WayanEko

NIKL: Mencari titik masuk di chart intraday

IDX:NIKL   PELAT TIMAH NUSANTARA TBK
NIKL mengalami breakout dengan volume tinggi dimana rally ini terkait kenaikan harga-harga komoditas akibat sentimen perang.

Kenaikan NIKL kemarin mencapai 14.87%. Sebagai catatan tambahan, saham komoditas metal lainnya seperti ANTM , INCO dan TINS juga mengalami kenaikan tinggi.

Namun kenaikan tinggi seperti ini kadang menjadi dilema. Di sisi lain keinginan masuk biasanya akan cukup tinggi namun kenaikan yang tinggi rawan mengalami aksi profit besar-besaran

Buy on Weakness juga bsa dilakukan. Namun cara ini membutuhkan kesabaran dan kadang rally justru berlanjut tanpa mengalami weakness atau koreksi.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah mencari entry point di lower time frame atau chart intraday karena salah satu prinsip teknikal analis adalah time frame yang lebih tinggi dibentuk
oleh time frame yang lebih rendah. Dengan kata lain chart 1 bulan terbentuk karena price action dalam chart 1 minggu, dan chart 1 minggu terbentuk karena price action pada
chart 1 hari.

Dalam kasus NIKL sendiri belum terlihat terjadinya koreksi jika menggunakan time frame 1 hari.

Untuk itu timeframenya kemudian di bawa dari 1 hari ke lower time frame atau intraday untuk mencari koreksi atau titik entry buy on weakness atau titik entri buy on breakout.

LTF atau lower time frame yang digunakan adalah 1 jam, 30 menit dan 15 menit.
Berikut adalah timeframe 1 jam pada NIKL

Pada time frame ini belum terlihat koreksi karena belum terlihatnya support dan resistance yang jelas.

30 menit
Kesimpulan yang sama dengan chart 1 jam

15 menit
Disini support dan resistance mulai terlihat jelas dimana NIKL mengalami konsolidasi 1110-1080. Telah terjadi breakout di time frame ini namun breakout masih tertahan dari high di
bearish candle sebelumnya yaitu 1120

Maka pembelian akan dilakukan jika:
Harga terkoreksi kembali ke support 1080
opening price NIKL hari ini sanggup berada di atas 1120 dan
NIK masuk di saham saham hotlists dengan kategori peraih volume dan dan perubaha laba presentase atau top gainer.

Analisa adalah opini bukan rekomendasi
Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi tidak dimaksudkan untuk menjadi, dan bukan merupakan saran keuangan, investasi, perdagangan, atau rekomendasi lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Persyaratan Penggunaan.