08:01Mei 20, 2020Reuters

Fitch Afirmasi Sarana Multi Infrastruktur di 'BBB'/'AAA(idn)'; Outlook Stabil

(The following statement was released by the rating agency)

Fitch Ratings-Jakarta-May 20:

Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Issuer Default Rating (IDR) Jangka
Panjang Mata Uang Asing dan Lokal di 'BBB' dan Peringkat Jangka Pendek Mata Uang
Asing IDR di 'F2'. Fitch Rating Indonesia juga telah mengafirmasi Peringkat
Nasional Jangka Panjang di 'AAA(idn)'. Outlook adalah stabil.

SMI merupakan Badan Usaha Milik Negara. Misi utamanya adalah untuk mendukung
pembangunan infrastruktur melalui penyaluran pendanaan untuk proyek-proyek
infrastruktur dan penyediaan jasa konsultasi keuangan, investasi dan pelatihan
untuk proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Peringkat nasional di kategori 'AAA' menunjukkan peringkat tertinggi yang
diberikan Fitch pada skala peringkat nasional untuk Indonesia. Peringkat ini
diberikan kepada emiten atau surat utang dengan ekspektasi resiko gagal bayar
yang terendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia.

FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT

Status, Kepemilikan dan Kontrol 'Sangat Kuat': Kekuatan atribut ditekankan pada
kepemilikan pemerintah dan kendali yang kuat atas SMI. Kementrian Keuangan
(Kemenkeu) memiliki pengawasan langsung terhadap SMI melalui penunjukkan dewan
komisaris dan dewan direksi. Dua dari tiga komisaris merupakan perwakilan dari
Kemenkeu. Peran kebijakan SMI terus berkembang dan memiliki potensi untuk
menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia, dari perusahaan perseroan
terbatas. Rancangan untuk proses ini sedang menunggu pembahasan di DPR.

Rekam Jejak Dukungan, Ekspektasi 'Kuat': Kekuatan atribut ini didasarkan pada
dukungan keuangan berulang dan dukungan regulasi sebagai indikasi komitmen kuat
pemerintah dalam mendukung peran kebijakan SMI. Dukungan keuangan dibuktikan
dari rekam jejak suntikan modal dari pemerintah, seluruh modal perusahaan
sebesar IDR30,5 triliun, atau sekitar 40% dari total asset pada akhir 2019,
ditunjang oleh pemerintah. Pemerintah juga telah menyediakan fasilitas pinjaman
sebesar USD200 juta yang bersumber dari lembaga multilateral dan diteruskan ke
SMI untuk mendukung proyek pengembangan infrastruktur regional.

Dukungan regulasi terletak pada regulasi persyaratan modal minimum dan jaminan
pemerintah atas pemberian pinjaman kepada pemerintah daerah. Peraturan Menteri
Keuangan No.100/PMK.010/2009 mewajibkan pemegang saham untuk menambah modal saat
modal jatuh dibawah saldo yang disyaratkan. Selain itu, PMK No174/PMK.08/2016
menetapkan jaminan Kemenkeu bagi SMI dalam menyediakan pendanaan infrastruktur
daerah. Kedua keputusan tersebut memberikan peraturan yang mendukung bagi SMI
untuk mengejar peran kebijakannya dengan tetap menjaga stabilitas keuangan.

Dampak Socio-Politik dari Default 'Kuat': Infrastruktur adalah sektor prioritas
dalam rencana jangka menengah Indonesia untuk mempromosikan perkembangan ekonomi
dan membutuhkan modal yang signifikan. Fitch percaya SMI memainkan peran
kebijakan penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Indonesia,
terutama dalam proyek-proyek Kerjasama Permerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
SMI juga merupakan badan pemerintah untuk mengoptimalkan kemitraan strategis
dengan berbagai lembaga dan merupakan lembaga utama pemerintah untuk pembiayaan
pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Oleh
karena itu, Fitch percaya peran SMI tidak dapat dengan mudah digantikan dan
kegagalan SMI dapat mengganggu program pengembangan infrastruktur dan memiliki
implikasi politik yang material.

Implikasi Finansial dari Default 'Sangat Kuat: SMI merupakan special mission
vehicle Kemenkeu di sektor infrastruktur. Fitch percaya SMI adalah kendaraan
pendanaan dan perpanjangan tangan pemerintah dalam mempercepat pembangunan
infrastruktur melalui skema KPBU. Perusahaan bekerja sama dengan berbagai
investor dan berbagai jenis pembiayaan, termasuk kemitraan dengan lembaga
supranasional, filantropi dan lembaga donor. Oleh karena itu, kami percaya bahwa
default keuangan akan memiliki implikasi serius bagi pemerintah dan kapasitasnya
untuk meminjam dan membiayai kembali di pasar modal dan untuk sentimen investor
yang lebih luas terhadap sovereign, entitas GRE lainnya dan sektor pembiayaan
infrastruktur Indonesia yang lebih luas.

RINGKASAN DERIVASI

Fitch mengklasifikasikan SMI sebagai GRE yang memiliki profil kredit terkait
dengan sovereign Indonesia (BBB/Stabil). Peringkat memperhitungkan faktor
kepemilikan pemerintah di tingkat pemerintah pusat, rekam jejak dukungan
keuangan dari pemerintah, peran kebijakan SMI dalam mempercepat pembangunan
infrastruktur serta implikasi sosial, politik dan keuangan dari default. Oleh
karena itu, Fitch percaya bahwa pemerintah memiliki insentif yang kuat untuk
memberikan dukungan luar biasa, jika diperlukan. Peringkat diperoleh dari skor
GRE sebesar 45, yang menghasilkan penyamaan peringkat dengan peringkat sovereign
Indonesia.

