Update IHSG - Potential Retest Demand Zone kembali? *NFABerdasarkan grafik harian (1D) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), berikut adalah analisis teknikal dan interpretasi pergerakannya:
1. Struktur Tren dan Pola Harga
Secara garis besar, IHSG sedang berada dalam fase pemulihan setelah mengalami penurunan signifikan dari puncaknya di level 9.188 (Titik awal penurunan).
• Struktur ABC: Terlihat label (A), (B), dan (C) yang menunjukkan siklus korektif. Titik (C) di kisaran 6.917 tampaknya menjadi dasar (bottom) sementara karena terjadi akumulasi kuat di Demand Zone.
• Trendline: Harga baru saja menembus garis tren turun (descending trendline) yang menghubungkan puncak 9.188 dan titik (B). Ini adalah sinyal awal perubahan momentum dari bearish ke bullish.
2. Analisis Supply & Demand (Zonasi)
• Supply Zone (Resistance Utama): Saat ini harga berada tepat di area Supply Zone antara 7.767 hingga 7.918. Sesuai tanda panah melengkung di grafik Anda, area ini merupakan hambatan kuat di mana tekanan jual mulai muncul (terlihat dari koreksi -0,68% hari ini).
• Demand Zone (Support Kuat): Area di kisaran 6.970 - 7.345 telah teruji sebagai zona beli yang solid. Jika terjadi koreksi, zona ini akan menjadi penahan jatuh yang krusial.
• Fair Value Gap (FVG): Terdapat gap yang belum tertutup (Belum Lunas) di area 8.600. Secara teknikal, gap ini sering kali bertindak sebagai "magnet" harga di masa depan setelah hambatan di Supply Zone saat ini terlampaui.
3. Indikator dan Fibonacci
• Fibonacci Retracement:
• Level 0.5 (7.345): Menjadi batas aman jika harga mengalami pullback (koreksi sehat). Selama harga bertahan di atas level ini, tren pemulihan masih valid.
• Golden Ratio (7.918): Berhimpitan dengan batas atas Supply Zone. Penutupan harga di atas level ini secara harian akan mengonfirmasi kelanjutan reli menuju area FVG.
• Supertrend (5, 2): Berada di level 7.366. Karena harga saat ini (7.623) berada di atas angka Supertrend, maka secara sistem, tren harian masih dianggap Bullish.
Interpretasi dan Outlook Strategis
1. Potensi Koreksi Pendek: Mengingat harga baru saja menyentuh Supply Zone dan menunjukkan penolakan (rejection), ada kemungkinan IHSG akan mengalami konsolidasi atau koreksi kecil terlebih dahulu. Target penurunan sehat berada di kisaran Fibonacci 0.5 (7.345).
2. Skenario Bullish: Jika IHSG mampu bertahan di atas 7.500 dan kemudian menembus 7.918, jalur menuju 8.236 (Fib 0.618 atas) dan penutupan FVG di 8.600 akan terbuka lebar.
3. Manajemen Risiko: Level 7.345 (Fib 0.5) adalah batas psikologis penting. Jika harga menembus ke bawah level tersebut, momentum kenaikan bisa melemah dan pasar mungkin akan kembali menguji area dasar di kisaran 7.000.
Secara keseluruhan, chart ini menunjukkan pergerakan yang teknikal dan disiplin terhadap zona-zona harga. Fase saat ini adalah fase "penentuan" di area resistance penting.
BUMI
Update Outlook IHSG - Potential Rebound? *NFA1. Struktur Tren: Koreksi ABC (Elliott Wave)
Secara makro, IHSG sedang berada dalam fase koreksi yang cukup disiplin mengikuti pola wave:
Wave (A): Penurunan tajam dari titik tertinggi 9.174 menuju area 7.500.
Wave (B): Pantulan teknis yang sangat presisi tertahan di level 0,618 Fibonacci (Golden Ratio) pada harga 8.486. Penolakan di area ini mengonfirmasi bahwa tren turun (bearish) masih memegang kendali.
Wave (C): Saat ini harga sedang bergerak turun untuk menyelesaikan gelombang terakhir. Target Wave C biasanya sejajar atau lebih rendah dari dasar Wave A.
