utama informasi yang digunakan dalam analisis dijelaskan dalam Kriteria yang Berlaku.



Pertimbangan-Pertimbangan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)

Fitch telah merevisi Skor Relevansi ESG untuk ‘Strategi Manajemen’ ke ‘3’ dari ‘4’ untuk merefleksikan perbaikan operasional Indosat Ooredoo berkat hasil dari investasi berkelanjutan untuk memperkuat kualitas dan cakupan jaringan seluler.


Skor tertinggi pada relevasi kredit ESG adalah 3. Ini berarti ESG merupakan netral terhadap kredit dan hanya memiliki pengaruh minimal terhadap kredit perusahaan, karena sifatnya atau cara perusahaan mengelola hal tersebut. Untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai ESG Relevance Scores, dapat diperoleh di www.fitchratings.com/esg.




PT Indosat Tbk; Long Term Issuer Default Rating; Affirmed; BBB; Rating Outlook Stable


; Local Currency Long Term Issuer Default Rating; Affirmed; BBB; Rating Outlook Stable


----senior unsecured; Long Term Rating; Affirmed; BBB



Contacts:


Analis Utama


Ana Halim,


Analyst


+62 21 2988 6813


Nasional


PT Fitch Ratings Indonesia


DBS Bank Tower 24th Floor, Suite 2403 Jl. Prof.Dr. Satrio Kav 3-5


Jakarta 12940



Analis Utama


Janice Chong, CPA


Director


+65 6796 7241


Internasional


Fitch Ratings Singapore Pte Ltd.


One Raffles Quay #22-11, South Tower


Singapore 048583



Analis Kedua


Nitin Soni,


Senior Director


+65 6796 7235


Internasional



Ketua Komite


Steve Durose,


Managing Director


+61 2 8256 0307



Media Relations: Leslie Tan, Singapore, Tel: +65 6796 7234, Email: leslie.tan@thefitchgroup.com



Informasi tambahan dapat diperoleh di www.fitchratings.com.


Applicable Model


Numbers in parentheses accompanying applicable model(s) contain hyperlinks to criteria providing description of model(s).


Corporate Monitoring & Forecasting Model (COMFORT Model), v7.9.0 (1)



Additional Disclosures


Solicitation Status


Additional Disclosures For Unsolicited Credit Ratings


Endorsement Status


Endorsement Policy



SEMUA PERINGKAT KREDIT FITCH TUNDUK PADA PEMBATASAN TERTENTU DAN DISCLAIMER. HARAP MEMBACA BATASAN DAN DISCLAIMER TERSEBUT DENGAN MENGIKUTI TAUTAN INI: HTTPS://WWW.FITCHRATINGS.COM/UNDERSTANDINGCREDITRATINGS. SELAIN ITU, HTTPS://WWW.FITCHRATINGS.COM/RATING-DEFINITIONS-DOCUMENT MENJELASKAN DETAIL DEFINISI PERINGKAT FITCH UNTUK SETIAP SKALA RATING DAN KATEGORI PERINGKAT, TERMASUK DEFINISI YANG BERKAITAN DENGAN DEFAULT. PERINGKAT YANG DIPUBLIKASIKAN, KRITERIA, DAN METODOLOGI TERSEDIA DARI SITUS INI SETIAP SAAT. PEDOMAN PERILAKU FITCH, KERAHASIAAN, KONFLIK KEPENTINGAN, AFILIASI FIREWALL, KEPATUHAN, DAN KEBIJAKAN DAN PROSEDUR RELEVAN LAINNYA JUGA TERSEDIA DARI BAGIAN PEDOMAN PERILAKU SITUS INI. KEPENTINGAN RELEVAN DIREKTUR DAN PEMEGANG SAHAM TERSEDIA DI HTTPS://WWW.FITCHRATINGS.COM/SITE/REGULATORY. FITCH MUNGKIN TELAH MENYEDIAKAN LAYANAN LAIN YANG DIIZINKAN KEPADA ENTITAS YANG BERPERINGKAT ATAU PIHAK KETIGA TERKAIT DARI ENTITAS TERSEBUT. RINCIAN LAYANAN INI UNTUK ANALIS UTAMA YANG BERADA DI DALAM PERUSAHAAN FITCH RATINGS (ATAU CABANG PERUSAHAAN TERSEBUT) YANG TERDAFTAR DALAM ESMA ATAU FCA DAPAT DITEMUKAN DI HALAMAN RINGKASAN ENTITAS UNTUK PENERBIT INI DI SITUS FITCH RATINGS.

Terus membaca
Masuk atau mendaftar akun gratis TradingView dan nikmati akses tanpa batasan ke berita keuangan global, secara real-time.