Outlook IHSG - Di tengah naiknya Eskalasi AS/Israel & Iran *NFA

687
Chart ini menunjukkan analisis teknikal IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada timeframe harian (1D) per tanggal 5 Maret 2026. Secara keseluruhan, pergerakan indeks sedang berada dalam fase koreksi besar setelah mencapai puncaknya di area 9.174.
Berikut adalah breakdown analisis dan interpretasinya:

1. Struktur Harga (Price Action)
Grafik ini menggunakan label Zigzag (A-B-C) untuk memetakan arah tren saat ini:
• Titik Puncak (9.174): Ini adalah level tertinggi (All-Time High) sebelum dimulainya penurunan tajam.
• Kaki A: Penurunan awal dari puncak menuju area 7.600-an.
• Kaki B (Golden Ratio): Terjadi pantulan teknikal (rebound) yang tertahan tepat di level Fibonacci 0,618 (8.486). Level ini sering disebut "Golden Ratio" dan dalam konteks ini berfungsi sebagai Lower High, mengonfirmasi bahwa tren naik telah patah.
• Proyeksi Kaki C: Saat ini harga sedang bergerak menuju titik (C) yang diproyeksikan berada di area Demand Zone yang lebih rendah.

2. Zona Supply, Demand, dan FVG
• Supply Zone (Abu-abu Atas): Area di kisaran 8.800 – 9.200 merupakan tembok besar. Selama IHSG tidak bisa menembus area ini, tren jangka panjang tetap berisiko turun.
• FVG (Fair Value Gap - Biru): Terdapat celah harga di area 8.500 – 8.700. Terlihat pada titik (B), harga mencoba menutup gap ini namun gagal menembus ke atas, yang menandakan tekanan jual masih sangat kuat.
• Demand Zone (Abu-abu Bawah): Ini adalah target penurunan potensial sekaligus area support kuat di kisaran 6.970 – 7.345. Di sinilah pembeli institusional kemungkinan besar akan mulai masuk kembali.

3. Indikator Pendukung
• Supertrend: Indikator berada di angka 8.299. Karena harga saat ini (7.710) berada di bawah garis Supertrend, maka sinyal teknikal saat ini adalah Bearish (Trend Turun).
• Fibonacci Retracement: Level 0,5 (7.345) dan 0,618 (6.970) menjadi target ukur untuk penyelesaian gelombang (C).

Kesimpulan & Interpretasi
IHSG saat ini sedang mengalami "Secondary Reaction" atau koreksi sehat dalam kerangka waktu besar. Pantulan yang terjadi di titik (B) hanyalah napas sementara sebelum melanjutkan penurunan untuk mencari pijakan baru yang lebih stabil.
Skenario Kedepan:

• Bearish Case: IHSG kemungkinan akan melanjutkan pelemahan menuju area 7.345 atau bahkan 7.000 (Demand Zone) untuk menyelesaikan pola ABC.
• Bullish Case: Jika indeks mampu bertahan di atas level 7.600 (titik A) dan mulai berkonsolidasi, ada peluang untuk mematahkan proyeksi ke titik C, namun ini membutuhkan katalis fundamental yang sangat kuat.

Catatan: Posisi harga terakhir hari ini 05/03/2026 berada di 7.710 (+1,76%) menunjukkan adanya perlawanan harian, namun secara struktur besar, indeks masih berada dalam "jalur merah" menuju area permintaan di bawah.

Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi ini tidak dimaksudkan, dan bukan merupakan, saran atau rekomendasi keuangan, investasi, trading, atau jenis lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Ketentuan Penggunaan.