Fitch tidak menetapkan profil kredit standalone SMI, karena sulit untuk
melepaskan entitas dari kerangka kerja pemerintah dimana SMI beroperasi.

SENSITIVITAS PERINGKAT

Faktor-faktor yang dapat, secara individu maupun kolektif dapat mengarah pada
tindakan pemeringkatan positif / kenaikan antara lain:

Setiap tindakan positif atau peningkatan peringkat sovereign Indonesia akan
tercermin dalam peringkat internasional SMI. Namun, hal teresebut tidak akan
mengarah pada peningkatan peringkat Nasional Jangka Panjang SMI yang telah
berada di level tertinggi pada skala nasional.

Faktor-faktor yang dapat, secara individu maupun kolektif dapat mengarah pada
tindakan pemeringkatan negatif / penurunan:

Setiap tindakan negatif atau penurungan peringkat sovereign Indonesia akan
tercermin dalam peringkat internasional SMI.

Adanya dilusi yang signifikan pada peran kebijakan SMI dapat mengarah pada
pelebaran notching peringkat antara sovereign Indonesia dan SMI.

Dilusi kepemilikan saham negara pada perusahaan dapat mengakibatkan hilangnya
saham pengendali dan menyebabkan SMI tidak lagi diklasifikasikan sebagai GRE dan
oleh karena itu lagi ditautkan dengan sovereign.

Skenario Pemeringkatan Terbaik/Terburuk

Peringkat Kredit Skala Internasional Keuangan Publik memiliki skenario kasus
kenaikan peringkat terbaik (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi
peringkat, diukur dalam arah yang positif) yaitu tiga notch dalam kurun waktu
tiga tahun; dan scenario kasus penurunan peringkat terburuk (didefinisikan
sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah negatif)
yaitu tiga notch dalam kurun tiga tahun. Rentang peringkat kredit dari scenario
kasus terbaik dan terburuk untuk semua kategori pemeringkatan berkisar dari
‘AAA’ hingga ‘D’. Peringkat kredit scenario kasus terbaik dan terburuk
didasarkan pada kinerja historis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai
metodologi yang digunakan untuk menentukan peringkat kredit scenario kasus
terbaik dan terburuk dalam sektor tertentu.
www.fitchratings.com/site/re/10111579

Referensi untuk Sumber Materi Substansial dikutip sebagai Faktor- Faktor
Penggerak Peringkat

Sumber-sumber informasi utama yang digunakan dalam analisis ini dijelaskan dalam
daftar kriteria yang relevan pada laporan ini.

Pertimbangan-Pertimbangan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)

Tingkat tertinggi dari relevansi kredit ESG, jika ada, adalah skor 3. Hal ini
berarti masalah ESG adalah netral-kredit atau hanya berdampak kredit minimal
pada entitas, baik karena sifatnya atau cara di mana mereka dikelola oleh
entitas. Untuk informasi lebih lanjut tentang Skor Relevansi ESG Fitch, kunjungi
www.fitchratings.com/esg

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero); Long Term Issuer Default Rating;
Affirmed; BBB; RO:Sta

----; Short Term Issuer Default Rating; Affirmed; F2

----; Local Currency Long Term Issuer Default Rating; Affirmed; BBB; RO:Sta

Contacts:

Primary Rating Analyst

Irwansyah Maryanto,

Associate Director

+62 21 2988 8530

PT Fitch Ratings Indonesia

DBS Bank Tower 24th Floor, Suite 2403 Jl. Prof.Dr. Satrio Kav 3-5

Jakarta 12940

Primary Rating Analyst

Samuel Kwok, CFA, CAIA

Director

+852 2263 9961

Fitch (Hong Kong) Limited

19/F Man Yee Building 60-68 Des Voeux Road Central

Hong Kong

Secondary Rating Analyst

Irwansyah Maryanto,

Associate Director

+62 21 2988 8530

Committee Chairperson

Vladimir Redkin,

Senior Director

+7 495 956 2405

Media Relations: Leslie Tan, Singapore, Tel: +65 6796 7234, Email:
leslie.tan@thefitchgroup.com.

Informasi tambahan dapat diperoleh di www.fitchratings.com.

Applicable Criteria

Government-Related Entities Rating Criteria (pub. 13 Nov 2019)

www.fitchratings.com/site/re/10099139

National Scale Ratings Criteria (pub. 18 Jul 2018)

www.fitchratings.com/site/re/10038626

Rating Criteria for International Local and Regional Governments (pub. 13 Sep
2019) (including rating assumption sensitivity)

www.fitchratings.com/site/re/10087140

Short-Term Ratings Criteria (pub. 06 Mar 2020)

www.fitchratings.com/site/re/10112342

Additional Disclosures

Solicitation Status

www.fitchratings.com/site/pr/10123136

Endorsement Status

www.fitchratings.com/site/pr/10123136

Endorsement Policy

www.fitchratings.com/regulatory

Peringkat kredit diterbitkan oleh anak perusahaan lembaga pemeringkat Fitch
Ratings, Inc., yang merupakan entitas yang terdaftar di the U.S. Securities and
Exchange Commission sebagai organisasi pemeringkat statistik yang diakui secara
nasional (Nationally Recognized Statistical Rating Organization (“NRSRO”)). Akan
tetapi, anak perusahaan pemeringkat kredit ini tidak terdaftar dalam Butir 3
Form NRSRO (lihat www.fitchratings.com/site/regulatory), sehingga tidak
berwenang untuk menerbitkan peringkat-peringkat kredit atas nama NRSRO.