WayanEko

ABBA: Konsep Price Rejection

Pembelian
IDX:ABBA   MAHAKA MEDIA TBK
Price rejection adalah sebuah konsep dalam membaca price action guna mengidentifikasi area dimana harga berpotensi mengalami pembalikan arah.

Price rejection secara visual akan terlihat dalam candlestick melalui lower atau upper shadow

Contoh



price rejection ini kemudian bisa dipadukan dengan area support dan resistance
Contoh pada XRP

Masih ada banyak contoh price rejection. Jika anda tertarik mempelajari ini, maka cara yang bisa anda lakukan.
Buka Chart apa saja
Gunakan time frame harian atau mingguan bisa juga kurang karena rejection biasanya terjadi di volatilitas yang tinggi atau timeframe rendah.
Lihat chart tersebut dan lingkari semua rejection anda yang lihat.
Lakukan latihan seperti ini untuk membiasakan mata anda melihat rejection.
Dalam pengajaran, latihan di atas disebut dengan “DRILLING” yaitu pengulangan konsep yang sama berkali kali. Membosankan tapi sudah terbukti efektif untuk pembiasaan diri dan penghafalan.

Namun jangan jadikan rejection sebagai sinyal beli /jual. Konfirmasikan dengan candle selanjutnya.

Analisa ABBA

Terlampir adalah chart ABBA dimana terdapat 3 kali rejection atas (upper Shadow rejection) dan 2 kali rejection bawah (lower shadow rejection)

Perhatikan lower shadow rejection. Ini belum bisa menjadi area beli tapi menjadi sinyal bahwa ada permintaan yang cukup kuat sehingga close tidak sama dengan low.

Candle selanjutnya adalah Bullish Marubozu dengan volume tinggi yang membuat harga breakout sekaligus menjadi konfirmasi bagi ABBA.

Cut Loss kemudian akan dilakukan jika close dibawah 50% body dari bullish marubozu atau dibawah 244.

Analisa adalah opini bukan rekomendasi.
Trading ditutup: target tercapai: candle shooting star di dua candle terakhir
Pernyataan Penyangkalan

Informasi dan publikasi tidak dimaksudkan untuk menjadi, dan bukan merupakan saran keuangan, investasi, perdagangan, atau rekomendasi lainnya yang diberikan atau didukung oleh TradingView. Baca selengkapnya di Persyaratan Penggunaan.