2. Analisis Area Supply & Demand
Demand Zone (7.045 - 7.272): Harga saat ini berada di 7.337 dan sedang bergerak menuju kotak abu-abu bawah. Ini adalah area pertahanan utama. Jika area ini mampu menahan penurunan, potensi rebound menuju target antara cukup besar.
Supply Zone (7.767 - 7.918): Jika terjadi pantulan, area ini akan menjadi resisten pertama yang cukup berat untuk ditembus.
Fair Value Gap (FVG): Terdapat "lubang" harga di kisaran 8.600. Secara teori, pasar cenderung ingin menutup celah ini di masa depan, namun untuk jangka pendek, tekanan jual masih terlalu kuat.
3. Momentum Indikator (MACD)
Kondisi indikator di bagian bawah menunjukkan sentimen yang kurang mendukung untuk segera masuk:
Histogram MACD terus melebar ke bawah (merah pekat), menandakan momentum jual yang sedang mencapai puncaknya.
Belum ada tanda-tanda bullish divergence atau pelemahan tekanan jual.
Kesimpulan Strategis
IHSG sedang mengalami tekanan jual yang masif (turun -3,27% dalam sehari). Secara teknikal, saat ini adalah fase "tunggu dan lihat" (wait and see).
Pantau area 7.272. Jika muncul rejection (ekor candle panjang di bawah) di area tersebut, itu bisa menjadi sinyal awal untuk melakukan spekulasi beli dengan target swing pendek menuju area Supply. Namun, jika tertembus, level di bawah 7.000 menjadi target penurunan selanjutnya.
Outlook BUMI - Berada Area Demand Zone *NFAChart PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada timeframe harian ini menunjukkan pergerakan harga yang sedang berada dalam fase koreksi teknis setelah mengalami kenaikan signifikan. Berikut adalah analisis mendalam mengenai struktur market dan indikator yang Anda gunakan:
1. Struktur Market: Siklus Koreksi ABC
Secara visual, harga telah membentuk struktur koreksi Zigzag (A-B-C) yang cukup jelas:
Wave (A): Penurunan tajam dari titik puncak di 484 menuju area 210.
Wave (B): Dead cat bounce atau reli sementara yang tertahan di level 320, membentuk lower high.
Wave (C) (Proyeksi): Saat ini harga sedang bergerak turun untuk menyelesaikan kaki terakhir dari koreksi ini. Secara teknis, target Wave C sering kali mencapai area yang sejajar dengan dasar Wave A atau sedikit di bawahnya.
2. Fibonacci Retracement & Demand Zone
Anda telah memplot area Demand Zone yang sangat krusial di antara level Fibonacci:
Level 0.5 (191): Batas atas zona permintaan.
Level 0.618 (153): Sering disebut sebagai Golden Ratio. Area ini biasanya menjadi titik balik terkuat bagi saham yang sedang tren bullish jangka panjang untuk melanjutkan kenaikannya.
Interprestasinya: Area abu-abu tersebut merupakan major support. Mengingat harga saat ini berada di kisaran 226, terdapat potensi penurunan sebesar 15% - 30% lagi sebelum menyentuh zona beli yang ideal.
3. Analisis Volume & Indikator
Volume: Terlihat adanya lonjakan volume yang cukup besar pada saat penurunan (Wave A), yang mengindikasikan tekanan jual yang masif.
Indikator Tambahan: Garis biru dan putih pada chart (kemungkinan berbasis moving average atau trendline) menunjukkan bahwa harga saat ini berada di bawah tekanan bearish jangka pendek karena posisi harga konsisten di bawah garis tersebut.
Strategi & Kesimpulan
Berdasarkan kondisi chart tersebut, berikut adalah poin-poin yang bisa dipertimbangkan:
Wait and See: Harga masih berada di "no man's land" (di atas demand zone tapi di bawah resistance). Membuka posisi saat ini memiliki risiko risk-to-reward yang kurang menarik.
Antisipasi Reversal: Pantau reaksi harga (seperti munculnya candle bullish engulfing atau long wick bawah) ketika harga mulai memasuki area 153 - 191.
