KontanKontan

Menimbang Efek GOTO Jadi Sponsor Siaran Piala Dunia 2022 di Indonesia

Piala Dunia 2022 yang disiarkan oleh Grup Emtek mendapat dukungan dari berbagai perusahaan kakap. Di antaranya PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui, GoPay dan Tokopedia.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji menyebut kehadiran Gopay dan Tokopedia sebagai sponsor perhelatan akbar sepak bola dunia di Qatar itu akan meningkatkan brand awareness penonton.

"Yang penting brand awareness dulu. Kalau dari sisi kinerja pasti akan berpengaruh pada GTV (Gross Transaction Value) GOTO," kata Nafan kepada Kontan.co.id, Rabu (23/11).

Apalagi GoPay juga tergabung dalam ekosistem pembayaran di platform over the top (OTT) melalui Vidio, milik SCMA. Tentunya ini sedikit banyak bakal mempengaruhi tingkat GTV GOTO.

Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya bilang walaupun Piala Dunia 2022 merupakan momen yang bergengsi, tapi pergerakan harga GOTO masih dipengaruhi dari kinerja perseroan.

"Sentimen membengkaknya kerugian GOTO lebih dominan pada harga sahamnya," ucap Cheril.

Menilik laporan keuangan perseroan per 30 September, GOTO mampu mencetak pendapatan senilai Rp 7,96 triliun. Nilai ini melesat 134,03% secara tahunan atawa year on year (YoY) dari Rp 3,40 triliun pada akhir September 2021.

Adapun rugi bersih GOTO membengkak 75,49% yoy menjadi Rp 20,32 triliun di akhir kuartal ketiga 2022. Sebelumnya rugi GOTO di akhir kuartal ketiga2021 besar mencapai Rp 11,57 triliun.

Kalau diperhatikan sejak GOTO merilis laporan per September 2022, pada Senin (21/11) saham GOTO terus mengalami tekanan. Hari ini, (23/11), GOTO melemah 2,55% ke level Rp 191 per saham.