ReutersReuters

Fitch Afirmasi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) di ‘BBB’/‘AAA(idn)'; Outlook Stabil


(The following statement was released by the rating agency)


Fitch Ratings-Jakarta-11 August 2020:

Fitch telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Mata Uang Asing dan Lokal Issuer Default Rating (IDR) di ‘BBB’ dan Peringkat Jangka Pendek Mata Uang Asing IDR di ‘F2’. Fitch Rating Indonesia juga telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang di ‘AAA(idn)’. Outlook adalah Stabil.


Perusahaan juga dikenal dengan nama Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF), yang mana dimiliki penuh oleh negara Indonesia (BBB/Stabil) dan merupakan satu-satunya perusahaan milik negara (BUMN) yang diberikan mandat untuk menyediakan penjaminan pemerintah untuk proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Perusahaan menyediakan penjaminan untuk risiko politik, yang didukung oleh perjanjian regres dengan penanggung jawab proyek kerjasama termasuk kementerian, institusi pemerintah, pemerintah daerah dan BUMN. Selain itu, IIGF juga mendapatkan mandat untuk menyediakan penjaminan untuk proyek selain KPBU yang dijalankan oleh BUMN dan juga aktivitas dalam persiapan proyek dan pendampingan transaksi.


Peringkat nasional di kategori 'AAA' menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan Fitch pada skala peringkat nasional untuk Indonesia. Peringkat ini diberikan kepada emiten atau surat utang dengan ekspektasi resiko gagal bayar yang terendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia.



FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT

Status, Kepemilikan, Kontrol 'Sangat Kuat': Kekuatan atribut ditekankan pada kepemilikan pemerintah dan kendali yang kuat atas IIGF. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki pengawasan langsung terhadap IIGF melalui penunjukan dewan komisaris dan direksi dan persetujuan anggaran tahunan IIGF. Komisaris IIGF merupakan perwakilan dari Kemenkeu.


Selain itu, peraturan Kemenkeu 8/2016 memberikan kejelasan tentang mekanisme regres antara IIGF dan lembaga pemerintah yang dijaminnya, dimana mengharuskan Kementerian untuk mengganti setiap kewajiban pembayaran dari IIGF atas jaminan apapun yang diterbitkan IIGF dan mengalokasikan sumber daya anggaran yang mencukupi untuk pembayaran.


Ekspektasi, Rekam jejak Dukungan, 'Sangat Kuat': Kekuatan atribut ini didasarkan pada dukungan terus-menerus pada keuangan dan regulasi, termasuk suntikan modal dan two-step loan, yang merupakan indikasi kuatnya komitmen pemerintah dalam mendukung peran kebijakan IIGF. Selisih IDR1 triliun antara modal dasar IIGF sebesar IDR9 triliun dan modal disetornya menunjukkan kemungkinan adanya suntikan modal pemerintah lebih lanjut.


Fitch percaya bahwa two-step loan IIGF, yang diberikan oleh World Bank kepada pemerintah Indonesia, memberikan sinyal yang kuat atas dukungan multilateral meskipun pinjaman telah dicairkan oleh pemerintah dan diteruskan ke IIGF. Two-Step loan sebesar IDR55.1 miliar pada akhir tahun 2019 mencakup semua kewajiban hutang yang dikenakan bunga di IIGF. Dukungan regulasi disediakan melalui keputusan Kemenkeu (PMK) 95/2017, yang menetapkan peran kementerian dalam memastikan IIGF dapat memenuhi kewajibannya, termasuk memberikan dukungan pada counter guarantee dan penambahan modal.


Dampak Socio-Politik dari Default 'Moderat: Investasi infrastruktur adalah kebijakan kunci pemerintah Indonesia dan peran IIGF adalah untuk menarik partisipasi sektor swasta yang lebih luas untuk menjembatani kesenjangan pendanaan yang besar. Default IIGF akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan sektor swasta dalam investasi infrastruktur. Namun, memberikan jaminan untuk pembangunan infrastruktur bukanlah tanggung jawab wajib pemerintah, yang membatasi penetapan atribut yang lebih tinggi.