Konfirmasi: Penyelesaian Wave (C) di dalam demand zone akan menjadi sinyal yang kuat untuk mencari peluang entry guna menangkap siklus kenaikan berikutnya.
Outlook DEWA - Berada di area Penentuan/Kritis *NFAChart ini menunjukkan pergerakan harga saham DEWA (PT Darma Henwa Tbk) pada timeframe harian (1D). Secara keseluruhan, saham ini sedang berada di titik krusial setelah mengalami koreksi signifikan dari puncaknya.
Berikut adalah analisis dan interpretasi detailnya:
1. Tren Utama (Price Action)
Fase Penurunan: Setelah mencapai puncaknya di level 865 pada awal Januari 2026, DEWA mengalami tren menurun (downtrend) yang cukup tajam. Hal ini terlihat dari terbentuknya lower highs (puncak yang semakin rendah).
Posisi Saat Ini: Harga terakhir berada di level 468. Saat ini harga sedang menguji Support Area (kotak abu-abu di tengah) yang berada di kisaran 460 – 490.
2. Level-Level Kunci
Support Area (460 - 490): Ini adalah zona pertahanan saat ini. Jika harga mampu bertahan (bounce) di area ini, ada potensi pembalikan arah jangka pendek.
Descending Trendline: Garis putih menurun yang menghubungkan puncak-puncak harga. Untuk kembali bullish, DEWA harus mampu menembus (breakout) garis ini dengan volume yang kuat.
Golden Ratio (645): Terdapat penanda Fibonacci 0,618 di level 645. Ini merupakan level resistance kuat. Jika terjadi pantulan, level ini kemungkinan besar akan menjadi target kenaikan atau area aksi ambil untung (profit taking).
Order Block (312 - 356): Jika Support Area saat ini gagal menahan penurunan (jebol ke bawah), maka target penurunan selanjutnya adalah zona Order Block di bawah, yaitu di kisaran harga 312 hingga 356.
3. Interpretasi Strategis (Skenario)
Berdasarkan panah putih pada chart, ada dua skenario utama yang perlu diperhatikan:
Skenario Optimis (Pantulan): Harga berkonsolidasi di Support Area, kemudian mematahkan tren turun (breakout trendline). Target terdekat adalah area 550 - 600, lalu menuju Golden Ratio di 645.
Skenario Pesimis (Kelanjutan Penurunan): Jika harga ditutup di bawah level 460 secara konsisten, maka penurunan kemungkinan besar akan berlanjut menuju zona permintaan (demand) yang lebih rendah di area Order Block (312 - 356).
Kesimpulan
DEWA sedang berada di "Area Penentuan". Level 468 adalah level kritis.
Bagi Trader: Disarankan menunggu konfirmasi pantulan di area support atau menunggu harga menembus garis tren menurun sebelum melakukan entri.
Risiko: Stop-loss ketat di bawah area support (sekitar 450) perlu dipertimbangkan jika Anda memilih untuk spekulasi beli di harga saat ini.
BUMI Potensi Naik ke 500 - 2400, Perspektif TeknikalGrafik bulanan IDX:BUMI menunjukkan sebuah momentum yang signifikan secara teknis. Setelah terjebak dalam fase downtrend (tren turun) selama bertahun-tahun, harga akhirnya berhasil menembus ke atas descending trendline (garis tren menurun) yang telah membatasi pergerakan harga sejak tahun 2012. Area lingkaran oranye menandakan Breakout yang valid, didorong oleh volume yang sangat masif/
Pengamatan ini didasarkan pada perubahan struktur pasar dari bearish menjadi bullish dalam skala waktu yang besar. Selama masa penurunan, harga berkali-kali tertolak (ditandai dengan panah merah), namun kali ini kekuatan pembeli jauh melebihi tekanan jual. Munculnya pola higher low di akhir tahun 2024 hingga 2025 menjadi fondasi kuat sebelum harga akhirnya melesat menembus garis resistansi tersebut.
Target kenaikan utama dalam jangka menengah hingga panjang berada pada level psikologis dan historis. Penembusan ini membuka jalan bagi BUMI untuk menguji kembali area distribusi lama yang kini menjadi target logis bagi para investor.
