USD/JPY Ditolak di Trendline, Waspada Intervensi

155
30 September 2026

Apa yang Terjadi

ESAFX (PT Esandar Arthamas Berjangka) adalah broker berjangka berizin resmi di Indonesia yang menyediakan perdagangan Forex, Gold, dan Commodities. Secara berkala, tim ESAFX membagikan analisis pasar di TradingView untuk membantu trader Indonesia membaca pergerakan harga dengan lebih jelas. Saatnya naik ke #LevelnyaTraderSejati bersama EsaFX

Yen menguat melewati level 157 per dolar setelah Tokyo kembali menyampaikan peringatan verbal. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menegaskan Jepang dan AS akan menjaga komunikasi erat untuk stabilitas pasar mata uang. Pejabat mata uang teratas Atsushi Mimura juga menyebut pesan dari perdana menteri, menteri keuangan, dan AS soal pelemahan yen yang berlebihan sudah "sangat jelas". Katayama menambahkan bahwa Presiden Trump menyampaikan keprihatinan soal yen dalam pertemuannya dengan PM Sanae Takaichi. Ini penting karena intervensi yang dikoordinasikan dengan AS lebih kredibel dibanding intervensi sepihak, dan sudah ada preseden: Jepang dan AS melakukan intervensi bersama yang langka pada 31 Juli.

Setelah reli hingga sekitar 159, risiko intervensi membuat pelaku pasar lebih berhati-hati membuka posisi beli di area tinggi, dan itu mempercepat koreksi.

Meski begitu, faktor yang menopang dolar belum hilang. Selisih suku bunga dan imbal hasil AS–Jepang masih menguntungkan dolar, dan pasar memperkirakan The Fed masih akan mengetatkan kebijakan. Namun otoritas Jepang menilai selisih suku bunga menyempit sebagai tren, karena BoJ berada di jalur kenaikan sementara The Fed baru mulai menaikkan suku bunga pada September. Arah jangka menengah bergantung pada apakah penyempitan ini berlanjut.

Secara keseluruhan, bias jangka pendek netral cenderung bearish. Pergerakan yang mungkin terjadi adalah "naik pelan, turun tajam", dengan risiko peringatan atau intervensi baru setiap kali harga mendekati 159–160.

Analisis Teknikal (H4)

- Harga saat ini sekitar 156,80. Setelah turun tajam di awal September hingga 152,90, USD/JPY naik dengan struktur higher low – higher high dan menembus 155,30. Puncak rally berhenti di sekitar 159,00 pada 24–25 September.
- Sejak puncak itu, harga membentuk lower high di sekitar 157,70. Harga sempat menguji trendline turun, ditolak, dan kini berada di bawahnya dengan momentum bearish.
- Candle H4 yang berjalan belum close, jadi konfirmasi di bawah trendline baru valid setelah candle ditutup.
- Target koreksi terdekat adalah garis horizontal 155,30. Bertahan di atasnya berarti tren naik yang lebih besar masih utuh. Close H4 di bawah 155,00 mengubah koreksi menjadi pembalikan dengan target 154,00 hingga 153,00.

Resistance (area potensi jika terjadi pullback):
- R1: 157,00 – 157,20
- R2: 157,80 – 158,00
- R3: 159,00 (puncak tertinggi)

Support:
- S1: 156,00
- S2: 155,30 – 155,00
- S3: 154,00 – 153,80

Skenario Sell (utama, searah momentum):
- Area sell: 156,90 – 157,20, menunggu pullback ke R1 dan candle penolakan
- Stop loss: 157,90
- Take profit: 156,00 / 155,30 / 155,00 (opsional)
- Risk:reward sekitar 1:1 hingga 1:2,5

Skenario Buy (melawan koreksi, lebih berisiko):
- Area buy: 155,30 – 155,50, menunggu pantulan bullish seperti pin bar atau engulfing
- Stop loss: 154,80
- Take profit: 156,50 / 157,20 / 158,00
- Risk:reward sekitar 1:1,5 hingga 1:4,5


Skenario Sell lanjutan (breakout):
- Syarat: close H4 di bawah 155,00, entry saat retest 155,00 – 155,20
- Stop loss: 155,70
- Take profit: 154,00 / 153,00


Kesimpulan

- Jangan sell di harga pasar. Harga sudah dekat area sell 156,90–157,20 tetapi belum ada konfirmasi, jadi tunggu pullback dan candle penolakan di H4.
- Pantau pernyataan lanjutan otoritas Jepang serta data ADP tenaga kerja dan PCE AS pekan ini. Rilis data bisa menembus level teknikal dengan cepat, jadi cek kalender ekonomi sebelum entry.
- Gunakan ukuran posisi yang konservatif karena volatilitas bisa melonjak mendadak jika terjadi intervensi.
- Batasi risiko per transaksi (umumnya 1–2% dari modal) dan sesuaikan lot dengan jarak stop loss.

Disclaimer:
Analisis ini bersifat informatif dan edukatif, bukan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual. Trading forex berisiko tinggi. Keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing trader.

Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.