Implikasi Finansial dari Default 'Sangat Kuat': Fitch melihat IIGF sebagai platform pemerintah dalam memberikan jaminan untuk investasi infrastruktur setelah mempertimbangkan kepemilikan negara dan perjanjian regres. Dalam situasi tertekan, Fitch percaya kemampuan IIGF untuk memenuhi kewajiban jaminannya akan terikat pada kesediaan pemerintah untuk memberikan dukungan. IIGF juga merupakan tangan pemerintah untuk membatasi (ring-fence) kewajiban kontinjensi pemerintah dan karenanya meminimalkan gangguan tiba-tiba pada anggaran negara. Hal ini berarti bahwa default akan memiliki implikasi serius bagi pemerintah dan kapasitasnya untuk meminjam dan membiayai kembali di pasar modal, serta untuk sentimen investor yang lebih luas terhadap pemerintah, entitas terkait pemerintah lainnya dan sektor infrastruktur Indonesia.



RINGKASAN DERIVASI

Fitch mengklasifikasikan IIGF sebagai entitas yang terkait dengan pemerintah (GRE) di mana profil kredit ditautkan dengan profil kredit sovereign Indonesia (BBB/Stabil). Peringkat memperhitungkan faktor kepemilikan penuh permerintah, rekam jejak dukungan keuangan pemerintah termasuk dukungan lembaga multilateral, peran kebijakan IIGF dalam mendukung stabilitas fiskal dari gangguan tiba-tiba pada kewajiban kontijensi pemerintah dan pengembangan partisipasi sektor swasta dalam infrastruktur. Peringkat tersebut juga didukung oleh implikasi sosial, politik dan keuangan bilamana IIGF mengalami kepailitan.


Fitch percaya pemerintah memiliki insentif kuat untuk memberikan dukungan luar biasa, jika diperlukan. Peringkat tersebut diperoleh dari skor GRE sebesar 45, yang menghasilkan penyamaan peringkat dengan peringkat sovereign Indonesia. Fitch tidak menetapkan profil kredit standalone untuk IIGF, karena sulit untuk melepaskan entitas dari kerangka kerja pemerintah dimana IIGF beroperasi. Seluruh program penjaminan IIGF diarahkan pada segmen kebijakan utamanya. IIGF menjamin 20 proyek KPBU dan dua proyek diluar KPBU dengan regres terutama kepada pemerintah pusat pada akhir 2019.



SENSITIVITAS PERINGKAT

Faktor-faktor yang dapat, secara individu maupun kolektif dapat mengarah pada tindakan pemeringkatan positif/kenaikan antara lain:


Setiap tindakan positif atau peningkatan peringkat sovereign Indonesia akan tercermin dalam peringkat internasional IIGF. Namun, hal teresebut tidak akan mengarah pada peningkatan peringkat Nasional Jangka Panjang IIGF yang telah berada di level tertinggi pada skala nasional.


Faktor-faktor yang dapat, secara individu maupun kolektif dapat mengarah pada tindakan pemeringkatan negatif/penurunan:


Setiap tindakan negatif atau penurungan peringkat sovereign Indonesia akan tercermin dalam peringkat internasional IIGF.


Adanya dilusi yang signifikan pada peran kebijakan IIGF atau pelemahan insentif pemerintah dalam menyediakan dukungan dapat mengarah pada pelebaran notching.


Dilusi kepemilikan saham negara pada perusahaan dapat mengakibatkan hilangnya saham pengendali dan menyebabkan IIGF tidak lagi diklasifikasikan sebagai GRE dan oleh karena itu tidak lagi ditautkan dengan sovereign.