Trading Plan Entry & Target
Entry: Buy Setelah breakout, Jika terjadi koreksi atau throwback ke arah garis tren yang baru ditembus itu bisa menjadi kesempatan akumulasi tambahan.
Target Profit 1 (TP1): 500 (Level resistance horizontal)
Target Profit 2 (TP2): 2.400 (Level resistance horizontal kuat yang juga merupakan area supply sebelumnya).
Stop Loss (SL): 120 (Ditempatkan di bawah garis tren yang baru ditembus untuk menjaga keamanan modal jika terjadi kegagalan struktur).
BUMI Loncat Hampir 20%, Breakout Besar & Target Baru Terbuka LebBUMI Teknikal (Daily):
■ Harga saat ini: Rp 326
■ Resist 1: Rp 340
■ Target 1 (jika break): Rp 402
■ Target 2 (lanjutan): Rp 476
■ Support penting: Rp 300 & Rp 242
BUMI mencetak lonjakan signifikan hampir +20% dan berhasil keluar dari area konsolidasi jangka menengah yang telah menahan harga sejak 2023. Breakout kuat ini diiringi lonjakan volume besar, mengindikasikan rotasi minat beli yang tinggi.
Dengan harga yang kini mendekati area resist Rp 340, peluang penembusan ke atas cukup terbuka. Jika level ini berhasil ditembus, BUMI berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target Rp 402, bahkan Rp 476 sebagai target lanjutan.
Namun bila terjadi pullback, area Rp 300 dan Rp 242 menjadi level retest penting untuk menjaga trend bullish barunya.
Arah besar BUMI kini mulai berubah—apakah ini awal dari fase reversal jangka panjangnya? Kita pantau price action selanjutnya.
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui:
id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
BUMI Meletus, Rally Belum Ada Rem-nya! Saatnya terbang ke 218?Trading langsung melalui TradingView x STAR!
BUMI : Teknikal (Daily):
■ Harga Penutupan : Rp 161
■ BUY : Rp 161 - 157
■ Target : Rp 190 – 218
■ Stop : Rp < 149
BUMI berhasil breakout dari pola falling wedge dan resistance kuat di 142. Saat ini harga bergerak menguat dengan volume besar, berpotensi melanjutkan tren naik untuk menguji resistance berikutnya di 190 hingga 218.
__
Dengan akses langsung ke pasar melalui Direct Market Access (DMA), kamu bisa mengelola portofolio sahammu tanpa hambatan. Maksimalkan trading-mu tanpa biaya tambahan, analisis lebih akurat dan lebih cepat langsung dari TradingView x STAR by Samuel Sekuritas Indonesia!
Follow kami untuk rekomendasi saham terbaik dari senior chartist Samuel Sekuritas Indonesia melalui id.tradingview.com/broker/SamuelSekuritas/
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya kepada kami di kolom komentar di bawah.
"Your Livelong Investment Partner"
PT Samuel Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
BUMI - Descending Triangle | Naiki Bukit atau Turuni Lembah?Pantauan Saham (Paham) BUMI 1 Maret 2023
Market:
Open: 136
High: 137 & Low: 133
Average: 134 📉
Broker summary:
Today: 🔴 Normal Distribution
This week: 🔴 Big Distribution
This month: 🔴 Big Distribution
16% Foreign & 84% Domestic
Teknikal:
🔴 Trend: Down 📉 = High Risk. Belum dapat dipastikan titik entry yang pasti sehingga entry dilakukan dengan mencicil sambil menunggu konfirmasi reversal.
Fibo: 0.236 (99 | Last hope), 0.382 (127 | Cicil), 0.5 (150 | Resisten terdekat), 0.618 (172 | Target resisten & pembalikan Trend + Pola Double Bottom), 0.786 (205 | Resisten Kuat), 1 (246 | ATH), 1.272 (298 | Target NATH 1), 1.414 (326 | Target NATH 2)
Angka Psikologis: 100, 150, 200, 250, 300
⚪️ Pola Descending Triangle: Belum terdapat konfirmasi break dari pola ini. Dapat berkemungkinan turun ke tanah atau naik ke langit.
🔵 RSI: Sudah hampir memasuki area oversold (Ekspektasi harga 100 - 127 adalah area oversold)
Support: 133 & Resisten: 170 dan 200
🔴 Broker: Masih terdistribusi selama satu bulan terakhir.
Fundamental:
Current PER: 7.11 < Mean PE standard deviation (3 years)
Current PBV: -1.85 or -24,66 < -1 PBV standard deviation (3 years) (?)
Debt to equity ratio: -12.74 (?)
RoE: -346.96% (?)
Butuh konfirmasi tambahan mengenai statistik fundamental tersebut. Terlihat BUMI mengalami masalah pada fundamental (?) dan tidak aman secara fundamental. Perolehan untuk Q4 juga belum dterbitkan.
Berita:
🔴 (Why?) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement. Direksi perseroan menjelaskan, BUMI bakal menerbitkan saham baru tanpa HMETD dengan jumlah sebanyak 28.229 saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini rencananya dilaksanakan pada 8 Maret 2023 dan pemberitahuan hasil pelaksanaannya pada 10 Maret. (1 Maret 2023 | InvestorID)
🔵 Bumi Resources (BUMI) Targetkan Bangun Konstruksi Proyek Hilirisasi Batubara di 2023. Seperti diketahui, BUMI memiliki agenda 2 proyek gasifikasi batubara menjadi metanol lewat anak usaha, salah satu di antaranya dikerjakan oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC). Menurut rencana, KPC bakal menggarap pembangunan fasilitas pengolahan batubara menjadi metanol di Bengalon, Kalimantan Timur. Di proyek tersebut, BUMI selaku bagian dari Grup Bakrie berkolaborasi dengan Ithaca Group dan Air Product. “Proyeknya sedang kami evaluasi dan tahap pemilihan opsi dengan target commissioning sekitar 3 tahun lagi atau lebih,” ujar Direktur dan Sekretaris BUMI, Dileep Srivastava (7 Februari 2023 | Kontan)
Analisis/Strategi:
Skenario 0 (Menunggu Konfirmasi Breakout Pattern | #WaitAndSee)
Menunggu konfirmasi break trend atau fibo 0.5 atau pattern Descending Triangle.
Menunggu perolehan Q4 BUMI sehingga menjadi batu loncatan.
Menunggu peredaan distribusi dari broker.
Skenario 1 (Buy on Weakness | #CicilBUMI)
Entry (33.3% or 1/3): 127 - 133 (Support + Fibo 0.382 + EMA50 Weekly)
TP1: 150 (Resisten terdekat jangka pendek + Fibo 0.5)
TP2: 170 - 172 (Resisten + Fibo 0.618)
TP3: 198 - 205 (Resisten + Angka Psikologis 200 + Fibo 0.786 + potensi dari break double bottom)
TP4: 298 - 326 (Potensi dari break descending triangle + Fibo 1.272 & 1.414 + Potensi dari break double bottom kedua)
SL: < 119 or Avg Down ke Skenario 2
Skenario 2 (Oversold Area | #BUMILastHope)
Entry (66.7% or 2/3): 99 - 100 ( Fibo 0.236)
TP0: 130 (Exit point + Fibo 0.382)
TP1: 150 (Resisten terdekat jangka pendek + Fibo 0.5)
TP2: 170 - 172 (Resisten + Fibo 0.618)
TP3: 198 - 205 (Resisten + Angka Psikologis 200 + Fibo 0.786 + potensi dari break double bottom)
TP4: 298 - 326 (Potensi dari break descending triangle + Fibo 1.272 & 1.414 + Potensi dari break double bottom kedua)
SL: < 88
Disclaimer:
Trend BUMI: Down 📉 = High Risk . Belum dapat dipastikan titik entry yang pasti sehingga entry dilakukan dengan mencicil sambil menunggu konfirmasi reversal.
Butuh konfirmasi tambahan mengenai statistik fundamental BUMI. Terlihat BUMI mengalami masalah pada fundamental (?) sehingga tidak aman secara fundamental. Perolehan untuk Q4 juga belum dterbitkan.
(Umum) Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Analisis ini berdasarkan hasil pengamatan saya di dunia saham yang tidak dipengaruhi pihak mana pun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Tujuan saya ingin membuka diskusi ataupun masukan dari rekan sekalian demi saling belajar dan menambah wawasan investasi bersama.