Skenario Pemeringkatan Terbaik/Terburuk

Peringkat Kredit Skala Internasional Keuangan Publik memiliki skenario kasus kenaikan peringkat terbaik (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah yang positif) yaitu tiga notch dalam kurun waktu tiga tahun; dan scenario kasus penurunan peringkat terburuk (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah negatif) yaitu tiga notch dalam kurun tiga tahun. Rentang peringkat kredit dari scenario kasus terbaik dan terburuk untuk semua kategori pemeringkatan berkisar dari ‘AAA’ hingga ‘D’. Peringkat kredit scenario kasus terbaik dan terburuk didasarkan pada kinerja historis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai metodologi yang digunakan untuk menentukan peringkat kredit scenario kasus terbaik dan terburuk dalam sektor tertentu. https://www.fitchratings.com/site/re/10111579



Referensi untuk Sumber Materi Substansial dikutip sebagai Faktor- Faktor Penggerak Peringkat

Sumber-sumber informasi utama yang digunakan dalam analisis ini dijelaskan dalam daftar kriteria yang relevan pada laporan ini.



Pertimbangan-Pertimbangan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)

Tingkat tertinggi dari relevansi kredit ESG, jika ada, adalah skor 3. Hal ini berarti masalah ESG adalah kredit-netral atau hanya berdampak minimal secara kredit terhadap entitas, baik karena sifatnya atau cara di mana mereka dikelola oleh entitas. Untuk informasi lebih lanjut tentang Skor Relevansi ESG Fitch, kunjungi www.fitchratings.com/esg




PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero); Long Term Issuer Default Rating; Affirmed; BBB; RO:Sta


----; Short Term Issuer Default Rating; Affirmed; F2


----; Local Currency Long Term Issuer Default Rating; Affirmed; BBB; RO:Sta



Contacts:


Analis Utama


Irwansyah Maryanto,


Associate Director


+62 21 2988 8530


Nasional


PT Fitch Ratings Indonesia


DBS Bank Tower 24th Floor, Suite 2403 Jl. Prof.Dr. Satrio Kav 3-5


Jakarta 12940



Analis Utama


Samuel Kwok, CFA, CAIA


Director


+852 2263 9961


Internasional


Fitch (Hong Kong) Limited


19/F Man Yee Building 60-68 Des Voeux Road Central


Hong Kong



Analis Kedua


Irwansyah Maryanto,


Associate Director


+62 21 2988 8530


Internasional



Ketua Komite


Terry Gao, CFA, CPA


Managing Director


+852 2263 9972



Media Relations: Leslie Tan, Singapore, Tel: +65 6796 7234, Email: leslie.tan@thefitchgroup.com



Informasi tambahan dapat diperoleh di www.fitchratings.com.



Applicable Criteria


Government-Related Entities Rating Criteria (pub. 13 Nov 2019)


National Scale Rating Criteria (pub. 08 Jun 2020)


Rating Criteria for International Local and Regional Governments (pub. 13 Sep 2019) (including rating assumption sensitivity)


Short-Term Ratings Criteria (pub. 06 Mar 2020)



Additional Disclosures


Solicitation Status


Endorsement Status


Endorsement Policy



Peringkat kredit diterbitkan oleh anak perusahaan lembaga pemeringkat Fitch Ratings, Inc., yang merupakan entitas yang terdaftar di the U.S. Securities and Exchange Commission sebagai organisasi pemeringkat statistik yang diakui secara nasional (Nationally Recognized Statistical Rating Organization (“NRSRO”)). Akan tetapi, anak perusahaan pemeringkat kredit ini tidak terdaftar dalam Butir 3 Form NRSRO (lihat https://www.fitchratings.com/site/regulatory), sehingga tidak berwenang untuk menerbitkan peringkat-peringkat kredit atas nama NRSRO.

Terus membaca
Masuk atau mendaftar akun gratis TradingView dan nikmati akses tanpa batasan ke berita keuangan global, secara real-time.