BUMI mencoba bertahan dan rebound di area 160-163#BUMI jika mampu bertahan di atas 160-163 potensi entry BUY dan rebound, resist terdekat di 170-173 dan 177-182. Rawan SOS jika masih gagal break atas 180-182, namun jika berhasil ke atas 182 potensi bisa lanjut sampai 199-200. Hati-hati jika turun di bawah 160. support terdekat di 153-155.
Disclaimer On - BCA Sekuritas
BUMI potensi technical rebound untuk swing#BUMI potensi Swing trading range entry 160-170, dengan target resistance level terdekat di 173-183, 191 dan 200. Rawan profit taking jika gagal break dan bertahan di atas 180-183. Support dan stop loss terdekat jika break bawah 156-157.
Disclaimer On - BCA Sekuritas
IATA : Potensi Inverse Head and ShoulderSecara gambaran besar, IATA masih berada di siklus uptrend dengan harga saat ini berada di fase koreksi. Di fase koreksi ini, rata2 volume yang muncul adalah volume kecil (lihat bar volume dibawah) sehingga menurut saya ini adalah fase distribusi sementara sebelum nantinya harga akan bergerak naik lagi.
Terlihat potensi pembentukan pola Inverse Head & Shoulder yg belum confirm, didukung hidden bullish divergence (lihat indikator MACD). Menurut sy saat ini merupakan area yg cukup baik untuk 1st entry point. 2nd entry akan dilakukan saat pola inverse head & shoulder confirm.
DISCLAIMER :
1. Roadmap ini dibuat untuk melihat likelihood dari arah pergerakan harga.
2. Keputusan entry Buy/Sell harus selalu berdasarkan price action.
3. Trading Idea ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan, segala keputusan trading/resiko/keuntungan/kerugian menjadi tanggung jawab masing - masing trader
BUMI - Zombie yang bangun dari kubur, waktunya beli???Pernah melihat film seperti world war Z atau resident evil? Well, nah BUMI ini termasuk saham Zombie itu. 4 hari lalu, saham ini bangkit dari kuburan gocap yang tersohor itu. Sejak bulan September 2020, BUMI sebetulnya sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda bakalan bangun dan mungkin juga sudan diidentifikasi oleh para pecinta saham zombie ini. Kalau bicara tentang BUMI akan butuh waktu yang panjang dan lama, karena saham ini ruwet aslinya. Tapi kita tidak fokus disana.
Pertanyaan besar yang berkecamuk di benak sebagian besar orang yang sedang menonton film zombie "BUMI" ini adalah apakah BUMI betulan bangun? Dan bisakah masuk sekarang?
Untuk menjawab pertanyaan diatas, orang harus mengetahui pengetahuan teknikal yang kuat dan melakukan analisa SND batu bara dunia. Karena BUMI Hanya akan bangun kalau ada ekspektasi bahwa batu bara bakalan bersinar lagi karena ini akan berpeluang memberikan laba kupada BUMI yang notabene jualannya batu bara. Kabar baiknya, betul bahwa memang batu bara potensi sudah pulih dan bahkan mulai terlihat stabil diatas 60. Dan kayaknya gak bakal lama mencapai posisi diatas USD 70. Thus, bangunnya BUMI mengkonfirmasi hal ini.
Lalu apakah boleh mengambil BUMI saat ini? Menurut saya, peluang kenaikan terbaik bagi BUMI untuk terus berlanjut adalah setelah breakout 73. Tapi jika ternyata BUMI ternyata turun lagi ke 64, maka spekulasi beli boleh juga dilakukan disana.
IDX:BUMI-Bumi Resources Tbk, D1 Bullish Shark Pattern 2019BUMI -Bumi Resources Tbk, D1 Bullish Shark Pattern 2019
Saham IDX : BUMI
Time Frame Kerja : D
Trend pada Time Frame Aktif : Bearish
Strategi Entry
Bullish Shark Pattern Berhasil
Order Pending Buy Stop kalau breakout
SL pada posisi @116
Target @259 - @327



















